Pemkab Asahan Gelar Vaksinasi Massal Lansia dan Guru

Asahan,DP News

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama Forkopimda menhgelar sekaligus meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di beberapa Puskemas di Kabupaten Asahan. Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si, bersama  Kapolres Asahan, Dandim 0208/AS, Kajari Asahan, Ketua PN, Danlanal TB/AS, Danyonif 126/KC, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dr. Elfina br.Tarigan, MKT, meninjau proses pelaksanaan vaksinasi massal di beberapa Puskesmas. 

Pelaksanaan vaksisnasi itu di gelar di Puskesmas  Mutiara, Gambir Baru dan Sidodadi, Senin (7/6). Peninjauan tersebut guna memastikan kegiatan vaksinasi massal Covid-19 berlangsung dengan baik.

Acara dibuka di Puskesmas Sidodadi tersebut diawali dengan kata sambutan Wakil Bupati Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si.

Taufik Zainal Abidin Siregar,S.Sos,MSi, menegaskan bahwa vaksinasi massal ini tetap harus mengedepankan disiplin protokol kesehatan dalam pelaksanaannya sesuai anjuran pemerintah.

“Dalam rangka peningkatan cakupan dan pemerataan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Asahan, Pemerintah telah melaksanakan vaksinasi covid-19 dengan sasaran antara lain TNI/Polri, tenaga kesehatan (nakes), pelayanan publik dan lansia. Saat ini ada sebanyak 14.161 orang yang sudah divaksin dosis I, dan 6.970 orang yang sudah divaksin dosis II,” ucapTaufik.

Lebih lanjut Taufik mengatakan, bahwa kegiatan vaksinasi massal ini sejalan dengan surat keputusan bersama empat Menteri yang rencananya sistem pembelajaran secara tatap muka akan diadakan mulai bulan Juli ini, termasuk salah satunya di Kabupaten Asahan, kata Taufik.

“Insya Allah, sistem pembelajaran secara tatap muka di Kabupaten Asahan akan dilaksanakan pada bulan Juli ini. Hal ini dikarenakan saat ini Kabupaten Asahan sudah termasuk wilayah zona kuning dalam Kasus Covid-19. Oleh karena itu, melalui kegiatan vaksinasi massal pada hari ini, diharapkan mampu sebagai salah satu hal untuk mendukung proses belajar secara terbuka. Sehingga para tenaga pendidik yang ikut dalam vaksinasi massal hari ini diharapkan dapat menunjang dimulainya proses pembelajaran tatap muka tersebut berjalan dengan lancar dan aman,” kata Wakil Bupati.

Dalam acara vaksinasi massal tersebut, Taufik menegaskan kepada seluruh masyarakat yang hadir dan sudah di vaksin, kedepannya jangan lalai dalam menjalankan protokol kesehatan, karena bagaimana pun walau sudah divaksin, seluruh masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan,harapnya.

Pada kesempatan ini juga Kapolres Asahan yang diwakili oleh Waka Polres Asahan, Kompol Sri Juliani Siregar, S.H.  memberikan sambutan bahwa vaksinasi massal ini merupakan suatu upaya yang bertujuan untuk membentuk kekebalan tubuh dan kelompok/Herd Immunity, menurunkan kesakitan dan kematian terhadap Covid-19, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh.

“TNI dan Polri sebagai garda terdepan tentunya selalu siap dan saling bersinergi dalam mendukung pelaksanaan vaksin di Kabupaten Asahan ini,” ucap Sri.

Sasaran vaksinasi massal yg akan di laksanakan di Kabupaten Asahan terdiri dari 8 puskesmas dengan rincian sebagai berikut: Puskemas Mutiara Lansia : 35 

Guru Tk : 35, Guru Paud :10, SD : 20.

Puskesmas Gambir Baru Lansia : 20 

Guru paud : 25, Guru TK : 25, Guru SD : 30.

Puskesmas Sidodadi Lansia : 50, Guru paud : 30, Guru TK : 50, Guru SD : 170. 

Puskesmas Air Teluk Kiri Lansia : 3, Guru : 63. Gonting Malaha Lansia : 20, Guru paud : 10, Guru TK : 10, Guru SD : 60.

Puskesmas Setia janji Lansia : 30, Guru Paud dan TK : 30, Guru SD : 40. Puskesmas Pulo Bandring Lansia : 30, Guru Paud dan TK : 30, Guru SD : 40. Puskesmas Hessa Air Genting Lansia : 30,Guru paud dan TK : 30,Guru SD : 40.(ZN)