Komisi II DPRD Medan Minta Dinas Perpustakaan Fokus Pada Program Prioritas

Medan,DP News
Wakil ketua Komisi II  DPRD Medan, Sudari ST minta Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Medan punya program prioritas. Pada rapat dengar pendapat (RDP) di ruang Komisi II, Selasa (25/2), dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Sudari mempertanyakan apa program prioritas yang dilaksanakan dinas tersebut dengan anggaran Rp10 miliar untuk menjadikan arsip dan perpustakaan lebih dikenal warga Kota Medan.
Menjawab pertanyaan dewan, Kepala Seksi Pelayanan Informasi dan Kearsipan, Zulfadli Simamora yang mendampingi Kepala Bidang Pengelolaan Arsip, Mopul Simbolon mengatakan tahun 2020/2021 program prioritas mereka adalah pendopo lapangan Merdeka Medan akan “disulap” (dijadikan) museum diorama, lebih menampilkan dokumen sejarah dalam bentuk film dan foto.
Prioritas lainnya, kata Zulfadli Simamora, melakukan pembinaan terhadap OPD Pemko agar mereka mampu mengelola arsipnya dengan teratur dan tidak kebingungan.
“Jadi, pada 2021 mendatang masing-masing OPD sudah bisa mengurus arsipnya masing-masing,” kata Zulfadli. Dia lebih lanjut menjelaskan tentang pentingnya arsiparis, dalam satu OPD selayaknya memiliki satu arsiparis meski idealnya dua atau tiga orang untuk melakukan cara penilaian dan pengkotakan arsip.
Dijelaskannya, pembinaan ini juga dilakukan di sekolah, kecamatan hingga kelurahan. “Kita bangga dengan Kelurahan Lau Cih yang menjadi percontohan arsip terbaik di Kota Medan,” sebutnya. Namun, dia mengakui ada kendala utama untuk melatih calon staf arsip jadi arsiparis, yakni tidak adanya anggaran khusus dari OPD.Untuk jadi arsiparis, lanjutnya, harus ikut Diklat selama 3 bulan di Jakarta yang dilaksanakan Arsip Nasional Kearsipan Indonesia (Rd)