Jokowi: Cari Partai Saja Kesulitan, Ini Kompetisi Bisa Menang... Bisa Kalah


Jakarta,DP News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menepis narasi yang mengatakan dirinya berupaya membangun dinasti melalui para kerabat yang maju dalam Pilkada Serentak 2020. Jokowi mengatakan keterpilihan seseorang menjadi kepala daerah mutlak di tangan rakyat.
"Kalau tak dipilih rakyat ya tidak jadi. Cari partai juga masih kesulitan," kata Jokowi saat berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jumat (17/10).
Jokowi menegaskan, dirinya tak mau larut dalam perdebatan dan tudingan tentang membangun dinasti politik. Jokowi menggarisbawahi, seorang kepala daerah itu juga menerapkan kebijakan melalui approval DPRD.
"(ada) itu fraksi partai," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan saat ini rakyat sudah cerdas menentukan pilihan terhadap pemimpin daerah. Masyarakat, kata eks gubernur DKI Jakarta itu, telah memetik pelajaran untuk memilih mana pemimpin yang baik dan tidak.
"Ini pertandingan, ini kompetisi. Bisa menang dan bisa kalah," kata mantan wali kota Solo tersebut.
Seperti diketahui, mulai dari anak hingga kerabat Jokowi mencalonkan diri sebagai bakal calon kepala daerah di Pilkada 2020. Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabumin Raka mencalonkan diri melalui PDIP sebagai bakal calon wali kota Solo.
Sementara itu, menantu Jokowi juga mendaftar di Pilkada Medan. Bobby Nasution percaya diri bakal mendapat dukungan dari Partai Gerindra untuk bisa maju menjadi bakal calon wali kota dalam Pilkada Medan 2020 mendatang.
"Kita menunggu rekomendasi. Sama-sama berdoa supaya Gerindra cepat keluarkan rekomendasi," kata Bobby di Kantor DPD Gerindra Sumut, Medan, Kamis (16/1).
Kerabat Jokowi turut meramaikan kontestasi. Wahyu Purwanto, adik ipar Jokowi dikabarkan sudah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Bupati Gunung Kidul melalui partainya.
Langkah serupa juga dilakukan Doli Sinomba Siregar merupakan keluarga dari besan Jokowi. Paman dari Bobby Nasution tersebut menyatakan niatnya untuk maju dalam Pilkada Tapanuli Selatan. (Rd/CNNIndonesia)