Gibran Optimis Cawako Solo: Boby dan Akhyar Belum Dapat 'Aba-Aba' Cawako Medan


Solo,CNN Indonesia
Putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka optimistis rekomendasi calon kepala daerah untuk Kota Solo bakal ia terima dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Di lain pihak, rivalnya yang didukung Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo, Achmad Purnomo mengaku pasrah dengan keputusan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Saat ditanya mengenai persiapan menghadapi pilkada, Gibran mengaku telah menyiapkan satu pos komando (posko) pemenangan di salah satu tempat strategis di Solo. Posko tersebut sudah aktif digunakan untuk koordinasi bersama relawan. Hanya saja, Gibran enggan mengungkapkan lokasi posko tersebut.
"Nanti kalau sudah diresmikan kan tahu sendiri," katanya.
Meski hanya menyiapkan satu posko pemenangan, Gibran mempersilakan relawan pendukungnya untuk membuka posko masing-masing. Posko relawan nantinya berfungsi untuk menampung usulan dari masyarakat.
"Kalau posko saya cuma satu. Tapi kan temen-temen relawan juga punya posko sendiri-sendiri. Malah mungkin tiap RT-RW ada," katanya.
Posko itu nantinya hanya digunakan untuk koordinasi dan menampung masukan dari masyarakat maupun relawan. Sementara Gibran sendiri mengaku bakal terus gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat setiap hari.
"Jadwal blusukan tetap. Tidak dikurangi. Posko itu kan cuma buat kumpul-kumpul temen-temen aja," katanya.
Ditanya soal rekomendasi, Gibran mengaku masih menanti kepastian dari DPP. Dalam beberapa kesempatan Gibran mengatakan akan mematuhi apapun keputusan Megawati.
"Intinya saya mengikuti arahan dan perintah dari Ibu Ketua Umum. Saya ikut petunjuk ibu ketua umum aja. Saya yakin beliau punya keputusan yang terbaik," katanya.
Meski demikian, pengusaha kuliner itu optimistis namanya bakal tertulis di surat rekomendasi. Gibran mengaku siap dipasangkan dengan siapapun termasuk lawannya sesama kader PDIP, Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa.
"Harus optimis lah. Mau dipasangkan dengan siapapun ya harus siap," katanya.
Terpisah, Purnomo juga belum mendengar kabar mengenai rekomendasi calon kepala daerah untuk Solo. Informasi yang ia dapat selama ini ia sebatas pemberitaan di media.
"Saya baca di berita katanya Pak Bambang Pacul (panggilan Ketua DPP PDIP, Bambang Wuryanto) sudah punya nama untuk Solo. Tinggal diumumkan saja. Mungkin tanggal 23 Maret," katanya.
Lain halnya dengan Gibran, pria yang kini menjabat wakil wali kota Solo itu mengaku pasrah menanti keputusan dari Megawati.
"Semakin dekat (hari pengumuman rekomendasi) malah semakin pasrah apapun hasilnya," katanya.
Seperti diketahui, DPC PDIP Kota Solo menyatakan solid mendukung pasangan calon Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa (Puguh) pada Pilkada 2020.
Sementara itu,Bobby Nasution,menantu Presiden Joko Widodo Bobby sampai saat ini belum dapat 'aba-aba' rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan bahkan sempat dipanggil bersama Plt Walikota Medan Ir H Akhyar Nasution,MSi yang kader PDI Perjuangan Sumut.Keduanya bersama Ketua DPD PDI P Sumut Japorman Saragih dikabarkan datang ke Kntor DPP PDI Perjuangan di Jakarta terkait proses pencalonan Walikota Medan di Pilkada 2020 nanti.
Mengenai keberangkatan ke Jakarta diakui pihak Pemko Medan namun berkaitan dengan pembicaraan masalah tanah bersama Gubsu Edy Rahmayadi.Soal lain,pihak Pemko Medan tidak mengetahuinya dan tidak banyak berkomentar.
"Tentang hal yang satu lagi itu,kita tidak tahu bang"ujar Kahumas Pemko Medan Arrahman Pane saat dikonfirmasi.(Rd/CNN Indondesia)