Pembahasan R-APBD di DPRD Medan: Anggaran Dinas Pertanian dan Peternakan Masih Minim, Wajar Ditingkatkan...

Medan,DP News

Anggota Komisi  IV DPRD Medan Renville Napitupulu  mengapresiasi kinerja Kepala Dinas Pertanian & Perikanan Kota Medan, Ikhsar Risyad Marbun. Dinas ini dinilai benar-benar menanggapi program reses dewan dengan tetap mengirimkan jajarannya menghadiri program tersebut bila dibutuhkan.

Selain itu,Renville juga mendukung penuh kegiatan dinas ini yang kerap melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang pertanian dan peternakan.

“Saya pribadi sangat mengapresiasi kinerja Kadis Pertanian & Perikanan yang betul-betul mendukung kegiatan reses anggota dewan. Saya juga mendukung program penyuluhan yang rutin dilakukan dinas ini,” kata Renville Napitupulu saat rapat pembahasan R-APBD Pemko Medan TA 2020 di ruang Komisi IV DPRD Medan, Rabu (11/11). Rapat dipimpin Ketua Komisi IV Paul MA Simanjuntak didampingi anggota dewan lainnya dan dihadiri Kepala Dinas Pertanian & Perikanan Kota Medan dan jajaran.

Karena itu, Renville meminta agar adanya permintaan penambahan anggaran untuk menopang kegiatan Dinas Pertanian dan  Peternakan bisa diperjuangkan di Banggar DPRD Medan. Karena dari peraturan tidak ada penambahan anggaran di R-APBD, yang ada hanya pergeseran anggaran.

“Pak Kadis kita akan perjuangkan penambahan anggaran melalui pergeseran dari dinas lain. Tapi bila tidak bisa, kita akan masukan di P-APBD 2021,” tandasnya.

Menanggapi ini, Ikhsar Risyad Marbun berterima kasih adanya apresiasi anggota dewan. Dikatakannya selama ini dia komit untuk mendukung kinerja anggota dewan, termasuk dalam pelaksanaan Reses.

Begitu juga dengan penyuluhan pertanian dan peternakan kepada masyarakat, Marbun menegaskan akan terus dilakukan pihaknya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat.

“Penyuluh kita sudah berjalan di 21 kecamatan. Namun begitu kegiatan ini sering terkendala masalah anggaran. Tapi walau begitu kita akan berusaha untuk tetap melakukan penyuluhan,” tegas Marbun.(Rd)

Anggota Komisi IV DPRD Medan sepakat memperjuangkan anggaran untuk penambahan 52 orang tenaga honorer di Dinas Pertanian Perikanan Kota Medan. Hal itu dianggap perlu karena ke-52 tenaga honorer yang dibutuhkan adalah tenaga ahli. Hal itu terungkap pada rapat pembahasan R-APBD 2021.

“Saya berharap, Komisi IV memperjuangkannya di banggar karena kami sangat membutuhkan tambahan 52 tenaga honorer petugas lapangan,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Perikan Kota Medan, Ikhsar Marbun.

Pada tahun 2018 kisah Ikhsar Dinas Pertanian Perikanan menganggarkan penerimaan 155 tenaga honorer namun yang disetujui hanya 103 orang. Meski demikian, tenaga honorer yang bekerja sebanyak 155 orang.

“Anggaran honor 103 orang dibagi 155 orang. Jadi mereka menerima honor yang sangat minim pada hal mereka adalah petugas lapangan yang sangat kami butuhkan.untuk itu kami berharap agar anggaran untuk 52 orang tenaga tambahan bisa direalisasikan tahun depan,” harap nya.

Ikhsar juga menyatakan salah satu tujuan nya menghadiri rapat tersebut adalah untuk menggolkan anggaran bagi penambahan tenaga honorer dengan anggaran Rp. 1.872.000 per tahun.

Usulan Ikhsar disambut baik oleh seluruh anggota Komisi IV. Para anggota dewan di komisi ini menilai kinerja Dinas Pertanian Perikanan sangat baik melayani masyarakat seperti pemberian bibit ikan, pohon buah-buahan serta memberikan penyuluhan.

“Saya setuju anggaran untuk penambahan 52 tenaga honorer kita perjuangkan untuk menunjang kinerja Dinas Pertanian Perikanan,” kata Renville Napitupulu. Hal yang sama juga dikatakan Antonius D Tumanggor. Politisi Nasdem ini sangat mengapresiasi kinerja Dinas tersebut yang selalu hadir dalam setiap reses anggota dewan dan melakukan pemberian bibit ikan gratis kepada warga.

“Banyak warga yang terbantu ekonomi nya dan berhasil memanfaatkan waktu luang nya untuk hal-hal bermanfaat di masa pandemi ini,” timpal Edwin Sugesti Nasution.

“Karena 12 dari 14 anggota komisi 4 juga anggota Banggar, mari kita perjuangkan agar anggaran untuk tambahan 52 tenaga honorer di Dinas Pertanian Perikanan bisa direalisasikan untuj tahun anggaran 2021,” ujar Ketua Komisi IV Paul Simanjuntak.(Rd)