Notification

×

Iklan

Iklan




Kalangan DPRD Medan Desak Dinas PU Serius Tangani Banjir dan Drainase

09 Oktober 2019
Suasana jalan banjir di salah satu kawasan di Kota Medan mengakibatkan pengendara harus ekstra hati-hati bahkan tidak jarang kenderaannya mogok dan harus didorong.(DP News)
Medan,DP News
Sejumlah kawasan di Kota Medan banjir akibat guyuran hujan deras yang mengakibatkan ras jalan bagaikan parit dan rumah penduduk tergenang.Bila hujan turun satu jam saja,banjir tidak terelakkan lagi dan para anggota dewan un sudah berulang kali menyoroti agar Dinas PU Kota Medan segera menuntaska masalah banjir ini.
Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor yang kebetulan bersama "DP News" saat hujan deras mendapat laporan dari anggotayaa yang kebetulan melintas di sejumlah kawasan,Rabu(9/10)
Dan Antonius pun menyempatkan diri menunjukkan kondisi parit di sekitar Sei Agul yang hampir meluap dan kondisi ini dialami warga di seitar Gang Saudara.
Melihat kondisi yang dialami warga,Pemerintah Kota Medan diminta segera melakukan pengorekkan drainase yang tumpat di sepanjang Jalan Danau Singkarak, khususnya Gang Saudara, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, karena menjadi salah satu penyebab banjir.
Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor mengatakan pengorekan drainase di kawasan itu sifatnya sudah mendesak lantaran jika hujan sebentar, kawasan itu sudah tergenang air bahkan merendam rumah-rumah warga.
“Kita minta Pemko Medan segera melakukan pengorekkan drainase di kawasan itu. Apalagi warga di sana terus mengeluhkan banjir,” kata Antonius Devolis Tumanggor yang cukup prihatin bila hujan turun mengguyur Kota Medan.

Menurut politisi Partai NasDem Kota Medan ini, selain persoalan tumpatnya saluran drainese, pembangunan pondasi drainase juga perlu ditinggikan. Dengan begitu, kata dia, debit air hujan bisa tertampung dan tidak meluber ke badan jalan.
“Pemko Medan dalam hal ini Dinas PU perlu segera menyahuti keluhan warga karena banjir membuat aktivitas warga menjadi terganggu,” katanya.
Antonius pun menuturkan bahwa dirinya sudah pernah turun ke lokasi dan mendapati banyaknya tumpukan sampah di dalam parit yang sepertinya belum pernah dikorek.
“Saya sudah tinjau langsung ke lokasi. Memang saluran drainasenya tumpat akibat terjadinya sendimentasi sampah. Jadi memang sudah harus dikorek,” kata anggota DPRD Medan dari Daerah Pemilihan I meliputi Medan Petisah, Medan Barat, Medan Baru dan Medan Helvetia, ini.
Sementara itu,Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) didesak harus bekerja cepat, terutama didalam mengantisipasi dan mengantisipasi banjir di inti kota.
“Kita himbaulah Pemko kerja cepat antispasi banjir ini, jangan tunggu-tunggu lagi,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (F-PDI) Perjuangan DPRD Kota Medan, Rabu (9/10) menyusul volume hujan yang terus meningkat akhir-akhir ini untuk wilayah Kota Medan dan sekitarnya.
Menurutnya, kondisi inti kota yang semakin banyak terlihat genangan air diakibatkan hujan sangat riskan, karena dampaknya ke lingkungan warga sekitar dan juga kenderaan yang tidak mampu menembus banjir saat melintas di kawasan itu.
“Heran, di inti Kota Medan masih ada yang seperti itu. Ayo segeralah atasi itu, Kota Medan ini sudah harus terbebas dari banjir,” sebutnya.
Lebih lanjut, disampaikan Robi untuk lokasi Jalan Jawa yang selalu mengalami banjir.”Dari hasil pembahasan kami dengan Ansyari (Kepala Dinas PU Kota Medan) mereka sudah temui penyakitnya. Jadi tinggal pekerjaan segera, kita harap itu disegerakan,” tukasnya.
Karena, tambahnya dari keterangan Dinas Pu Kota Medan penyebab banjir untuk di Jalan Jawa (dekat center poin) disebabkan kondisi gorong-gorong di kawasan itu yang sudah tersumbat oleh sedimen yang sudah lama mengendap.”Tehnisnya orang PU Medan sudah kuasai itu,” tandasnya.
Hal tersebut penting ditegaskan Robi, mengingat untuk beberapa bulan ke depan, wilayah Sumatera Utara khususnya Kota Medan akan dinaungi hujan, sehingga perlu antisipasi Pemko Medan, agar inti kota tidak banyak titik banjir
Lokasi banjir lainnya juga seperti di kawasan utara Kota Medan,kawasan Padang Bulan,Jalan Setia Budi,kawasan Petisah .Warga sangat mengeluhkan tidak berfungsiya drainase sehingga airnya tumpah ke jalan dan rumah penduduk.(Rd)

| | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | |