Notification

×

Iklan

Iklan




Romy Van Boy Desak Dishub Tanggap Terhadap Keluhan LPJU

31 Agustus 2026

 

Medan, DP News 

Anggota DPRD Kota Medan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Rommy Van Boy soroti sejumlah persoalan yang disampaikan masyarakat dalam pelaksanaan reses. Aspirasi tersebut mencakup persoalan administrasi, infrastruktur, penerangan lampu jalan umum (LPJU), pepohonan yang berpotensi membahayakan warga, hingga lambannya respons sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).


Rommy menyampaikan hal tersebut seusai mengikuti Rapat Paripurna Laporan Pelaksanaan Reses VI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Medan, Senin (31/8).


Ia menegaskan, berbagai aspirasi yang dihimpun anggota DPRD melalui reses, sosialisasi peraturan daerah (sosper), maupun kegiatan turun ke lapangan tidak boleh berhenti sebatas laporan. Menurutnya, setiap keluhan warga harus diverifikasi dan ditindaklanjuti OPD sesuai kewenangannya.


Rommy meminta Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap memberikan perhatian lebih serius terhadap persoalan yang berulang kali disampaikan masyarakat.


Menurut politikus Partai Golkar tersebut, persoalan di Dapil 5 bukan hanya terjadi di satu kawasan. Sejumlah permasalahan serupa juga ditemukan di berbagai wilayah Kota Medan sehingga membutuhkan respons cepat dan koordinasi lintas-OPD.


Salah satu persoalan yang mendapat sorotan serius Rommy adalah minimnya penerangan lampu jalan. Ia menilai keberadaan LPJU tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga memiliki peran penting dalam menciptakan keamanan lingkungan dan mencegah potensi tindak kriminal.


Rommy mengaitkan persoalan penerangan jalan dengan upaya Pemko Medan bersama kepolisian dalam menekan aksi kejahatan jalanan, termasuk begal.


Ia menilai kondisi jalan yang gelap dapat menciptakan celah bagi pelaku kejahatan. Sebaliknya, kawasan yang memiliki penerangan memadai dinilai dapat meningkatkan pengawasan dan membuat pelaku berpikir ulang untuk melakukan aksinya.


Rommy meminta Dinas Perhubungan Kota Medan lebih responsif terhadap laporan masyarakat terkait LPJU, baik lampu yang mati maupun titik jalan yang membutuhkan tambahan penerangan.


Ia menilai alasan keterbatasan armada tidak seharusnya menjadi hambatan untuk memberikan pelayanan, terutama pada titik-titik yang telah berulang kali dilaporkan warga dan memiliki tingkat kerawanan tinggi.


“Ini LPJU, mohon ditanggapi dengan baik. Tingkat kerawanannya sangat luar biasa. Tingkat kriminal dan kejahatan itu dimulai dari tempat yang gelap,” tegasnya.Rumapea/Redaksi

| | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | |