![]() |
| Foto: Panitia North Sumatera Jazz Festival Bertemu Walikota Medan Rico Waas, Kamis (18/) di Rumah Dinas Walikota Medan |
Ketua North Sumatera Jazz Festival Hendra Budiman mengundang Walikota Medan Rico Waas untuk berpartisipasi dalam konser North Sumatera Jazz Festival.Festival tersebut dihadirkan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat Medan menikmati musik jazz sekaligus mempertemukan musisi, komunitas dan pencinta jazz.
“Saya berharap Pak Wali dapat mendukung festival jazz ini dan berbagai pihak dapat semakin memperkenalkan musik jazz sekaligus mendorong tumbuhnya talenta dan komunitas jazz di Kota Medan,”ujarnya saat bertemu Rico di Rumah Dinas,Jalan Sudirman,Jumat (18/9).
Sementara itu,Rico menyinggung musik jazz diharapkan tidak lagi identik dengan pertunjukan eksklusif yang hanya dinikmati kalangan tertentu.Namun mendorong agar jazz dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui festival yang terbuka, kreatif, sekaligus memberi ruang bagi talenta lokal.
Rico mengatakan, kehadiran festival jazz di Kota Medan merupakan sesuatu yang sejak lama diharapkannya. Karena itu, rencana penyelenggaraan North Sumatera Jazz Festival menurutnya harus dipersiapkan secara serius agar tidak sekadar menjadi pertunjukan musik, tetapi mampu menjadi momentum untuk memperluas apresiasi masyarakat terhadap jazz.
“Jazz itu jangan hanya dinikmati oleh kalangan tertentu. Kita ingin bagaimana jazz bisa membumi dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Medan,” ujar Rico kepada
Ketua Pappri Sumatera Utara, Eru Cakra, Wakil Ketua Pappri Irsan dan Bendahara Pappri Win Win.
Rico pun menawarkan Car Free Night (CFN) sebagai salah satu ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk menguji konsep pertunjukan jazz yang lebih terbuka. Dengan memanfaatkan ruang publik, masyarakat yang sebelumnya tidak terbiasa menikmati jazz dapat mengenal musik tersebut secara langsung, sekaligus menikmati hiburan bersama keluarga.
Rico juga menilai penyelenggaraan festival jazz sebaiknya tidak hanya menghadirkan musisi-musisi ternama, tetapi turut memberikan panggung bagi talenta dan komunitas jazz lokal.Dengan demikian, festival tidak berhenti sebagai agenda pertunjukan, melainkan dapat menjadi bagian dari ekosistem pengembangan musik di Kota Medan.Rumapea/Redaksi
