Jakarta,DP News

Duka Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berlanjut. Air matanya tertetes kehilangan ibundanya Siti Habibah karena sakit.

Siti Habibah wafat Jumat (30/8) malam di RS Mitra Keluarga Cibubur, Jawa Barat. Ibundanya meninggal dunia selang 100 hari, istri tercinta SBY Ani Yudhoyono tutup usia akibat kanker.
Matanya sembab. Tak banyak yang diungkapkan SBY selain rasa duka. Dia mengatakan, tahun ini tahun terberat bagi keluarganya setelah ditinggal dua orang tersayang, Ani Yudhoyono dan sang ibu Siti Habibah.

"Tahun ini adalah tahun yang sangat berat bagi kami, saya dan keluarga tadi saya mendengarkan ucapan bapak ibu satu demi satu untuk saya kuat, sabar, tabah, dan stay strong, saya ucapkan terima kasih atas motivasi dan kata-kata yang baik dan menguatkan hati saya itu," kata SBY di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Jenazah Ny Habibah disemayamkan di Pendopo kediaman SBY, persis tempat almarhum Ani Yudhoyono turut disemayamkan selepas dibawa dari Singapura. Foto ibunda SBY dan Ani Yudhoyono juga terpampang di Pendopo.
SBY kehilangan dua orang yang sangat disayangi.

"Sebagai manusia biasa terus terang saya tentu merasa kehilangan dua orang yang sangat saya sayangi ini. Saya kira itu manusiawi tapi keimanan saya, akal sehat saya, saya bisa menerima seluruh semua takdir Allah ini," tuturnya.(detik.com/Rd)

Share Berita




Medan,DP News
Sebanyak 80 tenant makanan dan minuman favorit yang ada di Kota Medan mengikuti Pucuk Coolinary Festival di halaman Plaza Medan Fair, Sabtu (31/8) dan Minggu (1/9). Event yang berlangsung selama dua hari ini dibuka Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi. Kegiatan ini diharapkan dapat  menjadi salah satu bentuk promosi kuliner sekaligus mengukuhkan Medan sebagai salah satu kota kuliner terbaik di Tanah Air.
Pembukaan ditandai dengan penekanan bel yang dilakukan Wakil Wali Kota didampingi Henry David Kalangi selaku National Sales Promotion Head PT Mayora Indah Tbk. Bersamaan itu Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono yang ikut hadir mendampingi Wakil Wali Kota bersama sejumlah pimpian PT Mayora Indah Tbk lainnya menabuh Gondang Sambilan.
Ada sejumlah kuliner favorit dn terbaik di Kota Medan yang mengikuti Pucuk Coolinary Faestival, diantaranya Mie Aceh Titi Bobrok, Bolu Napoleon, Date Rahmad, Mie Balap Mail serta Mie Sop Ayam Kampung Jalan Bambu. Seluruh kuliner yang ada siap memanjakan seluruh lidah pengunjung yang datang.
Wakil Wali Kota mengatakan,  Kota Medan merupakan kota yang multi etnis dan mulikultural. Kemajemukan itu berdampak dengan beragamnya kuliner dan kini menghiasi sudut Kota Medan. Dilkatakan Akhyar, keberagaman kuliner itu tentunya menjadi kekayaan bagi warga Kota Medan dan harus terus dikembangkan sebagai ikon pariwisata ke depannya.
 "Saya berharap melalui event Pucuk Coolinary Festival ini semakin mempromosikan seluruh kuliner khas di Kota Medan. Kita harapkan promosi yang dilakukan ini semakin mengukuhkan Medan sebagai kota kuliner. Sebab, kuliner di Medan hanya memiliki dua rasa yakni enak dan enak sekali,” kata Wakil Wali Kota.
Diungkapkan Wakil Wali kota,  ada sekitar 5.000 pedagang mie balap yang tersebar di seluruh  penjuru  Kota Medan. “Mereka menggantungkan hidupnya dengan berjualan mie balap. Begitu juga dengan pedagang-pedagang kuliner lainnya. Kita harapkan kegiatan ini dapat memotivasi stakeholder lainnya untuk  ikut mempromosikan seluruh kuliner yang ada di kota yang kita cintai ini,” harapnya.
Sementara itu menurut National Sales Promotion Head PT Mayora Indah Tbk, Henry David Kalangi,  tahun 2019 mereka telah melaksanakankegiatan serupa di Kota Bandung dan Malang. Tenryata sambutan warga bilang Henry cukup antusias, pengunjung yang datang untuk menikmati aneka kuliner sangat banyak.
Begitu juga di tahun 2019, jelasnya, persisnya bulan  Maret di Kota Jogyakarta. Selama 2 hari kegiatan digelar, jumlah pengunjung yang datang sebanyak 94.000 orang.  “Sukses di Jogyakarta, kita menggelar kegiatan  yang sama di Kota Medan. Ada sebanyak 80 tenant kuliner terbaik di Kota Medan mengikutinya. Kita berharap jumlah pengunjung di Kota Medan bis alebih banyak lagi, sebab Medan merupakan salah satu kota kuliner terbaik di Indonesia,” jelas Henry.
Di Pucuk Cooliner Festival ini bilang Henry, mereka membagi lokasi menjadi tiga zona guna memudahkan masyarakat untuk memilih makanan favorit yakni zona manis, pedas dan gurih. “Kegiatan ini kita gelar sebagai bentuk wujud apresiasi kepada sleuruh pelaku kuliner. Kita harapkan kegiatan ini semakin memotivasi para pelaku kuliner untuk menghasilkan makanan dan minuman terbaik,” harapnya.
Usai peresmian, Wakil Wali kota bersama Henry beserta pimpinan PT Mayora Indah Tbk selanjutnya meninjau  80 tenant. Selain berdialog dnegan para pelaku kuliner, Wakil Wali Kota pun mencoba kuliner beberapa stand. Bersamaan dibukannya festival kuliner tersebut, satu persatu warga pun berdatangan untuk menikmati aneka kuliner yang ditawarkan. (Rd)
Top of Form
Bottom of Form
Share Berita


Walikota Batam Muhammad Rudi didampingi oleh Anggota DPRD Kota Batam,Kapolsekta Lubuk Baja ,Camat lubuk Baja dan Koramil 0316/ Batam Timur sedang melepas Pawai Budaya Nusantara di di samping Mall Citywalk Nagoya.(Foto:Indralis)
Batam,DP News
Pawai Budaya Nusantara Tingkat Kecamatan Lubuklaja Batam disambut hangat para warga namun agak mengecewakan pengunjung arena minimnya petugas membuat warga sampai maasuk ke lintasan kenderaan hias.Pawai Budaya Nusantara tingkat kecamatan Lubukbaja, Sabtu (31/8) Mengambil tempat dikawasan Mall Citywalk, Nagoya, Batam.


Pawai Budaya Nusantara Tingkat Kecamatan Lubukbaja penonton masuk ketengah jalan sehingga pawai yang melintas susah dilalui peserta.(Foto:Indralis)
Sementara itu, Camat Lubukbaja Novi melaporkan Pawai Budaya Nusantara Tingkat Kecamatan Lubukbaja ini, merupakan even tahunan dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 Republik dengan dukungan partisipasi masyarakat dan para donatur.
Disebutkanya, tujuannya untuk memupuk dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan, serta mempererat silaturahmi masyarakat kecamatan Lubukbaja dan tentunya juga meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat kecamatan. Khususnya dan kerukunan serta kedamaian di Kota Batam.
Novi menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pawai budaya nusantara di kecamatan terdiri dari Katagori TK 15 kelompok, kategori SD 13 kelompok, Katagori SMP 5 kelompok, kategori SMA dan SMK 8 kelompok dan kategori umum 12 Kelompok.Lanjut Novi, jumlah peserta keseluruhan adalah 53 kelompok dengan jumlah massa kurang lebih 4100 dan pelaksanaan Pawai Budaya Nusantara yang akan dilombakan dengan ketetapan juara 1, juara 2 dan juara 3.Kegiatan ini diselenggarakan antara Pemko Batam melalui Kecamatan Lubukbaja beserta Citra Plaza Nagoya Citywalk.
Sebelum menutup laporannya,Novi menyampaikan konsep penataan wisata kuliner di Nagoya yang diprakarsai oleh Citra Plaza Nagoya yaitu Nagoya treet Festival.
Ia menambahkan sebelum bulan Desember 2019 mendatang penataan wisata Kuliner tersebut, sudah bisa direalisasikan dan Nagoya street festival adalah daerah tujuan wisata yang mengadopsi konsep diplomasi melalui budaya yang akan ada pementasan budaya Melayu dan Nusantara bahkan negara tetangga Malaysia dan Singapura.
Novi kembali mengatakan bahwa akan membuka peluang bagi para pelaku ekonomi kreatif mulai dari kuliner, barang produk kerajinan khas Nusantara posisi dan lainnya, yang memiliki nilai jual. Akhir acara pawai walikota pun bergegas meninggalkan lokasi menju mobil pribadinya untuk melanjutkan ke Mesjid Agung. (IN)

Share Berita




Waka Polda Kepri Brigjen Pol Drs. Yan Fitri Halimansyah MH saat memberikan salam kepada para anggota Brimob yang hendak berangkat BKO Ke Papua (Foto:Indralis)
Batam,DP News
Polda Kepri berangkatkan 252 personel Sat Brimob untuk BKO Polda Papua berkaitan  pengamanan unjuk rasa serta menjaga situasi dan kondisi Kamtibmas di Provinsi Papua dan Papua Barat, Apel dipimpin langsung Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs Yan Fitri Halimansyah M.H. bertempat di Bandara Hang Nadim,Jumat (30/8) sekitar pukul 23.30WIB.


Sebanyak 252 personil Sat Bromob Polda Kepri saat apel akan diberangkatkan menuju bandara Hang nadim dengan pesawat Lion Air tujuan ke Papua dalam pengamanan.. (Foto:Indralis)
Wakapolda Kepri menyampaikan berdasarkan surat perintah dari Kapolri, Polda Kepri memberangkatkan 252 personel Sat Brimob Polda Kepri untuk di BKO ke Polda Papua yang dipimpin langsung oleh Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol Guruh Arif Darmawan, S.IK., M.H. 
Kita mendoakan semoga personel yang diberangkatan sebanyak 252 orang dalam keadaan sehat saat tiba di daerah penugasan maupun kembali setelah selesai pelaksanan tugas. Mari bersama kita doakan semoga personel yang berangkat dalam keadaan sehat dan kembali lagi ke Kepri dalam keadaan sehat dan lengkap, begitu juga dengan dengan saudara – saudara kita dipapua dapat membantu menjaga situasi tetap kondusif,” ungkap Waka Polda Kepri.
Untuk pelengkapan personel yang dibawa pada BKO Polda Papua adalah pelengkapan perorangan yaitu pelengkapan PHH yang sesuai dengan standart Opareasional Prosedur (SOP) .Disamping itu tugas Sat Brimob Polda Kepri yang tergabung dengan Brimob Nusantara tidak hanya menciptakan situasi yang aman dan kondusif disamping itu juga melakukan perbaikkan infrastruktur dan fasilitas umum yang rusak, operasi sosial dan kesehatan masyarakat.
Hal ini sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang memerintah langsung untuk dilakukannya pemulihan situasi keamanan dan ketertipan di Papua dan papua Barat serta menindak tegas bagi para pelaku perusakan dan provokasi yang mengakibatkan suasana menjadi tidak kondusif.
Termasuk juga dengan perbaikan terhadap kerusakan sejumlah fasilitas umum selepas aksi unjuk rasa, dengan harapan aktivitas perekonomian, pendidikan dan pelayanan publik dapat kembali berjalan normal..
Turut hadir dalam apel Pemberangkatan Personil Sat brimob BKO Polda Papua, Pejabat Utama Polda Kepri, Personil Sat Brimob Polda Kepri dan para keluarga yang melepas pemberangkatan BKO Polda Papua.(IN)
Top of Form
Bottom of Form


Share Berita




Medan,DP News                  
Coffee Morning tidak pernah jelas nasibnya bahkan Walikota Medan Drs Ht Dzumi Eldin S,MSi ogah melaksanakanya selama 4 tahun belakangan.Namun entah kenapa,Jumat(30/8) sore,Wakil Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi  OK..OK.. saja mengukuhkan kepengurusan Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan periode 2019-2021.
Pelantikan yang sudah tertunda beberapa bulan ini tiba-tiba terlaksana dengan pasang tratak dan makan siang nasi kotak,kue kotak ,pakaian seragam sampai pakai keybooard nyanyi-nyanyi di halaman dalam kantor walikota.Secara pasti kurang diketahui,berapa dana yang dihabiskan untuk acara pengukuhan tersebut sebab Ketua Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan M Edison Ginting tidak memaparkan mengenai anggaran pengukuhan tersebut.
Kabag Humas Pemko Medan Arrahman Pane yang dikonfirmasi lewat WA menjawab singkat bahwa panitia yang mengetahuinya. “Panitia yang tau “jawabnya singkat melalui WA.Ketua Panitia Ramli Sarumaha juga hanya mengatakn belum tahu anggaran yang terpakai termasuk dari mana sumbernya dan untuk apa.
Pengukuhan kali ini membuat sejumlah wartawan di Pemko Medan kecewa karena tidak tersosialisasi secara terbuka dan hanya orang-orang tertentu yang dekat dengan panitia pengukuhan yang diundang sehingga tidk terlalu ramai.Berapa dananya itu kalau sampai pake keyboard dan nyanyi-nyanyi,ujar sejumlah wartawan sinis.
Anehnya lagi susunan kepengurusan dodominasi orang-orang tertentu saja yang terlibat mulai dari pemilihan ketua.Selain itu,ada penasehat yang tidak pernah ikut rapat pemilihan ketua,tiba-tiba masuk dalam sususan kepengurusan serta yang diduga medianya pun dipertanyakan kelengkapan berkas masuk pula dalam kepengurusan. Sementara itu,ada wartawan yang sudah terverifikasi di Bagian Humas dan dapat uang kliping setiap bulannya justru tersisih.
Sebagaimana diketahui,sejak 4 tahun belakangan anggaran coffee morning tidak pernah ada bahkan nilainya Rp 0 walau anggaran untuk siaran langsung mencapai ratusan juta rupiah.Untuk TA 2019 ini ,anggaran coffee morning tetap Rp 0 dan diakui Kabag Humas Pemko Medan Arrahman Pane beberapa waktu lalu.
Padahal acara coffee morning merupakan salah satu upaya untuk memaparkan program dan kebijakan Pemko Medan kepaada wartawana.Beberapa waktu lalu tetap dilakukan terakhir semasa Walikota Medan Drs Rahudman Harahap.  
Sementara itu dalam relis Bagian Humas Setdako Medan disiarkan,pengukuhan ini dilakukan berdasarkan hasil rapat Wartawan Unit Pemko Medan yang dilakukan beberapa waktu yang menghasilkan keputusan kepengurusan Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan periode 2019-2021 dibawah kepemimpinan Muhammad Edison Ginting dari Harian Waspada. Dengan pengukuhan ini, Edison Ginting tercatat menjadi Ketua Persatuan Wartawan yang berhasil menjabat selama tiga periode.
Selanjutnya, Andre Irsyadi (Harian Global 24 Jam) sebagai Ketua Harian, Dipo Sumarno (Harian Portibi) selaku Sekretaris Umum dan Marhot Harahap (Mimbaronline.com) sebagai Bendahara Umum. Kepengurusan ini akan didukung 8 divisi yakni Perencanaan dan Program, Pelatihan & SDM, Pemberitaan dan Data, Advokasi/Hukum, Sosial-Kehoranian, Pemberdayaan Perempuan, Budaya Seni/Olahraga serta Balitbang.
Dihadapan para wartawan yang dikukuhkan, Wakil Wali Kota berharap agar para wartawan dapat menjalankan tugas sebagai seorang jurnalis dengan sebaik-baiknya. Terlebih selama menjalankan tugas, hendaknya selalu mengedepankan dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Dengan begitu, bilang Wakil Wali Kota para wartawan dapat berperan sebagai social control yang sebenar-benarnya.
‘’Wartawan memiliki tugas penting dalam pembangunan daerah lewat pemberitaan yang konstruktif dan inspiratif. Selain itu, para wartawan juga merupakan mitra bagi Pemko Medan dalam menjalankan dan menyampaikan program-program kerja kepada masyarakat secara efektif. Untuk itu, dengan pengukuhan ini kiranya semakin mengutkan semangat para wartawan untuk menyampaikan informasi kepada khalayak secara berimbang, terlebih tentang Kota Medan,’’ kata Wakil Wali Kota.
Di samping itu, Wakil Wali Kota juga tidak membatasi setiap wartawan untuk menyampaiakan saran, masukan serta kritikan terhadap Pemko Medan.  Namun, Wakil Wali Kota mengingatkan hendaknya setiap kritikan yang disampaiakan sejalan dengan masukan dan ide-ide konstruktif sebagi bentuk sumbangsih dalam membantu mewujudkan percepatan pembangunan Kota Medan di masa mendatang.
Dengan pengukuhan yang dilakukan, Wakil Wali Kota selanjutnya berpesan agar seluruh wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan diharapkan dapat bersatu padu menjalankan fungsinya sebagai jurnalis dan menjadi mitra terbaik Pemko Medan dalam memberitakan berbagai program kerja hingga pembangunan yang sedang dijalankan maupun sudah selesai dilaksanakan.
“Saya juga mengajak seluruh wartawan untuk dapat menjalankan tugasnya dengan baik sebagai social control di tengah-tengah masyarakat. Kemudian, pemberitaan yang disajikan hendaknya dapat menggugah masyarakat sehingga berdampak dengan peningkatan dukungan dan kepercayaan kepada pemerintah. Sebab, pembangunan yang dilaksanakan ini untuk kepentingan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,’’ ungkapnya.
Di kesempatan itu, Wakil Wali Kota juga meminta kepada seluruh jajaran, terutama pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan agar selalu membuka tangan dan akses seluas-luasnya kepada rekan-rekan wartawan untuk kepentingan pemberitaan.
‘’Perlu disadari, kita merupakan badan publik yang bertanggung jawab dalam keterbukaan informasi kepada khalayak ramai. Untuk itu, kita harus membuka akses seluas-luasnya kepada rekan-rekan wartawan,’’ pesannya.
Ketua Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan ME Ginting dalam sambutan singkatnya, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan, sehingga dirinya kembali dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan untuk ketiga kalinya.
Kemudian Ginting mengimbau agar seluruh wartawan dapat menjaga nama baik Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan dan senantiasa bersatu untuk bersama-sama berjuang membesarkan nama organisasi sekaligus kesejahteraan para wartawan. Sedangkan kepada seluruh mitra kerja pers, Ginting berharap, agar dapat memahami kerja seorang jurnalis yang berupaya mencari kebenaran untuk disampaiakn kepada masyarakat.
‘’Jika ada kritik yang kami sampaikan, itu tak lebih demi kemajuan dan perbaikan bersama. Oleh karenanya saya berharap seluruh mitra kerja jangan menutup akses informasi kepada wartawan untuk mendukung objektifitas dalam pemberitaan,’’ harapnya.
Acara pengukuhan ini turut dihadiri Kepala BKD & PSDM Kota Medan Muslim Harahap, Kabag Humas Arrahman Pane, Kabag Tapem Ridho Nasution, Sekretaris Dinas Perindustrian Kota Medan Parlindungan Nasution, Kabid Media Cetak & Elektronik Kominfo Syaiful Amri serta seluruh wartawan yang bertugas di lingkungan Pemko Medan. (Rd/Humas)
Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.