Medan,DP News |

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution bersama jajaran Polrestabes Medan, meninjau langsung salah satu titik penyekatan dan posko pengamanan jalur masuk dari luar Kota Medan, yakni kawasan Medan Tuntungan, Jalan Jamin Ginting, Selasa (11/05) sore.

Peninjauan itu dimaksudkan Bobby sebagai upaya untuk mengontrol mobilitas dan aktivitas masyarakat Kota Medan atau masyarakat luar Kota Medan agar tidak terjadi penularan Covid-19.

Selain Medan Tuntungan, ada 2 titik penyekatan ke Kota Medan lainnya yang juga ditutup yakni, kawasan Terminal Amplas Jalan SM Raja dan Diski Simpang Kampung Lalang. Ketiganya akan resmi diberlakukan penyekatan mulai sore ini, pukul 15.00 WIB.

"Jadi akses masuk ke Medan akan dibatasi, ini biar mobilitas warga dari luar Medan masuk ke Medan dibatasi. Biar tidak terlalu padat yang masuk ke Medan ini nanti. Pembatasan ini juga kita lakukan mengingat saat ini mobilitas di Kota Medan sudah cukup padat, apalagi mengingat ini adalah hari terakhir kerja. Hal ini kita lakukan untuk menghindari dan membatasi mobilitas warga dari luar Kota Medan di masa pandemi Covid 19," jelas Wali Kota.

Lebih lanjut Bobby juga mengatakan bahwa kawasan Medan-Binjai-Deli Serdang-Karo (Mebidangro) tidak ditutup, hanya saja di Posko akan dilakukan pemeriksaan untuk memastikan di lokasi wisata nantinya tidak terjadi penyebaran Covid-19.

"Untuk antisipasi memang secara keseluruhan, Mebidangro tidak ditutup. Ini memang potensi potensi tadi bagaimana wisata, dari Kota Medan, ke Deli Serdang potensi wisatanya. Maka kita coba, kita tes untuk beberapa masyarakat yang akan berwisata ke Deli Serdang," terang Suami Kahiyang Ayu itu.

Saat dilakukan peninjauan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan juga melakukan tes swab Covid-19 kepada warga yang masuk ke wilayah Kota Medan khususnya pada bus yang melintas. Dari 13 warga yang dipilih untuk melakukan swab, terdapat 1 orang yang dinyatakan positif.

Terakhir Wali Kota mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Medan untuk tidak mudik guna menekan angka penyebaran Covid 19 dan kepada warga yang ingin ke Kota Medan agar mengurungkan niatnya. Sebab, pemerintah telah melarang adanya mudik dan tetap berada di rumah.(rd)

Share Berita

Jakarta,DP News

Lain di Medan lain di Jakarta.Kalau di Medan para ASN ramai ramai ngelamar pengisian eselon 3 dan lurah walau diduga aneh bin ajaib namun di DKI Jakarta aneh tapi nyata. Ratusan anak buah Anies Baswedan tidak mau mengisi jabatan yang levelnya lebih tinggi ketimbang yang mereka emban sekarang. Kenapa sih mereka emoh?

Dikutip dari detik news com,keanehan itu berawal saat Gubernur DKI Jakarta itu marah-marah. Anies menjemur para aparatur sipil negara (ASN) lingkungan Pemprov DKI Jakarta itu di depan Gedung Blok G Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, pada Senin (10/5) kemarin, sekitar pukul 11.00 WIB.

Anies merasa 239 pejabat nonadministrator tersebut tidak menjalankan instruksinya karena tidak mendaftar seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon 2. Padahal, mereka sudah lolos administrasi. Anies marah karena merasa instruksinya diabaikan oleh ratusan orang itu. Ini memalukan.

"Malu, kenapa ada instruksi tidak dilaksanakan. Siang hari ini jadi pesan untuk semua bahwa setiap ada instruksi maka harus apa? Dilaksanakan bukan dilewatkan, yang berkumpul di sini yang melewatkan," kata Anies.

Ada 17 jabatan eselon 2 yang dilelang. Ke-239 ASN itu sebenarnya sudah bisa mendaftar, tapi tidak dilakukan. Kenapa sih kok ogah?

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mencium keanehan ini. Bagaimana mungkin orang-orang tidak mau naik jabatan? Di sisi lain, banyak pula SKPD kosong dan hanya diemban oleh pelaksana tugas (Plt).

"Kalau seperti itu kejadiannya memang aneh. Artinya, ada yang salah pada tatanan birokrasi dan regenerasi yang berjalan di Pemprov DKI Jakarta. Masa ada ratusan orang nggak mau menduduki jabatan, ini ada apa?" kata Prasetio dalam keterangan tertulis, Selasa (11/5/2021).

Rekan sefraksi Prasetio menilai ada masalah kejiwaan dalam diri masing-masing ASN itu. Dalamnya jiwa mereka masih misterius, perlu keahlian untuk menemukan jawaban kenapa mereka enggan mendaftar lelang jabatan eselon 2.

"Pasti ada sesuatu hal yang hambat psikologi mereka seperti itu," Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, Senin (10/5) kemarin.

Dia menengarai ada masalah dalam struktur pemerintahan DKI. Masalahnya ada di TGUPP: Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan. TGUPP dinilai punya otoritas berlebihan, padahal bukan termasuk satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI. Peran TGUPP yang terlalu besar membuat banyak SKPD tidak senang.

"Mereka secara psikologis nggak happy," kata Gembong.

Benarkah begitu?

Ada terkaan lain. Para ASN tersebut sudah puas berada di zona nyaman. Buat apa lagi tantangan baru? Bukankah kedamaian dan ketenteraman sudah cukup untuk menjadi pelabuhan hidup? Kenapa harus repot-repot naik jabatan?

"Mereka sudah nyaman di posisi sekarang. Kan PNS Jakarta take home pay gede," kata Ketua Komisi A DPRD DKI, Mujiyono.(derikcom/rd)

Share Berita


foto:Saat membaca aspirasi usulan nama Jalan Sahara Oloan Panggabean

Medan,DP News 

Reses Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor di Dapil 1 berbeda dengan sebelum- sebelumnya yang dominan menampung keluhan masyarakat.Namun kali ini, Antonius mendapat kehormatan untuk memperjuangkan usulan perubahan nama Jalan Sekip menjadi Jalan Sahara Oloan Panggabean.

Aspirasi masyarakat yang ditujukan kepada Walikota dan Wakil Walikota disampaikan perwakilan warga dalam Reses Antonius Tumanggor  di Jalan Sekip/Waru,Selasa(11/5) yang dihadiri Kabag Tata Pemerintahan Rasyid Ridho,Camat Medan Petisah Agha,Lurah Sekip,mewakili Dinas PU,Dinas Pendidikan,Dinas Pertanian dan Perikanan.

Irwansyah didaulat membacakan aspirasi yang didampingi lainnya mengatakan Sahara Oloan Panggabean atau dikenal dengan panggilan Olo Panggabean semasa hidupnya hadir dan peduli kepada segenap lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan strata sosial baik dari segi suku,agama,ras dan golongan.Beliau selalu menunjukkan perbuatan dan kepedulian kepada sesama dengan tulus.

Dalam surat aspirasi itu dipaparkan berbagai kepedulian Olo Panggabean diantaranya membantu memberangkatkan untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah, membantu memberangkatkan ziarah ke Jerusalem.

Di bidang pendidikan terutama dari keluarga kurang mampu bersedia menjadi orangtua asuh dengan memberi biaya hingga ke perguruan tinggi.

Selain itu juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena gempa, kebakaran,banjir.Musalnya,gemoa di Aceh dan Tarutung.

Bahkan,kepeduliannya bukan hanya tingkat Sumatera saja dibuktikan dengan memberi bantuan kepada masyarakat Timor Timur (sebelum berdiri sendiri).Atas kepeduliannya itu,Olo Panggabean yang juga tokoh yang peduli dengan adat budaya  ini mendapat piagam penghargaan dari Uskup Belo.

Semasa hidupnya,tokoh pemuda yang melahirkan IPK (Ikatan Pemuda Karya) dan berkantor di Jalan Sekip ini telah banyak berbuat untuk lapisan masyarakat.Berdasarkan itulah kiranya nama Sahara Oloan Panggabean ditabalkan sebagai pengganti nama Jalan Sekip.

Berkas usulan itu diterima Antonius Devolis dan berjanji akan memperjuangkannya di eksekutif dan legislatif.

Sementara,Kabag Tapem Rasyid Ridho mengatakan Pemko Medan akan memedomani PP No 2 Tahun 2021 Tentang Rupa Bumi.Sesuai ketentuan usulan perubahan nama jalan harus mendapat persetujuan dari DPRD Medan.

Camat Medan Petisah Agha berjanji akan membantu proses kelengkapan administrasi."Kita dari pihak kecamatan dan kelurahan akan membantu dari segi kelengkapan administrasi"ujarnya.

Dalam Reses kali ini juga warga menyampaikan berbagai keluhan seperti jalan rusak,parit tumpat dan masih beroperasi nya penginapan yang berada dekat lokasi Reses padahal sudah pernah ditutup Pemko Medan.

Menanggapi adanya aspirasi perubahan nama Jalan Sekip menjadi Jalan Sahara Oloan Panggabean,Antonius sangat mendukungnya mengingat ketokohan dan perbuatan beliau semasa hidup beliau yang cukup dekat dengan masyarakat.Jadi sangat wajar nama beliau diabadikan sebagai pengganti nama Jalan Sekip.Sama dengan nama jalan lain yang ditabalkan dengan nama tokoh masyarakat,ujar Antonius

"Kita akan segera membicarakannya dengan pihak eksekutif dan legislatif"ujar Antonius yang juga Sekretaris DPD IPK Sumut.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Kahiyang Ayu,Ketua Tim Penggerak PKK Medan sempatkan belanja kebutuhan dapur.Saat meninjau di Pasar Petisah  Wali Kota dan Ketua TP PKK Medan membeli kacang tanah sebanyak 1 kilogram dengan harga Rp27 ribu dan pulut putih sebanyak 1 kilogram seharga 23 ribu.  Selain itu, mereka juga membeli telur sebanyak 30 butir dengan harga per butir Rp1.200.

Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M bersama Ketua TP PKK Medan, Kahiyang Ayu M. Bobby Afif Nasution, Selasa (11/5) melakukan peninjauan ke Pasar Petisah Medan untuk memantau harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021.

Hasil peninjauan pada hari itu, stok kebutuhan pokok masih dalam kondisi aman. Menurut Wali Kota, kenaikan harga menjelang Lebaran ini juga tidak terlalu signifikan. Wali Kota mencontohkan harga bawang yang masih berkisar Rp30-35 ribu dan daging Rp.140-150 ribu.

“Kenaikannya tidak begitu signifikan karena memang stok kita masih banyak,” ucapnya, seraya mengatakan, daya beli masyarakat Medan saat ini juga lebih meningkat dibanding menjelang Lebaran tahun lalu.

Dalam peninjauan itu, keduanya membeli ikan gembung kuring sebanyak 2 kilogram dengan harga Rp45 ribu/kilogram. Menurut pedagang ikan yang bernama Hermansyah itu, tidak terjadi kenaikan harga ikan dua menjelang hari Lebaran ini. Harga hari itu sama dengan harga hari-hari kemarin.

Beranjak dari lapak penjualan ikan, Wali Kota dan Ketua TP PKK Medan menuju ke meja penjualan cabe. Di meja ini, Ketua TP PKK Medan membeli cabe merah sebanyak 2 kilogram dengan harga Rp28 ribu/kilogram.

Di lapak penjualan daging, Wali Kota dan Ketua TP PKK pun membeli sekilo daging dengan harga Rp 150 ribu. Menurut pedagang, memang terjadi kenaikan harga sebesar Rp 10 ribu dibanding kemarin yang sebesar Rp140/kilogram. Selain daging, Ketua TP PKK juga membeli bumbu rendang Rp20 ribu dan dua kilogram kentang seharga Rp24ribu.

Kehadiran Wali Kota dan Ketua TP PKK Medan mengundang perhatian, bukan saja para pengunjung tapi juga pedagang Pasar Petisah. Tidak sedikit pengunjung dan pedagang meminta berswafoto. Permintaan ini pun dipenuhi Wali Kota dan Ketua TP PKK dengan penuh keramahan.

Usai melakukan pemantauan harga, Wali Kota pun meninjau sebuah bangunan di sudut Pasar Petisah  di seberang kantor Dinas Kesehatan Medan. Bangunan tersebut akan dijadikan Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Pasar Petisah. 

Wali Kota berharap, Posko ini nantinya benar-benar berfungsi sesuai dengan harapan, yakni memutus mata rantai penularan Covid-19.(rd)
Share Berita

Medan,DP News

Berita terkini,kalau Walikota Medan M Bobby Afif Nasution mencopot Kadis Kesehatannya karena dinilai lamban menangani Covid-19 ,kini Gubsu Edy Rahmayadi Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi 'menggeser' Alwi Mujahit Hasibuan dari jabatan Kepala Dinas Kesehatan Sumut. Alwi sendiri ditempatkan di posisi baru menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Sumut.

Namun dikutip dari CNNINDONESIA.com,Edy Rahmayadi menampik kabar yang beredar bahwa Alwi digeser karena tak becus menangani Covid-19 di Sumut.

"Ini berdasarkan hasil uji kompetensi dan kebutuhan," kata Edy, Selasa (11/5)

Menurut Edy jabatan Kepala Dinas PPKB Sumut harus dijabat oleh seorang dokter. Namun pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sumut yang berlatarbelakang dokter sangat minim. Karena itulah Alwi dipilih untuk mengisi jabatan itu.

"Jadi harus diawaki oleh seorang dokter. Dokter di tempat kita ini sangat terbatas. Maka kita alihkan dokter Alwi menangani khususnya stunting. Kita diurutan ketiga banyak stunting. Jadi ini berdasarkan kompetensi," paparnya.

Posisi Kadis Kesehatan Sumut untuk sementara masih kosong. Nantinya panitia lelang akan dibentuk untuk melakukan seleksi jabatan ini. Edy akan menunjuk pelaksana tugas agar tugas Kadis Kesehatan bisa tetap berjalan.

"Sementara menunggu proses lelang, pasti ada panitia lelang. Bekerja. Tidak boleh kosong jabatan itu, maka ditunjuklah Plt," pungkas Edy.

Berikut nama 8 pejabat eselon II yang dilantik:Selain Alwi Mujahid, terdapat 7 pejabat eselon II yang dilantik. Mereka merupakan mutasi jabatan eselon II berdasarkan hasil uji kompetensi (asesmen).

1. Manna Salwa Lubis dari sebelumnya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Langkat menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

2. Alwi Mujahit Hasibuan dari sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

3. Achmad Fadly dari sebelumnya Kepala Biro Umum dan Perlengkapan menjadi Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah.

4. Hasmirizal Lubis dari sebelumnya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah menjadi Asisten Administrasi Umum.

5. M Fitriyus dari sebelumnya Asisten Administrasi Umum menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

6. Abdul Haris Lubis dari sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

7. Alfi Syahriza dari sebelumnya Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang menjadi Kepala Dinas Perhubungan.

8. Rehulina Ginting dari sebelumnya Wakil Direktur Administrasi dan Umum RSU Haji Medan sebagai Direktur RSU Haji Medan.

Sementara untuk angka kesembuhan Covid-19, akumulasinya saat ini mencapai 26.723 orang. Kemudian untuk kasus kematian, jumlahnya mencapai 988 orang.

Diketahui, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sumatra Utara melaporkan kasus terkonfirmasi positif di Sumut hingga 9 Mei 2021 mencapai 30.058 orang. 

Pada Minggu (9/5) terdapat penambahan 76 kasus baru di Sumut yang berasal dari Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Dairi.(CNNIndonesia/rd).

Share Berita

Medan,DP News

Memastikan kadaluarsa bahan pangan menjelang hari Raya Idul Fitri 1442 H, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM bersama Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan peninjauan ke Pusat Perbelanjaan Ramayana di Jalan Sisingamaraja, Medan Kota, Selasa (11/5) siang.

Saat tiba di lokasi, Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota Medan menjalani Protokol Kesehatan (Prokes) dengan mencuci tangan di wastafel dan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan Thermo Gun. Kemudian Wali Kota dan Ketua TP PKK menuju lantai 3 mengecek kadaluarsa bahan pangan.

Satu persatu item bahan pangan di cek oleh Wali Kota Medan Guna memastikan apakah ada makanan dan minuman yang memasuki tanggal kadaluarsa maupun yang sudah kadaluarsa. Setelah di cek tidak ada ditemukan makanan dan minuman yang kadaluarsa sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat menjelang lebaran nanti.

"Saya sudah mengecek satu persatu item makanan dan minuman. Disini tidak ditemukan bahan pangan yang kadaluarsa. Namun demikian saya mengingatkan kepada pengelola untuk terus melakukan pengecekan bahan pangan tersebut," kata Wali Kota.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Medan dan Ketua TP PKK Kota Medan juga berbincang dengan warga yang tengah berbelanja kebutuhan menjelang lebaran. Wanita paruh baya bersama anaknya itu sangat antusias dan senang mengobrol dengan Wali Kota Medan.

Selanjutnya kepada pengelola,Wali Kota Medan meminta untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan di pusat perbelanjaan.
Hal ini dilakukan guna menekan penyebaran Virus Covid-19. Apalagi disaat menjelang lebaran masyarakat yang berbelanja pasti akan meningkat, tentu pengelola jangan sampai lengah dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Saya minta kepada pengelola untuk tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan, karena di saat menjelang lebaran masyarakat akan ramai berkunjung ke pusat perbelanjaan. Bersama-sama kita tekan angka penyebaran Virus Covid-19," jelas Wali Kota.(rd)

Share Berita


Asahan,DP News

Bupati H. Surya , BSc , menghimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), dan masyarakat Kabupaten Asahan untuk menyalurkan Zakat Mal melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Asahan.

Hal itu dsampaikan Bupati Asahan H Surya, BSc, usai menyerahkan zakat mal yang diterima oleh Ketua Baznas Kabupaten Asahan Ir. H. Ansa’ari  Margolang. Penyerahan Zakat Mal diserahkan di Kantor Baznas Kabupaten Asahan, Selasa (11/5).

Bupati Surya menyampaikan, ada yang berbeda pada tahun ini, biasanya kita melakukan pengumpulan Zakat Mal di pendopo rumah Dinas Bupati Asahan, namun dikarenakan tahun ini masih dalam suasana vandemi Covid 19, maka penyaluran Zakat Mal di serahkan masing2-masing  ke Kantor bBaznas atau melalui rekening, hal ini kita lakukan untuk menghindari penyebaran Covid 19 di Kabupaten Asahan, ucap Surya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Baznas Kabupaten Asahan Ir. H. Ansa’ari Margolang  menyampaikan ucapan  terimakasih kepada Bupati Asahan  karena telah menyalurkan Zakat hartanya kepada Baznas.

“Terimakasih pak, semoga Zakat ini dapat bermanfaat nantinya bagi orang yang membutuhkan”, ujar Ansa'ari

Dalam kesempatan itu, Kakan Kemenag Kabupatem Asahan H. Hayatsyah menyaksikan penyerahan Zakat tersebut.(ZN)

Share Berita

Asahan,DP News

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar silaturahmi dengan para ustadz. Acara digelar dalam rangka mengikuti safari Ramadhan 1442 H/2021 M di Aula Melati Kantor Bupati setempat, Selasa (11/5).

Bupati Asahan H. Surya, BSc menyampaikan atas nama Pemkab Asahan saya mengucapkan terima kasih kepada ustadz/mubaligh, karena telah ikut serta berpartisipasi dan berperan aktif dalam pembangunan di Kabupaten Asahan khususnya di bidang keagamaan, memberikan pencerahan agama kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menambah ilmu dan pengetahuan agama sekaligus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, ucap Surya.

Biasanya acara ini dilaksanakan pada malam takbiran, namun mengingat saat ini masih dalam pandemi covid-19, maka acara silaturahmi ini dilaksanakan pada pagi hari ini, katanya.

Bupati Surya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Asahan, agar tidak melakukan takbiran keliling pada malam Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M. Sebagai warga negara yang baik, kita harus mengikuti dan patuh terhadap peraturan yang telah diberikan oleh pemerintah, katanya.

Di akhir pidatonya, Bupati Asahan meminta kepada para ustadz agar membantu dan mendukung saya sebagai Bupati Asahan dan Wakil Bupati Asahan dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Asahan menjadi lebih baik lagi kedepannya serta mensukseskan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan mewujudkan asahan sejahtera yang religius dan bermartabat.

Sementara Al-Ustadz H. Ahmad Qosim Marpaung pada tausiyahnya menyampaikan ada 3 mata yang dijauhkan Allah dari melihat api neraka yakni mata yang selalu membaca Alquran, mata yang menangis karena takut kepada Allah SWT dan mata yang menahan dari melihat segala sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT. Oleh karena itu, kita berharap agar mata kita dapat dijauhkan Allah SWT dari melihat api neraka, katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Asahan H. Surya, BSc dan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar,S.Sos,MSi, didampingi Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs John Hardi Nasution,MSi, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan memberikan penali kasih dan bingkisan kepada para Ustadz yang diserahkan secara simbolis.

Dalam kesempatan itu, hadir Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ketua MUI Kabupaten Asahan, Ketua Imtaq Kabupaten Asahan, Ketua FKUB Kabupaten Asahan, para Ustadz dan tamu undangan lainnya.(ZN)

Share Berita

Medan,DP News

Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga mengingatkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan, tidak lalai dalam melakukan pengawasan di seluruh pusat keramaian pasar tradisional, plaza, mall, restoran hingga tempat hiburan lainnya.

"Sebab pasca adanya larangan mudik bagi warga di seluruh tanah air, termasuk di Kota Medan maka dapat dipastikan masyarakat akan merayakan lebaran di kotanya sendiri. Yakni sudah pasti warga akan mendatangi sejumlah pusat hiburan di Medan, seperti mall, plaza, restoran hingga pusat hiburan,"kata Ihwan Ritonga menjawab wartawan di Medan, Senin (10/5). 

"Karena mau kemana lagi masyarakat merayakan lebaran, sudah pasti akan tetap di sekitaran Kota Medan ini saja. Yakni selain bertamu ke rumah keluarga, sudah pasti larinya akan ke pusat perbelanjaan seperti plaza, restoran dan mall,,"imbuh Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan ini. 

Untuk itu, Ihwan Ritonga meminta Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Medan, agar secara ketat   melalukan pengawasan penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid 19 pusat perbelanjaan mall, plaza hingga pusat perbelanjaan dan hiburan lainnya. " Kita harapkan tim gugus agar turun langsung melakukan pengawasan. 

Jika kapasitas mall, plaza dan pusat perbelanjaan biasanya kapasitas 100 persen, maka di nantinya harus dikurangi 50 persen. Jangan sampaik membludak, jika terjadi maka jangan segan-segan menghentikan dan mengurangi pengunjung yang hadir,"jelas dia.

Wakil rakyat dari Dapil IV Kota Medan meliputi Kecamatan Medan Amplas, Medan Area, Medan Kota dan Medan Denai ini menegaskan, perlunya pengawasan ketat tersebut agar ke depannya tidak terjadi gelombang penambahan peningkatan jumlah penderita Covid . Sevab kita tidak ingin Kota Medan terus mengalami peningkatan jumlah covid. 

"Makanya kita harapkan pemerintah hendaknya tidak mengabaikan penanganan covid di pusat hiburan, keramaian seperti plaza dan mall. Penyekatan warga yang mudik perlu dilakukan, tapi pengawasan warga gabg merayakan lebaran di mall dan plaza juga harus tetap jadi perhatian kita bersama,"sebutnya.(rd)

Share Berita


Samosir ,DP News

Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom membuka Forum Konsultasi Publik RPJMD Kabupaten Samosir Tahun 2021-2026 khusus Lingkup Pemkab Samosir di Aula Kantor Bupati Samosir, Senin (10/5).

Forum ini dihadiri oleh para asisten, pimpinan SKPD, camat, dan ASN di lingkungan Pemkab Samosir. 

Kegiatan ini merupakan penyusunan rancangan awal yang menyangkut: (1) penyusun rantek RPJMD, (2) penjabaran visi dan misi Bupati Samosir, (3) perumusan tujuan dan sasaran, (4) perumusan strategi dan arah kebijakan, (5) perumusan program pembangunan daerah, (6) perumusan program perangkat daerah, dan (7) Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

Vandiko menekankan pentingnya perencanaan pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat sesuai visi yang telah ditetapkan yaitu “mewujudkan masyarakat Samosir yang sejahtera dan bermartabat secara ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.” Di akhir arahannya, Vandiko juga mengutip kata bijak dari Benjamin Franklin, “if you fail to plan, you plan to fail,” jika kita gagal merencanakan, kita merencanakan kegagalan. 

Vandiko juga menekankan kesungguhan tidak hanya dalam perencanaan tetapi juga pelaksanaan pembangunan itu seoptimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat Samosir dalam bidang ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Samosir, Rudi S.M. Siahaan memaparkan hasil Kerja dan pembahasan Tim Teknis Penyusun RPJMD Kabupaten Samosir Tahun 2021-2026 dengan masing - masing OPD di hadapan para peserta forum konsultasi yang dilanjutkan dengan tanya jawab dipandu oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Saul Situmorang. 

Kegiatan ini menampung masukan-masukan dari para peserta forum untuk dihimpun dalam rangka penyempurnaan Rancangan RPJMD sebelum dibahas dengan Forum yg lebih luas dan juga bersama dengan DPRD Samosir untuk menghasilkan kesepakatan bersama. 

Di akhir forum, diadakan penandatanganan berita acara Kesempatan Forum oleh yang mewakili peserta forum konsultasi tersebut.(ml-red)

Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.