Prestasi Membanggakan: Chelsea Boru Sihite Masuk Pecatur Wanita Terbaik Indonesia


Jakarta,DP News

Indonesia memiliki pecatur wanita dengan beragam gelar bergengsi dan prestasi mengagumkan.Berikut 5 pecatur wanita terbaik Indonesia.

Perseteruan International Master (IM) Irene Kharisma Sukandar dengan Dadang Subur alias Dewa Kipas mengangkat pamor cabang olahraga catur Indonesia.

Lewat pertemuan keduanya, publik tidak saja kembali dikenalkan dengan nama-nama beken seperti Anjas Novita dan Susanto Megaranto, atau Utut Adianto.

Duel Irene Sukandar dengan Dewa Kipas juga mempertemukan masyarakat dengan salah satu pecatur wanita Indonesia, Chelsie Monica. Dalam acara tersebut bersama Susanto Megaranto, Chelsea menjadi komentator.

Berdasarkan ranking Federasi Catur Internasional (FIDE), Indonesia memiliki banyak pecatur dengan beragam gelar master di cabor yang menggunakan papan kotak hitam-putih itu.

Tidak hanya itu, FIDE juga mengurutkan pecatur wanita terbaik Indonesia tersebut dalam berbagai kelompok, mulai dari rating standar, rapid, dan blitz.

Pandemi Covid-19 memberikan dampak besar bagi peringkat pecatur-pecatur wanita Indonesia tersebut. Akibat pandemi, pecatur wanita Indonesia banyak absen di kejuaraan internasional sehingga membuat rating mereka ketinggalan dari pecatur luar negeri.

Berikut 5 Pecatur Wanita Terbaik Indonesia yang dikutip dari CNNINDONESIA:

1. Irene Kharisma Sukandar

Irene Sukandar jadi pecatur wanita terbaik Indonesia saat ini berdasarkan ranking FIDE. Dilihat dari beragam kategori, Irene tetap nangkring di posisi teratas.

Bahkan, Irene jadi satu-satunya pecatur wanita Indonesia yang masuk ke dalam 100 pecatur wanita terbaik dunia, dengan menempati peringkat 54.

Di kategori standar, Irene memiliki rating 2413. Dalam rating rapid, Irene memiliki poin 2381, sedangkan di blitz 2313. Dikutip dari situs FIDE, Irene meraih gelar Woman FIDE Master pada 2004, dilanjutkan dengan Woman Internasional Master pada 2007, lalu 2009 meraih Woman Grandmaster, dan terakhir International Master pada 2014.

2. Medina Aulia Warda

Nama Medina Aulia muncul di peringkat kedua peringkat FIDE kategori standar. Di bawah Irene Sukandar, Medina mengoleksi rating 2360.

Medina tetap di bawah Irene untuk rating rapid dengan meraih 2344 poin. Hanya saja, dalam rating blitz, pecatur 23 tahun tersebut menempati peringkat ketiga dalam jajaran pecatur wanita terbaik Indonesia.

Saat ini Medina Aulia bergelar International Master yang diraih pada 2020 setelah 7 tahun meraih predikat woman grandmaster pada 2013.

3.Chelsie Monica Ignesias Sihite

Woman International Master Chelsie Monica menempati posisi ketiga pecatur wanita terbaik Indonesia di ketagori standar dengan 2252 poin.

Akan tetapi, jika kategori tersebut digeser ke rating blitz, Chelsie (2224 poin) menempati posisi kedua di bawah Irene Sukandar. Chelsie juga tertahan di posisi ketiga untuk rating rapid dengan 2233 poin.

Setelah meraih Woman Candidate Master pada 2008, Chelsie meningkatkan gelarnya di bidang catur menjadi Woman FIDE master pada 2010 dan setahun berikutnya meraih Woman International Master (2011).

4.Dewi Ardhiani Anastasia Citra

Posisi keempat pecatur wanita terbaik Indonesia di kategori standar jadi milik Dewi Ardhiani dengan 2238 poin.

Hanya saja, Dewi mengalami penurunan satu peringkat ke posisi kelima di rating blitz (2120) dan rapid (2158). Di level blitz, Dewi Ardhiani tergusur oleh Shanti Nur Abidah, sedangkan di rapid kalah dari Ummi Fisanilillah.

Seperti Chelsie Monica, Dewi juga memiliki gelar tertinggi sebagai Woman International Master yang diraih pada 2018 setelah mendapatkan gelar Woman FIDE Master pada 2009.

5. Ummi Fisabilillah

Posisi terbaik kelima untuk pecatur wanita Indonesia ditempati Ummi Fisabilillah dengan 2159 poin di kategori standar. Ummi memiliki rating rapid 2182 dan 2091 di blitz.

Pencapaian terbaik Ummi dalam peringkat FIDE adalah posisi ke-56 di pecatur terbaik putri dunia pada Januari 2018 dengan mengoleksi 2225 poin.(CNNIndonesia/rd).