Medan,DP News

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PMKRI) Cabang Medan St. Bonaventura  selesai melakukan masa orientasi kepada mahasiswa di Kota Jajakan Sibolga,Minggu(30/5) di PBI Mela,Tapteng.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Medan, Ceperianus Gea mengatakan kegiatan masa orientasi PMKRI Kota Jajakan Sibolga dilakukan untuk memperluas sayap sayap perjuangan yang sudah lama diperjuangkan oleh para anggota penyatu PMKRI Cab. Medan. Upaya ini dilakukan untuk merangkul para mahasiswa Katolik di Siboga demi menguatkan gerakan PMKRI di Kota Sibolga.

“Sebagai anak kandung gereja,saya berharap kader-kader PMKRI Kota Jajakan Sibolga harus mampu berkontribusi kepada Gereja dalam memberikan ide gagasan serta militansi dalam perjuangan Gereja di tengah masyarakat serta harus mampu menjadi mitra kritis dan strategis pemerintah Kota Sibolga sebagai bentuk Implementasi dari Ajaran Sosial Gereja Katolik” tegas Ceperianus Gea.

Yohanes P.P Simanjuntak menambahkan masa orientasi Kota Jajakan Sibolga di laksanakan sesuai dengan silabus kaderisasi PMKRI secara nasional untuk Kota Jajakan serta pelaksanaan kegiatan tetap di upayakan sesuai dengan protokol kesehatan di tengah kondisi pandemi, dalam tahap ini kegiatan Masa Orientasi diikuti 21 mahasiswa  Katolik. 

PMKRI Cabang Medan sebagai cabang yang menjajaki tetap akan konsisten melakukan pengkaderan selanjutnya demi memperkuat basis PMKRI di Kota Sibolga.

Pastor Paulus Posma Manalu,Pr mempertegas harapan gereja kepada kader-kader PMKRI di kota jajakan Sibolga untuk konsisten berjuang di tengah dinamika sosial politik masyarakat sesuai dengan visi Keuskupan Sibolga “Mandiri, Solider, dan Membebaskan” ,  sebagai perwujudan gereja di tengah masyarakat kader-kader PMKRI Kota Jajakan Sibolga harus tetap rendah hati dan terus melatih diri dan menggalang budi demi gereja dan tanah air.

Hal senada juga disampaikan Perwakilan Anggota Penyatu PMKRI Cabang Medan Simron Habeahan,SP  saat penutupan kegiatan Masa Orientasi bahwasanya PMKRI selalu terlibat mengukir perjuangan-perjuangan mahasiswa dalam sejarah perjuangan bangsa ini, serta dengan hadirnya PMKRI di Kota Sibolga – Tapteng harus mampu sebagai penyambung lidah rakyat dalam keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan pendampingan, PMKRI merupakan organisasi Pembinaan dan Perjuangan, hal ini harus di ukir dalam sanubari setiap kader PMKRI terkhusus di kota jajakan Sibolga.

Pada kesempatan itu Gea mengucapkan terimakasih kepada Ketua Forkoma PMKRI Hermawi  Taslim, Senioran PMKRI, seluruh Narasumber (Pst Sergios,OFM.Cap, Rudolf Simamora,S.P.,S.Pd. , Edward Bangun, Ketua Pemuda Katolik Kota Sibolga Willianto Halawa,S.E., Hadamaean Tumanggor,S.Ag. , Golap Sihombing, Elvina Pinta Uli  Simanjuntak,S.Th.,MA. , Mayor.Inf. Effendi Situmeang,  Komisioner KPU Tapteng Jonas Bernard Pasaribu.

Juga kepada DPRD Tapteng Josua Maruduttua Pasaribu, Denis Simalango, Sony Willson G. Silalahi,S.pi, KALAPAS Sibolga Tapianus A. Barus,SH.,MM, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Nicolas Dedy Arifianto,SH.,SIK.,MH) dan Wakil Walikota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing atas dukungan moral untuk Kota jajakan Sibolga serta stakeholder lainya” tutup Ceperianus Gea.(rel/rd)

Share Berita

Samosir,DP News 

Informasi terakhir yang diperoleh, Senin malam bahwa seluruh kenderaan roda dua dan roda empat yang diangkut KMP Ihan Batak sudah berhasil dievakuasi.Sementara KMP Ihan Batak terpaksa sandar di Dermaga Ambarita menunggu perbaikan dari para gak ASDP.

Plt Kadis Perhubungan Samosir Sardo Sirumapea yang terus memantau di lokasi mengabarkan bahwa kapal masih sandar di Dermaga Ambarita menunggu perbaikan pihak ASDP.

Sebagaimana dalam laporan,kapal yang berangkat dari Pelabuhan Ajibata mengangkut satu unit kenderaan roda dua,31 unit kenderaan roda empat dan kenderaan golongan V a satu unit.Sedang penumpang sebanyak 139 orang.

Sementara dari video kiriman terlihat kenderaan dievakuasi dari dalam kapal setelah dilakukan perbaikan.

Sebelumnya, Wartawan DP New dari Samosir melaporkan kejadian tenggelam nya satu mobil akibat adanya kerusakan peralatan lintasan keluar masuk kenderaan.

Nama kapal : Kmp Ihan Batak,Grt : 546

Lokasi kejadian : Pelabuhan Ambarita

Jam Kejadian  : 15.00 WIB

Jumlah : pnp 139

Jumlah kenderaan roda 2 : 1 unit

Jumlah kendaraan 4 : 31 unit

Kendaraan gol V, a : 1 unit

Tolak dari : Pelabuhan Ajibata

Korban

1 unit mobil jenis avanza hampir tenggelam ke Danau Toba

Plat nomor : BK 1421 QP

Jumlah orang dalam mobil : 4 orang

Jumlah selamat : 3 orang

Jumlah meninggal : 1

Jenis korban : perempuan.(rd/heli)


Share Berita

Samosir,DP News

Musibah Kapal Ihan Batak di Pelabuhan Ambarita mengambil korban jiwa dimana salah seorang penumpang  mobil Avanza yang nyaris tenggelam berjenis kelamin perempuan meninggal dunia.

Demikian penjelasan Plt Kadis Perhubungan Samosir Sardo Sirumapea yang diterima,Senin(31/5) sekitar pukul 19.00 WIB melalui Whats App.

Selengkapnya berikut rentetan peristiwa yang dilaporkan.

Satu unit mobil jenis Avanza hampir tenggelam ke Danau Toba dengan pllat nomor : BK 1421 QP

Jumlah penumpang orang dalam mobil : 4 orang.Jumlah selamat : 3 orang dan jumlah meninggal : 1 orang dengan jenisbkorban : perempuan

Kecepatan angin saat ini : 5 meter/second

Prnyebab kecelakaan

Nama kapal : KMP Ihan Batak,Grt : 546

Lokasi kejadian : Pelabuhan Ambarita

Jam Kejadian  : 15.00

Jumlah : pnp 139

Jumlah kendaraan roda 2 : 1 unit

Jumlah kendaraan 4 : 31 unit

Kendaraan gol V, a : 1 unit

Tolak dari : Pelabuhan Ajibata

Korban

1 unit mobil jenis avanza hampir tenggelam ke danau

Plat nomor : BK 1421 QP

Jumlah orang dalam mobil : 4 orang

Jumlah selamat : 3 orang

Jumlah meninggal : 1

Jenis korban : perempuan

Kecepatan angin saat ini : 5 meter/second

Penyebab kecelakaan

Kapal sudah sandar di Dermagarmaga Ambarita dan telah mengeluarkan mobil sebanyak 10 unit. Dan tiba tiba angin kencang dan berputar sehingga mengakibatkan kapal maju mundur dan mengakibatkan tali tross kapal putus. 

Setelah kapal kapal mundur,  rampdoor terlepas dari movable brige sehingga rantai ramdoor juga putus 

Penanganan korban kendaraan sudah dievakuasi dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran serta petugas dan dibantu masyarakat

Untuk kotban meninggal sudah dievakuasi ke puskesmas ambarita. Untuk selanjutnya  korban meninggal beserta keluarganya di bawa ke tebing tinggi.

Laporan ini kami sampaikan bersama dengan Kepala BPTD Wil. SUMUT II, GM. ASDP Cab. Sibolga, Kadishub Samosir dan Korsatpel Toba.

Demikian penjelasan rentetan peristiwa tenggelamnya satu unit mobil saat berlabuh di Dermaga Ambarita.(rd/heli)


Share Berita

Samosir,DP News

Satu unit mobil Avanza jatuh ke Danau Toba ketika fery Ihan Batak sandar di Pelabuhan Ambarita Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir,Senin (31/05).

Hal itu dibenarkan Plt Kadis Perhubungan Sardo Sirumapea ketika dikonfirmasi wartawan melalui selulernya.

Satu unit avanza BK 1421 QP jatuh ke Danau Toba ketika hendak keluar dari kapal fery Ihan Batak,ujar Sardo Sirumapea.

Pernyataan itu juga dibenarkan oleh Kapolsek Simanindo AKP TL Tobing.

Penumpang mobil  Avanza ada 4 orang dan sudah dibawa ke Puskesmas Simanindo, tegasnya AKP  TL Tobing.  

Demikian laporan wartawan DP News dari Samosir.

Sementara itu,untuk mengetahui perkembangan peristiwa tersebut,masih dicoba hubungi Plt Kadishub Sardo Sirumapea,Senin sekiyar pukul 17.00 WIB namun berhasil. (heli)

Share Berita


Asahan,DP News

Data rekapitulasi harian Covid – 19 per kecamatan untuk hari ini sebagaimana data surveilans dari seluruh Puskesmas yang ada di Wilayah Kabupaten Asahan yang dikelola Dinas Kesehatan per tanggal 31 Mei ada 7 warga Asahan suspek, 12 konfirmasi, 13 sembuh dan 1 meninggal dunia akibat virus Covid 19.

Ha  itu di sampaikan juru bicara Gugus Tugas Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar S. Sos, Msi, kepada awak media, Senin (31/5) di ruang kerjanya.

Dikatakan Rahmat, bahwa data kemarin per tanggal 30 Mei 2021 rekapitulasi harian Covid – 19 per Kecamatan di Asahan dengan jumlah suspek sebanyak 8 orang, konfirmasi 10 orang, sembuh 10 orang dan meninggal dunia 1 orang, 

” Untuk data hari ini warga Asahan yang Suspek sebanyak 7 orang, yang terkonfirmasi sebanyak 12 orang, sembuh sebanyak 13 orang dan meninggal dunia ada 1 orang,” kata Rahmat.

Ia menjelaskan, sebagaimana data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan tersebut, warga yang terpapar Covid-19 untuk hari ini ada di 6 Kecamatan dari 25 Kecamatan di Kabupaten Asahan.

Rahmat Hidayat Siregar yang merupakan Kepala Dinas Kominfo Asahan itu tak bosan bosannya terus menyampaikan himbauan dari Ketua Gugus Tugas Kabupaten Asahan H. Surya Bsc kepada masyarakat Asahan agar tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Kami tak bosan – bosannya terus menghimbau kepada warga Asahan untuk tetaplah mematuhi segala himbauan protokol kesehatan, agar angka penyebaran Covid dapat ditekan dan hilang dari Asahan” ucap Rahmat.(ZN)

Share Berita

Jakarta,DP News

Ketua KPU RI Ilham Saputra telah mengusulkan ke pemerintah dan DPR RI agar Pemilu 2024 digelar lebih cepat. Semula KPU mengusulkan Pemilu 2024 digelar pada bulan April, tapi kini diusulkan lagi menjadi 21 Februari.

"Kami menginginkan agar penyelenggaraan pemilu ini dipercepat,  untuk menghindari kekosongan untuk pencalonan Pilkada (pemilihan kepala daerah, Red)," kata Ilham saat memberi paparan pada acara diskusi virtual, seperti dikutip dari Antara, Minggu (30/5).

Diskusi virtual itu digelar oleh Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Ilham menerangkan pihaknya telah melakukan simulasi untuk mempercepat hari pemungutan suara pada Pemilu 2024.

"Jika nanti kami laksanakan tetap bulan April, kami khawatir ada perselisihan hasil pemilu, maka terkendala jika ada putusan MK (Mahkamah Konstitusi, Red) yang meminta PSU (pemungutan suara ulang, Red), atau penghitungan suara ulang, yang akan memakan waktu," ujar Ilham.

Selain itu, KPU juga mengusulkan agar Pilkada turut digelar pada 20 November 2024. Meski demikian, dua tanggal itu masih bersifat usulan dan belum masuk pembahasan.

Perubahan tanggal tersebut, menurut Ilham harus dibicarakan lebih lanjut dan KPU akan menerima masukan dari seluruh pihak.

"Berbeda dengan 2024, menurut kami, (pemilu 2024, Red) memerlukan energi dan biaya yang signifikan serta perhatian dari berbagai penyelenggara pemilu," kata Ilham.

Ilham menyampaikan pihaknya sudah menyampaikan usulan itu ke anggota dewan saat rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR RI minggu ini. DPR, kata Ilham, telah membentuk tim untuk mempelajari usulan KPU, salah satunya terkait dipercepatnya pelaksanaan Pemilu 2024.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati meminta KPU melakukan simulasi Pemilu dan Pilkada yang nantinya akan digelar pada 2024 secara riil dan transparan. Simulasi secara riil dibutuhkan agar ada perbaikan tata kelola terutama dalam mengantisipasi berbagai risiko yang mungkin terjadi saat Pemilu dan Pilkada 2024.

Sebab, menurut Khoirunisa, berkaca pada Pemilu 2019, setidaknya ada ratusan anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) meninggal dunia akibat kelelahan saat bertugas.

"Hasil kajian lintas disiplin Universitas Gadjah Mada menunjukkan petugas (KPPS, Red) meninggal dunia, karena manajemen risiko tidak ada. Misalnya, ketika petugas ingin bertanya ada masalah di TPS (tempat pemungutan suara, Red) kepada siapa.Itu juga harus dipersiapkan," ujar Khoirunnisa.(detikcom/rd)

Share Berita

Medan,DP News

Patroli Protokol Kesehatan (Prokes) dan pengawasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro tetap digelar Tim Satgas Covid-19 Kota Medan, Minggu (30/5).  

Selain patroli Prokes juga dilakukan penyemprotan disinfektan di Lingkungan VII, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor. Penyemprotan ini dilakukan karena lingkungan ini termasuk salah satu lingkungan yang diisolasi karena tingginya angka penyebaran Virus Covid-19.

Sebelum melakukan Patroli Prokes dan pengawasan PPKM Mikro, Petugas yang terdiri dari Satpol PP TNI-POLRI Dishub Dinas Kominfo, BPBD dan Pihak Kecamatan ini melakukan apel di Lapangan Merdeka yang dipimpin Kasat Pol PP diwakili Kabid Perundang-undangan, Ardhani SSTP. Turut hadir Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Alimuddin Sinurat dan Kasi Perundangan-undangan Satpol PP, Irfan.

Ardhani mengatakan Patroli Prokes dan pengawasan PPKM Mikro ini sudah berjalan lebih dari seminggu, untuk itu para petugas harus tetap semangat  melaksanakan tugas tersebut. Sebab penyebaran Virus Covid-19 masih ada, sehingga diharapkan dengan kegiatan ini dapat menekan dan memutuskan mata rantai penyebarannya.

"Saya berharap seluruh Petugas tetap semangat dalam melaksanakan Patroli Prokes dan pengawasan PPKM Mikro. Tentunya upaya yang dilakukan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya penyebaran Virus Covid-19," kata Ardhani.

Diharapkan, warga tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan di tengah kondisi pandemi dengan tetap menerapkan 5 M, jika beraktifitas selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Tentunya dalam bertugas tetap mengedepankan tindakan persuasif dan humanis,ujarnya.

Satgas Covid-19 dibagi menjadi beberapa tim dan menuju ke titik yang telah ditentukan. Diantaranya Di Kecamatan Medan Timur dan Kecamatan Medan Johor. Di Kecamatan Medan Timur, Petugas melakukan Patroli Prokes dan Pengawasan PPKM Mikro di sekitar Pasar Cahaya.

Puluhan pengendara maupun warga yang berada di Pasar Cahaya didapati petugas tidak mengenakan masker. Oleh petugas sebelum diberikan masker warga tersebut diminta untuk selalu mengenakan masker agar terhindar dari penyebaran Virus Covid-19.  Selain melakukan Patroli Prokes, Petugas juga melakukan Penyemprotan disinfektan di permukiman warga salah satunya di Komplek Pertokoan  Mutiara Grandis di Jalan Pelita IV.(rd)


Share Berita

Samosir,DP News

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom dan Ketua DPD AMPI Provsu David Luther Lubis tabur 25.000 ikan Nila di Danau Toba, Minggu (30/5).

Penaburan benih ini merupakan lanjutan rangkaian acara Musdalub dan Pelantikan DPD AMPI Samosir, Sabtu (29/5) di Hotel Vantas.

Penaburan ikan Nila berukuran 5-8 cm ini dilakukan di perairan Ambarita kurang lebih 1.000 meter lepas pantai Danau Toba.

Vandiko berharap benih ikan yang ditabur dapat berkembang biak dengan baik dan menambah jumlah dan kesinambungan ikan tangkap bagi nelayan tradisional.

“Mari kita sama-sama lestarikan alam Danau Toba dan jangan membuang sampah ke danau,” ajak Vandiko saat sebelum menabur benih ke danau.

Tumpal Simbolon, Ketua DPD AMPI Samosir mengatakan penaburan ikan ini merupakan upaya membantu nelayan tradisional untuk meningkatkan jumlah ikan tangkap beberapa bulan ke depan.

 “Kegiatan ini dapat mendekatkan DPD AMPI Samosir dengan masyarakat Samosir,” ujar tambahnya.

Ketua DPD AMPI Provsu, David Luther Lubis mengajak masyarakat untuk menjaga Danau Toba agar tetap indah dan lestari dan menyampaikan kekagumannya atas keindahan Danau Toba.

Rosinta Sitanggang, Ketua DPD Golkar Samosir, yang juga ikut dalam kegiatan tersebut, menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut berkat kerja sama antara Pemkab Samosir dan DPD AMPI Provsu. Semoga Danau Toba, harap Rosinta, tetap lestari pada waktu-waktu yang akan datang.

Sehari sebelumnya,Sabtu dilakukan pelantikan Ketua  DPD AMPI  Samosir  beserta pengurus olehKetua DPD AMPI Sumut David Luther Lubis di Hotel Vantas Desa Sialanguan Kecamatan Pangururan.

Ketua DPD Golkar Rosinta Sitanggang menghimbau agar AMPI Kabupaten Samosir berkontribusi untuk Samosir .(humassamosir/heli/rd)

Share Berita


Medan,DP News

Ketua Komisi I DPRD Medan Rudiyanto Simangunsong apresiasi Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution yang tanggap melakukan isolasi selama tujuh hari setelah di dua lingkungan di dua yakni Kecamatan Medan Selayang dan Kecamatan Medan Johor positif terjangkit Covid-19.Kedua lingkungan yang disolasi adalah Lingkungan VII, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor dan Lingkungan X, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang.

” Kita mengapresiasi atas respon Wali Kota Medan yang begitu cepat mengisolasi warga di Lingkungan VII Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor dan Lingkungan X Kelurahan Tanjung Sari Kecamatan Medan Selayang, Medan karena diketahui positif terjadi covid-19,” kata Ketua Komisi I DPRD Kota Medan ini ketika dihubungi melalui telepor selularnya,Minggu (30/5).

Tanggapnya Wali Kota Medan setiap ada masalah di tengah-tengah masyarakat bertujuan supaya masalah tersebut cepat diselesaikan dan tidak berlarut-larut. “Kita mau seperti ini, jadi masyarakat pun ketika ada masalah cepat terselesaikan dan tidak berlarut-larut,” ujar Rudiyanto Simangungsong.

Menyinggung masalah di atas, politisi dari Fraksi PKS ini menyebutkan, dua lingkungan langsung diisolasi Wali Kota Medan agar virus corona yang sudah menjangkiti masyarakat di lingkungan itu, tidak keluar menyebar ke masyarakat lain di luar dua lingkungan tersebut. “Semoga masyarakat di dua lingkungan Kecamatan Medan Johor dan Kecamatan Medan Selayang, cepat sembuh dan melakukan aktivitas seperti biasanya,” imbuhnya.

Dia juga menyebutkan, pernyataan dari jubir Satgas Covid 19 Kota Medan, Mardohar Tambunan bahwa isolasi lingkungan dilakukan dalam rangka mempercepat penanganan dan menekan peredaran Covid-19. “Jubir tadi juga menyebutkan bahwa selama menjalani isolasi lingkungan warga di sana akan dijamin kebutuhan pokoknya,” ungkap Rudiyanto Simangungsong.

Anggota dewan lainnya Wong Chun Sen  juga berharap agar semua kebutuhan kesehatan dan makanan selama diisolasi diperhatikan dan tidak ada lagi keluhan-keluhan terkait hal tersebut.Wong Chun Sen  wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan. Dia berharap, seluruh masyarakat Kota Medan agar selalu menjaga kesehatan supaya kekebalan tubuh kita tetap fit. “Ikuti anjuran pemerintah dengan penerapan protokol kesehatan (prokes), 5M dan PPKM. Tujuannya agar kita dan keluarga tetap terjaga,” ujar Anggota Komisi II DPRD Kota Medan.(rd)



Share Berita

Medan,DP News

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM dukung Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke -34 Tahun 2021. Dengan digelarnya PIMNAS ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan kemampuan akademik mahasiswa dalam mengembangkan Kemampuan Ilmiah dan mutu Karya Ilmiah.

"Pemko Medan mendukung USU sebagai Pelaksana PIMNAS ke -34 tahun 2021. Sebab kegiatan ini sangat penting untuk mengukur daya kreativitas ilmiah mahasiswa," kata Wali Kota Medan ketika menghadiri acara Presentasi Calon Tuan Rumah Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional di Fakultas Ilmu Komunikasi USU, Sabtu (28/5).

Dalam acara yang dihadiri Rektor USU Muryanto Amin, S.Sos, MSi, pada Tim Penilai PIMNAS, diantaranya Koordinator Pokja Dikti, Rizal Alfian, Direktorat Belmawa Kemendikbudristek, Ketua Juri PIMNAS dari UGM, dr Indwiani dan Suherman, Sekretaris Pokja Dikti, Tri Isti serta para Wakil Rektor ini, Wali Kota berharap USU dapat menjadi tuan rumah PIMNAS ke- 34.

Dikatakan Wali Kota Medan, perhelatan PIMNAS  bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan akademik mahasiswa dalam mengembangkan komunikasi ilmiah. Selain itu juga memacu dan membudayakan kreativitas serta penalaran dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).

"Saya berharap pelaksanaan PIMNAS ini nantinya dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam pengembangan IPTEK, mengembangkan Kemampuan dan mutu Karya Ilmiah  mahasiswa. Selain itu juga menjadi ajang latihan bagi generasi muda untuk tampil pada forum ilmiah serta dapat mengembangkan wawasan dan meningkatkan kedewasaan akademik mahasiswa," kata Wali Kota.

 Menurut Wali Kota, atas nama Pemko Medan dirinya sangat bangga jika USU nantinya dapat  menjadi tuan rumah PIMNAS ke- 34, karena USU berada di Kota Medan. Oleh karena itu kegiatan ini juga diharapkan dapat memotivasi seluruh mahasiswa khususnya di USU.

"Pemko Medan juga telah menjalin kerjasama dengan USU di bidang Pendidikan. Kerja sama ini juga bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat sehingga dapat dirasakan bersama-sana," jelas Wali Kota Medan.

Sebelumnya Rektor USU, Dr Muryanto Amin S.Sos, MSi, mengungkapkan menjadi tuan rumah pelaksanaan PIMNAS bukan merupakan kebanggaan bagi USU. Akan tetapi perhelatan ini dapat menjadi stimulus bagi mahasiswa USU. Sebab ada keinginan kami untuk membangkitkan meningkatkan kembali prestasi mahasiswa di tingkat nasional.

"Saat ini Prestasi USU di tingkat nasional sedang menurun. Oleh karenanya kami menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah PIMNAS ke -34 dengan harapan prestasi USU dapat meningkat. Selain itu juga meningkatkan lagi kemampuan para dosen dalam riset dan kegiatan ilmiah," kata Rektor USU.

Menurut Muryanto Amin, Dalam PIMNAS nantinya akan diikuti 3.000 lebih mahasiswa dari seluruh Indonesia secara Virtual. Namun sekitar 100 orang juri akan hadir langsung ke Kota Medan khususnya ke USU untuk menilai PIMNAS ke -34. Untuk itu diperlukan dukungan semua pihak termasuk Pemko Medan agar USU menjadi tuan rumah pelaksanaan PIMNAS ke -34.(rd)
Share Berita

Medan,DP News

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM berharap Organisasi Jam'iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) ke depannya dapat berperan lebih besar lagi untuk masyarakat khususnya di Kota Medan. Peranan yang dapat dilakukan JBMI saat ini adalah dengan mendukung program prioritas pembangunan Pemko Medan.

Demikian hal ini disampaikan Wali Kota Medan ketika menghadiri Musyawarah Nasional VI Jam'iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) di Pesantren Al Kautsar Medan, Jalan Pelajar Ujung, Sabtu (28/5). Musyawarah yang dibuka secara virtual oleh Wakil Presiden RI KH Ma'aruf Amin ini mengambil tema, "Bersatu dalam Kebangsaan dan Bernegara, Bersepakat Dalam Keberagaman untuk Indonesia Maju".

Dijelaskan Wali Kota Medan, Pemko Medan memiliki berbagai program prioritas. Tentunya dalam menjalankan program ini perlu dukungan semua pihak termasuk JBMI. Untuk itu kedepannya Pemko Medan dan JBMI harus berkolaborasi guna mewujudkan program prioritas pembangunan Kota Medan

."Saya sangat berharap JBMI dapat meningkatkan peran di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung Program Kota Medan. Salah satunya Pemko Medan akan memprogramkan pembangunan Islamic Center yang nantinya dapat menjadi wadah untuk peradaban.Selain itu Pemko Medan tengah memprogramkan mesjid mandiri, dimana mesjid bukan hanya sebagai tempat ibadah melainkan juga sebagai tempat peradaban dan perekonomian masyarakat maupun pendidikan," jelas Wali Kota.Menurut Wali Kota Medan, 

Pemko Medan mengapresiasi Musyawarah Nasional IV JBMI digelar di Kota Medan. Tentunya ini menandakan Medan menjadi rumah bagi suku Batak di Sumut, apalagi Medan merupakan Kota yang multikultural dengan keberagaman suku dan budaya."Musyawarah Nasional VI Jam'iyah Batak Muslim Indonesia ini diharapkan dapat mereorganisasi sehingga menjadi organisasi yang lebih baik dan besar kedepannya. Artinya kita harapkan JBMI kedepannya dapat berbuat lebih untuk masyarakat," kata Wali Kota di hadapan yang hadir diantaranya Pimpinan Pesantren Al Kautsar, Syekh Ali Akbar Marbun yang juga merupakan Ketua Majelis Ulama JBMI, Ketua JBMI H Albiner Sitompul, Rektor USU Dr Muryanto Amin, Rektor UINSU, Prof Syahrin Harahap dan segenap tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Sebelumnya Ketua JBMI H Albiner Sitompul mengungkapkan bahwa selama ini JBMI telah banyak berperan untuk kesejahteraan masyarakat. Salah satunya ikut mendukung masyarakat dalam pembangunan irigasi di Kabupaten Labuhan Batu Utara.  Ke depannya kami akan terus meningkatkan peran di seluruh wilayah termasuk Kota Medan."Saya berharap melalui Musyawarah Nasional VI JBMI yang diikuti seluruh DPW dan DPD baik langsung maupun secara online ini akan lahir Ketua Umum yang dapat melanjutkan kepemimpinan organisasi yang lebih baik kedepannya," jelasnya.(rd)


Share Berita

 

Medan,DP News

Kementerian Perhubungan akan kembangkan angkutan massal di Kota Medan, antara lain jalur kereta api, Light Rail Transit (LRT) dan peningkatan Bus Rappid Transit (BRT).

Hal ini diungkapkan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi saat melakukan peninjauan di Stasiun Kereta Api Medan, Sabtu (29/5) siang.  Turut mendampingi Menhub dalam peninjauan itu Gubsu Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M.

Menteri Perhubungan menyampaikan, pihaknya akan membuat track kereta api menuju Binjai dan Belawan. Ini artinya, masyarakat dari Belawan bisa langsung menuju Kuala Namu. Dan di perlintasannya juga akan dibangun beberapa stasiun.

“Dengan demikian, kereta api ini menjadi pilihan masyarakat untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain,” ucapnya.  

Menhub juga mengatakan pihaknya juga tengah mengembangkan LRT. Berbagai kerja sama pun dijalin untuk mewujudkan tersebut, termasuk dengan World Bank. Dan World Bank, sebut Menhub, telah menunjuk Medan sebagai salah satu pilihan untuk dikembangkan.

“Kami akan finalisasi ini. Tentu membangun LRT harus complementary dengan jalur kereta yang ada. Sehingga antarmoda LRT dengan kereta api itu saling melengkapi,” ujar Menhub.

Selain itu, Menhub mengungkapkan, pihaknya telah menerima dari surat Wali Kota Medan yang memohon peningkatan BRT untuk ibukota Sumatera Utara ini.

“BRT itu adalah bis. Tadi dilaporkan bahwa dari Belawan ke pusat kota arus lalu lintas padat.  Oleh karenanya, nanti kami akan berikan bis, berupa by the service,” sebutnya.

Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., atas nama Pemko dan masyarakat Kota Medan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri Perhubungan ini. Momentum ini diharapkan dapat lebih mengoptimalkan tranportasi massal di Medan.  

Selain itu, Wali Kota juga berterima kasih dan menyambut baik program-program Kementerian Perhubungan di Kota Medan. “Tentunya program-program ini akan kami selaraskan dengan program Pemko Medan. Kami, juga akan mengajak masyarakat Kota Medan untuk menggunakan transportasi massal,” ucapnya seraya mengatakan, Pemko tentu akan mensupport program Kementerian Perhubungan di Kota Medan agar berjalan dengan baik.

Pada saat itu, Wali Kota juga menyampaikan permohonan kepada Menhub agar perlintasan-perlintasan kereta api tidak sebidang dengan jalan raya. Hal ini, sebut Wali Kota, untuk mengurangi kemacetan di Medan.

Pada saat itu, di hadapan Menhub, Gubsu, dan Wali Kota Medan, Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri, juga menyampaikan ekpos tentang proyek pembangunan jalur layang kereta api Medan-Binjai.

Dia menyebutkan, lingkup pekerjaan yakni pembangunan elevated track sepanjang 3,3 km, pembangunan jalur ganda at-grade sepanjang 3,5 km, pembangunan 2 stasiun baru, pengembangan Elevated Emplasmen Medan Tahap II, dan pembangunan Sistem Persinyalan dan Telekomunikasi.

Outcome dari proyek ini, terangnya, yakni meningkatkan aksebilitas dan mobilitas angkutan perkotaan Mebidang, mengurangi kemacetan pada lintas Medan-Binjai, khususnya pada 5 perlintasan yakni Jalan Prof. H.M. Yamin, Perintis Kemerdekaan, Putri Hijau, Adam Malik, Sekip Medan.  

Dalam kunjungan itu, Menhub bersama Gubsu dan Wali Kota juga mengingatkan para penumpang kereta api tidak abai dengan protokol kesehatan. Menhub juga tampak membagikan masker kepada para penumpang yang sedang menanti kedatangan kereta api. 

Di samping itu, mereka juga melakukan peninjauan tempat pelayanan Genose C-19 di Stasiun Kereta Api Medan khusus penumpang jarak jauh dan menengah.)rd)

Share Berita

Sibolga,DP News

Perhimpunan mahasiswa Katolik republik Indonesia ( PMKRI) merupakan organisasi mahasiswa yang memiliki visi dan misi keberpihakan kepada kaum tertindas demi mewujudkan keadilan sosial. PMKRI melakukan pengkaderan yaitu masa orientasi untuk mahasiswa Katolik yang berada di Kota Sibolga demi terwujudnya visi dan misi perhimpunan, pada Jum'at 28 Mei 2021 di Pusat Bina Iman Mela, Tapanuli Tengah

Ceperianus Gea, Ketua Presidium PMKRI Cabang Medan mengatakan bahwasanya PMKRI senantiasa melakukan pengkaderan demi menghadirkan PMKRI di Kota Sibolga , kegiatan ini merupakan salah satu dari runtutan prosedural dalam pembentukan PMKRI di Kota Sibolga.

" Kita berharap PMKRI nantinya mampu membawa warna baru dalam pergerakan dan perjuangan di Kota Sibolga , serta senantiasa berjuang bersama rakyat , dan harus berpihak atas kepentingan rakyat demi mencapai visi misi perhimpunan" ucap Ceperianus Gea

Kegiatan masa orientasi yang dilakukan PMKRI Cabang Medan di Kota Sibolga merupakan bentuk hadirnya PMKRI di kota ikan tersebut, hal ini juga mempertegas keseriusan PMKRI untuk berjuang di Kota Sibolga.

Hal senada juga di sampaikan oleh , Yohanes Simanjuntak yang merupakan Koordinator kota jajakan Sibolga, bahwasanya PMKRI sudah melakukan konsolidasi kepada seluruh stakeholder yang berada di Sibolga - Tapteng untuk mempermudah segala proses pembentukan PMKRI di Kota Sibolga.

" Kita sangat bersyukur atas respon baik dari rekan rekan mahasiswa di Sibolga terkait kehadiran PMKRI di kota Sibolga , begitu juga dengan para stakeholder yang mendukung keberlangsungan terlaksana nya kegiatan masa orientasi ini, kita juga mengucapkan terimakasih serta harapan agar kedepannya ruang gerak perjuangan PMKRI di Sibolga tetap di dukung oleh setiap stakeholder demi mewujudkan keadilan sosial bagi masyarakat" ucap Yohanes Simanjuntak

Pastor Paulus Posma Manalu,Pr yang merupakan Wakil Ketua KERAWAM Keuskupan Sibolga pada saat kata sambutan menyampaikan apresiasi yang besar atas kehadiran PMKRI di Kota Sibolga demi mengkader orang muda Katolik demi menjawab tantangan zaman menuju era society 5.0 ke depannya.

"Sebagai orang muda Katolik harus ikut terlibat dalam situasi negara yang sedang berjalan. Memiliki sikap dan pemikiran yang kritis terhadap kondisi yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat , serta harus memiliki integritas sebagai umat Katolik, harapannya kegiatan ini harus terus berkesinambungan di laksanakan" tutup Pastor Posma Manalu.(rel/rd)

Share Berita


Medan,DP News

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Izwar Lubis didampingi Sekretaris Dishub, Budi Hariono, Kabid Lalin Suriono, Kabid Parkir Ken Sianipar, dan Kabid PP&K James Simanjuntak menerima kunjungan silaturahmi Pengurus Wartawan Unit DPRD Kota Medan, diketuai Said Ilham Assegaf, Sekretaris, Horas Pasaribu, Bendahara Irwan Manalu dan para penasehat, Amril Koto, Pangihutan Sirumapea, David Susanto, Susilo dan Syafii. Turut serta juga, Bambang Siregar (wakil Ketua), Amsari (Wakil Sekretaris), dan Ayu Setyaningsih. Jumat (28/5).

Izwar Lubis mengatakan sangat berterimakasih atas kunjungan pengurus Koordinator Wartawan Unit DPRD Kota Medan yang diketuai Said Ilham Assegaf. Izwar berharap hubungan kemitraan antara insan pers dan Dishub Medan dapat terus terjalin dan bukan hanya pada saat tertentu saja. Diakui Izwar, sebenarnya  pada hari itu, dia sedang ada kegiatan undangan rapat dari Pemko Medan. Namun, karena sudah ada kesepakatan terlebih dahulu antara dirinya dan Ketua Koordinator, sehingga diapun mengutus Kabidnya untuk pergi ke kegiatan tersebut.

“Saya sangat senang, jika bisa bertemu langsung dengan awak media, karena bagi saya, media itu sangat berperan penting dalam memberikan informasi terkhusus kinerja Dishub Medan ditengah-tengah khalayak umum. Dengan keterbatasan yang kami miliki, kami sangat menerima sekaili masukan dan kritik positip dari rekan-rekan media untuk dapat menjadi masukan bagi kami untuk dapat bekerja demi kemajuan kota Medan,”ujar nya.

Sambung Izwar lagi, jika sampai saat ini tentunya masih ada kekurangan mereka terutama dilapangan yang masih terus perlu dibenahi kea rah yang lebih baik. Namun, dirinya berjanji satu persatu akan membenahi kinerja di dinas yang dipimpinnya itu.

Said Ilham Assegaf pada kata sambutan pembukanya, memperkenalkan satu persatu para pengurus dibawah Koordinator Wartawan Unit DPRD Kota Medan periode 2021-2023. Disampaikan Said kedatangan mereka di samping untuk menjalin tali silaturahmi guna meningkatkan sinergitas antara wartawan unit DPRD Medan dengan dinas perhubungan kota Medan, mereka juga ingin memperkenalkan kepengurusan wartawan unit DPRD Medan pasca dilantik pada 5 April 2021 oleh ketua DPRD kota Medan, Hasyim SE di hotel Madani medan.

Said yang merupakan jurnalis Inews tv MNC media group itu menambahkan, bahwa pada dasarnya, mereka selaku wartawan yang berunit tugas di DPRD Kota Medan selalu mendukung kinerja Dishub Medan dalam memberikan pelayanan yang terbaik demi kemajuan di Kota Medan.  Melihat kinerja dan  kegigihan Walikota Medan, Bobby Nasution, dipastikan program-program Dinas Perhubungan kota Medan dalam hal peningkatkan pelayanan yang bersentuhan dengan masyarakat akan semakin baik, terutama dalam hal penataan lalulintas di kota Medan yang  rawan kemacetan, penataan parkir jalan dan pemanfataan ACTS sebagai alat untuk pengontrol kemacetan di Kota Medan dengan mempergunakan CCTV.

Dalam bincang-bincang tersebut, Izwar juga berharap kepada awak media bahwa ada tugas dan tanggungjawab dari masing-masing Kabid yang mendukung kinerjanya sampai saat ini, sehingga dia menyarankan juga jika ada masukan atau kendala dilapangan untuk langsung menanyakan atau mengkonfirmasi ke Kabid masing-masing, namun jika sifatnya urgen atau harus melalui kadis, dirinya juga siap dan terbuka untuk dikonfirmasi selama dia tidak sedang dalam kesibukan.

Mengenai CCTV yang ada disediakan dipersimpangan di kota Medan, Izwar mengatakan jika fungsi CCTV itu hanyalah untuk mengatur arus lalulintas sehingga dapat direkayasa seperlunya. “ Jadi bukan untuk mengungkap suatu kejadian atau peristiwa, meskipun pada akhirnya hal itu sering dilakukan pihak kepolisian dalam mengungkap suatu kejadian atau sebagai bukti. Namun jika hasilnya tidak terlalu jelas, itu disebabkan fungsinya fokus untuk memantau arus lalulintas,”kata nya.

Sambungnya lagi, Dishub Medan selama ini sangat terbuka bagi instansi seperti kepolisian bila ingin bekerjasama dengan Dishub Medan dan memakai tiang atau kabel atau ACTS milik Dishub untuk digunakan dalam hal pengungkapan kasus lalulintas, seperti lakalantas dan sebagainya. 

“Namun tidak memakai fasilitas CCTV, artinya membangun alat perekam sendiri yang lebih baik. Karena anggaran Dishub Medan tidak ada penyediaan CCTV untuk pengungkapan suatu peristiwa yang terjadi di lalulintas,”ucap Izwar.(rd)

Share Berita

 

Medan,DP News

Anggota DPRD Medan Mulia Syahputra Nasution mengatakan, isolasi lingkungan yang dilakukan Pemko Medan di Kecamatan Medan Johor dan Kecamatan Medan Selayang, merupakan langkah yang tepat untuk memutuskan penularan Covid-19.

Hal itu dikatakan Mulia Syahputra Nasution kepada wartawan, Sabtu (29/5), menanggapi isolasi lingkungan yang dilakukan Pemko Medan terhadap lingkungan 7 Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor terdapat 14 warga dari 6 rumah yang terpapar virus Covid-19 dan di lingkungan 10, Kelurahan Tanjung Sari , Kecamatan Medan Selayang jumlah warga yang terpapar berjumlah 14 orang dari 8 Rumah, mulai Jumat kemarin.

Anggota Komisi I DPRD Kota Medan ini menambahkan, upaya ini dapat menekan dan memutuskan mata rantai penularan virus Covid-19.Saya pikir itu merupakan langkah yang tepat, karena sebagai upaya memutuskan mata rantai Covid-19 yang dilakukan Pemko Medan,” jelasnya.

Isolasi lingkungan itu, kata politisi muda Partai Gerindra ini, merupakan upaya penelusuran kontak erat (tracing), dan tindak lanjut berupa perawatan pada pasien Covid-19 (treatment).

“Untuk makanan dan obat-obatan juga telah disediakan oleh Pemko, ini harus kita dukung,” kata Mulia Syahputra Nasution yang berasal dari Dapil V meliputi Medan Polonia, Selayang, Sunggal, Johor, dan Tuntungan.

Dia juga menyayangkan masyarakat saat ini khususnya di kawasan Medan Johor masih menganggap biasa atas wabah Covid-19. Padahal Medan Johor saat ini berstatus zona merah.

“Saya berharap masyarakat harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Langkah pemerintah ini sudah tepat yakni menjaga kita supaya tidak menyebar, tetapi kita juga harus menjaga diri dan komitmen menerapkan protokol kesehatan tersebut,” imbaunya.

“Dan saya yakin kita mampu menjaga diri dan setelah itu bersama-sama menjaga orang lain agar tidak terjadi penularan. Caranya dengan menerapkan protokol kesehatan,” tambahnya.

Sebab, lanjutnya, pemerintah telah berupaya maksimal untuk melakukan penanganan penyebaran serta pencegahan Covid-19. Maka itu alangkah baiknya juga menjaga diri serta keluarga dari virus tersebut. “Jangan sampai seperti di India terjadinya tsunami Covid-19,” sebutnya.

Mulia juga mengimbau agar masyarakat tidak panik adanya isolasi lingkungan itu. Demikian juga dengan warga yang terpapar Covid-19. “Sebab, Covid-19 bukan aib. Mari jaga diri dan lingkungan dari bahaya Covid-19,” imbaunya.(rd).

Share Berita

Samosir,DP News

Keramba Jaring Apung di Kawasan Danau Toba dalam waktu dekat akan ditertibkan sesuai dengan keputusan presiden RI no 81 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Danau Toba dan sekitarnya, dan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor: 188.44/213/KPTS/2017 Tentang Daya Tampung Beban Pencemaran Danau Toba untuk Budidaya Perikanan.

Menindak lanjuti Perpres dan Surat Gubernur tersebut, Bupati Samosir bersama Forkominda mensosialisasikan penataan KJA di Kabupaten Samosir, Jumat(28/05) di Aula HKBP Mogang.

Kepada 27 pemilik KJA di Kecamatan Palipi dan 12 pemilik di Sitio-tio disosialisasikan penataan keramba jaring apung.

Bupati Samosir memaparkan, dalam kurun waktu 3 tahun, dari 2.756 petakan KJA di Kabupaten Samosir akan dikurangi sebanyak 74 persen. Sehingga pada tahun 2023 petakan yang tinggal dan diperbolehkan hanya 26 persen. Selanjutnya akan ditata dan di zonase, tutur Vandiko.

Lebih lanjut dijelaskan, metode pengurangan jumlah petakan akan dibagi dalam tiga tahap (dalam kurun waktu 3 tahun) yaitu pada tahun 2021 setiap pemilik KJA/KJT mengurangi 33% dari jumlah petakan yang dimiliki termasuk KJA yang kosong, selanjutnya pada tahun 2022 pemilik KJA/KJT mengurangi 30%  dari sisa dari jumlah petakan yang dimiliki, dan pada tahun 2023 pemilik KJA/KJT mengurangi 11% dari sisa jumlah petakan yang dimiliki. 

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menambahkan bahwa daya dukung ikan di Danau Toba maksimal 10.000 ton per tahun, namun pada tahun 2020, daya dukung tersebut melebihi ambang batas dengan produksi hingga 24.389,50 ton dan berpotensi mencemari Danau Toba.

Untuk itu, Vandiko Gultom mengajak masyarakat mendukung langkah pemerintah dalam memajukan dan menyukseskan kawasan Danau Toba sebagai objek wisata super prioritas.

Sebagai solusi dampak penertiban KJA, Bupati Samosir mengatakan Pemkab Samosir dan pemerintah pusat akan memberikan pengalihan sistim dari usaha budidaya ikan di KJA menjadi budidaya ikan sistem bioflog, sistem mina padi, sistem kolam terpal. Selain itu akan dilatih dalam pembuatan pakan ikan, dengan syarat membentuk kelompok.

Dari aspek hukum, Kejari Samosir, Kapolres dan Dandim 0210 menyajikan aspek hukum dan tindakan kepada pemilik yang melanggar ketentuan. Akan tetapi juga menampung dan membahas aspirasi yang disampaikan masyarakat dan mencari solusi.

Kadis Pertanian Viktor Sitinjak menyampaikan Sosialisasi dilaksanakan untuk memberi informasi kepada pemilik KJA mengenai Aspek Hukum, Aspek Penindakan dan Aspek-aspek Penataan KJA, Mekanisme/Tahapan-tahapan Penataan KJA, serta Target Pengurangan KJA di Kabupaten Samosir sekaligus mendengarkan aspirasi dan masukan dari para pemilik KJA. (ml-red)

Share Berita

Samosir,DP News

Bupati Samosir Vandiko T Gultom, ST secara resmi membuka gelaran Festival Mangga Toba 2021 yang diadakan di Kawasan Eco Village Silimalombu, Desa Silimalombu, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir, Jumat (28/5). 

Festival ini akan berlangsung sejak tanggal 28 Mei hingga 3 Juni nanti. Bupati Samosir juga meresmikan UMKM Silimalombu ditandai dengan penandatangan prasasti.

Festival Mangga Toba 2021 digagas oleh salah seorang pelaku UMKM Ratna Gultom. Selain memamerkan produk olahan yang terbuat dari bahan buah mangga, juga memamerkan berbagai produk UMKM yang ada di Samosir. 

Namun, ada satu hal yang menjadi daya tarik dalam festival ini, yakni pohon mangga yang sudah tua, berumur hampir 500 Tahun, dengan tinggi sekitar 30 Meter dan masih menghasilkan buah yang baik dan rasanya sangat manis.

Ratna Gultom selaku pengelola Evo Village Sililombu mengatakan gelaran festival ini dilaksanakan untuk mempromosikan wisata Samosir dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat melalui produk-produk UMKM. 

Disebutkan, di daerah Silimalombu diperkirakan ada pohon Mangga ada sekitar 1.000 pohon, yang dapat menghasilkan 500 Kg mangga per sekali panen. Potensi ini menjadi tantangan untuk membuat produk-produk olahan berbahan mangga yang memiliki nilai tambah dan nilai jual.

Bergerak dari sinilah Ratna Gultom bersama tim belajar dan berinovasi membuat produk berbahan mangga dari internet dan media lainnya, dan pemasarannya juga melalui internet.

Festival ini juga akan memamerkan produk-produk UMKM yang ada di Samosir. Selama festival ini berlangsung, kita akan memamerkan berbagai produk olahan dan produk UMKM lainnya. Pengunjung dapat belajar langsung disini bagaimana cara membuat berbagai produk dari mangga.

"Kami siap untuk melayani dan mengajari para pengunjung, karena festival ini lebih mengutamakan pada edukasi" ujar Ratna Gultom.

Bupati Samosir Vandiko T Gultom sambut baik gelaran Festival Mangga Toba 2021, karena sejalan dengan misi Samosir dalam menambah nilai jual dan nilai tambah hasil pertanian yang ada di Samosir melalui produk-produk UMKM.

Pemerintah Kabupaten Samosir akan terus mendorong pertumbuhan UMKM yang ada karena produk hasil bumi merupakan penyumbang terbesar PDRB.

Bupati juga mengharapkan, festival ini dapat menjadi penambah semangat dan motivasi untuk pelaku UMKM lainnya untuk  berinovasi. 

"Pemerintah Kabupaten akan terus mendorong dengan memberi pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku UMKM yang ada. Kita juga akan menjajaki dan membuat pemasaran melalui media digital. 

"Mari kita bersama-sama menggalakkan bangga membeli produk lokal, sebagai wujud kecintaan kita terhadap Kabupaten Samosir" ujar Vandiko.

Dalam acara pembukaan ini hadir tokoh-tokoh pemerhati Samosir seperti Ir. Ober Gultom dan Laksma TNI (Purn) Marhuale Simbolon. Pimpinan SKPD, Camat Onan Runggu, Kepala Desa Silimalombu, pelaku UMKM Samosir, dan para pengunjung dari dalam dan luar daerah.( ml-red)

Share Berita

Medan,DP News

Pemko Medan akan mulai memberlakukan Isolasi Lingkungan di Kecamatan Medan Johor dan Kecamatan Medan Selayang pada hari ini. Pemberlakuan Isolasi Lingkungan ini dikarenakan salah satu lingkungan di Kecamatan tersebut masuk dalam zona merah penyebaran Virus Covid-19, sehingga dengan langkah ini dapat menekan dan memutuskan mata rantai penularan virus Covid-19.

Demikian hal ini terungkap dalam Rapat Penetapan Isolasi Lingkungan dalam rangka Penerapan PPKM Mikro yang dipimpin Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM diwakili Sekda Ir Wiriya Alrahman MM di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota, Jumat (28/5).

Dalam rapat yang diikuti Asisten Umum Renward Parapat dan Segenap Pimpinan OPD diantaranya Plt Kadis Kesehatan Syamsul Arifin Nasution, Kadis Kominfo Zain Noval SSTP MAP, Sekretaris Pol PP Rakhmat Adi Syahputra Harahap, Camat Medan Johor Zul Fahri Ahmadi, dan Camat Medan Selayang Sutan Tolang Lubis serta Perwakilan Kapolrestabes Medan dan Perwakilan Dandim 0201/BS, Sekda Kota Medan meminta semua pihak untuk koordinasi agar pelaksanaan Isolasi Lingkungan dapat berjalan efektif.

Dikatakan Sekda, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan di Lingkungan 7 Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor terdapat 14 warga dari 6 rumah yang terpapar virus Covid-19. Sedangkan di lingkungan 10, Kelurahan Tanjung Sari , Kecamatan Medan Selayang jumlah warga yang terpapar berjumlah 14 orang dari 8 Rumah.

"Sesuai arahan Wali Kota Medan kita akan memberlakukan Isolasi Lingkungan di kedua lingkungan tersebut mulai hari ini yang akan dimulai pukul 19:00 Wib sampai pukul 06:00 Wib . Oleh karena itu Camat diminta melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya di lingkungan yang akan diberlakukan Isolasi, agar mereka memahaminya," kata Sekda.

Dijelaskan Sekda, Pemberlakuan Isolasi Lingkungan yang dimulai pukul 19:00 Wib dikarenakan di pagi dan siang hari banyak warga yang tidak terpapar melakukan aktifitas. Walaupun Isolasi Lingkungan tidak dilakukan Full Day, namun petugas yang berjaga di Pos Kelurahan nantinya akan 24 jam berjaga.

"Pemberlakuan Isolasi Lingkungan ini akan berlangsung selama seminggu dan nantinya akan dievaluasi. Warga yang terpapar dan melakukan isolasi mandiri di lingkungan yang diisolasi nantinya Pemko Medan akan memenuhi nutrisinya dengan memberikan makanan yang siap dikonsumsi dan suplemen maupun vitamin. Selain itu mereka juga akan dipantau perkembangan kesehatannya setiap hari," jelas Sekda.

Sekda menambahkan Warga yang terpapar maupun warga di lingkungan tersebut juga akan dilakukan tracing guna mengetahui perjalanannya sebelum terpapar sehingga kita dapat mengetahui langkah untuk menekan penyebarannya. Selain itu warga juga akan dilakukan swab antigen, jika ada yang reaktif akan dilakukan Swab PCR.

"Lingkungan yang akan diisolasi ini kita akan pantau dengan benar, sehingga nantinya tidak akan menyebarkan virus Covid-19 ke tempat lain. Kemudian koordinator lapangan dalam pemberlakuan Isolasi Lingkungan ini adalah Camat. OPD terkait baik itu Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan dibantu TNI-POLRI nantinya juga akan menurunkan petugas dalam isolasi lingkungan," ungkap Sekda.

Selanjutnya Sekda juga menjelaskan pemberlakuan Isolasi Lingkungan ini juga akan dilakukan di Kecamatan lainnya yang wilayahnya terjadi lonjakan penyebaran Virus Covid-19. Oleh karena itu Pihak Kecamatan nantinya akan melaporkan setiap hari perkembangan data penyebaran Virus Covid-19. Artinya data awal yang diperoleh dari Dinas Kominfo nantinya Pihak Kecamatan harus memverifikasi dan memvalidasi data tersebut kemudian melaporkannya.

"Dinas Kesehatan nantinya akan melakukan analisis data dari Kecamatan. Jika ada wilayah yang terjadi lonjakan maka Pemko Medan akan segera mengambil langkah untuk melakukan isolasi lingkungan di wilayah tersebut. Artinya jika di lingkungan terdapat 5 rumah yang terpapar virus Covid-19 maka dikategorikan masuk kedalam zona merah dan diwajibkan pemberlakuan Isolasi Lingkungan,"  ujar Sekda.(rd)
Share Berita

Medan,DP News
Pemko Medan siap menanggulangi permasalahan sosial terkait soal pembebasan lahan di daerah aliran sungai untuk mengatasi persoalan banjir. Tidak hanya itu, Pemko juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp25 Miliar, khusus untuk penanganan di aliran Sungai Bedera dan Babura. Karena itu,Pemko Medan menunggu rekomendasi tentang titik-titik pembebasan lahan tersebut berikut gambaran teknisnya.

Untuk itu,Pemko Medan mengharapkan konsultan Engineering Services Project (ESP) memberikan gambaran teknis penanganan banjir berikut titik-titik pembebasan lahan yang harus dilakukan di Daerah Aliran Sungai Bedera dan Babura.

Hal ini terungkap dalam Rapat Pembahasan Hasil Kajian Manajemen Pengendalian Banjir Medan yang dihasilkan konsultan ESP, Jumat (28/5) di Ruang Rapat I, kantor wali kota. Rapat ini langsung dipimpin Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M.

Hadir dalam rapat itu Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II, Maman Noprayamin, S.T., M.T., Kasubbid Wilayah I Sungai Pantai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Asdin, pimpinan ESP, Dr. Kuswandi, S.T., M.T dan rombongan, Asisten Ekonomi Pembangunan, Khairul Syahnan, Kepala Bappeda, Irwan Ritonga, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR), Benny Iskandar, dan Kadis Pekerjaan Umum, Zulfansyah.    

Wali Kota mengatakan, Pemprovsu, Pemko Medan, dan BWSS II telah sepakat untuk fokus pada Sungai Bedera dan Babura. Tinggal menunggu gambaran teknis dari ESP maupun Kementerian PUPR. Diharapkan, gambaran teknis itu sudah ada pada pekan depan.

Dalam rapat itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR), Benny Iskandar,  juga mengharapkan agar kajian dari ESP ini bisa lebih detil, tidak makro, sehingga menggambarkan dengan jelas apa yang harus dilakukan untuk penanganan banjir.  

Terkait dengan Sungai Bedera dan Sungai Babura, Pemko Medan menunggu gambar teknisnya dari ESP maupun Kementerian PUPR.  

“Dari gambar teknis itu dapat dilihat bentuk penampang, berapa lebar yang  dibebaskan, persil yang kena, sebelah mana alurnya,” sebut seraya mengatakan, setelah ada gambar, baru bisa diketahui titik mana yang akan dibebaskan Pemko Medan, Pemprovsu, maupun Pemkab Deliserdang.

Pada rapat itu, Benny juga berharap agar sebelum gambar teknis maupun disain selesai, tidak ada penerbitan izin pelurusan sungai maupun rekomendasi pembangunan pada tebing sungai.

“Hal ini dimaksudkan agar tidak menjadi kendala dalam pembebasan lahan nantinya,” ungkap Benny.(rd)





Share Berita

Asahan,DP News

Satuan tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Asahan menggelar rapat koordinasi lintas sektoral. Hal ini dilakukan dalam rangka pencegahan dan pengendalian covid-19 di Kabupaten Asahan. Acara digelar di Posko Gugus Tugas Kabupaten Asahan, Jumat (28/5).

Dalama kesempatan itu, turut hadir Bupati Asahan, H. Surya, BSc, Forkopimda diantaranya Kapolres Asahan, Ketua PN, Dandim 0208/Asahan, Kajari Asahan (mewakili), Danyon 126 KC, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Elfina br.Tarigan, MKT, Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, M.Si, OPD, dan tim satgas covid-19

Ketua Satuan Tugas Kabupaten Asahan H. Surya, BSc mengatakan vaksinasi merupakan suatu upaya yang bertujuan untuk membentuk kekebalan tubuh dan kelompok/Herd Immunity, menurunkan kesakitan dan kematian terhadap covid-19, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, kata Bupati Surya.

"Saya berharap agar seluruh masyarakat di Kabupaten Asahan lebih menegakkan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan. Kita sebagai pemerintah wajib mensosialisasikan dan mendukung program-program pemerintah pusat dalam upaya mengendalikan covid-19. Sebagai salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengendalikannya, maka kita mengadakan rapat koordinasi ini, salah satunya untuk membahas vaksinasi massal yang akan kita laksanakan di Kabupaten Asahan," ucap Surya.  

Bupati menegaskan dalam pelaksanaan vaksinasi massal ini nantinya harus sesuai protokol kesehatan dengan tidak menimbulkan kerumunan di puskesmas-puskesmas tersebut, menjaga jarak, dan sesuai standar pelaksanaan disiplin protokol kesehatan. Dalam rapat koordinasi lintas sektoral tersebut juga dibahas terkait operasi yustisi dan operasi penyekatan serta layanan rapid test antigen drive thru gratis di pos pam yang telah dilaksanakan oleh Polres Asahan, kata Surya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Asahan mengatakan melalui rapat koordinasi lintas sektoral dalam tangka pencegahan dan pengendalian covid-19 di Kabupaten Asahan, saya mengajak kita bersama untuk saling bersinergi dan terus menjalin koordinasi sehingga tujuan untuk mensukseskan program vaksinasi massal terhadap masyarakat Kabupaten Asahan dapat terlaksana sesuai dengan yang diharapkan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Elfina br.Tarigan, MKT mengatakan, bahwa sampai saat ini, cakupan pelayanan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Asahan yang telah dilakukan sampai dengan 26 Mei 2021 berdasarkan data yang bersumber dari KPC PEN (Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Rkonomi Nasional), kata Elfina.

Sasaran pada tahap I untuk tenaga kesehatan (Nakes), yang sudah menerima sebesar 2523 orang sesuai target yang telah ditentukan. Sasaran pada tahap II untuk pelayan publik targetnya sebesar 4597 orang dan lansia targetnya sebesar 64773 orang, dan masih berjalan baik pemberian dosis tahap 1 dan dosis tahap 2 di Kabupaten Asahan, katanya.

Rencana pelaksanaan vaksinasi massal di Kabupaten Asahan, yaitu waktu pelaksanaan nya pada tanggal 7 Juni 2021. Sasaran dari Vaksinasi massal ini terdiri dari lansia, guru-guru TK/Paud, dan guru SD, kata Elfina.

Sementara tempat pelaksanaannya di beberapa titik Puskesmas yang sudah ditentukan yakni 8 Puskesmas. Puskesmas yang terdata diantaranya Puskesmas Mutiara, Gambir baru, Sidodadi, Air Teluk Kiri, Gonting Malaha, Setia janji, Pulo bandring, Hessa air genting, dengan total 1000 orang dengan rincian sasaran lansia sebesar 218 orang, sasaran guru TK/Paud sebesar 319 orang, sasaran guru SD sebesar 463 orang, ucap Elfina.

Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto,SIK, yang juga Wakil Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan mengatakan langkah vaksinasi massal yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Asahan merupakan langkah yang sangat baik dalam pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Asahan dan harus benar-benar diawasi dengan baik dalam proses pelaksanaannya, kata Nugroho.(ZN)

Share Berita

Medan,DP News

Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.,MM optimis Kota Medan kembali dapat meraih juara umum dalam Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) XVII tingkat Provinsi Sumut. Optimisme tersebut disampaikan Wali Kota Medan saat menghadiri pembukaan STQH  XVII tahun 2021 di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubsu, Jumat (28/5).

"Mudah-mudahan tahun ini Kota Medan dapat kembali menjadi juara umum, kita harus optimis"kata Wali Kota Medan.

Pembukaan STQH ke XVII ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir dari Wali Kota Medan kepada Gubsu mengingat di tahun sebelumnya Kota Medan menjadi juara umum STQH ke XVI Tingkat Provinsi Sumut.

Untuk menghadapi STQH tahun ini, Wali Kota Medan mengungkapkan Pemko Medan bersama LPTQ Kota Medan telah menyiapkan 20 orang kafilah yang akan mengikuti semua cabang yang diperlombakan.

"Kita sudah menyiapkan dua puluh orang untuk mengikuti semua cabang, kita sudah melakukan pembinaan secara terus menerus kepada mereka dan sudah kita lakukan TC di Hotel Dharma Deli."ungkap Wali Kota Medan.

Sebelumnya Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dalam sambutan pembukaanya mengatakan STQH tingkat Provinsi Sumut ini sudah berlangsung sebanyak 17 kali. Selama berlangsungya STQH ini sudah banyak guru-guru yang membesarkan nama Provinsi Sumut dalam pertandingan membaca Al-Qur'an.

"Sampai sekarang kita sebagai anak dan cucunya yang meneruskan generasi terdahulu dan kita harus terus menggali talenta-talenta yang ada di Kab/kota di Sumut."kata Gubsu.

Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini sebut Gubsu STQH akan digelar secara virtual mengingat masih merebaknya covid-19 di Provinsi Sumut. Meskipun begitu STQH tetap harus digelar karena Gubsu berpendapat tidak ada manusia yang dapat merubah Al-Qur'an, akan tetapi Al-Qur'an dapat merubah hidup manusia.

 "Insya Allah dengan seperti ini orang akan berubah, dan kita semua berharap Al-Qur'an tetap menjadi kompas kita dalam menjalani hidup."harap Gubsu.

Adapun cabang-cabang yang akan diperlombakan dalam STQH ke XVII tingkat Provinsi Sumut ini diantaranya yaitu cabang tilawah anak-anak, tilawah dewasa, HQ 1 Juz dan Tilawah, HQ 5 Juz dan Tilawah, HQ 10 Juz, 20 Juz dan 30 Juz, Tafsir Bahasa Arab, 100 Hadits Dengan Sanad, dan 500 Hadits Tanpa Sanad.(rd)
Share Berita

Jakarta,DP News

Gaji ke-13 segera cair,bukan hanya untuk ASN,TNI Polri namun para pejabat negara mulai dari presiden hingga bupati/walikota dan DPRD pun ternyata kebagian juga.Secara rinci diatur dalam PP No 36 Tahun 2021.

Pemerintah akan mencairkan gaji ke-13 mulai 1 Juni 2021. Rencananya, pembayaran dilakukan bersamaan dengan pemberian gaji pokok.

"Waktu pemberian (gaji ke-13) Juni. Idealnya, diberikan paling cepat bersamaan dengan pemberian gaji pokok Juni, yaitu tanggal 1 Juni," ujar Plt Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Mohammad Averrouce kepada CNNIndonesia.com, Kamis (20/5) lalu.

Pembayaran gaji ke-13 mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 63 Tahun 2021 tentang Pemberian THR dan Gaji Ke-13 kepada ASN, Pensiunan, Penerima Pensiun dan Penerima Tunjangan Tahun 2021.

Lantas, siapa saja yang akan menerima gaji ke-13 dari pemerintah?

Mengutip Pasal 2 PP Nomor 36 Tahun 2021, Jumat (28/5), pemerintah memberikan gaji ke-13 kepada aparatur sipil negara (ASN), penerima pensiun, dan penerima tunjangan sebagai wujud penghargaan atas pengabdian kepada bangsa dan negara. Namun, pembayaran gaji ke-13 akan memperhatikan kemampuan keuangan negara.

Dalam Ayat 1 Pasal 3 disebutkan ASN yang dimaksud terdiri dari pegawai negeri sipil (PNS) dan calon PNS, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), prajurit TNI, anggota Polri, dan pejabat negara.

Lalu, Ayat 2 Pasal 3 menjelaskan lebih rinci bahwa PNS, TNI, dan anggota Polri yang mendapatkan gaji ke-13 ini termasuk mereka yang bertugas di perwakilan Indonesia di luar negeri, ditugaskan di luar instansi pemerintah baik di dalam dan luar negeri dan gajinya masih dibayar oleh instansi induknya, penerima uang tunggu, dan dihentikan sementara tetapi gajinya masih dibayarkan.

Lalu, Ayat 3 Pasal 3 memaparkan aparatur negara yang mendapatkan gaji ke-13 juga termasuk wakil menteri, staf khusus di lingkungan kementerian, dewan pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), hakim ad hoc, serta pimpinan dan anggota lembaga nonstruktural.

Selanjutnya, pimpinan Badan Layanan Umum (BLU), pimpinan lembaga penyiaran publik, serta pejabat yang hak keuangan atau hak administrasinya setingkat dengan menteri.

Sementara, pejabat negara yang mendapatkan gaji ke-13 terdiri dari presiden dan wakil presiden, ketua, wakil ketua, anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), ketua hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), ketua hingga anggota DPRD, menteri dan pejabat setingkat menteri, ketua hingga anggota Mahkamah Konstitusi (MK), ketua hingga anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), ketua hingga anggota KPK, ketua hingga anggota Komisi Yudisial, gubernur dan wakil gubernur, serta bupati/walikota dan wakil bupati/wakil walikota.

Beberapa penerima pensiun yang akan mendapatkan gaji ke-13, seperti penerima pensiun janda/duda atau anak dari PNS yang meninggal dunia, penerima pensiun orang tua dari PNS yang meninggal dunia dan tidak mempunyai istri/suami, dan penerima pensiun warakawuri/duda atau anak dari anggota Polri yang gugur/tewas.

Lalu, penerima tunjangan yang menerima gaji ke-13, di antaranya penerima tunjangan veteran, penerima tunjangan kehormatan anggota komite nasional Indonesia pusat, serta penerima tunjangan penghargaan perintis pergerakan kebangsaan.(CNNIndonesia/rd)

Share Berita


Medan,DP News

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Utara menunjuk Jamalum Berutu, SS sebagai Ketua SMSI Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat. Penunjukan tersebut sesuai hasil rapat mandatori SMSI Dairi Pakpak Bharat - Sekjen SMSI Sumut 21 April 2021. 

"Hari ini saya menyerahkan mandat Ketua kepada Jamalum Berutu, SS untuk pembentukan struktur pengurus SMSI Dairi Pakpak Bharat periode 2021-2026," kata Ketua SMSI Ir Zulfikar Tanjung yang diwakili Sekretaris SMSI Sumut Erris J Napitupulu di Jalan Panglima Denai, Medan, Kamis (27/5). 

Setelah mandat diterima, Erris J Napitupulu meminta Jamalum untuk segera membentuk struktural pengurus guna mengembangkan SMSI di Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat. 

Menurutnya, penyusuan struktur kepengurusan itu harus dilakukan secepatnya. Sebab di beberapa kabupaten/kota yang menerima mandat ketua sudah menyusun struktur kepengurusan. 

"Saya berharap penyusunan kepengurusan ini cepat. Kabupaten yang menerima mandat sudah hampir rampung, bahkan sudah ada yang segera melaksanakan pelantikan," katanya. 

Erris juga berharap, penerima mandat juga harus memperkenalkan SMSI kepada semua instansi pemerintahan bahwa SMSI adalah lembaga yang merupakan konstituen dewan pers langsung, seperti PWI, IJTI, AJI dan organisasi pers lain. Karena bersentuhan lain dengan dewan pers jadi organisasi ini harus dijalankan benar-benar. Kata lain kata dia, organisasi ini harus bermanfaat bagi masyarakat. 

"Saya berharap kepada Jamalum untuk benar-benar mempergunakan SMSI ini dengan baik. Jalinlah kerjasama dengan pemerintah, TNI, kepolisian dan organisasi masyarakat lain," katanya. 

Erris juga menegaskan, SMSI ini juga berperan untuk mengingatkan atau memberikan saran kepada media agar membuat berita yang berimbang dan tidak hoaks. 

"Tujuannya SMSI ini untuk melawan hoaks dan berita yang tendensius. Kemudian SMSI juga bisa beperan untuk mengingatkan media media di daerah agar melengkapi badan usaha yang sah dan terdaftar di perusahaan pers. Dan perlu saya sampaikan media yang tidak berbadan hukum dan tidak lengkap kejelasannya akan mudah terjerat hukum apalagi saat ini UU ITE sangat ketat. Jadi ajaklah teman-teman di daerah untuk membuat berita yang berimbang dan tidak tendinsius apalagi bersifat menghakimi," pesanya. 

Erris mengatakan, media tidak ada larangan untuk memberitakan namun harus memperhatikan Undang-undang Pokok pers. 

Artinya kata dia, berita yang ditulis tidak menghakimi. 

"Silahkan beritakan, tapi catat harus berimbang. Jangan media itu hanya menulis berita soal si pejabat tapi tetap harus melakukan dan jangan tak melakukan konfirmasi agar jangan kena delik aduan.  Kalau kita punya data, kita cek and ricek memang kesalahan maka silahkan beritakan," ujarnya sembari mengingatkan agar tetap melakukan kehati-hatian menjalankan jurnalistik.

Sementara Jamalum Berutu, SS mengucapkan terima kasih kepada SMSI Sumut yang memberikan mandat kepadanya. Ia juga berjanji akan segera menyusus pengurus SMSI di Dairi-Pakpak Bharat dalam secepatnya. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada SMSI Sumut yang telah memberikan mandat kepada saya. Pesan yang SMSI Sumut sampaikan segera dilaksanakan termasuk penyusunan pengurus dan menjalin kerja sama dengan pemerintahan," katanya. 

Soal pesan berita yang berimbang dan media di daerah harus terdaftar di dewan pers, Jamalum pun memiliki pandangan yang sama. Apalagi belakangan ini banyak sekali media yang berurusan dengan hukum. 

"Saya pun setuju berita yang berimbang dan tidak menghamiki. Dengan membuat berita yang berimbang tentu akan menghindari media berhadapan dengan hukum," tukasnya.(rel/rd)

Share Berita

Jakarta,DP News

Pilpres 2024 masih lama namun sudah mulai hangat diperbincangkan.Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan partainya bisa saja berkoalisi dengan PDIP pada Pilpres 2024.

Menurut Muzani koalisi ini mungkin terjadi lantaran hubungan baik antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Sejak beliau (Prabowo) belum ditetapkan sebagai Menteri Pertahanan dan sampai sekarang hubungan itu baik, tidak ada masalah, dan itu menjadi sebuah kemungkinan adanya peluang untuk dimungkinkannya Pak Prabowo maju bersama PDIP," kata Muzani di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (27/5).

Kendati begitu, Muzani mengatakan bahwa saat ini belum ada pembicaraan resmi mengenai koalisi Gerindra-PDIP di Pilpres 2024.

Ia juga tak merinci posisi yang akan diambil Prabowo bila maju bersama PDIP di Pilpres 2024. Hanya saja, Muzani menegaskan bahwa sejauh ini Gerindra masih menginginkan Prabowo menjadi calon presiden pada 2024.

Sikap politik tersebut salah satunya diambil berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei yang menyatakan bahwa elektabilitas Prabowo cukup tinggi.

Namun demikian, menurut Muzani, Prabowo meminta para kader untuk tidak terburu-buru berbicara mengenai Pemilu 2024. Menurutnya, Prabowo ingin menyelesaikan kerjanya sebagai Menteri Pertahanan.

"Pak Prabowo mengatakan 'beri kesempatan saya untuk mengabdi, untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan Presiden sebagai Menteri Pertahanan'," ujar Muzani menirukan ucapan Prabowo.

"Kemudian pada waktunya akan menjawab apa yang diminta seluruh kader," lanjutnya.

(CNNIndonesia/rd)

Share Berita




Medan,DP News                                                    Mempercepat penangananpembangunan infrastruktur di  Kota Medan, Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution,SE.,MM berkolaborasi dengan Balai Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Kolaborasi tersebut terwujud ketika Wali Kota Medan bertemu dengan para pimpinan Balai di lingkungan Kementerian PUPR yang ada di Provinsi Sumut bersama Pempovsu di Restoran Heritage Grand City Hall,Kamis (27/5).

Dalam pertemuan ini hadir para pimpinan Balai diantaranya Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumut, Ir. Selamat Rasidi,M.Sc, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumut, Syafriel Tansier, ST.MT, Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera II, Maman Noprayamin,ST.MT, Kepala Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan Sumatera II, Ir. Rusli,MT, dan Kepala Balai Pengembangan Kopetensi PUPR Wilayah I Medan, Ahmad Kholidi,ST.MT.

Selain itu hadir juga Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Provsu, Ir. Suprayanto, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provsu, Ir.Bambang Pardede, M.Eng, Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan, Dr. Yuliandi Djalil,S.SIT.,MH  dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan.

Dalam pertemuan tersebut Wali Kota Medan ingin agar lima program prioritas yang telah ditetapkan Wali Kota Medan dapat segera terwujud. Selain penanganan covid-19, empat program prioritas lainnya berkaitan dengan infrastruktur yang tidak dapat dikerjakan sendiri oleh Pemko Medan. Artinya Pemko Medan memerlukan kolaborasi dengan instansi lainnya seperti Balai yang ada di lingkungan Kementerian PUPR dan Pemprovsu dalam mengatasi permasalahan infrastruktur di kota Medan.

"Sebagai Wali Kota Medan saya harus sering berkomunikasi, karena untuk melaksanakan pembangunan butuh kerja bersama."kata Wali Kota Medan.

Terkait dengan permasalahan infrastruktur yang menjadi program prioritasnya, Wali Kota Medan mengatakan hingga saat ini masalah jalan berlubang masih menjadi keluhan masyarakat. Untuk menjawab keluhan tersebut, Wali Kota Medan telah menginstruksikan kepada jajaran Dinas PU agar dapat menyelesaikan permasalahan jalan yang menjadi kewenangan Pemko Medan dapat selesai dalam kurun waktu paling lama dua tahun.

"Saya sudah instruksikan kepada jajaran Dinas PU agar jalan yang menjadi tanggung jawab Pemko Medan harus bisa diselesaikan dalam kurun waktu dua tahun, namun yang perlu di ingat juga bukan hanya percepatan yang dikejar, tetapi juga harus memperhatikan kualitasnya, artinya kualitas harus tetap dijaga"kata Wali Kota Medan.

Sedangkan untuk jalan yang menjadi kewenangan Provinsi dan Nasional, Wali Kota Medan melalui OPD terkait akan berkolaborasi dengan Pemprovsu dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional untuk mengatasinya sehingga diharapkan dalam kurun waktu dua tahun juga jalan Provinsi dan Nasional juga dapat diselesaikan.

Selain masalah jalan berlubang, yang turut menjadi keluhan masyarakat  lainnya ialah masalah banjir. Masalah banjir ini sangat kompleks karena tidak hanya menyangkut drainase saja tetapi juga masalah sungai yang melintasi Kota Medan yang menjadi kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II. Karenanya Pemko Medan juga akan berkolaborasi dengan BWS Sumatera II untuk mengatasi permasalahan banjir tersebut.

"Kami siap mendukung apapun yang dibutuhkan BWS untuk melakukan normalisasi sungai, tujuannya agar banjir di Kota Medan dapat segera teratasi."ujarnya.

Selanjutnya ialah masalah kebersihan Kota Medan yang juga menjadi salah satu program prioritas Wali Kota Medan. Dimana Wali Kota Medan ingin agar pemanfaatan sampah bisa digunakan sebagai bahan bakar energi.

"Kita akan mentelaah lagi dan bagaimana strateginya."ujarnya lagi.

Sementara program prioritas yang terakhir ialah perbaikan kawasan Heritage di Kota Medan. Wali Kota Medan mengungkapkan bahwa sebelumnya telah banyak kawasan Heritage yang diubah bentuk bangunan sehingga menghilangkan aura peninggalan bangunan zaman dahulu di Kota Medan. Oleh sebab itu Wali Kota Medan berkomitmen untuk mengembalikan suasana zaman dahulu di kawasan tersebut serta mengembalikan fungsinya.

"Kami ingin agar suasana di kawasan Heritage kembali seperti dulu dan memanfaatkanya untuk mengembangkan UMKM."ungkap Wali Kota Medan.

Setelah mendengarkan penjelasan dari Wali Kota Medan tersebut, masing-masing Kepala Balai kemudian memaparkan rencana kerja yang akan dikolaborasikan dengan Pemko Medan. Setelah itu dilanjutkan dengan diskusi bersama.

Sebelumnya Kepala Dinas PKP&PR Kota Medan, Benny Iskandar,ST,MT dalam laporanya mengatakan pertemuan ini berkaitan dengan program prioritas Wali Kota Medan. Dari lima program prioritas, empat diantaranya berkaitan dengan infrastruktur yang harus dikolaborasikan dan diskusi bersama dengan instansi terkait lainnya.

"Pertemuan ini mengingat banyaknya program Pemko Medan yang berkaitan dengan wewenang balai yang ada di Kementerian dan juga Pemerintah Provinsi Sumut,kita berharap dengan adanya pertemuan ini penanganan infrastruktur di kota Medan dapat segera terwujud."harap Benny.

Dari pertemuan ini nantinya Benny mengatakan masing-masing OPD akan melakukan koordinasi dengan Balai-Balai terkait dan Pemprovsu untuk menentukan program prioritas yang akan segera di kerjakan terlebih dahulu.

"Ada 10 program yang sudah direncanakan dan akan dipilih program mana yang menjadi prioritas untuk dikerjakan terlebih dahulu."kata Benny.

Dalam pertemuan ini juga diserahkan Sertifikat Aset Pemko Medan dari BPN kepada Wali Kota Medan berupa Terminal Pinang Baris dan rumah kontrakan/sewa di Kelurahan Hamdan serta penyerahan bahan dari Dinas Perkim dan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemprovsu kepada Pemko Medan.(rd)

Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.