Samosir,DP News

Rektor Universitas Katholik Parahyangan Mangadar Situmorang,Phd menyampaikan beberapa hal penting dalam mengakselerasikan UGG-KDT sebagai Destinasi Wisata Kelas Dunia antara lain,1. Modalitas (Kekayaan Alam, Keindahan Alam, Kebudayaan yang Khas, Masyarakat yang terbuka, dan Religiusitas), 2. Legalitas dan Kebijakan Pemerintah, 3. Akselerasi substansi (edukasi publik, koordinasi antar stakeholder untuk akselerasi pembangunan, kolaborasi pentahelix).

Selain itu perlu edukasi kepada masyarakat pelaku dan benefisiaris agar tetap menjadi objek partisipan aktif serta mau meningkatkan keterampilan, pengetahuan di semua sektor, dan tingkatkan kesantunan. 

Mangadar yang merupakan putera asli Palipi, Samosir dan alumni UGM jurusan Hubungan Internasional itu mengingatkan agar menghindari masyarakat menjadi penonton atau rent-seekers dan menjual lahan hak milik atau objek-objek kebudayaan.

Dalam hal ini Universitas Katholik Parahyangan telah menyusun Master Plan Kawasan Sigulatti sebagai pusat informasi Unesco Global Geopark Kaldera Toba Kabupaten Samosir, disampaikan bahwa Indonesia merupakan peringkat 9 dunia untuk tujuan wisata. 

Sementara itu sebagaimana dikutip dari medsos Pemkab Samosir menyebutkan,Pemerintah Kabupaten Samosir melaksanakan Diskusi Akselerasi UGG-KDT Sebagai Destinasi Wisata Kelas Dunia dengan tema “Mewujudkan Unesco Global Geopark Kawasan Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Dunia”, Selasa (31/8) melalui zoom meeting yang digelar  Civitas Akademik Universitas Katholik Parahyangan yang diikuti  beberapa Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Samosir.

Narasumber dalam kegiatan ini antara lain Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Ketua Harian Badan Pengelola UGG GKT Provinsi Sumatera Utara Ir. Mangindar Simbolon,MM, Kepala Bidang Edukasi dan Litbang Badan Pengelola UGG GKT Dr. Wilmar E. Simanjorang dan Rektor Universitas Katholik Parahyangan Mangadar Situmorang yang di pandu Andi Kumala Sakti.

Dalam paparannya, Bupati Samosir mengucapkan terima kasih kepada jajaran Civitas Akademik Universitas Katholik Parahyangan yang telah menyelenggarakan kegiatan Webinar dengan baik. Mengusung tema Perubahan dengan Visi “Terwujudnya Masyarakat Samosir yang Sejahtera dan Bermartabat secara Ekonomi, Kesehatan, dan Pendidikan”, saat ini Pemerintah Kabupaten Samosir sedang menyusun RPJMD 2021-2026 untuk menyelaraskan Kebijakan Pemerintah Provinsi dan Nasional dimana Samosir merupakan salah satu kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DSPS) sejak Tahun 2019, oleh karena itu perlu dukungan dan sinergisitas dari semua pihak untuk percepatan perwujudan Danau Toba menjadi pariwisata berkelas Dunia.

Pemerintah Kabupaten Samosir juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan atas diterimanya Geopark Kaldera Toba menjadi Unesco Global Geopark (UGG) pada tanggal 2 Juli 2020 sehingga Kaldera Toba dikenal  diseluruh Dunia, Kaldera Toba memiliki 3 Aspek keragaman yang saling berkaitan yaitu; 1.Goe-Diversity (Keragaman Geografi), 2.Bio-Diversity (Keragaman Hayati), 3.Culture-Diversity (Keragaman Budaya). Hal ini merupakan peluang menjadi salah satu bagian Promosi Pariwisata Dunia untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Samosir baik Nusantara maupun Mancanegara.

Adapun arah kebijakan dalam visi dan misi RPJMD 2021-2026 untuk mendukung Pariwisata berbasis Geopark antara lain; 1.Meningkatkan Kualitas Sarana dan Prasarana, 2.Peningkatan Kapasitas dan Pemberdayaan peran masyarakat dalam pengembangan kepariwisataan, 3.Peningkatan Sinergitas kepariwisataan berbasis Agrowisata, Ekowisata, dan Geopark, 4.Pengutamaan Produk UMKM Ekonomi Kreatif, 5.Konservasi lahan berkelanjutan, 6.Pemberdayaan masyarakat lokal di sekitar Geosite, 7.Peningkatan Infrastruktur dan Sarana Prasarana untuk peningkatan ekonomi lokal masyarakat, 8.Membuat kurikulum tentang Geopark Kaldera Toba ke dalam muatan lokal pelajaran siswa/i.

Dalam kegiatan ini Rektor Universitas Katholik Parahyangan Mangadar Situmorang menyampaikan beberapa hal penting dalam mengakselerasikan UGG-KDT sebagai Destinasi Wisata Kelas Dunia yaitu; 1. Modalitas (Kekayaan Alam, Keindahan Alam, Kebudayaan yang Khas, Masyarakat yang terbuka, dan Religiusitas), 2. Legalitas dan Kebijakan Pemerintah, 3. Akselerasi substansi (edukasi publik, koordinasi antar stakeholder untuk akselerasi pembangunan, kaloborasi pentahelix).

Selanjutnya, disampaikan perlu edukasi kepada masyarakat pelaku dan benefisiaris agar tetap menjadi objek partisipan aktif serta mau meningkatkan keterampilan, pengetahuan di semua sektor, dan tingkatkan kesantunan. Hindari masyarakat menjadi penonton atau rent-seekers dan menjual lahan hak milik atau objek-objek kebudayaan.

Dalam hal ini Universitas Katholik Parahyangan telah menyusun Master Plan Kawasan Sigulatti sebagai pusat informasi Unesco Global Geopark Kaldera Toba Kabupaten Samosir, disampaikan bahwa Indonesia merupakan peringkat 9 Dunia untuk tujuan Wisata. Bupati Samosir juga di undang dalam acara Global Tourism Forum Leaders Summit Asia Indonesia yang akan dilaksanakan pada tanggal 15-16 September 2021.

Wilmar Simanjorang  menyampaikan bahwa salah satu posisi strategis untuk mewujudkan GKT menjadi tujuan wisata dunia adalah melalui edukasi di segala lini yang akan dilakukan melalui litbang pengembangan pariwisata kawasan Danau Toba  berbasis Geopark.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Harian GG KT Ir. Mangindar Simbolon MM turut memaparkan sejarah proses terbentuknya Kaldera Toba yang merupakan salah satu ikon pariwisata Sumatera Utara yang memadukan keragaman geologi, hayati, dan budaya.(Pemkab Samosir/rd)

Share Berita

Jakarta,DP News

Ketua KPK Firli Bahuri berharap MCP( Monitoring Control for Prevention) yang telah dikembangkan secara berkala nantinya dapat menjadi tolok ukur baru untuk menilai keberhasilan tata kelola pemerintahan di suatu daerah.

Ada delapan area intervensi MCP, yakni perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, pengawasan APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah, dan tata kelola keuangan desa.

Melalui MCP ini, KPK bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memperkuat upaya pencegahan tindak korupsi di seluruh wilayah Indonesia.

KPK telah membangun dan secara berkala mengembangkan aplikasi MCP tersebut untuk mengukur capaian keberhasilan perbaikan tata kelola pemerintahan," ucap Firli.

Hal itu diungkapkan Firly dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional (Rakorwasdanas) Tahun 2021,Selasa (31/8) sekaligus peluncuran MCP. Walikota Medan Bobby Nasution mengikutinya dari rumah dinas wali kota secara virtual.

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh sependapat bahwa pengendalian korupsi menjadi penting terlebih di masa darurat pandemi Covid-19 saat ini. Karenanya ia menyebut bahwa kolaborasi pengawasan antara Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Aparat Penegak Hukum (APH) harus dilakukan sejak awal.

Hal itu dimaksudkan agar tindak rasuah dapat dicegah sedini mungkin. Untuk itu, kata Ateh, dibutuhkan adaptasi yang relevan dan kolaborasi sejak awal antara tiga pihak tersebut sehingga kapasitas dalam melakukan identifikasi dan menyelesaikan masalah menjadi lebih cepat.

Melalui kolaborasi ketiga institusi berharap dapat terbangun komitmen pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, dalam melaksanakan aksi pencegahan korupsi yang dilaporkan melalui MCP.

Dalam kegiatan ini Kemendagri juga me-launching Aplikasi Sistem Infomasi Pengawasan Inspektorat Jenderal (SIWASIAT).Aplikasi ini merupakan sistem informasi pengawasan yang dibangun oleh Inspektorat Jenderal Kemendagri untuk memenuhi kebutuhan pengawasan di era digitalisasi pemerintahan.

Dalam kesempatan yang sama, Mendagri Tito Karnavian juga memberikan apresiasi piagam penghargaan kepada 10 pemerintah daerah provinsi, yang telah secara tepat waktu menindaklanjuti hasil pengawasan Itjen Kemendagri.

Ada pun 10 provinsi yang mendapat apresiasi tersebut di antaranya, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Sulawesi Tengah, Riau, DKI Jakarta, Banten, dan Kalimantan Selatan.(rd)
Share Berita

Medan,DP News

Wali Kota Medan Bobby Nasution dapat penghargaan Lencana Darma Bakti dari Kwartir Nasional (Kwarnas). Penghargaan bergengsi ini disematkan langsung  Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi selaku Ketua Mabida Gerakan Pramuka Sumut di Aula T Rizal Nurdin, Selasa (31/8).

Selain Bobby Nasution, penghargaan juga diberikan kepada Ketua TP PKK Provinsi Sumut, Bupati Labura, Bupati Sergei, Kadispora Provsu, Rektor USU, Rektor Unimed dan Rektor UMSU.

Usai menerima penghargaan tersebut, Wali Kota Medan mengatakan ditengah kondisi pandemi covid-19 saat ini gerakan pramuka harus bisa beradaptasi dan ikut memberikan kontribusi dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Medan.

"Pramuka harus bisa beradaptasi di tengah pandemi covid-19 saat ini agar kegiatannya dapat terus berjalan, dan ikut membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 karena itu inti dari kegiatan pramuka saat ini."kata Bobby Nasution.

Sementara itu Ketua Mabida Gerakan Pramuka Sumut, Edy Rahmayadi mengajak seluruh pihak untuk membesarkan kembali pramuka di masing-masing daerah. Sebab komponen utama di republik ini dilakukan oleh TNI sedangkan komponen cadangan salah satunya dilakukan oleh pramuka.

"Mari kita besarkan kembali pramuka sehingga apabila suatu saat terjadi hal-hal yang tidak di inginkan di republik ini maka pramuka menjadi komponen cadangan nya"ajak Gubsu.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Rapat Paripurna Internal DPRD Medan dalam rangka penutupan masa sidang II Tahun 2021 digelar,Selasa (31/8).  

Ketua DPRD Medan Hasyim SE menyampaikan laporan agenda kerja selama 4 bulan.Hasyim didampingi Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga dihadiri pimpinan fraksi sedangkan anggota dewan lainnya mengikuti sidang melalui online. Hadir juga Plt Sekwan DPRD Medan Hj Alida.

Dalam laporannya, disampaikan beberapa agenda selama masa sidang kedua Tahun 2021 yakni penyampaian nota pengantar Kepala Daerah terhadap Ranperda Kota Medan tentang penyelenggaraan perpustakaan. Pemandangan umum (PU) Fraksi Fraksi DPRD Medan terhadap nota pengantar kepala daerah atas Ranperda Kota Medan tentang penyelenggaraan perpustakaan.Tanggapan Kepala Daerah terhadap pemandangan umum Fraksi DPRD Medan atas Ranperda Kota Medan tentang penyelenggaraan perpustakaan.

Selanjutnya penyampaian laporan reses masa sidang ketiga anggota DPRD Medan tahun sidang ke dua Dapil 1 sampai  5. Penyampaian nota pengantar kepala daerah terhadap ranperda Kota Medan tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2020.

Pemandangan umum Fraksi atas Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2020. Penyampaian laporan badan anggaran, pendapat fraksi dan penandatanganan keputusan sekakigus persetujuan atas Ranperda tentang pertanggungjawaban APBD Tahun 2020. Penyampaian nota pengantar kepala daerah terhadap Ranperda tentang keolahragaan.

Penyampaian PU Fraksi terhadap nota pengantar kepala daerah atas Ranperda Keolahragaan. Tanggalan Kepala terhadap PU Fraksi atas Ranperda tentang keolahragaan. Peringatan Hari jadi Kota Medan ke 431 Tahun 2021 dan launching inovasi sekretariat DPRD Medan. Penyampaiam nota pengantar kepala daerah terhadap ranperda Kota Medan tentang penetapan zonasi PKL di Kota Medan.

Sementara itu,Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapem Perda) telah melaksanakan beberapa kajian diantaranya Ranperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan, Ranperda Keolahragaan dan Ranperda Penetapan Zonasi PKL di Kota Medan.

Berikut menindaklanjuti nota kesepakatan bersama antara DPRD Medan dengan Kemenkum dan HAM Kanwil Pemprovsu terkait pembuatan 5 Draf naskah akademik Ranperda Kota Medan dan 1 Draf naskah akademik Ranperda dari USU. (Rd)

Share Berita

Medan,DP News

Seorang kurir sabu-sabu, bernama MR (34) warga Kota Panton Labu Aceh Utara, tak berkutik saat diamankan personil Direktorat Resnarkoba Sumatera Utara di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Lalang Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, Kamis (26/8) malam lalu.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan penangkapan terhadap tersangka bermula adanya informasi dari masyarakat tentang seorang pria berinisial W yang dapat menyediakan sabu-sabu. 

"Dari informasi itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan," kata Hadi,Selasa (31/8). 

Lanjut Kabid Humas, kemudian petugas melakukan undercover atau penyamaran sebagai pembeli sabu-sabu. Polisi yang menyamar tersebut menghubungi W untuk memesan sabu.

"Anggota Ditresnarkoba bernegosiasi hingga akhirnya ada kesepakatan," ucap Hadi. 

Setelah negosiasi lanjutnya, akhirnya sepakat transaksi di Kawasan Kota Tebing Tinggi. "Tim duluan datang ke lokasi, untuk menunggu target," ujar dia. 

Setelah ditunggu, sebut dia target operasi datang mengendarai mobil Avanza BK 1151 PN. Tapi, sambung dia target yang datang itu bukan W melainkan orang suruhannya bernama MR

"Yang mengantar sabu itu orang suruhannya," kata Hadi. 

Setelah memperlihatkan pesanan polisi yang menyamar sebagai pembeli itu langsung menyergap "Barang bukti yang berhasil disita berupa 10 bungkus terdiri dari 5 bungkus merek daguanyin dan 5 bungkus merek guanyingwan yang diduga sabu-sabu, dengan total diperkirakan 10 kg" jelasnya. 

Tersangka sendiri, sebut Hadi, disuruh oleh seorang pria tidak dikenalnya dari Kota Tanjung Balai. "Selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," tambah dia. 

Pihak Ditresnarkoba Poldasu masih mengembangkan kasus ini untuk mengejar W dan pria warga Kota Tanjung Balai. ( T. S )

Share Berita

Asahan,DP News

Rekanan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan III, PT Shimiju dan PT Adi Karya Join Operation (SAJO), menolak membayar Pajak Retribusi Galian C sehingga terancam tidak tertagih.

Terancamnya pembayaran pajak retribusi Galian C karena pihak rekanan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) tersebut, SAJO menganggap itu merupakan fasilitas umum, sehingga pajak daerah tersebut tidak layak untuk dibayar.

Penolakan itu secara resmi telah disampaikan tertulis yang dialaskan pada Undang-Undang Mineral dan Batubara Nomor 3 Tahun 2020 sebagaimana atas perubahan UU Nomor 4 Tahun 2009.

Hal itu diketahui setelah surat yang dikirimkan pihak SAJO ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Asahan beberapa hari yang lalu.Kita tetap bertahan, megaproyek PLTA Asahan III dari PLN tersebut dikerjakan pihak ke-3, dan kita sudah naikkan nota kebagian hukum untuk dilakukan pengkajian,”kata Kepala Bapenda Kabupaten Asahan Drs Sorimuda Siregar, MSi, kepada awak media, Selasa(31/8) melalui Whats-App.

Saya lupa pasalnya, tapi intinya mereka berdalih tidak mau membayar karena mengacu kepada UU tersebut", ucap Sorimuda.

Mantan Kasat Pol  PP Kabupaten Asahan itu mengungkapkan, bahwa sebelumnya pihak Bapenda Asahan sudah bertemu dengan Manager HRD SAJO Arman, bahkan sudah sempat hitung-hitungan berapa permeter kubiknya retribusi pajaknya untuk dibayarkan.

“Awalnya pertemuan itu dilakukan secara virtual dikarenakan situasi Covid-19, selanjutnya pihak SAJO datang ke Bapenda Asahan tanpa didampingi pihak PLN,” ungkap Sorimuda.

Sesuai amatan kami dari penggalian yang dilakukan SAJO terdapat beberapa kategori yakni jenis batu padas, tanah urug, kerikil dan pasir yang semuanya berbeda hitungannya, ucap Sorimuda.

“Dari hitung-hitungan yang kami lakukan ada jutaan meter kubik tambang galiannya. Diperkirakan retribusi pajak yang harus dibayar bisa mencapai miliaran rupiah”ucapnya.

Menurutnya, Pemkab Asahan akan tetap bertahan menagih pajak Galian C atas penggunaan batuan hasil eksavasi yang dilakukan dua perusahaan di pegunungan dalam kawasan hutan di Kecamatan Aek Songaongan Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.(ZN)

Share Berita

Medan,DP News

Polrestabes Medan melalui Waka Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji,S.I.K paparkan kronologi pembunuhan yang dilakukan anak terhadap ayah dan abang kandungnya yang terjadi,Sabtu (28/8) lalu di Jalan Tengku Amir Hamzah,Lingkungan X No 43 B,Kelurahan Sei Agul,Kecamatan Medan Barat.

Dalam paparannya dijelaskan, Sabtu lalu sekira pukul 10.00 WIB, tersangka MAK als Arsad membeli 2 bilah pisau ke pajak dengan harga Rp 60.000 (enam puluh ribu rupiah).Setelah membeli pisau tersebut, lalu tersangka membeli racun rumput di Jalan Surabaya,ujarnya,Selasa(31/8).

Selanjutnya tersangka membawa ke rumahnya dan menyimpan pisau berikut dengan racun rumput tersebut di dalam lemari. Kemudian tersangka menunggu hingga sore hari dan sekira pukul 18.00 wib, lalu tersangka membeli kopi dan susu di dekat rumah tersangka. 

Selanjutnya,tersangka membuat kopi susu dan memberikannya kepada kedua korban dan juga kepada ibunya dan 2 orang adik tersangka. Lalu kedua korban meminumnya sedangkan ibu dan adik tersangka tidak meminumnya.

Setelah kedua korban meminumnya, dimana korban Sugeng pergi ke teras rumah, sedangkan korban Mhd. Rizki Sarbaini pergi ke samping rumah dan muntah-muntah. Sementara tersangka tetap di dalam rumah dan memperhatikan kedua korban.

Sekira pukul 19.15 WIB, tersangka melihat Sugeng masih duduk di kursi teras rumah. Lalu tersangka mengambil sebilah pisau di dalam lemari yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Selanjutnya tersangka langsung menemui korban Sugeng di teras rumah dan menikamkan pisau tersebut ke leher korban sebanyak 1 kali serta ke bagian perut korban secara berulang kali atau sekitar 6 kali sehingga korban terjatuh dari kursi dan korban berlumuran darah. 

Kemudian datanglah adik tersangka Afifah Nurul Jannah menjerit, melihat adiknya menjerit lalu tersangka mendatanginya dan saat itu ibu tersangka sudah berada di ruang tamu dan beberapa saat kemudian datanglah korban yang bernama Mhd. Rizki Sarbaini.

Selanjutnya Mhd. Rizki Sarbaini mengambil helm dan melemparkan kepada tersangka. Lalu tersangka juga mengambil helm dan melemparkannya kepada Mhd. Rizki Sarbaini. Saat mereka lempar-lemparan, lalu ibu dan adik tersangka masuk ke dalam kamar. 

Selanjutnya tersangka mengejar Mhd. Rizki Sarbaini dan menikamkan pisau ke arah perutnya secara berulang kali atau sekitar 10 kali hingga korban Mhd.Rizki Sarbaini terjatuh ke tempat tidur dan berlumuran darah. Melihat korban tidak bergerak lagi, lalu tersangka menjumpai ibunya (Hj. Eriyani Ners, M.Kep) ke dalam kamar dengan membawa pisau. Setibanya di dalam kamar, tersangka menjatuhkan pisau dari tangannya lalu ibu tersangka mengambilnya.

Selanjutnya tersangka keluar dari kamar dan karena masih kesal melihat korban Mhd. Rizki Sarbaini, lalu tersangka kembali mengambil sebilah pisau yang kedua yang disimpannya di dalam lemari. Selanjutnya kembali menikamkan pisau tersebut ke bagian perut Mhd. Rizki Sarbaini secara berulang kali atau sekitar 6 kali tikaman dan setelah tersangka melampiaskan emosinya lalu tersangka meletakkan pisau tersebut di samping korban Mhd. Rizki Sarbaini. Selanjutnya tersangka duduk di ruang tamu sambil melihat kedua korban sudah tidak bergerak dan berkisar satu setengah jam kemudian datanglah petugas kepolisian menangkap tersangka dan membawa tersangka ke Polsek Medan Barat dan saat ini tersangka ditahan di RTP Polsek Medan Barat.

Menurut Waka Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji S.I.K yang didampingi sejumlah pejabat di Polrestabes Medan diantaranya Kanit Polsek Medan Barat Prasetio,kasus pembunuhan ini terjadi karena motif tersangka dendam kepada keluarganya terutama kepada abangnya yang bernama Mhd. Rizki Sarbaini (korban) dan ayahnya yang bernama Sugeng (korban), karena setiap ada permasalahan antara tersangka dengan Mhd. Rizki Sarbaini, ayahnya selalu menyalahkan tersangka.

Polisi juga telah melalukan tes urine kepada tersangka dan hasilnya negatif narkoba serta membawa tersangka ke Rumah Sakit Jiwa Mahoni dan sesuai pemeriksaan dokter masih diperlukan observasi lebih lanjut. ( T. S )

Share Berita

Medan,DP News

Pemko Medan akan melibatkan Pimpinan  Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendampingi gugus tugas covid-19 Kecamatan dalam melaksanakan PPKM di masing-masing Kecamatan. Hal ini sebagai bentuk perang total terhadap covid-19 di Kota Medan sehingga mampu menekan bahkan memutus penyebarannya.

Hal ini terungkap dalam rapat pembahasan pendampingan Kepala OPD terhadap Camat dalam pelaksanaan PPKM Kecamatan yang di pimpin Wali Kota Medan, Bobby Nasution diwakili Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman di Kantor Wali Kota Medan, Selasa (31/8).

"Kita akan perang total melawan covid-19 caranya setiap Kecamatan harus ada pendampingan dari pimpinan OPD agar pelaksanaan patroli PPKM di masing-masing Kecamatan bisa berjalan lebih masif dan hasilnya semakin maksimal untuk menekan angka penyebaran covid-19 bahkan kalau bisa kita memutus penyebaranya."kata Sekda.

Untuk penerapan dan pengawasan prokes 5M di masyarakat, pimpinan OPD dapat bekerjasama dengan satgas Covid-19 Kecamatan yang ada seperti aparatur Kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparatur Kelurahan dan Kepling.

Penindakan terhadap pelanggar prokes 5M ini akan dilakukan di pasar tradisional, jalan umum, mall, restoran, fasilitas umum dan tempat lainya.

Selain melakukan pengawasan 5M, pimpinan OPD bersama dengan satgas Kecamatan juga harus melakukan testing terhadap masyarakat. Pemko Medan juga telah menargetkan melakukan testing sebanyak 23.170 orang per harinya.

Terakhir Sekda juga mengatakan pimpinan OPD  juga memiliki tugas dan tanggung jawab dalam mempercepat pendataan warga yang sudah mendapatkan vaksinasi baik itu dosis I maupun dosis II, serta mendata masyarakat yang belum divaksin.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

PPKM Level 4 di Kota Medan dan Pematangsiantar diperpanjang dan Polda Sumut terus meningkatkan Oprrasi Yustisi dalam penegakan Protokol Kesehatan(Prokes) ditengah - tengah masyarakat. 

Hal ini dilakukan agar masyarakat memahami bahwa saat ini situasi penyebaran covid -19 di Kota Medan masih tinggi. 

Personil gabungan TNI Polri dan Satgas Covid 19 Sumut yang terbentuk dalam Tim Ops Yustisi terus melakukan patroli serta razia pendisiplinan protokol kesehatan kegiatan masayarakat baik siang maupun malam hari. 

Kombes Hadi Wahyudi SIK SH mengatakan Polda Sumut tidak lengah untuk terus melaksanakan Ops Yustisi dalam pelaksanaan PPKM level 4.

“Saat ini Kota Medan masih level 4,jadi kami terus meningkatkan operasi yustisi terhadap masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan peraturan yg telah di tetapkan dalam pelaksanaan PPKM level 4 “ jelas Kabid Humas Polda Sumut

Setiap harinya tim Operasi Yustisi melakukan kegiatan razia dengan cara stationer dan patroli pada lokasi kerumunan masyarakat di sekitaran Kota Medan, melakukan himbauan terkait prokes, penindakan kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker, berkerumun, memberikan masker kepada masyarakat

“Harapannya dengan terus dilakukannya operasi yustisi masyarakat menyadari pentingnya Prokes untuk kesehatan dan perlindungan diri dari Covid-19 -19 “ujar Kombes Hadi. ( T. S )

Share Berita

Medan,DP News

Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor,S.Sos  apresiasi pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di 'kampung' kelahirannya  Kelurahan Sei Agul,Medan Barat.

Anggota dewan DPRD Medan dari Dapil I Kota Medan itu berusaha merealisasikan aspirasi masyarakat yang menginginkan tempat tinggalnya terang di malam hari.

Kadis Kebersihan dan Pertamanan M Husni SE. M.Si bersama Kepala  Sub Rayon Dinas Kebersihan dan Pertamanan Medan Barat Hendra Sanjaya pun kerja keras memasang 25 buah lampu jalan jenis  LED, 15 buah jenis Ori yang dipadu dengan  lampu hias meteor memperindah pesona malam indah layaknya di Stadion Teladan.

Salah sèorang warga Jalan Karya Mesjid Darma Silaen mengapresiasi pemasangan lampu jalan yang diperjuangkan anggota dewan Antonius Tumanggor.

Sementara Ketua GAMKI Medan Barat Salomo Janfrico Panggabean Simorangkir S.S menuturkan slogan  Antonius: 'Putra Sei Agul Pasti Memperjuangkan Kampung Kelahirannya' cukup disenangi dan  dikagumi masyarakat  karena karya nyatanya mau kerja keras memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Menurut Antonius,Jumat(26/8) penataan ulang LPJU di Sei Agul untuk mendukung  iklim keamanan yang kondusif.Masyarakat akan terbantu antisipasi masalah kriminalitas seperti pencurian, begal, perampokan,geng motor, kecelakaan dan masalah lainnya.(rd)


 .

Share Berita

Samosir,DP News

Fraksi Nasdem DPR RI bersama Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Sumatera Utara mengadakan audiensi secara virtual dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya, pada audiensi ini Anggota DPR RI Martin Manurung bertindak sebagai moderator.

Martin Manurung menjelaskan bahwa tujuan audensi adalah melakukan sinkronisasi permasalahan dan kebutuhan daerah di bidang lingkungan hidup  dan kehutanan dengan program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Repubilk Indonesia (LHK RI). 

Menteri LHK RI didampingi Sekjend dan Para Dirjen di Lingkungan Kementerian LHK, sedangkan dari jajaran DPW Nasdem Sumatera Utara dihadiri Ketua DPW Nasdem Iskandar, ST, dan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, ST didampingi Kepala Bappeda Samosir Rudi SM. Siahaan.

Pada audiensi ini, Bupati Samosir menjelaskan secara rinci terkait permasalahan pengelolaan hutan dan lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Samosir. 

Dikutip dari medsos Pemkab Samosir menyebutkan usulan yang disampaikan antara lain penanganan lahan kritis, pengelolaan dan pengadaan sarana prasarana persampahan, kapal untuk pembersihan enceng gondok di Danau Toba, reforma agraria melalui Program TORA dan Perhutanan Sosial,  serta pemanfaatan kawasan hutan HGU TPL untuk pertanian tanaman hortikultura. 

Demikian halnya Para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah lainnya secara bergiliran menyampaikan usulan masing-masing. 

Menteri LHK Siti Nurbaya secara gamblang menjelaskan kondisi pengelolaan hutan dan lingkungan hidup di Sumatera Utara, kegiatan yang sudah dilakukan dan program yang akan dilakukan ke depan, termasuk berita yang hangat akhir-akhir ini yaitu penutupan TPL dan permasalahan - permasalahan Tanah Ulayat/Adat. 

Menteri LHK juga mempersilakan para Pejabat Eselon 1 di Lingkungan Kementerian LHK untuk menelaah dan menindaklanjuti usulan Para kepala daerah sesuai mekanisme dan aturan yg berlaku. 

Menteri berharap agar aparatur pemerintah daerah pro aktif dalam mengusulkan kebutuhan daerah disesuaikan dengan strategis yang tersedia seperti Reforma Agraria, Sarana Prasarana Persampahan, Penanganan Lahan Kritis, Program Kampung Iklim (PROKLIM ), dan lain-lain.  

Menteri juga berharap agar DPW Nasdem dapat menghimpun usulan daerah untuk disampaikan secara berjenjang sesuai mekanisme yang ada. 

Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang LHK juga akan dimaksimalkan untuk membantu daerah dalam penanganan LHK di daerah masing-masing.(dinaskominfosamosir/rd)

Share Berita

Medan,DP News

Pemko Medan meraih dua penghargaan BKN Award 2021 di dua kategori berbeda. Dimana Pemko Medan menjadi juara kedua atas Capaian Dalam Komitmen Pengawasan dan Pengendalian untuk Pemerintah Kota Tipe A dan menjadi juara kedua juga atas Capaian Dalam Implementasi Penilaian Kinerja untuk Pemerintah Kota Tipe A.

Kedua penghargaan tersebut diserahkan langsung Kepala Kantor Regional VI BKN Medan, Aidu Tauhid kepada Wali Kota Medan, Bobby Nasution di Kantor Wali Kota Medan, Senin (30/8).

"Proses penilaian sudah dilakukan dalam satu tahun, dan kota Medan meraih dua penghargaan untuk dua kategori yang berbeda."kata Aidu Tauhid.

Disamping itu, Aidu juga meminta izin kepada Wali Kota Medan untuk menyelenggarakan ujian tes CPNS dan PPPK di Kota Medan.

"Dalam waktu dekat kami akan menggelar tes kompetensi CPNS dan PPPK guru dan non guru di Kota Medan, karena itu kami meminta izin kepada Bapak Wali Kota Medan untuk menyelenggarakanya di Kota Medan."ujarnya.

Usai menerima kedua penghargaan tersebut, Wali Kota Medan, Bobby Nasuiton didampingi Kepala BKD&PSDM Kota Medan, Zain Noval, menyampaikan terimakasih atas penghargaan yang diberikan BKN kepada Pemko Medan. Penghargaan ini akan menjadi semangat bagi Pemko Medan dalam meningkatkan kinerja kepegawaian.

"Saya ucapkan terimakasi atas penghargaan yang diberikan kepada Pemko Medan, saya dan OPD lainya akan terus meningkatkan kinerja kepegawaian di lingkungan Pemko Medan."kata Bobby Nasution.

Selain itu Bobby Nasution juga menyampaikan masukan kepada BKN untuk dapat memberikan pelatihan kepada aparatur Pemko Medan guna meningkatkan kompetensi di bidang masing-masing.

"Saya berharap semakin banyak pelatihan yang digelar untuk aparatur Pemko Medan untuk menunjang kompetensi ASN kita "harap Bobby Nasution.

Sedangkan terkait dengan penyelenggaran tes CPNS dan PPPK yang akan digelar di Kota Medan, Bobby Nasution mengungkapkan siap mendukung penyelenggaran ujian tersebut sehingga dapat berjalan dengan lancar.

"Untuk ujian SKD CPNS dan PPPK kami akan nendukungnya"ungkapnya.(rd)

Share Berita

 

Medan,DP News

Walikota Medan Bobby Nasution bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono,Gubsu Edy Rahmayadi dan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid tinjau vaksinasi Covid-19 di Dermaga Mako Lantamal I Belawan,Senin (30/8). Kegiatan bertemakan 'Serbuan Vaksin' ini diharapkan dapat mencapai target vaksinasi dan semakin terwujudnya Herd Immunity masyarakat khususnya di Kota Medan.

Turut dihadiri Pangkoarmada I, Pangdam I BB, Kapolda Sumut, Pangkosek Hanudnas III dan Danlantamal I Belawan.

Bobby Nasution mengapresiasi dan mendukung Serbuan Vaksin terhadap masyarakat maritim.

Dalam kegiatan serbuan vaksin terhadap masyarakat Maritim yang bekerja sama dengan Pelindo I ini ditargetkan sebanyak 2.000 masyarakat baik itu nelayan maupun yang tinggal di seputaran Kecamatan Medan Belawan. Setelah divaksin masyarakat mendapatkan bantuan sembako dari TNI Angkatan Laut.

Bantuan ini diserahkan kepada masyarakat secara simbolis oleh KASAL dan Wali Kota Medan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat.(rd)

Share Berita

Jakarta,DP News

Dewas KPK menyatakan Wakil Ketua KPK Lili Pantauli Siregar melakukan pelanggaran kode etik dalam kasus Wali Kota Tanjung Balai M Syahrial. Dewas menilai Lili melakukan kepentingan pribadi dan berhubungan langsung dengan pihak berperkara.

"Mengadili satu menyatakan terperiksa Lili Pintauli Siregar bersalah melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku berupa menyalahgunakan pengaruh selaku pimpinan KPK untuk kepentingan pribadi dan berhubungan langsung dengan pihak yang perkaranya sedang ditangani KPK yang diatur dalam Pasal 4 ayat 2 huruf b dan a, Petaturan Dewan Pengawas Nomor 2 tahun 2020 tentang penegakan kode etik dan pedoman perilaku KPK," kata Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean saat konferensi pers, Senin (30/8).

Tumpak menerangkan Lili juga disanksi berat berupa pemotongan gaji pokok 40 persen selama 12 bulan.

"Menghukum terperiksa dengan sanksi berat berupa pemotongan gaji pokok sebesar 40 persen selama 12 bulan," ungkapnya.

Sebelumnya, laporan terhadap Lili dilayangkan Novel Baswedan beserta mantan Direktur PJKAKI KPK Sujanarko dan penyidik Rizka Anungnata. Menurut Sujanarko, dugaan tersebut bisa membuat KPK jadi hilang kepercayaan kepada publik.

"Kejadian seperti ini membuat KPK sangat terpuruk dan sangat tidak lagi dipercayai publik," ujar Sujanarko melalui keterangan tertulis, Rabu (9/6).

Laporan tersebut dilayangkan pada Selasa (8/6) ke Dewas KPK. Ada dua dugaan pelanggaran etik yang dilaporkan mereka.

Dugaan pelanggaran pertama ialah dugaan Lili menghubungi dan menginformasikan perkembangan penanganan kasus Syahrial. Lili dianggap melanggar prinsip integritas yang ada pada Pasal 4 ayat (2) huruf a Peraturan Dewan Pengawas KPK RI Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.

Kedua, Lili dituding menggunakan posisinya sebagai pimpinan KPK untuk menekan Syahrial untuk menuntaskan urusan kepegawaian adik iparnya, Ruri Prihatini Lubis, di PDAM Tirta Kualo Tanjungbalai. Atas dugaan perbuatan tersebut, Lili diduga melanggar prinsip integritas, yaitu pada Pasal 4 ayat (2) huruf b, Peraturan Dewan Pengawas KPK RI Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.(detikNews.com/rd)


Share Berita


Samosir,DP News

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung (Partai Nasdem) menyerahkan bantuan kepada masyarakat Samosir. Bantuan diserahkan secara simbolis diwakili Ketua DPD dan tenaga Ahli bersama Bupati Samosir diwakili Sekdakab Samosir Jabiat Sagala kepada penerima di Aula Kantor Bupati Samosir, Senin (30/08).

Bantuan diserahkan kepada perwakilan 17 pengurus gereja di Kabupaten Samosir dengan jumlah penerima 610 jemaat dan kepada masyarakat Kecamatan Pangururan yang menjalani isolasi mandiri (Isoman) diterima oleh Camat Pangururan  Bresma Simbolon.

Secara keseluruhan, bantuan berupa sembako yang diserahkan kepada masyarakat Samosir sebanyak 1000 paket.

Bupati Samosir diwakili Sekdakab Samosir Jabiat Sagala, mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung dan seluruh jajaran, tim ahli Martin Manurung kepada masyarakat Kabupaten Samosir.

Sekda menjelaskan Kondisi Covid 19 di Kabupaten Samosir dalam seminggu terakhir sudah mulai landai dan cenderung menurun setelah penerapan intruksi Pusat dan Gubernur melalui intruksi Bupati Samosir Nomor 5 tahun 2021  tentang penerapan PPKM Level 3 (Pembatasan kegiatan Masyarakat).

Menanggapi hal tersebut, Jabiat Sagala mengutarakan bahwa pembelajaran tatap muka bagi anak sekolah, sedang dipersiapkan sesuai intruksi Mendagri dan akan dilakukan ujicoba menunggu hasil evaluasi gugus tugas Covid Samosir tanggal 31 Agustus mendatang.

Lebih lanjut dikatakan, kehadiran dari Martin Manurung Center sebagai wakil rakyat yang memberi hati bagi warga Samosir sangat berguna, sehingga harus disampaikan kepada masyarakat yang betul betul membutuhkan (tepat sasaran). 

Diharapkan, masyarakat dapat melihat sisi baik Martin Manurung dan mendoakannya agar selalu sukses dalam menjalankan amanah dan menyampaikan aspirasi masyarakat.

Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Samosir,  Sarochkel Tamba menyampaikan bahwa Martin Manurung Center bersama Pemkab. Samosir menyepakati bantuan diberikan melalui gereja dan Masyarakat yang menjalani Isoman di Kecamatan Pangururan.

Melalui bantuan ini, diharapkan tokoh-tokoh gereja lebih proaktif mengantisipasi keadaan Covid 19 di Samosir. Tokoh atau penatua gereja diharapkan meningkatkan peran dalam memberikan edukasi, pemahaman kepada jemaat tentang Covid 19, yang mana dampaknya sangat luar biasa terhadap kesehatan, sosial dan ekonomi. Dengan demikian masyarakat akan sadar dan merasa bertanggung jawab mengatasi dan memutus rantai Covid 19.

Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, Samosir terlepas dari Covid 19, tutup Sarochkel Tamba dengan harapan kegiatan sosial atau bantuan dari Martin Manurung tetapi tetap berlanjut.

Wakil Ketua DPRD Samosir, Pantas Marroha Sinaga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Martin Manurung atas usaha dan pemikiran membantu masyarakat Samosir. Anggota DPRD dari Partai Nasdem sangat mendukung pembangunan di Samosir terlebih dalam penanganan Covid 19. Mudah-mudahan bantuan sosial ini dapat membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak langsung Covid 19 terutama yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Phraeses Distrik VII Samosir Rein Justin Gultom mewakili gereja-gereja penerima bantuan menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Martin Manurung atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada jemaat gereja yang ada di Samosir.

Turut hadir, Asisten I Mangihut Sinaga, Asisten II Saul Situmorang, Asisten III Lemen Manurung, Kadis Kesehatan, Kadis Sosial, Kadis Kominfo, Kabag Kesra dan Camat Pangururan. ( ml/ heli - red,)





  

Share Berita

Medan,DP News

Akhirnya,Dinas PU Medan aspal  Jalan Karya Mesjid Gang Jaya Sei Agul, Medan Barat dan mendapat apresiasi dari Antonius Devolis Tumanggor. Melalui perjuangan Anggota DPRD Medan dari Fraksi Nasdem Antonius Devolis Tumanggor  jalan sepanjang 150 Meter itupun sudah mulus,Senin (30/8).

Beberapa waktu lalu,saat Reses, warga Gang Jaya usulkan agar jalan yang menghubungkan dari Jalan Mesjid ke Jalan Setia Baru mengarah ke Jalan Sekip merupakan jalan potong yang bisa untuk menghemat waktu jalan dan sudah mulai rusak serta berlubang.

Jalan Mesjid Gang Jaya pun terlihat sudah mulus usai diaspal Dinas PU Medan dengan mengerahkan sejumlah petugas dan perlengkapan kerjanya.

Warga pun berterima kasih kepada Antonius D Tumanggor dari Fraksi Nasdem DPRD Medan juga kepada Walikota Medan Bobby Afif Nasution dan Kadis PU Zulfansyah diwakili KUPT Medan Barat Warsidi diwakili Wawan.

Menurutnya, sebelum jalan ini diaspal pihaknya meminta bantuan kepada KUPT PU Kota Medan Pak Warsidi untuk membantu menjembatani pengaspalan.

“Membantu daerah kami yang rusak menghubungkan akses tiga jalan yakni Jalan Mesjid, Jalan Setia Baru, dan Jalan menuju Sekip agar dapat diteruskan pengaspalan berhubung selama ini belum dibuat pengaspalan sepanjang 150 meter dan pihak PU sudah datang bersama Bapak Antonius untuk mensurvei dan mengukur jalan tersebut,” ujar Nelson Manurung.

Atas terlaksananya pengaspalan ini memang sangat dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar, khususnya pengguna jalan di sekitar Gang Jaya Kelurahan Sei Agul.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Ketua Komisi I DPRD Medan Rudianto Simangunsong mengatakan penetapan Kepala Lingkungan (Kepling) harus mengacu pada Perda No 9 Tahun 2017 tentang Pedoman Pembentukan Lingkungan, Pengangkatan dan pemberhentian Kepala Lingkungan (Kepling). Lurah dfan camat tidak boleh menonjolkan hak perogatifnya dalam menetapkan calon Kepling, karena hak perogatif warga juga ada yakni mengusulkan calon Kepling mereka.

"Merujuk Perda Nomor 9 Tahun 2017, pengangkatan Kepling bukan karena keinginan atau selera lurah atau camat, harus mengadopsi usulan dan dukungan dari warga. Bukan selera Camat dan Lurah, Kepling kan kerjanya untuk mengurusi warga, jadi wargalah  tahu siapa orang yang diusulkan jadi calon Keplingnya,” kata Rudianto kepada wartawan, Minggu (29/8) menyikapi persoalan munculnya persoalan pengangkatan Kepling di Kelurahan Sidorejo, Medan Tembung.

Politiisi PKS ini menegaskan, pengangkatan Kepling jangan lagi jadi permasalahan karena aturannya sudah jelas di Perda Nomor 9 Tahun 2017, Camat dan Lurah harus merujuk pada peraturan tersebut. Usulan dari warga harus diutamakan, seperti yang tertuang pada  pasal 15 BAB VII butir ke 1 disebutkan: calon Kepling diusulkan lurah kepada camat dengan memperhatikan saran atau pendapat yang berkembang dalam masyarakat setempat.

"Pasal 14, BAB VI butir 2a disebutkan, saat pencalonan, calon Kepling merupakan penduduk setempat yang terdaftar dan bertempat tinggal paling kurang 2 tahun terakhir terhitung sebelu diterimanya berkas pencalonan Kepling oleh lurah yang dibuktikan dengan kartu keluarga dan KTP. Jadi para lurah jangan ada bermain-main dalam pemilihan Kepling, karena aturannya jelas,” terang Rudianto.

Penegasan Rudianto tersebut menyikapi penolakan warga  terhadap Kepling yang bukan penduduk setempat.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Pansus Ranperda tentang Keolahragaan mulai bahas draf yang diajukan Pemko Medan dengan penekanan agar Perda nantinya benar benar diterapkan sehingga tidak sekedar dokumen.

“Kita harapkan Perda ini nantinya benar benar dijalankan, jangan sekedar hiasan. Tetapi harus mendorong peningkatan pembinaan atlet berprestasi,” ujar Ketua Surianto di ruang Banmus DPRD Medan, Senin (30/8).

Rapat pembahasan dipimpin Ketua Pansus Surianto (Butong) didampingi anggota Irwansyah, Wont Cun Sen, David Roni Ganda Sinaga dan Afif Abdillah. Hadir juga Kabid Dinas Pemuda Olahraga Kota Medan Irfan Abdillah didampingi Ismail Marzuki, Ika, Josua Sitompul dan staf lainnya.

Wong Chun Sen menyoroti fasilitas Olahraga di Medan harus menjadi perhatian Pemko Medan.

Ditambahkan Wong Cun Sen asal politisi PDIP itu, melalui pembinaan atlet diharapkan dapat membawa harus nama Kota Medan hingga internasional. Maka untuk itu, dalam pembahasan selanjutnya supaya dilibatkan lembaga lain yang berkaitan olahraga seperti KONI.

Sebelumnya, Irfan Abdillah menyampaikan adapun tujuan diajukan pembuatan Perda untuk memajukan dunia olahraga di Kota Medan. Selama ini karena belum adanya Perda sebagai payung hukum, Pemko Medan sering terkendala melakukan kebijakan terkait olahraga sehingga banyak atlet yang belum terakomodir.

Ditambahkan Irfan Abdillah, selama ini akibat belum adanya Perda, maka Pemko Medan tidak dapat mendapat bantuan. Sehingga menjadi kendala dalam peningkatan atlet berprestasi. 

“Maka Perda sangat penting sebagai dasar melakukan pembinaan. Apalagi pada PON Tahun 2024 nanti sudah dapat mempersiapkan dengan adanya aturan ini,” terang Irfan.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Aksi nekad Julianus yang sehari-hari jadi juru parkir di sekitar lokasi kejadian perampokan, sempat berusaha menghalangi terduga perampok yang akan melarikan diri usai melancarkan aksinya.julianus pun melempar terduga perampok dengan kotak tahu. Akibatnya perampok menembaknya dan peluru mengenai bagian kiri lehernya dan kini dirawat di RS Bhayangkara Jalan Wahid Hasyim.

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Kahiyang Ayu menjenguk Julianus Simanungkalit di Rumah Sakit Bhayangkara Jalan Wahid Hasyim Medan Sabtu (28/8).

Julianus merupakan korban penembakan terduga perampok yang merampok toko emas di Pasar Simpang Limun Medan beberapa waktu lalu.

Bobby Nasution tampak hadir bersama istrinya Kahiyang Ayu. Tampak hadir juga Kapolrestabes Kota Medan Kombes Pol Riko Sunarko.Selama kunjungan di Rumah Sakit Bhayangkara tersebut, Bobby Nasution didampingi kepala Rumah Sakit Bhayangkara AKBP Nelson.

Bobby tampak berdialog dengan Julianus dan keluarganya. Bobby juga berterima kasih kepada Julianus dan bersimpati karena Julianus dianggap berani berusaha menggagalkan aksi perampokan tersebut.

"Tetap semangat, dan kami doakan agar Bapak Julianus cepat sehat. Kami juga mengucapkan terima kasih karena keberanian bapak yang berusaha mencegah perampokan tersebut," kata Bobby kepada Julianus sembari memberikan santunan untuk meringankan beban keluarga.

Saat ini kondisi Julianus cukup stabil setelah mendapatkan perawatan berupa pembedahan.Hal itu dibenarkan dr Sunjik Singh, ahli forensik yang turut melakukan autopsi bagian luar kepada Julianus. "Kondisi bapak Julianus saat ini dalam keadaan sadar dan cukup stabil. Kami sudah autopsi luar, dan dokter bedah telah melakukan operasi," katanya.

Pihak keluarga Julianus Simanungkalit juga tidak perlu merisaukan biaya perawatan. Karena seluruh biaya perawatan telah digratiskan oleh pihak Rumah Sakit Bhayangkara tingkat 2 Kota Medan.

Hal itu dibenarkan oleh kepala Rumah Sakit Bhayangkara tingkat 2 Kota Medan AKBP Nelson.Pasien sempat ditolak oleh dua rumah sakit karena tidak ada ahli bedah yang mampu menangani. Akhirnya pasien atas nama bapak Julianus dirawat di sini dan sudah dilakukan tindakan operasi. Dan kami tegaskan bahwa pasien tidak dikutip biaya sepeserpun," kata AKBP Nelson.

Sekadar mengingatkan, Julianus yang sehari-hari jadi juru parkir di sekitar lokasi kejadian perampokan, sempat berusaha menghalangi terduga perampok yang akan melarikan diri usai melancarkan aksinya.

Melihat itu, Julianus melempar terduga perampok dengan kotak tahu. Akibatnya perampok menembaknya dan peluru mengenai bagian kiri lehernya.(rd)
Share Berita

Medan,DP News

Peduli terhadap kondisi masyarakat kota Medan yang terdampak pandemi Covid-19 dan PPKM Darurat dan Level 4, Komunitas Satu Hati, PP Sumut dan Wartawan Unit DPRD Medan melaksanakan kegiatan penyemprotan cairan Eco Enzym di lima kecamatan yang masuk pada zona merah Covid-19, yakni Medan Johor,Medan Selayang,Medan Sunggal,Medan Helvetia dan Medan Tuntungan, Sabtu (28/8) dimulai dari pukul 20.00 WIB sampai selesai.

Pelaksanaan penyemprotan tersebut dilepas Ketua PP Sumut, Kodrat Shah, bersama pengurus Pemuda Pancasila se Kota Medan, Komunitas Satu Hati, Aking dan Ketua Koordinator Wartawan Unit DPRD Medan, Said Ilham Assegaf,SH.

Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Kodrat Shah Sabtu (28/08/21) disela acara pemberangkatan penyemprotan Eco Enzym (Disinfektan) dihalaman rumahnya mengatakan penyemprotan disinfektan tersebut sudah yang kedua kalinya. 

Kegiatan ini akan terus dilakukan setiap minggu. Dengan tujuan agar pandemi Covid 19 bisa hilang di Sumatera Utara. 

"Kita juga memberikan 1100 paket sembako untuk masyarakat yang terdampak pandemik" terang Kodrat Shah yang juga Ketua Dewan Pembina Komunitas Satu Hati.

Lanjutnya lagi, Kita juga memberikan paket sembako dengan tujuan membantu masyarakat yang terdampak di masa pandemik ini.

"Pemberian paket sembako ini juga, untuk menggugah masyarakat yang memiliki pendapatan yang cukup besar. Agar bisa berbagi kepada  masyarakat yang terdampak saat ini" terangnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Umum Satu Hati Sartjipto King. Dikatakannya, kegiatan penyemprotan Disinfektan (Eco Enzym) dan pemberian paket sembako ini dilaksanakan berkat kerjasama dengan beberapa pihak. Diantaranya, Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Eco Enzym, PT. Pasifik Limbah Industri (PLI),Palang Merah Indonesia (PMI), Kordinator Wartawan DPRD Medan dan PDAM Tirtanadi. 

Diutarakannya, kegiatan hari ini dilaksanakan penyemprotan dan pemberian paket sembako didaerah zona merah Covid-19. Seperti,Medan Sunggal, Medan Johor, Medan Helvetia, Medan Tuntungan Dan Medan Selayang. 

"Semua ini terlaksana dengan baik dan sukses berkat ada dukungan semua pihak dan para donatur yang percaya pada Komunitas Satu Hati," ungkapnya.

Ketua Kordinator Wartawan DPRD Medan, Said Ilham Assegaf,SH didampingi para pengurus menjelaskan, adanya kegiatan penyemprotan yang kedua kalinya ini sungguh sangat membantu sekali bagi pemerintah dalam upaya menghilangkan Covid-19. Apalagi kegiatan memberikan bantuan Paket Sembako kemasyarakat terdampak pada Covid-19. 

"Karena kita tahu, saat ini masyarakat sangat membutuhkan sembako. Karena dampak pandemi ini luar biasa baik bagi kesehatan maupun ekonomi" terangnya.

Sementara itu, terpisah Direktur Utama PDAM Tirtanadi, Kabir Bedi mengatakan berterima kasih kepada gerakan Satu Hati, Pemuda Pancasila Sumatera Utara dan Kordinator wartawan DPRD Medan. Karena telah melibatkan PDAM Tirtanadi dalam Bakti Sosial pencegahan penyebaran Covid-19 di kota Medan. 

Menurutnya,kegiatan ini, merupakan perbuatan yang mulia. PDAM tirtanadi akan siap membantu program-program kerja membantu masyarakat. Apalagi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Diharapkan, apa yang dibuat ini, secara bersama-sama dapat menghilangkan Covid-19 di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara terlebih kota Medan. Agar  dapat terwujud 'Sumut Bermartabat' dan Medan Berkolaborasi bisa tercapai," harap Direktur Utama Kabir Bedi didampingi Direksi Fauzan Nasution. (Rd)

Share Berita

Medan,DP News

Puluhan  Wartawan yang tergabung di Koordinator Wartawan Unit DPRD Kota Medan dibawah pimpinan Said Ilham Asegaf peduli pandemi Covid-19, melakukan kegiatan sosial dengan menyemprotkan cairan disenfektan jenis Eko Enzyim di Medan Sunggal dan Medan Helvetia,Sabtu (28/8) malam dimulai dari pukul 20.00 WIB sampai selesai.

Penyemprotan dilakukan di daerah zona merah dengan menggunakan 2 mobil pickup, mesin kompresor dan 2 drum isi 1000 liter disenfektan eco enzyim.

Pembagian Sembako

Selain melakukan penyemprotan cairan Disenfektan Eko Enzyim, Koordinator Unit DPRD Kota Medan ini bersama Komunitas Satu Hati memberikan bantuan sembako kepada warga masyarakat di Kecamatan Medan Sunggal sebanyak 100 sembako.

Adapun warga penerima bantuan tersebut yakni warga isoman dan warga kurang mampu yang terdampak PPKM Darurat dan Level 4 terutama di Jalan Pasar 5.

Ketua Kordinator Wartawan Unit DPRD Kota Medan, Said Ilham Assegaf,SH didampingi Sekretaris, Horas Pasaribu, Bendahara, Irwan Manalu, dan pengurus lainnya seperti Amsari, Bambang Siregar, Siti, Susilo, Alian Siregar, Amsal, Isvan dan Harri Silaen mengatakan, pembagian 100 paket sembako ke warga isoman dan terdampak PPKM level 4 di kecamatan Sunggal dan Helvetia ini merupakan bentuk kepedulian kami bersama komunitas satu hati,"ujarnya.

Katanya lagi, dengan penyemprotan Eko Enzym ini sebenarnya dilakukan di 5 kecamatan yang termasuk zona merah penyebaran Covid-19 di kota Medan yakni Kecamatan Helvetia, Sunggal, Selayang, Tuntungan dan Johor, namun untuk malam ini kami hanya melakukan penyemprotan di 2 kecamatan saja yakni Helvetia dan Sunggal dengan tujuan sebagai upaya pencegahan penyebaran covid 19 di Kota Medan.

"Mudah-mudahan dengan penyemprotan Eko Enzym penyebaran Covid-19 di Kota Medan dapat berkurang dan Covid berangsur hilang di kota Medan,"sebut said.

Said yg juga jurnalis Inews tv  itu mengucapkan terima kasi kepada ketua DPRD kota Medan Hasyim,SE dan fraksi DPRD Medan yang sudah mensuport kegiatan yang mereka lakukan.

Aksi penyemprotan disinfektan jenis eco enzym ini merupakan keduakalinya bersama Komunitas Satu Hati Minggu lalu penyemprotan di kawasan Utara Kota Medan.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Pandemi Covid-19 sudah berlangsung selama dua tahun dan berimbas ke berbagai sektor salah satunya sektor industri kreatif di bidang musik,tidak terkecuali profesi musisi. 

Tidak adanya pertunjukan offline serta pembatasan-pembatasan dalam beraktivitas sedikit banyak berpengaruh terhadap aktivitas musisi.

Hal ini tentu saja berpengaruh terhadap sulitnya pemenuhan kebutuhan hidup keluarga mereka, akibat kehilangan mata pencaharian utama.

Kondisi ini turut menjadi perhatian pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Medan, didasari diskusi dengan sejumlah kelompok musisi lokal Kota Medan yang selama ini sering tampil di panggung cafe atau pertunjukan lain.

"Mereka curhat, mengadukan ke kami soal kondisi ekonomi keluarga yang terimbas pandemi Covid-19 ini. Pada dasarnya mereka kesulitan karena sudah sangat terbatasnya kesempatan tampil di panggung-panggung, padahal itu mata pencaharian utama mereka," ungkap Ketua SMSI Kota Medan Bobby O Zulkarnain didampingi Sekretaris Budi Dharma kepada media,Sabtu(28/08)

Atas kondisi tersebut, kata Bobby, pihaknya terpanggil untuk membantu. Bentuknya dengan memfasilitasi kegiatan mengamen di persimpangan Jalan Raden Saleh depan Aston yang rencananya dimulai,Rabu nanti.

Budi Dharma yang juga Ketua Panggung Musisi Medan menambahkan, kegiatan tersebut tetap akan mematuhi protokol kesehatan dan aturan lain yang berlaku.

"Tentunya kami akan berkoordinasi dengan aparat terkait seperti dengan Polrestabes Medan, dengan melayangkan surat resmi untuk perizinannya. Kami meyakini kegiatan ini akan berjalan tertib dan tidak akan mengganggu masyarakat terutama pengguna jalan," katanya.

Selain itu, dengan dukungan media-media anggota SMSI, dia berharap akan memberitakan citra baik kegiatan ini seraya memotivasi para musisi bahwa mereka masih punya tempat untuk berkarya.

Baik Bobby maupun Budi sama berharap, pandemi ini segera berlalu sehingga kita semua bisa kembali beraktivitas dengan normal. (rel/rd)

Share Berita

Medan,DP News

Aparat kepolisian merupakan salah satu petugas yang rentan tertularnya Covid-19 sebab mereka dengan pihak terkait menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan himbaun - himbuan dari pemerintah pusat untuk warga masyarakat, dan merupakan pengemban tugas sebagai pelayan masyarakat, sehingga tidak dipungkiri tugasnya selalu mobile kemana - mana dan tidak diam di rumah.

Dengan tugas yang penuh resiko tersebut, dan untuk mengantisipasi hal - hal yang tidak diinginkan, pihak Polsek Medan Helvetia melaksanakan test swab terhadap seluruh anggotanya baik Polri, ASN maupun PHL yang bekerjasama dengan Puskesmas Medan Helvetia.

"Hari ini ada sekitar 100 lebih termasuk Polri dan ASN maupun PHL yang akan melaksanakan pemeriksaan swab Antigen,"ungkap Kapolsek Medan Helvetia Pardamean Hutahaean,SH,SIK,MH,Sabtu(28/8).

Test swab antigen ini dilakukan untuk mendeteksi penyebaran Covid-19 dan mengantisipasi secara dini penyebaran virus corona terhadap anggota Polri, ASN maupun PHL di lingkungan Polsek Medan Helvetia yang dilaksanakan di Pendopo Wicaksana Laghawa Polsek Medan Helvetia,ujarnya

Tentunya harapan kami dengan diadakannya swab test kepada personil Polsek Medan Helvetia ini, penyebaran covid 19 dapat segera terdeteksi, dan apabila ada anggota Polri mau pun ASN atau PHL yang reaktif covid 19 dapat segera kami ambil langkah - langkah penanganan sesuai Prokes covid 19 yang berlaku".katanya

Dari hasil pemeriksaan swab yang kami lakasanakan ini, ada salah satu anggota yang reaktif covid 19.Beberapa hari ini, yang bersangkutan mengalami flu dan batuk, sehingga saat test swab ini dilaksanakan hasilnya reaktif.Kami sudah berkoordinasi dengan Nakes Puskesmas Helvetia untuk penanganan selanjutnya.

Disarankan melakukan PCR ke Rumah Sakit Bunda Thamrin, dan sudah dilaksanakan namun hasilnya tinggal menunggu.Dan kepada anggota kami tersebut, saat ini asupan vitamin dan obat - obatan sudah kami berikan",ungkap Kapolsek

Kapolsek Medan Helvetia mengucapkan terima kasih dr.Zulhairi sebagai Kapus dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Medan Helvetia atas kerja samanya.

Harapan kami ke depannya bisa kembali bekerjasama untuk swab test terhadap para tahanan yang berada di Polsek Medan Helvetia"ujar Pardamean mengakhiri.( T. S )

Share Berita

Medan,DP News

Walikota Medan Bobby Nasution memimpin rapat sinkronisasi data vaksinasi covid-19 yang dimiliki Pemko Medan, TNI dan Polri, di Posko Gugus Tugas Covid-19, Jumat (27/8).

Sinkronasi data ini menurut Bobby Nasution sangat penting dilakukan sehingga diketahui sudah berapa banyak masyarakat kota Medan yang melakukan vaksinasi.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Agus Setiandar, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, Kapolresta Pelabuhan Belawan, AKBP, R. Dayan, Plt Asisten Pemerintahan dan Sosial, M. Sofyan dan Plt Kadis Kesehatan Kota Medan, Mardohar.

Dalam rapat tersebut Bobby Nasution mengatakan data vaksinasi dan masyarakat yang sudah divaksin harus di sinkronkan sehingga diketahui cakupan vaksinasi yang telah dilakukan termasuk target vaksinasi yang harus dicapai setiap harinya.

Dari data yang ada, Bobby Nasution menyebutkan jumlah vaksinasi yang diterima Dinas Kesehatan Kota Medan (sinovac&Moderna) sebanyak 742.950 dosis. Sementara itu jumlah vaksinasi yang sudah di distribusikan ke fasilitas kesehatan (sinovac & moderna) sebanyak 742.544 dan jumlah masyarakat yang sudah divaksin baik itu dosis satu dan dosis dua dari data yang dimiliki Pemko Medan sebanyak 17,94%.

"Data ini merupakan yang masuk ke Pemko Medan, diluar data dari TNI dan Polri"kata Bobby Nasution.

Sedangkan data yang berasal dari KPC PEN, Bobby Nasution menyebutkan sebanyak 28.73% masyarakat kota Medan yang sudah menerima vaksinasi baik itu dosis pertama maupun dosis kedua.

"Jadi data yang dari KPC PEN sudah 28% lebih masyarakat Kota Medan yang sudah divaksin dosis satu dan dosis dua.Itu merupakan data dari faskes Pemko Medan maupun yang dimiliki TNI dan Polri."sebut Bobby Nasution.

Disamping itu untuk mengoptimalkan program vaksinasi ini, rencananya Bobby Nasution juga akan melakukan vaksinasi secara kewilayahan. Artinya vaksinasi akan dilakukan secara serentak di setiap Kelurahan dengan tujuan agar vaksinasi berjalan lebih efektif.

"Kita ingin vaksinasi dilakukan serentak di setiap kelurahan, dan masing-masing Kelurahan harus mencari tempat yang tepat untuk menampung masyarakat yang akan divaksin."ujarnya.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Ketua TP-PKK Medan, Kahiyang Ayu Bobby Nasution serahkan kunci rumah baru kepada korban kebakaran di Jalan Young Panah Hijau, Gang Makmur I, Kelurahan Labuhan Deli, Lingkungan VII,Medan Marelan, Jumat (27/8).

Penyerahan kunci rumah ditandai pengguntingan pita sekaligus peninjauan ke dalam rumah tersebut.Rumah baru sederhana untuk tiga korban kebakaran di Kelurahan Labuhan Deli ini merupakan hasil donasi yang dihimpun Komunitas Sedekah Jumat dan bantuan dari BPBD Medan.

Usai penyerahan kunci dan peninjauan rumah tersebut,  Kahiyang Ayu juga menyerahkan bantuan sembako untuk warga sekitar.

Bencana kebakaran itu terjadi pada 25 Mei lalu, sekitar pukul 10.30 WIB. Api membakar tiga rumah masing-masing milik Irwan, Wahyu, dan Elin  yang sehari-hari mencari nafkah sebagai nelayan. Api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik.

Irwan, salah seorang warga korban kebakaran mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan rumah tersebut. Kini dia dan keluarganya kembali memiliki tempat berlindung yang nyaman.(rd)

Share Berita

Samosir,DP News

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, ST didampingi oleh Kepala Bappeda Samosir Rudi SM. Siahaan, melakukan Audiensi kepada Menteri PPN/Bappenas RI di Jakarta yang diterima oleh Deputi Bidang Sarana Prasarana  Bappenas (Ir. Josaphat Rizal Primana, MSc ), Dr. Ir. Budi Hidayat, M. Eng. Sc, dan Ir. Didik Darmanto, Perencana Ahli Utama Bappenas RI. Jumat (27/8).

Pada kesempatan audiensi ini Bupati Samosir menyampaikan berbagai Program dan Usulan Strategis sebagai Bagian dari DPSP Danau Toba, dimana usulan program dimaksud sudah disinkronkan dengan dokumen Integated Tourism Master Plan (ITMP), Prioritas Nasional dan Program Prioritas Bupati/Wakil Bupati Samosir untuk Tahun 2022-2024.

Adapun usulan-usulan yang disampaikan Bupati Samosir diantaranya, Penanganan Jalan Strategis Nasional, Jalan By Pass Pangururan dan Tomok, Waterfront, Peningkatan Sarana Prasarana Desa Wisata, Penataan Kawasan Permukiman Kumuh, Drainase, Penyediaan Air Baku, Pengelolaan Sumber Daya Air, Penyediaan Rusun, Rusus, BSPS, Pembangunan Pusat Pasar UMKM, Gedung Kantor Dinas Kominfo, Pengembangan Tanaman Hortikultura dan Alsintan.

Bupati Samosir juga menginformasikan bahwa usulan program dimaksud juga sudah disampaikan kepada kementerian terkait sehingga dimohonkan dukungan dari Bappenas dalam mengendalikan dan mengawal usulan dimaksud. 

Bupati juga memohon agar kiranya Alokasi DAK Fisik Tahun 2022 secara Khusus DAK Penugasan yg sudah diinput melalui Aplikasi DAK Krisna dan Dana Insentif Daerah (DID) Tahun 2022 dapat dialokasikan lebih besar, mengingat Keterbatasan Kemampuan Keuangan Daerah Samosir.

Menyahuti kunjungan dan permohonan Bupati Samosir, Ir. Josaphat Rizal (Deputi Bidang Sarpras Bappenas) mengapresiasi upaya Bupati Samosir terutama momentum ditetapkannya Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP). Josaphat berjanji akan mengawal dan menugaskan Tim untuk mengkaji serta mengkoordinasikan permohonan Bupati Samosir dimaksud dengan Kementerian terkait dan akan mengoptimalkan alokasi DAK Fisik dan DID ke Kabupaten Samosir sesuai mekanisme yang ada dan kemampuan Keuangan Negara. Program Hibah Jalan Daerah merupakan salah satu solusi dalam rangka penuntasan infrastruktur jalan di daerah.( ml/ heli- red)

Share Berita

Medan, DP News

Direktorat Resnarkoba Polda Sumatera Utara kembali meringkus seorang pria yang diduga pengedar sabu-sabu di Jalan Besar Tembung Desa Bandar Khalipa Kecamatan Percut Sei Tuan,Kabupaten Deli Serdang.Dari pelaku berinisial MNN(24), petugas menyita sabu-sabu seberat 800 Gram. 

Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Hadi Wahyudi menyebutkan, pelaku merupakan warga Medan Tembung, ditangkap atas laporan masyarakat. "Awalnya tim mendapatkan informasi kalau ada seorang pria yang ingin mengantar sabu-sabu,"katanya, Jumat (27/8). 

Atas laporan itu, personil Ditresnarkoba Poldasu langsung melakukan penyelidikan.Kita mendapatkan informasi kalau tersangka sedang mengendarai sepeda motor menuju luar kota ucapnya. 

Setelah itu, petugas melakukan penangkapan terhadap N. "Setelah digeledah ditemukan 6 bungkus plastik warna putih tembus pandang berisikan sabu-sabu," jelas Hadi. 

Kemudian diinterogasi, sehingga pelaku mengaku kalau masih ada lagi sabu-sabu yang disimpan di rumahnya. "Kita cek ke rumahnya ditemukan 11 bungkus plastik berisi sabu-sabu di dalam mesin cuci," ujar dia. 

Menurut pengakuan pelaku, rencananya sabu-sabu itu mau diantar kepada seorang pria. "Masih kita lidik dan kita kembangkan lagi," akunya. 

Hadi menyebutkan kalau jumlah sabu-sabu yang disita dari pelaku sebanyak 800 Gram. "Selain sabu ada juga sepeda motor dan handphone yang kita sita" tambahnya.( T. S )

Share Berita

Medan,DP News

Untuk kedua kalinya, Komunitas Satu Hati bersama DPW Pemuda Pancasila dan Koordinator Wartawan DPRD Medan akan melakukan penyemprotan eco enzym di 5 kecamatan zona merah.Kolaborasi ketiga pihak bersinergi ini akan dilakukan,Sabtu(28) besok untuk meretas penularan pandemiCovid-19.

Sebelumnya,Wartawan Unit DPRD Medan yang dikomandoi langsung Said Ilham Assegaf  bersama Komunitas Satu Hati, Sabtu lalu sudah melakukan penyemprotan eco enzym di wilayah Medan Utara.Tidak tanggung tanggung Bambang Sri Kurniawan,Irwan Manalu,Hasrat Sembiring,Susilo,Ari dan lainnya langsung pegang selang semprot eco enzym dari atas pick up sampai basah basahan saat menelusuri kawasan Utara Kota Medan.

Dalam rapat persiapan,Jumat(27/8) Koordinator Wartawan DPRD Medan Said Ilham Assegaf menyambut baik kegiatan sosial tersebut.Sebab selain penyemprotan eco enzym di Medan Helvetia,Medan Sunggal,Medan Selayang,Medan Tuntungan dan Medan Johor juga akan dibagikan sembako kepada warga yang terkena Isoman Covid-19.

Said didampingi Sekretaris Horas Pasaribu berharap aksi penyemprotan eco enzym ini bisa mendukung program Walikota Medan M Bobby Nasution untuk menurunkan pandemi Covid -19 di kecamatan zona merah dan secara umum Kota Medan.

Tetap diingatkan kepada para wartawan yang akan mengikuti kegiatan sosial ini mematuhi Prokes.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Pendampingan terhadap anak-anak yang orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19 merupakan upaya promotif dan preventif psikososial guna mewujudkan kepentingan terbaik bagi anak tersebut di masa mendatang.


Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Dinas P3APM Kota Medan ini dibuka Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Kadis P3APM Khairunisa Mozasa, Jumat (27/8). Turut hadir Kadis P3A Provinsi Sumut diwakili Kabid Pemenuhan Hak Anak Dra Marhamah, Psikolog Anak sekaligus narasumber Maryono, Plt Kabid Pemenuhan Hak Anak, Torang Halomoan Siregar dan Forum Anak Kota Medan.

Selain melakukan pendampingan dan pemulihan , pertemuan ini juga diisi dengan pemberian sembako dan tali kasih kepada anak-anak yang orang tuanya meninggal dunia khususnya yang ada di Kecamatan Medan Johor.

Dikatakan Khairunisa Mozasa, ditengah pandemi Covid-19,anak-anak merupakan salah satu kelompok rentan terdampak. Selain menghadapi masalah pendidikan, kesehatan, pangan anak- anak juga mengalami dampak psikis dan fisik, terutama terhadap anak yang mengalami kehilangan pengasuhan yang layak oleh orang tua atau pengasuh utamanya.

"Dengan melibatkan psikolog dan Forum Anak Kota Medan, Dinas P3APM Kota Medan bersama Dinas P3A Provinsi Sumut melakukan pendampingan dan pemulihan terhadap anak-anak yang orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19. Pendampingan ini diharapkan nantinya akan berdampak pada pertumbuhan, perkembangan dan peningkatan partisipasi anak di masa depan,"ujar Khairunnisa.

Sementara itu Kabid Pemenuhan Hak Anak Dra Marhamah Dinas P3A Provinsi Sumut mengungkapkan kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk melindungi anak-anak yang orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19 agar masa depannya lebih cerah.(rd)

Share Berita

Asahan,DP News

Bupati Asahan H. Surya, BSc dan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, MSi didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, H. Rahmat Hidayat Siregar,S.Sos, MSi, menerima audiensi Polisi Wanita (Polwan) Polres Asahan. Acara digelar di ruang kerja Bupati, Jum'at (27/8).

Iptu Erika Tumanggor mewakili Polwan Polres Asahan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan dan Wakil Bupati Asahan karena telah menerima kami dalam pertemuan audiensi.

Erika mengatakan tujuan dari audiensi ini adalah mengharapkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Asahan pada saat Hari Ulang Tahun Polwan ke-73 yang jatuh pada tanggal 01 September 2021 dan akan dilaksanakan di Aula Polres Asahan.

Menanggapi hal tersebut Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan akan mendukung dan berpartisipasi pada Hari Ulang Tahun Polwan ke-73 ini.

Bupati Asahan berharap, pada Hari Ulang Tahun Polwan yang ke 73 tahun ini, Polwan dapat memberikan kontribusi yang lebih baik lagi di Kepolisian Republik Indonesia terkhusus di Kepolisian Resor Asahan.

"Peran Polwan juga sangat penting dalam dunia kepolisian, dimana saat ini, pelaku kriminal bukan hanya dari lelaki saja, tetapi ada juga dari wanita yang menjadi pelaku kriminal tersebut, jadi peran Polwan juga penting dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, perlindungan, pengayoman serta pelayanan masyarakat," ucap Bupati.

Harapan serupa juga disampaikan oleh Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, MSi kepada para Polwan yang beraudiensi pada pagi hari ini

Wakil Bupati Asahan berharap Polwan dapat mendukung tugas Polri, serta meningkatkan citra Polri di masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Asahan.(ZN)

Share Berita

Medan,DP News

Kekosongan 5 pejabat eselon II di Pemko Medan mendapat perhatian serius dari Ketua Komisi I DPRD Medan Suryanto Simangunsong.

Suryanto mendorong Walikota Medan M Bobby Nasution segera mengangkat pimpinan defenitif OPD yang kosong hampir setahun terakhir.

"Kekosongan beberapa jabatan eselon II di Pemkot Medan dalam pandangan kami baru dapat dilakukan jangka waktu enam bulan atau mendapat persetujuan tertulis dari menteri," ujar Ketua Komisi I DPRD Kota Medan Rudiyanto Simangunsong, di Medan, Kamis (27/8). 

Menurut dia, hal tersebut sesuai Undang-Undang No.10/2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No.1/2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No.1/2014 teritang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

Ia juga mengingatkan bahwa tanggal pelantikan pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan periode 2021-2024 pada Jumat, 26 Februari 2021.

"Kami pikir Wali Kota berusaha memberikan yang terbaik, dengan menempatkan pembantunya di pejabat eselon II memiliki kapasitas mumpuni dan mengikuti gerak cepatnya," ujar dia.

Hingga saat ini, telah hampir setahun lebih, sedikitnya lima jabatan eselon II masih kosong dan dijabat pelaksana tugas, diantaranya kepala dinas, inspektur, dan sekretaris dewan.

"Tentunya tugas pokok dan fungsi kami, sebagai anggota DPRD Medan melakukan evaluasi tentang kemampuan pejabat eselon II dalam merealisasikan program Wali Kota," kata Rudiyanto.

Tanggapan ini menyusul masih kosongnya Kadis PMPTSP, Kadispora,Kepala Inspektorat,Asisten Tata Pemerintahan dan Sekwan DPRD Medan.Sudah hampir setahun lebih hanya sebatas Plt Kadis.

Informasi terakhir diperoleh,bulan September bakal ada pelantikan pejabat yang kosong menyusul sudah genap 6 bulan Bobby-Aulia dilantik sebagai walikota kota dan wakil walikota.

Kepala BKD & SDM Medan Noval yang coba dihubungi belum mau berkomentar.(rd)

Share Berita

Medan,DP News    

Guna mewaspadai tindak kejahatan di wilayahnya,Kamis (26/08) siang,Panit 1 Reskrim Ipda Fandi.SH bersama anggotanya menggelar patroli dan sambangi beberapa toko emas yang berada di wilayah Helvetia.

Patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi kejahatan konvensional seperti Curas (pencurian dengan kekerasaan) dan Curat (pencurian dengan pemberatan) di wilayah Kecamatan Medan Helvetia

"Kegiatan patroli dan sambang kamtibmas untuk antisipasi kriminal di toko - toko emas agar situasi aman dan kondusif".ujarnya.

Kegiatan ini juga untuk menyampaikan himbaun Kamtibmas dan terkait dengan Prokes 5M kepada pemilik, karyawan dan pembeli agar selalu waspada guna mengantisipasi terjadinya tindak pidana".pungkas Fandi

Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean.SH.SIK.MH, mengungkapkan bahwa Polri berharap sinergitas dengan pihak di toko emas dapat terjalin dengan baik dan segala informasi dapat segera di sampaikan agar segera dapat ditindak lanjuti, sehingga bisa mencegah aksi kejahatan".terangnya. ( T. S )

Share Berita

Medan,DP News

Dekranasda Medan menggelar pembinaan pengembangan fashion brand bagi pengrajin lokal,Rabu (25/8). Pembinaan secara virtual dihadiri langsung Ketua Dekranasda Medan Ny Kahiyang Ayu Bobby Nasution dari Rumah Dinas Wali Kota Medan.

Melalui kegiatan Pembinaan pengembangan fashion brand ini, produk hasil karya para pengrajin lokal Kota Medan dapat semakin dikenal tidak hanya di Sumatera Utara tetapi tingkat nasional maupun internasional. 

Kegiatan ini menghadirkan desainer terkenal Mel Ahyar dan Arie Panca Gunarto yang bergerak di bidang fashion maupun promosi. Selain itu hadir juga Yuni Pohan Ketua APPI Sumut.

Kegiatan ini diikuti sejumlah pengrajin binaan Dekranasda Kota Medan.

Para pembicara memberikan kiat dan strategi khusus bagi pengrajin agar produknya dapat berkembang dan dikenal oleh pasar yang lebih besar.

Kahiyang Ayu mengatakan kegiatan ini dapat menambah pengetahuan para pengrajin lokal.

Untuk itu Kahiyang berharap produk-produk hasil karya para pengrajin dapat semakin dikenal dan mampu menembus pasar yang lebih besar.

"Saya berharap melalui kegiatan ini pengrajin lokal produknya dapat semakin dikenal. Apalagi di tengah Pandemi Covid-19 yang masih melanda. Selain itu para pengrajin juga bisa naik kelas dengan peningkatan mutu dan kualitas produk yang layak jual dan layak saing dengan hasil produk dari daerah lainnya," kata Kahiyang.

Menurut Ny Kahiyang Ayu, kegiatan pembinaan pengembangan fashion brand ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan agar dapat memahami dan mengetahui berbagai hal termasuk cara, upaya dan teknik dalam meningkatkan mutu produk sekaligus yang mampu menjangkau pasar yang luas.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Pemko Medan dan pihak PT XL Axiata sepakat vaksinasi Covid-19 dipusatkan per lingkungan.Chief of  Corporate PT XL Axiata, Marwan O Baasir pun menerima masukan dan saran Walau kita Medan M Bobby Nasution. 

Dia mengatakan, pihaknya akan memperhatikan jumlah pasokan vaksin. Marwan mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini tidak akan mengganggu suplay vaksin untuk Kota Medan.Di samping itu, selain itu dia pun menyepakati  vaksinasi dilakukan di tingkat lingkungan.    

"Saran Wali Kota kita sambut baik. Kita sanggup untuk 500 dosis per hari di tingkat lingkungan," ungkapnya.

Vaksinasi dijadwalkan mulai 1 September sampai Oktober mendatang. 

Hal ini mengemuka saat Bobby Nasution menerima audiensi Chief of  Corporate PT XL Axiata, Marwan O Baasir dan segenap majemen perusahaan, Rabu (25/8) petang secara virtual. Dalam pertemuan yang turut dihadiri Dirut RSUP H. Adam Malik, dr. Zainal Safri itu, pihak PT XL Axiata menyampaikan keinginan bekerja sama dengan Pemko Medan dalam melaksanakan program Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit di Kota Medan.

Di awal pertemuan itu Bobby Nasution  menyebutkan, bahwa target vaksinasi Pemko Medan sebanyak 1,9 juta jiwa. Dari target itu, sebanyak 23 persen sudah tercapai untuk dosis pertama dan 15 sampai 16 persen untuk dosis kedua.

"Yang menjadi kendala bagi kami adalah jumlah vaksin yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Target faskes-faskes di Medan sebanyak 16.000 dosis per hari. Itu di luar vaksinasi yang dilakukan TNI/Polri, BUMN yang rata per hari bisa 5.000 dosis. Kalau vaksinnya ada, sebenarnya kita bisa mencapai 20 sampai 25 ribu per hari. Keterbatasan jumlah vaksinlah menjadi kendala utama," papar Bobby Nasution.

Saat ini, lanjut Bobby Nasution, Pemko Medan ingin lebih mengutamakan penyuntikan vaksin di tingkat wilayah paling kecil, yakni lingkungan. Dengan demikian, vaksinasi terjadi di banyak titik lokasi dan dapat mencegah terjadinya penumpukan massa atau kerumunan.

Dalam pertemuan itu, Bobby Nasution juga menyarankan, agar vaksinasi yang akan digelar ini menargetkan 500 dosis per hari selama dua bulan bergiliran di lingkungan-lingkungan yang jumlah warga yang divaksinnya dinilai masih rendah. Target 500 dosis ini di luar target faskes di wilayah bersangkutan yang berjumlah 200 dosis.

Senada dengan Bobby Nasution, Dirut RSUP H. Adam Malik, dr. Zainal Safri juga menilai pasokan vaksin yang minim merupakan kendala dalam percepatan vaksinasi. Karena itu, dia mengharapkan kerja sama ini dapat juga dapat menambah dosis vaksin yang disuntik setiap harinya.(Rd)

Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.