Lomba Masak Naniura dan Marketapel Meriahkan Festival Toba Kaldera....


Parapat,DP News

Lomba tortor somba, musik tradisional, kuliner khas Toba Naniura, markatapel,menulis legenda Toba dan menulis Aksara Batak meriahkan Festival Toba Kaldera UNESCO Global Geopark di Open Stage, Parapat Kabupaten Simalungun,Sabtu (20/11). Ratusan peserta dari sejumlah daerah tampil dalam pawai budaya serta berbagai lomba yang diadakan Disbudpar Sumut ini.

Ketua Panitia Pelaksana Debbie Panjaitan, sekaligus sebagai sekretaris Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi festival perdana digelar sejak Kaldera Toba ditetapkan sebagai anggota UNESCO Global Geopark (UGG), tahun lalu. Karena itu berbagai upaya melestarikan kekayaan warisan dunia ini terus dilakukan.

"Ini festival perdana sejak Danau Toba masuk anggota UGG. Jadi kita di sini menggelar perlombaan tarian tradisional, dimana ada empat puak di sekitar kawasan Danau Toba ini, yaitu Pakpak, Karo dan Toba. Makanya ada tiga salam kita, Mejuah-juah, Njuah-njuah dan Horas. Lomba ini juga, kita melibatkan anak-anak generasi muda, agar mereka mencintai budaya  dan kearifan lokal di kawasan Danau Toba," ujar Debbie.

Selain itu, festival tersebut juga memperlombakan kuliner khas Toba yakni Naniura. Juga telah digelar sebelumnya, lomba Aksara Batak, lomba ketapel dan lainnya. Sehingga diharapkan banyaknya kegiatan yang melibatkan masyarakat, terutama generasi muda, dapat menularkan orang lain untuk mencintai Danau Toba dengan segala kekayaannya.

Pada festival tersebut, ratusan orang dari sejumlah daerah menampilkan tarian kreasi tortor Somba-Somba khas Simalungun dan Hata Sopiksik dari Toba. Juga ada penandatanganan nota kesepahaman/MoU antara Toba Caldera UNESCO Global Geopark dengan Geopark Nasional Silokek Sumatera Barat.(rd/infosumut)