Desa Taman Sari Dijadikan Kampung Tangguh Berbasis Mikro

Asahan,DP News

Bupati Asahan H.Surya, BSc, Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto,SIK, Wakapolres Asahan Kompol Sri Juliani Siregar, SH, Dandim 0208 Asahan Letkol Inf Sri Marantika Beruh, Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan Ny Titiek Sugiharti Surya, OPD, Camat Pulo Bandring Jutawan Sinaga dan Kepala Desa Taman Sari, menjadikan Desa Taman Sari sebagai Kampung Tangguh Berbasis Mikro Jumat, (5/3). 

Dengan diresmikannya Desa Taman Sari menjadi kampung tangguh berbasis mikro, diharapkan dapat meminimalisir penyebaran covid-19 di desa tersebut. Hal itu di sampaikan Wakapolres Asahan Kompol Sri Jualiani Siregar, SH.

“Dengan diresmikannya kampung tangguh berbasis mikro diharapkan masyarakat bisa tertib dan menjaga protokol kesehatan covid-19. Sehingga dapat mengurangi potensi penyebaran Covid-19,” kata Sri

Selain itu, Sri berharap dengan adanya kampung tangguh ini, bisa memberi contoh dan mengajak masyarakat untuk memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilisasi.

“Mudah-mudahan dengan diresmikannya kampung tangguh ini menjadi penambah semangat bagi warga masyarakat Desa Taman Sari Kecamatan Pulo Bandring  untuk melawan dan memutus mata rantai penyebaran covid-19,” harap Sri.

Kepala Desa Taman Sari Arfian Simatupang,.mengucapkan terima  atas dijadikannya Desa Taman Sari menjadi kampung tangguh berbasis mikro. 

Hal ini merupakan suatu kebanggaan bagi warga Desa Taman Sari, karena telah di percayakan menjadi kampung tangguh berbasis mikro. Dengan diresmikannya kampung tangguh ini, harapan masyarakat semakin patuh terhadap disiplin protokol kesehatan covid-19, harap Arfian.

Sementara Bupati Asahan H.Surua, BSc, mengatakan, bahwa kampung tangguh berbasis mikro yang diresmikan pada hari ini merupakan binaan dari Kapolres Asahan yang wajib kita dukung bersama karena sangat bermanfaat bagi masyarakat Khususnya masyarakat Desa Taman Sari dalam rangka mencegah penyebaran covid 19, ucap Surya.

Surya mengatakan pembentukan desa tangguh merupakan salah satu upaya penanganan covid 19 hingga ke level mikro. Keberadaan desa tangguh merupakan Inovasi yang dapat menjadi penguatan penanganan covid 19 Pemerintah pusat dan Daerah yang terdesentralisasi hingga ke tingkat mikro melalui posko di tingkat Desa dan Kelurahan. Semua unsur dilibatkan tak terkecuali masyarakat yang menjadi ujung tombak dalam inovasi ini, kata Surya.

“Desa sebagai satuan Pemerintahan terkecil tentu harus melakukan gerakan antisipatif dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19, dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat” ucapnya.

Bupati menegaskan, bahwa posko ditingkat desa perlu dibentuk dengan fungsi mengkoordinasikan, mengendalikan, memantau, mengevaluasi serta mengeksekusi penanganan covid 19. Dengan berfungsinya posko tersebut diharapkan dapat mendorong perilaku masyarakat untuk sama-sama mengingatkan bagaimana pentingnya penerapan protokol kesehatan.(prokes)(ZN)