Medan,DP News                          
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH menyampaikan ucapan selamat atas  dioperasikannya Harper Hotel. Kehadiran hotel ini diharapkan semakin mengukuhkan Kota Medan sebagai Kota MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition). Di samping itu juga membuktikan Kota Medan dipercaya bagi para investor untuk berinvestasi, sebab tidak mudah untuk membangun kepercayaan tersebut.
Ucapan selamat ini disampaikan Wali Kota usai menandatangani prasasti peresmian Harper Hotel dan pemotongan nasi tumpeng didampingi General Manager Harper Hotel Edy Suprayitno. Setelah itu Wali Kota meluangkan waktu untuk coffe morning bersama seluruh manajemen Harper Hotel.
Dikatakan Wali kota, kehadiran Harper Hotel diharapkannya juga semakin menggeliatkan pariwisata di ibukota Provinsi Sumatera Utara. Selain itu dapat mendorong investor lainnya untuk berinvestasi karena ibukota Provinsi Sumatera Utara sangat aman dan kondusif.
Usai coffe morning, Wali Kota sempat meninjau  ruangan hotel, termasuk kamar dan restoran. Di samping mempertahankan kondisi kamar yang ada, Wali Kota juga berpesan agar manajemen hotel senantiasa memperhatikan mutu dan kualitas bahan makanan yang disajikan.
“Hal ini akan menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk memilih Harper Hotel sebagai tempat untuk menginap,” pesan Wali Kota didampingi Kadis Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan Qamarul Fattah, Kadis PU Kota Medan Isa Ansyari serta Kabag Humas Arrahman Pane.
Kemudian Wali Kota juga menekankan akan pentingnya membangun sikap ramah bagi seluruh jajaran hotel, sehingga tamu merasa betah dan benar-benar terlayani dengan baik. Kemudian memasukkan makanan khas Kota Medan dalam menu yang disajikan kepada para tamu.Sebab, Kota Medan merupakan kota kuliner yang memiliki dua cita rasa ykani enak dan enak sekali.
GM Harper Hotel Edy Suprayitno, mengaku sangat senang karena Wali Kota dapat meresmikan langsung Harper Hotel Medan. Dikatakan Edy, kehadiran Wali Kota menjadi bentuk dukungan sekaligus spirit bagi jajaran Harper Hotel untuk dapat memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung sesuai arahan dan masukan yang diberikan Wali Kota.
Kemudian Edy menegaskan, seluruh jajaran Harper Hotel bertekad dan berkomitmen penuh untuk menunjukkan bahwa Kota Medan dikenal dengan keramahtamahannya melalui pelayanan yang diberikan kepada setiap tamu yang datang. “Semoga kehadiran Harper Hotel Medan dapat memberikan sumbangsih positif bagi sektor pariwisata Kota Medan ke depannya,’’ ungkap Edy.(Rd)


Share Berita

Ketua Lansia Kota Medan Drs Khairil Anwar,yang juga mantan Kadispora saat menyerahkan hadiah kepada para juara lomba memeriahkan Hari Lansia,Rabu(31/7) Hotel Soeichi
Medan,DP News                                      
Kabag Sosial dan Pendidikan Khoiruddin Rangkuti mengatakan, Pemko Medan akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, khususnya para lanjut usia (lansia) yang ada di Kota Medan agar mereka dapat tetap diberdayakan dalam setiap gerak pembangunan dengan memperhatikan fungsi-fungsi kearifan, keahlian, keterampilan dan pengalaman yang dimiliki masing-masing individu sesaui dengan usia dan kondisi fisiknya.
“Pemberdayaan para Lansia ini perlu dilakukan agar mereka di usia  menjelang senja masih bisa berkarya, berusaha berkreasi , berguna dan berkualitas di lingkungan masing-masing,”kata Wali Kota diwakili Kabag Sosial dan Pendidikan (Sospen) Setdako Medan Khoiruddin Rangkuti ketika menghadiri acara peringatan Hari Lansia 2019 di Hotel Soechi Medan, Rabu (31/7).
Melalui peringatan Hari Lansia ini, Wali Kota  mengajak semua untuk bisa mencintai para lansia, terkhusus yang ada di Kota Medan. Kemudian senantiasa memberikan kesempatan dan peran kepada kaum lansia. Sebab, banyak para lansia di tengah masyarakat yang masih potensial dan produktif.
Selanjutnya Wali Kota lebih jauh memaparkan, ada 5 hal harus dilakukan guna menciptakan  suasana yang mendukung terjadinuya perubahan dan perilaku lansia untuk tetap sehat dan produktif. Selain  mempromosikan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, juga menciptakan lingkungan ramah lansia yang mendorong kesehatan dan partisipasi aktif lansia.
Kemudian lanjut Wali Kota, menyediakan layanan kesehatan yang ramah lansia. Lalu, mempertimbanghkan pandangan lansia dalam setiap pengambilan keputusan. Yang terakhir bilang Wali Kota, senantiasa menyadari nilai kearifan lansia dan membantu mereka untuk berpartisipasi dalam keluarga maupun masyarakat.
“Melalui momentum peringatan Hari Lansia 2019, saya mengajak seluruh jajaran Pemko Medan serta seluruh komponen masyarakat untuk betul-betul menghadirkan good society. Insya Allah Kota Medan akan memiliki peradaban mulia,”ungkapnya.   
Sebelumnya Ketua Lembaga  Lansia Indonesia  (LLI) Kota Medan Drs Khairil Anwar, berharap agar kaum lansia  senantiasa optimis dengan pengalaman dan keprofesionalan yang dimiliki masing-masing. Di samping itu juga harus dapat menjadikan diri tetap sehat dan bugar tanpa ada rasa benci sedikit kepada siapa pun.    
Selaku pengurus LLI Kota Medan, Khairil mengungkapkan, rencana mengembangkan dan merumuskan kebijakan secara umum dalam mendukung berbagai upaya dari keluarga dan masyarakat  terhadap penduduk lansia. Kemudian kebijakan dalam perbaikan pelayanan kesehatan, termasuk jaminan sosial terhadap lansia.
Peringatan Hari Lansia 2019 berlangsung cukup meriah, serangkaian kegiatan pun digelar. Selain diisi dengan ceramah tentang kesehatan lansia, juga digelar lomba merangkai bunga, fashion show serta lomba puisi. Seluruh kegiatan diikuti para lansia dengan gembira dan penuh antusias. Meski sudah tidak muda lagi namun para lansia tampil cukup baik sehingga mengundang tepuk tangan dari para peserta yang hadir.Sebagai bentuk apresiasi, sejumlah hadiah menarik pun disediakan bagi para pemenang lomba.(Rd)

Share Berita


Danlantamal menerima kunjungan Tim Logistik (Foto : Kadispen Lantamal IV)
Tanjungpinang,DP News
Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV menerima kunjungan Tim Safari Logistik  Staf Logistik Markas Besar TNI Angkatan Laut (Mabesal) Jakarta bertempat di ruang rapat Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jalan  Yos Sudarso No 1 Batu Hitam Kepri, Senin (29/7).
Acara Safari Logistik ini diawali dengan sambutan Danlantamal IV yang dibacakan oleh Aslog Danlantamal IV Kolonel Laut (T) Cok Bagus Alit Y. S.E., kemudian dilanjutkan dengan sambutan Aslog Kasal yang dibacakan oleh Paban IV Bek Slogal Kolonel Laut (S) Eko Purwanto selaku Ketua Tim Safari Logogistik 2019  , setelah itu dilanjutkan dengan beberapa paparan dimulai dari Aslog Danlantamal IV, Rumkital Mediato Suratani,  Wing Udara I, Lanudal Tanjungpinang, Tim Safari Logistik, sesi diskusi dan  cara tersebut diakhiri dengan mengunjungi proyek yang sudah dikerjakan oleh Fashanlan Lantamal IV yaitu Dispotmar dan Disbek Lantamal IV serta Pos Pengamanan Lantamal IV.
Dalam sambutannya Danlantamal IV mengatakan bahwa kegiatan Safari Logistik yang dilaksanakan pada hari ini, merupakan implementasi dari fungsi pengawasan staf logistik TNI Angkatan laut, dengan maksud untuk mendapatkan informasi secara langsung tentang perkembangan kegiatan bidang logistik agar pelaksanaan bidang logistik TNI Angkatan Laut dapat berjalan dengan baik. 
Lebih jauh dikatakan dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat merekap data dan informasi tentang kondisi fisik serta permasalahan aspek logistik, sehingga dengan keterbatasan anggaran yang ada pada satuan-satuan bawah dapat melaksanakan kegiatan dengan tepat guna, tepat sasaran, tepat jumlah dan tepat waktu
Laksma TNI Arsyad mengatakan sejalan dengan itu, hari ini kita semua yang hadir di sini akan mendapatkan pencerahan sekaligus kesempatan berdiskusi untuk menanyakan berbagai permasalahan yang terjadi di satuan masing-masing berkaitan dengan permasalahan aspek logistik. 
Danlantamal IV berharap, kegiatan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, tanyakan hal-hal yang belum jelas kepada Tim Safari Logistik, “sehingga di masa yang akan datang tugas-tugas yang di emban di satuan kerja masing-masing akan semakin baik dan meningkat” ujarnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asrena Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Stanley Lekahena, M.TR.Hanla, Kakuil Lantamal IV Kolonel Laut (S) G. Hariyono, M.Akt., Akt CA, Kadisbek Lantamal IV Letkol Laut (S) Andy Kurniawan, S.E., Kadisfaslan Lantamal IV Letkol Laut (KH) Wawan Prasetyo Nugroho, S.T., Pgs Kadisang Lantamal IV Mayor Laut (T) Agung Waskita, Pjs Kadisharkan Lantamal IV Mayor Laut (T) Heldi, Perwira Staf Logistik Lantamal IV, perwira staf Fasharkan Mentigi, perwira staf Rumkital Midiato Suratani, perwira staf Wing Udara I, periwra staf Lanudal Tanjungpinang. (Kadispen Lantamal IV) (r/WATI.S) 


Share Berita


Medan,DP News                 
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Sekda Ir Wiriya Alrahman MM memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Banjir, Transportasi dan Persampahan di Ruang Rapat III Balai Kota Medan, Rabu (31/7).
Rapat ini digelar untuk mendengar sekaligus mengetahui berbagai progres serta rencana organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dalam mengatasi serta mengantisipasi ketiga permasalahan tersebut.
Untuk itu, saya berharap di sini kita dapat sama-sama berkoordinasi dan menyamakan persepsi dalam menentukan langkah terbaik untuk mengantisipasi dan menangani berbagai permasalahan tersebut,’’ kata Sekda.
Kepada Dinas PU Kota Medan, Sekda mengatakan agar dapat membuat master plan untuk menangani masalah banjir khususnya di kawasan Lapangan Merdeka Medan. Salah satu caranya dengan membersihkan drainase dari sampah dan lumpur serta membuat crossing sehingga air dapat mengalir ke Sungai Deli. Sebab, selama ini kawasan Lapangan Merdeka kerap menjadi langganan banjir setiap kali hujan turun mengguyur Kota Medan.
‘’Kami menyarankan agar Dinas PU fokus membersihkan drainase di sekitaran Lapangan Merdeka dan membuat crossing sehingga air yang bersumber dari dari Jalan Stasuin dan Jalan Kesawan dapat dialihkan menuju Sungai Deli sehingga banjir dapat teratasi. Selain penanganan banjir, perbaikan jalan juga harus menjadi perhatian Dinas PU agar masyarakat dapat merasa nyaman secara keseluruhan. Lakukan setiap pekerjaan dengan pertimbangan yang matang agar tidak menjadi sia-sia,’’ kata Sekda.
Selanjutnya terkait transportsi, Sekda menyarankan agar Dishub menempatkan seluruh petugas di titik kemacetan baik pagi, siang, sore dan malam. Diharapkan, dengan kehadiran petugas dapat mengurai dan meminimalisir terjadinya macet. Dengan demikian, seluruh masyarakat baik yang tinggal maupun yang melintasi Kota Medan tidak merasa terganggu kenyamanannya.  
Terkait mengenai permasalahan sampah yang sampai hari ini masih terus dicari solusi penanganannya,Sekda minta DKP Kota Medan agar membangun sinergitas dan kolaborasi dengan berbagai pihak yang dapat membantu menangani masalah tersebut. Selain itu juga menginstruksikan agar pekerja di DKP dapat berperan aktif memberi edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat.(Rd)

           


Share Berita

Foto: Ketua Terpilih Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan M Edison Ginting foto bersama para anggota usai pemilihan beberapa waktu lalu (Humas Pemko Medan)
Medan,DP News
Teka-teki spanduk bertuliskan “Warkop Jurnalis Unit Pemko Medan”  dengan logo “Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan”  kini terungkap dengan pengakuan Ketua Terpilih Persatuan Wartaan Unit Pemko Medan M Edison Ginting.Edison Ginting,yang sudah tiga periode ketua dengan tegas mengatakan tidak tahu menahu soal spanduk tersebut.
Melalui hubungan kontak WhatsApp,Rabu (31/7) sekitar 17.28 WIB malah balik bertanya tetang spanduk yang dipasang di Warkop seputaran RS Elisabet yang ramai diperbincangkan di kalangan wartawan unit Pemko Medan karena tanpa melalui rapat dan hanya diputuskan oleh segelintir oknum yang megatasnamakan pengurus padahal belum dikukuhkan.
“Sumpah,aku aru tahu bang.Aku aja baru tau ini bang,makanya kutanya itu daalam group wartawan.Memang WA-ku dari tadi pagi mati tapi tudak ada yag lapor ama aku soal spanduk itu”tulisnya dalam WA pribadi saat dimintai tanggapannya tentang spanduk ‘misterius’ di Warkop seputaran RS Elisabet.
Tidak jelas siapa yang memaang spanduk tersebut sebab tidak ada pemberitahuan kepada para anggota wartawan yang selama ini tergabung dalam kelompok persatuan wartawan.Tiba-tiba,Selasa sore sudah terpampang dan begitu cepat disebar melalui medsos spanduk bertuliskan “ Warkop Jurnalis Unit Pemko Medan” dengan logo Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan sebanyak 3 unit.
Di kalangan Wartawan Unit Pemko Medan menjadi pembicaraan hangat karena selama ini tidak pernah ada dibahas program bahwa Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan yag dikomandoi M Edison Ginting,yang wartawan Harian “Waspada”  memiliki usaha warung kopi.Itulah yang mengherankan kenapa tiba-tiba memiliki warung kopi dan tidak jelas darimana dananya koq tiba-tiba punya usaha.
Dan mengenai rasa keberatan dari kalangan wartawan yang merasa risih kehadiran spanduk warkop itu agaar dicabut,Edison Ginting katanya akan dibicarakan untuk dibongkar.
Sementara itu,Selasa kemarin pertemuan dengan Kabag Humas Pemko Medan yang baru Arrahman Pane tidak ada membahas soal usaha warung kopi tersebut walau M Edison Ginting tidak hadir saat itu.
Para wartawan hanya menumpahkan uneg-uneg seputar dunia kewartawanan dan menyangkut “diberangusnyaa” acara coffee morning anatara Walikota Medan dengan insan pers yang brtugas di Unit Pemko Medan.
Namun sorenya sudah ada pemasangan spanduk warung kop tanpa jelass siapa yang memasang dan untuk apa dipasang karena tidak melalui rapat dengan anggota tapi kabarnya hanya bisik-bisik segelintir oknum yang mengtasnamakan pengurus padahal sampai saat ini kepengurusan Edison Ginting belum dikukuhkan seperti kepengurusan sebelumnya.(Rd)


Share Berita




Medan,DP News
Anggota DPRD Medan dari Fraksi Gerindra Duma Sari Hutagalung mendesak penggusuran Warkop Elisabeth jangan dipaksakan, tanpa memandang aspek kemanusiaan dan tanpa memberikan lokasi baru sebelum melakukan penggusuran para pedagang kaki lima [PK5] yang sudah cari nafkah di situ puluhan tahun.
Rencana penggusuran Warkop Elisabet, Taman Ahmad Yani Medan bergulir dengan konflik. Banyak yang tidak setuju icon Kota Medan itu dieksekusi oleh Pemko Medan. Sekretaris Komisi C DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalalung, SE meminta kepada Pemko Medan yakni Kepala Satuan Polisi Pamong Praja [Kasatpol PP], Muhammad Sofyan untuk membatalkan rencana itu.
Pengosongan dan pembongkaran Warung Kopi [Warkop] Ahmad Yani atau Warkop Elisabeth, Jalan Haji Misbah Kelurahan Jati Kecamatan Medan Maimun Kota Medan rencananya pada Kamis 1 Agustus 2019 sekitar pukul 9.00 WIB.
“Siapa yang tidak kenal dengan Warkop Elisabeth, keberadaannya selama ini telah banyak membantu warga Medan yang hendak makan dan minum ketika datang menjenguk keluarga mereka dengan harga terjangkau dan murah. Juga bermanfaat bagi para anak muda Medan yang butuh rekreasi kuliner,” tutur Duma, Rabu (31/7) kepada wartawan.
Pada dasarnya pemko Medan mendukung ekonomi kerakyatan, jadi di tengah sulitnya lapangan pekerjaan. Maka sudah sepantasnya Pemko Medan tidak sesuka hati melakukan penggusuran PK5 dengan alasan lokasi Zona merah. Karena keberadaan Warkop Elisabeth lebih banyak manfaatnya dari pada mudharatnya,…” kata politisi Partai Gerindra Medan ini.
Diucapkannya, jika Pemko Medan tetap memaksakan untuk melakukan penertiban pedagang Warkop Elisabeth, maka sebagai wakil rakyat Kota Medan, Dame Duma Sari menolak tegas pembongkaran dan pengosongan lapak pedagang itu. *Inc-03

Share Berita



Gagal mendapat Championship,Irfan terjatuh di putaran 17 di tikungan licin akibat hujan digenangi air.(Foto:R/Inderalis)


Jakarta,DP News
Para pembalap binaan PT.Astra Honfa Motor (AHM) menunjukan kebolehannya dan perjuangan pantang menyerah pada ajang Suzuka Endurance Wold Championship 2019.
Usaha keras yang ditunjukkan di ajang balap ini menjadi bekal positif untuk perjuangan di berbagai ajang balap internasional berikutnya. Pada balap ketahanan Suzuka Endurance 4 Haurs, sabtu (22/07/2019), Astra Honda Racing Team (AHRT) diperkuat Irfan Ardiansyah dan Lucky Hendriansya, badai taipun yang melanda sebagaian wilayah Jepang membuat balapan semakin sulit, Hujan dan angin mengguyur Suzuka Internasional Sircuit sepanjang balapan.
Irfan melakukan start gemilang dari posisi ketiga bersama dua pembalap lain, hingga membuat jarak sampai satu putaran lebih banyak dari pembalap lain. Pembalap 19 tahun asal Unggran ini mampu menjaga race pace (Kecepatan rata – rata balapan), terus menempel dua pembalap terdepan dengan stabil, Namun genangan air tikungan 130 R yang menurun di sirkuit legendaris tersebut menjadi petaka, Irfan kehilangan traksi dan terjatuh saat balapan sudah memempuh 17 putaran.
Jatuhnya Irfan ketika tim sedang berada di posisi ketiga tak lantas membuat AHRT meyerah. kerja keras kru di gerasi paddock memperbaiki Honda CBR 600 RR hingga siap balap memungkinkan Lucky Hendrasya sebagai pembalap kedua kembali kelintasan dan membuat pendukung Indonesia bangga, cuaca semakin buruk hingga pengawas lomba mengibarkan bendera merah bertanda balapan Suzuka Endurance 4 H yang masih menyisakan waktu 1 jam 14 menit dihentikan. Perjuangan kedua pembalap Indonesia ini berahir di posisi ke 44.
” Saya memulai balapan dengan optimistis dan percaya diri tinggi bisa tampil maksimal, selepas start, saya menjaga konsentrasi agar tetap stabil di posisi depan. Namun, cuaca cukup menantang, konsentrasi saya terganggu dan terjatuh, mohon maaf kepada tim dan masyarakat Indonesia karena gagal mengulangi sukses juara bagi AHRT, ungkap Irfan.
Sementara itu, Lucky yang meneruskan balapan setelah Irfan terjatuh, menyatakan dirinya sudah berusaha maksimal untuk mempertajam waktu pada setiap lap demi memperbaiki posisi. ” saya berharap cuaca membaik dan balapan bisa kembali dilanjutkan. namun sayang, cuaca yang semakin memburuk membuat balapan harus dihentikan saat saya tengah berjuang keras.” terang Lucky.(IN)

Share Berita


Consumer PT Capella Dinamika Nusantara (CDN) Rudi saat memberi keterangan kepada konsumen di Stand Honda kepada pengunjung cara syarat- syarat untuk pembelian cara kredit kepada salah satu keluarga yang datang berkunjung di Nagoya Hill Mall,Sabtu (27/7) sore. (Foto:Indralis)
Batam,DP News 

Pameran otomotif roda dua Honda banyak dikunjungi para konsumen dan para pengunjung Nagoya Hill yang terletak di tengah – tengah yang lokasinya cukup strategis bagi pengunjung karena lintasan berketepatan dengan kuliner makan serba ada .

Pameran kenderaan roda dua Honda yang berbagai merek dipajang ada 6 unit motor berbagai merek dan tipe khusus bagi kalangan orang tua dan anak muda serta para anak sekolahan dengan harga kapsitas terjangkau khususnya bagi kunsumen yang membutuhkannya .

Disamping itu pihak dialer honda juga menyediakan selingan hiburan di hari sabtu dan minggu untuk menyemarakan suasana stand serta buat perhatian pengunjung yang berkunjung di stant Honda

Salah seorang petugas costumer Rudi saat berada dilokasi stand memaparkan kepada konsumen bahwa PT Capella Dinamika Nusantara Honda sedang melakukan diskon besar – besaran serta angsuran kredit lebih ringan dengan berbagai merek tipe Honda yang dipajang di tempat ini.bagi konsumen yang ingin angsur (kredit motor) pembayaran pertama angsuran di khususkan gratis dan pada bulan kemudian baru diangsur sesuai peraturan dari pihak Honda , sehingga bisa meringankan konsumen dan tidak membebankan konsumen,ujar Rudi saat memberi keterangan kepada pengunjung yang berada di stand Honda.(IN)

Share Berita




MedanDP News                              
Pemko Medan melalui Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan menggelar seminar bertajuk Forum Dialog Dan Temu Usaha Peningkatan Investasi Kota Medan Tahun 2019 Garuda Plaza Hotel Medan Selasa (30/7).
Selain itu melalui seminar yang dihadiri para pelaku usaha di Kota Medan ini, juga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik sehingga perusahaan mendapatkan pelayanan sistem Online Single Submission (OSS) secara efektif dan transparan serta mendiskusikan segala hambatan dan permasalahan yang dihadapi perusahaan.
Di hadapan seluruh peserta, Wali kota Medan Drs  H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kadis PMPTSP Kota Medan Qamarul Fattah didampingi Ahmad Basarrudin selaku Sekretaris Dinas PMPTSP yang membuka forum dialog mengatakan, eventmerupakan salah satu upaya untuk mempertemukan pemerintah daerah dengan para pelaku usaha untuk membangun koordinasi, sinkronisasi dan sinergitas peningkatan investasi di Kota Medan.
“Dengan demikian pada gilirannya nanti akan tercipta sinergitas program dan kegiatan investasi yang paling menguatkan satu sama lain dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Medan,”  kata  Qamarul.
Selanjutnya Qamarul mengungkapkan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI No.24/2018 mengenai Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elekronik, setiap perusahaan di Kota Medan diharapkan dapat melakukan pendaftran perizin berusaha secara online melalui aplikasi yang disebut OSS.
Dikatakan Qamarul, penerapan  OSS merupakan bentuk penyederhanaan perizinan usaha  yang sejalan dengan kebijakan Pelayanan Terpadu Satu Pintu   (PTSP). “Melalui OSS, pelayanan perizinan tidak lagi berbelit-belit dan tidak perlu melalui banyak meja sehingga pelayanan izin berusaha dapat terlaksana dengan cepat dan adanya kepastian hukum bagi dunia usaha,” paparnya.
Dinas PMPTSP Kota Medan, jelas Qamarul,  mulai Januari sampai Juni 2019 telah menerbitkan 1.302 izin dan persetujuan pemenuhan komitmen, diantarannya Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Reklame, Izin Kesehatan, Izin Tenaga Kerja, Izin Usaha dan Izin Lingkungan.
Di samping itu tambah  mantan Asisten Ekbang Setdako Medan itu,  Dinas PMPTSP juga telah melakukan melakukan sejumlah inovasi kegiatan guna mendorong peningkatan kualitas pelayanan , seperti  Pelayanan Jumat Berkah bagi para pelaku UMKM Kota Medan yang sudah dilaksanakan mulai 26 April 2019 dengan jumlah izin yang sudah diterbitkan sebanyak 675 izin. Kemudian pelayanan perbantuan OSS pada loket pelayanan dengan jumlah layanan rata-rata 40 orang perhari.
Lalu imbuh Qamarul, pihaknya juga telah melakukan pelayanan One Day Service di pusat perbelanjaan, melakukan penyuluhan perizinan berusaha ke seluruh kecamatan di Kota Medan guna mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi mengenai pelayanan perizinan berusaha.
“Kita juga melaksanakan permohonan reklame secara online dengan jumlah yang sudah diterbitkan sebanyak 250 izin. Selanjutnya membuat Aplikasi  Monev Perizinan dan Sistem Aplikasi Pengaduan yang bertujuan untuk menidaklanjuti keluhan masyarakat dan sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan pelayanan. Selain itu kami akan terus melakukan pembenahan aplikasi yang terintegrasi guna mendukung percepatan  berusaha,” urainya.
Forum dialog yang diikuti seratusan para pelaku usaha di Kota Medan menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Direktur Kerjasama Pembinaan Teknik Perizinan dan Non Perizinan Penanaman Modal Daerah Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI JS Meyer Siburian dan Kepala DPMPTSP Provinsi Sumut IR Arief S Trinugroho MT. Selain mengenai OSS, materi yang disampaikan juga terkait optimalisasi pelayanan perizinan berusaha dalam menarik peluang investasi di Kota Medan.  (Rd)



Share Berita


Medan,DP News                                 
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH membuka Seminar Nasional Penanganan Banjir, Transportasi dan Persampahan Kota Medan di Hotel Santika, Selasa (30/7). Seminar yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kota Medan ke- 429 sekaligus Lustrum XII Teknik USU dan HUT Teknik Sipil ke-60 serta HUT Inkindo Sumut ke-40 tersebut, bertujuan guna menyamakan persepsi serta mencari solusi dalam menghadapi masalah banjir, transportasi serta sampah di ibukota Provinsi Sumatera Utara.
Pembukaan seminar ditandai dengan pemukulan gong serta pemotongan tumpeng yang dilakukan Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi, Sekda Ir Wiriya Alrahman MM bersama Wakil Rektor 4 USU Ir Bustami Syam serta Kepala Direktorat Sungai dan Pantai Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Dian Kamila. Diharapkan melalui seminar tersebut, seluruh stakeholder terkait dapat memberikan sumbangsih ide, pikiran serta gagasan terbaik sehingga menjadi formula dalam melakukan langkah terkait permasalahan Kota Medan yang terjadi.
Dikatakan Wali Kota, salah satu masalah klasik yang kerap dihadapi Kota Medan adalah banjir, transportasi serta sampah. Ketiganya menurut Wali Kota masih menjadi permasalahan fisik yang terus dicari solusinya dengan melibatkan seluruh unsur baik akademisi, praktisi serta para pakar yang ahli dibidangnya masing-masing. Sebab, tidak jarang permasalahan tersebut berkaitan dengan kenyamanan hidup masyarakat.
‘’Harus diakui ketiga permasalahan tersebut menjadikan kenyamanan hidup masyarakat Kota Medan menjadi berkurang. Jika permasalahan  ini tidak segera kita antisipasi, dikhawatirkan nantinya akan menjadi bom waktu yang akan terus merusak dan mengganggu kenyamanan masyarakat di masa mendatang,’’ kata Wali Kota.
Oleh karenanya melalui seminar nasional tersebut, Wali Kota berharap semua pihak dapat memberikan masukan dan ide serta gagasan yang inovatif demi kemajuan dan perubahan Kota Medan kea rah yang lebih baik. ‘’Saya yakin referensi yang dimiliki para akademisi, praktisi dan para ahli nantinya pasti akan dapat kita aplikasikan untuk mengatasi ketiga  masalah yang saat ini kita hadapi. Jika seluruh pihak memberikan sumbangsih terbaiknya, saya optimis seluruh masalah tersebut dapat kita atasi,’’ harapnya.
Di hadapan ratusan perserta yang hadir. Wali Kota selanjutnya mengungkapkan bahwa upaya dan langkah apapun yang dilakukan Pemko Medan tidak akan berjalan optimal dan memberikan hasil yang maksimal jika tidak didukung penuh masyarakat. Hal utama yang menjadi problematika adalah mindset masyarakat yang tetap menganggap bahwa semua masalah menjadi tanggungjawab pemerintah. Padahal, jelas Wali Kota jika warga ikut mendukung program pemerintah niscaya segala permasalahan dapat diatasi dan diminimalisir.
‘’Kita tidak ingin saling menyalahkan. Namun, upaya yang dilakukan pemerintah tentu butuh dukungan dari semua pihak khususnya masyarakat. Mari lakukan dan berikan yang terbaik bagi Kota Medan yang kita cintai ini. Karena sekecil apapun kontribusi kita bagi kebaikan kota ini akan sangat membantu menjadikan Medan Rumah Kita menjadi lebih baik di masa mendatangkan. Jangan sampai kita abai. Berikan kontribusi sebagai wujud cinta kita pada Kota Medan salah satunya dengan senantiasa membuang sampah pada tempatnya,’’ ajaknya.
Rawat Jalan dan Drainase
Sementara itu,Kadis PU Medan  Ir Isa Asari yang turut hadir di acara seminar tersebut mengatakan penaganan infrastruktur di Kota Medan akan semakin ditingkatkan seperti pemeliharaan jalan-jalan berlobang dan drainse tumpat.
Untuk itu ke depannya UPT PU Kota Medan akan diaktifkan semua , untuk menangani perawatan jalan dan drainase.Perawatan jalan  akan diintensifkan berupa penempelan jalan-jalan berlubang,ujar Isa saat ditanyai seputar perawatan jalan berupa penutupan jalan berlubang yang sedang gencar dilaksanakan di lapangan.
Dengan penempelan jalan ini diarapkan nantinya tidak ada lagi jalan-jalan berlubang di Kota Medan apalagi dengan diaktifkannya seluruh UPT PU Medan.
Menyinggung proses pekerjaan yang ada di PU kota Medan kata Isa sudah proses lelang dan akan berjalan dan mulai kerja dalam waktu 4 bulan  dengan ruas jalan 3.200 Km . Jadi seluruh jalan dikota Medan dan drainase akan kita rawat , ujar Kadis PU Medan , Isa Asari saat cofffebreak.(Rd/Ivan)


Share Berita



Kolonel Laut (P) Alan Dahlan beserta Kepala Karantina Joni Anwar sedang memberikan paparan pers tentang penagkapan burung kacer di halaman Pintu masuk Lanal Batam. (Foto:Indralis)
Batam,DP News
Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Batam berhasil menggagalkan penyelundupan satwa burung sebanyak 450 ekor dari Malaysia, Selasa (30/7).
“Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Batam berhasil mengamankan satu speed boat tanpa nama dengan mesin 40 PK dengan muatan burung sebanyak 450 ekor yang dikirim dari Malaysia pada Senin 29 Juli 2019,” ungkap Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Batam Kolonel Laut (P), Alan Dahlan, didampingi Irawan Prasetyo Mayor Laut (E) dan Yudi Mayor Laut (E) serta kepala Karantina Joni Anwar beserta anggotanya sedang membri paparan kepada awak media kronologis tangkapan.

Burung Kecer sebanyak 450 ekor dan speedboat sebagai barang bukti hasil tangkapan Lanal Batam.(Foto:Indralis)
Speed boad tersebut ditangkap di sekitar Pulau Kasam, Telaga Punggur, Batam. Saat berhasil mengamankan speed hoat dan barang bukti, pelaku penyelundupan melarikan diri dengan cara mengandaskan kapalnya di bakau.
“Sehingga yang bisa kita amankan adalah burung jenis kacer yang dimuat dalam bentuk kotak -kotak kecil serta puluhan burung didalam sangkar besar,” ungkapnya.
Keberhasilan penangkapan penyelundupan ini bukan merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan oleh Tim Lanal Batam. Kami berhasil mengungkap kasus ini, berawal dari informasi di lapangan.
“Informasi kita dapat dari masyarakat dan dari orang-orang yang memang kita percaya. Dari informasi bahwa akan ada burung yang akan dikirim dari Malaysia, sehingga berdasarkan keterangan tersebut Tim Lanal Batam melakukan penyekapan operasi untuk pemeriksaan terhadap informasi tersebut,” ungkapnya.
Kolonel laut Alan menambahkan, dari hasil pengumpulan data informasi kegiatan penyelundupan satwa dari Malaysia ke Batam melalui Nongsa maupun Barelang diindikasikan juga membawa barang-barang yang terlarang lainnya.
“Dari keterangan tersebut kita bergerak menuju daerah operasi untuk melaksanakan penyekatan di jalur yang akan dilewati. Kita tahu jalur yang akan dilewati karena kita sudah menggelar operasi sepanjang tahun, jadi kapanpun dan dimanapun di wilayah kriteria wilayah Lanal Batam kita sudah siapkan,” tambahnya.
Selanjutnya barang bukti diamankan di Lanal Batam, setelah dilakukan pengecekan jenis burung kacer dengan 55 bakul isinya bervariasi dengan jumlah burung sebanyak 450 ekor.
“Untuk proses selanjutnya akan dilaksanakan pengecekan oleh Badan Karantina Batam untuk dilakukan pengecekan apakah bebas penyakit atau tidak,” ujar Alan.
Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam, Joni Anwar, menambahkan ini merupakan hasil tangkapan burung oleh Lanal Batam. Pelaku membawa burung masuk secara ilegal dan tidak dilengkapi dokumen tanpa dilaporkan ke petugas karantina.
“Bagi karantina ini tangkapan yang kesekian kalinya baik dari TNI AL maupun Polair. Kita akan melakukan pemeriksaan kesehatan apakah bebas penyakit atau tidak,” ujarnya.
“Dikarenakan tersangkanya tidak ada, sehingga kita serahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang punya kewenangan untuk pelepasan liar dan dipastikan bebas dari penyakit,” pungkas Alan.(IN)


Share Berita



Korlantas Polri Kombes Pol Agus Salim didampingi Kasatlantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati beserta rombongan meninjau lokasi mobil Pintar yang letaknya disamping Mesjid Polresta.(Foto:Indralis)
Batam,DP News
Satlantas Polresta Barelang menerima kunjungan Korlantas Polri yang di pimpin oleh Kombes Pol Agus Salim dengan agenda kegiatan Anev yakni Road Safety Patner Action (RSPA) pada tahun 2019 di Polresta Barelang, Selasa (30/7/2019).
Akademisi dari Universitas Jember Jawa Timur, Sonya Sulistyono ketika diwancarai awak Media di Polresta Barelang mengatakan pentingnya upaya bagaimana mengingatkan aspek peserta didik menjaga keselamatan baik itu di kota Batam, banyak hal yang menarik baik dari sisi aturan kebijakan yang di dukung oleh dinas perhubungan Ini sudah cukup menarik.
Lokasi tempat belajar disediakan berbagai rambu – rambu jalan dan tanda larangan bagi pengendara roda dua dan empat.(Foto:Indralis)
“Mulai dari sekarang kita perlu mendorong, tidak bisa polisi saja, akan tetapi ada lima pilar yang harus ikut serta dalam mendorong pertama pihak Polri, Dinas kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas pekerjaan umum, Dinas Pendidikan dan Bappeda Batam,”ujar Sonya Sulistyono selaku Akademisi Universitas Jember Jawa Timur.
“Kami sangat apresiasi apa yang dilakukan oleh Wali kota Batam kepada Pemko Batam sebagai payung tempat memberikan edukasi keselamatan bagi masyarakat terutama dalam berkendaraan di jalan raya,”ucapnya.
Kasatlantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati menambahkan bahwa upaya ini sangat penting bagi masyarakat Batam. Oleh karena itu pentingnya saling mengingatkan kepada pengguna jalan raya jika ada kelalaian dalam berkendara.
” Hal ini tentu, Satlantas Polresta Barelang mangaku sangat berterima kasih atas kedatangan tim Korlantas Polri yang memberikan pemaparan serta edukasi keselamatan peserta didik,”kata Kasatlantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati, Senin (29/7/2019) didampingi Wakasatlantas AKP Kartijo
Putu menjelaskan, Tentu dengan kunjungan tersebut, pihaknya akan terus memberikan edukasi tentang menjaga keselamatan bagi peserta didik di jalan raya khususnya bagi pelajar.
“Apapun itu perlu kita menyelamatkan masyarakat dengan cara memberikan edukasi pada pengguna jalan raya,” Imbuhnya.(In)


Share Berita


Iriana mencicipi kopi Tabado. (Ray Jordan/detikcom)

Humbang Hasundutan,DP News

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi kawasan wisata Geosite Sipinsur, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Di lokasi, Jokowi mengajak Ibu Negara Iriana foto berdua dengan latar belakang Danau Toba dan menyeruput kopi Tabodo.

Jokowi tiba di Geosite Sipinsur, Kecamatan Polung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Senin (29/7) pukul 17.40 WIB. Jokowi datang bersama Iriana.

Begitu tiba, Jokowi langsung berkumpul bersama Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Bupati Humbang Hasundutan. Mereka berbincang mengenai lokasi wisata di sekitar Danau Toba.

Setelah berbincang, Jokowi kemudian mengajak Iriana berfoto berdua dengan latar belakang alam Danau Toba. Keduanya kompak mengenakan kemeja putih.

Para menteri, kepala daerah, dan tokoh setempat juga melakukan foto bersama dengan Jokowi dan Iriana di titik yang sama. Selanjutnya Jokowi menuju lapangan Geosite Sipinsur.

Di lapangan tersebut terdapat pameran kopi dengan merek Tabodo. Jokowi mencicipi langsung kopi khas Humbang Hasundutan tersebut.

"Enak," kata Jokowi.

Jokowi kemudian menyodorkan segelas kopi yang dia seruput itu kepada Iriana di sebelahnya. Iriana pun mencicipi kopi jenis Lintong Arabika tersebut.

"Enak," kata Iriana..(detikcom/Rd)


Share Berita


Medan,DP News
Suasana di gerbang Kantor Walikota Medan,Selasa(30/7) tiba-tiba ramai dengan kedatangan sejumlah anak muda yang membentangkan poster.Ternyata,para anak muda tersebut mengatasnamakan KIM (Korps Indonesia Muda) mendesak Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin ,MSi,MH mencopot Andi Syahputra dari jabatan Kabag Umum. “Copot !! Andi Syahputra Dari Kabag Umum”,itulah poster utama yang dipampangkan KIM saat berorasi di gerbang kantr walikota.
Pencopotan Andi Syahputra dari jabatan Kabag Umum Setdako Medan katanya terkait dugaan korupsi anggaran makanan dan minuman yang dituliskan dalam poster ,” Biaya Makanan dan Minuman Diduga Korupsi”.
Poster lainnya berisi tuntutan .”KIM Kota Medan Meminta Pak Walikota Cari Kabag Umum Yag Baru...”. Kedatangan para pengunjuk rasa yang dari kalangan muda ini tidak banyak yang mengetahuinya namun sejumlah aparat kepolisian sudah berjaga-jaga di lokasi.Dan para pengendara yang melintas di Jalan Maulana Lubis pun terpaksa memperlambat laju kenderaannya,sambil melihat tulisan dalam poster yang dipampangkan para pengunjuk rasa.
Bahkan,di dalam halaman kantor walikota sudah disiagakan mobil ‘Water Canon’ padahal jumlah pengunjuk rasa tidaklah begitu banyak.Waladon,dalam orasinya mengatakan ingin membersihkan Kota Medan dari kasus-kasus yang merugikan masyarakat.

Sambil berorasi,para pengunjuk rasa tetap membentangkan poster dari kertas yang brtulisskan tuntutan mereka.Meski tidak secara rinci jumlah anggaran makanan dan minuman tersebutt namun diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Merasa tidak ada pejabat yang mau menerima pengunjuk rasa ,merekapun membubarkan diri dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.Kantr walikotapun merekaa tinggalkan karena memang pejabat lagi sepi sebab sedang mengikuti seminar tentang Kota Medan di salah satu hotel di Medan.
Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin dan Wakil Walikota Ir H Akhyar Nasution pun sedang  berada
di acara seminar nasional tersebut termasuk para pejabat lainnya sehingga tidak mengetahui ada pengunjuk rasa menuntut Kabag Umum Pemko Medaan Andei Syahputra dicopot dan diganti orang lain yang lebih mampu.

Kebetulan wartawan Deltapariranews.com beserta 2 wartawan lainnya sedang menyeberang dari Gedung DPRD Medan menuju kantor waikota dan menyempatkan diri meliput kedatangan pengunjuk rasa dengan mengabadikan foto dan rekam video pengunjuk rasa.
Suasana di Bagian Umum pun terlihat sepi karena kebetulan sudah memasuki wakttu istirahat siang sehingga konfirmasi dengan Kabag Umum Setdako medan Andi Syahputra belum berhasil.Kabag Humas Setdako Medan Arrahman Pane yang baru seminggu dilantik ternyata juga tidak tahu adanya pengunjuk rasa.(Rd)




Share Berita




Medan,DP News

Kegusaran para pemilik Warkop Taman Ahmad Yani direspon Ketua Komisi C DPRD Medan Boydo HK Panjaitan.Rencana penggusuran Warung kopi [Warkop] Taman Ahmad Yani yang juga dikenal warga Kota Medan ‘Warkop Elisabeth’ membuat Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah [DPRD] Kota Medan, Boydo HK Panjaitan, SH, bereaksi.

Dengan tegas Boydo minta Pemko Medan melalui Kasatpol PP Kota Medan jangan seenaknya saja melakukan penggusuran Warkop Taman Ahmad Yani atau Warkop Elisabeth. “Warkop ini sudah sejak lama berdiri dan sudah menjadi icon kuliner bagi warga kota Medan. Lokasinya juga tidak terlalu mencolok,” tandasnya, Selasa(30/7).

Seharusnya, jelas Boydo, Pemko Medan berusaha melakukan pembinaan dan menata para pedagang kecil seperti Warkop di Jalan H Misbah tersebut agar lebih baik lagi. Sehingga bisa tetap menjadi icon kuliner yang paling diminati dan dicari di Kota Medan.

Politisi PDI Perjuangan Kota Medan, Boydo menyebut, dia tidak menyetujui rencana Pemko Medan untuk membongkar lapak Warkop yang ada di depan RS Elisabeth. Ada hal-hal yang lebih bermanfaat dan tidak perlu digusur.

“Yang harus ditertibkan kafe-kafe baru yang saat ini banyak bermunculan di lokasi yang sangat mencolok seperti kafe di Jalan H Junda dekat Jalan SM Raja Medan dan kafe remang-remang yang banyak ditemukan di beberapa tempat di Kota Medan lainnya,” tambah Boydo.

Sementara itu,salah seorang pemiluk lapak Rudolf Pangaribuan kepada wartawan di Warkop Taman Ahmad Yani menyebutkan, Warkop Elisabeth sudah berdiri sejak puluhan tahun meski saat itu masih tidak terlalu banyak. Walikota Medan Rahudman Harahap, meresmikan Warkop ini tanggal 10 Februari 2010.
“Ini akan menjadi salah satu icon kuliner di kota Medan dengan harga ekonomis,” kata Rahudman kala itu. 

Lalu ada pula MoU Walikota dengan PT PGN [persero] TBK, memberikan bantuan gerobak jualan kepada Koperasi Warkop Pedagang Kaki Lima (PK5) depan Rumah Sakit Elisabeth Jalan H Misbah Medan.(Rd)


Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.