'The Kitchen Of Asia': Sajikan Kuliner Andalan dan Angkringan Diiringi Musik Tradisional...


Medan,DP News

Program Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M. membenahi kawasan heritage Kesawan sekaligus menjadikannya pusat kuliner untuk mewujudkan Medan The Kitchen of Asia segera terealisasi. 

Dihdwaljan,Minggu,(28/3) sore akan dilakukan soft launching Kawasan Kesawan City Walk yang merupakan salah satu langkah berarti untuk mewujudkan salah satu program prioritas Pemko Medan ini.

Hal ini mengemuka dalam rapat persiapan akhir dan koordinasi lauching Kawasan Kesawan City Walk, Rabu (24/3) di Ruang Rapat III, kantor wali kota. Rapat ini dipimpin Wali Kota dihadiri Dandim 0201 BS, Letkol Inf. Agus Setiandar, Kajari Medan Teuku Rahmatsyah, perwakilan Kapolrestabes, Sekda Ir. Wiriya Alrahman, Asisten Ekonomi Pembangunan, Khairul Syahnan, serta segenap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Pada rapat ini juga, unsur Forkopimda menyatakan siap mendukung penuh program ini. Unsur Forkopimda Medan menilai, program pembenahan kawasan Kesawan sangat baik. Selain dapat menjadi ikon Medan, juga menjadi pusat kuliner dan UMKM, serta pada akhirnya akan memberikan kontribusi pada Pendapat Asli Daerah (PAD)Kota Medan.

Wali Kota menyampaikan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan Forkopimda itu. Dalam rapat itu, Wali Kota mengapresiasi OPD terkait yang mulai menunjukkan kerja-kerja kolaboratif dalam merealiasi program ini.

Pada rapat ini, Wali Kota mengatakan, Kesawan adalah salah satu kawasan kota tua di Medan. Di kawasan ini terdapat pula warisan cagar budaya dengan arsitektur yang indah. Pembenahan kawasan heritage ini dipadukan dengan branding kuliner Medan yang sudah terkenal secara nasional maupun global ini akan membawa manfaat yang besar bagi Kota ini. 

Wali Kota mengatakan, Medan memiliki aneka kuliner. Bukan saja kuliner asli Sumatera Utara dan Indonesia, namun juga Asia. Semua terkenal lezat dan lezat sekali. Menurut Wali Kota, selain kelezatan, ada hal yang dapat menambah nilai kuliner tersebut, yakni mempertontonkan cara memasaknya. Dapur yang dulu di belakang dan tertutup, kini dibuka sehingga orang dapat melihat cara kuliner itu dibuat. Ini akan menjadi entertainment dan yang dapat menambah nilai kuliner tersebut.  

“Karena itu hari ini kita branding kuliner kita sebagai The Kitchen of Asia,” ungkap Wali Kota.

Dalam rapat itu, Wali Kota juga mengingatkan harus ada kriteria yang jelas bagi UMKM yang ingin membuka usaha di kawasan ini. Harus benar-benar dilakukan pendataan yang valid bagi pelaku UMKM. Di samping itu, OPD terkait juga harus responsif mendukung UMKM agar dapat memenuhi kriteria tersebut.

Rapat ini diawali dengan presentasi Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan, Benny Iskandar, tentang penataan kawasan Kesawan City Walk. Beberapa poin yang disebutkan dalam pemaparannya antara lain, koridor Jalan A Yani akan diisi kuliner andalan Medan. Sedangkan pada koridor Jalan A Yani I, II, IV angkringan. Di kawasan ini juga akan digelar hiburan masa kini, atraksi dari berbagai komunitas, di samping itu juga ditampilkan musik dan tari, baik modern maupun tradisional.

Dalam rapat ini, Kepala Dinas Perhubungan, Iswar, juga menyampaikan kesiapan pihaknya dalam hal pengaturan lalu lintas maupun penataan parkir. Disebutnya, pihakny a telah pula berkoordinasi dengan Satlantas untuk penutupan Jalan A Yani mulai pukul 18.00 sampai pukul 00.00 sejak 28 Maret nanti.

Sedangkan lokasi parkir di Jalan Perniagaan juga akan dilengkapi dengan peralatan CCTV. Disebutkannya pula, selama masa promosi ini, parkir akan digratiskan.

Rapat ini berlangsung dalam suasana dialogis. Wali Kota dengan teliti mendengar pemaparan setiap OPD dan memberikan masukan serta penekanan tertentu agar program ini berjalan dengan baik.(rd)