Medan,DP
News
Seribuan
pengunjung menghadiri penutupan Festival Kuliner Kota Medan (FKKM) di Lapangan
Merdeka Medan, Minggu (22/9). Selain pertunjukan tari multi etnis, event yang menyajikan
aneka kuliner terbaik di Kota Medan yang berlangsung selama tiga hari juga
dimeriahkan dengan demo masak oleh chef ibukota Vendy Lee. Selama perhelatan
ini berlangsung transaksi penjualan sebesar Rp.1 miliar lebih dengan asumsi
penjualan setiap stand setiap malamnya lebih dari Rp.3 juta.
Acara penutupan
juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada pemenang sejumlah perlombaan
yang digelar guna memeriahkan FKKM seperti lomba mewarnai, video tik tok,
battle chef se-Kota Medan serta perlombaan stand terbaik. Penyerahan Hadiah
dilakukan Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi didampingi
Asisten Umum Renward Parapat dan Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono.
Wakil Wali Kota
sangat bangga karena FKKM mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, terutama
pecinta tanah air. Terbukti, setiap malam pengunjung yang datang sekitar 1.000
orang sehingga transaksi jual beli selama tiga hari mencapai Rp.1 miliar lebih.
Oleh karenanya Wakil Wali Kota berharap agar FKKM dapat dikemas lebih baik lagi
sehingga menjadi ruang untuk menyajikan keanekaragaman kuliner Kota Medan.
Agar FKKM
mendapat hati masyarakat, terutama pecinta kuliner, Wakil Wali Kota berpesan
agar para pelaku kuliner dapat mempertahankan mutu dan kualitas kuliner
yang dihasilkannya. "Jangan karena
laku dan ingin untung besar, bumbu atau adonannya dikurangi. Justru semakin
ditingkatkan lagi sehingga kuliner Kota Medan yang selama ini terkenal dengan
dua rasa yakni enak dan enak sekali dapat dipertahankan," kata Wakil Wali
Kota.
Selain itu Wakil
Wali Kota juga mengingatkan agar pelaku kuliner senantiasa menjaga kebersihan
kuliner yang dihasilkan dan tidak menggantungkan rasa enak dengan bumbu
penyedap seperti yang telah disampaikan Bapak Wali Kota ketika membuka FKKM.
Dengan demikian kuliner yang disajikan sehat dan layak konsumsi,"
pesannya.
Selanjutnya Wakil
Wali Kota menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Pariwisata Kota Medan yang
telah menggelar FKKM. Melalui kegiatan ini kata Wakil Wali Kota, berbagai macam
kuliner baik yang tradisional, fussion maupun modern telah memanjakan lidah
para pengunjung selama tiga hari.
Dikatakan Wakil
Wali Kota, FKKM juga sebagai wujud apresiasi Pemko Medan kepada pelaku kuliner
atas sumbangan dedikasinya selama ini. "Dengan FKKM, kita berharap kuliner
Kota Medan akan mampu menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan dalam
dan luar negeri untuk datang berkunjung sekaligus memberikan space untuk
menyajikan keanekaragaman kuliner Kota Medan," ungkapnya.
Guna menyikapi
hal itu, Wakil Wali Kota berharap agar di masa mendatang kerjasama yang telah
terjalin cukup erat antara Pemko Medan dengan para pelaku bisnis kuliner akan
semakin ditingkatkan secara lebih intensif lagi, sehingga FKKM akan terus
dinikmati setiap tahunnya.
Sementara itu
Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono dalam laporannya menjelaskan, semula
FKKM hanya diikuti 92 stand kuliner dan 10 food truck namun lantaran tingginya
antusiasme pelak kuliner mengikutinya, maka ditambah belasan lagi stand.
Agus mengaku
sangat senang dengan pertambahan itu, sebab menunjukkan tingginya antusiasme
pelaku kuliner untuk mengikuti FKKM. Dia berharap agar waktu penyelenggaraan
FKKM ke depan ditambah sehingga masyarakat, terutama pelaku kuliner lebih terpuaskan
lagi. "Kalau bisa waktunya seminggu. Sebab, pengunjung yang datang tidak
hanya warga Kota Medan tetapi juga luar Kota Medan. Alhamdulillah tingkat
kunjungan setiap harinya mencapai 1.000 orang," jelas Agus. (Rd)
