BPN Deliserdang Kecewakan Warga: Luas Fisik Tanah Beda Dengan Ukuran Sertifikat


Medan,DP News

Kinerja Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Deliserdang diduga tidak profesional dan mengecewakan masyarakat yang melakukan pengurusan surat sertifikat tanah di instansi tersebut.

“Kami kecewa berat dengan kinerja BPN Deliserdang,  saat akan mengeluarkan sertifikat tanah warga tidak sesuai dengan luas tanah yang telah diajukan,” jelas Efendi S warga Jalan Pendidikan 1 No 16 Mulyorejo Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang pada wartawan di Medan, Kamis (19/12/2019).

Efendi yang juga tokoh masyarakat di Kabupaten Deliserdang itu menjelaskan, sebelumnya mengurus sertifikat tanah miliknya ke KantorBPN Deliserdang berdasarkan data otentik ukuran tanahnya 13,48 m2x23 m2. Anehnya, ketika selesai proses luas tanahnya berubah menjadi 10x30 m2. 

Melihat kesalahan ukuran itu, jelasnya lagi, dia protes dengan pihak BPN Delierdang yang berkantor di perwakilan Jalan Pancing Medan. Dia, akunya lagi, keberatan karena luas tanahnya berubah dan tidak mau menjadi persoalan hukum karena dengan luas yang dikeluarkan BPN Delierdang itu termasuk tanah milik  tetangganya.

Jawaban dari petugas saat itu, tidak simpatik dan terkesan lepas tangan dengan melaporkan ke Kantor BPN Deliserdang di Lubuk Pakam, katanya kesal.

Tidak itu saja, kesalahan ukuran luas tanah juga terjadi terhadap warga lainnya mislnya ada warga ukuran tanah yang diajukan 8x23 m2, berubah menjadi luas 2000 meter. Demikian juga luas tanah dari ukuran tanahnya 5x23 meter berukurang 3 meter.

Hal ini menandakan tidak profesionalnya kinerja BPN Deliserdang dalam melakukan pengurusan surat tanah warganya dan tidak mendukung suksesnya progam Presiden Joko Widodo di Kabupaten Deliserdang ini. “Begitu banyak kesalahan yang terjadi dan ini diduga tidak tertutup kemungkinan adanya kepentingan pribadi terhadap oknum BPN Deliserdang ini,” imbuhnya kesal.

Agar hal ini tidak menjadi keresahan yang berkepanjangan kepada masyarakat, kita minta BPN Sumut melakukan evaluasi terhadap kinerja BPN Deliserdang termasuk oknum yang terlibat di dalamnya.

“Kalau memang terbukti ada permainan sebaiknya dicopot dan digantikan dengan yang profesional dan kredibel,  kata Efendi. (JP/Ipan)