Jakarta,DP News
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian turut berkomentar soal Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha 'Ungu' yang mencat rambutnya jadi warna pirang. Menurut dia, seharusnya pejabat negara memberi contoh.
"Belum ada aturannya tapi sebaiknya sebagai pejabat negara memberikan contoh, etika yang baik," kata Tito kepada wartawan di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (31/7).
Tito mengatakan, seorang pemimpin harus bertindak selayaknya negarawan, termasuk soal penampilan. Di lembaga pendidikan birokrat sendiri seperti IPDN sudah diajarkan agar memiliki penampilan yang baik.
"Saya paham mungkin beliau (Pasha) dari latar belakang seni, jiwa beliau itu. Tapi kan beliau juga harus bisa menempatkan antara sebagai seniman dengan sebagai birokrat yang memiliki kode etik, kultur tersendiri sebagai birokrat," ujarnya.
"Saya mengharapkan Mas Pasha juga jiwa birokratnya sekarang lebih kental. Jiwa senimannya nggak harus hilang, tidak. Tapi kan tidak harus artinya dengan cara mengubah penampilan rambut," sambung mantan Kapolri ini.
Sebelumnya Pasha sudah angkat bicara soal rambut pirangnya yang jadi sorotan. Rambutnya dicat jadi warna pirang untuk kebutuhan video klip. Pasha mengaku tidak ada niat untuk melecehkan lembaga.
"Pada prinsipnya tidak ada niat, tidak ada maksud untuk melecehkan kelembagaan, tidak ada, seakan-akan Pasha ini kok tidak tahu aturan ya nggak lah, kami ini masih tahu lah batas-batas di mana kita juga harus memberikan performance yang baik sebagai kepala daerah," kata Pasha saat ditemui di kediamannya di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (28/7) malam.
Pasha menegaskan tetap menjalankan tugasnya sebagai wakil wali kota Palu. Menurutnya, yang salah adalah jika dia berambut pirang tapi tidak bekerja, tidak bertugas, atau meninggalkan kewajiban-kewajiban sebagai kepala daerah.(Rd/detik.com)





Share Berita

Jakarta,DP News
Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat baru 23 orang bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan atau independen yang telah memenuhi syarat untuk bisa ikut Pilkada Serentak 2020.
Komisioner KPU Hasyim Asy'ari menjelaskan awalnya ada 201 bakal paslon independen tingkat kabupaten/kota dan 2 bakal paslon independen tingkat provinsi. Namun setelah rekapitulasi dukungan pada 21 dan 23 Juli 2020, jumlah itu turun drastis.
"Dari pleno rekapitulasi secara berjenjang tersebut, hasilnya adalah terdapat 23 bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati/wali kota dan wakil wali kota yang dinyatakan telah memenuhi syarat minimal dukungan dan sebaran," kata Hasyim melalui keterangan tertulis, Kamis (30/7).
Hasyim merinci bapaslon itu tersebar di Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Labuhan Batu, Kota Sibolga, Kota Bukit Tinggi, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.
Lalu di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Jember, Kabupaten Lamongan, Kota Cilegon, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Ngada, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Kota Samarinda, Kabupaten Tana Tidung, dan Kabupaten Sorong Selatan.
Hasyim menyebut dua bapaslon tingkat provinsi tak lolos dan tidak mengirim perbaikan syarat. Sementara di tingkat kabupaten/kota, ada 124 bapaslon tak lolos dan satu bapaslon mengundurkan diri.
Mereka diberi kesempatan untuk memperbaiki syarat dukungan. Per Senin (27/7), sebanyak 96 bapaslon mengirim perbaikan ke KPU daerah.
"Dari 96 bakal pasangan calon, KPU Kabupaten/Kota telah menetapkan 73 bakal pasangan calon telah memenuhi jumlah kekurangan dukungan perbaikan," ucapnya.
Lalu KPU di daerah akan memverifikasi persyaratan dukungan 73 bapaslon tersebut hingga Selasa (4/7). Jika memenuhi syarat, mereka bisa ikut pendaftaran pada Jumat (4/9) bersama bakal pasangan calon yang diusung partai politik.
Tahapan Pilkada Serentak 2020 kembali bergulir pada 15 Juni setelah sempat ditunda karena PSBB pandemi Covid-19. Pencoblosan Pilkada 2020 akan dilakukan 9 Desember mendatang.
Namun pendaftaran paslon akan dilakukan 4-6 September. Sementara kampanye akan berlangsung selama 71 hari pada 26 September hingga 5 Desember.(Rd/CNNIndonesia)








Share Berita

Deliserdang,DP News
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil meninjau langsung lokasi Sport Centre di Batangkuis Deli Serdang, Rabu (29/7).
Dalam tinjaun itu, Gubernur Edy Rahmayadi menjelaskan secara langsung rencana proyek pembangunan yang akan dilaksanakan di dua lahan yakni lahan seluas 92,8 hektare (Ha) untuk sarana Sport Centre dan lahan 7,02 Ha untuk bisnis center. Kawasan ini menurut Gubernur akan dikembangkan menjadi kota baru di Deli Serdang.
“Ini akan menjadi kota baru di Deli Serdang dan kami juga telah berkoordinasi dengan Bupati Deli Serdang dalam menyiapkan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR),” papar Edy Rahmayadi, yang hadir bersama Kepala BPN Sumut Dadang Suhendi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut Baharuddin Siagian, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut Effendy Pohan serta pejabat lainnya.
Dalam pembangunannya, dijelaskan Edy Rahmayadi, kawasan fasilitas olahraga bertaraf internasional tersebut akan dilalui jalur Kereta Api dan Moda Raya Terpadu (MRT). Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalulintas, juga akan dilakukan pelebaran jalan umum di kawasan tersebut.
Sementara itu, Menteri ATR /Kepala BPN Sofyan Djalil menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan Sport Centre tersebut dan meminta pada Gubernur Edy Rahmayadi untuk melakukan pengawasan dalam pembangunan nantinya. Diharapkan seluruh bangunan dan konstruksi lainnya dapat kokoh dan bertahan lama.
“Saya pastinya sangat mendukung pembangunan dan wacana kota baru Pak Gubernur ini. Yang utama harus diawasi dalam pembangunan nantinya, agar seluruh bangunan kokoh dan kuat untuk yang waktu lama,” ucap Sofyan Djalil, sembari memerintahkan Kepala BPN Sumut Dadang Suhendi untuk segera menyelesaikan administrasi serah terima lahan tersebut.
Kepala BPN Sumut Dadang Suhendi menyampaikan, dalam waktu dekat ini pihaknya beserta Pemrov Sumut akan segera menyelesaikan kerohiman untuk 332 masyarakat yang telah melakukan cocok tanam dan pembangunan tempat tinggal di lokasi tersebut. “Kita telah melakukan pendataan seluruhnya dan akan berkordinasi dengan Pemprov Sumut,” katanya.
Sedangkan Kepala Dispora Sumut Baharuddin Siagian menjelaskan dalam 4 tahun ini Pemprov Sumut akan menyelesaikan pembangunan di Sport Centre. Dikatakannya, di tengah lokasi akan dibangun stadion utama berkapasitas 75.000 penonton dengan desain gedung stadion berbentuk kelapa sawit.
“Langkah yang akan kita lakukan adalah melakukan sosialisasi untuk mengganti tanaman dan bangunan yang ada di atasnya karena ada penggarap. Selanjutnya kita akan melaksanakan pembangunan-pembangunan secara bertahap dimulai dari 2021,” ucap Bahar.
Dijelaskanya, para tanggal 14 Agustus ini tahap pelaksanaan ground breaking akan segera dilaksanakan. Menurutnya percepatan pembangunan ini untuk mengejar rencana Sumut menjadi tuan rumah PON ke-21 tahun 2024 bisa terwujud. “Bisa sukses dan kita memiliki kawasan olahraga yang representatif yang bisa menjadi kebanggaan masyarakat Sumut,” katanya(Rd/Humas Provsu)











Share Berita

Samosir,DP News
Pimpinan dan anggota DPRD Samosir menerima kunjungan Anggota DPRD Tapanuli Tengah dalam rangka konsultasi dan koordinasi tentang penyusunan program kerja dan anggaran DPRD di ruang Rapat DPRD Samosir,Kamis (30/7).
Ketua DPRD Samosir menyampaikan terimakasih atas kedatangan anggota DPRD Tapanuli Tengah. Harapan kami,  kita bisa saling berbagi informasi utk peningkatan proses penyusunan Program kerja sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi khususnya tugas-tugas kerakyatan di daerah masing-masing dapat lebih maksimal, ujar Saut Martua Tamba,ST.
Pada kesempatan tersebut Koordinator Rombongan Ahmad Rivai Sibarani menyampaikan terimakasih atas kesediaan pimpinan dan anggota DPRD Samosir menerima kunjungan DPRD  Tapteng.
Tujuan kami konsultasi dan koordinasi yakni utk mendapat informasi terkait penyusunan program kerja. Terkait dgn kunjungan ini, Ketua DPRD Samosir menyampaikan bahwa program kerja yang kita susun harus berpijak kepada tugas dan fungsi utama kita yakni fungsi legislasi,fungsi anggaran dan fungsi pengawasan sehingga nanti ada keseimbangan antara hak dan kewajiban kita dalam mengemban amanah rakyat yg dipercayakan kepada kita, ujar Saut Martua Tamba,
Senada dgn itu,Nasip Simbolon mengatakan pentingnya menyusun program kerja yang mampu memaksimalkan pelaksanaan Tupoksi kita, ujar Nasip Simbolon menambahkan.(ML/r)

Share Berita

Samosir,DP News
Sebatang pohon Ara besar yang diakui masih 'Sakral' diperkirakan sudah berusia seratusan tahun,berada di Tapian Nauli tumbang dan menimpa Kantor Kepala Desa Sipinggan Nainggolan.
Pohon besar itu tumbang sekitar pukul 04.00 WIB subuh dan dahannya menimpa atap bangunan permanen Kantor Kepala Desa Sipinggan,Kecamatan Nainggolan Kabupaten Samosir,Kamis (29/7).
Konon menurut cerita  Kades dan warga setempat bahwa pohon Ara besar itu dulunya ada tiga rumpun dan lokasinya berdekatan di seputaran perkampungan Tapian Nauli ini dan dahulu kala di bawah pohon ara itu dipugar sebagai tempat pemujaan para leluhur pendahulu itu,namun sekarang tinggal dua rumpun lagi ,dulu satu rumpun sudah tumbang karena ditelan usianya.Hal ini dikatakan Kepala Desa Sipinggan Dasro Rumapea di lokasi kejadian.
Dilaporkan dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa namun kerugian materi diperkirakan menelan biaya puluhan juta rupiah. dan katanya sudah kita laporkan ke pihak kecamatan agar bisa didata jumlah kerugian.(ML/r)



Share Berita

Medan,DP News                    
Di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang masih menerpa Kota Medan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan tetap melakukan pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat yang membutuhkannya. Sebab, dokumen kependudukan dan pencatatan sipil sangat diperlukan masyarakat, khususnya dalam rangka mendukung kegiatan sosial ekonomi yang melibatkan masyarakat sehari-harinya.
"Meski di tengah pandemi Covid-19, namun pelayan di Kantor Disdukcapil tetap berjalan seperti biasa guna memenuhi berbagai permohonan pendaftaran dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) yang diajukan dan dibutuhkan masyarakat," kata Kadis Dukcapil Kota Medan Zulkarnain di Kantor Disdukcapil, Jalan Iskandar Muda Medan, Kamis (30/7).
Namun pelayanan yang dilakukan bilang Zulkarnain, tetap mengacu sekaligus berpedoman pada protokol kesehatan sebagai wujud adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Kota Medan. Artinya, seluruh pegawai maupun masyarakat yang datang untuk melakukan pengurusan dokumen kependudukan wajib mematuhi protokol kesehatan, salah satunya harus mengenakan masker.
Lebih jauh, Zulkarnain mengungkapkan saat ini, dalam semester I tahun 2020, Disdukcapil Kota Medan tercatat telah menerbitkan 1.400 dokumen per hari. Dikatakannya, data itu menunjukkan bahwa permohonan pendaftaran adminduk selama masa pandemi Covid-19 relatif tinggi baik itu untuk permohonan E-KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Perkawinan dan Kematian, Surat Pindah Masuk dan Keluar  dan lain sebagainya.
Terkait itu, guna memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat sekaligus mendukung penerapan AKB lanjut Zulkarnain, Disdukcapil Kota Medan telah menerapkan berbagai langkah strategis guna mewujudkan sistem dan prosedur serta SOP yang mengacu kepada protokol kesehatan  yang ditetapkan. Adapun langkah strategis itu salahs atu diantaranya yakni pelayanan adminduk berbasis online system lewat aplikasi SIBISA.
"Melalui aplikasi SIBISA yang dapat didownload langsung masyarakat melalui smartphone, maka masyarakat tidak lagi harus datang ke Kantor Disdukcapil. Dengan begitu pelayanan manual dapat berkurang dan meminimalisir terjadinya kerumunan karena kondisi pandemi saat ini mengharuskan kita melakukan jaga jarak fisik (physical distancing)," jelasnya.
Selain itu bilang Zulkarnain, penggunaan aplikasi untuk pengurusan adminduk juga dimaksudkan agar masyarakat terhindar dari calo. "Kita juga bermaksud mendorong masyarakat untuk mengurus adminduknya tepat waktu. Yang sangat menggembirakannya lagi, 80% pelayanan adminduk sudah dilakukan dengan menggunakan sistem online,"  terangnya.
Kemudian imbuh Zulkarnain lagi, Disdukcapil Kota Medan juga memasang berbagai media sosialisasi protokol kesehatan baik yang bersifat indoor, outdoor serta sosialisasi melalui media cetak dan elektronik. Dijelaskannya, media sosialisasi itu berisikan ajakan agar semua yang terlibat dalam proses pelayanan dapat mematuhi protokol kesehatan seperti pemakaian masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak serta tidak memegang benda-benda yang tidak diperlukan di dalam kawasan pelayanan.
“Harapan kita melalui media sosialisasi ini, kawasan Kantor Disdukcapil menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.
Selain itu papar Zuikarnain, Disdukcapil  menyediakan sarana dan prasarana pelayanan yang nyaman, tertib dana aman bagi semua pengunjung sehingga pelayanan seperti halnya pelayanan service dan pendaftaran pendudukan dilakukan dengan duduk bersama-sama antara petugas dan pemohon. Kemudian penyediaan tempat duduk dengan pembatasan, free wi-fi, pendingin ruangan televisi serta berbagai sarana keindahan ruangan.
“Kita juga menyediakan tenaga pemandu dan juga petugas-petugas yang melakukan monitoring agar proses pelayanan tetap mematuhi protokol kesehatan tanpa terkecuali. Lalu proses pelayanan yang kita terapkan sesuai dengan SOP sehingga masyarakat mendapatkan kepastian waktu mendapatkan dokumen kependudukan yang dimohonkan,” paparnya.
Guna memberikan  kemudahan dan ksederhanaan penyelesaian permohonan pendaftaran penduduk, jelas Zulkarnain, Disdukcapil  segera menerapkan Anjungan Dukcapil Mandiri sehingga masyarakat nantinya dapat mencetak sendiri berbagai dokumen kependudukan yang dimohonkan apabila terkonfirmasi telah dapat dicetak dalam Aplikasi Pelayanan.
Di penghujung penjelasannya, Zulkarnain mengungkapkan, Disdukcapil berkomitmen penuh untuk menerapkan Wilayah bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM. Ditegasknnya, komitmen itu dilakukan guna membangun citra pelayanan public yang semakin berkualitas serta mencerminkankemudahan, kecepatan, kesederhanaan dan ketapatan waktu dalam pelayanan. “Semua ini kita lakukan guna memwujudkan pelayanan yang membahagiakan masyarakat,” pungkasnya. (Hot/Rd)











Share Berita

Maumere,DP News
Tekad bulat untuk belajar ditunjukkan pelajar dengan menumpag internet di kantor polisi.Awalnya,polisi yag berjaga sempat kaget dengan kedatangan para anak sekolah tersebut dan dikira mau buat laporan polisi,ternyt mau minta menumpng gunkan internet.
Sejumlah bocah terlihat asyik belajar lewat ponsel mereka di Kantor Polsek Alok, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).Penampakan itu terekam dalam sebuah foto dan diunggah di media sosial.
Kapolsek Alok Ipda Harri Arsa mengatakan, kegiatan itu tak pernah direncanakan sebelumnya. Awalnya, sejumlah anak-anak mendatangi Polsek Alok,Rabu (29/7) sekitar pukul 19.00 WITA.Petugas piket di Polsek Alok berpikir anak-anak itu hendak melaporkan sebuah peristiwa atau kasus pidana.
Namun, saat ditanya, mereka ternyata meminta izin untuk memakai jaringan internet di Polsek Alok.
Mereka ingin mengerjakan tugas sekolah.
"Karena keperluannya untuk sekolah, maka kami persilahkan untuk menggunakan wifi," kata Harri lewat pesan singkat kepada Kompas.com, Jumat (30/7).
Petugas piket langsung memasukkan kata sandi wifi Polsek Alok ke ponsel pintar masing-masing anak tersebut.Mereka pun terlihat sibuk mengakses tugas lewat ponsel pintar setelah mendapatkan jaringan internet.
Ajak pelajar yang butuh internet Para petugas piket pun melapor kepada Harri. Setelah itu, Harri meminta petugas menyiapkan fasilitas pendukung seperti meja dan kursi untuk anak-anak yang ingin menumpang belajar.
"Kami pikir, tidak semuanya mempunyai wifi dan mampu beli kuota setiap hari di rumah selama pandemi Covid-19," kata dia.
Hari mengajak pelajar yang memiliki keterbatasan akses internet untuk belajar di Polsek Alok. Polsek Alok, kata dia, memberikan fasilitas pendukung seperti ruangan beserta meja dan kursi untuk mendukung hal itu. "Intinya untuk kepentingan sekolah. Kami tidak izin untuk main game," jelas Harri.(Rd/Kompas.Com)






Share Berita

Medan,DP News
Sosialisasi Peraturan KPU No.5/2020 tentang Tahapan Program dan Jadwal serta Peraturan KPU No. 1/2020 Perubahan Ketiga dari PKPU No. 3/2017 tentang Pencalonan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan Tahun 2020,Rabu (29/7) di Emerald Garden Hotel.
Peserta yang di undang KPU Kota yaitu partai politik, NGO/LSM dan ormas yang ada di kota Medan minus Komisi Informasi yang tidak ada hadir. Sosialisasi peraturan dibagi menjadi dua sesi, pagi peserta dari partai politik sesi siang ormas, NGO dan LSM.
Menurut Ketua KPU Medan Agusyah R Damanik pendaftaran calon walikota dan wakil walikota dimulai tanggal 4-6 September mendatang..
KPU Kota Medan akan membuat surat keputusan tentang syarat yang dipenuhi para calon walikota dan wakil walikota berdasar PKPU No. 5 tahun 2020. 
Pendaftaran menurut Agusyah Damanik di hari Jumat, Sabtu dan berakhir Minggu.Sesuai jam kerja pukul 08.00 WIB  hingga pukul 23.59 WIB.
Sosialisasi Peraturan PKPU No. 5 tahun 2020 juga dihadiri Bawaslu Kota Medan. KPU Kota Medan akan membuka layanan kepada semua pihak tentang PKPU No. 5 Tahun 2020.
Dalam kesemapatan itu,peserta sosialisasi  mempertanyakan tentang pendataan oleh PPDP (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) yang umum nya dilakukan Kepling, masih kurang. Dan kelengkapan untuk pendataan di masa pendemi Covid-19 masih ada petugas tidak memakai ADP. Dan diduga tidak mendata langsung namun dibuat di rumah saja. Untuk hal ini Agusyah Damanik akan evaluasi petugas PPDP.
Dari jadwal yang ditentukan KPU Medan tersebut maka tenggang waktu tinggal sebulan lebih namun sampai saat ini belum ada satupun pasangan calon yang mendeklrasikan dirinya bahkan parpol pengusungpun belum mengeluarkan ssurat keputusan.
Untuk Kota Medan mencuat dua nama bakal menjadi calon walikota yakni Bobbby Nsution dan Akhyar Nasution namun belum jelas siapa yang digadang-gadang bakal calon wakil walikotanya sehingg belum jelas siapa yang akan mendampingi siapa di Pilkada Medan.(Dlk/r)



Share Berita


Samosir,DP News 
Terhitung 31 Juli,Samosir telah membuka kembali objek-objek wisata bagi pelaku perjalanan wisata. Pembukaan kembali ini menawarkan peluang sekaligus tantangan: peluang menggerakkan roda perekonomian pada sektor pariwisata, tantangan konsistensi mencegah dan menangani Covid-19 dalam proses berwisata.
Sejauh ini, persiapan-persiapan akomodasi dan objek-objek wisata telah dilakukan berbasis protokol kesehatan. Indikator kesiapan sementara mengacu kepada pembukaan wisata bagi warga Samosir terhitung 1 sampai dengan 30 Juli. Rilis dari Dinas Kesehatan Samosir,Rabu(29/7) lalu menyatakan Samosir telah kembali zona hijau nihil suspek dan konfirmasi. 
Secara teknis, Satgas Penanganan Covid-19 Samosir akan tetap melakukan pantauan proses pembukaan kembali ini dengan meningkatkan koordinasi dengan pelaku usaha pariwisata setiap harinya. Bila diperlukan, Satgas Covid-19 akan melakukan tindakan-tindakan segera dan perlu untuk mencegah Covid-19 di Samosir. 
Wisata aman di Samosir adalah tanggung jawab para pelaku perjalanan wisata di satu sisi, dan pelaku usaha wisata serta seluruh masyarakat Samosir di sisi lain. Namun tindak koordinasi inti ada pada Satgas Penanganan Covid-19 Samosir.hal ini disampaikan Kadis Kominfo Rohani Bakara dalam siaran persnya di Pangururan,Kamis(30/7).
Lanjut Rohani,wisata aman di Samosir sedikitnya bertumpu pada beberapa hal. Pertama, pelaku perjalanan wisata sebelum berkunjung dapat memastikan bahwa mereka bukan carrier (pembawa) terjadinya transmisi lokal. Kedua, pelaku usaha wisata memastikan protokol kesehatan dijalankan secara konsisten. 
Ketiga, masyarakat di sekitar objek wisata tetap melakukan kebiasaan baru (gunakan masker, jaga jarak interaksi, sering cuci tangan dengan sabun pada air mengalir). Tiga hal ini perlu diperhatikan untuk memberhasilkan wisata aman di Samosir.
Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 Samosir siaga mitigasi bilamana ada penularan Covid-19 di titik teridentifikasi untuk melakukan pengujian, penelusuran, dan perawatan atau tindakan medis lanjutan. Juga, bila ada pertimbangan teknis yang akurat, valid, dan akuntabel, Satgas Covid-19 akan melakukan tindakan preventif dengan menutup kembali akomodasi dan objek-objek wisata.
Satgas Penanganan Covid-19 mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) menjadi Kebiasaan Permanen selama pandemi yaitu pakai masker, sering cuci tangan pada air mengalir dan/atau dengan hand sanitizer, jaga jarak aman interaksi, tingkatkan imunitas, dan tetap berdoa meminta perlindungan kepada Tuhan, Allah Semesta Alam kiranya kita terlindung dari Covid-19, tutup Rohani ( Ml /r)
Nasional
Konfirmasi : 1.904 orang (106.336)
Sembuh : 2.154 orang (64.292)
Meninggal Dunia: 83 orang (5.058)
Provinsi Sumatera Utara
Konfirmasi (+) : 309 orang (3.827)
Sembuh : 297 orang (1.247)
Meninggal Dunia : 6 orang (188) 
Kabupaten Samosir
Suspek : Nihil
Konfirmasi : Nihil
Sembuh : 1 orang 
Meninggal Dunia : Nihil


Share Berita

Medan,DP News                       
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Medan menindaklanjuti arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia untuk menggunakan Si CANTIK Cloud (Aplikasi Cerdas Layanan Perizinan Terpadu untuk Publik berupa Sistem Cloud) dalam rangka meningkatkan pelayanan perizinan di Kota Medan. Sebab, aplikasi ini dapat membuat segala sistem perizinan menjadi lebih mudah, sederhana, cepat dan transparan.
Demikian diungkapkan Plt Kepala DPMPTSP Kota Medan Ahamad Basyaruddin di kantornya Jalan AH Nasution Medan, Kamis (30/7). Basyaruddin menjelaskan, Si CANTIK Cloud merupakan aplikasi berbasis web yang terintegrasi dengan Online Single Submission (OSS) untuk perijinan berusaha maupun layanan lain.
“Aplikasi ini diharapkan mampu mempercepat penyelenggaraan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di daerah, guna  mendukung implementasi Sistem One Single Submission (OSS) bagi perizinan berusaha dan jenis izin yang dilaksanakan di luar OSS sehingga dapat lebih disederhanakan dan diseragamkan,” kata Basyaruddin.
Lebih jauh Basyaruddin menjelaskan,Si CANTIK Cloud adalah sebuah aplikasi yang berbasis cloud sehingga dapat diakses dari mana pun. Selain itu, aplikasi tersebut juga dapat digunakan untuk segala bentuk perizinan, mudah digunakan, dan dapat disesuaikan dengan peraturan daerah setempat. Di samping itu tambahnya, aplikasi ini Cloud Based & Maintenance Free yang tidak perlu menyediakan domain, server, hosting atau data center.
Penerapan Si CANTIK Cloud, jelas Basyaruddin, juga sesuai dengan arahan Presiden Jokowi yang meminta agar sistem perizinan lebih sederhana dan mudah. “Dalam acara Penandatanganan Kesepakatan Bersama Pemanfaatan Si CANTIK Cloud dengan BKPM di Kantor Kominfo Jakarta beberapa waktu lalu, Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) Kominfo Samuel Abrijani mengatakan, Presiden Jokowi minta peningkatan kualitas layanan di bidang perizinan sangat penting untuk dilakukan karena pembangunan infrastruktur membutuhkan banyak investasi yang masuk. Indonesia sedang membangun dan pembangunan ini banyak sekali membutuhkan investasi," ujar Basyaruddin mengutip ucapan Ditjen Aptika.
Basyaruddin selanjutnya memaparkan, berdasarkan informasi dari Kementerian Kominfo, beberapa fitur yang tersedia dalam aplikasi ini sudah terhubung dengan Sistem OSS. Selain itu aplikasi dapat dimonitor oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Aplikasi SIAP KERJA. Apliksai ini juga dapat diaudit oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta dapat menerima pembayaran secara online baik melalui bank daerah atau berbagai fintech yang populer di masyarakat
“Sesuai surat Mendagri No.503/4033/SJ tanggal 1 April 2018 yang ditujukan kepada Bupati/Walikota se-Indonesia, mengamanatkan bahwa proses pelayanan perizinan dilakukan melalui Si CANTIK Cloud yang dibangun dan dikembangkan oleh Kementerian Kominfo Republik Indonesia,” ungkapnya.
Dalam rangka meningkatkan pelayanan perizinan di Kota Medan, Basyaruddin menerangkan, DPMPTSP  Kota Medan sebagai penyelenggara pelayanan terpadu satu pintu telah mengaplikasikan 9 jenis izin melalui Si CANTIK Cloud secara online dengan penerapan tanda tangan digital sejak 1 April 2020, diantranya adalah perizinan yang dilaksanakan di luar Sistem OSS seperti Izin Praktik Tenaga Kesehatan dan Izin Kerta Tenaga Kesehatan.
 Diakui Basyaruddin, permohonan perizinan ini memang di lapangan sepertinya banyak kendala dihadapi oleh masyarakat. Meski demikian jika dilihat dari data yang ada pada DPMPTSP, jelasnya, skala perbandingan yang dapat melakukan permohonan dengan lengkap dan benar itu ada 8 orang dari 10 orang yang melakukan permohonan.
“Umumnya yang rata-rata yang gagal melakukan permohonan itu karena tidak melakukan pengisian atau penginputan persyaratan yang diminta dengan lengkap dan benar, sehingga permohonannya tidak akan bisa ditindaklanjuti atau akan terhapus setelah disampaikan informasi melalui SMS Gate Way ke nomor handphone yang dicantumkan,” paparnya.
Selain itu imbuh Basyaruddin, kendala lainnya adalah informasi yang disampaikan melalui SMS Gate Way tersebut tidak sampai ke pemohon. Dikatakannya,  hal itu disebabkan karena nomor yang diinput salah atau memasukkan nomor yang tidak benar sehingga informasi yang disampaikan tidak akan diterima oleh pemohon atau masyarakat.
Dalam minggu ini kata Basyaruddin, DPMPTSP telah mengirimkan surat ke beberapa rumah sakit
dan klinik-klinik yang ada di Kota Medan, agar kiranya bekerjasama untuk menginformasikan jauh-jauh hari sebelumnya kepada para tenaga kesehatan yang bekerja dibawah naungan masing-masing supaya mengikuti amanat Permenkes RI Nomor 2052/MENKES/PER/X/2011 Pasal 14 ayat (2), menyebutkan bahwa Perpanjangan SIP Dokter harus sudah diajukan selambat- lambatnya 3 (tiga) bulan sebelum masa berlaku SIP berakhir.
“Selain itu Permenkes RI Nomor 889/MENKES/PER/V/2011 Pasal 21 dan Pasal 22 mengatakan bahwa Kepala Dinas harus  menerbitkan SIPA dan SIKTTK paling lama 20 (dua puluh) hari kerja sejak surat permohonan diterima dan dinyatakan lengkap. Kita harapkan bahwa penyampaian permohonan untuk SIP dan SIK Tenaga Kesehatan ini agar dimohonkan dalam kurun waktu tersebut agar tidak menjadi kendala dalam pelaksanaan tugas-tugasnya,” harapnya.
Dalam rangka memberikan kemudahan bagi masyarakat/pemohon/pelaku usaha, jelas Basyaruddin,  DPMPTSP Kota Medan juga telah menyediakan layanan perbantuan untuk meng-upload dokumen persyaratan melalui Sistem SICANTIK Cloud mulai pukul 09.00-13.00 WIB setiap hari kerjanya. (Hot/Rd)

Share Berita


Samosir,DP News
Sesuai jadwal,Jumat tanggal 31 lusa Samosir terbuka bagi wisatawan nusantara.Sebelum dibuka, Bupati Samosir, selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 akan mengeluarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) di pintu-pintu masuk jalur darat dan danau serta di tempat-tempat wisata bagi pelaku perjalanan di wilayah Kabupaten Samosir. Hal ini dimaksudkan agar Samosir aman dari Covid-19 selama pandemi dan menciptakan kenyamanan bagi pelaku perjalanan dan masyarakat Samosir,demikian siaran pers Kadis Komifo Samosir Rohani Bakara,Rabu(29/7) di Pangururan.
Saat ini, Dinas Pariwisata Samosir tengah mempersiapkan prakondisi di objek-objek wisata dalam menyambut wisatawan nusantara yang diperkirakan melakukan perjalanan wisata tanggal 31 Juli 2020 karena long weekend (libur panjang). Juga, penerapan protokol kesehatan tetap diberlakukan bagi pelaku perjalanan wisata sebelum menikmati objek-objek wisata. 
Sementara itu, untuk pembelajaran tatap muka, hingga saat ini masih dilakukan kajian waktu pemberlakuan. Secara teknis, sesuai pemaparan dalam rapat Kadis Pendidikan melalui Kabid GTK, Faber Nadek, S.Pd., Rabu (29/7) di Aula Kantor Bupati, untuk jenjang SMP telah siap melakukan pembelajaran. Namun, untuk tetap aman dari Covid-19, Wakil Bupati Samosir, Juang Sinaga, meminta kajian yang lebih komprehensif agar peserta didik aman dari Covid-19. 
Pada kesempatan rapat, Sekdakab Samosir, Jabiat Sagala menyatakan akan meninjau langsung kesiapan-kesiapan pelaku usaha wisata di objek-objek wisata dan sekolah-sekolah untuk kelayakan pembelajaran tatap muka. 
Di sisi lain, Kadis Kesehatan Samosir dr. Nimpan Karokaro, untuk antisipasi penyebaran, menekankan tiga hal: (1) menghidup Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Jaga Jarak Fisik (Physical Distancing), dan Jaga Jarak Sosial (Social Distancing). Menurutnya, hal ini telah dilakukan sejak 17 Maret 2020 dan hasilnya per hari ini, Rabu (29/7), Samosir telah kembali menjadi zona hijau.
Penekanan tambahan juga disampaikan Asisten II, Saul Situmorang, secara jadwal, bulan Juli 2020 Samosir terbuka untuk wisatawan lokal (Samosir), Agustus 2020 bagi wisatawan nusantara, September 2020 bagi wisatawan mancanegara. Untuk mereduksi miskomunikasi di lapangan, Asisten I, Mangihut Sinaga menekankan kordinasi dengan para petugas di lapangan agar dilakukan lebih intensif. 
Terkait surat edaran yang akan dikeluarkan, Kejari Samosir, melalui Kasi Intel, Aben Situmorang, memberi masukan agar mempedomani arahan dari kementerian Pariwisata dan Pendidikan, monitoring kesiapan lapangan, pelaporan secara berkala, dan penyesuaian perangkat Satgas Covid-19 sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, Polres Samosir, melalui Kabag Ops., Kompol Bernard Naibaho, mengharapkan disusun Rengiat (Rencana Kegiatan) harian, mingguan, dan bulanan agar Anev (Analisis Evaluasi) penanganan dapat dilakukan berbasis data sehingga terukur dan jelas. Kodim 0210/TU, melalui Kasdim, Mayor (Arm.) Ojak Simarmata, menyatakan siap mendukung keamanan dalam pelaksanaan pembukaan objek-objek wisata di Samosir. 
Di akhir rapat, Wabup Samosir, Juang Sinaga menegaskan prinsip utama pembukaan objek-objek wisata ini adalah safety bagi masyarakat Samosir agar aman dari Covid-19. Dia juga mengajak agar mengedepankan keselamatan masyarakat Samosir selama pandemi agar terhindar dari konfirmasi Covid-19.tutupnya. (;ML/r)
Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Samosir
Informasi COVID-19, Rabu (29/7)
Nasional
Konfirmasi : 2.381 orang (104.432)
Sembuh : 1.599 orang (62.138)
Meninggal Dunia: 74 orang (4.975)
Provinsi Sumatera Utara
Konfirmasi (+) : 80 orang (3.518)
Sembuh : 19 orang (950)
Meninggal Dunia : 1 orang (182) 
Kabupaten Samosir
Suspek : Nihil
Konfirmasi : Nihil
Sembuh : 1 orang 
Meninggal Dunia : Nihil














a

Share Berita


Jakarta,DP News
Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution di pemilihan wali kota Medan, Sumatera Utara dalam Pilkada Serentak 2020. Hal itu disampaikan langsung Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
"Kota Medan itu, kita sudah memutuskan mendukung Bobby," kata dia di Kantor DPP PAN Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/7).
PAN mendukung Bobby, kata Zulhas, karena ingin melihat pertarungan konsep dan gagasan antarkandidat. Bukan beradu isu SARA. Dia yakin Bobby tidak akan melakukan hal tersebut.
"Lihat nanti kandidat yang paling siap, paling mampu bisa membawa perubahan. Kita tidak ingin di kota medan itu diadu perang ras, suku, agama, ini biasa pemilihan wali kota. Jangan sampai ini seperti Pilpres terbawa begitu," kata dia.
Diketahui, Bobby Nasution telah menyatakan diri maju dalam Pilkada Serentak 2020 sebagai calon wali kota Medan. Dia juga sudah sowan ke sejumlah petinggi partai.
Bobby telah mendapat dukungan dari Golkar dan Nasdem. Meski demikian, PDIP sendiri belum mengumumkan dukungan meski Bobby sudah menjadi kader sejak Maret lalu.
Sementara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat menyiapkan calon petahana Wali Kota Medan, Akhyar Nasution. Mereka sudah bertekad melawan menantu Jokowi di sana.
Akhyar yang sebelumnya kader PDI Perjuangan, juga sudah menyeberang ke Partai Demokrat menjelang Pilwalkot Medan 2020 itu.
"Jadi Pilkada Kota Medan nanti Demokrat-PKS melawan koalisi besar," kata Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Demokrat, Andi Arief beberapa waktu lalu.
Sementara itu,sampai saat ini dua nama hangat diperbincangkan di Kota Medan menjelang Pilkada 2020 yakni Bobby Nasution dan Akhyar Nasution yang menjabt sebagai Plt Walikota Medan. Pendaftaran paasangaan calon Walikota dan Wakil Walikota  Medan ke KPU Medan dijadwalkan 4-6 September mendatang.(Rd/CNNIndonesia/DPNews)



Share Berita

Medan,DP News
Berbeda dari tahun sebelumnya, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Negara Republik Indonesia (RI) di masa pendemi Covid-19 dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Antara lain meniadakan kegitan yang mengakibatkan keramaian dan membatasi peserta upacara bendera.
Hal tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum dan Aset Pemprov Sumut M Fitriyus mewakili Gubernur Sumut Edy Rahmayadi usai rapat koordinasi persiapan HUT ke-75 RI di Ruang Sumut Smart Province, Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (29/7). “Penerapan protokol kesehatan bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di daerah ini,” ujar Fitriyus.
Dikatakan Fitriyus, jika pada tahun-tahun sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menggelar pawai atau kegiatan yang membuat keramaian lainnya, namun tahun ini ditiadakan. Pada kegiatan renungan suci juga pesertanya dibatasi dan tidak lebih dari 50 orang.
Upacara bendera peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI yang biasanya digelar secara meriah di Lapangan Merdeka Medan juga ditiadakan. Upacara yang diikuti Pemprov Sumut beserta Forkopimda Sumut diadakan di Lapangan Apel Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.
Upacara diadakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Selanjutnya, Gubernur dan Forkopimda Sumut mengikuti Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Halaman Istana Merdeka Jakarta secara virtual.
Kegiatan yang dilakukan Pemprov Sumut beserta Pemkab/Pemko ini mengacu kepada Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara. “Dalam rangka peringatan HUT RI tentu Pemprov Sumut termasuk kabupaten/kota melaksanakan kegiatan mengacu kepada Surat Edaran Mensesneg, antara lain bahwa untuk detik-detik proklamasi pukul 10.00 WIB, pemerintah daerah beserta Forkopimda wajib mengikuti upacara secara virtual dari Istana Negara,” kata Fitriyus.
Pemprov Sumut juga mengimbau agar pada tanggal 1 – 31 Agustus, seluruh kantor instansi pemerintah maupun swasta hingga masyarakat memasang bendera merah putih. Juga mengimbau masyarakat agar pada 17 Agustus 2020 pukul 10.17 – 10.20 WIB menghentikan aktivitasnya sejenak untuk melakukan sikap sempurna.
“Seluruh masyarakat berdiri tegap atau sikap sempurna saat pengumandangan lagu Indonesia Raya secara serentak di berbagai lokasi hingga pelosok daerah, kegiatan ini akan dimulai dengan bunyi sirene,” ujar Fitriyus.
Untuk itu, menurut Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono diharapkan bantuan dari pemerintah daerah menyediakan fasilitas untuk membunyikan sirene atau suara penanda lain sesaat sebelum lagu Indonesia Raya dikumandangkan. Misalnya, Pemda bisa mengerahkan fasilitas seperti mobil-mobil yang memiliki sirene dan pengeras suara atau yang lainnya.
“Pemprov atau pemerintah daerah sudah memiliki fasilitas yang ada, mohon itu digunakan,” kata Heru dalam rapat.
Sementara itu, Sekjen Mendagri Hudori mengatakan Pemda memiliki beberapa peran dalam mengampanyekan rangkaian kegiatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI. Antara lain, Pemda menggaungkan kepada masyarakat untuk melakukan sikap sempurna pada pukul 10.17 – 10.20 WIB.
“Secara teknis, pemerintah daerah dapat mengingatkan kepada masyarakat umum untuk melakukan sikap sempurna pada pukul 10.17 WIB,” ujar Hudori dalam rapat yang juga diikuti oleh Wamenparekraf Angle Tanoesoedibjo, para kepala daerah serta lembaga dan instansi terkait lainnya.
Sebelumnya Gubernur Sumut Edy Rahmayadi juga sudah mengeluarkan surat edaran mengenai partisipasi menyemarakkan peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020. Dalam surat edaran antara lain disebutkan, di tingkat kabupaten/kota, upacara Peringatan HUT ke-75 RI dilaksanakan di kantor pemerintah kabupaten/kota masing-masing. Begitu juga kantor perwakilan atau lembaga yang ada di daerah. Upacara dimulai pada pukul 07.00 WIB.
Juga dimbau memasang umbul-umbul, dekorasi atau hiasan lainnya serentak sejak tanggal 1 Juli sampai 31 Agustus 2020. Memerintahkan para Kepala OPD, pimpinan BUMN dan BUMD, para pimpinan instansi pemerintah dan swasta lainnya, sekolah-sekolah, toko-toko serta seluruh masyarakat untuk mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI melalui televisi di kantor atau tempat tinggal masing-masing. (Rd/Humas Provsu).






Share Berita



Batam, DP News
Tim dari Subdit II Ditreskrimum Polda Kepri mengamankan dua orang inisial A dan ALH diduga pelaku tindak pidana menggunakan surat palsu mengatasnamanakan BP Batam, Rabu (29/7).  Tim yang langsung dipimpin Wadir Reskrimum Polda Kepri AKBP Ruslan Abdul Rasyid, S.I.k., M.H mengamankan pelaku di salah satu Bank swasta di Kota Batam.  
“Tim mengamankan pelaku disaat akan melakukan transaksi untuk pembayaran UWTO dengan menggunakan surat palsu”. tutur Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.I.K., M.Si.  
“Pembayaran UWTO dengan surat palsu atau faktur palsu tersebut senilai Rp. 2.800.000.000,- dan pelaku yang merupakan oknum pegawai di BP Batam meminta kepada korbannya (salah satu perusahaan di Batam) sebesar Rp. 12.000.000.000” jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.I.K., M.Si.  
“Saat ini kita dari Ditreskrimum Polda Kepri masih terus melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut, jika sudah ditetapkan tersangkanya akan disampaikan kembali.” Jelas Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Arie Dharmanto, S.Sos., S.I.K.(Indra/r)



Share Berita


Foto : Personel Satlantas Polresta Barang serahkan bantuan sembako ke Panti Asuhan Rezky Ilahi (Foto : Humas Polresta Barelang/Indra)
Batam, DP News
Personel Satlantas Polresta Barelang melaksanakan pembagian sembako dan himbauan keselamatan berlalu lintas serta sosialisasi penerapan adaptasi kebiasaan baru dalam rangka Ops Patuh Seligi 2020.  Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Yunita Stevany dan didampingi oleh Wakasat Lantas AKP Cut Putri Amelia Sari serta beberapa personil Satlantas. "Hari ini kami dari Satlantas Polresta Barelang menyerahkan bantuan Sembako di Panti Asuhan Rezky Ilahi dan kepada warga Kota Batam yang terkena dampak Covid-19 untuk mengurangi beban  dari masyarakat," ujar Kasat Lantas yang disampaikan oleh Wakasatlantas,Rabu (29/7).  
Satlantas Polresta Barelang juga memberi himbauan kepada seluruh masyarakat untuk dapat hidup sehat dan mengikuti anjuran dari Pemerintah di era adaptasi kebiasaan baru.Tetap mematuhi protokol kesehatan serta selalu menjaga kebersihan lingkungan dan yang terpenting dalam rangka Ops Patuh Seligi 2020 ini jaga keselamatan berlalu lintas," himbaunya. 
Mengakhiri himbauannya, Kasat Lantas juga mengungkapkan keberhasilan Operasi Keselamatan Lalu Lintas 2020 bagian dari peningkatan kegiatan Preemtif dan Preventif untuk mengingkatkan citra Polisi Lalu Lintas ditengah tengah masyarakat, (Indralis/r)

Share Berita

Medan,DP News                       
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menerima kunjungan Dandim 0201/BS Letkol Inf Agus Setiandar SIP di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Rabu (29/7). Selain bersilaturahmi dan memperkenalkan diri setelah sebulan bertugas di Kota Medan, kedatangan Dandim juga untuk membicarakan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 109 tahun 2020 yang rencananya akan berlangsung September mendatang.
Didampingi Asisten Umum Setdako Medan Renward Parapat, Kasatpol PP Kota Medan H M Sofyan serta Sekretaris DPRD Medan Abdul Aziz, Akhyar mengatakan, Pemko Medan sangat mendukung sepenuhnya pelaksanaan TMMD 109 tahun 2020. Sebab, kegiatan yang dilakukan tersebut sangat bermanfaat dan masyarakat dapat merasakan langsung hasilnya.
Kepada Dandim, Akhyar mengusulkan agar kegiatanTMMD nanti dilaksanakan di kawasan Medan bagian utara, terutama di Kampung Nelayan Indah, Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan. Dikatakan Akhyar, kawasan tersebut sering terjadi banjir karena tanggul yang ada acap kali jebol sehingga sangat mengganggu aktfitas warga sekitar. “Dengan perbaikan yang dilakukan melalui TMMD, insya Allah tanggul tidak rentan jebol lagi,” harapnya.
Selain TMMD, Akhyar pun berharap kerjasama dengan Kodim 0201/BS yang selama ini telah terjalin dengan baik akan semakin lebih baik lagi ke depannya, termasuk dalam upaya penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan. “Alhamdulillah, kita selama ini sangat terbantu sekali dengan bantuan yang diberikan Kodim 0201/BS beserta jajaran kepolisian dalam mengatasi penyebaran Covid-19,” ungkapnya.
Dandim 0201/BS Letkol Inf Agus Setiardi SIP menjelaskan, kedatangannya terkait membicarakan pelaksanaan TMMD 109 tahun 2020. Diungkapkannya, Kodim 0201/BS merupakan salah satu satgas yang akan melaksanakan TMMD tersebut. “Rencananya pelaksanaan TMMD 109  tahun 2020 pada September mendatang,” jelas Dandim.
Selanjutnya Dandim menjelaskan, terkait adanya refocusing anggaran daerah sehingga untuk alokasi anggaran  tidak sesuai dengan rencana awal dan disesuaikan dengan kondisi yang ada.
“Tadi Bapak Plt Wali Kota minta agar kegiatan TMMD dilaksanakan di Medan bagian utara yakni Kampung Nelayan Indah karena tangul disana sering jebol,” terangnya.
Sebelum melakukan TMMD, Dandim mengatakan akan meninjau Kampung Nelayan Indah yang rencananya akan dijadikan lokasi TMMD bersama OPD terkait di lingkungan Pemko Medan. “Kami  belum melihat langsung lokasinya, makanya akan segera ditinjau dulu sehingga pelaksanaan TMMD nantinya dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi warga sekitar,” ujarnya. (Hot/Rd)


Share Berita

Medan,DP News         
Dengan penuh keakraban, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menyambut kedatangan Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) 1/5 BB Medan Letkol CPM Anggun Hendryantoro di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman Medan, Rabu (29/7).
Selain bersilaturahmi, kedatangan Dandenpom bermaksud untuk mengundang Akhyar menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab) Dandenpom 1/5 BB Medan yang direncanakan akan digelar di Markas Komando (Mako) Pomdam I/BB, Jalan Sena Medan, Selasa (4/8) mendatang.
Di sela-sela perbincangan, Akhyar mengucapkan selamat kepada Dandenpom Anggun yang selanjutnya akan bertugas sebagai penyidik di Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) di Jakarta. Selain itu juga, Akhyar mengucapkan terima kasih atas dedikasi Dandenpom selama bertugas di ibukota provinsi Sumatera Utara.
"Alhamdulillah kami ikut senang dengan kabar tersebut. Kita memahami bahwa mutasi dalam kedinasan merupakan hal biasa yang dilakukan sebagai bentuk penyegaran termasuk di tubuh TNI. Terima kasih atas kerjasama dan dedikasi yang diberikan untuk Kota Medan selama ini. Selamat bertugas komandan," kata Akhyar dengan penuh semangat diselingi tawa.
Selanjutnya, didampingi Kasatpol PP Kota Medan HM Sofyan dan Sekretaris DPRD Medan Abdul Aziz, Akhyar berharap Dandenpom Anggun dapat menjalankan tugas baru sebagai penyidik di Puspomad dengan lancar.
"Semoga kita dapat kembali bersilaturahmi dan bertemu kembali di lain kesempatan.  Insha Allah kesuksesan selalu menyertai," harapnya.
Dandenpom 1/5 BB Medan Letkol CPM Anggun Hendryantoro mengaku kedatangannya selain untuk bersilaturahmi juga sekaligus berpamitan dan mengundang Akhyar hadir dalam acara sertijab Dandenpom 1/5 BB Medan, Selasa (4/8) mendatang. Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Akhyar atas bimbingan dan arahan yang selama ini diberikan kepadanya selama bertugas di Kota Medan.
"Medan ini bagi saya benar-benar seperti rumah sesuai dengan slogan Medan Rumah Kita. Senang rasanya selama berada dan bertugas di Kota Medan yang penuh dengan ciri khasnya tersendiri. Namun, tugas baru sudah menanti, maka saya izin pamit kepada Bapak Plt Wali Kota. Terima kasih atas bimbingan dan arahan yang selama ini diberikan," kata Dandenpom.
Pria yang juga pernah bertugas di Pomdam Patimura Kota Ambon tersebut pun mengaku bahwa selama ini kerjasama dan sinergitas antara Pemko Medan dan Denpom 1/5 Medan berjalan dengan baik. Oleh karenanya, dirinya berharap nantinya sinergitasnya yang telah dibangun, dapat terus ditingkatkan di bawah kepemimpinan Dandenpom 1/5 yang baru.(hot/RRd)

Share Berita

Medan,DP News                 
Sebanyak 5000 masker medis dan 75 liter hand sanitizer diberikan Kawan Lama Foundation melalui PT Ace Hardware Indonesia Tbk. kepada Pemko Medan. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan dapat membantu para tenaga medis pada saat bekerja di rumah sakit ataupun puskesmas di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan.
Bantuan tersebut diberikan Reno Irawan Sinaga sebagai Store Manager PT Ace Hardware Indonesia Tbk. kepada Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi di Rumah Dinas Wali Kota Medan Jalan Jenderal Sudirman No.35 Kecamatan Medan Maimun, Rabu (29/7).
Usai menerima bantuan tersebut, Akhyar mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi atas bantuan yang diberikan tersebut. Akhyar mengatakan bahwa bantuan yang diberikan sangat membantu para tenaga medis saat menjalankan tugas. Selain itu, bantuan lainnya yang dapat diberikan adalah dengan sadar sekaligus mengajak orang disekitar kita untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 saat ini.
"Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Tetapi sesungguhnya sumbangan terbesar yang dapat diberikan seluruh masyarakat Kota Medan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kota Medan adalah dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan," ucap Akhyar.
Sementara itu, Store Manager PT Ace Hardware Indonesia Tbk. Reno Irawan Sinaga mengatakan bahwa bantuan ini diberikan sebagai kepedulian dan dukungan PT Ace Hardware Indonesia Tbk. dengan adanya wabah Covid-19 di seluruh Indonesia termasuk di Kota Medan. Reno berharap bantuan ini dapat membantu meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kota Medan.
"Kami berusaha untuk ikut mendukung dan memberikan donasi kepada Pemko Medan untuk membantu meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kota Medan. Sebelumnya, kami juga telah memberikan bantuan ke RSU H Adam Malik berupa Alat Pelindung Diri (APD) dan alat kesehatan lainnya, berupa baju hazmat, masker, kacamata pelindung, dan ultraviolet sterilizer," ungkapnya (hot/Rd)



Share Berita


Foto: KPU Medan sosialisasikan PKPU No 5 Tahun 2020 dihadiri para pengurus parpol diantaranya Sekretaris DPD Partai Nasdem Medanya Sekretaris DPD Sekretaris Partai NasDem Kota Medan Zainal Abidin,SH,MH.(Dlk)
Medan,DP News 
Sosialisasi Peraturan KPU No.5/2020 tentang Tahapan Program dan Jadwal serta Peraturan KPU No. 1/2020 Perubahan Ketiga dari PKPU No. 3/2017 tentang Pencalonan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan Tahun 2020,Rabu (29/7) di Emerald Garden Hotel.
Peserta yang diundang KPU Kota adalah partai politik, NGO/LSM dan Ormas yang ada di Kota Medan minus Komisi informasi yang tidak ada hadir. 
Sosialisasi peraturan dibagi menjadi dua sesi, pagi peserta dari partai politik sesi siang ormas, NGO dan LSM.
Menurut Ketua KPU Medan Agusyah R Damanik pendaftaran calon walikota dan wakil walikota dimulai tanggal 4-6 September 2020.
KPU Kota Medan akan membuat surat keputusan tentang syarat yang dipenuhi para calon walikota dan wakil walikota berdasar PKPU No. 5 tahun 2020. 
Pendaftaran menurut Agusyah Damanik di hari Jumat, Sabtu dan berakhir Minggu. Sesuai jam kerja pukul 08 hingga pukul 23.59 wib.
Sosialisasi Peraturan PKPU No. 5 tahun 2020 juga dihadiri Bawaslu Kota Medan. KPU Kota Medan akan membuka layanan kepada semua pihak tetang PKPU No. 5 thn 2020.
Peserta sosialisasi  mempertanyakan tentang pendataan oleh PPDP (Petugas Pemutakhiran Pata pemilih) yang umum nya dilakukan kepling, masih kurang. Dan kelengkapan untuk pendataan di masa pendemi c\Covid-19 masih ada petugas tidak memakai ADP. Dan diduga tidak mendata langsung namun dibuat dirumah saja. Untuk hal ini Agusyah Damanik akan evaluasi petugas PPDP.(dlk/r)









Share Berita

Medan,DP News
Stigma Medan 'Kota Jorok' jangan lagi bertambah menjadi 'Kota Terendam' mengingat persoalan banjir di ibukota Provinsi Sumut ini belum juga terselesaikan.
"Stigma ini harus diubah sehingga Medan bisa disebut sebagai kota yang nyaman dan indah untuk ditempati," kata anggota Komisi IV DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution kepada wartawan, Rabu (29/07).
Untuk mengubah stigma itu, kata politisi PAN ini, Pemerintah Kota Medan harus terus berbenah dalam mengatasi beragam persoalan di Kota Medan. Seperti penanganan drainase, sampah, banjir, infrastruktur dan termasuk di bidang pelayanan publik.
Edwin juga mempersoalkan penataan sistem drainase di Kota Medan yang saat ini banyak yang belum terkoneksi.
"Banyak kita temui drainase di Medan yang belum terkoneksi dengan drainase lainnya. Hal ini tentu saja membuat saluran air menjadi mentok dan akhirnya tumpah ke jalan. Ini harus menjadi perhatian serius instansi terkait," katanya.
Edwin juga mempertanyakan sistem pembangunan drainase atau parit yang di atasnya telah dicor semen. Alhasil ini sangat menyulitkan untuk mengetahui apakah aliran drainase berjalan lancar atau tidak.
"Selain butuh pengawasan dinas terkait, aparatur pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan juga harus rajin melakukan pemantauan drainase yang tumpat dan juga membersihkan saluran parit,"ucapnya.
Edwin juga meminta kesadaran warga Medan agar tidak membuang sampah sembarangan terutama ke dalam parit yang dapat menganggu aliran air.
Sebagaimanna diketahui,saatu jam saja hujan turun di Kota Medan maka sejumlah ruas jalan bakal terendam yang membuat kenderaan mogook dan menggangu aktivitas warga.(Rd)



Share Berita

Medan,DP News                   
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi membagikan 300  paket yang berisikan sejumlah bahan kebutuhan pokok kepada warga di halaman Masjid Al Ikhlas Jalan Alumunium 3 Lingkungan XII, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Selasa (28/7). Bantuan yang dibagikan tersebut merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Indomaret dan PT Sari Husada (SGM).
Pembagian paket dilakukan Akhyar didampingi Branch Manager Indomaret Cabang Medan M Lukman beserta Field Sales Manager PT Sari Husada (SGM) Winarno. Masing-masing paket senilai sejumlah bahan kebutuhan pokok, diantaranya beras, gula pasir, minyak goreng, susu, bubuk teh serta mie instan. Proses pembagian paket pun berjalan dengan lancar, wajah masing-masing penerima tampak bahagia.
Sebelum membagikan paket, Akhyar ketika memberikan sambutan, lebih dulu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Indomaret dan PT Sari Husada (SGM) atas bantuan yang diberikan tersebut. Sebab, bantuan seperti ini telah berulangkali  kali dilakukan di sejumlah lokasi berbeda dalam upaya membantu meringankan beban warga yang terdampak pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).
Mantan anggota DPRD Medan itu selanjutnya menjelaskan, Pemko Medan saat ini fokus menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan berupaya memulihkan kembali perekonomian yang terpuruk sejak pandemi Covid-19  menerpa Kota Medan sejak akhir Maret 2020.
“Dua sisi (protokol kesehatan dan pemulihan ekonomi) ini dikerjakan Pemko Medan secara bersama-sama. Protokol kesehatan dijalankan supaya warga Kota Medan selamat dan virus corona tidak menyebar, sedangkan pemulihan ekonomi dilakukan agar normal kembali dan daya beli masyarakat menigkat kembali,” jelasnya.
Sementara itu menurut Branch Manager Indomaret Cabang Medan M Lukman, bantuan yang diberikan ini merupakan CSR dari Indomaret. Penyaluran bantuan dilakukan serentak di 10 kota di Indonesia. Khusus untuk Kota Medan, jelasnya, penyaluran bantuan telah difasilitasi Pemko Medan sehingga mereka tidak perlu lagi melakukan pendataan terhadap warga yang memburuhkan bantuan.
“Bantuan ini kita berikan kepada warga yang terdampak Covid-19. Semoga bantuan ini memberikan manfaat dan kita berharap agar pandemi Covid-19 cepat berlalu dari Kota Medan, sehingga kita dapat melakukan aktifitas seperti biasanya kembali,” harap Lukman.
Sedangkan Field Sales Manager PT Sari Husada (SGM) Winarno menyampaikan ucapan senada. Dia berharap bantuan yang diberikan hasil kerjasama Indomaret Cabang Medan dan PT Sari Husada (SGM) serta difasilitasi Pemko Medan, bisa meringankan beban warga yang terdampak pandemi Covid-19. “Mudah-mudahan bantuan yang lain bisa kita salurkan kembali  bekerjasama dengan Indomaret dan Pemko Medan,” ujar Winarno. (Hot/Rd)

Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.