Jakarta,DP News

Rapata Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memutuskan bahwa Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) tetap digelar tahun 2021.

Kepastian tempat dan waktu pelaksanaan Porwanas 2021 yang akan diikuti oleh para wartawan dari seluruh Indonesia akan diputuskan kemudian.

Begitu juga seberapa banyak cabang olahraga dan jenis cabang olahraga yang dipertandingkan, akan dibahas lebih detail kemudian dengan melibatkan pengurus PWI dan juga Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat.

Demikian kesimpulan rapat gabungan yang dihadiri para pimpinan PWI Provinsi, Ketua SIWO PWI Pusat, dan dipimpin Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari. Rapat juga dihadiri Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi dan Wakil Sekjen PWI Pusat Suprapto, berlangsung secara daring, Rabu (31/3).

“Kita putuskan   bahwa Porwanas PWI akan dilaksanakan tahun 2021 ini, tentu dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) secara ketat sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Atal S Depari saat membacakan keputusan rapat.

Keputusan rapat juga tetap menyetujui Provinsi Jawa Timur menjadi tuang rumah Porwanas PWI 2021. “Kita beri kesempatan kepada Jawa Timur untuk tetap menjadi tuan rumah sesuai keputusan semula. Tetapi, kita juga menyiapkan alternatif tempat lain,” ujar Atal S Depari. 

Apabila Jatim tidak bisa menjadi tuan rumah, maka pelaksanaan Porwanas PWI 2021 akan diselenggarakan di Provinsi DKI Jakarta. PWI Pusat akan bertindak sebagai tuan rumah.

“PWI DKI Jakarta siap mendukung keputusan PWI Pusat dan siap menjadi tuan rumah,” tambah Ketua PWI DKI Jakarta Sayid Iskandar.

Sementara itu, Ketua SIWO PWI Pusat AAGWA Ariwangsa siap menjalankan putusan rapat PWI Pusat, PWI Provinsi, dan SIWO PWI Pusat yang tetap meminta Porwanas PWI dilaksanakan 2021.

“Kami siap menjalankan putusan rapat ini. Hanya saja, waktu pelaksanaan Porwanas 2021 saya usualkan tetap setelah pelaksanaan PON Papua,” katanya.

Seperti diketahui, Rakernas SIWO PWI Pusat yang berlangsung 24-25 Maret 2021 telah memutuskan bahwa pelaksanaan Porwanas PWI ditunda sampai Juni 2022 dengan alasan pandemi  Virus Corona. Sebelumnya PWI Pusat telah menetapkan PWI Jawa Timur sebagai tuan rumah Porwanas dan semula akan direncanakan tahun 2021 di wilayah Malang Raya.

Dengan adanya putusan terbaru ini maka pelaksanaan Porwanas PWI tetap berlangsung tahun 2021. (Rel/rd)

Share Berita

Samosir,DP News

Koordinasi upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid-19 pada tingkat desa tetap dilakukan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Anak, Masyarakat, dan Desa (PPAMD). Kordinasi dilaksanakan dalam bentuk penguatan aspek pemerintahan desa untuk menjaga warganya dari infeksi Covid-19 demikian juga dampak pengiringnya.

Secara teknis, Dinas PPAMD mengimbau desa untuk mengoptimalkan fasilitas protokol kesehatan di desa masing-masing dan mengaktifkan Satgas Covid-19 Desa untuk melakukan pengawasan protokol kesehatan pada kegiatan masyarakat.

Imbauan juga dilakukan untuk melaksanakan Surat Edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa. Hal ini dimaksudkan agar prioritas penggunaan dana desa untuk memperkuat sendi-sendi ekonomi melalui Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan penguatan kesehatan masyarakat melalui upaya pencegahan dan penanganan COVID-19.

Di samping itu, Dinas PPAMD juga menekankan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 40/PMK.07/2020 agar desa melakukan penyesuaian-penyesuaian yang adaptif dan cepat untuk mencegah pandemi Covid-19 berdasarkan skala prioritas.

Dinas PPAMD berharap kordinasi demi kordinasi yang dilakukan dengan desa, desa dengan para pihak yang ada di desa, Puskesmas, dan kecamatan, dapat berjalan dengan baik untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan, pengendalian, penanganan Covid-19 secara efektif dan efisien dan senantiasa tanggap terhadap perubahan-perubahan yang cepat dan terkini.

Berikut Data Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Samosir per hari ini,Rabu(31/3) dengan rincian nihil kasus baru dan 1 sembuh, kumulatif tetap 191 kasus.

 (1) Suspek: Nihil

(2) Probable: 1 orang

(3) Konfirmasi Positif Aktif: 3 orang

 (4) Sembuh: 170 orang (1 orang yang sembuh yaitu: RN, [20/03/2021], Pr., 33 Tahun, Desa Dosroha, Kecamatan Simanindo).

(5) Meninggal Dunia: 8 orang

(6) Kumulatif 191 kasus.( ml-red)

Share Berita

Asahan,DP News

Bupati Asahan H. Surya, BSc, didampingi Pj. Sekdakab Asahan Drs. Jhon Hardi Nasution, MSi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agus Jaka Putra Ginting, SH, MH, Kadis PUPR, Kadis Kominfo meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang berlokasi di Kelurahan Sei Renggas Kecamatan Kota Kisaran Barat, Rabu (31/3).

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Asahan itu untuk meninjau secara langsung pengelolaan sampah yang berada di tempat pembuangan akhir (TPA) dan memastikan penanganannya dilakukan secara baik dan benar.

Setelah melakukan peninjauan Bupati menginstruksikan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup bekerjasama dengan Kepala Dinas PUPR untuk segera mengerahkan alat berat untuk merapikan tumpukan sampah yang berserakan.

Mengenai lokasi saat ini, H. Surya menilai masih mampu menampung sampah dari Kota Kisaran dan sekitarnya 2 sampai 3 tahun mendatang. Namun bupati berharap lokasi sampah itu perlu dikelola dengan baik, sehingga lokasi TPA ini benar-benar rapi dan sampah yang diangkut tidak berserakan, ujar Surya.

“TPA ini perlu pengelolaan yang baik,  tujuannya agar sampah-sampah yang dibuang benar-benar tidak menganggu masyarakat sekitar” ujar Bupati.

Menurut Surya, hal ini kita lakukan merupakan sebagai langkah agar sampah yang dibuang tersebut tidak berserakan dan tertata dengan baik. Surya berharap agar ke depan petugas yang memungut dan membuang sampah ke TPA benar-benar memperhatikan sisi lingkungan dan jangan asal buang, ucap Bupati.

Lebih lanjut H. Surya mengatakan sesuai laporan Kepala Dinas Lingkungan Hidup bahwa luasan lokasi TPA saat ini kurang lebih 2 hektar, ke depan kita akan mengajukan penambahan luas lokasi TPA ke pihak PT BSP sebanyak 8 hektar. Nantinya luas TPA di Kelurahan Sei Renggas ini menjadi 10 hektar dengan harapan dilokasi ini nantinya akan dibangun mesin pengolah sampah terpadu agar sampah yang terkumpul dapat dikelola dengan baik serta memberikan manfaat.

Untuk memaksimalkan pengelolaan sampah di lokasi TPA Kelurahan Sei Renggas, Bupati meminta kepada Kadis LH untuk mengajukan anggaran pengadaan alat berat jenis beco pada PAPBD tahun 2021 serta segera melakukan konsultasi ke kabupaten/kota yang pengelolaan sampahnya sudah berjalan baik agar nantinya dapat diterapkan juga di Kabupaten Asahan.(ZN)

Share Berita

Medan,DP News

Pihak PT Shell yang akan membabgun SPBU di Jalan Wahidin Kelurahan Pandai Hulu II Medan Area tetap membuka diri untuk sosialisasi kepada warga sekitar.Mulai dari awal rencana tetap mengupayakan sosialisasi secara to door mengingat pandemi Covid-19 dengan mengikutsertakan pihak LPM dan Kepling.

Sebagai rasa tanggung jawab terhadap warga sekitar,pihak PT Shell masih memberi ruang untuk sosialisasi dengan menghadiri pertemuan yang dijadwalkan pihak kelurahan Sabtu,27 Maret 2021 lalu di Aula Kantor Lurah Pandau Hulu.

Pihak PT Shell diwakili Sarni R menghargai upaya pihak kelurahan dengan mengundang warga yang merasa keberatan atas rencana pembangunan SPBU tersebut.

Dari aparat terkait dan pihak PT Shell hadir namun tak satupun warga yang datang dan dibuktikan dengan daftar hadir yang diarsipkan pihak kelurahan.

Dijelaskan bahwa di awal  sosialisasi dilakukan secara door to door bahkan  pada April 2020 lalu sosialisasi mengikutsertakan pihak LPM dan kelurahan.

Sebelumnya juga Ketua DPRD Medan Hasyim SE didampingi Ketua Komisi IV Paul Mei Anton Simanjuntak dan anggota komisi Dame Duma Sari Hutagalung sudah turun ke lokasi dan sempat dialog dengan warga yang merasa keberatan dengan rencana SPBU tersebut sebagai tindak lanjut RDP Komisi IV yang juga dihadiri pihak PT Shell.

Meskipun demikian, masih ada lagi upaya mediasi dari pihak kelurahan dan disambut baik pihak PT Shell dengan mengikutsertakan tim engineering.

Dalam pertemuan,Sabtu 27 Maret lalu yang dimediasi pihak kelurahan,ternyata tidak satupun warga yang hadir walau undangan sudah disampaikan sehari sebelumnya.

Dari dokumen dan notulen rapat yang ditandatangi aparat terkait minus warga disebutkan bahwa pihak PT Shell dengan tim engineering sudah hadir memenuhi undangan untuk menjelaskan detail rencana pembangunan SPBU kepada warga.Poin selanjutnya disebutkan bahwa undangan sudah disampaikan kepada warga yang merasa keberatan namun tidak satupun yang hadir.

Notulen rapat itu ditandatangi pihak PT Shell dan aparat terkait dan Lurah Pandau Hulu II Medan Area A Zulfikar Rambe,SSTP,MAP.

Sebagaimana diketahui,pihak PT Shell merencanakan membangun SPBU di Jalan Wahidin Pandau  Hulu II Medan Area namun ada warga yang merasa keberatan.Padahal segala persyaratan sudah dilalui mulai dari sosialisasi, perizinan bangunan dan AMDAL.Sampai saat ini SPBU belum dibangun walau sudah mengantongi perizinan.Bahkan tetap membuka diri untuk menjelaskan detail rencana kepada sebagai bentuk rasa tanggungjawab sosialnya dibuktikan dengan legowo menghadiri undangan pihak kelurahan,Sabtu lalu.(rd)

Share Berita

Asahan,DP News

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melakukan aksi nyata tanggap banjir dengan melakukan normalisasi saluran pembuangan air. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Asahan, saluran pembuangan air yang melakukan normalisasi di daerah Kebun Sei Dadap yang merupakan alur pembuangan air dari Kisaran Naga. Selain itu, alur pembuangan air di seputaran Jalan Sutami dan alur pembuangan air di parit busuk belakang Stadion Mutiara serta alur pembuangan air di karang anyar. 

“Sejak kemarin kita mulai merealisasikan pekerjaan normalisasi saluran pembuangan air di sejumlah parit guna mengantisipasi banjir disaat musim hujan, dan ini merupakan wujud nyata janji politik Surya-Taufik, kata Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan Rahmat Hidayat Siregar,S.Sos, MSi, Rabu (31/3)

Kita sudah siapkan satu unit alat berat ekskavator yang akan difungsikan untuk kegiatan normalisasi saluran air. Normalisasi akan dikerjakan dibeberapa titik. Hal itu tentunya sesuai instruksi Bupati Asahan H Surya,BSc. Normalisasi parit/kanal, akan menjadi prioritas di beberapa titik rawan genangan air, mengingat kondisi saluran air tersebut sudah sangat memprihatinkan karena dipenuhi sampah-sampah  dan semak rerumputan.

Pihaknya akan melakukan normaliasasi di titik titik yang menjadi penyebab banjir pada saat musim hujan. Alat berat digunakan untuk membuka kembali saluran air yang hilang karena tertimbun tanah. Normalisasi ini akan dilakukan secara bertahap, kata Rahmat.

Sementara Bupati Asahan H. Surya, BSc, mengatakan normalisasi saluran pembuangan  air yang berada di Kota Kisaran yang dilakukan saat ini merupakan langkah nyata yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mengatasi banjir yang selalu melanda Kota Kisaran pada saat hujan turun.

Surya menjelaskan, bahwa langkah yang diambil saat ini dengan melakukan pengerukan pada lokasi lokasi buangan air adalah merupakan realisasi dari salah satu janji politik pasangan Surya-Taufik pada saat kampanye yang lalu, yaitu Kota Kisaran bebas banjir.

Dalam mewujudkan Kota Kisaran bebas banjir, Bupati meminta peran serta masyarakat dalam mengatasi permasalahan banjir dengan cara menjaga lingkungan sekitar dan tidak membuang sampah sembarangan. 

“Peran serta masyarakat lebih penting dan menjadi solusi awal, ketika pemerintah juga mempersiapkan solusinya. Produsen sampah terbesar adalah manusia, maka manusialah yang menjaga lingkungan untuk tetap terjaga agar sampah tidak terbuang bukan pada tempatnya,” harap Bupati.(ZN)

Share Berita


Asahan,DP News

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022,di Aula amelati Kantor Bupati, Rabu (31/3).

Musyawarah dihadiri Gubernur Sumatera Utara diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara Drs.H. Mhd. Fitriyus ,SH, MSP, Bupati Asahan H.Surya, BSc, Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos,MSi, Ketua DPRD Kabupaten Asahan Baharuddin Harahap, SH, MH, Dandim 0208 Asahan, Kajari Asahan, Ketua PN Kisaran, Ketua Pengadilan Agama Kisaran, Kapolres Asahan, Danlanal Tanjung Balai Asahan, Anggota DPRD Kabupaten Asahan, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan ini Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provsu Drs. H. Mhd Fitriyus, SH, MSP mengatakan, tema RKPD Provsu tahun 2022 yakni, "percepatan pemulihan ekonomi dan kehidupan bermasyarakat".

Dengan prioritas pembangunan diarahkan pada peningkatan kesempatan kerja dan berusaha, peningkatan akses dan mutu pendidikan, konektivitas antar pusat pertumbuhan wilayah dan pusat produktivitas, peningkatan sarana dan prasarana layanan kesehatan, peningkatan nilai tambah sektor agraris, peningkatan nilai tambah sektor parawisata, peningkatan pelayanan sosial kemasyarakatan dan olahraga, regoemasi birokrasi, tata kelola pemerintahan dan layanan publik, ujar Fitriyus.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara  menetapkan target sasaran makro pembangunan Provsu di tahun 2022 adalah sebagai berikut : pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,20 persen, penurunan angka pengangguran terbuka menjadi 6,72 persen, penurunan angka kemiskinan menjadi 8,40 persen, IPM meningkat menjadi 72,57, Gini Rasio menjadi 0,311, Laju Inflasi Kisaran 3,00, PDRB perkapita sebesar 39,18 juta dan nilai tukar petani 114,7, ucap Fitriyus.

Berdasarkan prioritas pembangunan Provsu tahun 2022 beserta tema yang telah disampaikan diatas, maka dalam upaya pencapaian target pembangunan ekonomi maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat, kami meminta agar pemerintah Kabupaten/Kota mempedomi dan menselaraskan program/kegiatan/sub kegiatan pembangunan Kabupaten/Kota dengan program/kegiatan/sub kegiatan pembangunan nasional dan Provsu tersebut, harapnya.

Untuk itu kata Fitriyus, pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten/Kota agar dalam penyusunan prioritas pembangunan RKPD Tahun 2022 didasarkan kepada, prioritas pembangunan dalam RPJM nasional tahun 2020-2024 yang diselaraskan dengan RPJMD Provinsi/Kabupaten/Kota, mengacu pada rancangan RKP dan rancangan RKPD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2022.

Masalah dan tantangan pokok serta isu strategis dan permasalahan yang harus ditangani dalam tahun rencana secara terukur,  rancangan kerangka ekonomi daerah beserta kerangka anggaran dan kerangka regulasi, pelaksanaan standar pelayanan minimum (SPM) yang menjadi kewenangan Kabupaten Kota, pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dan pemulihan ekonomi serta kehidupan masyarakat, ucap Fitriyus.

Sementara Bupati Asahan H. Surya, BSc, mengatakan, bahwa tujuan pelaksanaan Musrenbang RKPD Asahan tahun 2022 untuk membahas Rancangan RKPD Kabupaten Asahan Tahun 2022 guna penyempurnaan rancangan awal RKPD berdasarkan renja Perangkat Daerah dan hasil penelaahan terhadap RKPD Provinsi, RKP dan program strategis nasional, kata Surya.

Tema Musrenbang RKPD kita tahun ini adalah "percepatan pemulihan ekonomi melalui peningkatan SDM dan infrastruktur publik menuju Asahan sejahtera yang religius dan berkarakter", ucap Surya.

Surya mengatakan tema ini disusun bertitik tolak dari permasalahan pembangunan yang kita hadapi saat ini dalam kondisi keterbatasan keuangan daerah dan melambatnya pertumbuhan ekonomi akibat pandemi covid-19. Walaupun vaksinisasi telah dilakukan, saat ini sudah 5.720 orang  yang telah divaksin, namun pemulihan ekonomi membutuhkan proses. Kami berharap dengan infrastruktur yang semakin baik masyarakat dapat melaksanakan aktivitas ekonomi dengan lancar.

Surya menyampaikan10 program prioritas yang telah disusun pada saat kampanye Pilkada 9 Desember 2020 dan akan kita jadikan acuan di dalam melaksanakan roda pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan yaitu, digitalisasi birokrasi, sumber daya manusia tangguh, ekonomi mandiri, Asahan sehat, Asahan cerdas, infrastruktur kuat, Asahan religius, lingkungan berbasis partisipatif, Asahan go wisata dan Asahan perang covid 19.

Surya berharap kepada seluruh OPD yang terkait dengan 10 program prioritas tersebut dapat mencermati apa yang telah menjadi janji-janji politik kami pada saat Pilkada kemarin. "Saya akan melakukan penilaian dan evaluasi terhadap masing-masing dokumen perencanaan yang saudara susun di tingkat perangkat daerah," kata Surya.

Pemerintah Kabupaten Asahan akan terus berupaya melakukan perbaikan dan pembenahan pada segala aspek pembangunan guna mewujudkan Kabupaten Asahan menjadi lebih baik, untuk itu dibutuhkan semangat kerja semua pemangku kepentingan dan kerja keras kita bersama salah satunya adalah melalui proses perencanaan pembangunan daerah yang saat ini kita lakukan. Kesemua ini pada dasarnya dimaksudkan untuk menyediakan, memperbaiki dan meningkatkan serta memperluas cakupan pelayanan kepada masyarakat, harap Bupati.

"Dalam kesempatan ini saya mengingatkan kita semua untuk tetap memerangi covid 19 dengan senantiasa  mematuhi protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak serta memastikan ketersediaan alat pelindung diri. Mudah mudahan pandemi covid 19 ini dapat segera berakhir dan kita semua dapat melaksanakan aktivitas kita masing-masing sebagaimana yang kita alami sebelumnya," kata Surya.

Narasumber kegiatan ini 

1. Kajari Asahan Aluwi, S.H, dengan materi potensi tindak pidana korupsi pada Pemerintah Daerah

2. Kepala Bidang Perencanaan Saran Prasaran dan Kewilayaan Bappeda Provsu Fuad Perkasa, SH dengan materi Arah Kebijakan Pembangunan Provsu Tahun 2022

3. Kepala Bidang Pengwasan Sunber Daya Kelautan dan Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Provsu Partologi Panggabean A. Pi dengan materi kebijakan kelautan dan perikanan Provsu Tahun Anggaran 2021 dan Rencana Program/Kegiatan Prioritas Tahun Anggaran 2022

4. Kepala UPT Jalan dan Jembatan Provsu Dinas Bina Marga Konstruksi Provsu Muhammad Salim, ST dengan materi Rencana Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan T. A 2022 di Kabupaten Asahan.(ZN)

Share Berita

Samosir,DP News

Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) RI mengunjungi Kabupaten Samosir. Kunjungan tersebut disambut baik Plh. Sekdakab Samosir Hotman Sagala di Ruang Rapat Kantor Bupati Samosir didampingi Kadis Pariwisata Dumoch Pandiangan (30/03).

Rombongan Wantannas dipimpin Brigjen TNI Karev Marpaung, S.Sos, MM. Diantara rombongan ikut juga Laksdya TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos, SH, S.Pi, MH, Mayjen TNI Ana Supriatna, S.IP, M.Si, Brigjen TNI Haris Sarjana, MM, M.Tr, Kolonel Tek B.D.O Siagian, SE, M.Si, Kolonel Inf. Parawita Agus, S.Sos, M.Sos, Nalendro, M.Si. serta Dandim 0210 TU. Letkol Roni Agus Widodo.

Plh Sekdakab Samosir, Hotman Sagala menyampaikan bahwa Pembangunan di Samosir semakin banyak termasuk di bidang infrastruktur, namun disampaikan bahwa Kabupaten Samosir masih memerlukan perhatian dari pemerintah pusat. 

Dan kedatangan rombongan Wantannas sebagai lembaga yang bertanggung jawab langsung kepada presiden diharapkan dapat memberikan masukan kepada presiden RI guna mewujudkan Danau Toba sebagai destinasi wisata super prioritas.

Di samping itu, Hotman menyampaikan beberapa isu strategis diantaranya menyangkut kehutanan yang sudah diduduki masyarakat sejak lama, belum adanya pengelolaan produk langsung di Samosir, isu politik dan kebersamaan kabupaten se-kawasan Danau Toba dalam pengembangan wisata dan pemeliharaan kondisi air (keseterilan) Danau Toba.

Brigjen TNI Karev Marpaung menjelaskan maksud kedatangan Wantannas ke Danau Toba guna pengumpulan data, dan melihat perkembangan pariwisata secara langsung terlebih dalam penerapan 3 A yaitu, Atraksi, Amenitas dan Aksebilitas.

Selain itu juga untuk menyerap aspirasi dari kabupaten mengenai kendala yang dihadapi termasuk ancaman keamanan. Dengan demikian, Karev Marpaung mengatakan pihaknya akan memetakan pokok persoalan yang dihadapi yang kemudian dilaporkan langsung kepada Presiden RI sehingga akan ada rekomendasi presiden kepada kementerian terkait.

"Keamanan dan kesejahteraan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan" tambah Brigjen Karev Marpaung mengakhiri.(ml/heli-red)

Share Berita

Samosir,DP News

Pemuda Karya Nasional ( PKN) Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, melakukan penanaman pohon Macademia secara serentak di hari Bhakti Rimbawan Yang Ke 38 Tahun, berlokasi di areal KTH Tusam Mandiri Dot Com, Desa Salaon Dolok Kecamatan Ronggur Nihuta, Kabupaten Samosir, Selasa (30/3).

Ketua DPC PKN Samosir Jemmy Simbolon berterima kasih kepada seluruh pengurus KTH Tusam Mandiri Dot Com khususnya kepada ketua kelompok  yang telah mengundang DPC PKN dalam rangka penanaman pohon secara serentak di lokasi Hutan KTH Tusam Mandiri Dot Com.

"Terima kasih dan ini kegiatan yang sangat positif. Semoga ke depan, penanaman pohon harus rutin dilakukan, agar kawasan hutan yang diberikan oleh negara kepada kelompok Tani Hutan Tusam Mamdiri Dot Com dapat bermanfaat dan terjaga ekosistem hutan nya" katanya.

Lebih lanjut ,Jimmy juga meminta kepada Ketua Kelompok Tani Hutan Tusam Mandiri Dot Com Jairing Simbolon (juga kader PKN Ronggur Nihuta), agar kompak dalam pengelolaan hutan persosialan ini berikan, untuk peningkatan taraf ekonomi masayarakat Salaon Dolok, khususnya seluruh anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Rusak Mandiri Dot Com.

"Berjuang lah membawa kelompok ini, jika ada hambatan, seluruh PKN  Kabupaten Samosir siap maju dan PKN Samosir tetap mendukung" tegas Jemmy Simbolon.

Pantauan sejumlah wartawan , penanaman pohon Macademia secara serentak ini diinisiasi oleh KTH Tusam Mandiri Dot Com,  dengan menyediakan ratusan bibit  Macademia, yang mana nantinya pohon tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat, khusus nya oleh anggota KTH Tusam Mandiri Dot Com.

Turut juga hadir melakukan penanaman pohon oleh Camat Ronggur Nihuta, Kades Salaon Dolok, Kapos Polsek Pangururan, BPD, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Pemuda Setempat, Ketua KTH, Sekretaris KTH , Bendahara KTH, Bapak Angkat KTH. Petalindo, Pendamping KTH , KUPS Getah Pinus , KUPS Andaliman, KUPS Siliwangi, KUPS Madu, KUPS Kopi.( ml- red)

Share Berita


Medan,DP News

Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.,MM secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Medan Tahun 2022 di Hotel Santika Dyandra Medan, Selasa (30/03).

Bertemakan "Kolaborasi stakeholder pembangunan kota untuk pemulihan ekonomi melalui peningkatan layanan kesehatan, pemberdayaan sosial dan pembangunan infrastruktur menuju Medan berkah, maju dan kondusif",walikota menginginkan agar hasil Musrenbang ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat kota Medan.

Walikota menitikberatkan terhadap lima program prioritas Pemko Medan. Pertama, peningkatan pelayanan kesehatan terutama dalam menekan angka penyebaran virus Covid-19. Wali Kota Medan menargetkan Kota Medan dapat keluar dari zona merah.

"Kita harus yakin kota Medan dapat keluar dari zona merah Covid-19, ini harus bisa kita capai."kata Wali Kota Medan.

Selanjutnya kedua, Wali Kota Medan menekankan masalah kebersihan kota. Wali Kota Medan ingin agar Dinas Kebersihan dan Pertamanan dapat berkolaborasi dengan kecamatan agar dapat dilakukan pembagian tugas agar masalah kebersihan ini dapat menjangkau hingga ke lingkungan.

"Masalah kebersihan di Kota Medan harus terstruktur. OPD harus berkolaborasi dengan kecamatan untuk mengatasi masalah ini hingga ke lingkungan, apabila itu dapat kita capai tentu kita akan percaya diri berkolaborasi dengan daerah lainya dan pemerintah provinsi."jelas walikota.

Selanjutnya lagi yang ketiga ialah mengenai peningkatan infrastruktur. Artinya penanganan infrastruktur harus dapat cepat diselesaikan.Wali Kota Medan menargetkan selama dua tahun kedepan masalah infrastruktur di Kota Medan harus sudah di selesaikan.

"Saya minta selama dua tahun masalah infrastruktur di kota Medan dapat diselesaikan karena ini menjadi keluhan masyarakat, namun saya ingatkan kualitas infrastruktur yang dibangun harus dijaga jangan asal membangun."tegas Wali Kota Medan.

Setelah itu yang ke empat, Wali Kota Medan bertekad membangun kawasan heritage Kesawan untuk dijadikan "The Kitchen of Asia". Pembangunan kawasan bersejarah ini bukan maju kedepan tetapi mundur ke belakang. Artinya Wali Kota Medan ingin agar kawasan Kesawan dikembalikan fungsinya seperti zaman dahulu termasuk menjaga keaslian bentuk bangunan.

Dan yang kelima, lanjut Wali Kota Medan lagi ialah masalah penanganan banjir. Masalah tersebut menjadi tanggung jawab semua OPD, karena itu OPD harus saling berkolaborasi untuk mengatasi permasalahan banjir ini.

"Banjir bukan hanya tanggung jawab satu OPD, tetapi semua OPD karena kalau sudah banjir semuanya pasti terkena imbasnya."ujar Wali Kota Medan.

Untuk mencapai kelima program prioritas tersebut, Wali Kota Medan mengatakan harus ada perencanaan berdasarkan informasi dari setiap permasalahan yang ada. Informasi yang diproleh tersebut selanjutnya diolah menjadi data setelah itu barulah dapat dibuat sebuah perencanaan.

"Masing-masing OPD harus memiliki data yang akurat, kalau sudah akurat barulah kita dapat membuat perencanaan, setelah itu kita lakukan eksekusi (pengerjaan) dan pengawasan, namun ada baiknya dalam perencanaan tersebut melibatkan instusi dari luar Pemko Medan seperti berkolaborasi dengan USU sehingga perencanaan tepat sasaran. begitu pula halnya dengan pengawasan harus melibatkan pihak luar seperti BPK dan BPKP tujuannya agar pembangunan berjalan dengan baik serta target PAD dapat meningkat."jelas Wali Kota Medan.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim,SE mengatakan Musrenbang ini sangat strategis dalam menetapkan RKPD tahun 2022 yang menjadi pedoman dalam memutakhirkan rencana kerja OPD di lingkungan Pemko Medan pada tahun 2022. DPRD Kota Medan telah berkontribusi menampung setiap aspirasi dari masyarakat yang diproleh melalui reses, usulan masyarakat, kunjungan kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang kemudian diserahkan ke Pemko Medan untuk dimasukan ke musrenbang sehingga penyelenggaraan musrenbang ini dapat menentukan kepentingan masyarakat.

"Kami berharap usulan yang telah disampaikan dapat diakomodir Pemko Medan melalui OPD terkait, dan para OPD harus benar-benar mencermati sasaran pembangunan,  DPRD Medan juga akan senantiasa mengawal dalam fungsi pengawasan."kata Hasyim.

Lebih lanjut Hasyim menambahkan tantangan di Tahun 2022 akan lebih berat, pemulihan ekonomi dan kesehatan harus menjadi fokus pemerintah. Disamping itu sektor pariwisata, pendidikan, infrastruktur dan kerukunan umat agama juga tidak bisa dikesampingkan dan harus selaras dengan pembangunan kota medan.

"Karenanya kita harus optimis di tahun 2022 Kota Medan akan bangkit kembali dibawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wakil Wali Kota yang penuh dengan semangat dan energic, semua potensi juga harus mampu kita gali secara maksimal guna menuju Medan berkah, maju dan konsusif."ujar Hasyim.

Sebelumnya Kepala Bappeda Kota Medan, Ir. Irwan Ritonga,M.Si dalam laporanya mengatakan Musrenbang ini menjadi tahapan penting dalam pembangunan kota dan menjadi wadah konsultasi bagi segenap pemangku kepentingan kota untuk berdiskusi bersama mengatasi setiap permasalahan pembangunan kota.(rd)


Share Berita

Asahan,DP News

Masyarakat Desa Meranti Kecamatan Meranti menggelar syukuran atas dilantiknya H. Surya, BSc dan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si menjadi Bupati dan Wakil Bupati Asahan.

Acara syukuran digelar di halaman kolam renang damor meranti dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Asahan beserta istri dan rombongan, Selasa (30/3)

Asmunan, SPd, selaku tokoh masyarakat  mengatakan kami masyarakat Desa Meranti Kecamatan Meranti bangga atas terpilihnya Bapak H. Surya, BSc dan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si menjadi Bupati dan Wakil Bupati Asahan.

Asmunan berharap dengan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Asahan dapat menjalankan amanah yang diberikan oleh masyarakat Kabupaten Asahan selama 5 tahun kedepannya serta dapat mensukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan mewujudkan asahan sejahtera yang religius dan berkarakter.

Mengakhiri sambutannya, Asmunan berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Asahan dapat memperhatikan dan membangun Kabupaten Asahan lebih baik lagi kedepannya terkhusus di Desa kami, harapnya.

Sementara Bupati Asahan H. Surya, BSc, mengucapkan terima kasih atas syukuran yang dilaksanakan pada siang hari ini.

Surya mengatakan, selaku Bupati dan Wakil Bupati Asahan kami akan melaksanakan tugas yang diberikan kepada kami dengan sebaik-baiknya dan melakukan tugas tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada kami dalam membangun Kabupaten Asahan menjadi lebih baik lagi kedepannya.

"Dan kami juga membutuhkan dukungan dalam mensukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan wujudkan Asahan sejahtera yang religius dan berkarakter," harap Surya.(ZN)

Share Berita

Asahan,DP News 

Bupati Asahan H. Surya, BSc menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak dan Pembayaran (DHKP) Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2021 kepada Camat se-Kabupaten Asahan. Acara dilaksanakan di aula melati Kantor Bupati setempat, Selasa (29/3).

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Asahan Drs. Sori Muda Siregar mengatakan, bahwa penyampaian SPPT dan DHKP PBB-P2 Tahun 2021 merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Bappenda setiap tahun. Adapun ketetapan nilai pajak untuk tahun 2021 adalah sebesar Rp. 14.600.000.000 dengan jumlah SPPT sebanyak 210.864 lembar, lebih meningkat dari tahun 2020.

Sebelum SPPT dan DHKP diserahkan, telah dilaksanakan perbaikan terhadap SPPT dan DHKP oleh para kolektor Desa/Kelurahan di Kantor Bappenda, kata Sorimuda.


Dalam rangka pengelolaan PBB-P2 tahun 2021, Bappenda menambah tempat pembayaran melalui Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, Link Aja, Gopay, Pay Fazz, Bank UOB dan Bank BTN. Sehingga di manapun berada dan kapanpun wajib pajak dapat melakukan pembayaran PBB-P2 dengan fasilitas online dan secara real time yang telah disediakan oleh Bank Sumut dan Terkoneksi ke Bappenda, ujarnya.

Menurutnya, bahwa permasalahan tentang penyampaian SPPT PBB-P2 kepada wajib pajak tetap ada tapi masih dalam katagori kecil. Sepanjang peristiwa jual beli, penyerahan ganti rugi, balik nama, hibah, hibah wasiat, hibah warisan dan pemecahan objek pajak namun hal ini terus dilaksanakan pemutakhiran pada database.

Sementara Bupati Asahan H.Surya, BSc mengatakan, bahwa pajak mempunyai peran yang sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan. Oleh karena itu sektor pajak merupakan sumber pendapatan daerah untuk membiayai belanja daerah yang salah satu dari pajak daerah tersebut adalah PBB-P2. 

Untuk kita ketahui bersama bahwa pengolahan PBB-P2 telah memasuki tahun ke-9 yang dikelola oleh Pemerintah Daerah. Oleh karenanya, dengan pengalaman tahun sebelumnya, upaya peningkatan pendapatan dari sektor ini harus terus kita tingkatkan, harap Surya.

"Saya mempunyai keyakinan yang besar bahwa penerimaan dari sektor PBB-P2 masih dapat dioptimalkan, apabila semua pihak berkomitmen untuk melakukan upaya-upaya peningkatan dengan berbagai sarana. Misalnya, ektensifikasi pajak yaitu menambah jumlah wajib pajak maupun dengan intensifikasi pajak, menggali potensi pajak dari wajib pajak yang sudah ada dan juga dengan menggunakan pola panutan dalam membayar pajak dan pemutakhiran data objek pajak dan subjek PBB-P2. Melakukan pendataan objek pajak baru, memverifikasi objek yang mengalami perubahan peruntukan serta perbaikan kesalahan data pada objek pajak di semua Kecamatan," harap Bupati

Bupati Asahan meminta kepada para Camat, Kepala Desa/Lurah untuk sesegera mungkin mendistribusikan kepada wajib pajak dan juga harus menerapkan prinsip-prinsip akuntabilitas dan transparansi khususnya dalam penyampaian SPPT PBB-P2 kepada wajib pajak.

Dengan demikian masyarakat akan mengetahui kewajibannya secara profesional. Dengan keterbukaan, maka masyarakat akan merasa dilibatkan dalam proses pembangunan. Dan memberikan pengertian kepada masyarakat tentang arti penting PBB-P2 bagi pembangunan dan untuk selalu memonitor dan mengawasi penerimaan PBB-P2 di setiap bulannya dan bersikap proaktif dan berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menginventarisir semua permasalahan PBB-P2 termasuk data wajib PBB-P2 potensial dan melaporkannya ke tim intensifikasi dan ektensifikasi potensi pajak daerah Kabupaten Asahan melalui Bappenda Kabupaten Asahan, ucapnya.

Dan kepada para UPT sambungnya, bahwa penagihan pajak daerah serta petugas penagih agar lebih serius dalam penagihan PBB-P2 baik tagihan tahun berjalan maupun tunggakan PBB-P2 apabila ada, sehingga target yang telah ditentukan dapat terealisasi.

Mengakhiri pidatonya Bupati Asahan mengapresiasi kepada petugas pemungut pajak realisasi pemungutan pajak daerah khususnya PBB-P2 tahun 2020. Walaupun situasi pandemi covid 19, namun pencapaian penerimaan pajak daerah lebih meningkat dari tahun 2019. 

Dan terima kasih kepada Kepala Bappenda Kabupaten Asahan karena telah melakukan percepatan dan inovasi terhadap pelaksanaan sistem informasi manajemen pajak bumi dan bangunan dalam bentuk layanan secara online, penambahan tempat pembayaran melalui Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, Link Aja, Gopay, Psyfazz, United Overseas Bank (UOB) dan Bank BTN yang semua ini dapat diakses melalui aplikasi digital yang langsung terhubung ke aplikasi Bank Sumut dan Kantor Bappenda Kabupaten Asahan.

Dalam kesempatan itu hadir Bupati Asahan H. Surya, BSc didampingi Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, MSi, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs Jhon Hardi Nasution, MSi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum. Dikesempatan itu, Kepala Bappenda Kabupaten Asahan Drs Sorimuda Siregar saat menyerahkan SPPT dan DHKP PBB-P2 Tahun 2021 secara simbolis kepada Camat Tinggi Raja, Camat  Air Joman dan Camat Sei Dadap.(ZN)

Share Berita

 

Asahan,DP News

DPRD Kabupaten Asahan menggelar rapat paripurna dalam acara penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban(LKPj) Bupati Asahan tahun 2020 dan sekaligus pembentukan panitia khusus pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban(LKPJ) Bupati Asahan tahun anggaran 2020.

Rapat tersebut di hadiri Bupati Asahan H. Surya, BSc, Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, MSi, Ketua dan Wakil Ketua serta Anggota DPRD Kabupaten Asahan, Forkopimda Kabupaten Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Drs Jhon Hardi Nasution, MSi, para Asisten dan OPD. Acara digelar di ruang rapat Rambate Rata Raya DPRD Asahan, Selasa (30/3).

Ketua DPRD Kabupaten Asahan Bahruddin, SH, MH, membuka rapat paripurna dalam acara penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban(LKPJ) Bupati Asahan tahun 2020 dan sekaligus pembentukan panitia khusus pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban(LKPJ) Bupati Asahan Tahun Anggaran 2020.

Bupati Asahan H. Surya, BSc dalam menyampaikan bahwa LKPJ Bupati Asahan tahun anggaran 2020 adalah pertanggungjawaban tahun kelima pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah(RPJMD) Kabupaten Asahan tahun 2016-2021 sebagaimana telah ditetapkan dalam amanat Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 13 tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah, ujar Surya.

Surya menjelaskan, bahawa dalam menjalankan kebijakan pembangunan pada tahun 2020 bangsa kita menghadapi berbagai cobaan yaitu dengan peristiwa pandemi covid-19 dan tentu mempengaruhi penanganan pembangunan sendiri. Namun dengan berbagai upaya dan dukungan semua pihak sehingga dapat dijelaskan bahwa capaian indikator makro tahun 2019 dan proyeksi capaian tahun 2020 seperti jumlah penduduk Kabupaten Asahan mengalami pertumbuhan sebesar 0,72%.

Dari kondisi ekonomi sambungya, laju pertumbuhan ekonomi tahun 2019 sebesar 5,64% dan tahun 2020 sebesar 0,21%. Sementara angka indeks pembangunan manusia(IPM) Kabupaten Asahan tahun 2019 sebesar 69,92% dan tahun 2020 menjadi 70,29%. Angka IPM ini mengalami pertumbuhan 0,53%. Sedangkan untuk angka kemiskinan Kabupaten Asahan mengalami penurunan dari 9,68% tahun 2019 menjadi 9,04% pada tahun 2020,” ucap Surya.

Menurut Surya, bahwa capaian indikator kinerja pembangunan sesuai dengan 4 pilar pembangunan Kabupaten Asahan tahun 2020 juga mengalami penurunan yang signifikan akibat pandemi covid-19 diantaranya bidang infrastruktur yakni arah kebijakan pembangunan pada tahun 2020 dalam RPJMD ditargetkan dalam kondisi baik 30%. Namun target yang telah direncanakan pada dokumen RPJMD hanya tercapai sebesar 28,44% dikarenakan adanya refocusing anggaran pada tahun 2020 untuk biaya percepatan penanganan Pandemi Covid-19.

Dari segi pendidikan, secara umum capaian indikator kinerja bidang pendidikan pada tahun 2020 dikategorikan baik hal ini dilihat dari nilai angka partisipasi kasar, angka partisipasi murni, rata-rata lama sekolah, angka melek huruf, dan persentase guru memenuhi kualifikasi S1/D4 dengan realisasi capaian kinerja diatas 90%. 

Sedangkan untuk bidang kesehatan, pada tahun 2020 jumlah kasus kematian bayi sebanyak 9 kasus per 1000 kelahiran angka ini menunjukkan penurunan kasus jika dibandingkan dengan tahun 2019 yaitu 24 kasus per 1000 kelahiran, kata Bupati.

Untuk bidang pertanian, produksi padi pada tahun 2020 menurun sebesar 33.724,18 ton disebabkan terbatasnya sarana prasarana produksi serta terjadinya bencana alam berupa banjir di beberapa wilayah pertanian pada bulan Juni sampai Desember 2020 di beberapa Kecamatan. Sementara hasil produksi bidang perkebunan pada tahun 2020 pada community yang selama ini menjadi unggulan masyarakat Asahan, yaitu kelapa sawit produksinya juga mengalami penurunan sebesar 36.103,50 ton disebabkan adanya replanting dan alih fungsi lahan, ujar Surya.

Menutup rapat penyampaian LKPJ tersebut, Bupati Asahan menyampaikan bahwa secara umum apa yang telah direncanakan dalam dokumen perjanjian kinerja telah memenuhi harapan. Namun kami juga menyadari bahwa masih terdapat banyak kekurangan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Asahan untuk itu pandangan dan evaluasi dari pimpinan dan anggota dewan sangat diharapkan sebagai bahan kajian di masa mendatang.(ZN)

Share Berita

Medan,DP News

Ketua TP PKK Medan Kahiyang Ayu punya ide julukaan ' Kampung Tape' sebagai upaya pemasaran yang dapat dilakukan khususnya di UMKM Tape dengan membuat Gapura yang bertuliskan Kampung Tape.Dengan demikian, masyarakat akan lebih mengenal dan mengetahui bahwa di Medan Tuntungan ada Kampung Tape.

"Dengan adanya gapura ini nantinya Kelurahan Baru Ladang Bambu akan memiliki ciri khas atau identitas sebagai Kampung Tape. Artinya ini akan mempermudah masyarakat Medan maupun luar kota Medan untuk mengetahui bahwa ada UMKM yang memproduksi Tape di Kota Medan", kata Ketua TP PKK Medan.

Ide itu dicetuskan Ketua TP PKK Medan dalam peninjauan pelaku UMKM Tape di Jalan Bunga Kardiol, Lingkungan 3, Kelurahan Baru Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (29/3).

Selain melihat langsung proses pembuatan tape, Kahiyang Ayu yang didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kota Medan Ny Shaula Arindianti Aulia Rachman dan Wakil Ketua II, Ny Ismiralda Wiriya Alrahman juga melakukan dialog dengan para pelaku UMKM untuk mengetahui masukan dan kendala dalam pengembangan UMKM.

Dikatakan Kahiyang Ayu yang juga merupakan Ketua Dekranasda Kota Medan, saat ini berencana membuka gerai UMKM di Kantor TP PKK Kota Medan. Ini salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memasarkan produk para pelaku UMKM di Kota Medan termasuk UMKM Tape yang ada di Kecamatan Medan Tuntungan.

Kahiyang Ayu juga menjelaskan Pemko Medan dan TP PKK saat ini tengah menjajaki kerja sama dengan waralaba minimarket agar dapat menampung produk lokal dari pelaku UMKM di Kota Medan. Nantinya hasil dan pengemasan produk akan disesuaikan dengan standar nasional sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. Oleh karenanya pada pelaku UMKM harus siap mendapatkan pembinaan dari Pemko Medan khususnya dinas terkait.

Sebelumnya dalam dialog bersama Ketua TP PKK Kota Medan dan Pelaku UMKM, Rohayati yang juga Ketua UMKM Kecamatan Medan Tuntungan mengungkapkan selama ini pemasaran hasil UMKM hanya untuk menengah kebawah. Oleh karena itu dirinya mewakili pelaku UMKM menginginkan bantuan dari TP PKK Kota Medan untuk membantu pemasarannya agar menengah ke atas.Camat Medan Tuntungan Topan Ginting pun tetap mendampingi Ketua TP kK Kahiyang Ayu saat mengunjungi pelaku UMKM tape tersebut.

"Kami ingin dibantu agar pemasaran produk UMKM ini jangkauannya lebih meningkatkan. Selain itu juga kami berharap dapat dibantu pengemasan yang baik dan label halal serta perizinan", jelasnya.

Sementara itu, salah pelaku UMKM Tape Sri Wahyuni, mengaku sangat senang usaha keluarga yang sudah berjalan dua puluh tahun ini dikunjungi Ketua TP PKK Kota Medan. Sri juga menjelaskan dalam sehari dapat menghabiskan ubi sebanyak tiga puluh kilogram dan pulut lima kilogram. 

"Kami sangat senang dikunjungi Ketua TP PKK Kota Medan. Kami juga bersedia dibina Pemko Medan agar kualitas produk Tape  dapat meningkatkan dan dapat dipasarkan di supermarket modern", jelasnya.(rd)
Share Berita

Medan,DP News

Walikota Medan M Bobby Afif Nasution sampaikan Nota Pengantar LKPj TA 2020 dalam Rapat Paripurna DPRD Medan,Senin(29/3).

Rapat paripurna dipimpin ketuanya Hasyim,SE didampingi wakil ketua dewan juga dihadiri Wakil Walikota Aulia Rahman dan Sekda Medan Ir Wiriya Alrahman.

LKPj ini kata Bobby merupakan evaluasi kinerja pemerintahan tentang hal mana yg sudah dicapai dan hal mana yg blm dicapai.

Di bidang keuangan mengalami dampak akibat pandemi Covid-19 termasuk realisasi PAD menurin.

Demikian pula belanja daerah mengalami penurunan yang signifikan.

Dalam hal pelayanan publik, kesenjangan sosial belum sepenuhnya tertangani bahkan ter aspirasi masyarakat belum seluruhnya tertampung walau sebenarnya bukan tidak ada perhatian.

Untuk itulah ke depan aparat harus punya  integritas dan kompetisi yang lebih baik.

Dalam kaitan ini,saran dan masukan dari anggota dewan dijadikan pertimbangan di masa mendatang.

LKPj merupakan langkah pokok untuk mendukung pelaksanaan sistem demokrasi lokal dan tatanan kehidupan masyarakat untuk mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan daerah yang semakin partisipatif, transparan, dan akuntabilitas.

Dalam menghadapi berbagai masalah dan tantangan seperti keluhan masyarakat terhadap pelayanan publik, pengangguran, dan kemiskinan, serta kesenjangan sosial. 

Hal ini bukan karena kurangnya perhatian dari pemerintah tetapi semata-mata karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki untuk melaksanakan pembangunan kota.

Oleh karena itu saya berpesan kepada segenap jajaran aparatur dan seluruh OPD agar terus memiliki etos kerja yang tinggi, berintegritas, suka bekerja keras, dapat berfikir cerdas, dan ikhlas dalam menunjukkan kinerja yang lebih baik.

Usai membacakan nota pengantar dilanjutkan dengan penyusunan komposisi Pansus LKPj dari masing-masig fraksi di DPRD Medan antara lain Robby Barus,Wong Chun Sen, Daniel Pinem,Dame Duma Sari Hutagalung,Dedy Aksyari Syaiful,Dihayatul,Edisyah Putra,Sutanto,Rizki Lubis,Antonius Tumanggor (Fraksi Nasdem),Parlindungan Sipahutar dan Renville  Napitupulu.(rd)

Share Berita

Samosir,DP News

Diperkirakan jumlah kunjungan perjalanan wisata pada tahun 2021 akan meningkat dibandingkan pada tahun sebelumnya. Oleh karena itu, Dinas Pariwisata Samosir tetap mempedomani Surat Edaran Bupati Samosir Nomor 25 Tahun 2020 agar upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid-19 dapat berjalan dengan baik seiring dengan upaya pemulihan ekonomi daerah.

Pantauan dilakukan pada kawasan/objek wisata,rumah makan dan restoran, hotel, akomodasi, home stay. Hasil dari pantauan lapangan, para pelaku usaha wisata dan pengunjung tetap melakukan protokol kesehatan namun terdapat beberapa tempat yang belum melakukannya. 

Dari beberapa kunjungan yang dilakukan, pelaku usaha yang belum menerapkan protokol kesehatan secara konsisten diberi peringatan untuk tetap melakukannya agar pekerja dan pelaku kunjungan wisata tetap aman dan produktif selama pandemi.

Dalam program kegiatan Tahun 2021, Dinas Pariwisata Samosir masih mengkaji ulang kegiatan yang berpotensi memobilisasi kerumunan padat interaksi. Kajian tersebut menyangkut pertimbangan teknis lapangan dan jika memungkinkan akan dilaksanakan dan jika tidak, maka yang ditunda mengingat pengutamaan keselamatan masyarakat dalam hal ini pelaku usaha wisata, pekerja wisata, pelaku wisata, dan masyarakat sekitar.

Dinas Pariwisata Samosir tetap akan melakukan upaya-upaya preventif dengan tetap mengacu pada aman dan produktif selama Covid-19 dan regulasi-regulasi yang telah dikeluarkan sejauh ini.

Di samping itu, anjuran untuk melakukan 3M tetap diberikan kepada pelaku usaha wisata untuk tetap memperhatikan Surat Edaran Bupati Samosir Nomor 25 Tahun 2020 secara konsisten.( ml/ heli-red)

Share Berita


Asahan,DP News

Data update Covid-19 di Kabupaten Asahan pada hari ini bertambah 1 orang terkonfirmasi dan 4 orang dinyatakan sembuh. Sehingga total keseluruhan warga yang terkonfirmasi hingga saat ini sebanyak 709 orang sebelumnya 708.

Dari 708 warga Asahan yang terlonfirmasi ada sebanyak 48 orang dalam perawatan, 631 orang telah dinyatakan sembuh serta 33 orang meninggal dunia dan ada 28 orang yang dinyatakan suspek.

Demikian data update tersebut disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar S.Sos.M.Si, Senin (29/3) berdasarkan hasil data surveilans dari seluruh Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Asahan sebagaimana di kelola Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan pertanggal 29 Maret 2021 hingga pukul 12.00 Wib.

Rahmad menjelaskan, sebagaimana data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan tersebut, warga yang terpapar Covid-19 masih tersebar di 25 Kecamatan yang ada di seluruh Asahan.

“Hari ini ada lagi bertambah 1 orang Konfirmasi dan 4 orang telah dinyatakan Sembuh, dari 709 orang warga Asahan yang Konfirmasi, sebanyak 48 orang dalam perawatan, 631 orang telah dinyatakan sembuh dan 33 orang meninggal dunia serta ada warga yang berstatus Suspek sebanyak 28 orang,” ujar Rahmat.

Rahmat Hidayat yang juga selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan itu tak terus menyampaikan himbauan kepada masyarakat Asahan agar tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Kami tak bosan – bosannya terus menghimbau kepada warga Asahan untuk tetaplah mematuhi segala himbauan protokol kesehatan, agar angka penyebaran virus Covid dapat ditekan dan hilang dari Asahan” kata Rahmad ”.(ZN)

Share Berita

Medan,DP News

Arus lalu lintas di sekitar Jalan Setia budi- Jalan Dr Mansyur macet total karena adanya pembongkaran papan reklame raksasa.

Petugas Dishub Medan yang turun di lokasi menutup sebagian ruas jalan menuju kota sehingga kemacetan arus lalu lintas tidak terelakkan.

Pantauan DP News di lapangan,papan reklame terbentang di ruas jalan sehingga menggangu orang melintas.(Tim DP News).

Share Berita

Medan,DP News

Walikota Medan M Bobby Afif Nasution mengatakan lelang terbuka pejabat di jajaran Pemko Medan untuk mencari yang terbaik.

"Kita sudah bilang untuk mencari pejabat yang terbaik" ujar Bobby singkat saat ditanyai Wartawan DP News tentang lelang terbuka pejabat eselon III dan lurah di Kota Medan,Senin(29/3) di Gedung DPRD Medan.

Bobby bersama Wakil Walikota Aulia Rahman dan Sekda Medan Wiriya Alrahman hadir di gedung dewan untuk menyampaikan LKPj TA 2020.

Dengan ramah Bobby menjawab pertanyaan wartawan termasuk tentang rekomendasi Pansus Covid-19 walau dengan pengawalan berpakaian safari di gedung dewan yang mengatakan wawancara sudah cukup.

Menurut Bobby masukan dari Pansus dijadikan sebagai bahan memperbaiki penanganan Covid-19.

Sebagaimana diberitakan, 30 hari M Bobby Afif Nasution menjabat Walikota Medan buat terobosan baru dimana pengisian jabatan Eselon III setingkat Kabag,Sektetaris Dinas, Kpela Bidant,Camat dan Sekcam beserta lurah sistem lelang secara terbuka atau melalui ujian seleksi.

Kebijakan yang ditunggu tunggu para ASN ini dengan penerimaan secara terbuka untuk 47 eselon III dan 24 lurah yang kosong sekarang ini.

Dalam laman website Badan Kepegawaian  dan Pengembangan Sumber Daya Manusia( BKPDDM) Kota Medan lelang jabatan ini sudah diumumkan secara rinci nama jabatan dan instansinya baik untuk eselon III maupun lurah.

Pengumuman seleksi jabatan yang kosong ini ditandatangani Ketua Tim Ir Wiriya Al Rahman,MSi tertanggal 26 Maret 2021.

Untuk konfirmasi pengumuman tersebut dicoba menghubungi Kadis Kominfo Kota Medan Noval yang menganjurkan menghubungi langsung Kepala BKPDDM Kota Medan Muslim Harahap.

Saat dikonfirmasi,Muslim dengan singkat mengatakan silahkan buka di web.

Informasi dihimpun,dengan diumumkannya seleksi terbuka ini disambut hangat para PNS yang sudah sesuai dengan kriteria golongan dan usia 33-53 tahun.Ini baru pertama kali untuk eselon III dan lurah dilelang terbuka..

"Kalau mau Kabag Hukum maka harus persiapkan makalah hukum dan kalau mau Lurah X misalnya maka si pelamar harus persiapkan makalah tentang kelurahan tersebut"ujar salah seorang yang menyatakan minat lelang jabatan tersebut.

Sebagaimana dimumkan dalam website bkd.pemkomedan.go.id bahwa penyerahan berkas 29-31 Maret dan 1 April pengumuman lulus berkas.Kemudian bila lolos administrasi disusul paparan dan psikotest tanggal 5-7 April.

Secara khusus pelamar harus bebas Narkoba dan obat obat terlarang dan lelang ini bebas biaya atau tidak pengutipan biaya.

Pengumuman ditandatangani Sekda Medan selaku Ketua Tim Penilai Kinerja Seleksi Terbuka Jabatan Administrator Pemko Medan Ir Wiriya Alrahman,MM.

Sekedar diketahui,untuk jabatan eselon II sudah beberapa kali dilaksanakan dan terakhir untuk Kadis Pemuda dan Olahraga,Kadis PMPTSP,Sekwan DPRD Medan, Kabalitbang dan Asisten Pemerintahan dan Sosial.Saat ini masih di jabat Plt Kadis sehingga nasib kelima eselon II tersebut masih mengambang padahal sudah lebih setengah tahun kosong.(rd)

Share Berita

Asahan,DP News

Sehubungan dengan pandemi Covid-19 yang masih melanda, khususnya di Sumatera Utara, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Provsu) melaksanakan doa bersama lintas agama secara seretak di seluruh Kabupaten/Kota di Sumatera Utara secara virtual.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan sendiri melaksanakan doa bersama lintas agama di Aula Melati Kantor Bupati setempat dan dihadiri oleh Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Kapolres Asahan, Kajari Asahan, Ketua Pengadilan Agama Kisaran, mewakili Danlanal Tanjung Balai Asahan, Dandim 0208 Asahan, Danyon 126/KC, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Ketua MUI, Ketua IMTAQ, Ketua FKUB, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Kakankemenag Kabupaten Asahan, Staf Ahli Bupati Asahan, Tokoh Lintas Agama dan tamu undangan lainnya, Senin (29/03).

Bupati Asahan H. Surya, BSc, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengingatkan kita akan kekuasaan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dengan segala limpahan nikmat yang diberikan, khususnya nikmat kesehatan yang sampai saat ini masih melekat di raga kita. Nikmatnya sehat dapat dirasakan setelah kita sakit dan bila salah satu anggota badan yang sakit maka seluruh anggota badan juga akan merasakan sakit, ujar Bupati.

"Begitu juga saat ini, kita ketahui bersama bahwa negeri kita sedang dilanda wabah covid 19. Allah SWT menguji kita semua dengan wabah covid-19 yang menyerang seluruh masyarakat di dunia. Sebagai manusia kita harus bersabar dan mengambil hikmah dari semua ini," ucap Surya.

Surya mengatakan ada beberapa hikmah yang bisa kita petik dari peristiwa ini, diantaranya, pertama kita dapat terus memupuk silaturahmi dan persatuan diantara kita, kedua, dengan adanya peristiwa ini, rasa syukur kita kepada Allah SWT semakin bertambah.

Di akhir sambutannya, Bupati Asahan berharap, agar wabah covid 19 ini segera cepat berakhir. Dan ke depan tidak ada lagi wabah virus serupa ataupun penyakit-penyakit lainnya yang melanda kita. Bupati kembali menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan potokol kesehatan, agar penyebaran Covid 19 di Kabupaten Asahan dapat dihindari.(ZN)

Share Berita

Medan,DP News 

Kawasan kuliner Kesawan City Walk sudah beroperasi. Selain bisa menikmati aneka kuliner, pengunjung juga bisa menikmati wisata sejarah.Dan dibalik semuanya itu,ternyata cukup mengejutkan sebab sedikitnya 11 OPD 'dikerahkan' menangani Kicthen of Asia tersebut.

Kawasan Kesawan adalah kawasan yang masih menampilkan banyak bangunan bersejarah. Gedung-gedung tua ada di sana. Nah, lapak para pedagang berada di pinggir jalan dan sebagian koridor bangunan bersejarah yang memiliki view klasik itu.

Kesawan City Walk yang baru saja diresmikan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM punya alas hukum berupa Perwal No 12 Tahun 2021. Perwal itu memungkinkan pelaksanaan penutupan jalan untuk diisi kegiatan ekonomi, kebudayaan hingga olahraga.

Sempat beredar isu, bahwa para pedagang mendirikan lapak di atas drainase. Dari pantauan di lapangan dan pernyataan Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Benny Iskandar, tidak ada pelanggaran lapak para pedagang.

"Tidak ada lapak pedagang di atas drainase. Dan lapak pedagang itu tak permanen karena sifatnya mobile," kata Benny,Senin (29/3).

Sejauh ini sebanyak 113 pedagang yang menggunakan model lesehan dan angkringan telah berjualan di sana sejak diresmikan Minggu  lalu. Dan seluruh pedagang juga petugas telah divaksinasi.

Meskipun tidak ada pelanggaran seperti yang diisukan, Benny Iskandar meminta agar para pedagang menjaga lingkungan setempat. Kebersihan tentunya harus dikedepankan. Pun dengan kenyamanan masyarakat yang tinggal di kawasan Kesawan.

"Ini kesempatan yang telah diberikan Pak Wali Kota untuk kita, untuk para pedagang, untuk masyarakat. Maka itu kami imbau agar sama-sama menjaga," kata Benny sembari bilang bahwa di Kesawan City Walk ini berkolaborasi 11 OPD.

"Pak Wali juga bilang, bahwa pelaku UMKM sudah saatnya naik kelas, naik pendapatan. Maka itu mari sama-sama kita menjadikan Medan lebih baik. Para pedagang kami imbau juga harus transparan soal harga," tambah Benny.

Untuk informasi kepada para pemilik rumah di kawasan Kesawan yang digunakan untuk lapak pedagang, Benny bilang sudah melakukan sosialisasi.

"Sudah tiga kali kita undang, kita diskusi dengan pemilik rumah. Dan tidak ada yang menolak ya, namun mungkin masih ada yang belum tahu itu nanti akan kita panggil lagi," terang Benny.

"Mungkin saat sosialisasi mereka berkesibukan jadi tak bisa hadir. Tapi warga sekitar memang tak ada menolak kok. Toh kawasan Kesawan misal di Jalan Kumango dan Ahmad Yani itu juga mati kalau malam. Jadi inilah mau kita hidupkan dengan aktivitas ekonomi," pungkas Benny.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala minta dengan dibatalkannya pemotongan honor maka seluruh Kepala Lingkungan (Kepling) di Kota Medan harus meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat.

Hal itu dikatakan Rajudin Sagala Spd.I, didampingi Ketua Komisi I DPRD Medan Rudiyanto ketika menerima kunjungan para Kepala Lingkungan berprestasi Kelurahan Karang Berombak di ruang kerjanya, Senin (29/3).

“Naiknya gaji para PHL di lingkungan Pemko Medan, menjadi prestasi tersendiri bagi para kader PKS Kota Medan yang ada di badan Legeslatif ini. Dimana hasil masukkan kami pada Walikota Bobby lah hal tersebut dapat terwujud,” katanya pada wartawan.

Namun begitu, sambung Politisi Partai PKS Medan ini, masyarakat pun harus paham akan keterbatasan Kepling di dalam mengemban tugasnya sehari-hari.

“Memang jam tugas mereka itu 24 jam di melayani warga, tapi adakalanya pada saat mereka sakit, sedang sholat ataupun ada keperluan keluarga yang mendesak. Sudah pasti mereka tidak bisa dihubungi, dan warga harus paham itu,” jelasnya.

Kesimpulannya, dengan bertambahnya penghasilan para Kepling saat ini, harus diimbangi dengan kerja keras. “Sebab, mereka (kepling-red) harus bisa membantu seluruh program Walikota Bobby Afif Nasution didalam memajukan Kota Medan,” pungkas Rajudin.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Anggota DPRD Medan David Roni Ganda Sinaga SE soroti kinerja dan pelayanan air betsih PDAM Tirtanadi Medan.Berbagai keluhan diterima dari warga baik itu mutu airnya dan juga besaran biaya yang tidak akurat.

Untuk itu,David minta pihak PDAM Tirtanadi tingkatkan kualitas pelayanan, berupa pasokan air bersih ke masyarakat. 

Keluhan diterima dari warga Jalan AR. Hakim Gang Pendidikan Kelurahan Pasar Merah Timur Medan Area.

“Coba bayangkan,warga selalu membayar retribusi airnya selalu tepat waktu tanpa pernah menunggak sekalipun, dengan nominal sekitaran Rp 500 ribu- Rp 750 ribu setiap bulannya,” katanya pada wartawan.

Keluhan warga kata politisi muda PDI Perjuangan ini,kalau air yang ditampung dalam bak pada malam hari, paling air yang bisa dipakai paginya sekitar seperempatnya saja.

 “Sisanya lumpur yang mengendap di bawahnya. Dan sudah pasti air tersebut tidak bisa dipakai lagi untuk kebutuhan rumah tangga mereka,” ujar Boru Pasaribu kepada David Sinaga,Senin(29/3).

Selaku wakil rakyat, dirinya minta kepada jajaran Direktur dan manajemen PDAM Tirtanadi untuk segera membenahi ‘mutu pelayanan air‘ mereka  kepada masyarakat.

 “Masyarakat membayar untuk  mendapatkan air yang bersih, bukan air kotor dan berlumpur,” ketus David kesal.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Anggota DPRD Medan Drs.Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B mendukung dan mengapresiasi program Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M. membenahi kawasan heritage Kesawan sekaligus menjadikannya pusat kuliner untuk mewujudkan Medan The Kitchen of Asia.

Menurut legislatif yang duduk di Komisi II DPRD Medan ini, akan dilakukan soft launching Kawasan Kesawan City Walk yang merupakan salah satu langkah berarti untuk mewujudkan salah satu program prioritas Pemko Medan ini.

Wong yang juga Ketua UKM IKM Medan ini berharap dan mengajak masyarakat kota Medan dapat mendukung penuh langkah baik Walikota Medan termasuk juga seluruh unsur Forkopimda Pemko Medan.

“ Selama ini kota Medan belum memiliki Ikon yang dapat menjadi kebanggan dan cirri khas kota Medan ketika masyarakat dari luar kota Medan datang berkunjung ke kota Medan, tidak ada yang dapat diingat untuk dibawa pulang,”kata Wong Senin (29/3).

Untuk itu, Wong berharap, pusat kuliner dan UMKM, dapat dihidupkan kembali yang mana pada akhirnya akan memberikan kontribusi pada Pendapat Asli Daerah (PAD)Kota Medan.

Diakui Wong Chun Sen Tarigan, bahwa kerja keras Bobby Nasution untuk membenahi kota Medan perlu di acungkan jempol, mengingat keseriusan nya yang masih berusia muda tersebut telah ditunjukkan langsung setelah dilantik menjadi Wali Kota langsung turun meninjau lokasi yang diketahui rawan banjir dan mengajak SKPD terkait untuk terlibat langsung bersama-sama membenahi kota Medan.

“Kita berharap, program  UMKM  Walikota Meda, dapat mendongkrak lapangan kerja baru dan peluang bisnis bagi masyarakat kota Medan terutama ditengah pandemic Covid-19 saat ini. Sehingga perekonomian masyarakat dapat semakin di tingkatkan,”ujarnya.

Di sisi lain,Wong Chun Sen merasa yakin sebab Kota Medan memiliki aneka kuliner. Bukan saja kuliner asli Sumatera Utara dan Indonesia, namun juga Asia. Semua terkenal lezat dan lezat sekali.

Selain kelezatan itu,hal lain yang dapat menambah nilai kuliner tersebut, yakni mempertontonkan cara memasaknya. Dapur yang dulu di belakang dan tertutup, kini dibuka sehingga orang dapat melihat cara kuliner itu dibuat. Ini akan menjadi entertaiment yang dapat menambah nilai kuliner tersebut. (Rd)


Share Berita

Medan,DP News

Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M. membuka Pelaksanaan Vaksinasi Massal Covid-19 Dosen dan Tenaga Kependidikan (Tendik) USU, Senin (29/3) di Gedung Pancasila Universitas Sumatera Utara (USU). Saat itu, Rektor USU, Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si. mengungkapkan terima kasih atas dukungan Wali Kota Medan yang telah menyediakan vaksin untuk kegiatan vaksinasi massal ini. 

Wali Kota mengatakan, Pemko Medan mempunyai target mencapai 75 persen kekebalan massal. Diharapkan, pelaksanaan vaksinasi massal ini juga merupakan salah satu upaya kongkrit dalam mencapai target tersebut.

Wali Kota menyebutkan, ini merupakan vaksinasi massal terbesar dalam kerja kolaborasi Pemko Medan. Konsep dan pelaksanaan kegiatan ini, lanjut Wali Kota, dapat menjadi pelajaran bagaimana menyelenggarakan vaksinasi massal.

Pandemi Covid-19 melahirkan masalah kesehatan juga perekonomian. Karena itu, sebut Wali Kota, selain penanganan masalah kesehatan, Pemko Medan juga concern dalam hal pemulihan perekonomian. Karena itu, dalam setiap program prioritas yakni kesehatan, infrastruktur, kebersihan, penanganan banjir, dan pembenahan kawasan heritage Kesawan itu, Pemko Medan konsisten melakukan langkah-langkah pemutusan penyebaran Covid-19 sekaligus pemulihan ekonomi. 

Sebelumnya, Rektor USU, Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si. juga berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin dengan baik. Sampai saat ini, lanjutnya, pemberian vaksin massal ini sebanyak 2.065 dosen dan tenaga kependidikan yang ada di Universitas Sumatera Utara dan jumlah ini akan terus bertambah.

"Harus kita pahami bersama bahwa pemberian vaksin ini bukan hanya untuk melindungi diri kita sendiri, melainkan juga upaya memperkecil kemungkinan kita untuk menularkan virus tersebut kepada keluarga dan orang-orang yang kita sayangi," ucapnya seraya berharap gar seluruh peserta vaksin semakin sehat dan semakin bersemangat dalam mengupayakan prestasi kerja terbaiknya.

Usai memberikan sambutan, Wali Kota bersama Rektor USU meninjau area vaksinasi. Sebanyak 40 vaksinator dari RS Fakultas Kesehatan USU memberikan pelayanan dengan teliti namun penuh keramahan.

Para dosen dan Tendik USU juga kelihatan begitu antusias mengikuti vaksinasi ini. Mereka dengan sabar mengikuti alur vaksinasi. Awalnya, mereka melakukan  registrasi. Setelah itu mereka diarahkan ke area skrining. Di tempat ini tim vaksinator akan menentukan kelayakan vaksinasi berdasarkan kondisi kesehatan peserta. 

Selanjutnya, di area vaksinasi, petugas menyuntikkan vaksin Sinovac dan mencatat nomor batch vaksin. Setelah itu peserta menuju area observasi dan menunggu selama 30 menit untuk mengetahui ada tidaknya keluhan pasca vaksin.(rd)


Share Berita

Medan,DP News

Kejadian aneh bin lucu di Sosper Anggota DPRD Medan Antonius Devolis  Tumanggor,SSos.Secara terang-terangan Antonius 'bermain' api,anehnya peserta Sosper malah senang sembari bertepuk tangan. 

Peristiwa itu benar adanya,tatkala Antonius didaulat 'bermain' api oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran Medan.

Diperagakan sebelumnya,api membara dari selang kompor gas dengan mudah dipadamkan hanya dengan menutupkan lubang selang dengan jari jempol.

Antonius pun didaulat 'bermain' api dan ternyata berhasil padam yang disambut tepuk tangan meriah dari para peserta Sosperda No 6 Tahun 2016 tentang retribusi racun api,Minggu(28/3) di Jalan Karya Mesjid Ujung  Medan Barat.

Kejadian ratusan orang menjerit histeris karena kaget melihat api di jerigen berisikan minyak pertalite dan api diselang regulator tabung gas 3 Kg dalam kegiatan simulasi oleh Dinas Pencegah dan Kebakaran Kota Medan.

Sebelumnya,Kadis Pencegah dan Kebakaran Kota Medan, Albon Sidauruk menyebutkan bila terjadi kebakaran jangan langsung panik.

Rasa panik katanya akan membuat orang menjadi ceroboh sehingga mengakibatkan kobaran api tidak terkendali.

Kejadian ratusan orang menjerit histeris karena kaget melihat api di jerigen berisikan minyak pertalite dan api diselang regulator tabung gas 3Kg dalam kegiatan simulasi oleh Dinas Pencegah dan Kebakaran Kota Medan.

Sebagaimana dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Kadis Pencegah dan Kebakaran Kota Medan, Albon Sidauruk menyebutkan bila terjadi kebakaran sebaiknya tidak panik. 

"Karena rasa panik akan membuat orang menjadi ceroboh sehingga mengakibatkan kobaran api tidak terkendali," ucapnya lagi.

Albon menyampaikan terimakasihnya kepada Antonius Tumanggor yang mensosialisasikan Perda No.6 Tahun 2016. 

Pembayaran restribusi ini, lanjut Albon akan menambah pendapatan daerah yang nantinya hasil restribusi inu busa dikembang untuk pembelian dan perawatan alat pemadam.

Menyikapi ada mobil pemadam di setiap kecamatan, Albon menyatakan idealnya memang sepert itu namun lagi-lagi terbatas anggaran.

"Idealnya seperti itu akan tetapi terbatas anggaran baik itu peralatan maupun SDM nya. Namun pihak kelurahan berkolaborasi dengan kecamatan dalam pengadaan becak pemadaman sebagai upaya pertama ketika terjadinya kebakaran,"ujarnya.

Lanjutnya lagi, kalau semua tersedia pengadaan pemadam untuk pelatihan biar pihaknya saja yang melatih. 

Senada dengan itu, Antonius yang merupakan Wakil Ketua Fraksi Nasdem Kota Medan yang juga Anggota Komisi IV DPRD Medan menyampaikan terimakasih pihak pemadam yang dipimpin Albon Sidauruk.

Memang benar untuk sebuah mobil pemadam untuk kapasitas 3,5 ton air harganya bisa mencapai Rp1,65 Milliar.

Antonius pun memaparkan agar warga mematuhi standart pemadam kebakaran terutama pertokoan, hotel, maupun gedung perkantoran harus menyiapkan alat pemadam api sehingga bisa mencegah terjadinya kebakaran. 

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Camat Medan Barat dan Kelurahan Sei Agul.bon menyampaikan terimakasihnya kepada Antonius Tumanggor yang mensosialisasikan Perda No.6 Tahun 2016. 

Pembayaran restribusi ini, lanjut Albon akan menambah pendapatan daerah yang nantinya hasil restribusi inu busa dikembang untuk pembelian dan perawatan alat pemadam.

Menyikapi ada mobil pemadam di setiap kecamatan, Albon menyatakan idealnya memang sepert itu namun lagi-lagi terbatas anggaran.

"Idealnya seperti itu akan tetapi terbatas anggaran baik itu peralatan maupun SDM nya. Namun pihak kelurahan berkolaborasi dengan kecamatan dalam pengadaan becak pemadaman sebagai upaya pertama ketika terjadinya kebakaran,"ujarnya.

Lanjutnya lagi, kalau semua tersedia pengadaan pemadam untuk pelatihan biar pihaknya saja yang melatih. 

Memang benar untuk sebuah mobil pemadam untuk kapasitas 3,5 ton air harganya bisa mencapai Rp1,65 Milliar.

Antonius pun memaparkan agar warga mematuhi standart pemadam kebakaran terutama pertokoan, hotel, maupun gedung perkantoran harus menyiapkan alat pemadam api sehingga bisa mencegah terjadinya kebakaran. 

Untuk ke depan,Antonius mengemukakan bahwa akan dibangun 3 UPT Pemafam Kebkaran di Medan Helvetia meliputi Medan Helvetia,Medan Barat dan Medan Petisah.Untuk UPT Medan Timur meliputi Medan Timur,Medan Tembung dan Medan Denai sedang UPT Medan Tuntungan meliputi Medan Tuntungan, Medan Selayang dan Medan Sunggal.

Sebagai anggota dewan sudah diperjuangkan melalui Facebook aksi Partai Nasdem DPRD Medan yang selanjutnya disuarakan dalam RDP Komisi IV DPRR Medan.Kita suarakan terus srhongga 3 UPT segera dibangun,ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Camat Medan Barat dan Kelurahan Sei Agul.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ihwan Ritonga  optimis OPD jajaran  Pemko Medan mampu meningkatkan kinerja pelayanan publik yang lebih baik kepada masyarakat di era digitalisasi sekarang ini.

“Meski di tengah pandemi Covid-19, kita optimis kualitas dan kinerja pelayanan publik yang dilakukan Pemko Medan secara bertahap akan terus berjalan lebih baik,” katanya kepada pers di Medan, Senin (29/03).

Rasa optimismenya itu didasari terobosan yang dilakukan Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, diantaranya menginstruksi kepada seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat agar segera melakukan pembenahan jajarannya masing-masing dalam rangka mengoptimalkan kinerja pelayanan publik.

Bahkan, lanjutnya, Bobby Nasution memberi penekanan supaya seluruh pimpinan OPD dan 21 Camat di ibukota Provinsi Sumatera Utara itu memiliki target kerja.

Politisi Partai Gerindra ini menilai, kebijakan Walikota Medan menerapkan sistem dan penguatan budaya berbasis kinerja di setiap unit kerja Pemko Medan tersebut sangat relevan dalam menjawab tuntutan masyarakat.

Sebab, katanya, setiap sendi kehidupan mulai dari sektor pendidikan, perdagangan, kesehatan, sosial dan budaya diharuskan berubah jika tidak ingin tergilas oleh kemajuan jaman sekaligus dapat terhindar dari ancaman Covid-19.

Karena itu, pihaknya akan terus mendorong komitmen Pemko Medan untuk menjadi terdepan dalam memberikan pelayanan publik yang cepat dan mudah kepada masyarakat, termasuk pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Pirngadi.

'Dengan kinerja pelayanan publik yang semakin maksimal serta dibarengi dengan pembangunan fisik berupa sarana umum yang terus bertambah, tentunya juga akan ikut meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Medan,” ujar Ihwan.

Disebutkannya, hingga saat ini masih banyak OPD di lingkungan Pemko Medan yang belum mampu mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) yang ditetapkan.

Padahal, menurut Ihwan, banyak sektor di Medan yang potensial memberi kontribusi terhadap peningkatan PAD, antara lain dari retribusi parkir dan pajak restoran.

Untuk sektor perparkiran, misalnya, penerimaan dari retribusi yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Kota Medan itu masih tergolong rendah.

“Sektor parkir apabila dikelola dengan baik dan inovatif oleh instansi terkait, maka berpotensi meningkatkan pemasukan kas daerah setiap tahunnya,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Dinas Perhubungan Kota Medan tahun 2021 menargetkan PAD dari pengelolaan retribusi parkir sebesar Rp38 miliar.

Target PAD itu diperoleh dari 623 titik lokasi parkir dan menerapkan pengutipan retribusi parkir secara manual. (Rd)

Share Berita

Medan,DP News

Pansus Penanganan Pandemi Covid-19 DPRD Medan serahkan rekomendasi kepada Walikota Medan M Bobby Afif Nasution dalam Rapat paripurna.Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.,MM menerima hasil pembahasan Pansus Penanganan, Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 dari Ketua DPRD Medan Hasyim,SE di Gedung DPRD Kota Medan, Senin (29/03).

Penyerahan hasil pembahasan ini juga turut disaksikan Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman,SE, Sekda Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman,MM, Wakil Ketua dan anggota DPRD Kota medan serta pimpinan OPD baik yang hadir secara langsung maupun melalui sambungan virtual.

Usai menerima hasil pembahasan dari pansus tersebut Wali Kota Medan mengatakan pada awal bulan Maret  tahun 2020, WHO telah menyatakan covid-19 sebagai pandemi sehingga pemerintah menetapkan status darurat kesehatan bagi masyarakat.

Covid-19 ini telah menyebar ke seluruh wilayah di Indonesia termasuk juga Kota Medan, tentunya hal ini menimbulkan dampak bagi kesehatan dan perekonomian serta sosial. Untuk menangani hal tersebut, maka Pemko Medan telah mengambil langkah-langkah kebijakan diantaranya membatasi kegiatan masyarakat dan melakukan refocusing anggaran guna penanganan Covid 19.

"Tahun 2020 Pemko Medan merubah 5 kali anggaran untuk penanganan Covid-19, dan melakukan pembatasan kegiatan masyarakat guna mencegah penyebaran covid-19 yang semakin parah."kata Wali Kota Medan.

Selain itu, Pemko Medan juga terus berupaya melakukan penanganan Covid-19 seperti menyiapkan ruang karantina di Gedung P4TK dan RS Lions serta bekerjasama dengan rumah sakit rujukan.

Tidak hanya itu saja, Pemko Medan juga terus mendorong Puskesmas melakukan penerapan 3T diantaranya melakukan tes Covid-19 (testing), penelusuran kontak erat (tracing) dan perawatan terhadap pasien Covid-19 (treatment).

"Disamping itu kami juga melakukan edukasi kepada masyarakat, melakukan swab dan rapid test secara massal dan vaksinasi kepada lapisan masyarakat seperti tenaga kesehatan, lansia dan pelayan publik."kata Wali Kota Medan.

Di sektor sosial, Pemko Medan sendiri telah memberikan bantuan pangan berupa beras dan gula bagi masyarakat yang membutuhkan dan berupaya menjaga dunia usaha khususnya bagi pelaku UMKM agar tetap dapat beroprasi.

"Langkah-langkah yang telah ditempuh tersebut berhasil menekan angka covid-19, ini dibuktikan dari semakin tingginya angka kesembuhan masyarakat yang terpapar covid-19, namun begitupun kami tetap memerlukan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak terutama dari DPRD Kota Medan".ujar Wali Kota Medan.

Sebelumnya dalam rapat paripurna tersebut juga telah di dengarkan hasil pembahasan pansus penanganan pencegahan dan penyebaran covid-19 yang disampaikan Ketuanya Roby Barus,SE. Hasil pembahasan Pansus tersebut selanjutnya di serahkan kepada Wali Kota Medan melalui Ketua DPRD Medan.(rd)

Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.