Medan,DP News                  

Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif  Nasution SE MM menekankan perlu bergerak cepat dalam mewujudkan 'Medan Sakadanwira'.

"Kita tidak memiliki waktu yang lama.Hanya tiga tahun untuk melakukan perubahan. Jadi kami minta, kita bergerak cepat bersama merealisasikan visi misi yang telah ada salah satunya pendataan UMKM. Sebab, kita ingin mewujudkan ‘Medan Sakasanwira’ (Satu Kelurahan Satu Sentra Kewirausahaan) sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan Kota Medan. Maka yang perlu diingat adalah bukan saling pantau tapi saling dukung,” tandas Bobby dalam pertemuan dengan Camat se- Kota Medan,Sabtu(27/2) sore.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota mengingatkan setiap camat untuk lebih fokus terhadap kondisi dan situasi serta pembenahan di wilayahnya. 

Hal yang menjadi perhatian khusus adalah masalah kebersihan, kesehatan serta pendataan UMKM di setiap kecamatan. Untuk masalah kebersihan, camat harus melakukan monitoring wilayahnya dan berkoordinasi dengan DKP.

Lalu, sambung Wali Kota, camat harus cepat tanggap dan sigap dalam penanganan Covid-19 terkait data masyarakat yang terpapar agar segera dilakukan penanganan.

Selanjutnya, Wali Kota berpesan agar para camat dan pimpinan OPD membuat rencana kerja sehingga dapat diketahui pekerjaan mana saja yang sudah dan belum dilakukan. “Semuanya harus memiliki target kerja, sehingga kita memiliki kualitas diri dan kita paham program mana saja yang belum terealisasi. Kembali lagi, kolaborasi harus dibangun. Jika ada di antara pimpinan OPD dan camat yang tidak mau bekerja sama, laporkan ke kami agar kami tindak,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman SE berharap kepada seluruh OPD dan camat untuk merubah sistem kerja menjadi lebih baik. Kemudian, jangan ada batas antar OPD dan kecamatan dan menambahkan beberapa poin yang harus dilakukan oleh pimpinan OPD dan camat. Pertama, untuk DKP agar memperhatikan kondisi pohon serta melakukan pemangkasan dahan secara berkala.(rd)

Share Berita

Asahan,DP News

Pasca dillantik menjadi Wakil Bupati Asahan, Jum'at 26/02/2021 Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, MSi secara resmi menutup Festival Nasyid Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2021 di Gedung Tahfidz Masjid Agung H Ahmad Bakrie Kisaran, Sabtu (27/2).

Sekretaris Panitia Festival Seni Nasyid Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2021 Ali Muqhofar, S.Sos, MAP, festival nasyid dilaksanakan 24-27 Februari 2021 dan diikuti  25 kecamatan dengan jumlah peserta 48 group. Jumlah peserta terdiri dari 23 group putra dan 25 group putri dan keseluruhannya berjalan dengan sukses dan lancar.

Mantan Kabag Umum itu menyampaikan bag parai peserta terbaik nantinya akan diberikan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Asahan serta hadiah berupa trophy dan uang tunai.

Sementara Wakil Bupati Asaha Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, MSi menyampaikan sambutan Bupati Asahan mengatakan bahwa pelaksanaan festival nasyid merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kesenian Islam.

Untuk itu, diperlukan perhatian, keterlibatan dan tanggungjawab seluruh komponen masyarakat dan jajaran pemerintah, agar penyelenggaraan Festival nasyid ini memberi bekas dan pengaruh positif yang tampak dan dirasakan secara nyata dan terukur dalam perkembangan kehidupan masyarakat kita kedepan," ujar Taufik.

Wakil Bupati yang baru dilantik itu mengatakan, bahwa kepada grup nasyid yang meraih peringkat terbaik dalam festival seni nasyid kali ini untuk terus mengasah kemampuan sebagai persiapan dalam mengikuti ajang yang lebih tinggi, kata Taufik.

"Group nasyid terbaik pertama, baik putra maupun putri, tidak mutlak menjadi duta Kabupaten Asahan untuk mengikuti festival nasyid tingkat Provinsi. Nantinya akan diadakan seleksi dan pemusatan latihan (TC) untuk mencari personil-personil yang lebih baik sehingga menghasilkan grup nasyid terbaik dan membawa nama Kabupaten Asahan “, tukasnya.

Taufik berpesan kepada grup nasyid yang belum berhasil mengukir prestasinya dalam festival nasyid ini, agar terus berlatih dan memacu diri untuk berprestasi di kesempatan-kesempatan yang akan datang. “ Kepada yang menang maupun yang belum menang, saya berharap tetap semangat dalam melestarikan kesenian Islam”, harapnya.

Di akhir sambutannya,Taufik memberikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Asahan karena telah mensukseskan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Asahan. Mari kita sama-sama melanjutkan pembangunan Kabupaten Asahan menuju masyarakat Asahan sejahtera yang religius dan berkarakter.

Kegiatan penutupan tersebut diakhiri dengan pengumuman pemenang yang disampaikan oleh Sekretaris Dewan Juri Festival Nasyid Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2021 Drs. H. Damanhuri Lubis, M. Pd dan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada pemenang oleh Wakil Bupati bersama dengan unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Asahan dan Ketua Dharma Wanita Kabupaten Asahan

Berikut daftar nama pemenang yaitu :

Groupnasyid putra

Juara I Kecamatan Sei Kepayang Barat, 

juara II Kecamatan Kota Kisaran Timur,

juara III Kecamatan Tanjung Balai,

juara jarapan I Kecamatan Air Joman dan

juara harapan II Kecamatan Kota Kisaran Barat

Juara Harapan III Kecamatan Air Batu.

Group nasyid putri, juara I Kecamatan Kota Kisaran Barat, juara II Kecamatan Kota Kisaran Timur, juara III Kecamatan Aek Ledong, juara Harapan I Kecamatan Sei Kepayang Barat, nuara Harapan II Kecamatan Sei Dadap dan juara harapan III Kecamatan Air Joman

Untuk vokalis terbaik adalah

Nurjannah Lubis Kecamatan Kota Kisaran Barat (putri) dan Muhammad Daud Kecamatan Sei Kepayang Barat (Putra).

Sedangkan instrumen terbaik adalah Kecamatan Kota Kisaran Timur (putra/putri). Untuk busana terbaik adalah Kecamatan Sei Dadap (Putri) dan Kecamatan Air Batu (Putra).

Dalam kegiatan itu hadir unsur Forkopimda Kabupaten Asahan, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ketua Dharma Wanita Kabupaten, Ketua MUI Kabupaten Asahan, Ketua Imtaq Kabupaten Asahan, OPD, Camat dan tamu undangan lainnya.(ZN)

Share Berita

 

Medan,DP News

Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor heran dengan masih berdirinya kokoh tembok pagar sepanjang 50 meter di Jalan Pengayoman Gang Efrata Sei Agul, Medan Barat yang sudah lama dikeluhkan warga sekitar.

Keluhan warga itu disampaikan kepada Antonius di Sopo Restorasi,Sabtu(27/2).Sopo Restorasi merupakan tempat Antonius menampung berbagai persoalan warga.

Menurut warga, tembok tersebut sudah delapan tahun lebih keluar surat perintah bongkarnya namun hingga kini belum juga dibongkar. Surat tersebut bernomor 640/665 tanggal 3 Oktober 2012 lalu ditandatangani langsung oleh Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan Ir Samporno Pohan, MT.

“Saya kembali didatangi warga Gang Efrata karena tembok yang pernah mereka keluhkan saat reses belum juga ditindaklanjuti dinas terkait. Padahal surat perintah bongkarnya sudah delapan tahun lalu diterbitkan oleh Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan,” ujar Antonius pada wartawan di Medan, Sabtu.

Menurut Antonius, tembok tersebut memang sudah seharusnya dibongkar karena menyalahi aturan, di mana tinggi tembok tersebut mencapai 3 m sehingga dari aspek lingkungan saja sudah pasti mengganggu kehidupan warga sekitar.

Dijelaskan, pembangunan tembok tersebut sebetulnya tidak dipersoalkan warga jika tingginya hanya 1,5 m, meskipun hal itu tetap melanggar peraturan daerah (Perda). Sebab jika mengacu pada Perda ketinggian tebok hanya diijinkan 1,3 m, apalagi berada di tengah perkampungan warga.

Itu sebabnya, tambah Antonius, tembok tersebut harus segera dibongkar karena surat perintah bongkarnya sudah diterbitkan oleh Dinas TRTB yang kini sudah berganti nama menjadi Dinas Permukiman, Kawasan Perumahan dan Penataan Ruang.

“Lagi pula untuk apa sih bangun tembok tinggi-tinggi apalagi di dalam gang, kalo mau bangun perumahan 1 m juga cukup, kalau merasa kurang aman ya ditambah aja pakai teralis besi sehingga sirkulasi udara di permukiman warga tidak terganggu,” ujar Politisi Nasdem yang juga Sekjen DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Sumut.

Antonius semakin pusing karena warga Lingkungan I itu ikut mempersoalkan keberadaan Hotel De Paris di Jalan Danau Marsabut. Pasalnya, warga yang dikoordinir oleh R. Paggabean mengaku hampir setiap malam terganggu oleh suara musik dari Hotel De Paris. Apalagi pada Jumat malam dan Sabtu malam.

Tak Cuma itu, warga pun mempertanyakan juga soal ijin bangunan Hotel De Paris yang awalnya disebut rumah tempat tinggal namun belakangan berubah menjadi hotel. “Betul. Warga pun menanya saya juga soal bangunan Hotel De Paris apakah tidak melanggar aturan, kalo melanggar kenapa tidak dibongkar,” ucap Antonius yang duduk di Komisi 4 DPRD Medan.

Menjawab keluhan warga, Antonius berjanji akan membawa permasalahan tembok dan ijin bangunan Hotel De Paris ke Komisi 4 karena hal itu memang bidangnya. Tapi kalo masalah musik Hotel De Paris akan saya berkoordinasikan dengan instansi terkait karena lokasinya berada di dalam hotel.

“Kalo saya mau main kasar bisa saja anggota IPK saya suruh menertibkan Hotel De Paris, tapi itu kan tidak baik karena pasti melanggar hukum. Sama sekali saya tidak kenal sama pemiliknya, tapi karena hal ini menyangkut ketertiban warga maka saya harus mencari jalan keluarnya,” tutup Antonius.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Gebrakan perdana Walikota Medan HM Bobby Nasution merealisasikan vaksinasi bagi para supir dan pedagang untuk menekan pandemi Covid-19 mendapat respon positif dari Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor.

Gebrakan Bobby ini benar benar menunjukkan wujud kolaborasi diantara OPD di jajaran Pemko Medan.Ini kolaborasi Dishub,Dinkes dan PD Pasar yang harus ditingkatkan,ujar Antonius,Sabtu(27/2).

Kolaborasi sebagaimana visi misi Bobby-Aulia Rahman harus benar-benar didukung semua OPD di jajaran Pemko Medan.

"Kita salut dan bangga, walikota langsung buat gebrakan nyata ditengah pandemi Covid-19"tandas Antonius,anggota dewan dari Dapil 1 tersebut.

Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem ini yang duduk di Komisi IV ini mendorong Kadishub Iswar mensosialisasikan kepada seluruh supir angkutan agar mengikuti vaksinasi Covid-19.

Para supir dan pedagang itu berhubungan langsung dengan masyarakat sehingga wajar menjadi prioritas vaksinasi Covid-19,ujar Antonius.

Sebagaimana diketahui,Bobby Nasution fokuskan vaksinasi Covid-19 di terminal dan pasar-pasar tradisional.Para supir dan pedagang sudah dimulai di Terminal Amplas dan Pasar  Titi Kuning.(rd)

Share Berita

 

Medan,DP News

Setelah meninjau  Vaksinasi Covid-19 di Terminal Amplas, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM, bersama rombongan melakukan peninjauan ke Pasar Titi Kuning yang terletak di jalan Brigjen Hamid, Sabtu (27/02).
Setibanya di Pasar Titi Kuning Wali Kota Medan didampingi Plt Dirut PD Pasar dan Pengelola Pasar Hendy Ong, melihat proses Vaksinasi Covid-19 untuk para pedagang yang berada di pasar tersebut. Sama seperti vaksinasi sebelumnya, Wali Kota Medan juga berbincang dengan pedagang.
"Saya melihat antusias pedagang di Pasar Titi Kuning sangat besar, dari jumlah total pedagang 200 orang telah mendaftar dan jumlah ini akan bertambah lagi. Semoga Progam Vaksinasi untuk masyarakat ini dapat berjalan sukses agar Kota Medan terhindar dari Covid-19", kata Wali Kota.
Menurut Wali Kota, Pemko Medan menargetkan seluruh pengemudi dan pedagang akan mendapatkan Vaksin Covid-19. Ke depan akan terus di data dan di sosialisasikan.
Sementara itu, Pengelola Pasar Titi Kuning, vaksinasi mendapat antusias dari pedagang. Dari jumlah total 389 pedagang,untuk hari ini jumlah yang divaksin  hanya 200 orang, maka kami sortir untuk 200 pedagang dan hanya warga yang memiliki KTP Kota Medan saja yang divaksin. Sebab ada beberapa pedagang yang memiliki KTP di luar Kota Medan.
" Kami juga telah mensosialisasikan Vaksinasi Covid-19 kepada seluruh pedagang dan mereka yang awalnya ragu, sekarang mereka antusias. Untuk pedagang yang belum divaksin Kami akan daftarkan untuk divaksin selanjutnya", jelasnya.(rd)

Share Berita

Medan,DP News

Wali Kota Medan Muhammad  Bobby Afif Nasution SE MM, meninjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 supirdan pedagang di Kota Medan, Sabtu (27/02). Lokasi Vaksinasi Covid-19 yang pertama ditinjau Wali Kota Medan adalah Terminal Amplas, tepatnya di Unit Pelaksana Terpadu (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Medan.
Saat tiba di lokasi Vaksinasi Covid-19, Wali Kota Medan yang disambut Sekda Ir Wiriya Alrahman MM, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, Dandim 0201/BS Letkol Inf Agus Setiandar dan para Asisten dan OPD di lingkungan Pemko Medan, langsung melihat proses vaksinasi Covid-19 untuk para supir.
Adapun tahapan pelaksanaan vaksinasi yaitu peserta vaksin harus melalui 4 meja. Meja pertama adalah meja pendaftaran, pada tahapan ini petugas akan mendata sesuai dengan biodata peserta termasuk riwayat yang diderita peserta. Usai mendaftar, peserta vaksin selanjutnya melakukan screening kesehatan (pengecekan tekanan darah dan suhu tubuh) pada meja kedua. Kemudian, peserta akan diberikan vaksin pada meja ketiga. Selanjutnya di meja terakhir hasil vaksinasi akan dicatat dan para peserta akan menerima sertifikat sebagai tanda menerima vaksin.
Di sela- sela tinjauan, Wali Kota Medan juga menyempatkan berbincang dengan tenaga medis dari Dinas Kesehatan dan memberikan motivasi kepada penerima Vaksinasi. Diharapkan seluruh supir menerima vaksinasi  agar transportasi di Kota Medan terhindar dari Virus Covid-19.
Usai meninjau pelaksanaan Vaksinasi, Wali Kota Medan mengatakan kendaraan umum di Kota Medan kita perhatikan kemarin masih banyak yang belum patuh tentang protokol kesehatan 3 M. Sosialisasi 3M harus tetap kita lakukan sembari tetap memberi mereka optimisme dengan cara mereka di vaksin agar kedepannya mereka memiliki kekebalan tubuh.
"Kita harapkan nanti para pengendara kendaraan umum ini walaupun sudah divaksin tetap mengikuti protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan kita kasih tahu setelah divaksin ini jangan merasa langsung tidak bisa terinfeksi lagi, ini yang harus kita sosialisasikan kepada seluruh masyarakat yang sudah di vaksin", kata Wali Kota.
Dijelaskan Wali Kota, sat ini vaksin yang ada di Kota Medan tersedia sebanyak 96 ribu vaksin, ini jumlah yang luar biasa juga makanya kira percepat terutama pada pelayanan umum terkhususnya angkutan umum. Sebab, banyak masyarakat Kota Medan yang menggunakan angkutan umum agar masyatakat merasa aman saat naik kendaraan umum sehingga para pengendara angkutan dapat menambah pendapatan.
"Proses Vaksinasi Covid-19 untuk pengemudi akan kita percepat biar masyarakat percaya kendaraan umum di Kota Medan aman dari Covid 19. Selain itu Petugas Satpol PP Kota Medan dan Dishub yang merupakan garda terdepan juga akan divaksin", ujar Wali Kota Medan.
Dalam kesempatan tersebut, Kadis Perhubungan Kota Medan, Iswar menjelaskan ada sebanyak 183 orang yang terdaftar di pengujian Amplas. Tetapi hingga pagi ini antusias masyarakat yang bukan pengemudi tetapi pengelola angkutan juga ikut serta divaksin.
Pada prinsipnya, lanjut Iswar, hampir keseluruhan target minimal 70 persen dari seluruh masyarakat Kota medan. Yang kebetulan hari ini kami sangat mengapresiasi kepada bapak Wali Kota yang pertama dilakukan beliau adalah untuk pengemudi.
"Kami beserta jajaran Dinas Perhubungan Kota Medan dan Organda mengapresiasi sebab menjadi para supir menjadi perhatian pertama. Dan ini akan terus berjalan. Mudah-mudahan kepada seluruh penggerak transportasi ini bisa hidup sehat dan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka", kata Kadishub
Sementara itu, Ketua Organda Medan Mont Gomery Munthe, mengapresiasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang digelar Pemko Medan untuk para pengemudi transportasi angkutan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan dimana baru dilantik sudah memperhatikan para pengemudi.(rd)


Share Berita


Medan,DP News

Walikota Medan HM Bobby Afif Nasution optimis penanganan infrastruktur kota rampung 2 tahun.

"Kalau yang menjadi wewenang Kota Medan,kita optimis tertangani dalam 2 tahun"ujarnya saat ditanyai wartawan di kantor walikota usai menyampaikan pidato perdana di DPRD Medan,Jumat(26/2).

Menyinggung penanganan pandemi Covid-19, Bobby didampingi Aulia Rahman mengatakan perlu tindakan cepat dan tepat terutama dengan vaksinasi tahap kedua.

Sasaran tahap kedua vaksinasi kata Bobby adalah pada pelayanan publik seperti terminal,pasar pasar tradisional dan tempat pelayanan publik lainnya.

"Sasaran kita tempat layanan publik seperti terminal dan pasar-pasar"ujar Bobby yang didampingi Wakil Walikota Aulia Rahman.(rd)

Share Berita

Medan,DP News             

Dilantik pagi hari,Walikota Medan HM Bobby Afif Nasution sore harinya langsung pertemuan dengan seluruh Pimpinan OPD.Bersama Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman SE memperkenalkan diri dan penekanan juga ingin seluruh OPD peningkatan pelayanan terbaik kepada masyarakat.Untuk mewujudkannya,seluruh OPD harus menghilangkan ego sektoral dan harus berkolaborasi untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Saya ingin semua bisa saling berkolaborasi dan saling support. Saya minta kedepannya ego sektoral bisa benar-benar kita runtuhkan, agar kenyamanan dan kecepatan kerja bisa optimal dan dapat dirasakan masyarakat dalam waktu cepat. Kita mulai dari hal yang terkecil hingga akhirnya nanti bisa kita kerjakan yang lebih besar lagi kedepannya secara berkesinambungan," kata Wali Kota Medan,Jumat(26/2).

Terkait penanggulangan Covid-19di katanya harus bergerak cepat mendata siapa saja yang masuk ke dalam kategori yang akan divaksin. Saling berkolaborasi dalam mendata dan juga harus lebih aktif dalam berkolaborasi serta mencari solusi dari permasalahan yang ada. Saya menginginkan ke depannya penanganan seperti ini perlu lebih komprehensif," jelasnya

Sedangkan terkait perekonomian, sambung Wali Kota Medan, Pemko Medan akan fokus kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terutama UMKM tingkat kelurahan menjadi tingkat kecamatan hingga ke tingkat internasional. 

"Kita harus jadikan kuliner Kota Medan bukan hanya di atas piring, tapi juga dapat dijadikan entertainment. Sebab, seluruh etnis yang ada di Kota Medan memiliki kulinernya masing-masing yang dapat ditonjolkan," tegasnya.

Sebelumnya Sekda Medan menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun 2021 sudah disahkan DPRD Kota Medan pada bulan Desember 2020. Saat ini, Pemko Medan telah menggunakan Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). "Selain itu, kami juga telah mempersiapkan laporan keuangan yang akan diserahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut paling lambat pada tanggal 31 Maret. (Rd)


Share Berita

Medan,DP News

Kahiyang Ayu, S.TP,isteri Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE.MM dilantik sebagai Ketua TP PKK Kota Medan dan Ketua Dekranasda Kota Medan.Pelantikan dilakukan Nawal Edy Rahmayadi selaku Ketua TP PKK Provinsi Sumut dan juga Ketua Dekranasda Provinsi Sumut di Aula T Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubsu, Jumat (26/02) seusai Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melantik Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE.MM dan Wakil Wali Kota Medan H. Aulia Rachman,SE.

Seperti pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan sebelumnya, proses pelantikan Ketua TP PKK Kota Medan dan Ketua Dekranasda Kota Medan juga tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Provinsi Sumut, Nawal Edy Rahmayadi dalam pidatonya mengatakan pelantikan ini merupakan wujud pelaksanaan ketentuan dalam bidang kelembagaan di gerakan PKK maupun Dekranasda sebagai langkah awal bagi ketua yang dilantik untuk meneruskan kepemimpinan di PKK dan Dekranasda sebagai rangkaian dari kegiatan pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Bupati dan Wakil Bupati di Provinsi Sumut.

"Saya selaku pribadi maupun sebagai Ketua PKK dan Dekranasda Sumut mengucapkan selamat atas pelantikan tersebut, semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan menyertai tugas bapak sebagai ketua pembina TP PKK dan Dekranasda di daerah masing-masing."kata Nawal Edy Rahmayadi.

Dalam pelantikan tersebut, Nawal Edy Rahmayadi juga menekankan kepada Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda untuk memahami hal-hal penting dan siap berkonsultasi serta berkoordinasi demi terlaksananya seluruh program kerja yang akan dilaksanakan setiap harinya.

"Saya yakin ibu-ibu dapat menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya dengan bekerjasama dengan tim penggerak PKK dan dekranasda Provinsi Sumut maupun dengan organisasi-organisasi wanita yang ada serta dengan gugus tugas covid-19 di daerah masing-masing."ujar Nawal Edy Rahmayadi.

Disamping itu, lanjut Nawal lagi, program-program kerja harus menjadi prioritas utama dan pembenahan struktur segera dipersiapkan serta pemberesan segala inventarisasi diteliti dengan sebaik-baiknya.

"Jangan lupa juga pelajari buku memori ketua yang lama sebagai gambaran untuk pelaksanaan tugas kedepanya dan yang tidak kalah pentingnya adalah berkoordinasi dengan Dinas terkait serta Satgas covid-19".lanjut Nawal Edy Rahmayadi.(rd)


Share Berita

 

Asahan,DP News

Puncak gelaran pilkada serentak yang dilaksanakan pada tahun 2020 lalu, hari ini, Jumat, (26/2), pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih masa jabatan 2021-2024 resmi dilantik. H. Surya, BSc dan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, MSi, selaku Bupati dan Wakil Bupati Asahan terpilih bersama beberapa Kepala Daerah terpilih lainnya se-Sumatera Utara ikuti acara pelantikan yang diselenggarakan di Aula Tengku Rizal Nurdin Kantor Gubsu, Jalan Sudirman No.41 Medan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi atas nama Presiden Republik Indonesia secara resmi melantik H. Surya, BSc menjadi Bupati Asahan dan Taufik Zainal Abidin Sitegqr, S.Sos, MSi, menjadi Wakil Bupati Asahan masa jabatan 2021-2024 sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.12354 tentang pengesahan pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah serentak di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Utara. Pelantikan tersebut ditandai dengan pembacaan naskah pelantikan dan dilanjutkan dengan penandatanganan naskah pelantikan sekaligus pemasangan tanda jabatan Bupati dan Wakil Bupati.

"Pelantikan pada hari ini merupakan momentum untuk melaksanakan amanah rakyat dalam rangka membangun daerah demi kesejahteraan rakyat, berjuanglah demi kepentingan rakyat dan bekerjalah secara jujur," tegas Edy Rahmayadi selaku Gubernur Sumatera Utara dalam sambutannya. 

Edy Rahmayadi menyampaikan kepada seluruh Kepala Daerah yang baru dilantik agar sekembalinya ke daerah untuk segera lakukan konsolidasi dan koordinasi dalam merealisasikan visi dan misi yang diusung selama kampanye pilkada yang lalu. 

“Kepada Kepala Daerah yang baru dilantik agar segera merealisasikan program-program yang yang diusung dan implementasinya harus sejalan dengan program-program dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat”, ujar Gubsu.

Setelah pelantikan tersebut, pelantikan Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) sekaligus Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan Ny. Hj. Titiek Sugiharti Surya oleh Ketua Dekranasda sekaligus Ketua TP PKK Provinsi Sumut Hj. Nawal Lubis Edy Rahmayadi.

Hj. Nawal Lubis Edy Rahmayadi dalam sambutannya menyampaikan kepada Ketua PKK dan Dekranasda yang baru dilantik agar dapat mengemban tugas dan menjalankan program-program PKK dan Dekranasda dengan baik demi mendukung program pembangunan di Kabupaten masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Forkopimda, seluruh OPD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, TP PKK dan Dharma Wanita Kabupaten Asahan turut menyaksikan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Asahan terpilih hasil Pilkada Asahan 2020 secara virtual di Aula Melati Kantor Bupati Asahan dan Pendopo Rumah Dinas Kantor Bupati Asahan disertai dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. 

Sementara itu, masyarakat yang ada di Kecamatan juga dapat menyaksikan prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Asahan yang disiarkan secara virtual hingga ke seluruh Kecamatan se-Kabupaten Asahan. “hal tersebut kita lakukan demi menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19”, kata Sekretaris Daerah (Sekda) Dts Jhon Hardi Nasution MSi.(ZN)

Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.