T Edriansyah Rendy: Segera Realisasikan Penggratisan Uang SPP SD dan SMP

Medan,DP News
Anggota DPRD MedanT Edrianysah Rendy minta Pemko Medan untuk segera merealisasikan rencana penggratisan biaya SPP bagi siswa SD dan SMP sederajat di Kota Medan, setidaknya hingga masa tanggap darurat Covid 19 di Kota Medan berakhir.
"Memberikan kompensasi berupa penggratisan SPP untuk siswa sekolah di Kota Medan sungguh merupakan langkah cerdas dan sangat bermanfaat dalam meringankan beban para orangtua siswa. Covid 19 memberikan dampak sosial yang besar bagi masyarakat saat ini, tentu Fraksi NasDem akan mendukung semua rencana Pemko Medan yang meringankan beban masyarakat," ucap T Edriansyah Rendy SH, Jumat (17/4).
Hal itu dikatakan anggota  dewan dari Dapil 2 ini menaggapi rencana Pemko Medan menggratiskan uang SPP tingkat SD dan SMP juga direncanakan Gubsu Edy Rahmayadi untuk meringankan beban para orangtua siswa SMA sederajat dengan melakukan hal yang sama dinilai sangat penting dilakukan untuk meringankan dampak sosial Covid 19 bagi para orangtua siswa di Kota Medan Saat ini, kata Rendy, memang sudah ada sejumlah sekolah swasta tingkat SD dan SMP di Kota Medan yang telah memberikan keringanan pembayaran SPP, seperti sekolah Aisyiyah dan Methodist. Untuk itu, rencana penggratisan SPP yang didengungkan oleh Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution harus segera direalisasikan, agar seluruh sekolah di Medan bisa menerapkannya.
"Kami di DPRD siap mendukung kebijakan itu, namun tentunya tetap dengan pengawasan yang baik. Jangan nantinya kebijakan telah berjalan, tetapi masih ada pihak sekolah yang belum menggratiskan SPP," katanya.
Selain itu, lanjut Rendy juga turut minta Pemko Medan dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) untuk turut memperhatikan nasib guru honorer yang saat ini tetap mengajar para siswa di rumah melalui sistem Daring (Online).
Untuk itulah,Rendy sangat mengapresiasi Antonius D Tumanggor  yang sejak awal getol menyuarakan pemotongan uang SPP sebagai salah satu upaya meringankan beban para orang tua ditengah pandemi Covid-19.
Secara fraksi baik ketua,wakil ketua dan sekretaris fraksi komit satu bahasa mendukung kebijakan Pemko Medan untuk menggratiskaan uang SPP tingkat SD dan SMP.Ketua Frasi Nasdem Afif Abdillah sebelumnya sudah mengapreasiasi kebijakan Pemko Medn terssebut dan jangan hanya di ttingkat pembicaraan sjaa ,harus direalisasikan.Sedang Wakil Ketua Fraksi Nasdem DPRD Medan Antonius D Tumanggor sudah seja awal getol menyuarakan pemotongan uang SPP tersebut.
Sementara itu,keluhan dari Forum Honorer Indonesia (FHI) Kota Medan, saat ini para guru mengeluhkan melonjaknya biaya pembelian paket internet karena harus mengajar melalui sistem Daring. Sedangkan hampir seluruh kepala sekolah tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta di Kota Medan enggan mengalokasikan dana BOS untuk memberikan subsidi biaya paket internet bagi para guru.
"Maka apapun yang sifatnya mendukung jalannya proses belajar mengajar, termasuk melalui sistem Daring, adalah tugas pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan. Apalagi saat ini sudah ada payung hukum yang bisa dijadikan dasar penggunaan Dana BOS untuk meringankan beban para guru demi keberlangsungan proses belajar para siswa di rumah," ungkapnya.
Oleh karena itu, Rendy juga meminta Disdik Kota Medan untuk memberikan sosialisasi yang jelas kepada setiap kepala sekolah agar dapat mengalokasikan Dana BOS tersebut selama masa tanggap darurat Covid 19 masih berlangsung.
"Sudah saatnya setiap kepala sekolah merevisi RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) nya, agar mereka tahu mana poin-poin yang bisa dialokasikan untuk keberlangsungan proses belajar mengajar dalam kondisi saat ini. Tugas Kadisdik dalam mensosialisasikan hal ini, agar bisa segera diterapkan," tegasnya.(Rd/hot)