PAN Pertimbangkan Nama Cawako Medan Usungan Ormas Islam,PKS Pilih Kader Sendiri...


Medan,DP News
Sejumlah ormas Islam menjagokan enam nama untuk didukung dalam Pilkada Medan 2020. PAN mengatakan nama-nama itu nantinya bakal menjadi pertimbangan, meski saat ini PAN masih sibuk mempersiapkan keperluan kongres.
"Kita memang lagi fokus persiapan kongres. Jadi belum ada satupun kita concern untuk urus khususnya Pilkada di Medan. Tapi ada beberapa calon yang memang masuk dalam radar kita. Bisa saja salah satunya usulan dari ormas-ormas Islam itu jadi bahan-bahan pertimbangan kita untuk memutuskan nanti ke mana PAN harus diarahkan," kata Sekretaris DPW PAN Sumut Hendra Cipta, Selasa (27/1).
Dia mengatakan PAN memiliki mekanisme sendiri dalam menjaring dan menentukan calon kepala daerah yang bakal diusung. Hendra memastikan PAN di daerah bakal melaksanakan mekanisme yang sesuai aturan partai.
"Kalau DPD dan DPW akan mengikuti mekanisne," ucapnya seperti dikutip dari Detikccom.
Adapun keenam nama yang diajukan oleh koalisi Ormas Islam itu adalah Irfan Hamidy, Dedi Iskandar Batubara, Azwir Ibnu Azizi, Latif Khan, Qosim Nurseha, dan Abdul Hakim Siagian. Hendra menyebut munculnya nama-nama itu menjadi masukan.
"Kalau ada ormas-ormas memberikan sinyal untuk enam tokoh yang kita lihat memang capable, kapasitasnya memenuhi dan semuanya tokoh-tokoh yang luar biasa di Medan. Tapi bagi kita itu ya untuk masukan akhirnya. Karena pada akhirnya semua harus dihitung persiapan dan segala macam," ucapnya.
PAN sendiri memiliki enam kursi di DPRD Kota Medan dan butuh setidaknya empat kursi lagi untuk bisa mengajukan pasangan calon di Pilkada Medan. PAN juga sudah menjalin komunikasi soal poros baru dengan PKS-Demokrat terkait Pilkada Medan.
Sementara itu, PKS mengapresiasi langkah ormas-ormas Islam itu, namun tetap memperjuangkan kader sendiri untuk Pilkada Medan.
"Hasil keputusan ormas-ormas tersebut mudah-mudahan menjadi khazanah bagi bursa bakal calon wali kota dan wakil wali kota Medan. Kedua, kita belum sampai kepada tahapan apakah nama-nama itu masuk radar PKS atau tidak, sampai hari ini kita masih memperjuangkan mengusung kader partai," kata Ketua PKS Medan Salman Alfarisi Selasa (28/1).
Dia menilai parpol-lah yang merupakan 'pabrik' bagi calon pemimpin. Salman juga mengatakan PKS bakal melihat respons masyarakat soal nama-nama bakal cawalkot Medan yang ada.
"Respons masyarakat ini kita harapkan hadir dalam rangka supaya warna Pilkada Medan ini betul-betul dirasakan menjadi milik semua warga Kota Medan. Jadi bukan milik bakal calon, partai politik, bukan pula milik ormas," ujarnya.
Lalu, siapa kader yang sedang diperjuangkan PKS untuk menjadi cawalkot Medan?
"Seluruh kader PKS berpotensi menjadi cakada (calon kepala daerah). Itu sangat bergantung kepada dinamika komunikasi politik baik kepada parpol, bakal calon, ormas, maupun masyarakat," jelas Salman.
PKS sendiri memiliki 7 kursi di DPRD Kota Medan. Artinya, PKS membutuhkan koalisi dengan partai yang memiliki minimal 3 kursi di DPRD Kota Medan untuk bisa mengusung bakal pasangan calon di Pilkada Medan.
Sebelumnya, sejumlah ormas Islam di Kota Medan menjagokan enam nama untuk maju di Pilkada Medan 2020. Keenam nama itu disebut merupakan representasi dari ulama dan tokoh pergerakan di Kota Medan.
"Iya, kemarin beberapa elemen pergerakan Islam untuk membahas persoalan Medan. Ada 6 nama ulama yang kita ajukan yang bisa jadi representasi ulama dan tokoh pergerakan," kata salah satu anggota tim perumus calon untuk pilkada Medan aliansi ormas Islam, Rafdinal, Selasa (28/1).(Rd/detikcom)