Dewan Ketahanan Nasional Lihat Langsung Perkembangan Pariwisata Samosir

Samosir,DP News

Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) RI mengunjungi Kabupaten Samosir. Kunjungan tersebut disambut baik Plh. Sekdakab Samosir Hotman Sagala di Ruang Rapat Kantor Bupati Samosir didampingi Kadis Pariwisata Dumoch Pandiangan (30/03).

Rombongan Wantannas dipimpin Brigjen TNI Karev Marpaung, S.Sos, MM. Diantara rombongan ikut juga Laksdya TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos, SH, S.Pi, MH, Mayjen TNI Ana Supriatna, S.IP, M.Si, Brigjen TNI Haris Sarjana, MM, M.Tr, Kolonel Tek B.D.O Siagian, SE, M.Si, Kolonel Inf. Parawita Agus, S.Sos, M.Sos, Nalendro, M.Si. serta Dandim 0210 TU. Letkol Roni Agus Widodo.

Plh Sekdakab Samosir, Hotman Sagala menyampaikan bahwa Pembangunan di Samosir semakin banyak termasuk di bidang infrastruktur, namun disampaikan bahwa Kabupaten Samosir masih memerlukan perhatian dari pemerintah pusat. 

Dan kedatangan rombongan Wantannas sebagai lembaga yang bertanggung jawab langsung kepada presiden diharapkan dapat memberikan masukan kepada presiden RI guna mewujudkan Danau Toba sebagai destinasi wisata super prioritas.

Di samping itu, Hotman menyampaikan beberapa isu strategis diantaranya menyangkut kehutanan yang sudah diduduki masyarakat sejak lama, belum adanya pengelolaan produk langsung di Samosir, isu politik dan kebersamaan kabupaten se-kawasan Danau Toba dalam pengembangan wisata dan pemeliharaan kondisi air (keseterilan) Danau Toba.

Brigjen TNI Karev Marpaung menjelaskan maksud kedatangan Wantannas ke Danau Toba guna pengumpulan data, dan melihat perkembangan pariwisata secara langsung terlebih dalam penerapan 3 A yaitu, Atraksi, Amenitas dan Aksebilitas.

Selain itu juga untuk menyerap aspirasi dari kabupaten mengenai kendala yang dihadapi termasuk ancaman keamanan. Dengan demikian, Karev Marpaung mengatakan pihaknya akan memetakan pokok persoalan yang dihadapi yang kemudian dilaporkan langsung kepada Presiden RI sehingga akan ada rekomendasi presiden kepada kementerian terkait.

"Keamanan dan kesejahteraan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan" tambah Brigjen Karev Marpaung mengakhiri.(ml/heli-red)