Medan,DP News               
Berbagai permasalahan dibahas Pemko Medan daan BPJS Kesehaatan Cabang Medan diantaranya ssudah 2 bulan uang klaim RSU Dr Pirngadi Medan telat dibayarkan.Sekda Medan Ir Wiriya Alrahman pun sempat menyinggung agar BPJS Kesehatan  segera membayar uang klaim BPJS Kesehatan yang diajukan RSUD Dr Pirngadi karena sudah dua bulan belum dibayarkan.Keterlambatan pembayaran itu berdampak terhadap operasional RSUD Dr Pirngadi termasuk pembayaran gaji petugas medis.
Pemko Medan bersama BPJS Kesehatan Kota Medan menggelar Rapat Rutin Forum Pemangku Kepentingan Utama di Balai Kota, Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Senin (30/9). Diharapkan, rapat tersebut menghasilkan solusi berbagai masalah terkait BPJS salah satunya mengenai peningkatan layanan dan penerima bantuan iuran (PBI).
Rapat dipimpin Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM didampingi Kepala Badan Perencanaan & Pembangunan Daerah (Bappeda) Irwan Ritonga dan Kadis Kesehatan Kota Medan dr Edwin Effendi.
Di hadapan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan Johana, Sekda minta BPJS Kesehatan untuk melakukan monitoring dan evaluasi berbagai hal terkait sehingga tidak merugikan masyarakat dan Pemko Medan.
"Pertemuan demi pertemuan telah kita lakukan dan berharap memberi hasil yang signifikan guna menyelesaikan berbagai permasalahan. Sebab, kami tidak ingin masyarakat menilai Pemko Medan tidak memiliki langkah konkrit dalam penanganan masalah terlebih dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta BPJS Kesehatan di Kota Medan," kata Sekda.
Dari data BPJS Kesehatan yang dijabarkan, terdapat hampir 20 % warga Kota Medan belum terdaftar dalam BPJS Kesehatan. Menanggapi hal tersebut, Sekda mengimbau pihak BPJS Kesehatan untuk lebih giat dan gencar melakukan berbagai pendekatan melalui sosialisasi ke masyarakat sehingga masyarakat dapat memahami manfaat dan pentingnya terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
"Ini menjadi catatan penting bagi kita terutama BPJS Kesehatan sebagai pihak yang bertanggung jawab menyelenggarakan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Upaya persuasif, edukasi, sosialisasi harus lebih gencar dilakukan agar informasi terkait BPJS Kesehatan dapat diketahui masyarakat secara luas, terbuka dan jelas. Dengan demikian, setiap warga mendapat pelayanan kesehatan yang sama sebagai sebuah kesetaraan," tegasnya.(Rd)





Share Berita


Medan,DP News                 
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut siap mendukung Pemko Medan dalam mensosialisasikan dan mewujudkan program pembangunan, baik yang telah maupun tengah dilakukan Pemko Medan lewat pemberitaan.  Sebab, hal itu  menjadi salah satu tugas wartawan  sebagai salah satu pilar demokrasi di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan Ketua PWI Sumut H Hermasyah kepada Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH ketika audiensi ke Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman Medan, Senin (30/9).  Selain bersilaturahmi, tujuan audiensi dilakukan untuk menyampaikan telah terbentuknya Kelompok Kerja (Pokja) PWI Kota Medan yang diketuai Rifki Warisan dari Harian Medan Pos.
"Sebagai organisasi berkumpulnya wartawan, kami punya tanggug jawab untuk mendukung dan mengawal kinerja pemerintah. Dengan Pokja PWI Kota Medan, maka kami dapat memberi sumbangsih dan peran mendukung percepatan pembangunan pemerintah, khususnya Pemko Medan sehingga masyarakat dapat mengetahui seluruh kinerja dan pencapaian yang dilakukan " kata Hermansyah.
Selanjutnya Hermansyah minta dukungan Wali Kota agar dapat memfasilitasi diadakannya uji kompetensi wartawan (UKW) bagi wartawan yang tergabung di PWI dan bertugas di lingkungan Pemko Medan. Pasalnya, UKW saat ini menjadi syarat wajib yang harus dimiliki setiap wartawan guna mendukung tugas jurnalistiknya di lapangan.
"Saat ini UKW menjadi ketentuan yang dikeluarkan Dewan Pers agar wartawan dapat memiliki kompetensi dan kapasitas dalam mendukung tugas-tugasnya. Di samping itu menghindari keberadaan oknum-oknum yang mengaku wartawan serta tidak jarang meresahkan berbagai pihak, sehingga dapat merusak imagewartawan sebagai sebuah profesi yang dilindungi undang-undang," ungkapnya.
Didampingi Kadis Kominfo Zain Noval dan Kabag Humas Arrahman Pane, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH pun menyampaikan selamat atas terbentuknya Pokja PWI Kota Medan. Diharapkan Wali Kota, PWI secara keselurahan dapat senantiasa bersinergi dengan Pemko Medan dalam mensosialisasikan dan menyebarkan program serta pencapaian yang telah dilakukan Pemko Medan. Selain itu, wartawan  diminta dapat mematuhi dan menjalankan profesinya sesuai Kode Etik Jurnalistik yang berlaku setiap kali melakukan tugas peliputan.
"Wartawan dan pemerintah adalah mitra. Untuk itu, sudah selayaknya kita bersinergi membangun bersama Kota Medan ini. Namun di samping itu, hal lain yang perlu diingat para wartawan adalah pentingnya memahami seluruh regulasi sehingga pada pelaksanaan kerja di lapangan tidak menyalahi aturan yang tidak jarang dapat merugikan pihak-pihak tertentu," pesan Wali Kota.
Di kesempatan itu Wali Kota juga minta agar PWI melalui Pokja PWI Kota Medan dapat melakukan pembinaan wartawan lewat berbagai pelatihan yang edukatif, seperti etika dalam sesi wawancara dan santun dalam pemberitaan. Meski demikian, Wali Kota mengaku pers punya hak dan bebas intervensi dalam pemberitaan. Namun  pemberitaan yang disampaikan tidak bersifat tendensius dan opini melainkan fakta dan realita yang bersifat konstruktif.
"Perkembangan media yang begitu pesat memungkinkan segala sesuatu menjadi berita dan dengan cepat dapat disiarkan melalui media online.  Namun pemberitaan yang disajikan hendaknya tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan sopan santun. Dengan begitu  masyarakat dapat teredukasi lewat pemberitaan yang bermutu dan bermanfaat sekaligus menjadi wadah perekat persatuan dan kesatuan," harapnya. (Rd)

Share Berita


Medan,DP News          
Kadis PMPTSP Kota Medan Ir Qamarul Fatah dapat mengungkapkan pada semester 1 tahun 2019, realisasi investasi PMDN di Kota Medan mencapai Rp 1,605 triliun.Jumlah ini merupakan realisasi tertinggi atau peringkat pertama di Sumut
Sedangkan realisasi PMA, jelas Qamarul, tercatat sebanyak Rp 1,25 triliun, sehingga menjadi peringkat pertama dari 33 kabupaten/kota yang ada di Sumut. 
Adapun sektor yang paling banyak diminati para investor bilang Qamarul, yakni sektor jasa, listrik, air dan gas, industri makanan, pertambangan, perdagangan serta reperasi.
Untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya penyusunan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) secara online, sehingga perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dapat secara tertib menyampaikan LKPM Online setiap periodenya, Pemko Medan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) menggelar  Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan LKPM Online 2019 di Le Polonia Hotel Medan, Senin (30/9).
Bimtek diikuti sekitar 100 peserta yang merupakan perwakilan perusahaan PMA dan PMDN yang ada di Kota Medan.
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kadis PMPTSP Kota Medan Qamarul Fattah yang membuka bimtek menjelaskan, kegiatan ini digelar guna memberikan pejelasan, pengarahan serta pelatihan kepada perwakilan perusahaan PMA dan PMDN, tentang bagaimana menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan penanaman modal secara online, sehingga ke depannya semua perusahaan tidak terkendala lagi dalam penyampaian LKPM secara online.
Oleh karenanya, tegasnya, diperlukan upaya yang lebih intensif dalam pengendalian pelaksanaan penanaman modal, diantaranya melalui upaya meningkatkan kepatuhan perusahaan dalam menyampaikan LKPM dan mendorong perusahaan PMA dan PMDN di kota untuk mengajukan izin usaha tetapnya di Dinas PMPTSP Kota Medan.
Qamarul selanjutnya mengungkapkan, berdasarkan Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI No.7/2018 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal terdapat hak, kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilakukan penanaman modal agar tercapainya realisasi penanaman modal sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Dengan digelarnya Bimtek  LKPM Online ini, Qamarul juga berharap dapat meminimalisir ketidakpamahaman atau ketidakpatuhan dan kelalaian para ienvestor  terhadap ketentuan-ketentuan yang telah digariskan.
“Selain itu dampak negatif dari kegiatan usaha dapat diantisipasi secara dini untuk menghindari timbulnya kerugian bagi masyarakat atau pihak investor sendiri, baik dari proyek yang telah beroperasi secara komersial maupun masih dalam tahap pembangunan,” harapnya.  Sebelum menuntaskan arahannya, Qamarul mengimbau kepada para investor  benar-benar memahami dan mematuhi ketentuan-ketentuan di bidang penanaman modal agar aktivitas usaha dapat berjalan dengan baik dalam mencapai tujuan ekonomi yang diharapkan, serta dapat memberikan kontribusi dalam mendorong perekonomian di Kota Medan.(Rd)


Share Berita




Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto SIK.MH sedang menunjukkan kaos kustum baju  T-Shirt warna merah seragam untuk dipergunakan dalam acara Gravity Enduro Indonesia didampingi Ketua Panpel Hariyanto serta Kabid Humas Polda Kepri .kombes Pol.S.Erlangga.(Foto:Humas Polda Kepri.)
Batam,DP News
Polda Kepri bekerja sama dengan Gravity Enduro Indonesia sebagai Race Management, mempersembahkan Bhayangkara Enduro 2019.Bhayangkara Enduro merupakan lomba ketangkasan dan wadah mengekspresikan bakat bagi para pencinta sepeda gunung All Mountain yang dilaksanakan selama 2 hari, dari 29 sampai 30 September di Bukit Mangsang, Kota Batam.
Ketua Panitia Bhayangkara Enduro 2019, Harryoto mengatakan kegiatan ini bertujuan menjadi ajang kompetisi bagi para pesepeda All Mountain sehingga mempunyai prestasi tersendiri secara nasional dengan jenjang prestasi di level dunia.
“Kegiatan bakal diikuti para sepeda nasional dan internasional ini akan mampu memajukan olah raga bersepeda All Mountain dan juga mengembangkan sektor industri pariwisata, sport tourism dan eco wisata yang ada di Kepuluan Riau,” kata Harryoto.
Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto menyampaikan Bhayangkara Enduro 2019 ajang untuk mempererat tali silaturahim antar komunitas sepeda gunung dengan masyarakat luas.
“Sekaligus mengedukasi masyarakat bahwa bersepeda merupakan kegiatan yang ramah lingkungan dan terjangkau bagi semua kalangan dengan menitik beratkan kepada prestasi, olahraga, persahabatan dan menjunjung tinggi sportivitas,” kata Andap,Minggu(29/9).
Menurut Andap, selain itu nantinya akan dipersembahkan panggung hiburan untuk masyarakat dan mengajak kaum milenial ikut berperan aktif dalam melestarikan seni tradisi dan Budaya di Kepri.Kabid Humas Polda Kepri Komber S. Erlanggan menambahkan Lokasi Bhayangkara Enduro 2019 untuk Race Trailnya di Bukit Mangsang dan pembagian hadiah di Love Seafood Piayu.”
Sedangkan pelaksanaan even sendiri terdiri dari 9 Class Kategori yaitu Adventure Ride (Open Age), Master A (Age 30 Up), Master B (Age 38 Up), Master C (Age 48 Up), Men Open, Men Pro, Men U-21, Veteran dan Women Open Age,” tambahnya.Dijelaskannya, untuk target perserta sendiri adalah 500 Adventure Ride dan 200 Race akan diisi peserta dari dalam dan luar Negeri.”
Dan yang sudah ikut untuk berpartisipasi pada kegiatan tersebut sebanyak 163 orang yang terdiri dari 154 laki-laki dan 9 perempuan.Para peserta tersebut terdiri dari 128 atlit Indonesia dan 35 Atlit Internasional yang berasal dari Singapore, Malaysia, Argentina, United Kingdom, Filipina, Iran, Perancis, Brasil, Taiwan dan Australia,” ungkapnya.(r/Indralis)



Share Berita


Foto: Mantan Walikota Medan Drs H Abdilah AK,MBA dan Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S,MSi,MH bersama puteranya Afif Abdilah,T Edriansyah Rendy dan Antonius Devolis Tumanggor(ketiganya anggota DPRD Medan) foto bersama saaat acara syukuran di Jalan Perak Medan.(DP News)
Medan,DP News
Acara syukuran Afif Abdilah setelah dilantik sebaagai Anggota DPRD Kota Medan Periode 2019-2024 layaknya reunian antara Abillah dan Drs HT Dzulmi Eldin S,MSi,MH,Walikota Medan.Abdilah,mantan Walikota Medan dan saat itu Eldin menjabat sebagai Kadispenda Medan sementara Afif Abdilah dan T Edriansyah Rendy sama-saama duduk sebagai anggota legislatif di Kota Medan.

Selain Eldin juga Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menghadiri acara syukuran atas dilantiknya Afif Abdillah sebagai anggota DPRD Medan periode 2019-2024 di kediamannya Jalan Perak,Minggu, (29/9).
Afif Abdillah adalah Ketua DPD Partai Nasional (NasDem) Kota Medan. Dia merupakan putra mantan Wali Kota Medan Abdillah. Abdilah adalah pencetus terlaksananya kegiatan Ramadan Fair di Jalan Masjid Raya yang rutin digelar setiap tahun dalam memyemarakkan puasa Ramadan sebulan penuh.
Abdilah terlihat menyalami para tamu sambil mengumbar seyumnya dan saat Eldin mau pulang,keduanya bersama putera beserta anggota dewan Antonius Devolis Tumanggor pun menyempatkan foto bersama.Terlihat wajah kedua petinggi dan mantan petinggi itu mengisyaratkan kebanggaan dan kebahagiaan.
Kemudian,Abdilah mengantarkan tamu istemewanya sampai pintu gerbang dimana mobil dinas Eldin sudah menunggu.Suasan keakraban dan penuh kekeluargaan terlihat dari tetamu yang datang dxi acara syukuran tersebut.
Tidak berapa lama Eldin pulang,Wakil Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution,MSi pun tiba di rumah Abdilah dan kelihatan mereka satu meja dengan Ketua DPD Partai Golkar Medan H Syaf Lubis.Terlihat Abdilah berbicara dengan Akhyar bersama dengan Syaf Lubis dan mantan anggota DPRD Medan Landen Marbun saat anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor pamit mau pulang.
Afif mencalonkan diri sebagai wakil rakyat pada Pemilu Legislatif 2019 lalu. Di DPRD Medan, Partai NasDem menempatkan empat kadernya duduk sebagai anggota legislatif. Selain Afif, yakni Antonius Devolis Tumanggor, T Edriansyah Rendy (putra Wali Kota Medan Dzulmi Eldin) dan Habiburrahman Sinuraya.
Partai NasDem mendapat satu fraksi di DPRD Medan. Afif dipercaya sebagai ketua fraksi dan sekretarisnya T Edriansyah  Rendy, Bendahara Habiburrahman Sinuraya dan Wakil Ketua Antonius Devolis Tumanggor.
Terkait bursa bakal calon Wali Kota Medan, Afif dikabarkan digadang-gadang Partai NasDem sebagai bakal calon yang diusung partai besutan Surya Paloh tersebut.
Afif ketika ditanya soal namanya yang bakal diusung partai, dia menjawab dengan sikap diplomatis.
"Saya perlu bicarakan dulu dengan keluarga dan tentunya berkonsultasi dengan pimpinan partai," kata Afif beberapa waktu lalu.
Partai NasDem Kota Medan sendiri telah membuka penjaringan bakal calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Medan pada Pilkada 2019. Untuk mengusung kandidat, Partai NasDem Medan perlu membangun koalisi dengan partai lainnya. (Rd)


Share Berita


Tim Satgasus (Satuan tugas Khusus) Bakamla RI saat diabadikan d iatas kapal tangkapan kapal Pertamina Ilegal di Pelabuhan Darmaga Batuampar.(Foto:Indralis)
Batam, DP News
Direktur Operasi Laut (Diropsla) Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) Laksamana Pertama Bakamla Nursyawal Embun, menyampaikan dalam pertemuan konferensi pers terkait dengan tangkapan kapal Pertamina, GT. 2827 No. BC49/PPn 2014 PPn No. 3632/L tentang transfer BBM illegal di perairan Kabil bertempat di Dermaga Batu Ampar, Sabtu (28/9/).
Nursyawal Embun lebih lanjut mengatakan bahwa operasi yang dilaksanakan Bakamla itu ada beberapa metode dan bersama stakeholder untuk mengadakan operasi secara mandiri ataupun secara khusus.
Adapun operasi khusus yang dilakukan oleh Bakamla ini merupakan kebijakan yang di keluarkan oleh pemerintah termasuk masalah bahan bakar.Pada 24 September lalu sekira pukul 22.00. Wib, Tim Satgasus (Satuan Tugas Khusus) Bakamla RI menangani operasi – operasi khusus. Trisula KN Bintang Laut Bakamla RI, melakukan penangkapan transfer bahan bakar jenis fame yaitu salah satu campuran bahan dasar untuk biodisel, dari alat ukur yang dimiliki kapal yang mentransper BBM, Bakamla melihat sekitar 3900 kiloliter yang dilakukan oleh pelaku.
Dari proses kegiatan tersebut kita mengecek bahwa tidak ada satupun dokumen yang menguatkan kegiatan tersebut legal,ungkap Embun, baik itu dari aspek migas maupun pelayaran. Oleh karena itu berdasarkan data-data yang dimiliki oleh intelijen Bakamla sebagai aparat penegak hukum dan kita memilki stakeholder yang khusus menangani di bidang pelayaran maupun pelanggaran di bidang migas Bakamla akan menyerahkan pada rekan kita Polairud Polda Kepri,27 September lalu.
 Sejauh ini barang bukti BBM ungkap Embun yang dapat di amankan dari alat ukur transfer tersebut sebanyak 14 ton. Dan kapal yang diamankan 2 unit jenis tukbout yang melakukan transfer bahan bakar tersebut dan sementara Bakamla telah menyerahkan pada Polairud Polda Kepri, untuk langkah penyidikan lebih dalam lagi.
Perlu di ketahui bersama bahwa Bakamla dapat melakukan pengamanan yang di duga ada pidana atau illegal pada kapal, maka Bakamla dapat menangkap dan menahan dan untuk selanjutnya akan di serahkan pada Polairud maupun TNI AL jelas Embun.
Penangkapan Kapal yang berlogokan Pertamina yang di amankan Bakamla ini ungkap Embun karena tidak memiliki dokumen yang sah, baik itu dokumen dari migas maupun pelayaran. Dari kedua kapal transfer bahan bakar Bakamla dapat mengamankan pelaku sejumlah 13 orang dan seterusnya akan di serahkan ke Polairud Polda Kepri untuk penyelidikan lebih lanjut.(Indralis)



Share Berita




Ketua DPP Apegti Kepri Nurbaini saat menyelaskan kepada wartawan tentang gula Rafinasi.(Foto:Indralis)
Batam,DP News
Banyaknya pelabuhan rakyat, membuat mudahnya barang-barang selundupan masuk dan beredar di Kota Batam. Mulai dari barang elektronik, hingga bahan pangan seperti beras dan gula, yang berasal dari negara tetangga banyak beredar di tengah-tengah masyarakat. Hal ini juga menjadi kekhawatiran. Sebab, barang-barang tersebut apalagi untuk dikonsumsi tentunya tidak berstandar nasional Indonesia (SNI) dan belum pasti bagus untuk kesehatan masyarakat. Salah satunya ialah gula rafinasi. Berdasarkan informasi yang didapat, gula rafinasi ini banyak beredar di Kepulauan Riau (Kepri) dan Kota Batam khususnya.
Perlu diketahui, gula rafinasi adalah gula mentah yang telah mengalami pemurnian untuk menghilangkan molase. Sehingga, gula rafinasi berwarna lebih putih dibandingkan dengan gula mentah yang berwarna kecoklatan. Gula rafinasi tersebut berukuran lebih halus dibanding gula biasa. Jika terlalusering mengkonsumsi bisa menyebabkan berbagai masalah dalam tubuh, seperti penyakit diabetes serta penyakit lainnya . Mirisnya , gula dengan pemurnian tinggi ini dijual bebbas di pasar teradisional. Bahkan, ada juga pedagang yang mengaplosnya dengan gula biasa.
Menurut Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Gula dan terigu (Apegti) Provinsi Kepri, Nurbaini Bagindo, ia mensinyalir gula rafinasi banyak beredar di Kepri dan sekitarnya. Gula dengan pemurnian tinggi dijual bebas di pasar tradisional sangat membahayakan bagi kesehatan masyarakat. Apabila ada pedagang yang mengaplosnya dengan gula biasa .” Gula rafinasi tersebut berukuran lebih halus dibanding gula biasa , dan bila dicampurkan relatif sulit diketahui,” ungkap Nurbaini atau lebih dikenal dengan sebutan akrabnya Annie Bagindo, Senin (27/9) saat memberikan keterangan pers kepada wartawan.
Ditambahkan, berdasarkan pantauan selama ini, distributor lebih suka menjual gula rafinasi atau yang aplosan dengan harga  lebih murah, yakni sekitar Rp 5.500 sehingga Rp 6.000 per kilogram . Sementara harga gula bisa yang diatur oleh pemerintah mencapai Rp 12.500 per kilogram. ” bahkan aada juga pedagang yang menjualgula rafenasi seharga yang sama dengan gula biasa , sehingga keuntungan yang didapatkan lebih besar, ” kata Annie.
 Jika dilihat dari aturannya , perbuatan yang dilakukan oleh para oknum pengusaha inportir telah melanggar pasal 7 UU Nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan atau pasal 142 jumto pasal 39 UU Nomor 18 tahun 2018 tentang pangan , dan pasal 62 UU Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, dengan ancaman Lima (5) tahun penjara. Selaku ketua DPP Apegti Kepri, Nurbaini menyarankan kepada pihak terutama pemerintah untuk segera membentuk tim monitoring pendistribusian gula . Tim ini dibutuhkan untuk memantau peredaran gula rafinasi di Kepri. Tim semestinya terdiri dari berbagai pihak instansi terkait, karena gula rafinasi tersebut banyak didatangkan dari luar negeri, sehingga pintu masuk pelabuhan tikus harus dijaga, baik di pelanuhan resmi maupun tidak resmi. ” ungkapnya .
 Ia juga menghimbau kepada putra – putri daerah untuk berperan aktif dalam memberantas gula rafinasi, karena sangat berbahaya bagi tubuh jika di komsumsi secara langsung dan terus menerus.” Gula tersebut di peruntukkan hanya untuk industri seperti pembuatan sirup, roti, gula merah dan industri makanan lainnya dan bukan untuk di komsumsi langsung,” pungkasnya.(Indralis)

Share Berita


Medan,DP News         
Memperingati Hari Lalu Lintas (HLL) Bhayangkara ke-64, Polda Sumatera Utara menggelar Syukuran di  Lapangan Merdeka Medan, Minggu (29/9). Acara yang bertajuk "Dengan Semangat Promoter Korlantas Polri Mengoptimalkan Pelayanan Lalu Lintas Berbasis IT Guna Mendukung Program Road Safety"  turut dihadiri Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH. Acara ini juga diramaikan ribuan masyarakat yang tengah mengikuti Car Free Day (CFD).
Selain bersilaturahmi, tujuan kegiatan ini digelar dalam rangka mensosialisasikan sekaligus mengajak seluruh masyarakat menjadi pelopor keselmatan dan ketertiban dalam berlalu lintas. Acara yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut  diawali dengan senam bersama serta hiburan musik.
Selain Wali Kota, acara dihadiri langsung Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Wakapolda Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Pangdam I/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadhillah, Dandenpom 1/5 Medan Letkol Cpm Anggun Hendriyantoro, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto serta sejumlah unsur Forkopimda Sumut dan Kota Medan.
Dalam sambutannya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menyampaikan terima kasihnya kepada warga Sumut, khususnya Kota Medan karena menjunjung tinggi dan senantiasa mematuhi aturan lalu lintas setiap kali berkendara di jalan. Kapolda berharap, perilaku sadar aturan berlalu lintas dapat terus ditanamkan dalam diri sehingga setiap individu dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
"Rasa aman dan nyaman saat berkendara di jalan dapat tercipta jika setiap pengendara memahami serta menaati aturan lalu lintas yang berlaku. Sebab, jika aturan kita langgar hal tersebut tidak hanya berdampak padi diri sendiri tapi juga membahayakan bagi orang lain. Untuk itu, jangan sesekali bertindak dan berlaku sembarangan apalagi saat berkendara," kata Kapolda.
Kemudian Kapolda berpesan kepada seluruh masyarakat agar menjadi pengendara yang bijak. Artinya, bijak dalam mematuhi aturan lalu lintas dan bijak melengkapi syarat berkendara yakni memiliki surat izin mengemudi (SIM). Sebab, hal tersebut bilang Kapolda menjadi syarat wajib yang harus dimiliki pengendara di atas usia 17 tahun.
"Selain bagi pengendara, saya juga berpesan kepada seluruh jajaran untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan bagi masyarakat. Selain itu juga, HLL Bhayangkara hendaknya menjadi momentum evaluasi bagi kita semua sehingga dapat menjadi pelayan, pengayom dan pelindung yang sejati bagi masyarakat," pesannya.
Syukuran ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolda bersama Wali Kota, Wakapolda serta Pangdam. Berbagai kegiatan dihadirkan guna memeriahkan acara tersebut di antaranya donor darah, lomba video pendek dan fotografi bagi jajaran kepolisian, sosialisasi safety riding serta kegiatan bakti sosial berupa bersih-bersih rumah ibadah dan pemberian santunan dan bantuan 2 unit kursi roda.
Sementara itu Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menyampaikan apresiasi atas digelarnya syukuran HLL Bhayangkara ke 64 tersebut. Dinilai Wali Kota, kegiatan tersebut menjadi kesempatan, khususnya bagi seluruh jajaran kepolisian untuk bersilaturahmi serta merekatkan hubungan baik dengan masyarakat.
"Alhamdulillah, kesempatan ini menjadi momentum baik bagi kita semua untuk saling bersilaturahmi dan evaluasi. Terlebih, acara juga dirangkai dengan berbagai kegiatan positif bagi masyarakat salah satunya sosialisasi safety riding. Tentu hal ini dapat mengedukasi kita semua sehingga menjadi pengendara bijak sekaligus pelopor keselamatan berlalu lintas," bilang Wali Kota.
Selanjutnya Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta berperan aktif menjaga keamanan, kenyamanan dan kekondusifan Kota Medan. Sebab, iklim kota yang nyaman menunjukkan wajah Kota Medan sebagai kota yang humanis. "Kebersamaan memiliki nilai yang mahal. Untuk itu, jangan rusak rasa soliditas yang telah kita bangun selama ini. Mari jaga dan rawat kekondusifan Kota Medan yang kita cintai ini," ajaknya.
Usai acara, Kapolda bersama Wali Kota beranjak menuju ke tengah lapangan untuk menghampiri serta berdiskusi dan bertatap muka langsung dengan masyarakat dan para komunitas ojek online. Tampak Wali Kota juga sesekali menuruti permintaan warga untuk berswafoto dengannya. (Rd)

Share Berita


Foto : Antonius Devolis Tumanggor S.Sos didampingi Istri tercintanya Riama boru Manurung.
Medan,DP News
Kondisi infrastruktur di Kota Medan sangat perlu untuk segera di benahi, baik itu jalan, parit termasuk juga penanganan sampah yang kerap membuat masyarakat resah. Selain banjir yang kerap menghantui masyarakat ketika turun hujan. Untuk itulah muncul keinginan dari dalam diri Antonius Devolis untuk melakukan perbaikan dan perubahan agar Kota Medan menjadi lebih baik lagi. Demikian diutarakan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos saat diwawancarai wartawan disela-sela acara syukuran Pelantikan Antonius Tumanggor menjadi anggota DPRD Kota Medan periode 2019 – 2024 yang diadakan di Gedung Katolik Center, Jalan Hayam Muruk, Kecamatan Medan Baru, Sabtu (28/9) malam.
” Sebelum menjadi anggota DPRD, saya sudah memberikan bantuan meski sifatnya pribadi. Namum saya selalu berfikir, bagaimana cara agar saya bisa berbuat lebih lagi bagi masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung, khususnya bagi masyarakat di Jalan Gereja, dan Jalan Danau Singkarak Kecamatan Medan Barat,” ujar nya.
Antonius Tumanggor mencontohkan daerah sepanjang Jalan Gereja sampai Jalan Danau Singkarak sudah lama tidak pernah tersentuh perbaikan oleh pemerintah Kota Medan, termasuk juga drainase.
” Kedua daerah itu selalu banjir jika hujan turun, bahkan sampai selutut orang dewasa, inilah nanti yang pertama yang akan saya perjuangkan dengan berkoordinasi dengan Pemko Medan,”ucapnya.
Saat ditanya komisi yang akan ditawarkan fraksi Nasdem baginya, Antonius mengaku sudah ada dua komisi yang terisi yakni komisi I dan Komisi 2, sehingga kemungkinan dirinya bisa di komisi 3 atau 4. ” Ini yang masih kami rapatkan dulu, karena tinggal dua komisi lagi yang masih kosong, yakni komisi 3 (C) dan Komisi 4 (D), kita lihat saja nanti,” ujar Wakil Ketua Fraksi Nasdem DPRD kota Medan ini.
Acara syukuran pelantikan Antonius Tumanggor, S.Sos menjadi anggota DPRD Kota Medan periode 2019 – 2024 berlangsung meriah dengan iringan musik dan juga di hibur artis lokal.
Sementara pihak panitia acara, Pangihutan Rumapea ketika dikonfirmasi wartawan menyebutkan, acara syukuran anggota DPRD kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor,S.Sos berlangsung dari mulai pukul 09.00 s/d malam hari, dengan tiga sesi acara antara lain, acara kebaktian gereja Katolik, acara adat dan marga dan acara umum (mulai dari pukul 17.00 Wib sampai selesai).
” Untuk acara umum yang diundang adalah seluruh tim pemenangan Antonius Devolis Tumanggor dari daerah pemilihan satu (1) yakni Kecamatan Medan Barat, Kecamatan Medan Helvetia, Kecamatan Medan Baru dan Kecamatan Medan Petisah, hadir juga Ketua-ketua tim pemenangan, salah satunya adalah Bapak Nelson Nababan,” ucap Rumapea.

Pada kata sambutannya, Antonius Devolis Tumanggor mengucapkan terimakasih yang  sebesar-besarnya atas kepercayaan seluruh warga masyarakat di Dapil 1 (satu), tim kemenangan Antonius Devolis, para pengurus gereja Katolik (Suster, Pastor) relawan SETUJU, Para STM Dongan Sahuta, warga Kelurahan Sei Agul, Pandapotan Tamba, Warga Gereja GKPS, Jemaat HKBP AMPERA, teman Alumni SD Katolik ST.Thomas 4 beserta guru, dan seluruh masyarakat yang membantu sehingga dia dapat terpilih dan duduk menjadi anggota DPRD Kota Medan.
”Saya dan keluarga beserta tim-tim pemenangan mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kota Medan khususnya di Dapil 1 (Satu), ingatkan saya bila ada kata yang kurang pas, tegur saya bila saya lalai dan beri tuntunan bila saya bertindak tidak pada tepatnya, doakanlah saya demi keselamatan tugas mengemban amanah rakyat ini, Horas,” ucapnya.

Amatan wartawan, Ketua DPD Partai Nasdem, Hafif Abdillah turut hadir di acara syukuran tersebut. Hafif juga mengatakan mendukung semua program yang akan di jalankan oleh Antonius Tumanggor di daerah pemilihan satu.Program yang diperjuangkan dari aspirasi masyarakat Dapil 1 akan kita dukung,ujar Afif Abdilah.(Rd)



Share Berita


Medan,DP News                         
Sebanyak 20 perusahaan mengikuti Job Fair Kota Medan 2019 yang diselenggarakan Pemko Medan melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Medan di halaman kantor dinas yang menangani masalah teenaga kerja di Kota Medan tersebut, Jumat (27/9).  Dari 20 perusahaan yang ikut, ada 701 posisi yang ditawarkan bagi para pencari lapangan kerja.
Event yang berlangsung selama dua hari mulai 27-28 September dibuka Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi.  Diharapkan, Job Fair dapat membuka lapangan kerja baru sehingga mengurangi angka pengangguran yang ada di ibukota Provinsi Sumatera Utara.
Adapun 20 perusahaan yang mengikuti Job Fair yakni PT Mahkota Group, Wilmar Group, Permata Hijau Group, Asian Agri, PT Industri Karet Deli, PT Universal Indofood Product, PT Musim Mas, PT Graha Santika Dyandra, Grand Aston City Hall Medan, Universitas Al Azhar, Sardana Indah Berlian Motor, NTU Academy, PT Maybank Indonesia, Oub Khan Hian Sekuritas, PT Duta Wibawa Manda Putra, PT Sahara Fajarindo Corp, PT Sumatera Sarana Sekar Sakti, PT Murni Sadar, PT Royal Prima dan PT Tempo.
Dikatakan Wakil Wali Kota, sasaran yang ingin dicapai melalui Job Fair terciptanya penyelenggaraan pembangunan bidang ketenagakerjaan, sehingga meningkatnya jumlah tenaga kerja yang produktif dan berkualitas dalam hubungan kerja harmonis dan saling menguntungkan. Diakuinya, pencapaian tujuan ini tidaklah mudah, karena jumlah penduduk yang semakin besar berdampak dengan jumlah angkatan kerja yang semakin besar pula.
"Apabila semakin besar jumlah orang yang mencari pekerjaan tentunya akan menimbulkan masalah ketenagakerjaan, khususnya masalah penyediaan lapangan pekerjaan yang memadai. Permasalahan mengenai kesempatan kerja ini menjadi semakin penting dan mendesak, karena pertumbuhan angkatan kerja yang lebih cepat daripada pertumbuhan kesempatan kerja yang tersedia," kata Akhyar.
Mantan anggota DPRD Kota Medn itu selanjutnya menjelaskan, guna memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja atau perusahaan, Pemko Medan telah mengusulkan kepada  DPRD Kota Medan dengan anggaran kurang lebih Rp. 500 juta untuk melaksanakan Job Fair.
Menurut Wakil Wali Kota, Job Fair ini sangat bermanfaat bagi para pencari kerja. Dengan ikut sertanya 20 perusahaan dalam Job Fair, tentunya sangat membantu Pemko Medan dalam mengunrangi angka pengangguran terbuka di Kota Medan. Sebab,  20 perusahaan yang ikut telah membuka 701 posisi bagi para pencari kerja.
Di samping itu Akhyar pun berharap seluruh perusahaan yang ada di Kota Medan dapat menyediakan dan menginformasikan lowongan pekerjaan. Untuk mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dnegan kebutuhan kata Akyar, tentunya perusahan menetapkan persyaratan  dan melakukan seleksi.
Bagi pelamar kerja yang diterima, Akhyar berpesan, jangan cepat puas dengan apa yang dicapai. Justru jadikan itu sebagai motivasi untuk bekerja semaksimal mungkin dan tunjukkan kemampuan terbaik sehingga memuaskan perusahaan yang merekrut. “Ingat,  orang yang cepat puas biasanya akan tertinggal dengan kepuasannya tersebut,” pesannya.
Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan Hannalore Simanjuntak, Job Fair merupakan kerjasama Pemko Medan melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Medan dengan Kementrian Tenaga Kerja RI. Tercatat, ada 20 perusahaan yang ikut dan menawarkan 701 posisi. Di samping itu Job Fair juga menyedikan tempat bagi para difabel.
Diungkapkan Hannalore, hari pertama Job Fair digelar sudah 3.000 pelamar kerja yang mendaftarf secara online. Sedangkan yang datang langsung ke Kantor Dinas Tenaga Kerja Kota Medan , ungkapnya, sudah mencapai 400 orang meski baru dua jam Job Fair dibuka. Dia optimis jumlah ini akan terus meningkat hingga Sabtu (28/9).Kemudian mantan Kepala Badan Pengelola Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan ini mengungkapkan,  mulai tahun depan, setip bulannya akan digelar Job Fair bagi lulusan SMK. “Lalu diikuti  dengan Job Fair untuk semua pencari kerja, baik tingkat SMK maupun perguruan tinggi setiap tiga bulan,” paparnya.  (Rd)     



Share Berita




Sleman,DP News
Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM) mendesak Presiden Jokowi menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) tentang KPK. Sebab gelombang perlawanan terhadap pengesahan RUU KPK masif terjadi.
"Presiden perlu menerbitkan Perppu tentang KPK. Langkah ini dapat dilakukan Presiden berdasarkan pasal 22 UUD 1945 yang mengatur bahwa dalam hal ihwal kegentingan memaksa, Perppu dapat dikeluarkan oleh Presiden," ujar Peneliti Pukat UGM, Zaenur Rohman.
Hal itu disampaikan Zaen, begitu Zaenur akrab disapa saat konferensi pers di Kantor Pukat UGM, Jumat (27/9). Hadir dalam acara tersebut Direktur Pukat UGM, Oce Madril, dan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa-Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) UGM, M Atiatul Muqtadir.
Zaen mengatakan, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) ada tiga alasan Presiden bisa mengeluarkan Perppu. Di antaranya kebutuhan mendesak untuk menyelesaikan masalah hukum, dan terjadi kekosongan hukum.
"Serta (Presiden bisa mengeluarkan Perppu apabila ada) kebutuhan mendesak yang tidak bisa menunggu prosedur pembentukan peraturan perundang-undangan," ungkapnya.(detikcom/Rd)



Share Berita


Jakarta,DP News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut berbelasungkawa atas meninggalnya dua mahasiswa saat demo di Kendari, Sulawesi Tenggara. Mereka adalah Immawan Randi (21) yang ditembak di dada kanan dan Yusuf Kardawi (19) yang terluka parah.
 Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya 2 mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari. Jokowi turut meminta peristiwa yang melatari meninggalnya 2 mahasiswa itu untuk diinvestigasi.
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, saya atas nama pemerintah menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya ananda Randi dan ananda Yusuf, mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari," kata Jokowi selepas salat Jumat di Masjid Baiturrahim, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (27/9).
Jokowi mengaku sudah mendapatkan laporan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian terhadap peristiwa itu. Dua mahasiswa itu disebut Jokowi ikut berdemonstrasi di DPRD Sulawesi Tenggara di Kendari.
"Ananda Randi meninggal karena luka tembak saat berlangsungnya demonstrasi dan ananda Yusuf meninggal setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit," sebut Jokowi.
Sementara itu,Polri membentuk tim investigasi untuk mengungkap penyebab tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari. Polisi berjanji bekerja setransparan mungkin.
"Tim investigasi gabungan akan bekerja. Polri dan pihak universitas dan siapapun yang terkait, akan bergabung dalam tim investigasi tersebut untuk mengungkap apa penyebab meninggal dunianya dua adik mahasiswa ini dan akan kita buka setransparan mungkin," kata Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Sslatan, Jumat (27/9).
Iqbal menjelaskan Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah meminta Karo Provost Divisi Propam Polri Brigjen Hendro Pandowo dan Inspektur Wilayah Itwasum Polri Brigjen Denni Gabriel untuk mencari tahu ada tidaknya pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) oleh personel Polda Sultra atau Polres Kendari dalam penanganan aksi demo mahasiswa.
"Sejak kemarin, Pak Kapolri sudah mengirimkan dua tim, satu tim dari Propam dan tim dari Itwasum, sudah berangkat ke sana. Masing-masing tim dipimpin satu jenderal, yakni Brigjen Bendro Pandowo dari Propam dan Brigjen Denni Gabriel dari Itwasum," ucap Iqbal.(detikcom/Rd)

Share Berita


Medan,DP News
Jalanan di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), terbilang memprihatinkan. Diguyur hujan sebentar saja, genangan air akan menutupi sejumlah titik jalan di ibu kota Sumut itu.
Anggota DPRD Medan pun turut menganalisis dan sumbang saran untuk mengatasi masalah banjir di Kota Medan. Anggota Fraksi PSI DPRD Medan Erwin Siahaan menolak eksekutif disebut gagal mengatasi banjir, sebab sudah ada upaya keras yang dilakukan.
"Dari sisi usaha, bukan aku bela dia ya, realita ya ada yang dilakukan untuk penanganan. Itu nggak bisa tok salah pemerintah kalau masalah banjir.
Sifat air kan memang selalu mengisi tempat rendah. Yang paling rendah dulu diisinya gitu. Kedua kan sesuatu itu ada penyebabnya. Kalau kayak aku ya, lebih ke penanganan masalah. Cari akarnya apa. Setelah dapat, akar masalahnya kita diskusi, teknokrat, akademisi, orang-orang teknik setelah masalah itu terdeteksi," kata Erwin saat berbincang,Jumat,(27/9).
Menurut Erwin, perlu ada anggaran khusus dengan jumlah besar untuk mengatasi banjir di Kota Medan. Dia juga menilai sisi legislasi soal penanganan banjir perlu diperkuat.
"Kita juga harus ke masyarakat. Ada Perda tentang sampah, maunya dibuat Perwal (Peraturan Wali Kota, red). Harusnya di Perwal-kan biar bisa dieksekusi. Masyarakat juga harus gayung bersambut. Jangan buang sampah sembarangan. Aduh tolong lah," ujarnya.
Lebih jauh, Erwin menyorot prilaku masyarakat Medan yang bisa berakibat pada terjadinya banjir. Dia juga menilai ada kesalahan konstruksi jalan.
"Kalau kita lihat konstruksi jalan dan pedestrian di Kota Medan, trotoar di atas, jalan di bawah. Acap kali masyarakat buat rumah lebih tinggi dari jalan, itu wajar, takut dia banjir. Tapi konstruksi jalan ini nggak seimbang kelihatannya. Nggak ada dibuat kayak miring ke kiri di jalur kiri, miring ke kanan di jalur kanan supaya air mengalir ke saluran inlet. Kadang inlet itu dia terhambat sampah, tanah krikil, kembali lagi, tolong masyarakat kita, hidup saling membutuhkan. Tolong didengar pemerintah untuk hal yang baik, kita beragama, kebersihan sebagian dari iman, itu diterapkanlah," ujarnya panjang lebar.
Saran juga datang dari anggota Fraksi Demokrat DPRD Medan Ishaq Abrar M Tarigan. Ishaq menilai perlu ada gerak cepat dari petugas kebersihan untuk membersihkan sampah yang menghalangi jalan air.
"Memang kami kecamatan Medan Deli langganan banjir. Makanya salah satu program Petugas Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) dapat lebih cepat dalam mencuci drainase yang sudah tersumbat dan menumpuk lumpur yang mengakibatkan drainase jadi dangkal. Kita pelan-pelan komunikasi. Ini permasalahan di semua tempat jadi harus diperbaiki polanya. Jangan hanya membangun tapi juga memelihara," ulas Ishaq.(Rd)

Share Berita



Batam,DP News
Ratusan atlet akan bertanding akan bertanding dalam ajang kejuaraan Asia ABBF ke-53 tahun 2019, akan diadakan di Batam dimulai (27 September – 03 Oktober 2019). Kejuaraan ini akan diikuti oleh partisipasi dari 27 negara dengan kehadiran lebih dari 300 atlet dan 200 pejabat, Rabu (25/9). 
Presiden – World Bodybuilding & Physique Sports Federation (WBPF) dan Asian Bodybuilding & Physique Sports Federation (ABBF) Datuk Paul Chua mengatakan sungguh senang dan berbangga dalam mengumumkan kejuaraan Asia ABBF ke-53. 
“Dalam hal ini merupakan suatu bukti nyata dari keseriusan untuk mengembangkan olahraga binaraga, lintas level regional, nasional dan Internasional,” ucap Datuk Paul Chua. 
Datuk Paul Chua menuturkan dalam Kejuaraan yang akan datang akan menyediakan platform untuk semua pemuda yang bercita-cita tinggi di kawasan Asia demi mengukir kemampuan untuk diri mereka sendiri, utamanya dalam bidang binaraga dan olahraga fisik. Ditambahkan Datuk Paul Chua, dengan senang hati mengumumkan bahwa Sekretaris Jenderal yang baru terpilih dari Federasi Binaraga dan Fisik Olahraga dunia kepada Mr Chetan Pathare dari negara India kontribusinya sangat dihargai di ABBF. 
“Sugree Supawarikul hadir dengan jumlah atlet dan ofisial 61 atlet tertinggi untuk mendukung kejuaraan kontinental yang hebat ini,” tambah Datuk Paul Chua. Datuk Paul Chua juga mengapresiasi nantinya Sugree Supawarikul sebagai salah satu pemimpin yang akan datang di Federasi Dunia dan Asia. 
Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Jenderal, Asian Bodybuilding and Physique Sports Federation (ABBF) Sugree Supawarikul mengatakan bahwa, kami senang untuk melakukan edisi terbaru dari kejuaraan di Indonesia. 
“Pastinya lebih dari 52 acara akan dilaksanakan selama kejuaraan dalam kurun waktu tiga hari. Federasi juga tidak meninggalkan kebutuhan bisnis yang terlewat dalam persiapan untuk menyajikan kejuaraan, sebuah kesuksesan besar,” ucap Sugree Supawarikul. 
Sugree Supawarikul berharap dapat menyediakan platform yang luar biasa bagi semua atlet yang luar biasa, untuk menunjukkan bakat mereka, inilah yang terbaik dari semua peserta nantinya.(INDRALIS)


Share Berita



Medan,DP News                        
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan yang diselenggarakan, Pemko Medan melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Spil (Disdukpencapil) Kota Medan terus melakukan inovasi guna memuaskan masyarakat yang membutuhkan layanan. Selain peningkatan integritas  petugas pelayanan, baik dalam Kantor Disdukpencapil maupun yang ditempatkan di kecamatan dalam bentuk bekerja sesuai  dengan sistem dan standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan.
Di samping itu Disdukpencapil juga terus mengembangkan  aplikasi pelayanan yang lebih terintegrasi, sehingga satu permohonan masuk dapat diperoleh beberapa dokumen kependudukan, seperti Akte Kelahiran, Kartu Keluarga (KK)  dan Kartu Indentitas Anak (KIA). Kemudian melakukan sosialisasi  serta kerja sama pelayanan dengan berbagai instutusi yang relevan.
Demikian disampaikan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kadisdukpencapil Kota Medan Zulkarnain  di Kantor Disdukpencapil Jalan Iskandar Muda, Medan, Kamis (26/9). Langkah ini dilakukan dalam rangka mendukung kebutuhan mendasar peningkatan akses pelayanan publik dan perlindungan masyarakat guna mendapatkan dokumen administrasi kependudukan/pencatatan sipil.
“Kita saat ini juga terus mengembangkan pelayanan berbasis online, sehingga nantinya dapat diberlkaukan untuk seluruh jenis dokumen kependudukan/pencatatan sipil yang diperlukan masyarakat,” kata Zulkarnain.
Disdukpencapil masih dihadapkan tantangan peningkatan pelayanan yang semakin berat dan kompleks. Sebab, volume pelayanan yang harus diselenggarakan mencakup seluruh penduduk Kota Medan yang saat ini berjumlah sekitar 2,5 juta jiwa. “Jadi diperlukan program-program terobosan (inovasi baru) secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Salah satu tantangan pokok untuk meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diselenggarakan Disdukpencapil, jelas Zulkarnain,   masih terbatasnya ketersediaan blanko KTP-el yang didistribusikan Kementrian Dalam Negeri kepada Pemko Medan dibandingkan dengan permohonan yang diajukan masyarakat untuk mendapatkan KTP-el.
Terkait keterbatasan blanko KTP-el, Zulkarnain mengaku, pihaknya telah menyampaikan kepada Disjen Adminstrasi Kependudukan (Adminduk) Kementrian Dalam Negeri RI No.47113/6153 /Disdukcapil tanggal 26 Agsutus 2019 tentang Pelayanan Rekam Cetak KTP-el beberapa waktu sebelumnya.
Walaupun adanya keterbatasan blanko KTP-el, pelayanan permohonan untuk mendapatkan KTP-el terus diselenggarakan sebagaimana biasa. Sebagai solusinya untuk sementara, sebagian besar masyarakat yang mengajukan permohonan mendapatkan KTP-el diterbitkan dalam bentuk Surat Keterangan Pengganti Identitas (Suket),” jelasnya.
Mengenai Suket ini, Zulkarnain pun menerangkan, sesuai UU No.2/2006 tentang Administrasi Kependudukan pada pasal 59 ayat (2) huruf m dan Putusan Mahkamah Konstitusi tanggal 26 Maret 2019, bahwa kedudukan dan fungsi Suket secara prinsip sama dengan KTP-el. Atas dasar itulah, Zulkarnain berharap agar seluruh institusi pelayanan publik baik sektor publik maupun swasta yang menyelenggarakan aktifitas ekonomi, termsuk keuangan dan perdagangan, pendidikan dan  kesehatan diharapkan  dapat memberlakukan Suket sebagai identitas diri sama seperti KTP-el, guna mendukung aktifitas sosial ekonomi yang diselenggarakan.
Selanjutnya dalam rangka menurangi keluhan masyarakat dalam pelayanan yang diselenggarakan, Zulkarnain berpesan agar masyarakat bersedia meluangkan waktunya untuk mengurus langsung berbagai dokumen kependudukan yang diperlukan. “Langkah ini dilakukan untuk menghindari terjadinya oungutan liar (pungli) maupu yang lainnya,” harapnya.
Zulkarnain pun menegaskan, Disdukpencapil Kota Medan dipastikan akan memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya dan tepat waktu. Asal saja bilang Zulkarnain, permohonan yang disampaikan dilengkapi dengan persyaratan yang lengkap. “Mari kita suskeskan dan berhasilkan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan  dan Catatan Sipil (GISA),” ajaknya.
Terakhir, Zulkarnain menyampaikan volume pelayanan berbagai dokumen kependudukan  yang telah diterbitkan Disdukpencapil Kota Medan sampai 31 Agustus 2019  dengan perincian, Akta Kelahiran 0-18 tahun sebanyak 48.065, Akta Kelahiran di atas 18 tahun sebanyak  7.545, Akta Kematian (1.782), Akta Perkawinan (4.919), Akta Perceraian (213), KK (103.231), KTP-el (243.894., KIA (40.052), Surat Keterangan Pinmdah WNI (SKPWNI) sebanyak 17.810, Surat Keterangan Datang WNI (SKDWNI sebanyak 16.081.
Selain itu papar Zulkarnain, Disdukpencapil juga telah melakukan pendaftaran penduduk yang meliputi perekaman KTP-el sebanyak 53.002, penduduk pindah sebanyak 32.875 dan penduduk datang sebanyak 27.157. (Rd)


Share Berita



Medan,DP News                 
Mewujudkan pembangunan yang berfungsi menjadi sarana dan prasarana dalam melakukan sekaligus mendukung aktifitas sosial dan ekonomi masyarakat, Pemko Medan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan menggelar Sosialisasi UU Nomor 2/2017 tentang Jasa Konstruksi di Swiss Bell Inn Hotel, Jalan Gajah Medan, Jumat (27/9). Tujuannya, agar pelaku jasa konstruksi dapat memahami setiap aturan yang berlaku sehingga dapat memberikan hasil pekerjaan yang optimal, maksimal dan efisien.
Sosialisasi yang diikuti 300 peserta dari pegawai Dinas PU Kota Medan, badan usaha konstruksi, unit pelayanan konstruksi dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Medan ini dibuka Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi didampingi Kadis PU Kota Medan Isa Ansyari. Kegiatan akan berlangsung selama satu hari dengan agenda penyampaian materi UU Nomor 2/2017 tentang Jasa Konstruksi dan diskusi bersama narasumber dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) dan BPJS Ketenagakerjaan Kota Medan.
Wakil Wali Kota mengatakan kegiatan tersebut hendaknya semakin meningkatkan kesadaran dan pemahaman seluruh stakeholder pelaku jasa konstruksi untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Hal ini perlu diketahui guna menghindari kesalahan dan kekeliruan dalam bekerja.
"Setiap pekerjaan yang dilakukan tentu memiliki landasan dan aturan baku yang harus diketahui, dipahami dan dimengerti. Sebab, setiap pekerjaan yang dihasilkan harus terukur, jelas dan terarah agar tidak sia-sia. Apalagi tanggungjawab ini menyangkut hajat hidup orang banyak, kata Wakil Wali Kota.
Oleh karena itu, orang nomor dua di Pemko Medan tersebut menekankan pentingnya menanamkan keseriusan dalam menjalankan tupoksi. Dengan begitu, hasil kerja yang dilakukan dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang dapat dirasakan secara adil dan merata sekaligus menghindari dan menjauhkan beragam asumsi negatif dari berbagai pihak khususnya masyarakat.
"Jika setiap pekerjakan dilakukan dengan sungguh-sungguh niscaya hasil yang diperoleh akan maksimal. Tanamkan dalam diri keseriusan dan kesungguhan serta niatkan apa yang dilakukan semata untuk masyarakat dan demi masyarakat. Dengan begitu, masyarakat akan yakin dan percaya   serta mengapresiasi kinerja kita," tegasnya.
Terakhir, kepada pelaku jasa konstruksi dan Dinas PU Kota Medan, Wakil Wali Kota berpesan untuk merancang dan merencanakan setiap kegiatan dengan sebaik-baiknya. "Susun dengan baik rencana kegiatan. Utamakan kualitas dan bekerjalah dengan tepat waktu, tepat guna dan tepat sasaran. Jangan sampai pekerjaan yang dilakukan justru mengganggu kenyamanan masyarakat," pesannya.
Sebelumnya, Kabid Jasa Konstruksi Dinas PU Kota Medan Mediansyah dalam laporannya mengungkapkan secara umum kegiatan sosialisasi bertujuan untuk memperkenalkan aturan baru di bidang jasa konstruksi guna mewujudkan tertib penyelenggraan jasa konstruksi.
"Hal ini guna menjamin kesetaraan kedudukan antara pengguna jasa dan penyedia jasa dalam menjalankan hak dan kewajiban sesuai aturan yang berlaku sekaligus meningkatkan kapasitas aparatur di bidang jasa konstruksi," ungkap Mediansyah.(Ivan Marco/Rd)

Share Berita


Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menghadiri peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke XXXVI tahun 2019 tingkat Provinsi Sumatera Utara yang dipusatkan di Lapangan Alun-alun, Kantor Bupati Langkat, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Rabu (18/9).Pada kesempatan tersebut Gubernur melepas gerak jalan beregu serta mengikuti jalan santai dan menjadi Pembina Upacara Haornas tersebut. (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu : Veri Ardian)
Langkat,DP News
Ribuan masyarakat Kabupaten Langkat dan sekitarnya antusias mengikuti acara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXXVI, Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2019, yang dipusatkan di Alun-Alun T Amir Hamzah, Stabat, Kabupaten Langkat, Rabu (18/9). Berbagai kegiatan digelar, seperti gerak jalan beregu dan jalan santai.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang hadir bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi, ikut jalan santi bersama ribuan masyarakat. Turut serta Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin, Wakil Bupati Langkat Syah Afandin, Ketua KONI Sumatera Utara Jhon Ismadi Lubis, Forkopimda Sumut dan Langkat.
Gubernur juga menjadi Pembina Upacara puncak Peringatan Haornas 2019. Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan, bahwa masa depan olahraga nasional, khususnya olahraga Provinsi Sumut ada di tangan para pelajar dan generasi muda. Untuk itu, lanjut Gubernur, raihlah prestasi setinggi-tingginya. “Masa depan olahraga kita ada di tangan kalian, karena itu, teruslah belajar dan berlatih,” ujar Gubernur di hadapan ribuan pelajar, para atlet dan masyarakat yang hadir.
Selain itu, katanya, pada tahun 2024 Provinsi Sumut bersama Aceh akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI. “Ini merupakan mimpi besar yang harus kita wujudkan. Dengan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional yang baik tentu berdampak positif pada pembangunan infrastruktur, sosial ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara,” sebut Edy Rahmayadi.
Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, bahwa setiap penyelenggaraan olahraga harus memperhatikan tujuan keolahragaan nasional serta prinsip-prinsip penyelenggaraan keolahragaan yaitu memasyarakatkan olah raga, menjaring bibit atlet potensial, meningkatkan kesehatan dan kebugaran, meningkatkan prestasi olahraga, memelihara persatuan dan kesatuan bangsa serta meningkatkan ketahanan nasional. “Untuk itu pembinaan atlet muda berbakat yang didukung oleh talent identification dan talent scouting yang tepat perlu dioptimalkan,” kata Edy.
Gubernur juga mengharapkan agar olahraga menjadi kebutuhan hidup dan menjadi gaya hidup. “Karena permasalahan terbesar saat ini adalah derajat kebugaran masyarakat Indonesia masih rendah, termasuk Sumatera Utara,” ucap Gubernur.
Sementara itu, Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin mengatakan, bahwa Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Langkat berterima kasih kepada Pemprov Sumut yang mempercayakan daerahnya sebagai tuan rumah peringatan Haornas XXXVI, Tingkat Provinsi Sumut. “Diharapkan ini menjadi pemacu bagi masyarakat Kabupaten Langkat, khususnya para atlet dari Kabupaten Langkat untuk melakukan yang terbaik khususnya di bidang olahraga,” ujar Terbit.
Pemkab Langkat bersama dengan Pengurus KONI selama ini bekerja sama untuk membina dan mencari bibit-bibit unggul di bidang olahraga. “Ke depan akan semakin banyak bibit-bibit unggul dari Kabupaten Langkat yang akan membawa nama besar Sumatera Utara di kancah nasional,” kata Bupati.
Di sela-sela kegiatan tersebut, Gubernur juga berkesempatan memberikan penghargaan di bidang olahraga kepada para atlet dan pelatih berprestasi, pembina olahraga, penggerak olahraga, jurnalis olahraga dan badan usaha/instansi/lembaga. Sebelumnya Gubernur juga melepas 100 regu gerak jalan yang masing-masing regu berjumlah 10 orang dan diperkirakan peserta sekitar 2.500 orang yang didominasi para pelajar.(Humas Pemrovsu/Rd)

Share Berita


Jakarta,DP News                                  
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menandatangani Naskah dan Berita Acara Serah Terima (BAST) Hibah Barang Milik Negara (BMN) Dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) Republik Indonesia di Pendopo Gedung Cipta Karya Kemen-PUPR, Jalan Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/9).
Penandatanganan ini dilakukan setelah permohonan pengajuan Hibah BMN yang diajukan Pemko Medan telah disetujui Kemen PUPR serta Kementrian Keuangan  (Kemenkeu) RI selaku pengelola barang. Dengan penandatanganan yang dilakukan ini, maka BMN yang diserahkan itu resmi dikelola Pemko Medan.
Adapun BMN yang diserahkan Kemen PUPR kepada Pemko Medan berupa infrastruktur yakni Jalan Kotamadya dengan kode barang 5.01.01.04.999 yang berlokasi di Kecamatan Medan Belawan dengan luas 1.320m2 dengan nilai perolehan Rp. 9.681.210.000. Kemudian Jalan Kotamadya dengan kode barang 5.01.01.04.999 di kawasan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan dengan nilai perolehan Rp. 4.879.103.000 dan tahun perolehan 2015.
Selanjutnya Jalan Kotamadya lainnya dengan kode barang 5.01.01.04.999 yang berlokasi di Kecamatan Medan Labuhan dengan nilai perolehan Rp. 5.984.881.700 dan tahun perolehan 2016. Dengan diserahkannya 3 BMN berupa infrastruktur dari Kemen-PUPR, maka sejak penandatanganan dilakukan pengelolaan sepenuhnya di bawah naungan Pemko Medan.
Selain Pemko Medan, ada 21 pemerintah kota dan 66 pemerintah kabupaten di Indonesia lainnya yang juga menerima hibah BMN dari Kemen-PUPR. Penandatanganan dilakukan langsung masing-masing kepala daerah bersama dengan Direktur Jenderal Cipta Karya Kemen-PUPR Danis Hidayat Sumadilaga.
Usai penandatanganan,Eldin mengaku sangat gembira karena permohonan hibah BMN yang diajukan akhirnya disetujui oleh Kemen-PUPR dan Kemenkeu RI. Setelah penandatanganan ini, Wali Kota selanjutnya akan menyampaikan laporan pelaksanaan hibah yang dilampiri dengan naskah BAST dan keputusan penghapusan akan disampaikan secara kesatuan dengan laporan penghapusan BMN kepada Kemenkeu RI cq Direktur Jenderal Kekayaan Negara selaku pengelolaan barang.
‘’Dengan diserahkannya BMN berupa 3 infrastruktur berupa jalan, tentunya tidak ada lagi keragu-raguan bagi kita untuk mengelola sepenuhnya, termasuk dalam mengalokasikan anggaran guna untuk operasi maupun pemeliharaannya dalam APBD Kota Medan. Semoga ketiga BMN infrastruktur jalan yang kita terima ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,’’ kata Wali Kota.
Kemudian Wali Kota mengingatkan kepada OPD terkait agar senantiasa menjaga dan merawat ketiga BMN infrastruktur jalan hasil hibah tersebut sehingga dapat dipergunakan masyarakat guna mendukung kelancaran aktifitasnya. ‘’Saya minta OPD terkait bertanggung jawab penuh untuk menjag dan memeliharanya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan merata,’’ pesannya. (Rd)  



Share Berita


Jakarta,DP News
Menko Polhukam Wiranto menyesalkan demonstrasi mahasiswa dalam beberapa hari ini diambil alih oleh pihak lain yang berupaya membuat kekacauan. Wiranto menyebut para perusuh itu mencoba menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden.
"Saya kira yang dihadapi kelompok yang mengambil alih demo mahasiswa itu bukan murni untuk mengoreksi kebijakan lain, tapi telah cukup bukti mereka ingin menduduki DPR dan MPR agar DPR tidak dapat melaksanakan tugasnya dalam arti DPR tidak dapat dilantik dan lebih jauh lagi tujuan akhirnya menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih," kata Wiranto saat jumpa pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (26/9).
Wiranto menyesalkan demonstrasi mahasiswa yang elegan ditunggangi kepentingan lain. Menurut Wiranto, massa perusuh melakukan tindakan brutal dengan menyerang aparat keamanan.
"Kita sangat menyesalkan demonstrasi yang konstruktif, yang bernuansa elegan itu kemudian diambil alih untuk demonstrasi yang tidak lagi mengarah apa yang telah dijawab pemerintah dan DPR, demo yang brutal yang saya kira bukan demonstrasi karena dilakukan para perusuh melawan petugas melempar batu, meluncurkan kembang api, panah-panah api kepada petugas, bergerak di malam hari," ujar dia.
Wiranto menyebut tindakan brutal itu tak sesuai dengan aturan yang ada. Dia berharap semua pihak dapat menjaga keamanan tetap kondusif.
(detikcom/Rd)





Share Berita


Jakarta,DP News
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan soal demonstrasi yang berujung ricuh di sekitar gedung DPR. Tito menyebut kericuhan ini mirip dengan kerusuhan pada 21-23 Mei 2019.
"Ini mirip dengan pola kerusuhan 21-23 Mei dimulai sore hari dan berlangsung sampai malam hari dan ini kita lihat cukup sistematis, artinya ada pihak-pihak yang mengatur ini," kata Tito di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (26/9).
Dia mengatakan polisi sudah mengamankan lebih dari 200 orang yang diduga terlibat kericuhan dan mendapat bayaran saat demonstrasi di sekitar DPR. Menurut Tito, ada molotov yang diamankan dari mereka yang ditangkap.
"Molotov bukan mahasiswa yang ditangkap juga sebagian di antaranya bukan mahasiswa, bukan pelajar, mereka masyarakat umum yang ketika ditanya juga mereka nggak paham tentang RUU apa, RUU apa, bahkan ada yang mendapat bayaran," tuturnya.
Menurut Tito, para perusuh ini memanfaatkan aksi mahasiswa yang awalnya menyampaikan aspirasi dengan tertib untuk membuat kericuhan. Para perusuh ini, disebut Tito, memiliki agenda tersendiri yang berbeda dengan aksi mahasiswa.
"Kita melihat ada indikasi kelompok yang melakukan aksi ini yang semula murni dari adik-adik mahasiswa ada pihak yang memanfaatkan mengambil momentum ini untuk agenda sendiri, untuk agenda-agenda politik yang disebutkan Menko Polhukam dengan tujuan politis untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah secara konstitusional sehingga kita lihat seperti di Jakarta tidak tepat sudah caranya adanya penggunaan bom molotov, ada pembakaran pos polisi," ucapnya.(Detikcom/Rd)


Share Berita


Batam,DP News
Pelaku penganiayaan sadis yang  mengakibatkan korban sekarat hingga saat ini tidak sadarkan diri dihadapkan untuk mengetahui kronologis kejadian.Polsek Batu Ampar menggelar Press Release Tindak Pidana penganiayaan yang dilakukan Adrizky Saputra Rinal alias Iki (20) sehingga Naziro als Jambi (korban) mengalami luka berat, Selasa (24/9) masih dirawat di rumah sakit Embung Patimah Batam.
Kapolsek Batu Ampar, AKP Reza Morandy Tarigan, mengatakan kronologis kejadian di depan salah satu warung Bakso Gunung Jalan Duyung Jodoh, pada tanggal 23 September 2019 sekitar pukul 16.00 WIB pelaku dan korban duduk di pinggir warung ,di warung lalu korban meminjam gitar pelaku dari Adam teman pelaku.
Lanjut Reza, dengan alasan tidak tahu pelaku berlari dan mengatakan kepada korban “tunggu kau disini”, dan korban menjawab “ia aku tunggu disini”, menirukan ucapan pelaku.”Lalu pelaku lari ke dekat Pasar Induk Jodoh untuk mengambil sebilah senjata tajam yang sudah disimpan oleh pelaku yaitu di bawah tempat tong sampah, setelah mengambil senjata tajam tersebut, pelaku balik ke tempat korban dan menyerang korban dengan membabi buta menggunakan Parang als (Golok), “ungkap Reza.
Dikatakan Reza, serangan pertama itu ditangkis oleh korban menggunakan gitar, untuk serangan kedua, parang tersebut, terlepas dari gagang pegangannya. Sehingga mata parang ini mengenai kepala korban menyebabkan luka berat dan sekujur tubuhnya bersimbah darah.
”Setelah mengetahui korban tersebut berdarah, pelaku melarikan diri ke rumahnya yaitu di Tanjung Uma menggunakan kapal pompong, “kata Reza.
Reza, menjelaskan kronologis penangkapan bahwa ada korban yang darah berceceran di sekitar warung bakso gunung di Jalan Duyung Sungai Jodoh, Polsek Batu Ampar beserta Satreskrim Polresta Barelang bekerja sama mengejar pelaku yang diketahui bertempat mondok dikawasan yang tinggal di Tanjung Uma.
“Opsnal Batu Ampar dan Opsnal Satreskrim Polresta Barelang menangkap tersangka tersebut di kediamannya dan sudah berganti baju untuk berusaha melarikan diri. untuk pelapor saat ini atas nama Naziro, masih belum bisa karena masih dirawat di Rumah sakit Embung Fatimah Batam , “jelas Reza.
Tambah Reza, untuk barang bukti yaitu sebilah parang atau golok dengan sarung berwarna biru dan gitar warna coklat disita sebagai barang bukti di pengadilan nantinya jika diperlukan .
Untuk pasal yang dilanggar yaitu Pasal 351 ayat (2) KUHP pidana dengan ancaman pidana penjara paling lama Lima tahun penjara.Terkait berita di Medsos bahwa antara korban dan pelaku terjadi bentrok, menurut Reza, itu hoaks.(INDRALIS)



Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.