Jakarta,DP Newws
Sejumlah purnawirawan TNI bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan itu juga menyinggung soal adanya purnawirawan yang ditangkap polisi terkait dugaan makar.
"Oh iya (disinggung, red). Kalau masalah itu kan hukum ditegakkan ya," kata Menko Polhukam Wiranto, yang memimpin para purnawirawan TNI dalam pertemuan itu, di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (31/5).
Menurut Wiranto, penegakan hukum terhadap purnawirawan tersebut merupakan suatu konsistensi. Karena itu, kata Wiranto, dia tak mau ada spekulasi negatif yang berkembang di masyarakat terkait penangkapan tersebut.
"Jangan sampai nanti masyarakat berspekulasi, banyak pendapat sana-sini, tapi permasalahan utamanya tidak paham. Maka kita ingin supaya kita tunggu saja proses hukum supaya konstruksi hukumnya lengkap, dari situ baru kelihatan siapa yang salah siapa yang tidak," kata mantan Panglima ABRI ini.
"Kalaupun salah ada proses keadilan, dari sana bisa dibuktikan salahnya apa. Sanksinya apa, semua berjalan sesuai rel hukum. Jangan sampai ada spekulasi, ada pendapat yang justru tidak berdasarkan fakta hukum yang ada," imbuhnya.
Terkait purnawirawan, Wiranto mengatakan para mantan prajurit tersebut memiliki doktrin yang sama, yakni Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Dia yakin doktrin itu masih dipegang kuat oleh para purnawirawan.
"Itu bunyinya sama, dari dulu sampai sekarang bunyinya tidak berubah. Sehingga setiap purnawirawan pasti masih pegang itu. Dan salah satunya adalah kita selaku menjadi bhayangkari negara dan bangsa Indonesia. Bhayangkari artinya apa, mengamankan, penjaga, sehingga saat kita masih aktif maupun sudah purnawirawan semangat sebagai bhayangkari negara itu masih ada," jelasnya.
Dia juga menegaskan politik yang dianut oleh para prajurit TNI adalah politik negara. Dia juga yakin prinsip itu masih dipegang kuat oleh para purnawirawan. 
"Dalam Sapta Marga Sumpah Prajurit dan mengisyaratkan bahwa politik tentara itu adalah politik negara, politik kenegaraan dan politik kebangsaan. Itu yang terus melekat di sini. Sehingga walaupun sudah purnawirawan tetapi ya rasa kebangsaannya rasa untuk menjaga persatuan dan kesatuan itu utuh, itu pegangan kita. Oleh karena itu, kalau sekarang purnawirawan ada perbedaan persepsi tentang masalah politik saya kira dengan modal dasar kita pegang teguh Sapta Marga dan sumpah prajurit saya kira tidak sulit kita satukan," katanya.
Presiden Jokowi bertemu dengan sejumlah purnawirawan TNI di Istana Merdeka, Jakarta. Menko Polhukam yang juga mantan Panglima ABRI, Wiranto, memimpin para purnawirawan tersebut saat bertemu dengan Jokowi. 
Setidaknya ada 7 orang purnawirawan yang memasuki kompleks Istana Kepresidenan Jakarta untuk bertemu dengan Jokowi. Mereka tampak mengenakan kemeja batik lengan panjang. 
Para purnawirawan yang hadir di antaranya Wijoyo Suyono, Wismoyo Arismunandar, Djoko Suyanto, dan Sintong Pandjaitan.
(detik.com/Rd)

Share Berita



Jakarta,DP News
Menko bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjenguk Ani Yudhoyono di Singapura. Luhut mengajak semua pihak mendoakan istri Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu agar bisa melewati masa kritisnya.
"Mari kita berdoa yang terbaik buat Ibu Ani, supaya masa kritisnya bisa dilewati. Ada diagnosa, kalau 3 hari masa kritis ini berhasil dilewati, maka mungkin masih bisa recovery lagi setelahnya," kata Luhut seperti dilihat di akun Facebooknya, Jumat (31/5).
Luhut datang ke National University Hospital (NUH) Singapura pada siang hari tadi. Dia tidak dapat masuk ruangan tempat Ani Yudhoyono dirawat karena steril.
"Saya juga tidak sempat bersua dengan Pak SBY karena terus mendampingi Bu Ani di dalam," kata dia.
Luhut menceritakan, dia disambut besan SBY, 
Hatta Rajasa, di ruang tunggu. Luhut mengaku diberi cerita tentang kondisi penanganan terbaru dari Ani Yudhoyono.
Luhut datang ke NUH Singapura di sela-sela perjalanan dinasnya. Dia mengatakan sengaja datang ke NUH karena kenal baik dengan SBY ataupun Ani Yudhoyono.
"Apalagi buat saya pribadi ada sedikit bagian dari perjalanan hidup saya yang melibatkan almarhum Pak Sarwo Edhie Wibowo, ayah dari Ibu Ani. Saya ingat betul bahwa Pak Sarwo-lah yang menandatangani surat kelulusan saya dari Akmil (dulu Akabri). Beliau juga yang mendorong saya masuk Korps Baret Merah begitu saya lulus Akabri tahun 1970," ujar Luhut.


"Jadi kunjungan saya kali ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan urusan politik," tambahnya.
Ani Yudhoyono tengah dirawat intensif di Intensive Care Unit (ICU) National University Hospital (NUH) Singapura dalam perjuangannya melawan kanker darah. Pesan jangan menyerah deras mengalir untuk istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
Staf pribadi SBY, Ossy Dermawan, menyebut Ani Yudhoyono kembali dirawat intensif di ICU Jumat (31/5) pukul 17.00 waktu Singapura. Sudah 3 hari Ani Yudhoyono berada di ICU, bahkan dikabarkan tidak sadarkan diri.
"Ini adalah hari ketiga Ibu Ani berada di ICU untuk menjalani perawatan intensif untuk mengatasi penyakit kanker darah yang dideritanya. Saat ini, Pak SBY beserta keluarga, termasuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Annisa Larasati Pohan serta Edhie Baskoro Yudhoyono (EBY) dan Aliya Rajasa masih terus mendampingi Ibu Ani di ruang ICU, termasuk para cucu-cucu lengkap berada di Singapura," kata Ossy.Meski demikian, belum diketahui secara pasti bagaimana kondisi medis Ani Yudhoyono saat ini. Menurut Ossy, adalah kewenangan pihak rumah sakit untuk membicarakan kondisi pasti Ani Yudhoyono.
"Terkait kondisi medis, tentunya kami tidak dapat memberikan keterangan secara detail karena ini merupakan domain dari dokter dan rumah sakit," ucap Ossy.
Di tengah perjuangannya melawan kanker darah, doa dari penjuru Indonesia datang buat Ani Yudhoyono. Mulai dari kepala daerah hingga politikus ramai-ramai menyemangati Ani.(detik.com/Rd)

Share Berita



Solo,DP News
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membagikan takjil atau makanan untuk berbuka puasa kepada masyarakat yang melintas di Manahan, Solo. Dia berpesan agar masyarakat kembali bersatu usai gelaran Pilpres 2019.
Ganjar terlihat ikut membagikan roti kepada masyarakat yang berada di sekitar Plaza Manahan, Solo. Selain roti, takjil juga terdiri dari makanan tradisional khas Solo.
Tampak pula Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mengikuti kegiatan,Jumat (31/5) sore itu. Ganjar juga berkolaborasi dengan purnawirawan TNI Kopral Bagyo menyampaikan pesan rekonsiliasi.
Terlihat beberapa orang mengenakan topeng Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi. Beberapa peserta aksi lain membawa poster bertuliskan pesan, antara lain 'Jangan Lama-lama Berseteru, Ayo Bersama Lanjutkan Membangun Bangsa'.
Setelah azan magrib terdengar, mereka pun bersama-sama berbuka puasa. Tampak warga yang mengenakan topeng Jokowi dan Prabowo saling menyuapi makanan tradisional klenyem.
Masyarakat terlihat antusias mendekat ke lokasi kegiatan. Selain mendapatkan takjil, masyarakat juga berbondong-bondong mengajak Ganjar berswafoto.
Ganjar menyebut aksi tersebut murni gerakan yang diinisiasi oleh rakyat. Melalui aksi tersebut, dia berharap tidak ada lagi ramai-ramai pertengkaran hanya karena berbeda pilihan politik
"Rakyat kini berbicara, mereka merindukan kesejukan, perdamaian," kata Ganjar usai membagikan takjil, sehingga tidak ribut terus, di daerah juga bisa nyaman," kata Ganjar.
Sementara Kopral Bagyo selaku koordinator kegiatan, mengatakan aksi dilakukan mewakili masyarakat Solo yang menginginkan kedamaian. 
"Kami ingin tidak ada lagi 01 dan 02. Sudah saatnya kita semua bersatu," tegas mantan prajurit TNI yang bertugas di Denpom IV/4 Surakarta itu.(detik.com/Rd)


Share Berita



Sleman,DP News
PDIP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengajak masyarakat untuk menggugah ruh marhaenisme di momen Hari Kelahiran Pancasila, 1 Juni. Paham yang digagas oleh Bung Karno ini dinilai masih relevan untuk dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Ruh Marhaenisme itu masih relevan dalam mengatasi berbagai persoalan yang di Indonesia.
"Marhaenisme itu menentang keras penindasan manusia atas manusia, menentang keras penindasan bangsa atas bangsa lain. Digagas Bung Karno sejak tahun 1927 dan masih relevan hingga saat ini," kata Ketua Panitia Hari Lahir Pancasila yang digelar oleh Banteng Muda Indonesia DIY, Sukabiwata kepada wartawan, Jumat (31/5) sore.
Sukabiwata menjelaskan, PDIP bila diukur dengan perolehan suara di Pemilu 2019 sebagai partai pemenang, memiliki tanggung jawab untuk memberi arah keberpihakan pembangunan, utamanya 5 tahun ke depan agar memihak kepada kaum marhaen yakni petani dan buruh. 
"Agar ada percepatan tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia seperti yang diamanatkan oleh sila ke-5 Pancasila," ujarnya. 
Dia menambahkan, marhaenisme sebagai sendi ideologi PDIP, perlu digugah dan dibangkitkan kembali untuk dapat menjawab permasalahan yang belakangan dirasakan menjadi potensi disintegrasi bangsa. 
"Tapi permasalahannya ketika memiliki yang teruji, kita menafikan. Justru ada indikasi bawa paham baru di tempat lain teruji negatif, seperti paham ISIS yang ditolak di 24 negara, kalau sampai masuk ke Indonesia bisa menciptakan disintegrasi bangsa," jelasnya.
"Kita berniat melakukan ritual ideologis dengan dudah-dudah dan gugah-gugah. Dudah-dudah itu membongkar yang kita miliki, gugah-gugah membangkitkan kesadaran jangan tidur, bangsa sedang kerja keras, ayo kita kompak kerja, kerja, kerja," lanjutnya. 
Menggugah ruh marhaenisme ini diinisiasi oleh PDIP DIY untuk Indonesia pada momentum peringatan Hari Kelahiran Pancasila. 
"DPP punya program, iya, tapi kontennya kita bisa mengkreasi. Terkait dengan aktualisasi dan faktualisasi tantangan kita sebagai bangsa Indonesia," kata Sukabiwata.
"Harapannya kita bisa segera selesaikan problem bangsa ini, soal perdebatan ideologi. Kita segera masuk permasalahan implementatif, marhaenisme tentang kemandirian ekonomi," imbuhnya. 
Rangkaian acara yang digelar Banteng Muda Indonesia pada Sabtu (1/6) besok, yakni upacara di kantor DPD PDIP DIY sore hari, dilanjutkan buka bersama, sarasehan tentang marhaenisme, edukasi dan aktualisasi Pancasila untuk marhaenisme, dan pagelaran wayang kulit dengan lakon Sengkuni Larung serta kegiatan Bulan Bung Karno.
"Direncanakan dihadiri sekitar 1.000 orang, dari PDIP, sayap dan badan partai, forkompimda, parpol lain, dan masyarakat umum," pungkasnya. (detik.com/Rd)

Share Berita



Medan,DP News          
Sebanyak 30 anak-anak se Kota Medan yang Khatam Al-Qur'an pada Tahun 2019 M/1440 H. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dengan merealisasikan ajaran agama dalam masyarakat sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an.
Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasutuon MSi yang turut menghadiri acara Khataman Al-Qur'an anak-anak se Kota Medan di Masjid Al Hikmah Jalan Letda Sujono Gang Amal, Kamis (30/5) ini mengaku bangga dan senang melihat generasi muda Kota Medan dapat menyelesaikan pembelajaran Al-Qur'an ya dan berharap nantinya tidak hanya dibaca melainkan juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Alhamdulillah, bertambah 30 anak di Kota Medan yang telah khatam Al-Qur'an. Semakin banyak generasi muda yang mampu membaca dan menulis ayat-ayat suci Insya Allah ke depan kita akan memiliki pemimpin yang mampu menyelaraskan dirinya dengan isi kandungan Al-Qur'an," ujarnya.
Lebih lanjut Wakil Wali Kota mengatakan betapa beruntungnya kota ini masih memiliki banyak generasi muda yang mencintai dan menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dari kehidupannya. Malam ini semua yang hadir menjadi saksi khataman al-qur’an yang mereka laksanakan.
"Hal ini tentu menjadi kebahagiaan bagi kita, di tengah makin banyaknya anak-anak yang terlena dengan permainan game online, mereka masih mau membaca dan mempelajari Al-Qur’an," kata Akhyar.
Kemudian Akhyar mengungkapkan, bahwa puasa Ramadhan mengajarkan umat muslim untuk mampu berbuka puasa secara sederhana dan jangan berlebih-lebihan, karena masih banyak umat muslim di luar sana yang tidak mampu berbuka puasa selain hanya dengan makanan dan minuman seadanya.
"Di bulan Ramadhan inilah, jiwa sosial kita diasah untuk terus mampu berempati terhadap nasib saudara-saudara kita yang hidupnya tidak seberuntung kita semua yang hadir di rumah allah ini," ungkapnya.
Lebih lanjut Akhyar menyampaikan, agar bulan Ramadhan ini tidak berlalu begitu saja tanpa ada perbaikan dalam diri, maka sudah seharusnya umat muslim melakukan penilaian atas kualitas ibadah puasa Ramadhan yang telah dijalani selama ini.
"Segala kekurangan dalam pelaksanaan ibadah puasa kita selama ini wajib kita introspeksi dan segera kita ubah, agar berbagai ibadah selanjutnya selama bulan suci Ramadhan nantinya akan bisa kita laksanakan secara maksimal demi mendapatkan keridhoan Allah Azza Wa Jalla, zat yang maha sempurna," ujar Akhyar.
Di akhir sambutannya, Akhyar juga mengucapkan selamat menyambut bulan syawal 1440 Hijriyah. "Mari kita jadikan bulan  Ramadhan dan Idul Fitri sebagai momentum merajut kembali nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa agar bangsa ini akan semakin kuat menyatu dalam satu nama yang sama Indonesia," ucap Akhyar.(Rd)


Share Berita

Kapolda Kepri bersama Kepala Jasa Raharja Kota Batam sedang melakukan pemantau menuju kapal KM Kelud di Pelabuhan Batuampar (Foto: Indralis)
Batam,DP News
Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Andap Budhi Revianto SIK meninjau arus mudik dan melepas keberangkatan mudik gratis di Pelabuhan Batuampar, Kota Batam,  dengan guyuran hujan lebat sehingga basah kuyup.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga mengatakan, peninjauan arus mudik Lebaran di Pelabuhan Batuampar Batam merupakan bagian dari kegiatan Operasi Ketupat Seligi 2019.
“Peninjauan arus mudik dan melepas keberangkatan mudik gratis dengan menggunakan KM Kelud tujuan Belawan, Medan, berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB di Pelabuhan Batuampar, Kota Batam,” ujar Erlangga.
Program mudik gratis ini resmi diberangkatkan oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto SIK. Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Kantor Cabang PT Jasa Raharja Persero Kepri Dwi Sasono, Kepala KPLP Batam, Kepala Cabang (Kacab) PT Pelni Batam, Pejabat Utama Polda Kepri, dan Kapten KM Kelud Carles.


Para penumpang KM Kelud dari Jasa Raharja mudik gratis sedang turun dari bus angkutan sedang berada dermaga menuju kapal KM Kelud.(Foto:Indralis)
Program mudik gratis ini resmi diberangkatkan oleh kapolda Kepri,Irjen Pol Andap Budhi Revianto SIK. Kegiatan ini juga dihadiri Kerpala kantor Cabang PT Jasa Raharja Persero Kepri, Kepala KPLP Batam, Kepala Cabang (Kacab) PT.Pelni Batam, Pejabat Utama Polda Kepri dan Kapten KM Kelud)
Jumlah penumpang yang berangkat pada Kamis (29/5) sore sebanyak 1,465 penumpang. Umumnya pemudik menuju ke Belawan-Medan, Kapolda mengatakan, mudik gratis ini akan terjadwal terus sampai dengan empat kali berangkat hingga tanggal 2 juni 2019.
”Untuk itu kepada kapten kapal bapak charles, saya titipkan saudara-saudara saya semoga 36 jam ke depan sampai dengan selamat tiba di Belawan,” ujar kapolda.
Kapten KM Kelud,Charles menyampaikan, untuk kasipitas kapal dapat memuat penumpang. Adapun jumlah penumpang yang turun di Pelabuhan Batuampar, Kota Batam, sebanyak 1,274 penumpang.
Guna mendukung kegiatan Operasi ketupat Seligi 2019, Derektorat Polisi Perairan (Polair) Polda Kepri juga mengarahkan sebanyak empat kapal patroli sebagai pos bergerak yang disiagakan di beberapa tempat.
“Disamping itu di tiap-tiap Polres juga disiagakan beberapa kapal patroli untuk memastikan kelancaran dan keselamatan jalur mudik pada tahun inui,” ungkapnya.(Indralis)



Share Berita


Batam,DP News
GO-FOOD, layanan pesan antar makanan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara yang merupakan bagian dari layanan super-app GOJEK, semakin mengukuhkan diri sebagai pemimpin di pasar layanan pesan-antar makanan terdepan yang berfokus pada pertumbuhan bisnis UMKM kuliner.
Ini dibuktikan dengan hasil dari rangkaian program HARI KULINER NASIONAL (HARKULNAS) GO-FOOD yang diadakan dari 15 April hingga 5 Mei lalu dimana GO-FOOD mencatat peningkatan positif pada total dan pertumbuhan nilai transaksi pada outlet mitra merchant GO-FOOD, rata-rata transaksi mitra merchant, serta penghasilan mitra driver.
HARKULNAS GO-FOOD merupakan rangkaian program promo yang diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada segitiga ekosistem GO-FOOD yaitu mitra merchant, driver, dan pelanggan yang telah setia bersama GO-FOOD.
Aristo Kristandyo – VP Marketing GO-FOOD mengatakan bahwa “Tahun ini merupakan tahun kedua GO-FOOD melalui platformnya mengajak jutaan masyarakat Indonesia untuk menemukan rekomendasi kuliner ternikmat di seluruh Indonesia lewat rangkaian program HARKULNAS GO-FOOD 2019.
Lewat program ini, kami dapat meningkatkan rata-rata transaksi mitra merchant GO-FOOD sebesar 21%, serta penghasilan mitra driver dari pesanan GO-FOOD bertambah sebesar 8,5% dibandingkan periode yang sama di minggu sebelumnya. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus mendukung dan mensejahterakan mitra UMKM dan mitra driver yang tergabung dalam ekosistem kami.”
Seperti diketahui, GO-FOOD bekerja sama dengan lebih dari 300.000 mitra merchant di Indonesia dimana 96% nya adalah mitra UMKM untuk memberikan pilihan kuliner yang bias dinikmati oleh masyarakat Indonesia.
Lewat rangkaian program HARKULNAS GO-FOOD dengan periode yang lebih ekstensif dan cakupan 16 kota yang lebih banyak dari tahun 2018, banyak masyarakat yang dapat merasakan kemudahan dalam berwisata kuliner online yang mana ini juga akan berbanding lurus dengan peningkatan volume transaksi, sehingga skala bisnis usaha UMKM kuliner Indonesia pun ikut terus berkembang.
Tidak hanya berbagai kenaikan lewat layanan GO-FOOD secara online, rangkaian program HARKULNAS GO-FOOD 2019 yang juga dapat dinikmati di lokasi GO-FOOD Festival juga mencatat peningkatan yang sangat signifikan di jaringan pujasera terbesar di Indonesia tersebut. Total pertumbuhan dan nilai transaksi di outlet GO-FOOD Festival meningkat 34% di mana transaksi yang dipesan secara online via GO-FOOD meningkat 123%.
Menutup kemeriahan rangkaian program HARKULNAS GO-FOOD 2019 yang berlangsung dari bulan April hingga Mei lalu, GO-FOOD, layanan pesan antar makanan terbesar di Asia Tenggara, bagian dari ekosistem GOJEK mengumumkan para pemenang emas seberat masing-masing 5 gram kepada pelanggan, mitra driver, dan mitra merchant yang berada dalam ekosistem GO-FOOD.
Diantara total 72 pemenang emas HARKULNAS GO-FOOD 2019, 6 diantaranya berasal dari mitra merchant dari berbagai kota yaitu Ayam Bakar Kacalada (Bandung), Ayam Geprek Sukoharjo (Surakarta), Keju Kesu (Medan), Sop Ubi Mak Djum (Makassar), Bakmie Hauce (Bali), dan Bogana May – May (Jabodetabek).
Para pemenang merchant ini dipilih berdasarkan tingkat pertumbuhan tertinggi dan juga kemampuan mitra merchant untuk penyelesaian order. Salah satu pemenang merchant yaitu Adhitya Wicaksana dari Keju Kesu, Medan mengatakan, “Kami sangat terbantu dengan program-program seperti HARKULNAS GO-FOOD 2019. Selain meningkatkan transaksi di outlet kami, program seperti ini tentunya semakin membuat masyarakat semakin mengenal brand kuliner kami.
Selama hampir 1 bulan periode HARKULNAS GO-FOOD 2019 kemarin, outlet kami mengalami kenaikan penjualan drastis hingga dua kali lipat. HARKULNAS GO-FOOD juga berdampak baik pada penjualan Keju Kesu setelah berakhirnya masa promo.”
Salah satu pemenang mitra GO-RIDE pemenang Arie Fernando dari Jabodetabek turut mengatakan “Selain GO-RIDE, GO-FOOD memang merupakan pesanan yang selalu saya lakukan setiap hari. Dengan adanya program HARKULNAS GO-FOOD 2019, pesanan GO-FOOD saya semakin meningkat. Saya sangat berterima kasih kepada GO-FOOD yang mengapresiasi kinerja saya dengan memberi hadiah emas sebesar 5 gram ini.
”Arie merupakan salah satu dari 6 pemenang emas yang berasal dari mitra driver GO-RIDE yang dipilih berdasarkan tingkat penyelesaian pesanan GO-FOOD serta rating tertinggi selama periode HARKULNAS GO-FOOD 2019. Keenam mitra GO-RIDE ini berasal dari Bandung, Batam, Makassar, Jabodetabek, Solo, dan Surabaya
Selain itu, 55 pemenang dari pelanggan yang dipilih lewat undian bersama Dinas Sosial berasal dari 14 kota yang berbeda yaitu Bali, Bandar Lampung, Bandung, Batam, Jabodetabek, Makassar, Manado, Medan, Padang, Palembang, Semarang, Surabaya, Solo, dan Yogyakarta. Tercatat bahwa Pekanbaru, Bandar Lampung, dan Manado adalah 3 kota dengan transaksi tertinggi selama periode HARKULNAS GO-FOOD 2019.
Lebih dari sekadar penyedia layanan pesan-antar makanan, berdasarkan hasil riset Lembaga Demografi FEB UI (LD FEB UI) baru-baru ini, GO-FOOD juga memberikan kontribusi yang signifikan pada perekonomian Indonesia, yaitu sebesar Rp 18 triliun.
“Lewat berbagai macam program dan penawaran menarik yang secara rutin kami adakan seperti HARKULNAS GO-FOOD 2019 ini. Kami harap platform yang kami sediakan untuk semua pihak yang tergabung dalam ekosistem kami tidak hanya didukung dan dipermudah, namun juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif – sesuai dengan pilar utama kami di GOJEK.” Tutup Aristo.(Rel/Indralis)


Share Berita



Medan,DP News                
Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri acara buka puasa bersama dengan Keluarga Besar Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan di Mako Lantamal I, Jalan Serma Hanafiah Belawan, Kamis (30/5). Melalui buka puasa tersebut, diharapkan dapat menjaga dan mempererat silaturahmi antara Lantamal I Belawan dengan sejumlah stakeholder termasuk jajaran Pemko Medan.
Selain Wakil Wali Kota, acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran ini juga dihadiri langsung Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin, Pangkosekhanudnas III Marsma TNI Djhon Amarul SAB,  sejumlah unsur Forkopimda Sumut, alim ulama serta tokoh masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Danlantamal I Belawan Laksamana TNI Ali Triswanto mengatakan acara tersebut digelar bertujuan agar menjaga dan meningkatkan silaturahmi antara keluarga besar Lantamal I dengan seluruh stakeholder di Sumut. Dengan demikian, kebersamaan dapat terbangun sehingga  menciptakan ketenangan, kemanan serta kenyamanan di Sumut.
"Hari ini kita semua dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka menjaga sekaligus mempererat silaturahmi dengan seluruh stakeholder di Sumut. Semoga sinergitas terus terbangun demi terjaganya keamanan bangsa dan negara khususnya di Sumut yang kita banggakan ini" kata Danlantamal.
Sementara itu, usai acara Wakil Wali Kota mengapresiasi diadakannya acara tersebut. Selain bersilaturahmi, seluruh unsur Forkopimda dapat saling bertukar pikiran dan memberi masukan untuk sama-sama membangun Sumut menjadi lebih maju khususnya bagi Kota Medan.
"Semoga momentum ini semakin mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan. Sebab, kebersamaan menjadi modal dan energi untuk membangun Provinsi Sumut termasuk Kota Medan. Terlebih di bulan yang baik dan penuh keberkahan ini, kiranya semakin memacu kita untuk berbuat yang terbaik dalam beribadah, bermasyarakat serta dalam berbangsa dan bernegara," harapnya.
Menanti waktu berbuka, acara diisi dengan tausyiah singkat yang disampaikan Ustad Ardiansyah. Selanjutnya, Wakil Wali Kota dan seluruh  undangan kemudian Shala Maghrib berjamaah dan dilanjutkan dengan makan malam bersama. Acara berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan keakraban. (Rd)

Share Berita



Medan,DP News
Mendekati hari raya Idul Fitri 1440 H yang tinggal empat (4) hari lagi, saat ini berbagai persiapan sudah dilakukan oleh warga Kota Medan yang akan merayakan hari besar bagi umat Muslim di seluruh dunia ini.
Persiapan yang dilakukan juga sangat beragam, mulai membuat kue, menghias rumah dengan pernak-pernik, hingga persiapan untuk mudik atau lebaran ke kampung halaman. Bagi warga kota Medan yang memiliki kampung halaman di luar Kota Medan silahkan juga sebelum hendak bepergian untuk terlebih dahulu memeriksa kondisi rumah, air, dan listrik agar jangan sampai ketika berada di luar rumah atau kampung halaman, terjadi hal-hal yang tidak di inginkan bersama.
Demikian di ucapkan oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, SE kepada wartawan saat diminta tanggapannya mengenai kesiapan arus mudik lebaran bagi warga muslim yang akan pulang kampung, Jumat (31/5) di Gedung DPRD  Medan.
Hasyim meminta bagi warga Kota Medan yang akan dan hendak bepergian jauh (mudik lebaran ataupun liburan) untuk memberitahukan kepada tetangga terdekat, pihak sekuriti perumahan maupun kepada kepala lingkungan, agar di saat meninggalkan rumah, pikiran tenang dan ras khawatir berkurang.
”Bagi mereka yang hendak mudik keluar kota, boleh memberitahukan tetangga kanan dan kiri, melapor ke Kepling dan ke kepala keamanan jika di perumahan, selain itu perlu juga diperiksa listrik dan air, misalnya, lampu dan air terlebih dahulu dimatikan, agar tidak menjadi masalah ketika bepergian jauh,” terang Hasyim.
Hasyim juga menghimbau agar warga Kota Medan yang akan mudik lebaran, membawa kebutuhan seperlunya dan menggunakan kenderaan yang sehat (jika memakai kenderaan sendiri), juga menggunakan transportasi angkutan umum yang resmi agar nyaman selama di perjalanan.
Kepada pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan, Hasyim berharap, agar tetap memprioritaskan keamanan dan kelancaran arus mudik selama musim lebaran.
Memberikan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang yang ada di stasiun angkutan umum dan terminal, dari para calo nakal yang memanfaatkan momen hari besar tersebut, juga memberikan kelancaran berkenderaan bagi pemudik yang menggunakan kenderaan pribadi dengan mengurai kemacetan panjang terutama di jalan utama dan jalan lintas,”terangnya.
Politisi dari Partai PDI Perjuangan Kota Medan ini juga tidak lupa atas nama Ketua DPC partai PDI Pejuangan Kota Medan dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Medan mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa dan Selamat Merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1440 H/Tahun 2019.
” Saya, Hasyim SE, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan turut mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan Batin,” ucap Hasyim yang di ketahui duduk kembali menjadi legislatif periode 2019 2024 dari partai PDI Perjuangan Kota Medan dengan memperoleh suara terbanyak di daerah pemilihan empat Kota Medan. (Rd)

Share Berita


Medan,DP News

Rasa peduli dan berbagi dengan tulus dan ikhlas yang dilakukan oleh pejabat  sangatlah jarang ditemukan saat ini,namun hal ini tidak berlaku bagi Ketua FPD DPRD Medan yang juga lt.Ketua Demokrat Kota Medan Drs.Herri Zulkarnain yang membagikan paket lebaran dan uang kepada puluhan para penyapu jalan (Melati) di kediamannya Jalan Sei Besitang,Jumat (31/5).

“Berbagi kepada saudara kita didalam menyambut Lebaran adalah hal yang wajar, apabila kita mampu dan mau melakukannya dengan ikhlas.Walaupun kita beda keyakinan dan saat Pilkada kemarin saya juga tidak terpilih menjadi anggota DPR RI, namun itu tidak membuat rasa peduli dan berbagi saya kepada saudara yang akan  berlebaran menjadi luntur.Sebab kegiatan berbagi ini saya lakukan dengan ikhlas tanpa mengharapkan pamrih dari mereka, namun saya hanya berharap kepada Tuhan agar saya dan keluarga di berikan kesehatan dan murah rezeki”, ujarnya.

Disinggung wartawan mengenai mahalnya harga tiket pesawat menjelang Lebaran yang tinggal beberapa hari lagi, Herri Zulkarnaen mengatakan seharusnya pemerintah harus turun tangan menekan gejolak harga tiket yang begitu tinggi, membuat para calon pemudik tidak jadi mudik kekampung halamannya, mereka lebih memilih liburan ke negeri jiran yang tiket pesawatnya jauh lebih murah.

“Hal ini jelas merugikan negara kita, dimana perputaran uang menjelang Lebaran ini sangat rendah,”terangnya.

Lanjut Herri, belum lagi masa cuti para pemudik cukup singkat yang membuat mereka batal mudik, kalau mereka menggunakan kapal laut sebagai armadanya sudah pasti waktunya tidak cukup, sehingga mereka memutuskan tidak mudik. 

“Seharusnya dari awal Ramadhan pemerintah sudah harus mengultimatum pemilik maskapai penerbangan agar tidak mengambil kesempatan dengan menaiikan harga tiket pesawat menjelang Lebaran,”tegasnya.(Rd).


Share Berita



Medan,DP News                           
Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andriantono SH MH, mengatakan peringatan Nuzul Qur’an dan Buka Puasa Bersama  rutin digelar. Kapolda mengaku sangat senang dan bahagia, sebab dirinya bisa bertemu dan bertatap muka langsung dengan umat Muslim di Sumut yang berasal dari berbagai  latar belakang  berbeda.
“Saya sangat senang dan bahagia atas kehadiran saudara-saudara saya sesama umat Muslim di Sumut. Hakikatnya Nuzulul Qur’an memiliki nilai dan hikmah yang sangat bermanfaat bagi kita guna mencapai keselamatan hidup dunia dan akhirat,” kata Kapolda.
Peringatan Nuzul Qur’an dan Buka Puasa Bersama berjalan dengan khidmat dan penuh rasa kekeluargaan. Seluruh yang hadir mengikuti rangkaian acara hingga selesai  yang berakhir menjelang Shalat Isya.  Kapolda, Pangdam I/BB, Wali Kota beserta seluruh unsur Forkopimda Sumut dan Kota Medan memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi dengan masyarakat.
Wali Kota Medan  Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama dengan Kapolda Sumut Irjen Pol Agus SH MH, unsur Forkopimda Sumut beserta ribuan warga di Lapangan  KS Tubun Mapolda Sumut, Rabu (29/5).  Selain mempererat tali silaturahmi,  acara  yang digelar Polda Sumut bertujuan membangun sinergitas  yang cukup solid sehingga Provinsi Sumatera  Utara senantiasa aman, damai dan kondusif.
Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama yang diawali dengan  pembacaan surat suci Al Qur’an  juga dihadiri Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Agus Andriantono SH MH, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin serta unsur Forkopimda Sumut dan Kota Medan, alim ulama dan masyarakat. Setelah itu dilanjutkan densgan buka puasa bersama dan Shalat Maghrib berjamaah serta ditutup penyerahan paket serta makan malam bersama.
Penyerahan paket dilakukan Kapolda bersama Pangdam beserta Wali Kota. Adapun yang mendapatkan paket  tersebut diantaranya para bilal mayit, penggali kubur, nazir masjid, tukang cukur, loper koran, pemulung, petugas kebersihan, pengemudi becak bermotor (betor) serta perwiritan.
Usai acara, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH sangat mengapresiasi digelarnya Peringatan Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama oleh Polda Sumut tersebut.  Sebab, acara ini dinilainya sangat positif dalam meningkatkan tali silaturahmi sekaligus membuktikan bahwa sinergitas dan kebersamaan di Provinsi Sumut terjalin dengan baik. “Apabila silaturahmi ini terus terjalin  dengan baik, insya Allah Sumatera Utara, termasuk Kota Medan akan senantiasa aman dan kondusif.  Di samping itu mari manfaatkan bulan suci Ramadhan yang menyisakan beberapa hari ini guna meningkatkan ketakwaan dan berlomba berbuat kebajikan serta melakukan intropeksi diri sehingga kita akan menjadi insan yang lebih baik lagi ke depannya,” ungkap Wali Kota. (Rd)


Share Berita



Medan,DP News                          
Meski hujan deras namun antusiasme masyarakat menghadiri  Safari Subuh di Masjid Ath-Thohiriyah Jalan Gelatik Lk.2, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal sangat tinggi. Ratusan warga hadir untuk mengikuti sahur bersama dan Shalat Subuh berjemaah dengan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi, Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi, Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM serta sejumlah pimpinan norganisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan.
Di bawah guyuran hujan, warga pun berdatangan untuk ikut sahur bersama dengan Wali Kota beserta sejumlah jajarannya. Usai sahur dilanjutkan dengan Shalat Subut berjamah. Kemudian Wali kota didampingi Wakil Wali Kota danb Sekda menyerahkan bantuan sebesar Rp.40 juta kepada Ketua BKM Masjid Ath-Thohiriyah T Maniruddin Ali, serta diteruskan dengan pemberian santunan kepada 100 anak yatim.
Ketika memberikan sambutan, Wali Kota menjelaskan, Safari Subuh yang berisikan sahur bersama dan Shalat Subuh berjamaah merupakan program rutin Pemko Medan saat bulan suci Ramadhan tiba. Out put yang ingin diperoleh dari dari Safari Subuh ini yaitu  mempererat tali silaturahmi dan membangun jembatan hari di antara pemerintah, ulama dan masyarakat sehingga terciptanya rasa kebersamaan yang cukup kuat.
Guna mewujudkan pembangunan, Wali Kota pun sangat mengharapkan partisipasi dan dukungan penuh masyarakat, terkhusus warga Kecamatan Medan Sunggal. “Tanpa dukungan penuh warga, sulit bagi kita untuk mewujudkan pembangunan. Jadi  sekecil apapun partisipasi dan dukungan yang diberikan tentunya sangat  membantu Pemko Medan dalam mewujudkan pembangunan tersebut,” ungkapnya.
Selain menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, Wali Kota berharap dukungan masyarakat dalam menciptakan keamanan  sehingga Kota Medan senantiasa kondusif, terutama pasca Pemilu 2019. “Dengan dukungan masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban, insya Allah Kota Medan senantiasa aman dan kondusif,” paparnya.
Kemudian Wali Kota juga mengimbau warga untuk merawat dan menjaga hasil pembangunan yang telah selesai dilakukan seperti infrastruktur jalan maupun drainase sehingga tahan lama. Lalu membayar pajak tepat waktu, sehingga pembangunan yang dilakukan dapat berjalan cepat dan lancar.(Rd)

Share Berita



Medan,DP News                 
Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi kembali melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid As Syafiah, Jalan Purwosari, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Rabu (29/5). Ini merupakan Safari Ramadhan terakhir yan g dilakukan orang nomor dua di Pemko Medan tersebut setelah sebelumnya mengunjungi sejumlah masjid di Kota Medan untuk  bersilaturahmi sekaligus menyerap langsung aspirasi dari masyarakat.
Kepada ratusan jemaah yang hadir dalam Safari Ramadhan tersebut, Wakil Wali Kota menjelaskan, Safari Ramadhan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemko Medan setiap bulan suci Ramadhan tiba.
Selain buka puasa bersama dan Shalat Maghrib berjemaah, jelas Wakil Wali Kota, Safari ramadhan juga diisi dengan pemberian bantuan untuk pembangunan dan kemakmuran masjid serta pemberian santunan bagi anak yatim yang bermukim di wilayah sekitar masjid tersebut.
Lebih jauh Wakil Wali Kota memaparkan, Pemko Medan saat ini terus melakukan pembangunan guna menjadikan Kota Medan menjadi kota yang lebih maju dan unggul dalam berbagai bidang. Sekaitan itulah segala upaya pembenahan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat  terus dilakukan sehingga masyarakat merasakan hasilnya.
Safari Ramadhan diawali dengan pemberian bantuan untuk Masjid As Syafiah oleh Wakil Wali Kota dan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada 100 orang anak yatim. Setelah itu diisi dengan tausiah yang disampaikan Al Ustadz Husni Thamrin Rambe. Usai Shalat Maghrib berjemaah diteruskan dengan makan malam bersama sekaligus menerima berbagai masukan maupun keluhan yang disampaikan masyarakat.
Di tempat terpisah, Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman juga memungkasi Safari Ramadhan di Masjid Ash Sholihun Jalan Sehati, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Rabu (29/5). Dalam Safari Ramadhan terakhir tersebut, Sekda juga memberikan santunan kepada 100 orang anak yatim dan bantuan sebesar Rp.40 juta dari Pemko Medan untuk pembangunan sekaligus kemakmuran Masjid Ash Sholihun.
Setelah menyampaikan sejumlah program pembangunan, Sekda juga menggunakan momen tersebut untuk menyerap aspirasi maupun keluhan langsung dari masyarakat yang nantinya akan ditindaklanjuti melalui OPD terkait. Serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dan mendukung penuh pembangunan yang dilakukan.
“Di samping itu saja juga mengajak seluruh umat Muslim di Kota Medan agar membayar zakat fitrah untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Mari kita lakukan kewajiban kita dengan membayar zakat fitrah sehingga nantinya kita semua dapat menikmati Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H mendatang," ajak Wiriya. (Rd)


Share Berita



Medan,DP News

Satreskrim Polrestabes Medan menangkap Rabualam Syahputra, Presidium Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat Sumatera Utara (GNKR Sumut), Rabu, (29/5) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan Rabualam, ditangkap dalam kaitan tindak pidana penghasutan yang mengakibatkan keonaran dan kekerasan pada Jumat (24/5) di DPRD Sumut dengan korban sejumlah aparat kepolisian.

Penangkapan tersebut dilakukan, saat Rabualammakan malam bersama keluarganya di sebuah rumah makan di Jalan Gagak Hitam/Ringroad Kecamatan Medan Sunggal. "Memang benar kita ada nangkap Rabualam hari Rabu malam. Ditangkap di RM Warung Nenek di Ring road pada saat makan malam," katanya kepada Kompas.com, Kamis (30/5).

Diberitakan sebelumnya, Polda Sumut juga telah menangkap dua pentolan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), yakni Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF), Rafdinal dan Sekretaris GNPF, Zulkarnain. Selain itu, Ditreskrimum Polda Sumut juga telah menetapkan dua orang tersebut sebagai tersangka.

Sejauh ini Polda Sumut masih berupaya melakukan pemeriksaan dan pemanggilan terhadap sejumlah orang yang diduga terlibat tindak pidana perbuatan makar. Sejumlah tokoh telah dipanggil Ditreskrimum Polda Sumut untuk diperiksa dalam kasus dugaan makar.(Komas.com/Rd)




Share Berita



Jakarta,DP News
Pemerintah melalui Kementerian Agama ( Kemenag) akan melakukan sidang isbat penetapan awal bulan Syawal pada 3 Juni 2019. Sidang isbat salah satunya dilaksanakan di Auditorium HM Rasjidi, Kemenag, Jalan MH Thamrin Nomor 6 Jakarta.
"Sidang isbat penetapan 1 Syawal adalah mekanisme menyatukan umat melalui musyawarah, di samping bagian dari rangkaian ibadah setelah menyelesaikan puasa Ramadhan," kata Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Publik Kemenag Mastuki saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/5). Menurut Mastuki, sidang isbat dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap suatu umat berdasarkan hukum yang ada.
"Sidang isbat ini perlu dimaknai bukan sekadar seremonialnya, tapi substansinya (yaitu) melayani umat beragama yang dijamin Undang-Undang Dasar 1945 dan hukum agama Islam," ujar dia. Mastuki mengatakan, melalui sidang isbat tersebut, umat Muslim akan mendapatkan keyakinan dan kepastian untuk melaksanakan ibadah, khusunya Hari Raya Idul Fitri. "Isbat juga wahana menyatukan umat, apalagi di tengah polarisasi umat yang semakin dirasakan pasca-pilpres," kata Mastuki.
Rencananya, sidang isbat akan dipimpin oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Sidang nantinya dihadiri duta besar negara tetangga, Mahkamah Agung, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, pakar falak dari ormas Islam, pejabat eselon I dan II Kemenag, Tim Hisab dan Rukyat Kemenag, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Rangkaian sidang isbat diawali dengan pemaparan pakar astronomi terkait posisi hilal berdasarkan data hisab. Setelah Maghrib, sidang digelar secara tertutup. Saat itu, Direktur Urais dan Binsyar akan melaporkan hasil pemantauan hilal yang dilakukan pada 105 titik lokasi di seluruh Indonesia. Berikut daftar lokasi pemantauan hilal (rukyatul hilal) awal Syawal 1440 Hijriyah diantaranya:
1.Aceh Pemantauan hilal berlokasi di Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang, Lhokseumawe Bukit Poly Komplek Perta Aron, Aceh Jaya Gunung Cring Cran, Pantai Suak Geudeubang Kabupaten Aceh Barat, Tugu "KM. 0" Indonesia Kota Sabang, Pantai Desa Nancala, Teupah Barat, Pantai Ujong Manggeng Kec. Manggeng, ABDYA, serta Aceh Selatan Pantai Lhok Keutapang, Simeulue.
2.Untuk Sumatera Utara Pemantauan hilal berlokasi di Lantai IX Kantor Gubernur Sumut dan Observatorium OIF UMSU. 3. Sumatera Barat Pemantauan hilal berlokasi di Gedung Kebudayaan lantai 4 Dinas Kebudayaan. 4. Riau Pemantauan hilal berlokasi di Pantai Prapat Tunggal Kecamatan Bengkalis. 5. Kepulauan Riau Pemantauan hilal berlokasi di Bukit Cermin. 6. Jambi Pemantauan hilal berlokasi di Hotel Odua Weston. 7. Sumatera Selatan Pemantauan hilal berlokasi di Hotel Aryaduta. 8. Bangka Belitung Pemantauan hilal berlokasi di Pantai Penagan, Pantai Tanjung Pandam, dan Pantai Tanjung Kalian Muntok. 9. Bengkulu Pemantauan hilal berlokasi di Dak Mess Pemda Prov. Bengkulu. 10. Lampung Pemantauan hilal berlokasi di POB Bukit Gelumpai Pantai Canti Kalianda Lampung Selatan dan Pantai Labuhan Jukung, Pekon Kampung Jawa Kabupaten Pesisir Barat. 11. DKI Jakarta Pemantauan hilal berlokasi di Gedung Kanwil Kemenag DKI Jakarta lantai 7, Masjid Al-Musyari'in Basmol Jakarta Barat, Pulau Karya Kepulauan Seribu, dan DKM Masjid KH Hasyim Asyari. 12. Jawa Barat Pemantauan hilal berlokasi di POB Cibeas Pelabuhan Ratu, Bosscha Lembang Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Gunung Babakan Kota Banjar, Pantai Santolo Pamengpeuk Kabupaten Garut, Pantai Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, Pantai Gebang Kabupaten Cirebon, SMA Astha Hannas Binong Kabupaten Subang, dan Pantai Pondok Bali Kabupaten Subang.(Kompas.com/Rd)

Share Berita




Medan,P News
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan, pasca Pemilu 2019, kondisi Kota Medan diharapkan senantiasa aman dan kondusif. Adanya perbedaan pendapat diharapkan dapat disikapi dengan kepala yang dingin dan selalu menjaga persatuan dan kesatuan.
“Kita tidak ingin perbedaan menjadikan kita terpecah belah. Kami yakin dan seluruh masyarakat kota Medan pasti mengutamakan terwujudnya  keamanan dan ketertiban. Tanpa keamananan dan ketertiban tidak mungkin bagi kita melakukan  berbagai kegiatan, baik itu melaksanakan ibadah maupun mencari nafkah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan,” ungkap Kapolrestabes.
Oleh karenanya Kapolrestabes berharap agar tali silaturahmi dan kebersamaan yang selama ini sudah terjadi dengan baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi. “Kita berharap situasi akan semakin lebih baik. Terlebih di akhir bulan Ramadhan ini, kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 H dan  tidak sedikit warga yang meninggalkan tempat tinggalnya untuk pulang kampung. Untuk itu kami, Polri bersama TNI dan Pemko Medan siap menjaga dan mengawal  bapak dan ibu untuk bersilaturahim dengan keluarga,” tegasnya.
Sementara itu,Wali Kota kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa menjaga  keamanan dan kekondusifan Kota Medan yang selama ini  telah terbangun dengan baik. Apalagi pasca Pemilu 2019 baik Pileg maupun Pilpres, Wali Kota berharap agar perbedaan yang terjadi jangan menjadi perpecahan.
“Pemilu 2019 telah berakhir,  mari lupakan perbedaan pilihan yang terjadi selama ini. Kini saatnya bagi kita semua untuk bersatu dan bergandengan tangan kembali  guna mendukung pembangunan yang tengah dijalankan Pemko Medan, sehingga Medan Rumah Kita menjadi lebih baik lagi ke depannya,” imbaunya.
Harapan itu disampaikan Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S,MSi  usai melaksanakan Shalat Sunnah Tasbih berjemaah dan Dzikir Bersama di Masjid Al Jihad Jalan Abdullah Lubis Medan, Kamis (30/5).  Ratusan jemaah dengan penuh khusyuk mengikuti Shalat Tasbih dan Dzikir bersama yang diimami Al Ustadz H Hasbi Al Mawardi MA tersebut.
“Mari selalu kita jaga dan doakan agar Kota Medan yang kita cintai bersama ini  menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman. Kemudian tingkatkan kerukunan diantara kita semua, khususnya sesama warga. Tumbuh kembangkan sifat-sifat kepedulian, saling berbagi, membantu serta menjaga dan saling menyayangi satu sama lain,” kata Wali Kota.
Melalui Shalat Tasbih dan Dzikir Bersama,  selain meningkatkan rasa keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, Wali Kota juga berharap dapat semakin meningkatkan tali sialturahmi dan ukhuwah Islamiyah  sehingga menjadi salah satu sarana menjemput keberkahan di bulan suci Ramadhan.
Di kesempatan itu Wali Kota secara khusus minta kepada seluruh aparatur yang bertugas di kecamatan maupun kelurahan agar selalu berkoordinasi dengan seluruh  forkopimda, khususnya TNI dan pollri dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum, terutama dalam mengantisipasi kemungkinan ancaman kriminalitas.
Sebelum Shalat Tasbih dilaksanakan, Al Ustadz  H Hasbi Al Mawardi lebih dahulu memberikan petunjuk dan tata cara pelaksanaan Shalat Tasbih. Setelah itu Wali Kota bersama ratusan jemaah melaksanakan Shalat Tasbih dengan penuh khusuk, termasuk Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar nasution MSi, Sekda Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM,  Kapolrestabes  MedKombes Pol Dadang Hartanto, Kapolres Belawan AKBP Ikhwan Lubis, Dandenpom I/5 Medan Letkol CPM Anggun Henry Priantoro, Ketua Yayasan Masjid Al Jihad Prof Dr Ir M As’ad MSi, pimpinan OPD, alim ulama serta ibu-ibu pengajian.(Rd)
               


Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.