Jakarta,DP New
Internal PDIP
berbeda pendapat tentang peluang putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran
Rakabuming Raka untuk maju sebagai calon Wali Kota Surakarta (Solo).
Terakhir Ketua
DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah menyebut kans
Gibran untuk maju sebagai calon Walikota Solo masih terbuka, meski DPC PDIP
Solo telah menutup proses penjaringan dan rekruitmen calon.
Menyikapi hal
itu, Ketua DPC PDIP Surakarta FX Hadi Rudyatmo pasrah dan menyerahkan
sepenuhnya kepada DPP soal nasib pencalonan Gibran.
"Kalau DPP
mau membuka (pendaftaran) dan sebagainya ya silakan saja. Yang jelas kita sudah
menjalankan peraturan partai. Kalau DPP mau melakukan penjaringan sendiri ya
monggo kita tidak ada persoalan," ujar Rudy kepada detikcom melalui
sambungan telepon Rabu (25/9).
Sebelumnya Rudy
mengatakan pihaknya telah menutup proses penjaringan bakal calon Wali Kota
Surakarta di Pilkada 2020. Nama Gibran pun tak akan dikirimkan ke DPP PDIP
untuk dimintakan rekomendasi.Keputusan itu menurut Rudy dia ambil berdasarkan
dari Peraturan partai No 24 tahun 2017.
Rudy menyerahkan
tafsir soal peraturan partai itu kepada DPP. "Ya itu yang menafsirkan biar
DPP sendiri. Karena saya hanya diminta untuk menjalankan peraturan partai kok.
Yang menilai salah dan tidak kan dari partai. Dan semua rekomendasi nanti kan
dari DPP partai kok" pungkas Rudy.
Kemarin, Ketua
DPP PDIP Ahmad Basarah masih membuka peluang Gibran. Jalan bagi putra sulung
Jokowi itu masih bisa diberikan oleh DPP PDIP.
"Dalam
pendaftaran bakal calon itu, pintu yang dibuka untuk bakal calon itu selain
pintu DPC setempat yang akan melaksanakan pilkada, juga pintu pendaftaran bakal
calon bisa melalui DPD partai setempat dan juga DPP," kata Basarah di
kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/9).(detikcom/Rd)
