Medan,DP News

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Medan mengalami kenaikan, dimana satu bulan yang lalu hanya sekitar 60 sampai 90 kasus per hari, tetapi saat ini penambahan kasus perhari mencapai 400 kasus. Bahkan pernah terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 700 kasus per hari.

Hal ini berbanding lurus dengan testing yang dilakukan Pemko Medan, dimana dari 2.900 testing perbhari dilakukan, saat ini telah dilakukan testing di atas 3.000 dan target perhari dilakukan testing sebanyak 4.900," Kata Wali Kota Medan Bobby Nasution ketika menghadiri Rapat Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM level 4 secara virtual dari rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (31/7). 

Dijelaskan Bobby Nasution, dengan peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, maka BOR juga meningkat. Saat ini jumlah BOR di Kota Medan sudah mencapai 73 persen dengan konversi dari 8.000 lebih jumlah tempat tidur yang ada di Kota Medan baru 28 persen tempat tidur khusus pasien Covid-19.

"Kami terus meminta kepada seluruh rumah sakit di kota Medan agar dapat menyediakan tempat tidur khusus Covid-19 sebanyak 30 persen dari jumlah tempat tidur yang ada," jelasnya.

Bobby Nasution menambahkan Pemko Medan juga telah menyediakan tempat isolasi terpusat dengan jumlah tempat tidur sebanyak 5.000 lebih.Tempat isolasi ini kami fokuskan untuk lingkungan yang saat ini masih berada di dalam zona merah.

"Dari 2.001 lingkungan ada lima lingkungan yang zona merah, dan sebanyak 7 lingkungan sudah satu bulan ini masih berada di zona orange, maka Pemko Medan akan mewajibkan lingkungan tersebut akan kami Isolasi. Apalagi warga yang OTG akan kami sarankan untuk Isolasi karena warga OTG mereka merasa tidak ada gejala dan beraktifitas sehingga lebih rawan untuk menyebarkan virus Covid-19. " tutur Bobby.

Dijelaskan Bobby Nasution,Pemko Medan telah melakukan 40 titik penyekatan ketika PPKM Darurat, namun sejak diberlakukannya PPKM level 4 ada beberapa kebijakan yang memperbolehkan pelaku UMKM menerima pengunjung makan di tempat dengan batasan waktu 20 menit. 

Setelah berkonsultasi dengan Forkopimda,kami berencana akan mengurangi jumlah titik penyekatan dan digantikan dengan mendatangi langsung tempat pelaku usaha maupun tempat aktifitas masyarakat.Turun langsung ini jika ditemukan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan maka kami akan memberikan hukuman yakni Swab Antigen," ungkap Bobby.

Terakhir Bobby Nasution menyampaikan, bahwa terkait vaksin, kami telah mendapatkan informasi bahwa telah sampai vaksin kiriman Pemerintah Pusat. Namun vaksin tersebut masih ada di Pemerintah Provinsi Sumut belum diterima Pemko Medan.(rd)
Share Berita

Jakarta,DP News

Sebagian orang menghindari minum air putih setelah makan lantaran dianggap dapat mengganggu proses pencernaan.Benarkah minum air putih setelah makan tidak baik untuk proses pencernaan?

Anggapan ini ternyata hanyalah mitos belaka. Dokter spesialis gizi Samuel Oetoro mengatakan minum air putih setelah makan justru baik untuk kesehatan.

"Minum air putih setelah makan justru baik karena membantu kerja lambung melumatkan makanan," kata Samuel saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (26/7).

Samuel menjelaskan air putih tidak akan mengganggu proses kimiawi sistem pencernaan dalam mencerna makanan.Air putih akan membantu kerja mekanik lambung yang bertugas melembutkan makanan.

Cara kerja sistem pencernaan terbagi ke dalam dua hal. 

Pertama sistem pencernaan mekanik yakni mulut dan lambung.Pada sistem mekanik di mulut, makanan dilumatkan dengan cara mengunyah, kemudian makanan kembali dilembutkan di dalam lambung dengan asam lambung dan bantuan air.

"Setelah makanan halus seperti bubur, otot di bawah lambung yang menuju usus 12 jari akan perlahan terbuka dan makanan masuk ke sana sedikit-sedikit," kata Samuel.

Makanan yang tiba di usus akan dicerna secara kimiawi.Proses ini dibantu oleh enzim yang ada pada usus. Enzim amilase pada usus akan memecah karbohidrat,lipase memecah lemak, dan protease akan memecah protein.

Setelah terjadi reaksi kimiawi tersebut, makanan terpecah dan diserap tubuh. Kandungan zat gizi seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral akan dibawa darah ke seluruh tubuh setelah makanan melalui tahap ini.

Selain itu, anggapan yang menyebut air akan mengganggu proses pencernaan karena dapat melarutkan enzim sepenuhnya keliru. Sebab enzim pencernaan ada pada usus, bukan lambung.

"Teori yang mengatakan bahwa enggak boleh minum air setelah makan karena bisa melarutkan enzim itu keliru.Enzim kan ada di usus bukan di lambung, di lambung itu sistem pencernaan mekanik," jelas Samuel.

Air putih tidak akan sampai ke usus 12 belas jari sehingga tidak akan melarutkan enzim.

Samuel mengatakan, keseluruhan proses mencerna makanan ini bisa membutuhkan waktu 3-5 jam. Bergantung pada jenis makanan yang masuk ke tubuh.

Karbohidrat bisa lebih cepat dicerna, sekitar 2 jam di lambung dan melalui proses kimiawi di usus 12 jari. Sementara protein, serat, lemak, membutuhkan waktu lebih lama yakni 3-5 jam.

"Itu makanya orang bisa kenyang lebih lama kalau makan protein, lemak, serat," ucap Samuel.

Samuel menyarankan agar setiap orang minum air putih setelah makan untuk membantu mencerna makanan. Setiap orang dewasa direkomendasikan minum air putih 2 liter setiap hari.(CNNIndonesia/rd)




Share Berita

Jakarta,DP News

Selama beberapa waktu, ada mitos bahwa pemilik kuping caplang merupakan orang yang pintar.Tak hanya itu, bahkan sempat ada mitos yang menyebut dulu kala orang-orang yang boleh sekolah hanya yang memiliki kuping caplang. Itu yang kemudian menimbulkan asumsi bahwa pemilik kuping caplang pasti pintar.

Psikolog Kasandra Putranto mengatakan bahwa mitos ini semula berasal dari kepercayaan orang-orang China yang kemudian berkembang dan diyakini di negara-negara Asia.

"Sebenarnya asalnya dari kepercayaan Chinese yang mengatakan kuping caplang bawa rejeki jadi berkembang diterima di negara-negara Asia. Diyakini kuping caplang lebih pandai mendengarkan jadi menyerap lebih banyak, jadi lebih pintar," kata Kasandra saat dihubungi CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.

Sebuah studi pada 2015 mengungkap bahwa orang menilai kepribadian anak-anak dengan telinga caplang atau menonjol tidak berbeda dengan anak-anak tanpa telinga caplang.

Bahkan, mereka cenderung menilai anak-anak yang telinganya paling menonjol sebagai yang paling cerdas dan menyenangkan.Tidak hanya itu, studi ini juga menunjukkan bahwa pemilik kuping caplang juga menarik.

Temuan ini juga menunjukkan bahwa "telinga yang menonjol menarik perhatian mata, tetapi belum tentu dalam arti negatif," kata Dr. Ralph Litschel, penulis utama studi tersebut, seperti dikutip LiveScience.

Untuk beberapa anak dalam penelitian ini, menurut Litschel, telinga yang menonjol mungkin telah menambah kelucuan mereka.

Dalam studi tersebut, para peneliti mengambil foto dari 20 anak, usia 5 sampai 19 tahun, yang sedang mempertimbangkan untuk menjalani otoplasty, prosedur pembedahan yang mengurangi tonjolan telinga.

Mereka juga membuat versi Photoshop dari setiap gambar, mengubah telinga untuk menunjukkan bagaimana anak-anak akan terlihat setelah operasi.

Para peneliti menunjukkan gambar ke 20 pengamat, menggunakan alat pelacak mata untuk mengukur dengan tepat berapa lama pengamat menghabiskan waktu untuk melihat setiap bagian dari wajah anak-anak, dan juga meminta pengamat untuk menebak kepribadian anak-anak berdasarkan gambar.

Hasilnya menunjukkan bahwa pengamat menghabiskan sekitar 7 detik untuk melihat setiap wajah, dan melihat ke telinga selama sekitar 10 persen dari waktu itu untuk foto dengan telinga menonjol, dibandingkan dengan hanya 6 persen waktu untuk gambar yang di-Photoshop.

Diperkirakan bahwa orang fokus pada fitur wajah yang khas karena membantu kita mengenali orang lain, kata Litschel.

Namun, para peneliti terkejut menemukan bahwa para pengamat tidak memiliki persepsi negatif tentang ciri-ciri kepribadian anak-anak dengan telinga yang menonjol.

Temuan menunjukkan bahwa telinga yang menonjol mungkin tidak membawa stigma sosial, seperti yang diperkirakan beberapa peneliti sebelumnya.

Secara umum, daya tarik diketahui sangat memengaruhi persepsi kepribadian seseorang, kata para peneliti.

Dengan kata lain, ketika seseorang dinilai pintar atau sangat disukai, mereka juga dianggap menarik.

"Anak-anak dalam penelitian ini semua terlihat lucu dan pintar dengan caranya sendiri," ujar Litschel.

Hal senada juga disampaikan Kasandra. Dia mengatakan bahwa kepercayaan itu berkembang dan membentuk konsep diri.

"Dari sisi psikologis, [kepercayaan] itu menjadi bagian dari keyakinan yang akhirnya membentuk konsep diri," tambahnya.

Pada penelitian lainnya, ahli biologi evolusioner telah mempelajari bahwa orang yang memiliki fisik berbeda -baik itu bentuk asimetri pada telinga dan jari- tidak hanya dianggap lebih menarik tetapi juga cenderung lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih dominan daripada yang lain.

Dalam studi yang diterbitkan Harvard pada 2011 tersebut menunjukkan bahwa orang-orang dengan asimetri-misalnya, ketidakseimbangan dalam panjang telinga atau jari-seringkali merupakan pemimpin "transformasional" yang lebih baik, yang mampu menginspirasi pengikutnya untuk mengesampingkan kepentingan pribadi demi kebaikan kelompok.

Selain itu, tim yang mereka pimpin mengungguli tim yang pemimpinnya memiliki tubuh yang lebih simetris.(CNNIndonesia/rd).


Share Berita

Medan,DP News

Wali Kota Medan, Bobby Nasution dukung sistem reward and punishment dalam program pengembangan Sumber Daya Manusia bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).Dukungan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat mengikuti pemaparan rencana aksi sebagai rangkaian dari Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri yang digelar BPSDM Kemendagri secara virtual,Jum'at, (30/7).

Didampingi Wakil Wali Kota Medan, H. Aulia Rachman, Bobby Nasution menyampaikan bahwa sistem reward and punishment dalam program pengembangan Sumber Daya Manusia khusus bagi ASN sangat baik.Artinya bagi ASN yang mengikuti pelatihan akan memproleh reward.

"Jadi harus ada pembeda bagi ASN yang mengikuti pelatihan dengan yang tidak mengikuti.Pelatihan yang di ikuti akan menjadi penambahan nilai bobot untuk mereka bisa masuk ke seleksi jabatan ataupun menduduki suatu jabatan."kata Bobby Nasution.

Tentunya dengan sistem ini Bobby Nasution meyakini akan memicu antusias para ASN untuk lebih banyak lagi mengikuti pelatihan-pelatihan.Dengan reward tersebut akan memicu para ASN kami untuk lebih banyak mengikuti pelatihan-pelatihan yang tentunya akan berdampak baik terhadap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat,ujar Bobby Nasution.(rd)
Share Berita

Medan,DP News

Anggota DPRD Medan Dedy Aksyari Nasution, ST pantau stok bantuan beras yang akan didistribusikan kepada masyarakat di Kelurahan Siti Rejo 1 Medan Kota. 

Kehadiran Dedy Aksyari di kelurahan tersebut untuk melihat langsung kesiapan kelurahan dalam pendistribusian bantuan subsidi bagi masyarakat selama kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

"Saya langsung turun ke kantor lurah untuk memantau kesiapan pendistribusian bantuan beras selama pelaksanaan PPKM Darurat level 4.Selaku wakil rakyat,kita ingin bantuan tersebut tepat sasaran sehingga warga yang terdampak benar-benar dapat merasakan kepedulian dari Pemko Medan ini,"ujar politisi dari Partai Gerindra DPRD Kota Medan, Jumat (30/7).

Diakui Dedy bahwa kondisi ekonomi masyarakat kota Medan dampak dari kebijakan PPKM Darurat level 4 yang disebabkan pandemi Covid-19 sangat terpukul. Karena itu, wajar saja jika Pemkot Medan memberikan perhatiannya bagi masyarakat di Kota Medan.

Dedy berharap agar bantuan beras dari pemerintah tersebut tepat sasaran, dan tidak terjadi lagi seperti bantuan sebelumnya, dimana pada saat itu banyak masyarakat yang benar-benar membutuhkan malah tidak mendapatkannya.

"Jadi kita ingin agar selama kebijakan PPKM Darurat level 4 ini, seluruh bantuan bagi masyarakat dapat tepat sasaran. Saya juga menghimbau kepada masyarakat terutama di Dapil 4 ini, agar tetap semangat dan bersabar, karena dampak dari pandemi Covid-19 ini sangat dirasakan semua lapisan masyarakat dari ekonomi sulit, menengah sampai pengusaha. Untuk itu mari kita dukung pemerintah agar Covid-19 dapat segera berakhir. Tetap jaga Prokes dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan rajin berolahraga setiap hari,"pungkas Dedy yang saat ini duduk di Komisi IV itu.

Kehadiran Dedy Aksyari Nasution tersebut diterima langsung Lurah Siti Rejo 1,  Sekretaris Lurah dan Kepling 2, Kelurahan Setia Rejo 1.  Selanjutnya, Dedy Aksyari juga melakukan melihat kondisi dan stok beras bantuan yang sudah tersedia dan siap untuk didistribusikan kepada warga Jelurahan Siti Rejo 1.(rd)

Share Berita

Asahan,DP News

Dinas Sosial Asahan diminta segerakan menyalurkan bantuan kepada masyarakatn karena masyarakat sangat membutuhkannya.

Demikian ditegaskan Bupati Asahan, H.Surya, BSc, saat penyerahan secara simbolis bantuan sosial beras PPKM kepada Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) di Gudang Bulog Kisaran, Jumat,(30/7).

Dikatakan Bupati Asahan, bantuan ini merupakan implementasi pasca diterapkannya PPKM level 3 untuk Wilayah Kabupaten Asahan, kata Bupati Surya. 

Oleh karena itu, adanya bantuan beras dari pemerintah yang di salurkan Bulog Kabupaten Asahan, melalui Kantor Pos serta Dinas Sosial Kabupaten Asahan diapresiasi Bupati Asahan.

Mudah mudahkan ini bisa meringankan beban masyarakat, tetutama KPM baik itu Program Keluarga Harapan ( PKH ) maupun Bantuan Sosial Tunai ( BST ), ucap Surya.

Pada kesempatan itu,Surya menginstruksikan kepada aparat Pemerintah Kabupaten Asahan mulai dari tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten agar benar benar mengawasi penyaluran beras bantuan ini agar tepat sasaran, harap Bupati.

“Saya meminta kepada para pemangku kepentingan dalam penyaluran beras bantuan Pemerintah ini, agar benar benar disalurkan kepada penerima manfaat, saya tidak mau mendengar nantinya ada yang main main dalam penyaluran bantuan beras ini. Dalam pelaksanaan penyaluran bantuan beras ini agar tetap menjalankan protokol kesehatan", ucap Surya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan Syamsudin,SH, dalam laporannya menyampaikan sesuai data dari Kementerian Sosial RI bantuan beras PPKM yang akan disalurkan sebanyak 53.568 Keluarga Penerima Manfaat yang berasal dari Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 19.173 keluarga dan dari Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 34.395 keluarga dan masing masing penerima manfaat mendapatkan 10 Kg.

Lebih lanjut Syamsudin menambahkan bantuan beras PPKM ini berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP), yang di kelola oleh Bulog, sesuai surat dari Kantor Pos Kisaran dan penyaluran beras bantuan ini dimulai pada tanggal 27 –  Juli 2021.(ZN)segera menyalurkannya. Demikian di tegaskan Bupati Asahan, H.Surya, BSc, saat menyerahkan secara simbolis bantuan sosial  beras PPKM kepada Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) untuk Kabupaten Asahan. Acara digelar di Gudang Bulog Kisaran,Jumat(30/7).

Dikatakan Bupati Asahan, bantuan ini merupakan implementasi pasca diterapkannya PPKM level 3 untuk Wilayah Kabupaten Asahan, kata Bupati Surya.

Oleh sebab itu, kepada Dinas Sosial saya ingatkan, jika ada berbagai program bantuan untuk masyarakat, tolong di segerakan. Karena masyarakat sangat membutuhkan, tegas Bupati Asahan.

Oleh karena itu, adanya bantuan beras dari pemerintah yang di salurkan Bulog  Kabupaten Asahan, melalui Kantor Pos  serta Dinas Sosial Kabupaten Asahan di Apresiasi oleh Bupati Asahan.

Mudah mudahkan ini bisa meringankan beban masyarakat, tetutama KPM baik itu Program Keluarga Harapan ( PKH ) maupun Bantuan Sosial Tunai ( BST ), ucap Surya.

Pada kesempatan itu, Bupati Asahan menginstruksikan kepada Aparat Pemerintah Kabupaten Asahan mulai dari tingkat Desa, Kecamatan dan Kabupaten agar benar benar mengawasi penyaluran beras bantuan ini agar tepat sasaran, harap Bupati.

“Saya meminta kepada para pemangku kepentingan dalam penyaluran beras bantuan Pemerintah ini, agar benar benar disalurkan kepada penerima manfaat, saya tidak mau mendengar nantinya ada yang main main dalam penyaluran bantuan beras ini. Dalam pelaksanaan penyaluran bantuan beras ini agar tetap menjalankan protokol kesehatan", ucap Surya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan Syamsudin,SH menyampaikan sesuai data dari Kementerian Sosial RI bantuan beras PPKM yang akan disalurkan sebanyak 53.568 Keluarga Penerima Manfaat yang berasal dari Program Keluarga Harapan  (PKH) sebanyak 19.173 keluarga dan dari Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 34.395 keluarga dan masing masing penerima manfaat mendapatkan 10 Kg.

Lebih lanjut Syamsudin menambahkan bantuan beras PPKM ini berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP), yang di kelola Bulog, sesuai surat dari Kantor Pos Kisaran dan penyaluran beras bantuan ini  dimulai pada 27 – 31 Juli.(ZN)

Share Berita

Asahan,DP News

Bupati Asahan H. Surya, BSc memimpin Apel Pagi di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Asahan, Jum'at (30/7) di Halaman Kantor Satpol PP.

Bupati Asahan, H.Surya, BSc, dalam sambutannya mengatakan, kepada Satpol PP Kabupaten Asahan dalam menertibkan masyarakat yang melakukan pelanggaran peraturan daerah diharapkan menertibkannya dengan cara yang humanis, kata Surya.

Dalam melaksanakan pekerjaan, hendaknya Satpol PP Kabupaten Asahan menerapkan 3 T (Tertib Administrasi, Tertib Anggaran, Tertib Bekerja), sehingga visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan dapat tercapai, mewujudkan Asahan sejahtera yang religius dan berkarakter,ujar Bupati.

Sementara Kepala Kasatpol PP Kabupaten Asahan Sofyan Manulang, SH, meminta agar memproses dan memberikan sanksi kepada anggotanya yang melakukan pelanggaran hukum dengan aturan yang berlaku, jika tidak dapat lagi dilakukan pembinaan maka segera lakukan tindakan tegas dengan cara memberhentikannya, tegas Sofyan.

Dalam kegiatan apel tersebut, tmpak hadir Bupati Asahan, H.Surya, BSc, Kasatpol PP Kabupaten Asahan, Sofyan,SH, Kabag Protokol Setdakab Asahan dan Anggota Kesatuan Polisi Pamong Praja.(ZN)

Share Berita

Jakarta,DP News

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, terus semangati jajaran pemerintah daerah untuk terus bekerja keras, walaupun di tengah angka penularan Covid-19 yang masih fluktuatif.

Hal ini disampaikan Mendagri saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kendal, Jawa Tengah untuk rapat koordinasi dengan Bupati Kendal dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Pertemuan di Pendopo Kabupaten Kendal, Mendagri mengajak serta Dirjen Otonomi Daerah Akmal Malik, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar, Dirjen Keuangan Daerah Mochamad Ardian Noervianto dan Kapuspen Benni Irwan.

"Kami datang untuk memotivasi temen-teman (jajaran Pemda) di tengah lonjakan varian baru khususnya varian Delta, agar temen-temen lebih aware, lebih antisipatif dibanding saat menghadapi varian sebelumnya, ujar Tito.

Tito juga menjelaskan pertimbangan pilihannya mengunjungi Kabupaten Kendal, dalam rangkaian kunjungan kerja ke Jawa Tengah. Sebelumnya, Mendagri mengunjungi Kabupaten Brebes.

Dalam dua pekan ini, Mendagri terus keliling daerah dengan mengunjungi daerah di Provinsi Jawa Barat diantaranya Kabupaten Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Indramayu, dan Kabupaten Cirebon.

Di Provinsi Banten, Mendagri bertemu Bupati Tangerang, Walikota Tangerang dan Walikota Tangerang Selatan. Di hadapan Bupati dan Walikota ini, tak jemu-jemu Mendagri mendorong jajaran Pemerintah daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah tetap kompak dan semangat melawan Covid-19.

Di Jawa Tengah Tito menyebut, pilihannya berkunjung ke wilayah pantau utara Jawa, karena melihat Gubernur Jawa Tengah sudah berkunjung ke Jawa Tengah bagian tengah dan selatan, karena di sana peningkatan penularan Covid-19 juga terjadi.

Selain itu, kata Tito, di Brebes ada kawasan industri, di Kendal pun sama ada kawasan industri. "Kita tidak ingin ada cluster industri," katanya

Lebih lanjut Tito menyampaikan bahwa dari paparan Bupati Kendal Dico Ganundito nampak ada tren penurunan setelah pelaksanaan PPKM.

Walaupun bagi Kabupaten Kendal masih butuh kerja keras karena anggaran insentif nakes masih baru cair sekitar 26,8 persen.

"Pak Bupati tinggal duduk bareng dengan kepala dinas kesehatan, segera dapat dicairkan karena tenaga kesehatan adalah frontliner dalam menghadapi pandemi, sehingga insentif itu akan menaikan semangat mereka ujar Tito.(CNNIndonesia/rd)














Share Berita

Medan,DP NewsP

Pemko Medan akan berkolaborasi dengan Kelompok Cipayung Plus untuk melakukan vaksinasi massal bagi pemuda dan menyalurkan bahan kebutuhan pokok. Bahan kebutuhan pokok yang akan disalurkan ini merupakan bantuan dari CSR perusahaan yang diserahkan ke Pemko Medan.


Hal terungkap saat Wali Kota Medan, Bobby Nasution menerima audiensi  Kelompok Cipayung Plus, Kamis (29/7) di Ruang Rapat I Kantor Walikota.

“Teman-teman mahasiswa dapat menggelar vaksinasi massal untuk kalangan anak-anak muda di rumah ibadah. Kalau di masjid untuk remaja masjid, kalau di gereja untuk pemuda-pemudi gereja. Dan tempat pelaksanaan di banyak titik, agar tidak terjadi kerumuman,” ucap Bobby Nasution kepada  anggota Cipayung Plus yang berasal dari organisasi kemahasiswaan antara lain KAMMI Medan, PC PMII Medan, GMKI Medan, HIMMAH Medan, PMKRI Medan, IMM Medan, dan GMNI Medan.

Soal waktu pelaksanaan, Bobby Nasution mengatakan menunggu kedatangan vaksin dari pemerintah pusat. Diharapkan, pada minggu kedua Agustus kondisi ketersediaan vaksin stabil sehingga vaksinasi untuk kalangan pemuda ini dapat direalisasikan.

Saat pertemuan dengan Kelompok Cipayung Plus  tersebut walikota menawarkan kolaborasi program vaksinasi dan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Pada pertemuan itu, Bobby Nasution juga mengungkapkan, saat ini kasus konfirmasi positif Covid-19 di Medan relatif tinggi. Pada 28 Juli 2021, terjadi penambahan konfirmasi positif sebanyak 731. Kenaikan ini, lanjutnya, sejalan dengan peningkatan testing yang dilalukan Pemko Medan. Saat ini, Pemko Medan melakukan testing per hari sebanyak 2.900 orang.

Bobby Nasution mengatakan, PPKM ini sebenarnya untuk mengedukasi masyarakat untuk taat kepada prokes dan menerapkan 5M. Tentunya kebijakan pembatasan ini berpengaruh kepada masyarakat, terutama yang berpenghasilan harian. Karena itu Pemko Medan menyalurkan paket bantuan bahan kebutuhan pokok kepada 123.592 KK.

Pertemuan ini berlangsung dalam suasana dialogis. Bobby Nasution mendengar dan menanggapi setiap saran dengan serius. Di akhir pertemuan, Bobby Nasution juga memintakan kepada OPD terkait agar dapat berkoordinasi dengan Kelompok Cipayung Plus untuk pelaksanaan vaksinasi maupun penyaluran bansos dari CSR perusahaan yang diberikan kepada Pemko Medan.(rd)
Share Berita

Medan,DP News

Kota Medan raih penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Madya Tahun 2021.Nama daerah pemenang penghargaan Kota Layak Anak tahun 2021 dari berbagai kategori tingkatan yang diunumkan secara virtual, Kamis (29/7).

Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang mengikuti acara tersebut secara virtual dari Rumah Dinas Wali Kota Medan menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang telah diraih.Penghargaan yang kita raih ini patut untuk kita syukuri,kata Bobby.

Bobby Nasution juga mengatakan penghargaan yang telah diraih ini akan  menjadi sebuah motivasi untuk dapat bekerja lebih baik lagi menjadikan kota Medan sebagai kota yang layak dan ramah bagi anak-anak guna mendukung pemenuhan hak dan perlindungan khusus terhadap anak.

"Pemko Medan akan terus bekerja keras untuk mewujudkan Kota Medan menjadi kota yang layak dan ramah bagi anak-anak kita dengan cara mencapai 24 indikator yang telah ditentukan serta membangun kota layak anak yang terkoordinasi dalam seluruh sektor baik Pemerintah maupun non Pemerintah."ujar Bobby Nasution sembari berharap kedepanya dapat meraih penghargaan di tingkat utama.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengucapkan selamat dan mengapresiasi kepada para pejabat pemerintah daerah atas sumbangsih dan kerja nyatanya demi memberikan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak di wilayahnya masing-masing kepada 275 kabupaten kota yang telah mendapatkan predikat kabupaten/kota layak anak baik tingkat Pratama, Madya, Nindya, terutama bagi tingkat Utama.

“KLA tingkat utama diberikan kepada kabupaten/kota yang memiliki sistem pembangunan yang terintegrasi di seluruh lintas sektor baik pemerintah, non pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha dan media. Kami menyadari bahwa untuk mencapai hal tersebut bukanlah perjuangan yang mudah karena membutuhkan komitmen yang kuat proses yang panjang serta pengorbanan dari seluruh pihak demi terlindunginya anak-anak di daerahnya masing-masing,”kata Bintang.(Rd).



Share Berita

Asahan,DP News

Data rekapitulasi harian Covid-19 per Kecamatan untuk hari ini sebagaimana data surveilans dari seluruh Puskesmas yang ada di Wilayah Kabupaten Asahan yang di kelola Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan tertanggal 29 Juli 2021 ada 32 warga asahan suspek, 14 terkonfirmas, 7 sembuh dan 3 orang meninggal dunia akibat Covid-19.

Hal itu disampaikan Jurubicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar S.Sos, MSi, kepada wartawan, Kamis (29/7) diruang kerjanya.

Dikatakannya Rahmat, dimana data sebelumnya pada tanggal 28 Juli 2021, data rekapitulasi harian Covid-19 per Kecamatan di Asahan dengan jumlah 32 warga asahan suspek, 10 terkonfirmas, 7 Slsembuh dan 3 orang meninggal dunia akibat Covid.

“Sedangkan untuk data hari ini warga asahan  suspek sebanyak 32 orang, 14 terkonfirmas, 7 sembuh dan 3 orang meninggal dunia akibat Covid-19,” ucap Rahmat.

Rahmat mengatakan, bahwa sebagaimana data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan tersebut, warga yang terpapar Covid-19 untuk hari ini ada di 18 Kecamatan dari 25 Kecamatan di Kabupaten Asahan.


H.Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, MSi, yang juga merupakan Kepala Dianas Komunikasi dan Informatiak Kabupaten Asahan, tak bosan bosannya terus menyampaikan himbauan dari Ketua Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan H. Surya Bsc kepada masyarakat Asahan agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Kami tak bosan- bosannya terus menghimbau kepada warga masyarakat asahan untuk tetaplah mematuhi segala himbauan protokol kesehatan, agar angka penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan hilang dari Kabupaten Asahan” harap Rahmat.(ZN)

Share Berita


Jakarta,DP News

Saat berselancar di dunia maya, kamu mungkin pernah melihat video tentang kucing yang ketakutan saat melihat mentimun. Bisa jadi hal ini juga sama terjadi pada kucing peliharaanmu.

Kejadian yang demikian mungkin membuatmu tersenyum karena tampak lucu, tapi tidak demikian halnya dengan kucing yang ketakutan.

Lantas, mengapa bisa kucing takut dengan mentimun yang tidak bergerak dan tidak menyerang mereka sama sekali?

Dilansir dari beberapa sumber, Kamis (29/7), pada artikel ini akan dijelaskan mengenai alasan kucing takut pada mentimun.

Mengira mentimun adalah predator

Adanya video kucing yang terkejut hanya dengan melihat mentimun membuat para ahli mencoba menjelaskan perilaku ini, salah satunya Dr Roger Mumford, selaku spesialis perilaku hewan.

Ia menjelaskan bahwa reaksi yang ditunjukkan kucing sebenarnya disebabkan oleh ketakutan akan hal yang tidak mereka ketahui, dan ketakutan yang akan mereka alami ketika menemukan predator alami seperti ular.

Seekor kucing akan memiliki reaksi terkejut selama ia melihat sesuatu yang belum pernah dilihat dan hadir di ruang pribadinya tanpa dia sadari.

Selain itu, ketakutan dan keterkejutan kucing juga bisa disebabkan oleh kemiripan mentimun dengan ular.

Ular sendiri bisa menjadi salah satu predator yang bisa memakan kucing. Oleh karena itu, kemiripan benda dan sesuatu yang mengancam dapat membuat kucing khawatir.

"Mentimun mungkin tampak seperti ular bagi kucing karena bagian luarnya yang hijau dan memanjang," kata seorang ahli perilaku hewan di California, Jill Goldman.

Meski begitu, ketakutan itu ternyata bukan hanya pada mentimun yang diletakkan di belakang kucing secara diam-diam, tetapi juga semua hal yang menyelinap di sekitar kucing berpotensi membuatnya takut.

Sebab, kucing merupakan hewan dengan indra yang tajam, sehingga selalu menjaga kewaspadaan dan kesadaran situasional.

Menakuti kucing dengan mentimun dapat merusak kepercayaannya kepadamu

Ide mengejutkan kucingmu dengan mentimun bukanlah sebuah hal yang lucu. Hal ini justru memberi dampak buruk.

"Tindakan tersebut menyebabkan stres pada hewan peliharaanmu, itu mungkin bukan hal yang baik," kata Goldman.

Selain itu, memprovokasi ketakutan kucingmu bisa merusak kepercayaan yang dia berikan padamu.

Kucingmu tidak akan merasa aman lagi di rumahmu jika kamu menakutinya saat makan dan diam-diam meletakkan mentimun di dekatnya. Hal tersebut dapat membahayakan kesehatannya.(kompas.com/rd)

Share Berita

Asahan,DP News

Pemerintah Kabupaten Asahan meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Tingkat Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

Untuk mendapat penghargaan tersebut Kabupaten/Kota harus memiliki komitmen untuk menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan anak di Kabupaten/Kota masing-masing.

Hal ini disampaikan oleh Menteri PPPA RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, SE, MSi saat memberikan arahannya kepada Kepala Daerah se-Indonesia secara virtual pada kegiatan Penyerahan Penghargaan KLA Tahun 2021, Kamis (29/7).

Gusti Ayu Bintang memberikan apresiasi kepada Provinsi yang telah berupaya dan bekerja keras menjadi pelopor, sehingga Kabupaten/Kota di wilayahnya mendapat predikat KLA Tahun 2021.

Mengakhiri arahannya, Gusti Ayu mengucapkan selamat kepada Kabupaten/Kota di Indonesia yang telah menerima penghargaan KLA Tahun 2021, besar harapan kami Kabupaten/Kota yang telah meraih prestasi ini menjadi contoh Kabupaten/Kota lainnya di Indonesia.

Sementara panitia dari Kementerian PPPA RI mengumumkan Kabupaten/Kota yang mendapat penghargaan KLA Tahun 2021 dari Kementerian PPPA RI dan untuk Provinsi Sumatera Utara menerima penghargaan KLA Tingkat Pratama yakni Kabupaten/Kota Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Serdang Bedagai, Karo, Mandailing Natal, Langkat, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara dan Kabupaten Asahan.

Usai menerima pengharagaan KLA Tahun 2021, Kabupaten Asahan melanjutkan kegiatannya, memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2021 dimana pada kesempatan ini Kepala Dinas 

Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Asahan Drs. Muhilli Lubis melaporkan tujuan dari Hari Anak Nasional Tahun 2021 adalah sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa. 

Sementara Bupati Asahan, H.Surya, BSc pada bimbingan dan arahannya mengatakan pada Hari Anak Nasional Tahun 2021 ini kita telah meraih penghargaan KLA Tingkat Pratama dari Kementerian PPPA RI. Diimana kriteria Kabupaten/Kota yang mendapatkan penghargaan ini harus memiliki komitmen dalam menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan anak di Kabupaten/Kota masing-masing, kata Bupati Asahan.

"Kita harus merasa bangga karena kita telah memiliki komitmen tersebut. Dan saya meminta kepada para OPD Lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan dapat memperhatikan hak anak secara khusus," ucap bupati.

Selain itu, Bupati Asahan berharap kepada Gugus Tugas KLA Kabupaten Asahan agar menargetkan Kabupaten Asahan menjadi KLA tingkat Madya di tahun kedepannya, harap Surya.

Tampak hadir Bupati Asahan, H.Surya, BSc, Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, MSi, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Baharuddin Harahap, SH,MH, Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, AKBP Putu Yudha Prawira, SIK, Ketua Pengadilan Agama Kisaran, Kepala BPS Kabupaten Asahan, Kepala BNN Kabupaten Asahan, mewakili Danlanal Tanjung Balai Asahan, Danyon 126/KC, Kajaksaan Negeri Asahan, Pengadilan Negeri Kisaran, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, OPD, Ketua TP-PKK Kabupaten Asahan, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Asahan, KPAD Kabupaten Asahan, Ketua PWI Kabupaten Asahan, Forum Anak Kabupaten Asahan dan tamu undangan lainnya.(ZN)

Share Berita

Jakarta,DP News

Konstituen Dewan Pers  perlu mempunyai keterwakilan di Dewan Pers (DP) agar setiap asosiasi  konstituen memiliki akses informasi dan kebijakan dalam mengantisipasi berbagai persoalan masyarakat pers yang semakin komplek. 

Dengan demikian, diharapkan setiap asosiasi konstituen memiliki kesempatan untuk terus berkembang bersama.

Itulah gagasan yang muncul dari peserta rapat pleno Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), yang menaungi sekitar 1.300 media siber di seluruh Indonesia. 

Rapat pleno itu sendiri barlangsung Rabu (28/7) sore via online yang diikuti  para ketua pengurus SMSI daerah dan pengurus lainnya yang tersebar di 34 provinsi. 

Rapat dihadiri juga Pengurus harian SMSI Pusat  antara lain, Bendahara Iwan Jamaluddin, Ketua Bidang Pendataan dan Verifikasi SMSI Wilson Bernardus Lumi, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Dr Retno Intani ZA, M.Sc, Ketua Bidang Luar Negeri Aat Surya Safaat, Wasekjen Heru. 

Sidang pleno yang dipimpin oleh Ketua Umum SMSI Firdaus memutuskan SMSI akan mengirimkan calonnya untuk turut mengisi posisi anggota DP untuk periode yang akan datang. 

Sistem penjaringan pencalonannya telah ditetapkan, semua peserta pleno mengusulkan empat nama. Nanti nama yang diusulkan, akan disaring kemudian diajukan menjadi calon anggota DP.

“Dan, calon dari SMSI yang nanti terpilih yang merupakan utusan SMSI tersebut, tidak boleh hanya bekerja untuk SMSI, tapi harus memperhatikan semuanya, semua kelompok, dan semua konstituen DP, demi kemajuan dan kemerdekaan pers,” kata Firdaus yang didampingi

Anggota  Penasihat SMSI Ervik Ary Susanto, dan Ketua Bidang Hukum, Arbitrase, dan Legislasi Hendra J. Kede. 

Pada kesempatan tersebut, disepakati untuk memberikan kesempatan kepada seluruh jajaran pengurus SMSI, dan Ketua Umum tidak diusulkan menjadi calon.

"Agar adil, hanya pengurus yang kita usulkan dan Ketua Umum SMSI tidak perlu diusulkan untuk menjadi anggota dewan pers" ujar Firdaus

DP: 3 atau 15 orang

Sidang pleno SMSI yang juga membahas perkembangan pelaksanaan program Komisi Penanggulangan Covid-19 dan Percepatan Ekonomi Nasional (KPCPEN) yang mendapat kritik keras dari kalangan pengusaha siber anggota SMSI, menyepakati rencana usulan anggota DP berjumlah 15 orang. 

Usulan jumlah anggota itu sebenarnya telah disepakati oleh pengurus Pusat dan diusulkan oleh Ketua Umum SMSI Firdaus dalam rapat  online yang diselenggarakan DP yang dihadiri para konstituen DP 16 Juli 2021. 

Firdaus mengusulkan perlunya menambah anggota DP dari 9 orang seperti yang berlaku belakangan ini, menjadi 15 orang. 

Jika disepakati anggota DP hanya tiga orang, maka utusan konstituen dapat dibentuk Deputi DP, yang membawahi menggerakkan Pokja.

Senada dengan Firdaus, Wilson Bernardus Lumi, Ketua Bidang Pendataan dan Verifikasi SMSI Pusat juga berpendapat, dua pilihan yakni lima belas atau tiga orang anggota DP tersebut, supaya urusan-urusan seperti pendataan dan verifikasi yang selama ini menunggu kehadiran anggota DP, dapat segera diselesaikan. “Ini penting. Di daerah masih banyak perusahaan pers yang belum didata,” kata Lumi menguatkan usulan para ketua SMSI  daerah.

“Kita perlu perubahan komposisi anggota DP untuk menuntaskan banyak pekerjaan di berbagai daerah, terutama verifikasi media. Mau bertambah menjadi 15 atau dirombak cukup tiga anggota saja, supaya efisien dengan mengubah perangkat yang memadai, mungkin saja,” kata Firdaus yang juga didampingi Ketua Bidang Organisasi SMSI Pusat Cahyonoadi Raharyo Sukoco. 

Pada kesempatan yang sama, M. Nasir selaku sekretaris Jenderal SMSI juga mengatakan, rencana usulan jumlah anggota DP itu telah mempertimbangkan beban tugas DP seiring pertambahan jumlah media massa yang sekarang meningkat di seluruh Indonesia.

Nasir juga berharap, dalam kondisi sulit di masa pandemi Covid-19 seperti ini, DP mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi terkini. “Bisa menggerakkan seluruh potensi konstituen dengan pola mengakomodasi untuk bergerak bersama,” kata Nasir.

Rapat pleno yang dimoderatori oleh Wakil Sekjen SMSI Yono Hartono, memberi kesempatan seluruh peserta pleno untuk menyampaikan masukan dan usulan berbagai hal, terutama terkait pengembangan perusahaan media siber. (Rel/rd)

Share Berita

Asahan,DP News

TP-PKK Kabupaten Asahan yang di Ketuai oleh Ny. Hj. Titiek Sugiharti Surya, meraih juara I Nasional Vlog Cegah Perkawinan Anak (CEPAK)  katagori kader TP-PKK.

Sosialisasi Cegah Perkawinan Anak (CEPAK) digelar secara virtual dengan TP-PKK Puslat dilaksanakan di Aula Kenanga Kantor Bupati setempat, Rabu (28/7) di Kisaran.

Ketua TP-PKK Kabupaten Asahan, Ny Hj Titiek Sugiharti Surya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh kader TP-PKK mulai dari tingkat Kelurahan/Desa, Kecamatan dan Kabupaten. Karena meurut Titiek  apa yang diraih hari ini merupakan kerja keras dari semua kader PKK Kabupaten Asahan, kata Ketua TP-PKK Kabupaten Asahan.

Bahwa prestasi ini tidak dapat kami raih tanpa adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Asahan karena selalu memberikan masukan dan bantuan kepada TP-PKK Kabupaten Asahan dalam setiap kegiatan yang  dilaksanakan, ucap Titiek.

Dengan vlog ini kita dapat memberi tahukan kepada masyarakat Kabupaten Asahan terutama para remaja untuk sadar akan dampak buruk yang diakibatkan dari pernikahan dibawah umur serta menambah wawasan bagi orang tua untuk mengetahui batas usia umur pernikahan bagi anak, ucapnya.

"Sesuai dengan UU No 16 Tahun 2019 batas minimal usia anak menikah yaitu usia 19 tahun," kata Titiek.

Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dan TP-PKK Kelurahan/Desa, Kecamatan dan Kabupaten dan mari kita cegah pernikahan anak dibawah umum untuk menuju asahan sejahtera yang religius dan beekarakter, harapnya.

Sesuai hasil pengumuman yang disampaikan Ketua Umum TP-PKK Pusat melalui Sekretaris Umum TP-PKK Pusat Ny. Hermawati untuk Kategori Kader PKK TP-PKK Kabupaten Asahan meraih Juara I Nasional Lomba Vlog CAKEP yang disampaikan secara Virtual.

Adapun para pemenang lomba  vlog CAKEP kategori Kader TP PKK tingkat Nasional Tahun 2021 adalah Juara I TP PKK Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara (@tp_pkk_asahan), Juara II TP PKK Desa Petrans Jaya Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatra Selatan (@pkk_desapetrnasjaya),

Juara III Desa Setro Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur (@rena_paraswati), Juara Favorit Desa Kembangan Kecamatan Menganti Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah (@ernia.yohanna).(ZN)

Share Berita

Medan,DP News

Dengan meminjam sepeda motor,Wali Kota Medan M Bobby Nasution bagikan langsung bantuan paket sembako ke rumah Syahrial Alamsyah Simatupang di Jalan Rahmat, Kelurahan Sitirejo II,Medan Amplas, Rabu (28/7).Selain sembako Bobby Nasution juga memberikan santunan untuk anak-anak yang masih bersekolah di rumah warga tersebut.Bobby Nasution juga berbincang dengan warga yang mendapatkan bantuan sembako dan meminta warga untuk bersabar serta tetap berada di rumah. Selain itu warga juga diminta untuk mengikuti aturan Pemerintah Kota di masa PPKM level 4 ini yakni tetap menerapkan Protokol Kesehatan dengan ketat.

"Ini saya berikan bantuan kepada bapak, semoga dapat meringankan beban keluarga dan dapat bermanfaat. Tetap ikuti protokol kesehatan dengan ketat ya pak," ujar Nasution.

Menurut Bobby Nasution di masa pandemi ini banyak masyarakat yang terganggu dari segi ekonomi. Bobby Nasution juga berdoa dan berharap agar Covid-19 ini dapat segera berlalu sehingga semua orang dapat beraktifitas seperti sedia kala.

"Bantuan ini berbeda dengan bantuan dari Pemko Medan jadi isinya tidak sama. Bantuan yang disalurkan dari Pemko Medan nanti ada lagi. Di masa sulit seperti ini dimana pandemi Covid-19 masih ada, tentunya membuat kondisi perekonomian masyarakat terganggu. Oleh karena itu, semoga bantuan ini dapat membantu dan meringankan sedikit beban warga yang terdampak Covid-19,"jelasnya.

Salah seorang warga, Syahrial Alamsyah Simatupang (70) yang sudah tinggal selama puluhan tahun, mengaku sangat terkejut rumahnya didatangi Wali Kota Medan. Apalagi kehadiran orang nomor satu di Kota Medan itu guna memberikan bantuan sembako secarata pribadi.Saya sangat bersyukur karena dapat bantuan dari bapak Wali Kota, terima kasih bapak Wali," katanya.

Hal senada juga disampaikan, Budi Indrawan, dirinya tidak menyangka Wali Kota Medan datang kerumahnya. Ditengah kesibukannya Wali Kota Medan mau melihat langsung warganya apalagi kami yang sangat terdampak Covid-19.
Saya sangat terkejut Pak Wali datang ke rumah. Ternyata Pak Wali itu respek dan peduli dengan warga" ujarnya.

Budi juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota yang telah turun langsung melihat warganya yang sedang susah, tidak hanya berada di kantor saja. Menurutnya, Wali Kota juga mau berdialog dan perhatian kepada warganya. 
Dengan adanya bantuan ini, saya berharap dapat bermanfaat dan merasa sangat terbantu. Sebab, masa pandemi Covid-19 ini dirinya sangat merasakan dampaknya," jelasnya.

Selain memberikan sembako kepada warga Bobby Nasution  juga memberikan paket sembako kepada Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU)  Medan Amplas yang sedang membabat rumput dan membersihkan drainase di tempat tersebut.(rd)
Share Berita

Asahan,DP News

Data rekapitulasi harian Covid-19 per Kecamatan untuk hari ini sebagaimana data surveilans dari seluruh Puskesmas yang ada di Wilayah Kabupaten Asahan yang di kelola oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan tanggal 28 Juli 2021, ada 32 warga suspek,10 terkonfirmasi, 7 sembuh dan 3 orang meninggal dunia akibat Covid-19.

Hal itu di sampaikan Jurubicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar S.Sos, MSi, kepada wartawan, Rabu (28/7) di ruang kerjanya

Dikatakan Rahmat, dimana data sebelumnya pada tanggal 27 Juli 2021 data rekapitulasi harian Covid -19 per Kecamatan di Asahan dengan jumlah 34 warga qsahan suspek, 11 terkonfirmas, 3 sembuh dan 2 orang meninggal dunia akibat Covid, ucap Rahmat.

“Sementara untuk data hari ini warga asahan yang suspek sebanyak 32 orang, 10 terkonfirmasi, 7 sembuh dan 3 orang meninggal dunia akibat Covid-19,” sebut Rahmat.

Rahmad Hidayat menjelaskan, sebagaimana data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan tersebut, warga yang terpapar Covid-19 untuk hari ini ada di 13 Kecamatan dari 25 Kecamatan di Kabupaten Asahan.

H.Rahamat Hidayat Siregar, S.Sos, MSi, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika  Kabupaten Asahan tak bosan bosannya terus menyampaikan himbauan dari Ketua Satian Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Asahan H. Surya, BSc, kepada masyarakat Asahan agar tetap menerapkan Protokol Kesehatan 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas, kata Rahmat.

“Kami tak bosan – bosannya terus menghimbau kepada warga asahan untuk tetaplah mematuhi segala himbauan protokol kesehatan, agar angka penyebaran Covid dapat ditekan dan hilang dari Kabupaten Asahan” harap Rahmat Hidayat.(ZN)

Share Berita

Medan,DP News

Wali Kota Medan Bobby Nasution menerima 20 ton beras dan 10 ribu liter minyak goreng membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dan pemberlakuan PPKM level 4 di Kota Medan.

Bantuan CSR tersebut diterima Wali Kota Medan dari Presiden Direktur PT Multimas Nabati Asahan (Wilmar group), Bertha di Gudang Dinas Perdagangan Kota Medan, Jalan STM, Gang Persatuan, Medan Amplas, Rabu (28/7).

Dijelaskan Bobby Nasution,sembako dari stakeholder yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat setelah bantuan yang bersumber dari APBD Medan dibagikan.Kita selesaikan  dulu pembagian bantuan sembako dari Pemko Medan baru disalurkan bantuan dari stakeholder untuk masyarakat. 

Dari 51 ribu jumlah paket yang saat ini tengah dibagikan Pemko Medan menambahkan jumlah paketnya menjadi 123.556 paket.Paket yang bersumber dari APBD Medan ini akan kami segera selesaikan pembagiannya.Selain itu bantuan dari APBN sebanyak 88 ribu paket sembako juga akan kami salurkan kepada masyarakat.Mudahan-mudahan bantuan ini bermanfaat dan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang terdampak,kata Bobby.

"Saya berharap, PPKM level 4 yang sampai tanggal 2 Agustus ini tidak diperpanjang. Oleh karena itu saya berpesan kepada seluruh masyarakat untuk dapat menerapkan Protokol Kesehatan dengan ketat," kata Bobby Nasution.

Selanjutnya Bobby Nasution juga menjelaskan tentang jumlah BOR yang terus meningkat beberapa hari ini. Dimana saat ini jumlah BOR sudah mencapai 73 persen. Tentunya peningkatan BOR sudah sangat tinggi.Per malam kemarin naik 73 persen, padahal siang saya sampaikan 60 persen. ini yang perlu kita Wanti- wanti, bukan menakuti tapi ini kondisi sebenarnya. Untuk itu mari kita pake masker, sebab lebih gampang dari pada kita mencari tempat tidur maupun mencari obat, katanya.(rd)


Share Berita


Medan,DP News

Germas PMKRI Regio Sumatera minta agar Panglima TNI menginstruksikan seluruh jajarannya bersikap lebih humanis dalam menjalankan tugas di tengah tengah masyarakat.

Selain itu,Panglima TNI juga perlu melakukan evaluasi kepada seluruh lembaga keamanan agar jangan sampai terjadi  hal-hal yang mengarah terhadap pelanggaran Hak Asasi Manusia(HAM).

Pernyataan sikap Germas PMKRI Regio Sumatera menanggapi tindakan oknum aparat terhadap masyarakat di Papua yang kini viral di media sosial.

Kejadian tersebut telah menciderai institusi dan bisa berdampak terhadap rasa kepercayaan dari masyarakat. 

Pernyataan sikap  Presidium Gerakan Kemasyarakatan (PGK) Perhimpunan Mahasiswa Katolik (PMKRI) Regio Sumatera disampaikan Petrus F. Leta (PGK PMKRI Cabang Bandar Lampung), Sintong Sinaga (PGK PMKRI Cabang Medan), Gita Bonita Turnip (PGK PMKRI Cabang Bengkulu), Vande DeRosarius D. B (PGK PMKRI Calon Cabang Batam).

Dalam pernyataan sikapnya itu,Germas PMKRI Regio Sumatera juga mengutuk keras tindakan represif yang dilakukan 2 oknum aparat di Merauke,Papua Barat tersebut.

Selain itu,Germas PMKRI Regio Sumatera meminta dan mendesak Danlanud DMA Merauke untuk menindaklanjuti dengan menindak tegas oknum aparat yang melakukan tindakan represif terhadap masyarakat Papua Barat tersebut.

Menegakkan proses hukum di pengadilan umum untuk diberikan sanksi yang sesuai dan seadil-adilnya.

Demikian pernyataan sikap Germas PMKRI Regio Sumatera,Rabu, 28 Juli 2021.

Tindak Tegas

Sementara itu,Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo mengatakan akan menindak tegas dua prajuritnya yang melakukan tindakan kekerasan terhadap warga sipil di Merauke, Papua.

"Kami akan mengevaluasi seluruh anggota kami dan juga akan menindak secara tegas terhadap pelaku yang berbuat kesalahan," ujar Fadjar dalam rekaman video, Selasa (27/7) malam.

Sebagai pemimpin tertinggi matra udara, Fadjar menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Papua atas arogansi prajuritnya.

"Terkhusus lagi kepada korban dan keluarganya," kata Fadjar sebagaimana dikutip dari kompas.com

Menurutnya, peristiwa kekerasan tersebut murni karena kesalahan prajuritnya.

"Tidak ada niatan apa pun juga, apalagi dari berupa perintah kedinasan," imbuh dia.

Diberitakan, sebuah video yang memperlihatkan prajurit TNI AU menginjak kepala seorang warga viral di media sosial.

Video berdurasi 1 menit 20 detik tersebut menunjukkan dua pria berseragam TNI AU tengah mengamankan seorang warga.

Salah seorang tentara mengamankan pria tersebut dengan cara memiting badan ke tanah. Sementara itu, satu prajurit lainnya terlihat menginjak kepala warga tersebut.

Kedua pelaku aksi kekerasan itu yakni Serda D dan Prada V. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Mandala, Merauke, pada Senin (26/7)

Di pihak lain,terkait video tersebut, Komandan Lanud Yohanes Abraham Dimara Merauke Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto menyatakan permohonan maaf kepada korban dan seluruh masyarakat.

Herdy mengakui tindakan represif yang dilakukan dua anggotanya tidak diperlukan dan tidak layak dicontoh.

Atas kejadian tersebut, Herdy memastikan proses hukum akan ditegakkan kepada para pelaku.

"Saat ini kedua anggota tersebut telah diambil tindakan disiplin dan akan diproses sesuai dengan ketentuan dan hukum yang berlaku," tuturnya, saat memberikan keterangan pers di Merauke, Selasa (27/7) malam.

Kepada korban, ia menjanjikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan apabila Steven terluka akibat tindakan tersebut

"Kami juga akan bertanggung jawab apa bila (korban) ada luka atau kerugian lainnya, tentu kita akan obati dan kita akan rawat," kata Herdy.(kompas.com/Sumber: Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi/rd)

Share Berita

Asahan,DP News

Bupati Asahan H. Surya, B.Sc membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TP-PKK Kabupaten Asahan. Acara digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati setempat, Rabu (28/7).

Dalam sambutannya, Bupati Asahan H.Surya, BSc, menyampaikan pelaksanaan Rakornis TP-PKK Kabupaten Asahan kali ini diadakan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan TP-PKK dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, kata Bupati Asahan.

Bupati Surya mengatakan, bahwa program dan kegiatan PKK ini merupakan bagian dari pembangunan nasional yang perlu terus dipacu dan dipercepat sesuai dengan dinamika perkembangan masyarakat, ucap Surya.

Peran PKK untuk memberdayakan, mensejahterakan masyarakat begitu besar. Program kerja yang disusun dengan tepat mutu, tepat sasaran dan mampu dan mengakomodir kepentingan anggota kontribusi masyarakat, sekaligus memberikan positif bagi kesejahteraan masyarakat, kata Bupati Asahan.

Upaya yang dilakukan PKK harus diarahkan agar terwujudnya kehidupan keluarga yang lebih sejahtera dan didukung oleh kehidupan sosial ekonomi yang memadai sebagaimana tercantum dalam Peraturan Presiden nomor 99 tahun 2017 tentang gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga, ucap Surya.

“Program PKK ini merupakan bagian dari pembangunan nasional. Kabupaten Asahan ini merupakan rumah kita, sehingga kita bertanggung jawab dalam menata rumah kita. Setiap program yang menunjang pembangunan nasional, tentu kita harus saling bersinergi dalam mewujudkannya. Untuk itu, saya berterimakasih kepada setiap anggota PKK yang selalu melaksanakan setiap program. Marilah kita bekerja secara tulus dan ikhlas,” harap Bupati.

Sementara laporan panitia pelaksana kegiatan Rakornis tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Asahan Mohammad Azmy Ismail, AP. MSi, mengatakan bahwa tujuan diadakannya untuk meningkatkan kerjasama kepengurusan tim penggerak pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga Kabupaten Asahan, Organisasi Perangkat Daerah dan TP-PKK Kecamatan, kata Azmy

Untuk memberdayakan keluarga serta meningkatkan kesejahteraan lahir bathin menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju mandiri, kesetaraan dan keadilan gender, serta kesadaran hukum dan lingkungan, ucap Azmy.

Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi pelaksana dan penanggung jawab administrasi PKK, selain itu terciptanya format data dan kesamaan pemahaman dan mekanisme administrasi yang baik dan benar dan terciptanya koordinasi, integrasi dan sinkronisasi bidang di bidang administrasi PKK, kata Azmy.

Dalam kegiatan itu, sebagai nara sumber adalah Dinas pemberdayaan masyarakat dan desa Kabupaten Asahan, Pengurus TP PKK Kabupaten Asahan dan PT. Duta Sarana Informatika

Dalam kesempatan itu, tampak hadir Bupati Asahan H. Surya BSc, Ketua TP-PKK Asahan, Hj Titiek Sugiharti Surya beserta pengurus, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Asahan M. Azmy Ismail, A.P. M.Si, Ketua TP-PKK Kecamatan, para kepala OPD dan tamu undangan lainnya.(ZN)

Share Berita

Asahan,DP News

Bupati Asahan H. Surya, BSc, didampingi Ketua Yayasan Nurul Ikhwan H. Ihwan Bangun Rambe, Lc, MA, Ketua Imtaq Kab  Asahan H. Ahmad Qosim Marpaung, Asisten Administrasi Umum Khaidir Afrin, SE, Kakan Kemenag, Camat Air Joman dan unsur Forkopimcam melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Nurul Ikhwan. Peletakan batu pertama itu digelar di Jalan Dahlia, Dusun III Desa Subur Kecamatan Air Joman, Rabu (28/7).

Ketua Yayasan Nurul Ikhwan H. Ihwan Bangun Rambe, Lc, MA menyampaikan rasa dyukur kepada Allah SWT bahwa langkah awal dari niat besar dalam mewujudkan pembangunan Pesantren Nurul Ikhwan sudah dimulai. Hal ini tentunya ini tidak lepas dari dukungan semua pihak tidak terkecuali Pemerintah Kabupaten Asahan, kata Ihwan Bangun Rambe.

Ihwan mengatakan semoga dengan terwujudnya pembangunan Pesantren ini nantinya dapat memberikan manfaat positif bagi pembangunan generasi muda Kabupaten Asahan yang berakhlakul karimah, ucap Ihwan.

Sementara Bupati Asahan H. Surya, BSc, dalam sambutannya menyampaikan peletakan batu pertama pembangunan Ponpes ini menjadi langkah awal untuk pembangunan Pondok Pesantren yang berbasis teknologi informasi yang diprakarsai yayasan Nurul Ikhwan, kata Bupati Asahan.

Peristiwa hari ini akan menjadi sejarah bagi masyarakat Desa Subur tentunya dengan harapan nantinya lembaga ini akan dapat melahirkan generasi yang memiliki dedikasi yang tinggi bagi kemajuan Kabupaten Asahan, harap Bupati.

Pembangunan Pondok Pesantren ini merupakan langkah yang maju dan sangat penting untuk mewujudkan sebuah lembaga pendidikan, mendidik para generasi muda yang memiliki pemahaman agama Islam kuat dan moderen, kata Surya.

” Untuk membentuk dan mengembangkan nilai moral akhlak yang baik, serta untuk menjadi generasi yang mampu menjaga kemurnian Alquran, berbudi pekerti, dan cerdas dibutuhkan suatu tempat yang baik pula”, ucap Bupati.

Pemerintah Kabupaten Asahan siap memberikan dukungan serta mempunyai keyakinan. Bahwa dengan adanya pesantren ini, kedepannya akan mampu berkontribusi nyata dan memberikan pendidikan yang baik kepada generasi penerus bangsa khususnya di Kabupaten Asahan, kata Surya.(ZN)


Share Berita

Medan,DP Bews

Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengikuti Rapat Koordinasi Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM Level IV di Luar Jawa-Bali, Rabu (28/7). Dalam rapat secara daring yang dipimpin Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto itu, Bobby Nasution menyampaikan, minimnya cadangan vaksin mengakibatkan terjadinya keterlambatan dalam penyuntikan dosis kedua.

Pada rapat yang diikuti perwakilan dari berbagai Kementerian, Polri, TNI, Kejagung, BNPB, segenap Gubernur, dan Bupati/Wali Kota itu, Bobby Nasution juga mengatakan, di tengah minimnya cadangan vaksin ini  Pemko Medan tetap mengedukasi masyarakat tentang vaksinasi. Edukasi ini penting dilakukan, karena tidak sedikit masyarakat bertanya dan mengira keterlambatan penyuntikan vaksin dosis kedua akan mengakibatkan sia-sianya penyuntikan dosis pertama.

Saat diminta tanggapan oleh Airlangga soal kendala vaksin ini, Menkes Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan dalam waktu dekat Kemenkes ada mendistribusikan vaksin ke daerah. Diharapkan, Agustus ini persediaan vaksin akan membaik.

Pada rapat itu, Bobby Nasution juga menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 di Medan. Dia menyebutkan, saat ini positivity rate di Medan mencapai angka 23 persen dengan jumlah testing sebanyak 2.900 per hari.

“Saat ini testing memang kita tingkatkan. Sebelumnya masih di bawah 2.000 per hari,” sebut Bobby Nasution, seraya mengatakan, jumlah kasus konfirmasi positif Covid di Medan per 27 Juli 2021 sebanyak 670.

Terkait ketersediaan tempat tidur di rumah sakit untuk pasien Covid-19, Bobby Nasution mengatakan, Pemprov Sumut memberikan tambahan sebanyak 735 tempat tidur untuk Kota Medan, sedangkan Pemko Medan juga telah menyiapkan tambahan sebanyak 382.

Di akhir rapat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian meminta kepada seluruh gubernur, bupati/wali kota, dan unsur Forkopimda terus mengawal pelaksanaan program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

"Kita sudah masuk di penghujung Juli, jadi mohon kepada gubernur, bupati, wali kota untuk tidak ragu-ragu. Karena hukum tertinggi adalah keselamatan manusia," tandasnya.

Share Berita

Berbagai tempat nongkrong asyik di Parapat yang dapat dikunjungi. Namun  demen-nya kafe berkonsep hijau dengan gaya ala hutan tropis, paling khas dan sempurna untuk diincar adalah Warung Damasus Pinus.

Yap, tempat nongki cantik ini lagi ngetop-ngetopnya di Danau Toba. Pasalnya, desain kafe-nya unik banget! Selain diitari oleh hutan pinus, furniture yang didominasi kayu sampai tema 'back to nature' ngena banget di hati, asli bikin gagal move on.

Yang ingin merasakan sensasi nongkrong di Danau Toba. Warung Damasus ini bisa menjadi opsi untuk orang  yang  akan bersantai. Warung ini berada di Jalan Parapat, Dolok Tomuan, Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara

Daya Tarik. pic by : instagram/@beatrixjanet

Lokasi strategis dan tepat di pinggir Danau Toba dengan view Danau Toba membuat tempat ini jadi pilihan saat istirahat dan nongkrong makanan dan minuman nya juga enak pelayanan yang ramah dan yang pasti harga makanannya murah tapi tetap enak Recommended banget kalau lagi di seputaran Danau Toba.

Terdapat pepohonan pinus membuat tempat ini ini menjadi sejuk, Membuat pengunjung santai semakin nikmat. Ditambah lagi alunan musik top non stop di tempat ini yang membuat kamu bernostalgia. 

Liburan tanpa berfoto pasti rasanya sangat ambar, itu sudah pasti. Warung Damasus ini  buat pengunjung yang suka foto-foto. selain landskap Danau Toba sebagai objek foto, Warung ini juga di desain yang unik dan keren pastinyaa, ala-ala instagramable gitu !

Di Warung Damasus Parapat, menu andalan lebih ke Indonesian cuisine yang nyantol ke lidah. Sebut saja taucho nila, ikan lobster, indomie rebus, sayur kangkung dan teh tarik. Secara keseluruhan, cocok juga untuk disinggahi bareng keluarga.

Warung Damasus Pinus berlokasi di Jalan Parapat - Dolok Tomuan, Dolok Panribuan, Simalungun ini.Jam Operasional: 24 jam setiap harinya.

Puncak Mustika Manik : Selain Udara Sejuk, Pemandangannya disini sangat Memukau dan tidak bisa Dijabarkan dengan Kata-kata .

Punya rencana liburan ke luar daerah ? . Seluruh penjuru nusantara punya destinasi wisata...(heli)

Share Berita

Asahan,DP News

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melakukan zoom meeting dengan seluruh Kepala Daerah se-Sumatera Utara (Sumut), Selasa (27/7).

Dalam zoom meeting tersebut Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan kepada seluruh Kepala Daerah se-Sumut untuk mengumpulkan Camat, Lurah/Kepala Desa agar bertanggungjawab untuk memberikan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakatnya untuk menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan sehari-hari, kata Gubsu.

"Apabila masyarakat dapat menerapkan Prokes covid-19, maka permasalahan covid-19 ini dapat kita kendalikan," ucap Edy.

Gubernur Sumatera Utara mengatakan, pemerintah juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak dari covid-19 dan PPKM seperti kartu sembako senilai Rp 200 ribu yang ditujukan kepada 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari pemerintah pusat untuk 2 bulan, kata Edy.

Kata Edy, bahwa Pemerintah Pusat juga menambah kartu sembako selama PPKM level IV untuk 5,9 juta KPM yang merupakan usulan Pemerintah Daerah dengan besaran sebesar Rp. 200 ribu per bulan selama 6 bulan. Untuk mengecek penerima kartu sembako, dapat membuka link https://cekbansos.kemensos.go.id/

Bukan itu saja, Pemerintah juga memberi bantuan berupa koata subsidi internet selama 5 bulan dari Agustus sampai Desember 2021 dan memberi bantuan diskon listrik selama 3 bulan, dari Oktober sampai dengan Desember besarnya Rp 1,91 triliyun untuk 32,6 juta pelanggan, kata Gubsu.

Bantuan beras juga diberikan sebesar 10 Kg untuk 28,8 juta KPM, yang tahap pertama disalurkan kepada 20 Juta KPM, dan tahap kedua kepada 8,8 juta KPM. Sedangkan untuk bantuan UMKM masing-masing menerima Rp 1,2 juta dengan target penerima sebanyak 1,5 juta UMKM yang berupa warung kecil maupun Pedagang Kaki Lima (PKL) dan untuk bantuan subsidi upah diberikan kepada pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan ini sebanyak dua kali, masing-masing Rp 600 ribu, dan total Rp 1,2 Juta, ucap Gubsu.

Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan ada beberapa kriteria masyarakat yang dapat menerima bantuan diantaranya WNI, pekerja/buruh penerima upah, terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan. Besaran upah dibawah Rp 3,5 juta yang terlaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan serta pekerja atau buruh pada sektor terdampak seperti industri barang konsumsi, perdagangan dan jasa, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, katanya.

"Bantuan yang diberikan oleh Pemerintah ini harus kita sikapi dengan sebaik-baiknya, agar tidak ada permasalahan yang dihadapi kedepannya. Oleh karena itu, Gubsu Edy berharap adanya kepedulian Kepala Daerah dan Forkopimda di daerah masing-masing. Dan saya juga akan memastikan bantuan ini tepat sasaran kepada masyarakat yang terkena dampak dari covid-19," ucap Edy.

Kita juga harus mensukseskan pelaksanaan vaksinasi covid-19 kepada masyarakat, karena vaksinasi ini merupakan cara menghambat covid-19 dengan meningkatkan sistem imun dalam tubuh, dan vaksinasi covid-19 ini gratis tanpa dipungut biaya, kata Edy.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi juga meminta kepada media dapat membantu Pemerintah dalam memberikan sosialasi dan mengedukasi kepada masyarakat, harap Edy.

"Mari bersama-sama kita melakukan kegiatan yang menghambat, mengurangi dan meniadakan covid-19 di Bumi Sumut, dan ini merupakan pekerjaan kita semua," ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Asahan yang mengikuti zoom meeting di Comment Center adalah Bupati Asahan, H. Surya, BSc, Kepala BPBD Kabupaten Asahan, Hasrul Wahid, SH, Kasatpol PP Kabupaten Asahan, Sofyan Manulang,SH, Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Kesehatan.(ZN)

Share Berita

Medan,DP News

Pemko Medan apresiasi Lokalatih Mediasi Keagamaan yang diselenggarakan Aliansi Sumut Bersatu (ASB) dan Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Paramadina.

Apresiasi ini disampaikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, diwakili Wakil Wali Kota, H. Aulia Rachman saat membuka kegiatan tersebut,  Selasa (27/7) secara virtual dari ruang kerjanya.

Aulia berharap, melalui kegiatan Lokalatih yang berlangsung 27-31 Juli 2021 secara virtual ini para peserta dapat menemukan solusi-solusi serta memahami langkah-langkah mengatasi konflik keagamaan di Kota Medan sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku, dengan tetap memperhatikan kebebasan beragama sebagai hak konstitusional warga negara.

Kota Medan, lanjut Aulia, adalah miniatur Indonesia karena kemajemukan suku, ras, dan agama.  Walaupun masyarakatnya majemuk, kondisi Medan relatif aman dan kondusif karena tingginya rasa saling toleransi.Menjadi tanggung jawab kita semua menjaga suasana yang kondusif itu,sebutnya.

Aulia juga berharap antar umat beragama berhati-hati dan tidan dapat dipecah belah oleh kontestasi politik.Kita harus berhati-hati dan memperkuat masyarakat agar tidak bisa dipecah belah oleh nafsu politik,” ucapnya.

Lokalatih ini diikuti oleh 20 peserta yang berasal antara lain dari FKUB Kota Medan, perwakilan tokoh agama, dan akademisi. Selain mendorong FKUB dapat menjadi lembaga mediasi di Indonesia, kegiatan ini juga bertujuan mengenalkan proses atau tahapan mediasi sesuai dengan ketentuan Perma Nomor 1 Tahun 2016 dan keahlian mediator dalam memandu mediasi.

Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini yakni Direktur PUSAD Paramadina, Ihsan Ali Fauzi, perwakilan Pusat Mediasi Nasional, Fahmi Shahab, dan akademisi Universitas Gajah Mada, Diah Kusumaningrum.(rd)

Share Berita

Asahan,DP News

Bupati Asahan H. Surya, BSc membuka Rakorda X FKUB Kabupaten Asahan sekaligus meresmikan Kantor FKUB Kabupaten Asahan. Acara digelar di Jalan Drs.Taufan Gama Simatupang Kelurahan Sei Renggas Kecamatan Kota Kisaran Barat, Selasa (27/7).

Pada peresmian tersebut Ketua FKUB Kabupaten Asahan H. Humaidy Syamsuri Pane mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan karena telah berkenan hadir sekaligus membuka Rakorda X FKUB Kabupaten Asahan dan meresmikan Kantor FKUB Kabupaten Asahan pada pagi hari ini.

Humaidy mengatakan, kami FKUB Kabupaten Asahan dalam melaksanakan tugas, kami siap berkorban, baik itu berkorban waktu, tenaga, pemikiran, financial dan korban perasaan, untuk mewujudkan asahan yang rukun dan kondusif, katanya.

"Kami juga yakin, jika semua elemen bersatu, tidak ada persoalan yang tidak dapat kita selesaikan di Kabupaten Asahan," ucap Humaidy.

Sementara Bupati Asahan H. Surya, BSc pada pidato tertulisnya mengatakan, bahwa FKUB Kabupaten Asahan merupakan miniatur Kebhinekaan Tanah Rambate Rata Raya. Saya berharap, tidak ada satupun yang ditinggalkan ataupun dipinggirkan. FKUB hendaknya menjadi tenda bangsa dan daerah yang mengayomi semua umat beragama dari beragam kelompok. Komitmen ini harus tertanam kuat dalam kesadaran para tokoh dan aktivis FKUB Kabupaten Asahan di semua tingkatan, harap Bupati Surya.

"Pemerintah Daerah mendukung agar peran-peran FKUB Kabupaten Asahan semakin optimal dalam menyampaikan nilai-nilai moderasi beragama. Moderasi beragama merupakan pilihan yang tepat dan selaras dengan jiwa Pancasila di tengah adanya gelombang ekstremisme di berbagai belahan dunia,"kata Bupati.

Bupati Surya berharap agar melalui Rakorda ini nantinya dapat melahirkan rumusan-rumusan visioner dan rencana-rencana program strategis untuk meneguhkan nilai-nilai moderasi dan toleransi beragama.

Serta dapat juga menjadi ajang dialog atas berbagai permasalahan yang masih mengganjal dan menemukan jalan keluar yang konstruktif bagi kerukunan antarumat beragama sebagai kontribusi aktif dalam menyukseskan pembangunan Bumi Rambate Rata Raya yang sangat kita cintai ini, kata Surya.

Mengakhiri pidatonya, Surya mengucapkan selamat dan sukses atas penggunaan Kantor FKUB Kabupaten Asahan yang baru dan sekaligus atas penyelenggaraan Rakorda X FKUB Kabupaten Asahan. 

Semoga dengan adanya gedung yang baru ini dapat menjadi stimulan para anggota FKUB Kabupaten Asahan dalam bekerja guna menjaga kerukunan umat beragama, dan senantiasa bekerja sama sebagai sebuah wadah pola kemitraan masyarakat dengan Pemerintah Daerah dalam membantu Pemerintah Daerah untuk membina dan memelihara kerukunan umat beragama di Kabupaten Asahan ini, ucap Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati Asahan H.Surya, BSc, menandatangani batu prasasti dan memotong pita menandakan Kantor FKUB Kabupaten Asahan resmi di buka yang didampingi oleh Wakil Bupati Asahan, Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, Pengadilan Agama Kisaran, Asisten Administrasi Umum, OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, Ketua FKUB Provsu, Ketua FKUB Kabupaten Asahan beserta pengurus, Ketua FKUB Kota Tanjung Balai, Ketua FKUB Kabupaten Batu Bara, Ketua Imtaq Kabupaten Asahan, Wakil Ketua Pakem Kabupaten Asahan dan tamu undangan lainnya.(ZN)

Share Berita

Medan,DP News

Wali Kota Medan Bobby Nasution apresiasi vaksinasi massal Kejatisu memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke -61 di Kota Medan,Selasa(27/7).

Peninjauan vaksinasi ini dilakukan Wali Kota Medan bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, IBN Wiswantanu, SH MH, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wakajati Sumut, Agus Salim SH, MH. Dalam peninjauan ini Wali Kota Medan juga menyempatkan berbincang dengan peserta vaksin dan tenaga kesehatan yang sedang melaksanakan Vaksinasi.

Dijelaskan Bobby Nasution, setelah seminggu Kota Medan menerapkan PPKM Darurat, kini kembali diterapkan PPKM level 4 sampai tanggal 2 Agustus nanti. Perbedaannya jelas Bobby Nasution ada di sektor perekonomian, dimana sebelumnya saat PPKM Darurat tempat- tempat makan atau minum hanya boleh melayani take away ( dibawa pulang). Tetapi saat ini di penerapan PPKM level 4 pemerintah mengizinkan tempat makan untuk menerima pelanggan makan di tempat, namun hanya diperbolehkan selama 20 menit. Selain itu jam operasional juga diperbolehkan maksimal sampai pukul 21.00 WIB.

Sebelumnya Kajatisu  IBN Wiswantanu menjelaskan bahwa vaksinasi massal ini digelar dalam rangka peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke -61. Selain itu kegiatan ini juga merupakan wujud bentuk dukungan yang diberikan kejaksaan dalam pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan pemerintah, dengan harapan dapat membentuk kekebalan tubuh masyarakat terhadap virus Covid-19.

"Vaksinasi ini menargetkan 2.000 orang dari semua kalangan. Ini merupakan tahap kedua dimana di akhir bulan Juni kemarin telah dilakukan vaksinasi tahap pertama. Namun yang terpenting adalah masyarakat harus dapat menerapkan Protokol Kesehatan yakni 5 M, terlebih Kota Medan saat ini merupakan wilayah PPKM level 4. Selain itu empati diantara masyarakat juga harus ditimbulkan khususnya bagi warga yang terpapar Covid-19," kata Kajatisu.

Sementara itu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menjelaskan Pemprovsu dan pemerintah daerah terus melaksanakan program Vaksinasi untuk masyarakat Sumut. Dengan harapan lanjut Edy, sebanyak 70 persen masyarakat Sumut harus mendapatkan suntikan vaksin.

"Kita akan menjemput bola dan memprioritaskan daerah yang paling banyak terpapar virus Covid-19 atau yang menerapkan PPKM berdasarkan level untuk dilaksanakannya program vaksinasi,"ujar gubernur.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Sidang Paripurna DPRD Medan guna mendengar nota jawaban Walikota Medan atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda RPJMD Tahun 2021-2026 berlangsung,Selasa(27/7) dipimpin Ketua DPRD Hasyim SE.

Menjawab pertanyaan Fraksi PAN  DPRD Medan tentang kawasan kumuh, Walikota Medan M Bobby Nasution mengatakan, pada tahun 2019 area kumuh di Kota Medan sebagaimana target RPJMN 2015 – 2019 sudah tuntas tertangani. Namun, lanjutnya, dengan terbitnya Permen PUPR Nomor 14/PRT/M/2018 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh terdapat beberapa perubahan indikator sehingga dilakukan perhitungan dan rekapitulasi ulang dan terdapat delineasi luasan area kumuh baru sebesar 819,80 ha.

Hal itu disampaikan dalam nota jawaban atas pemandangan umum fraksi fraksi terhadap Ranperda RPJMD 2021-2026  yang dibacakan secara bergantian Bobby Nasution secara  dengan Wakil Wali Kota, Aulia Rachman.

Disebutkan, pada PJMD 2021 – 2026 ditargetkan bahwa pada Tahun 2026 nabti area kumuh tersebut dapat tuntas tertangani, yakni tercapainya Medan sebagai kota layak huni 100% dengan sasaran tuntasnya tertangani lokasi kumuh di kota ini. Disebutkannya juga, terdapat 7 (tujuh) indikator pembentuk kekumuhan yakni ditinjau dari bangunan gedung, jalan lingkungan, air minum, air limbah, persampahan dan proteksi kebakaran. Karena itu, setiap OPD sesuai Tupoksi dan kewenangan masing – masing telah mengalokasikan anggaran penanganan kumuh, diantaranya Dinas PU telah memprioritaskan perbaikan jalan dan drainase di lokasi kumuh, Dinas PKP2R telah menganggarkan pembangunan pipa distribusi air minum, air limbah dan rehabilitasi rumah di kawasan kumuh serta pembebasan lahan RTH di kawasan kumuh dan untuk penanganan area kumuh di bantaran sungai dengan mengalokasikan anggaran pembebasan lahan minimal sebesar Rp 25 miliar per tahun.

Selain itu, Pemko Medan juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan TPA/TPST/TPS3R guna mengatasi permasalahan persampahan serta pembebasan lahan untuk UPT Pos Pemadam Kebakaran agar tingkat waktu kebakaran (response time) dapat terpenuhi dan mendorong pemanfaatan dana kelurahan melalui pihak kecamatan/kelurahan dalam menyediakan alat proteksi kebakaran seperti racun api dan pompa portable sebagai langkah awal dalam mengantisipasi kebakaran. 

Hal ini juga sekaligus menjawab pertanyaan dari Fraksi Demokrat.Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE didampingi unsur pimpinan dewan lainnya.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Ranperda Kota Medan tentang Perubahan Perda Kota Medan Nomor 13 Tahun 2011 tentang RTRW Kota 2011-2031 telah mengubah rencana pemanfaatan ruang Lapangan Merdeka dari yang sebelumnya ditetapkan sebagai Ruang Terbuka Non-Hijau (RTNH) menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, membacakan Nota Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Medan tentang Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Medan Tahun 2021-2026, dalam Sidang Paripurna DPRD Medan, Selasa (27/7).

Soal Lapangan Merdeka ini ditanyakan Fraksi Partai Gerindra dalam Pemandangan Umum terhadap Nota Pengantar Wali Kota Medan tentang RPJDM Kota Medan 2021-2026 kemarin.    

Dalam Sidang Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, Hasyim S.E. itu, Bobby Nasution menyampaikan, Lapangan Merdeka merupakan bagian dari delineasi kawasan Kesawan Medan telah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya.

"Selanjutnya terhadap kawasan ini telah atau akan dilakukan pemutakhiran terhadap konsep penataan kawasan Lapangan Merdeka dalam Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) yang selanjutnya ditetapkan melalui peraturan walikota," ucapnya dalam sidang yang turut dihadiri Wakil Wali Kota, Aulia Rachman, segenap pimpinan OPD dan legislator tersebut.

Bobby Nasution juga menyampaikan, peningkatan kuantitas RTH dilakukan melalui pengadaan lahan serta serah terima fasilitas sosial RTH dari perumahan untuk memenuhi proporsi dan sebaran RTH sebesar 20% sesuai Rencana Pola Ruang RTRW Kota Medan.

Menjawab pertanyaan tentang target dua tahun pembenahan jalan di Medan, Bobby Nasution menyampaikan, untuk mencapai target ini, Pemko Medan melakukan program penyelenggaraan jalan dengan total pagu anggaran program penyelenggaraan jalan pada tahun 2021 sebesar Rp 272,5 miliar, rencana anggaran Rp 144 miliar pada tahun 2022, dan rencana anggaran Rp 196 miliar pada tahun 2023.

"Rencana dengan kegiatan penyelenggaraan jalan dengan sub kegiatan; rehabilitasi jalan, rekonstruksi jalan, pemeliharaan berkala jalan dan pemeliharaan rutin jalan, serta patching jalan yang cukup intens dilakukan secara berkala di Kota Medan, termasuk kegiatan pengaspalan jalan rusak, sehingga kami yakin dalam dua tahun ke depan keseluruhan jalan kota dalam kondisi mantap atau 100 % serta tidak ada lagi jalan berlubang sesuai dengan misi Wali Kota Medan yaitu medan bersih, cantik, tanpa lubang, Medan Bercabang" ungkap Bobby Nasution.

Terkait kondisi saluran drainase agar berfungsi dengan baik, Bobby Nasution mengungkapkan, Pemko Medan mewujudkannya melalui program pengelolaan dan pengembangan sistem drainase dengan total pagu anggaran program pengelolaan dan pengembangan sistem drainase pada tahun 2021 sebesar 124,2 milyar, rencana anggaran Rp 479,9 milyar pada tahun 2022, dan rencana anggaran Rp 585,5 milyar pada tahun 2023 dengan kegiatan pengelolaan dan pengembangan sistem drainase yang terhubung langsung dengan sungai dalam daerah kabupaten/kota. 

"Saat ini Dinas PU Medan telah melakukan pekerjaan pengorekan parit/drainase yang ada di seluruh wilayah Medan secara bertahap dengan membersihkan saluran drainase/parit dari sedimen dan sampah yang menumpuk pada saluran drainase sehingga akan mereduksi genangan yang terjadi ketika intensitas curah hujan meningkat," papar Bobby Nasution.

Menanggapi pertanyaan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera terkait strategi Pemko Medan dalam dokumen RPJMD yang mengutamakan penyelesaian persoalan angka kemiskinan dan gini ratio, Bobby Nasution mengatakan, Pemko Medan melakukan pemberian bantuan terhadap daerah rawan pangan dan kemandirian pangan dalam program pengelolaan sumber daya ekonomi untuk kedaulatan dan kemandirian pangan, dalam kegiatan penyediaan infrastruktur dan seluruh pendukung kemandirian pangan sesuai kewenangan kota dalam sub kegiatan penyediaan infrastruktur pendukung kemandirian pangan lainnya.

Selain itu, lanjutnya, ada pula program penanganan kerawanan pangan dalam kegiatan penanganan kerawanan pangan kewenangan kabupaten/ kota, dalam sub kegiatan pelaksanaan pengadaan, pengelolaan, penyaluran cadangan pangan pada kerawanan pangan yang mencakup satu daerah kabupaten/kota.

Menjawab pertanyaan Fraksi PAN  tentang kawasan kumuh, Bobby Nasution mengatakan, pada tahun 2019 area kumuh di Kota Medan sebagaimana target RPJMN 2015 – 2019 sudah tuntas tertangani. Namun, lanjutnya, dengan terbitnya Permen PUPR Nomor 14/PRT/M/2018 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh terdapat beberapa perubahan indikator sehingga dilakukan perhitungan dan rekapitulasi ulang dan terdapat delineasi luasan area kumuh baru sebesar 819,80 ha.

Dalam nota jawaban yang dibacakan Bobby Nasution secara  bergantian dengan Wakil Wali Kota, Aulia Rachman itu, juga disebutkan, pada PJMD 2021 – 2026 ditargetkan tahun 2026 area kumuh tersebut dapat tuntas tertangani, yakni tercapainya Medan sebagai kota layak huni 100% dengan sasaran tuntasnya tertangani lokasi kumuh di kota ini. Disebutkannya juga, terdapat 7 (tujuh) indikator pembentuk kekumuhan yakni ditinjau dari bangunan gedung, jalan lingkungan, air minum, air limbah, persampahan dan proteksi kebakaran. 

Karena itu, setiap OPD sesuai Tupoksi dan kewenangan masing – masing telah mengalokasikan anggaran penanganan kumuh, diantaranya Dinas PU telah memprioritaskan perbaikan jalan dan drainase di lokasi kumuh, Dinas PKP2R telah menganggarkan pembangunan pipa distribusi air minum, air limbah dan rehabilitasi rumah di kawasan kumuh serta pembebasan lahan RTH di kawasan kumuh dan untuk penanganan area kumuh di bantaran sungai dengan mengalokasikan anggaran pembebasan lahan minimal sebesar Rp 25 miliar rupiah/tahun.

Selain itu, Pemko Medan juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan TPA/TPST/TPS3R guna mengatasi permasalahan persampahan serta pembebasan lahan untuk UPT Pos Pemadam Kebakaran agar tingkat waktu kebakaran (response time) dapat terpenuhi dan mendorong pemanfaatan dana kelurahan melalui pihak kecamatan/kelurahan dalam menyediakan alat proteksi kebakaran seperti racun api dan pompa portable sebagai langkah awal dalam mengantisipasi kebakaran. Hal ini juga menjawab pertanyaan dari Fraksi Demokrat.(rd)
Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.