Medan,DP News                  

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif  Nasution SE MM menekankan perlu bergerak cepat dalam mewujudkan 'Medan Sakadanwira'.

"Kita tidak memiliki waktu yang lama.Hanya tiga tahun untuk melakukan perubahan. Jadi kami minta, kita bergerak cepat bersama merealisasikan visi misi yang telah ada salah satunya pendataan UMKM. Sebab, kita ingin mewujudkan ‘Medan Sakasanwira’ (Satu Kelurahan Satu Sentra Kewirausahaan) sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan Kota Medan. Maka yang perlu diingat adalah bukan saling pantau tapi saling dukung,” tandas Bobby dalam pertemuan dengan Camat se- Kota Medan,Sabtu(27/2) sore.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota mengingatkan setiap camat untuk lebih fokus terhadap kondisi dan situasi serta pembenahan di wilayahnya. 

Hal yang menjadi perhatian khusus adalah masalah kebersihan, kesehatan serta pendataan UMKM di setiap kecamatan. Untuk masalah kebersihan, camat harus melakukan monitoring wilayahnya dan berkoordinasi dengan DKP.

Lalu, sambung Wali Kota, camat harus cepat tanggap dan sigap dalam penanganan Covid-19 terkait data masyarakat yang terpapar agar segera dilakukan penanganan.

Selanjutnya, Wali Kota berpesan agar para camat dan pimpinan OPD membuat rencana kerja sehingga dapat diketahui pekerjaan mana saja yang sudah dan belum dilakukan. “Semuanya harus memiliki target kerja, sehingga kita memiliki kualitas diri dan kita paham program mana saja yang belum terealisasi. Kembali lagi, kolaborasi harus dibangun. Jika ada di antara pimpinan OPD dan camat yang tidak mau bekerja sama, laporkan ke kami agar kami tindak,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman SE berharap kepada seluruh OPD dan camat untuk merubah sistem kerja menjadi lebih baik. Kemudian, jangan ada batas antar OPD dan kecamatan dan menambahkan beberapa poin yang harus dilakukan oleh pimpinan OPD dan camat. Pertama, untuk DKP agar memperhatikan kondisi pohon serta melakukan pemangkasan dahan secara berkala.(rd)

Share Berita

Asahan,DP News

Pasca dillantik menjadi Wakil Bupati Asahan, Jum'at 26/02/2021 Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, MSi secara resmi menutup Festival Nasyid Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2021 di Gedung Tahfidz Masjid Agung H Ahmad Bakrie Kisaran, Sabtu (27/2).

Sekretaris Panitia Festival Seni Nasyid Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2021 Ali Muqhofar, S.Sos, MAP, festival nasyid dilaksanakan 24-27 Februari 2021 dan diikuti  25 kecamatan dengan jumlah peserta 48 group. Jumlah peserta terdiri dari 23 group putra dan 25 group putri dan keseluruhannya berjalan dengan sukses dan lancar.

Mantan Kabag Umum itu menyampaikan bag parai peserta terbaik nantinya akan diberikan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Asahan serta hadiah berupa trophy dan uang tunai.

Sementara Wakil Bupati Asaha Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, MSi menyampaikan sambutan Bupati Asahan mengatakan bahwa pelaksanaan festival nasyid merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kesenian Islam.

Untuk itu, diperlukan perhatian, keterlibatan dan tanggungjawab seluruh komponen masyarakat dan jajaran pemerintah, agar penyelenggaraan Festival nasyid ini memberi bekas dan pengaruh positif yang tampak dan dirasakan secara nyata dan terukur dalam perkembangan kehidupan masyarakat kita kedepan," ujar Taufik.

Wakil Bupati yang baru dilantik itu mengatakan, bahwa kepada grup nasyid yang meraih peringkat terbaik dalam festival seni nasyid kali ini untuk terus mengasah kemampuan sebagai persiapan dalam mengikuti ajang yang lebih tinggi, kata Taufik.

"Group nasyid terbaik pertama, baik putra maupun putri, tidak mutlak menjadi duta Kabupaten Asahan untuk mengikuti festival nasyid tingkat Provinsi. Nantinya akan diadakan seleksi dan pemusatan latihan (TC) untuk mencari personil-personil yang lebih baik sehingga menghasilkan grup nasyid terbaik dan membawa nama Kabupaten Asahan “, tukasnya.

Taufik berpesan kepada grup nasyid yang belum berhasil mengukir prestasinya dalam festival nasyid ini, agar terus berlatih dan memacu diri untuk berprestasi di kesempatan-kesempatan yang akan datang. “ Kepada yang menang maupun yang belum menang, saya berharap tetap semangat dalam melestarikan kesenian Islam”, harapnya.

Di akhir sambutannya,Taufik memberikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Asahan karena telah mensukseskan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Asahan. Mari kita sama-sama melanjutkan pembangunan Kabupaten Asahan menuju masyarakat Asahan sejahtera yang religius dan berkarakter.

Kegiatan penutupan tersebut diakhiri dengan pengumuman pemenang yang disampaikan oleh Sekretaris Dewan Juri Festival Nasyid Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2021 Drs. H. Damanhuri Lubis, M. Pd dan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada pemenang oleh Wakil Bupati bersama dengan unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Asahan dan Ketua Dharma Wanita Kabupaten Asahan

Berikut daftar nama pemenang yaitu :

Groupnasyid putra

Juara I Kecamatan Sei Kepayang Barat, 

juara II Kecamatan Kota Kisaran Timur,

juara III Kecamatan Tanjung Balai,

juara jarapan I Kecamatan Air Joman dan

juara harapan II Kecamatan Kota Kisaran Barat

Juara Harapan III Kecamatan Air Batu.

Group nasyid putri, juara I Kecamatan Kota Kisaran Barat, juara II Kecamatan Kota Kisaran Timur, juara III Kecamatan Aek Ledong, juara Harapan I Kecamatan Sei Kepayang Barat, nuara Harapan II Kecamatan Sei Dadap dan juara harapan III Kecamatan Air Joman

Untuk vokalis terbaik adalah

Nurjannah Lubis Kecamatan Kota Kisaran Barat (putri) dan Muhammad Daud Kecamatan Sei Kepayang Barat (Putra).

Sedangkan instrumen terbaik adalah Kecamatan Kota Kisaran Timur (putra/putri). Untuk busana terbaik adalah Kecamatan Sei Dadap (Putri) dan Kecamatan Air Batu (Putra).

Dalam kegiatan itu hadir unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua Dharma Wanita Kabupaten, Ketua MUI Kabupaten Asahan, Ketua Imtaq Kabupaten Asahan, OPD, Camat dan tamu undangan lainnya.(ZN)

Share Berita

 

Medan,DP News

Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor heran dengan masih berdirinya kokoh tembok pagar sepanjang 50 meter di Jalan Pengayoman Gang Efrata Sei Agul, Medan Barat yang sudah lama dikeluhkan warga sekitar.

Keluhan warga itu disampaikan kepada Antonius di Sopo Restorasi,Sabtu(27/2).Sopo Restorasi merupakan tempat Antonius menampung berbagai persoalan warga.

Menurut warga, tembok tersebut sudah delapan tahun lebih keluar surat perintah bongkarnya namun hingga kini belum juga dibongkar. Surat tersebut bernomor 640/665 tanggal 3 Oktober 2012 lalu ditandatangani langsung oleh Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan Ir Samporno Pohan, MT.

“Saya kembali didatangi warga Gang Efrata karena tembok yang pernah mereka keluhkan saat reses belum juga ditindaklanjuti dinas terkait. Padahal surat perintah bongkarnya sudah delapan tahun lalu diterbitkan oleh Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan,” ujar Antonius pada wartawan di Medan, Sabtu.

Menurut Antonius, tembok tersebut memang sudah seharusnya dibongkar karena menyalahi aturan, di mana tinggi tembok tersebut mencapai 3 m sehingga dari aspek lingkungan saja sudah pasti mengganggu kehidupan warga sekitar.

Dijelaskan, pembangunan tembok tersebut sebetulnya tidak dipersoalkan warga jika tingginya hanya 1,5 m, meskipun hal itu tetap melanggar peraturan daerah (Perda). Sebab jika mengacu pada Perda ketinggian tebok hanya diijinkan 1,3 m, apalagi berada di tengah perkampungan warga.

Itu sebabnya, tambah Antonius, tembok tersebut harus segera dibongkar karena surat perintah bongkarnya sudah diterbitkan oleh Dinas TRTB yang kini sudah berganti nama menjadi Dinas Permukiman, Kawasan Perumahan dan Penataan Ruang.

“Lagi pula untuk apa sih bangun tembok tinggi-tinggi apalagi di dalam gang, kalo mau bangun perumahan 1 m juga cukup, kalau merasa kurang aman ya ditambah aja pakai teralis besi sehingga sirkulasi udara di permukiman warga tidak terganggu,” ujar Politisi Nasdem yang juga Sekjen DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Sumut.

Antonius semakin pusing karena warga Lingkungan I itu ikut mempersoalkan keberadaan Hotel De Paris di Jalan Danau Marsabut. Pasalnya, warga yang dikoordinir oleh R. Paggabean mengaku hampir setiap malam terganggu oleh suara musik dari Hotel De Paris. Apalagi pada Jumat malam dan Sabtu malam.

Tak Cuma itu, warga pun mempertanyakan juga soal ijin bangunan Hotel De Paris yang awalnya disebut rumah tempat tinggal namun belakangan berubah menjadi hotel. “Betul. Warga pun menanya saya juga soal bangunan Hotel De Paris apakah tidak melanggar aturan, kalo melanggar kenapa tidak dibongkar,” ucap Antonius yang duduk di Komisi 4 DPRD Medan.

Menjawab keluhan warga, Antonius berjanji akan membawa permasalahan tembok dan ijin bangunan Hotel De Paris ke Komisi 4 karena hal itu memang bidangnya. Tapi kalo masalah musik Hotel De Paris akan saya berkoordinasikan dengan instansi terkait karena lokasinya berada di dalam hotel.

“Kalo saya mau main kasar bisa saja anggota IPK saya suruh menertibkan Hotel De Paris, tapi itu kan tidak baik karena pasti melanggar hukum. Sama sekali saya tidak kenal sama pemiliknya, tapi karena hal ini menyangkut ketertiban warga maka saya harus mencari jalan keluarnya,” tutup Antonius.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Gebrakan perdana Walikota Medan HM Bobby Nasution merealisasikan vaksinasi bagi para supir dan pedagang untuk menekan pandemi Covid-19 mendapat respon positif dari Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor.

Gebrakan Bobby ini benar benar menunjukkan wujud kolaborasi diantara OPD di jajaran Pemko Medan.Ini kolaborasi Dishub,Dinkes dan PD Pasar yang harus ditingkatkan,ujar Antonius,Sabtu(27/2).

Kolaborasi sebagaimana visi misi Bobby-Aulia Rahman harus benar-benar didukung semua OPD di jajaran Pemko Medan.

"Kita salut dan bangga, walikota langsung buat gebrakan nyata ditengah pandemi Covid-19"tandas Antonius,anggota dewan dari Dapil 1 tersebut.

Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem ini yang duduk di Komisi IV ini mendorong Kadishub Iswar mensosialisasikan kepada seluruh supir angkutan agar mengikuti vaksinasi Covid-19.

Para supir dan pedagang itu berhubungan langsung dengan masyarakat sehingga wajar menjadi prioritas vaksinasi Covid-19,ujar Antonius.

Sebagaimana diketahui,Bobby Nasution fokuskan vaksinasi Covid-19 di terminal dan pasar-pasar tradisional.Para supir dan pedagang sudah dimulai di Terminal Amplas dan Pasar  Titi Kuning.(rd)

Share Berita

 

Medan,DP News

Setelah meninjau  Vaksinasi Covid-19 di Terminal Amplas, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM, bersama rombongan melakukan peninjauan ke Pasar Titi Kuning yang terletak di jalan Brigjen Hamid, Sabtu (27/02).
Setibanya di Pasar Titi Kuning Wali Kota Medan didampingi Plt Dirut PD Pasar dan Pengelola Pasar Hendy Ong, melihat proses Vaksinasi Covid-19 untuk para pedagang yang berada di pasar tersebut. Sama seperti vaksinasi sebelumnya, Wali Kota Medan juga berbincang dengan pedagang.
"Saya melihat antusias pedagang di Pasar Titi Kuning sangat besar, dari jumlah total pedagang 200 orang telah mendaftar dan jumlah ini akan bertambah lagi. Semoga Progam Vaksinasi untuk masyarakat ini dapat berjalan sukses agar Kota Medan terhindar dari Covid-19", kata Wali Kota.
Menurut Wali Kota, Pemko Medan menargetkan seluruh pengemudi dan pedagang akan mendapatkan Vaksin Covid-19. Ke depan akan terus di data dan di sosialisasikan.
Sementara itu, Pengelola Pasar Titi Kuning, vaksinasi mendapat antusias dari pedagang. Dari jumlah total 389 pedagang,untuk hari ini jumlah yang divaksin  hanya 200 orang, maka kami sortir untuk 200 pedagang dan hanya warga yang memiliki KTP Kota Medan saja yang divaksin. Sebab ada beberapa pedagang yang memiliki KTP di luar Kota Medan.
" Kami juga telah mensosialisasikan Vaksinasi Covid-19 kepada seluruh pedagang dan mereka yang awalnya ragu, sekarang mereka antusias. Untuk pedagang yang belum divaksin Kami akan daftarkan untuk divaksin selanjutnya", jelasnya.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Wali Kota Medan Muhammad  Bobby Afif Nasution SE MM, meninjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 supirdan pedagang di Kota Medan, Sabtu (27/02). Lokasi Vaksinasi Covid-19 yang pertama ditinjau Wali Kota Medan adalah Terminal Amplas, tepatnya di Unit Pelaksana Terpadu (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Medan.
Saat tiba di lokasi Vaksinasi Covid-19, Wali Kota Medan yang disambut Sekda Ir Wiriya Alrahman MM, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Dandim 0201/BS Letkol Inf Agus Setiandar dan para Asisten dan OPD di lingkungan Pemko Medan, langsung melihat proses vaksinasi Covid-19 untuk para supir.
Adapun tahapan pelaksanaan vaksinasi yaitu peserta vaksin harus melalui 4 meja. Meja pertama adalah meja pendaftaran, pada tahapan ini petugas akan mendata sesuai dengan biodata peserta termasuk riwayat yang diderita peserta. Usai mendaftar, peserta vaksin selanjutnya melakukan screening kesehatan (pengecekan tekanan darah dan suhu tubuh) pada meja kedua. Kemudian, peserta akan diberikan vaksin pada meja ketiga. Selanjutnya di meja terakhir hasil vaksinasi akan dicatat dan para peserta akan menerima sertifikat sebagai tanda menerima vaksin.
Di sela- sela tinjauan, Wali Kota Medan juga menyempatkan berbincang dengan tenaga medis dari Dinas Kesehatan dan memberikan motivasi kepada penerima Vaksinasi. Diharapkan seluruh supir menerima vaksinasi  agar transportasi di Kota Medan terhindar dari Virus Covid-19.
Usai meninjau pelaksanaan Vaksinasi, Wali Kota Medan mengatakan kendaraan umum di Kota Medan kita perhatikan kemarin masih banyak yang belum patuh tentang protokol kesehatan 3 M. Sosialisasi 3M harus tetap kita lakukan sembari tetap memberi mereka optimisme dengan cara mereka di vaksin agar kedepannya mereka memiliki kekebalan tubuh.
"Kita harapkan nanti para pengendara kendaraan umum ini walaupun sudah divaksin tetap mengikuti protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan kita kasih tahu setelah divaksin ini jangan merasa langsung tidak bisa terinfeksi lagi, ini yang harus kita sosialisasikan kepada seluruh masyarakat yang sudah di vaksin", kata Wali Kota.
Dijelaskan Wali Kota, sat ini vaksin yang ada di Kota Medan tersedia sebanyak 96 ribu vaksin, ini jumlah yang luar biasa juga makanya kira percepat terutama pada pelayanan umum terkhususnya angkutan umum. Sebab, banyak masyarakat Kota Medan yang menggunakan angkutan umum agar masyatakat merasa aman saat naik kendaraan umum sehingga para pengendara angkutan dapat menambah pendapatan.
"Proses Vaksinasi Covid-19 untuk pengemudi akan kita percepat biar masyarakat percaya kendaraan umum di Kota Medan aman dari Covid 19. Selain itu Petugas Satpol PP Kota Medan dan Dishub yang merupakan garda terdepan juga akan divaksin", ujar Wali Kota Medan.
Dalam kesempatan tersebut, Kadis Perhubungan Kota Medan, Iswar menjelaskan ada sebanyak 183 orang yang terdaftar di pengujian Amplas. Tetapi hingga pagi ini antusias masyarakat yang bukan pengemudi tetapi pengelola angkutan juga ikut serta divaksin.
Pada prinsipnya, lanjut Iswar, hampir keseluruhan target minimal 70 persen dari seluruh masyarakat Kota medan. Yang kebetulan hari ini kami sangat mengapresiasi kepada bapak Wali Kota yang pertama dilakukan beliau adalah untuk pengemudi.
"Kami beserta jajaran Dinas Perhubungan Kota Medan dan Organda mengapresiasi sebab menjadi para supir menjadi perhatian pertama. Dan ini akan terus berjalan. Mudah-mudahan kepada seluruh penggerak transportasi ini bisa hidup sehat dan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka", kata Kadishub
Sementara itu, Ketua Organda Medan Mont Gomery Munthe, mengapresiasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang digelar Pemko Medan untuk para pengemudi transportasi angkutan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan dimana baru dilantik sudah memperhatikan para pengemudi.(rd)


Share Berita


Medan,DP News

Walikota Medan HM Bobby Afif Nasution optimis penanganan infrastruktur kota rampung 2 tahun.

"Kalau yang menjadi wewenang Kota Medan,kita optimis tertangani dalam 2 tahun"ujarnya saat ditanyai wartawan di kantor walikota usai menyampaikan pidato perdana di DPRD Medan,Jumat(26/2).

Menyinggung penanganan pandemi Covid-19, Bobby didampingi Aulia Rahman mengatakan perlu tindakan cepat dan tepat terutama dengan vaksinasi tahap kedua.

Sasaran tahap kedua vaksinasi kata Bobby adalah pada pelayanan publik seperti terminal,pasar pasar tradisional dan tempat pelayanan publik lainnya.

"Sasaran kita tempat layanan publik seperti terminal dan pasar-pasar"ujar Bobby yang didampingi Wakil Walikota Aulia Rahman.(rd)

Share Berita

Medan,DP News             

Dilantik pagi hari,Walikota Medan HM Bobby Afif Nasution sore harinya langsung pertemuan dengan seluruh Pimpinan OPD.Bersama Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman SE memperkenalkan diri dan penekanan juga ingin seluruh OPD peningkatan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Untuk mewujudkannya,seluruh OPD harus menghilangkan ego sektoral dan harus berkolaborasi untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Saya ingin semua bisa saling berkolaborasi dan saling support. Saya minta kedepannya ego sektoral bisa benar-benar kita runtuhkan, agar kenyamanan dan kecepatan kerja bisa optimal dan dapat dirasakan masyarakat dalam waktu cepat. Kita mulai dari hal yang terkecil hingga akhirnya nanti bisa kita kerjakan yang lebih besar lagi kedepannya secara berkesinambungan," kata Wali Kota Medan,Jumat(26/2).

Terkait penanggulangan Covid-19di katanya harus bergerak cepat mendata siapa saja yang masuk ke dalam kategori yang akan divaksin. Saling berkolaborasi dalam mendata dan juga harus lebih aktif dalam berkolaborasi serta mencari solusi dari permasalahan yang ada. Saya menginginkan ke depannya penanganan seperti ini perlu lebih komprehensif," jelasnya

Sedangkan terkait perekonomian, sambung Wali Kota Medan, Pemko Medan akan fokus kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terutama UMKM tingkat kelurahan menjadi tingkat kecamatan hingga ke tingkat internasional. 

"Kita harus jadikan kuliner Kota Medan bukan hanya di atas piring, tapi juga dapat dijadikan entertainment. Sebab, seluruh etnis yang ada di Kota Medan memiliki kulinernya masing-masing yang dapat ditonjolkan," tegasnya.

Sebelumnya Sekda Medan menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun 2021 sudah disahkan DPRD Kota Medan pada bulan Desember 2020. Saat ini, Pemko Medan telah menggunakan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). "Selain itu, kami juga telah mempersiapkan laporan keuangan yang akan diserahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut paling lambat pada tanggal 31 Maret. (Rd)


Share Berita

Medan,DP News

Kahiyang Ayu, S.TP,isteri Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE.MM dilantik sebagai Ketua TP PKK Kota Medan dan Ketua Dekranasda Kota Medan.Pelantikan dilakukan Nawal Edy Rahmayadi selaku Ketua TP PKK Provinsi Sumut dan juga Ketua Dekranasda Provinsi Sumut di Aula T Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubsu, Jumat (26/02) seusai Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melantik Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE.MM dan Wakil Wali Kota Medan H. Aulia Rachman,SE.

Seperti pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan sebelumnya, proses pelantikan Ketua TP PKK Kota Medan dan Ketua Dekranasda Kota Medan juga tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Provinsi Sumut, Nawal Edy Rahmayadi dalam pidatonya mengatakan pelantikan ini merupakan wujud pelaksanaan ketentuan dalam bidang kelembagaan di gerakan PKK maupun Dekranasda sebagai langkah awal bagi ketua yang dilantik untuk meneruskan kepemimpinan di PKK dan Dekranasda sebagai rangkaian dari kegiatan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Bupati dan Wakil Bupati di Provinsi Sumut.

"Saya selaku pribadi maupun sebagai Ketua PKK dan Dekranasda Sumut mengucapkan selamat atas pelantikan tersebut, semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan menyertai tugas bapak sebagai ketua pembina TP PKK dan Dekranasda di daerah masing-masing."kata Nawal Edy Rahmayadi.

Dalam pelantikan tersebut, Nawal Edy Rahmayadi juga menekankan kepada Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda untuk memahami hal-hal penting dan siap berkonsultasi serta berkoordinasi demi terlaksananya seluruh program kerja yang akan dilaksanakan setiap harinya.

"Saya yakin ibu-ibu dapat menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya dengan bekerjasama dengan tim penggerak PKK dan dekranasda Provinsi Sumut maupun dengan organisasi-organisasi wanita yang ada serta dengan gugus tugas covid-19 di daerah masing-masing."ujar Nawal Edy Rahmayadi.

Disamping itu, lanjut Nawal lagi, program-program kerja harus menjadi prioritas utama dan pembenahan struktur segera dipersiapkan serta pemberesan segala inventarisasi diteliti dengan sebaik-baiknya.

"Jangan lupa juga pelajari buku memori ketua yang lama sebagai gambaran untuk pelaksanaan tugas kedepanya dan yang tidak kalah pentingnya adalah berkoordinasi dengan Dinas terkait serta Satgas covid-19".lanjut Nawal Edy Rahmayadi.(rd)


Share Berita

 

Asahan,DP News

Puncak gelaran pilkada serentak yang dilaksanakan pada tahun 2020 lalu, hari ini, Jumat, (26/2), pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih masa jabatan 2021-2024 resmi dilantik. H. Surya, BSc dan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, MSi, selaku Bupati dan Wakil Bupati Asahan terpilih bersama beberapa Kepala Daerah terpilih lainnya se-Sumatera Utara ikuti acara pelantikan yang diselenggarakan di Aula Tengku Rizal Nurdin Kantor Gubsu, Jalan Sudirman No.41 Medan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi atas nama Presiden Republik Indonesia secara resmi melantik H. Surya, BSc menjadi Bupati Asahan dan Taufik Zainal Abidin Sitegqr, S.Sos, MSi, menjadi Wakil Bupati Asahan masa jabatan 2021-2024 sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.12354 tentang pengesahan pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah serentak di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara. Pelantikan tersebut ditandai dengan pembacaan naskah pelantikan dan dilanjutkan dengan penandatanganan naskah pelantikan sekaligus pemasangan tanda jabatan Bupati dan Wakil Bupati.

"Pelantikan pada hari ini merupakan momentum untuk melaksanakan amanah rakyat dalam rangka membangun daerah demi kesejahteraan rakyat, berjuanglah demi kepentingan rakyat dan bekerjalah secara jujur," tegas Edy Rahmayadi selaku Gubernur Sumatera Utara dalam sambutannya. 

Edy Rahmayadi menyampaikan kepada seluruh Kepala Daerah yang baru dilantik agar sekembalinya ke daerah untuk segera lakukan konsolidasi dan koordinasi dalam merealisasikan visi dan misi yang diusung selama kampanye pilkada yang lalu. 

“Kepada Kepala Daerah yang baru dilantik agar segera merealisasikan program-program yang yang diusung dan implementasinya harus sejalan dengan program-program dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat”, ujar Gubsu.

Setelah pelantikan tersebut, pelantikan Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) sekaligus Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan Ny. Hj. Titiek Sugiharti Surya oleh Ketua Dekranasda sekaligus Ketua TP PKK Provinsi Sumut Hj. Nawal Lubis Edy Rahmayadi.

Hj. Nawal Lubis Edy Rahmayadi dalam sambutannya menyampaikan kepada Ketua PKK dan Dekranasda yang baru dilantik agar dapat mengemban tugas dan menjalankan program-program PKK dan Dekranasda dengan baik demi mendukung program pembangunan di Kabupaten masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Forkopimda, seluruh OPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, TP PKK dan Dharma Wanita Kabupaten Asahan turut menyaksikan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Asahan terpilih hasil Pilkada Asahan 2020 secara virtual di Aula Melati Kantor Bupati Asahan dan Pendopo Rumah Dinas Kantor Bupati Asahan disertai dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. 

Sementara itu, masyarakat yang ada di Kecamatan juga dapat menyaksikan prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Asahan yang disiarkan secara virtual hingga ke seluruh Kecamatan se-Kabupaten Asahan. “hal tersebut kita lakukan demi menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19”, kata Sekretaris Daerah (Sekda) Dts Jhon Hardi Nasution MSi.(ZN)

Share Berita

Medan,DP News

Sekretarisis Daerah (Sekda) Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM, mengikuti Pelantikan dan Sumpah Janji Jabatan  Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM dan Wakil Wali Kota Medan H. Aulia Rachman,SE  periode 2021- 2024 secara Virtual di Command Center Kantor Wali Kota, Jumat (26/02). Pelantikan dengan menerapkan Protokol Kesehatan ini berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut.

Selain Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan, turut dilantik dan diambil Sumpah Janji Jabatan juga oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakil Wali Kota Binjai, Wali Kota/Wakil Walikota Tanjung Balai, Bupati/Wakil Bupati Serdang Bedagai, Bupati/Wakil Bupati Asahan dan Bupati/Wakil Bupati Humbang Hasundutan.

Prosesi Pelantikan dan Sumpah Janji Jabatan yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri ini berlangsung Khidmat. Turut mendampingi Sekda Kota Medan, Asisten Umum Renward Parapat dan Asisten Ekbang Khairul Syahnan.

Usai melantik Gubsu menyampaikan beberapa pesan kepada para Kepala Daerah yang baru dilantik diantaranya untuk segera melakukan konsolidasi dan mengenali seluruh pimpinan OPD sehingga bisa bekerjasama dengan tidak terlalu lama menyesuaikan diri.(rd)


Share Berita

Medan,DP News

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melantik Muhammad  Bobby Afif Nasution,SE.MM dan H.Aulia Rachman,SE menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan priode 2021-2024 di Aula T Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jumat (26/02).
Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan ini bersamaan dengan lima Kab/kota lainya diantaranya Kota Binjai, Kota Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kabupaten Humbang Hasundutan.
Meskipun pelantikan dilakukan secara langsung, namun dalam pelaksanaanya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan membatasi jumlah orang yang memasuki ruangan pelantikan.
Pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah dan unsur Forkopimda Sumut  lainya. Pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, lalu Gubsu mengambil sumpah jabatan kepada para Kepala Daerah yang kemudian dilanjutkan dengan pelantikan, setelah itu penyematan tanda pangkat dan diakhiri dengan penandatanganan fakta integritas.
Usai melantik Gubsu menyampaikan beberapa pesan kepada para Kepala Daerah yang baru dilantik diantaranya untuk segera melakukan konsolidasi dan mengenali seluruh pimpinan OPD sehingga bisa bekerjasama dengan tidak terlalu lama menyesuaikan diri.
Setelah itu, Pelajari secara pasti visi dan misi yang telah disampaikan sehingga dapat dikerjakan dan tidak bertentangan dengan visi misi Provinsi maupun Nasional. Dan yang terakhir segera selesaikan persoalan di daerah sesuai dengan potensi yang ada di daerah.
"Khusus untuk kota Medan sebagai ibu kota Provinsi harus segera mempelajari permasalahan yang ada di kota Medan karena Kota Medan adalah wajah Provinsi Sumut. Begitu pula daerah lainya juga sama pentingnya untuk dikembangkan guna menarik wisatawan dan invetasi di provinsi sumut."sambung Gubsu.
Sementara itu Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.MM usai pelantikan didampingi istri, Kahiyang Ayu,S.TP.MM menyampaikan program prioritas yang segera akan dikerjakan salah satunya yaitu program vaksinasi covid-19 terhadap masyarakat kota Medan. Melalui vaksinasi tersebut, Wali Kota Medan menargetkan tingkat imunitas masyarakat dapat meningkat hingga 70%.
Karena ini masih dalam situasi pandemi covid-19, jadi kami akan meninjau program vaksinasi berjalan dengan baik di kota Medan, kami menargetkan imunitas masyarakat harus diatas 70%, oleh karena itu kami berharap dukungan dari seluruh unsur forkopimda dan masyarakat kota Medan, karena program ini hanya dapat berjalan apabila adanya dukungan dari kita semua."kata Wali Kota Medan.
Selain program vaksinasi, program-program lainya juga menjadi prioritas Wali Kota Medan seperti bidang pendidikan, pengembangan UMKM dan ekonomi masyarakat.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Walikota Medan HM Bobby Afif Nasution-Wakil Walikota Medan Aulia Rahman berjalan kaki dari Kantor Walikota Medan menuju Gedung DPRD Medan',Jumat(26/2) sekitar pukul 14.16 WIB.

Bobby Nasution dan Aulia Rahman langsung menuju kantor walikota usai dilantik Gubsu Edy Rahmayadi.

Sebagaimana diberitakan jadwal perdana Walikota sampaikan pidato dalam rapat paripurna.

Selanjutnya Bobby akan melakukan rapat dengan Pimpinan OPD.(rd)

Share Berita

Asahan,DP New

Gubsu Edy Rahmayadi lantik H Surya,BSc-Taufik Zainal Abidin  Siregar sebagai Bupati/Wakil Bupati Asahan periode 2021-2024 bersama dengan 10 kepala daerah/wakil kepala daerah periode 2021-2024,Jumat(26/2)

Atas nama Presiden RI,Edy Rahmayadi melantik dan mengambil sumpah jabatan para bupati/walikota bersama wakil-wakilnya.

Saat memberikan arahan,Edy Rahmayadi berbicara diluar teks pidato yang sudah disiapkan stafnya a.

Saya hanya mengulangi kembali karena ada beberapa kepala daerah pendatang baru di kabupaten/kota

Kita satukan dulu pemahaman dalam artian positif sebab kitalah sebagai pembina politik di daearh kita masing masing.

"Selaku gubernur pembina politik di Sumatera Utara sedang bupati/walikota di kabupaten/kota"ujar ya di hadapan para bupati/walikota dan para wakilnya.

Pelantikan bupati/walikota beserta para wakilnya disiarkan langsung secara live streaming sehingga masyarakat tidak perlu repot datang langsung ke arena pelantikan.

Dari pengamatan di live streaming,jumlah undangan sangat dibatasi.

Hanya terlihat sejumlah  Forkopimda Sumut juga isteri para kepala/wakil kepala daerah yang dilantik.

Pelantikan dibagi dua tahapan yakni  pukul 08.00  WIB dan pukul 10.00 WIB.

Untuk tahap pertama yang sudah dilantik adalah Wakil Walikota Binjai,Walikota-Wakil Walikota Tanjung Balai,Walikota-Wakul Walikota Medan,Bupati- Wakil Bupati Sergai,Bupati-Wakil Bupati Asahan dan Bupati-Wakil Bupati Humbang Hasundutan.

Sementara itu pelabtujan berlangsung di Medan, halaman Kantor Bupati Asahan sudah 'kebanjiran' karangan bunga ucapan selamat. Berbagai ucapan selamat dikirimkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Asahan terpilih

Pengamatan di halaman kantor Bupati diwarnai karangan bunga yang bertuliskan ucapan selamat bermunculan secara bergantian, Jumat,(26/2) sekira pukul 10.00 WIB.

Karangan bunga ucapan selamat terus mengalir tiba di pelataran Kantor Bupati Asahan di pelataran kantor Bupati Asahan dikelilingi papan bunga ucapan selamat atas terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Asahan.

Pengamat Politik Tumpak Nainggolqn, SH, mengatakan, bahwa karangan bunga ucapan selamat itu merupakan bentuk penghargaan atas terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati pilihan rakyat.

Banjirnya karangan bunga ucapan selamat itu katanya,sebagai bentuk antusias masyarakat menyambut pemimpin baru. Masyarakat sudah tidak sabar dengan kepemimpinan yang baru terpilih tersebut, karena diangap akan membawa perubahan.

Selain itu, merupakan sinergisitas antara masyarakat dan pemimpin yang diharapkan. Masyarakat sudah merindukan pemimpin yang bersahaja dan berkarakter seperti Surya-Taufik. Semoga dengan kepemimpinan yang baru akan menjadikan Asahan berkarakter dan berdayaguna bagi masyarakat Kabupaten Asahan, kata Tumpak.(ZN)

Share Berita


Medan,DP News

Gubsu Edy Rahmayadi lantik 11 kepala daerah/wakil kepala daerah periode 2021-2024,Jumat(26/2).Namum dari 11 bupati/walikota tersebut,untuk Kota Binjai yang dilantik hanya Wakil Walikota.

Atas nama Presiden RI,Edy Rahmayadi melantik dan mengambil sumpah jabatan para bupati/walikota bersama wakil-wakilnya.

Saat memberikan arahan,Edy Rahmayadi berbicara diluar teks pidato yang sudah disiapkan stafnya.

Saya hanya mengulangi kembali karena ada beberapa kepala daerah pendatang baru di kabupaten/kota

Kita satukan dulu pemahaman dalam artian positif sebab kitalah sebagai pembina politik di daearh kita masing masing.

"Selaku gubernur pembina politik di Sumatera Utara sedang bupati/walikota di kabupaten/kota"ujar ya di hadapan para bupati/walikota dan para wakilnya.

Pelantikan bupati/walikota beserta para wakilnya disiarkan langsung secara live streaming sehingga masyarakat tidak perlu repot datang langsung ke arena pelantikan.

Dari pengamatan di live streaming,jumlah undangan sangat dibatasi.

Hanya terlihat sejumlah  Forkopimda Sumut juga isteri para kepala/wakil kepala daerah yang dilantik.

Pelantikan dibagi dua tahapan yakni  pukul 08.00  WIB dan pukul 20.00 WIB.

Untuk tahap pertama yang sudah dilantik adalah Wakil Walikota Binjai,Walikota-Wakil Walikota Tanjung Balai,Walikota-Wakul Walikota Medan,Bupati- Wakil Bupati Sergai,Bupati-Wakil Bupati Asahan dan Bupati-Wakil Bupati Humbang Hasundutan.

Berikut nama kepala-wakil kepala  daerah yang dilantik:

Tanjungbalai

M Syahrial-Waris

Wakil Wali Kota Binjai

Amir Hamzah

Medan

Muhammad Bobby Nasution-Aulia Rachman

Serdang Bedagai

Darma Wijaya-Adlin Umar Yusri Tambunan Asahan

Surya-Taufik Zainal Abidin.

Humbang Hasundutan

Dosmar Banjarnahor-Oloan P Nababan.

Usai pelantikan para bupati/walikota beserta para wakilnya meninggalkan lokasi acara didampingi para isterinya menuju mobil.(infosumut/rd) 



Share Berita

Medan,DP News

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melantik Muhammad  Bobby Afif Nasution,SE.MM dan H.Aulia Rachman,SE menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan priode 2021-2024 di Aula T Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jumat (26/02).

Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan ini bersamaan dengan lima Kab/kota lainya diantaranya Kota Binjai, Kota Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kabupaten Humbang Hasundutan.

Meskipun pelantikan dilakukan secara langsung, namun dalam pelaksanaanya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan membatasi jumlah orang yang memasuki ruangan pelantikan.

Pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah dan unsur Forkopimda Sumut  lainya. Pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri, lalu Gubsu mengambil sumpah jabatan kepada para Kepala Daerah yang kemudian dilanjutkan dengan pelantikan, setelah itu penyematan tanda pangkat dan diakhiri dengan penandatanganan fakta integritas.

Usai melantik Gubsu menyampaikan beberapa pesan kepada para Kepala Daerah yang baru dilantik diantaranya untuk segera melakukan konsolidasi dan mengenali seluruh pimpinan OPD sehingga bisa bekerjasama dengan tidak terlalu lama menyesuaikan diri.

Setelah itu, Pelajari secara pasti visi dan misi yang telah disampaikan sehingga dapat dikerjakan dan tidak bertentangan dengan visi misi Provinsi maupun Nasional. Dan yang terakhir segera selesaikan persoalan di daerah sesuai dengan potensi yang ada di daerah.

"Khusus untuk kota Medan sebagai ibu kota Provinsi harus segera mempelajari permasalahan yang ada di kota Medan karena Kota Medan adalah wajah Provinsi Sumut. Begitu pula daerah lainya juga sama pentingnya untuk dikembangkan guna menarik wisatawan dan invetasi di provinsi sumut."sambung Gubsu.

Sementara itu Wali Kota Medan, Muhammad  Bobby Afif Nasution,SE.MM usai pelantikan didampingi istri, Kahiyang Ayu,S.TP.MM menyampaikan program prioritas yang segera akan dikerjakan salah satunya yaitu program vaksinasi covid-19 terhadap masyarakat kota Medan. Melalui vaksinasi tersebut, Wali Kota Medan menargetkan tingkat imunitas masyarakat dapat meningkat hingga 70%.

"Karena ini masih dalam situasi pandemi covid-19, jadi kami akan meninjau program vaksinasi berjalan dengan baik di kota Medan, kami menargetkan imunitas masyarakat harus diatas 70%, oleh karena itu kami berharap dukungan dari seluruh unsur forkopimda dan masyarakat kota Medan, karena program ini hanya dapat berjalan apabila adanya dukungan dari kita semua."kata Wali Kota Medan.

Selain program vaksinasi, program-program lainya juga menjadi prioritas Wali Kota Medan seperti bidang pendidikan, pengembangan UMKM dan ekonomi masyarakat.(rd)






Share Berita

Medan,DP News

Untuk pertama kalinya, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif  Nasution SE MM hadir dalam Rapat Paripurna DPRD Medan dengan agenda Penyampaian Pidato Perdana Wali Kota Medan Periode 2021-2024 di Gedung DPRD Medan, Jumat (26/2).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE didampingi para wakil k dretua tersebut dihadiri langsung Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman SE, Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM, sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan, unsur Forkopimda Kota Medan, camat dan para anggota dewan baik secara langsung maupun melalui sambungan virtual.

Mengawali pidato perdananya, Wali Kota mengatakan kemajuan Kota Medan dalam semua bidang harus dengan cepat dilakukan. Untuk mewujudkannya, jelas Wali Kota, butuh dukungan dan bantuan serta kerjasama dari semua pihak. 

Kita (Pemko Medan) tidak dapat berdiri sendiri, tidak ada yang bisa jadi super hero menyelesaikan dan mengentaskan berbagai permasalahan yang ada. Untuk itu, Pemko Medan akan berkolaborasi dengan semua pihak untuk sama-sama bekerja memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Oleh karenanya, mari kita hilangkan ego sentris sektoral dan kewilayahan,” kata Wali Kota.

Kita akan buka wadah kolaborasi yang sebesar-besarnya, dengan harapan Kota Medan dapat menjadi motor penggerak perubahan. Sebab, kolaborasi adalah kunci utama untuk menangani berbagai permasalahan dengan daerah sekitar” tambahnya.

Dengan ini, sambung Wali Kota, artinya banyak pekerjaan rumah (PR) Kota Medan yang harus cepat diselesaikan seperti masalah infrastruktur, drainase, banjir dan kebersihan. 

Di sektor kebersihan, sampah juga menjadi fokus utama yang harus diperhatikan. Harapannya, dengan kolaborasi yang dibangun bisa menjadikan sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Selain itu, dari sektor ekonomi, kita gali potensi besar tersebut dari UMKM sehingga menjadi pendapatan bagi masyarakat dan Kota Medan. Kita juga harus mampu melihat peluang yang ada dengan memanfaatkan tekhnologi digita. 

Lalu, dari sektor kuliner, mari kita jadikan kuliner Kota Medan semakin dikenal, apalagi keberagamannya menjadikan kuliner Kota Medan memiliki dua cita rasa yakni enak dan enak sekali. Jadi, pantas rasanya menyebut kuliner Kota Medan sebagai the kitchen of Asia,” pungkasnya.

Secara tegas, kepada seluruh aparatur di lingkungan Pemko Medan, Wali Kota mengingatkan dan berpesan agar tidak melakukan tindak korupsi. 

Usai Wali Kota menyampaikan pidato perdana, Ketua DPRD Medan menutup rapat paripurna. Kemudian unsur pimpinan dan anggota DPRD Medan serta Forkopimda Kota Medan memberikan ucapan selamat kepada  Wali Kota dan Wakil Wali Kota dan diakhiri dengan foto bersama.(rd).

Share Berita

Medan,DP News

Sesuai jadwal,besok Jumat(26/2) pagi sekitar Pukul 08.00 WIB,Walikota Medan/Wakil Walikota Medan M Bobby Nasution-Aulia Rahman dilantik Gubsu Edy Rahmayadi.

Selanjutnya,sekitar pukul 14.00 WIB akan menyampaikan pidato perdana dalam Rapat Paripurna DPRD Medan.

Rapat paripurna dewan ini sudah dijadwalkan dalam rapat Banmus,Senin lalu.

Dan informasi diperoleh,Kamis malam agaknya Bobby- Aulia bakal 'tancap gas' dimana langsung  mengadakan pertemuan dengan Pimpinan OPD di kantor walikota.

Kabag Humas Pemko Medan Arrahman Pane yang dikonfirmasi membenarkan jadwal pertemuan dengan Pimpinan OPD.

Sementara itu,kantor Walikota Medan beberapa hari belakangan sudah mulai dipoles.

Cuma sampai saat ini,belum diketahui pihak mana yang berwenang mengenai jadwal acara walikota mengingat Bagian Humas bajal menjadi Bagian Protokol sementara Dinas Kominfo Medan hanya sibuk urusi advetorial tanpa ada informasi kegiatan terkait pelantikan Walikota/Wakil Walikota Medan periode 2021-2024.

Dinas Kominfo lebih getol mengurusi advetorial untuk 14 media tapi jadwal kegiatan pelantikan besok tidak terinformasikan kepada wartawan di Pemko Medan.(rd)


Share Berita


Samosir,DP News

Plh Bupati Samosir Jabiat Sagala mengatakan sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan,banyak saran dan masukan dari kalangan pers yang  disampaikan secara langsung ataupun dalam bentuk tulisan.

Menyadari peran pers merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan bangsa Indonesia dan etika insan pers yang diamanahkan dalam UU Pers No 40 Tahun 1999 maka hati nurani juga menjadi prioritas untuk mempertimbangkan berita-berita yang akan dipublikasikan.

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di Aula Jantor Bupati Samosir, Pangururan, Kamis (25/02).

Sementara itu,Kepala Dinas Kominfo Samosir yang diwakili Sekretaris Dinas Kominfo Saut M Manihuruk menyampaikan bahwa konferensi pers ini dilaksanakan dalam rangka menjalin kemitraan dan partisipasi aktif pers wartawan untuk menyebarluaskan informasi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Samosir. Peserta konferensi pers ini diikuti wartawan yang bertugas di Kabupaten Samosir.

Adapun beberapa hal penting yang disampaikan dalam konferensi pers ini antara lain terkait perkembangan Covid-19 di Kabupaten Samosir sampai pada hari ini tidak ada kasus baru dan 13 orang sembuh dengan jumlah konfirmasi positif 12 orang dengan kumulatif jumlah kasus 174 kasus, dan dalam penanganannya satgas Covid-19 akan memberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro dan operasi yustisi untuk memastikan penegakkan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. Pemerintah Kabupaten Samosir sudah melaksanakan Vaksinasi Covid-19 tahap pertama dan sedang mempersiapkan pencanangan vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

Dalam pertemuan ini disampaikan Pemerintah Kabupaten Samosir sedang mempersiapkan perayaan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Samosir dan pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan yang sudah dimulai pada tanggal 18 Februari sampai dengan 3 Maret 2021.

Plh. Bupati Samosir mengharapkan dukungan dari rekan-rekan  pers untuk dapat mengedukasi masyarakat melalui tulisan dan pemberitaan yang informatif serta menyejukkan terkait pandemi Covid-19 di Kabupaten Samosir dan mengajak seluruh masyarakat samosir untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Acara selanjutnya dilanjutkan dengan dialog interaktif yang dipandu oleh Asisten I Drs. Mangihut Sinaga, wartawan/jurnalis menyampaikan saran dan pertanyaan yang langsung dijawab Plh. Bupati Samosir dan SKPD terkait, secara umum konferensi pers berjalan dengan baik dan lancar.( ML/heli-red)

Share Berita

Medan,DP News

Plh Wali Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan kepada 99 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemerintah Kota Medan. Kegiatan ini diawali dengan Penandatanganan Kontrak Kerja dan dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis kepada perwakilan 5 orang PPPK yang dilaksanakan di Halaman Kantor Wali Kota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis No 2 Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah, Kamis (25/2)

Adapun 5 orang PPPK yang menerima SK secara simbolis yaitu Afrida SPd Golongan IX di SD Negeri 066654 Kecamatan Medan Helvetia, Ahmad Habibi Rangkuti SThi Golongan IX di SD Negeri 060884 Kecamatan Medan Baru, Alamsyah Putra SPd Golongan IX di SD Negeri 067240 Kecamatan Medan Tembung, Ali Imran Harahap SAg Golongan IX di SD Negeri 060949 Kecamatan Medan Labuhan, dan Zefrimal Hendra SP Golongan IX di Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Medan.

Usai menyerahkan secara simbolis SK PPPK, Plh Wali Kota Medan mengatakan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) Mengamanatkan Bahwa Pengadaan ASN Merupakan Kegiatan Untuk Mengisi Kebutuhan Jabatan Administrasi dan/atau Jabatan Fungsional Dalam Suatu Instansi Pemerintah Baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) Maupun PPPK. Hal itu dilakukan berdasarkan pada penetapan kebutuhan yang diumumkan secara terbuka kepada masyarakat dan dilaksanakan secara objektif sesuai syarat yang telah ditentukan.

Tahun ini, pemerintah pusat butuh sebanyak 83 ribu Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan PPPK. Sedangkan untuk pegawai pemerintah daerah di luar guru dibutuhkan sekitar 189 ribu orang yang terdiri dari 70 ribu PPPK jabatan fungsional selain guru, dan 119 ribu CPNS untuk berbagai jabatan teknis yang sangat diperlukan, termasuk untuk tenaga kesehatan. Ada pun total kebutuhan CPNS dan PPPK tahun ini ada sebanyak 1,3 juta orang untuk seluruh Indonesia," kata Plh Wali Kota Medan.

Lebih lanjut Wiriya mengungkapkan bahwa penyerahan SK pengangkatan PPPK ini bukan berarti bahwa kalian saat ini sudah bisa berleha-leha dan makin terlena karena telah jelasnya status kepegawaian yang kalian peroleh. Sebaliknya, buktikan bahwa dengan keluarnya SK pengangkatan PPPK ini menjadikan kalian semakin terpacu untuk mampu memberikan sumbangsih yang terbaik untuk Kota Medan.(rd).



Share Berita

 

Medan,DP News

Dewan Pers bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kembali menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang ke-505 dan 506 di Medan, Sumatera Utara selama dua hari, Rabu-Kamis (24-25/2).

UKW ini diperuntukkan bagi uji kompetensi Tingkat Muda, Madya dan Utama dengan jumlah peserta 53 orang. Sedangkan bagi PWI Sumatera Utara (Sumut) sebagai tuan rumah, UKW kali ini merupakan Angkatan ke-36 dan ke-37.

Sebagaimana disebutkan pada penutupan UKW Dewan Pers - PWI Sumut yang diselenggarakan di Hotel Grand City Hall Medan.

UKW Angkatan ke-36 dan 37 kali ini diikuti 54 orang peserta, 1 di antaranya gugur. 50 peserta dinyatakan kompeten (lulus, red) dan tiga orang lainnya tidak kompeten," ujar Khamsul Hasan, dalam sambutannya mewakili Tim Penguji PWI Pusat.

Selanjutnya, Direktur UKW PWI Pusat, Rajab Ritonga, menyebut tugas seorang wartawan profesional harus menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dan UU Pers No.40 Tahun 1999. "Seorang wartawan yang kompeten harus betul-betul melaksanakannya. Bahwa kode etik jurnalistik sebagai dasar penting profesionalitas seorang wartawan," kata Rajab di hadapan seluruh peserta UKW.

Ke depan, tugas dan tanggung jawab seorang jurnalis akan semakin berat. Untuk itulah kita perlu memegang teguh KEJ tadi," jelasnya.

Menyambung hal tersebut, Ketua PWI Sumut, Hermansjah, mengungka rasa syukur atas terselenggaranya UKW perdana awal 2021. "Memang Sumut paling siap menyelenggarakan UKW sehingga kita jadi penyelenggara pertama awal tahun ya. Ini salah satu poin bagi kita. Karena UKW ini gratis, seluruh biaya ditanggung dari APBN," ungkap wartawan senior ini.

"Sehingga wartawan yang mendaftar kali ini hampir 200 orang, namun kuota tidak mencukupi, kita bisa menerima 54 peserta saja untuk tahap awal ini. Bagi yang berkeinginan mengikuti UKW akan ada kita laksanakan di Maret 2021 nanti," jelas Hermansjah lagi.

Selanjutnya, Hermansjah mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada seluruh tim penguji, Dewan Pers dan PWI Pusat, termasuk penguji yang dihadirkan dari luar daerah, seperti DKI Jakarta, Aceh, Gorontalo, Kalimantan Tengah, dan daerah lainnya.

Adapun Tim Penguji di antaranya; Rajab Ritonga, Khamsul Hasan, Hendri Ch Bangun, Firdaus Baderi, T. Haris Fadillah, Tarmilin Usman, Hermansjah, M. Syahrir, Dedi Syahputra. Ditambah Penguji Magang (Wakil Penguji) yakni; Edward Thahir, Rizal Rudi Surya, Khairul Muslim, M. Haris Sadikin, Mahmud Marhaba, Iranda Novandi, Pahit S. Narottama. ( )

Share Berita

Asahan,DP News

Pembuangan limbah pabrik tepung kelapa yang dibuang perusahaan ke aliran Sungai Bondar Balok di Dusun II dan IV Desa Air Joman Baru Kecamatan Air Joman meresahkan warga sekitar.

Hal itu disampaikan Zulkarnain Marpaung,Mas Budi Marpaung,Tini bersama warga sekitar saat yang ditanyai melalui ponsel,Kamis(25/2).

Protes keras warga Desa Air Joman Baru yang akan mengancam melakukan aksi ke Dinas Lingkungan Hidup, Kantor Bupati dan  DPRD Asahan.

Koalisi LSM yang mengatasnamakan Indonesia Anti Coruption Society ( IACS ) dan Solidaritas Social Pendukung Aspirasi Masyarakat Asahan ( SS-PAMA) pun angkat bicara.Para penggiat itu menyoroti izin operasional pabrik tepung kelapa yang telah beroperasi sejak 10 tahun lamanya.

Protes keras warga, serta sorotan tajam dari kedua lembaga kepada pengusaha tersebut meliputi izin Analisis mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL ), Instalasi Pemmbuangan Air Llmbah (IPAL) Uji Kelayakan Lingkungan (UKL) dan Uji Pengelolaan Lingkungan (UPL) dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan bahkan sampai menyoroti pembayaran pajak tahunan perusahaan ke Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Kisaran.

Kita menduga terjadi penyimpangan dan atau pelanggaran hukum tentang UU PPLH  Nomor 32 Tahun 2009. Hal itu disampaikan Hery Noto didampingi Zulham Nainggolan,SH, saat investigasi ke lokasi pembuangan limbah pabrik tepung kelapa tersebut ketika itu.

Bahkan kata Hery, ada informasi dari pihak Kecamatan Air Joman mengatakan bahwa  untuk berkomunikasi dengan pihak pengusaha tersebut terkesan tertutup.

Seharusnya pihak pengusaha membuat kolam tersendiri diareal lokasi pabrik untuk menampung limbah agar tidak tercemar kemana- mana, kata Hery, mendapat informasi tersebut Kamis (25/2) di Kisaran

Dan mengapa limbah pabrik tersebut meluber sampai mencemari air sungai yang selama ini dimanfaatkan warga untuk mandi dan mencuci pakaian.  

Untuk itu,Dinas Llingkungan Hidup secara berkala melakukan monitoring dan uji sample terkait air limbah tersebut. Apakah sudah memliki ambang batas kewajaran dan bagaimana pula keadaan maupun dampak limbah tersebut terhadap lingkungan, ujar Hery.

Hingga berita ini ditayangkan pihak Dinas Lingkungan Hidup belum berhasil di konfirmasi bahkan Humas Perusahaan tersebut sangat sulit untuk di konfirmasi (ZN)

Share Berita

 

Medan,DP News

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Medan Ir. Wiriya Alrahman,MM mengikuti rapat koordinasi (Rakor) pemantapan pelaksanaan Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota hasil Pilkada serentak Tahun 2020 melalui sambungan vidcon dari ruang Command Center Kantor Wali Kota Medan, Kamis (25/02).

Rakor tersebut dibuka langsung Dirjen Otda Kemendagri Drs. Akmal Malik,M.Si.Akmal Malik menyampaikan rangkaian pelaksanaan Pilkada yang telah digelar bulan Desember 2020 lalu. Dimana selama pelaksanaannya berjalan dengan baik dan apa yang menjadi kekhawatiran masyarakat mengenai timbulnya klaster baru penularan covid-19 selama pelaksanaan Pilkada tidak terjadi.

"Melihat pelaksanaan Pilkada serentak yang telah digelar kemaren adalah kegiatan yang tidak mudah namun dapat diselesaikan dengan bagus, bahkan hampir tidak terjadi apa yang dikhawatirkan masyarakat yaitu timbulnya klaster covid-19. karena itu Mendagri mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak atas dukungan pelaksanaan pilkada"kata Akmal Malik.

Untuk pelantikan kepala daerah hasil Pilkada serentak itu sendiri, jelas Akmal Malik, akan mulai dilakukan pada tanggal 26 Februari besok secara bertahap. Namun, mengingat kondisi saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, maka tidak perlu adanya euforia secara berlebihan dari para pendukung kepala daerah yang dilantik.

"Karena itu kami minta seluruh unsur Forkopimda untuk dapat bekerjasama dan mengawal pelantikan yang akan dilakukan besok agar tidak terjadi kerumunan massal".pesan Akmal Malik.

Sementara itu usai mengikuti vidcon, Plh Wali Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman,MM menjelaskan bahwa untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan akan dilantik besok, Jumat (26/02) pada gelombang pertama bersamaan dengan lima kepala daerah lainya.

"Untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan akan dilantik gelombang pertama pagi pukul 08.00 WIB oleh Gubernur Sumut secara langsung."jelas Plh Wali Kota Medan yang mengikuti Rakor tersebut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Khairul Syahnan, Kabag Tapem Rasyid Ridho Nasution dan Sekretaris Satpol PP Kota Medan Rakhmat Adi Syahputra Harahap.

Sedangkan untuk Forkopimda Kota Medan sendiri, lanjut Plh Wali Kota Medan lagi, diminta mengikuti pelantikan tersebut secara daring dari kantor masing-masing.

"Forkopimda diminta mengikuti pelantikan secara daring, kemungkinan kita akan mengikuti proses pelantikan dari Kantor Walikota Medan, kita masih menunggu surat dari pemerintah provinsi."kata Plh Wali Kota”.(rd)

Share Berita


Jakarta,DP News

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan proses pembelajaran tatap muka di sekolah saat pandemi Covid-19 dibuka mulai semester ini atau Juli 2021.

"Secara bertahap diusahakan di semester ini sudah buka," kata Direktur Jenderal PAUD dan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud, Jumeri kepada CNNIndonesia.com, Kamis (25/2).

"Masa pembelajaran tatap muka digunakan untuk kampanye menjaga kesehatan bagi guru dan siswa, galakkan penyuluhan kepada siswa agar meningkat kesadarannya akan protokol kesehatan," ujarnya.

Namun, Jumeri tak menjelaskan tahap pembukaan sekolah tersebut. Jumeri mengatakan pembelajaran tatap muka ini sekaligus menjadi kampanye protokol kesehatan di sekolah bagi guru maupun siswa.

Menurutnya, Kemendikbud mewajibkan pihak sekolah menyiapkan standar operasional maupun fasilitas untuk menjaga kesehatan lingkungan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin sekolah dibuka mulai Juli 2021 menyusul vaksinasi Covid-19 terhadap tenaga pendidik serta guru. Pemerintah menargetkan 5 juta guru disuntik vaksin hingga Juni 2021.

Jumeri meminta kepada pihak sekolah yang membuka proses pembelajaran tatap muka menjalin kerja sama dengan fasilitas kesehatan terdekat. Termasuk komunikasi antara pihak sekolah dan wali murid secara intensif.

"Tenaga pendidik dan kependidikan, guru, kita berikan prioritas agar nanti di awal semester dua pendidikan tatap muka bisa mulai kita lakukan," kata Jokowi dalam siaran langsung yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (24/2).

Sementara itu di Sumut sampai saat ini masih belajar daring mengingat pandemi Covid-19.Beberapa waktu lalu sempat ada beberapa kabupaten/kota yang belajar tatap muka dengan aturan Prokes ketat seperti pakai masker,cuci tangan dan jumlah siswa dibatasi.

Namun akhirnya dihentikan karena pandemi Covid-19 masih berlangsung.(CNNIndonesia/rd).

Share Berita

Samosr,DP News

PT WIKA (Persero) Tbk. serahkan (Corpoate Social Responsibility) CSR di Kabupaten Samosir dalam rangka peringatan ulang tahun ke-61 di Aula Kantor Bupati Samosir, Kamis (25/2).

Adapun tema “WIKA untuk Indonesia.” Kegiatan ini dalam bentuk pembagian sembako, beautifikasi fasilitas umum, dan pembuatan kran air yang dilaksanakan secara simbolis di Pangururan, Kabupaten Samosir.

Dalam laporan, Kepala Seksi Keuangan PT WIKA (Persero) Tbk. Ryan Deksa Anthony menyampaikan bahwa PT WIKA (Persero) Tbk. telah melaksanakan kegiatan WIKA Mengajar bekerja sama dengan SMP Negeri 2 Pangururan melalui pembelajaran dalam jaringan (daring), membangun beautifikasi fasilitas umum dengan 25 tong  sampah di sejumlah titik di Kabupaten Samosir dan 2 wastafel untuk dipasang di tempat-tempat pariwisata melalui koordinasi dengan Dinas Lingkungan Samosir. Terkait pemberian 100 sembako kepada penerima, sambung Ryan, PT WIKA (Persero) Tbk. di seluruh Indonesia menyerahkan bantuan 6.100 proyek dengan jumlah 100 paket sembako.

Manajer PT WIKA (Persero) Tbk. Riswan Yan Tanzil menyampaikan terima kasih atas hubungan yang baik dengan Pemkab Samosir dan seluruh masyarakat di sekitar area kerja PT WIKA. Kami dari seluruh jajaran pimpinan PT WIKA (Persero) Tbk., lanjut Riswan, memohon dukungan dari Pemkab Samosir dalam menjalankan pekerjaan-pekerjaannya di Kabupaten Samosir.

Plh. Bupati Samosir Jabiat Sagala menyampaikan terima kasih atas CSR PT WIKA (Persero) Tbk. atas bantuan yang diterima Pemkab Samosir di tengah-tengah pandemi Covid-19 untuk mendukung Pemkab Samosir dan masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Jabiat Sagala memerintah SKPD terkait untuk menyampaikan bantuan sembako dengan kriteria masyarakat yang paling membutuhkan melalui Dinas Sosial Kabupaten Samosir. Di akhir sambutannya Jabiat Sagala menyampaikan selamat ulang tahun kepada PT WIKA (Persero) Tbk. dan sukses selalu dalam melaksanakan kegiatannya di Kabupaten Samosir.

Secara simbolis, lima perwakilan masyarakat penerima bantuan paket sembako yaitu Sardianson Damanik, Tio Feronika Simbolon, Pangihutan Sihite, Rohendi Simbolon, dan Risky Aditia Nainggolan. Selanjutnya, Dinas Sosial akan membagikan paket Sembako kepada penerima berdasarkan data yang ada pada Dinas Sosial Kabupaten Samosir.

Di akhir, acara diadakan penyerahan secara simbolis CSR yang diterima oleh pihak Pemkab Samosir dan masyarakat penerima sembako yang telah dihunjuk. Pada akhir acara diadakan perjamuan kasih dari PT WIKA (Perseo) Tbk. Kiranya CSR ini bermanfaat bagi Pemkab Samosir dan masyarakat penerima yang ditelah ditetapkan. ( ML / heli- red)

Share Berita

Medan,DP News

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman,MM mengikuti rapat koordinasi (rakor) pemantapan pelaksanaan pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota hasil pilkada serentak tahun 2020 melalui sambungan vidcon dari ruang Command Center Kantor Wali Kota Medan, Kamis (25/02).

Rakor tersebut dibuka langsung oleh Dirjen Otda Kemendagri, Drs. Akmal Malik,M.Si. dalam rakor tersebut Akmal Malik menyampaikan rangkaian pelaksanaan Pilkada yang telah digelar bulan Desember 2020 lalu. Dimana selama pelaksanaannya berjalan dengan baik dan apa yang menjadi kekhawatiran masyarakat mengenai timbulnya klaster baru penularan covid-19 selama pelaksanaan pilkada tidak terjadi.

"melihat pelaksanaan pilkada serentak yang telah digelar kemaren adalah kegiatan yang tidak mudah namun dapat diselesaikan dengan bagus, bahkan hampir tidak terjadi apa yang dikhawatirkan masyarakat yaitu timbulnya klaster covid-19. karena itu Mendagri mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak atas dukungan pelaksanaan pilkada"kata Akmal Malik.

Untuk pelantikan Kepala Daerah hasil Pilkada serentak itu sendiri, jelas Akmal Malik, akan mulai dilakukan pada tanggal 26 Februari besok secara bertahap. Namun, mengingat kondisi saat ini masih dalam situasi pandemi covid-19, maka tidak perlu adanya euforia secara berlebihan dari para pendukung Kepala Daerah yang dilantik.

"Karena itu kami minta seluruh unsur forkopimda untuk dapat bekerjasama dan mengawal pelantikan yang akan dilakukan besok agar tidak terjadi kerumunan massal".pesan Akmal Malik.

Sementara itu usai mengikuti vidcon, Plh Wali Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman,MM menjelaskan bahwa untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan akan dilantik besok, Jumat (26/02) pada gelombang pertama bersamaan dengan lima Kepala Daerah lainya.

"Untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan akan dilantik gelombang pertama pagi pukul 08.00wib oleh Gubernur Sumut secara langsung."jelas Plh Wali Kota Medan yang mengikuti rakor tersebut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Khairul Syahnan, Kabag Tapem, Rasyid Ridho Nasution, dan Sekretaris Satpol PP Kota Medan, Rakhmat Adi Syahputra Harahap.

Sedangkan untuk Forkopimda Kota Medan sendiri, lanjut Plh Wali Kota Medan lagi, diminta mengikuti pelantikan tersebut secara daring dari kantor masimg-masing.

"Forkopimda di minta mengikuti pelantikan secara daring, kemungkinan kita akan mengikuti proses pelantikan dari Kantor Walikota Medan, kita masih menunggu surat dari Pemerintah Provinsi."kata Plh Wali Kota”.(rd)


Share Berita

Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.