Daniel Pinem Kesal Lambannya Dinas Pertamanan Potong Pohon Jaluntung Keropos di Jalan Sukamulia

Medan,DP News

Anggota Komisi IV DPRD Medan Daniel Pinem sangat menyayangkan lambatnya respon dari Dinas Pertamanan dan Kebersihan menindaklanjuti laporan warga terkait adanya surat yang dilayangkan warga Jalan Suka Mulia Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun, tepatnya di depan kantor DJP Sumut akibat kondisi pohon sudah terlihat separuh membusuk. Akibatnya, pada Jumat, (9/10) pohon jenis Jalutung inipun tumbang dan menimpa salahsatu warung yang ada didekat pohon tersebut.

Meskipun tidak ada korban jiwa, namun pemilik warung mengalami kerugian belasan juta rupiah. Daniel yang merupakan politisi dari partai PDI perjuangan kota Medan dan sudah menjabat 4 (empat) periode menjadi wakil rakyat dari Dapil 5 Kota Medan ini meminta agar Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan dapat betanggungjawab atas tumbangnya satu batang pohon Jalutung. ” Karena sebelumnya diketahui, warga melalui pihak kelurahan Aur ternyata telah melaporkan kondisi pohon dan meminta untuk segera ditebang oleh dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan sebelum pohon tersebut tumbang dan menimpa apa saja yang berada di bawah pohon Jalutung ini,” terang Daniel.

Tambah Daniel lagi, dari surat yang dilayangkan pihak Kelurahan Aur dengan Nomor:470/379/KLA/2020 tanggal 16 September 2020 langsung kepada Kepala Dinas Pertamanan kota Medan, sangat lambat sekali respon yang dilakukan sementara, pada poit 2 didalam surat itu, tertulis harapan dari warga melalui Lurah Aur untuk sesegera mungkin pihak dari Dinas Pertamanan Kota Medan datang untuk meninjau pohon Jalutung yang tumbuh di wilayah Pemko Medan.

” Janganlah beralasan anggaran untuk perawatan dan pemangkasan pohon terpakai pada refocusing, sehingga mengancam keselamatan masyarakat. Kalau sudah begini siapa yang mesti bertanggungjawab,” terang Daniel Pinem yang menganggap M.Husni mungkin sudah jenuh duduk menjadi Kadis Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan.

Sementara itu, Kadis Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan, M.Husni saat diminta tanggapannya melalui pesan WhatsAps pribadinya, belum merespon pertanyaan wartawan yang dikirimkan ke nomor ponsel pribadinya. (Rd)