Komisi II DPRD Medan: Berdayakan Mobil Laboratorium Dinas Ketapang Untuk Standarisasi ISO 2017

Medan,DP News

Komisi II DPRD Medan minta Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) berdayakan 6 unit mobil laboratorium sehingga memiliki standarisasi ISO / IEC 17025 : 2017.Dengan pemberdayaan laboratorium analisa pangan diyakini akan mampu mendongkrak PAD Pemko Medan.

“Jika laboratorium itu sudah memiliki standarisasi dan menjadi parameter pasti akan banyak yang membutuhkan. Sehingga untuk pemeriksaan kadar makanan bisa ke Dinas Ketahanan Pangan, PAD Kota Medan pun akan meningkat,” ujar Sudari saat RDP Komisi II DPRD Medan membahas P APBD TA 2021,Selasa(21/9). 

Untuk itu, Dinas Ketahanan Pangan diharapkan dapat mengajukan untuk pembuatan payung hukum berupa Perwal. “Bagaimana bisa program ini berkontribusi PAD ke Pemko Medan harus menjadi perhatian Kadis”, tandas Sudari.

Diketahui standarisasi ISO / IEC 17025 : 2017 merupakan standarisasi ISO yang digunakan oleh laboratorium yang merupakan persyaratan umum untuk kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi.

Rapat dipimpin Ketua Komisi Surianto didampingi Sudari, Haris Kelana Damanik dan Johannes Hutagalung bersama Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan Emilia Lubis.

Selain itu,Dinas Ketapang Medan hendaknya fokus mengontrol ketahanan pangan di Kota Medan.

Sementara itu, anggota komisi lainnya Haris Kelana Damanik mengkritisi pengalokasian anggaran Rp 475 juta untuk perbaikan AC dan CCTV. Menurut Haris Kelana Damanik pengadaan CCTV sebaiknya digeser untuk program ketahanan pangan dan stunting khususnya di kawasan Medan Utara.

Kadis Ketahanan Pangan Emilia Lubis mengatakan, sangat berharap dorongan DPRD Medan dalam upaya menjaga ketahanan pangan di Medan.Kami sangat setuju penggunaan anggaran skala prioritas. Tetap kami butuh koreksi demi kepentingan masyarakat, ujar Emilia.(rd)