Berinteraksi Dengan Menhub: Walikota Pare-Pare Periksa Kesehatan,Akhyar: Tidak Ada Bersentuhan

Parepare,detikcom
Wali Kota Parepare Taufan Pawe sempat bertemu dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, yang dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). Taufan bersama Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan Bupati Barru Suardi Saleh bertemu saat Menhub berkunjung ke Sulsel dua pekan lalu.
"Betul. Saya berinteraksi terakhir dengan beliau pada tanggal 29 Februari di Rujab Gubernur dan santap malam bersama," kata Taufan kepada wartawan, Minggu (15/3).
Taufan pun mengaku langsung melakukan langkah antisipasi begitu mengetahui Budi Karya positif COVID-19. Dia langsung menjalani pemeriksaan terkait virus Corona.
"Untuk antisipasi, tadi pagi saya datang sendiri ke RS Andi Makkasau untuk melakukan pemeriksaan, untuk hasilnya bisa menghubungi pihak RS," terangnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Andi Makkasau, Renny Anggraeny Sari, mengatakan hasil pemeriksaan Taufan normal. Taufan, kata dia, tak memiliki tanda-tanda terinfeksi virus Corona.
"Untuk kewaspadaan dini karena 14 hari yang lalu pernah kontak dengan Menhub, dilakukan pemeriksaan fisik, laboratorium, dan foto rontgen untuk Pak Wali Kota. Hasilnya, semua dalam batas normal. Suhu tubuh tidak demam, foto rontgen normal tidak ditemukan tanda-tanda pneumonia, dan hasil laboratorium pun dalam batas normal," jelas Renny.
Seperti diketahui, Menhub Budi Karya dinyatakan positif COVID-19. Sebelumnya, Budi Karya sempat hadir di beberapa daerah di Sulsel. Termasuk memimpin rapat koordinasi di Rujab Gubernur membahas progres kereta api.
Rapat itu dihadiri Gubernur Sulsel, Kajati Firdaus Dewilimar, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Jajaran Forkopimda Sulawesi Selatan, dan jajaran Kementerian Perhubungan.
Tidak Bersentuhan

     Sementara itu, Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution, yang sempat ikut rapat bersama Budi pada 11 Maret di Istana, mengatakan dirinya tak bersentuhan dengan Budi."Ya kami sama rapat, namun tidak bersentuhan. Karena saat itu ada dua ratas, beliau sudah mulai mengikuti sejak ratas satu, sedangkan saya sama Pak Gubsu ikut di ratas kedua (masuk belakangan)," kata Akhyar, Sabtu (14/3).
Sebagai informasi, Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas membahas penyelesaian masalah pertahanan di Sumut. Rapat itu digelar di Istana Negara dan dihadiri Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Plt Walkot Medan Akhyar Nasution, serta Menhub Budi Karya.
Akhyar pun menyebut dirinya duduk berseberangan dengan Budi. Gubsu Edy duduk di sebelah Akhyar.
"Duduk kami pun di barisan meja yang berhadapan," ucap Akhyar.
 Akhyar saat cek pelayanan puskesmas di Medan Foto: dok. Istimewa
Selain itu, Akhyar mengatakan saat ini belum ada warga yang dinyatakan positif Corona di Medan. Dia mengimbau warga Medan menjaga kesehatan.
"Pemantauan kami di seluruh puskesmas, rumah sakit, dan klinik di Kota Medan, sampai saat ini belum ada dijumpai. Namun semuanya harap tenang, jangan panik, jaga kesehatan," ucap Akhyar.(Rd/detikcom)