Pengaduan Warga,Antonius Tumanggor Minta Satpol PP dan Dinas Pariwisata Tindak Hotel "O"

Medan,DP News
Dalam hitungan jam,Pemko Medan langsung merespon aspirasi warga terkait protes beroperasinya Hotel  “O” di Jalan Waru dan Jalan Sengon kawasan Sekip yang ‘diteriakkan’ Wakil Ketua Fraksi Nasdem DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor,Sabtu(30/5). Pihak Dinas Pariwisata dan Satpol PP bersama lurah,Kepling dan Koramil langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi di lapangan. Untuk itu.warga sekitar sangat berterimakasih atas sikap Pemko Medan yang dengan tanggap terhadap keluhan warga yang diperjuangkan anggota dewan Antonius Tumanggor.
Selain itu,warga juga bangga dan salut kepada anggota DPRD Medan dari Dapil 1 Antonius Timanggor yang sudah menyatakan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait Hotel "0" tersebut. "Pak Tumanggor,terimakasih atas bantuannya"ujar warga yang menyaksikan turunnya pihak Dinas Parwisata dan sejumlah pasukan Satpol PP. Dalam pertemuan Jumat lalu tanpa dihadiri pimpinan hotel,warga dengan tegas menolak pengoperasian hotel dan minta ditutup selama mediasi.Warga ingin aga
Setelah mendengar kabar keberadaan Hotel ‘O’ dari warga masyarakat dan perwakilan tokoh pemuda beserta anggota DPRD Kota Medan dan Lurah Sekip, akhirnya, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pariwisata Kota Medan bersama Satpol PP Kota Medan, perangkat Kelurahan dan Koramil langsung turun kelokasi untuk melihat kondisi di lapangan.Satu truk petugas Satpol PP dan pejabat Dinas Pariwisata langsung ‘kepung’ hotel yang diprotes warga karena dinilai aktivitasnya mengganggu kenyamanan.
” Kita apresiasi kedatangan Pemko melalui Dinas Pariwisata dan Satpol PP hari ini ke Jalan Waru/Sengon tepatnya di belakang gedung putih. Dimana Pak Plt.Walikota Medan, Akhyar sibuk menangani COVID-19 dan memberikan bantuan sosial kepada warga, juga masih mau merespon keluhan warganya dengan memerintahkan bawahannya untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan, setelah kita lakukan mediasi dan kita suarakan melalui media, sehingga diketahui oleh khalayak rame,”terang Wakil Ketua Fraksi NasDem DPRD kota Medan ini, Sabtu (30/5).
Antonius yang juga duduk di komisi 4 ini mengatakan akan menunggu apa tindakan ataupun reaksi dari Dinas Pariwisata kota Medan beserta Satpol PP Kota Medan setelah turun langsung dan melihat kondisi dilapangan terkait keberadaan hotel dan pengakuan warga sekitar yang menolak dan meminta agar hotel tersebut ditutup operasinya.
Didampingi Ketua DPD IPK Sumut, Bastian Panggabean dan Sekjen IPK Sumut, Nyak bersama Koramil dan Lurah Sekip, warga sekitar sangat berterimakasih atas sikap Pemko Medan yang dengan tanggap terhadap keluhan warga yang diperjuangkan anggota dewan Antonius Tumanggor. Selain itu,warga juga bangga dan salut kepada anggota DPRD Medan dari Dapil 1 Antonius Timanggor yang sudah menyatakan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait Hotel “0” tersebut.
“Pak Tumanggor, terimakasih atas bantuannya,”ujar warga yang menyaksikan turunnya pihak Dinas Parwisata dan sejumlah pasukan Satpol PP.
Ditambahkan Antonius lagi, kehadiran Dinas Pariwisata, dan Satpol PP melihat hotel ‘O” merupakan hasil dari pertemuan pada hari Jumat, (29/5) lalu, tanpa dihadiri pimpinan hotel. Dimana pada pertemuan itu, warga dengan tegas menolak pengoperasian hotel dan minta ditutup selama mediasi. Warga ingin agar mediasi dihadiri langsung pimpinan hotel,bukan perwakilan.
“Kita tunggu apa tindakan Dinas Pariwisata dan Satpol PP Kota Medan selanjutnya, terhadap hotel “O” tersebut,”terangnya.
Tidak lupa Antonius minta agar aparat kepolisian dari Polrestabes MS tetap melakukan pemantauan dan razia di hotel tersebut demi kenyamanan lingkungan dan penegakan ketentuan di masa pandemi Covid 19 ini.
Direncanakan Camat Medan Petisah, Aghya Novrian, S.STP, akan berkoordinasi dengan dinas teknis terkait seperti Dinas Pariwisata,Satpol PP,Dinas PMPTSP,Dinas KP2TR untuk membicarakan penyelesaian masalah warga dengan pihak hotel.Sementara itu dari pihak pariwisata yang turun ke lokasi adalah Baginda Uno, Adriyanta Ginting dan Pardi.
Para warga merasa tersahuti karena pihak Dinas Pariwisata dan Satpol PP menguatkan tuntutan penutupan aktivitas hotel sampai ada keputusan final dengan mengundang semua dinas teknis terkait.Selain itu demi kenyamanan kondisi di sekitar Jalan Waru dan Jalan Sengon warga mengusulkan dibuatkan portal sehingga orang tidak leluasa lalu lalang terutama di malam hari.
“Kami, secara spontan para warga menyambut baik perjuangan anggota dewan dari Dapil 1 Antonius Tumanggor yang dengan cepat mendapat respon dari Pemko Medan,”ujar Dolly Manurung bersama warga lainnya.(rd)