Notification

×

Iklan

Iklan

Seputar Proyek Drainase,Renville Napitupulu: Stok U Ditch dan Kebutuhan Proyek Kurang Diperhitungkan Secara Matang.....

11 Januari 2022 | Selasa, Januari 11, 2022 WIB Last Updated 2022-01-11T15:51:42Z
Foto: Proyek Drainase Dengan Menggunakan U Ditch di Kota Medan/Tums
Medan,DP News

Anggota Komisi IV DPRD Medan Renville Napitupulu ungkapkan faktor gagalnya strategi perencanaan proyek drainase khususnya pembangunan drainase sistim baru di Tahun 2021 yang menerapkan penggunaan 'U DITCH'. Secara gamblang politisi PSI mengungkapkan bahwa ketersediaan U DITCH ini tidak diperhitungkan sebelumnya dengan total jumlah unit U Ditch yang dibutuhkan dengan berbagai variasi ukuran tinggi ( 1.2 , 1.4, 1.6 , 1.8 m sampai 2  meter).

Dituturkan Renville saat pelaksanaan tender bulan September lalu, stok U DITCH di pabrik hanya ukuran standar ( P:1 m , L: 1.2 m dan T: hanya 1 meter) sementara proses pencetakan U Ditch ini menghabiskan waktu minimal 1 bulan.

Menurutnya, begitu selesai pengecoran U DITCH tersebut, ternyata cetakannya tidak bisa langsung dibuka sehingga dibutuhkan waktu 1 bulan hingga benar benar kering.Kemudian,baru bisa diangkut ke lapangan

Selain itu kata Renville,proses pelaksanaan tender yang bisa disebut telat bahkan gagalnya 26 tender drainase di LPSE juga sangat membuang waktu sebab proses pelaksanaan 1 tender saja (ada 12 proses sampai  proses akhir tanda tangan kontrak ) menghabiskan waktu 31 hari.

Seandainya pun tender yang batal diulang lagi pasti menghabiskan waktu 62 hari terhitung dari bulan September. Berarti pekerjaan  lapangan baru bisa dimulai bulan November.

Foto: Renville Napitupulu/DP
Kelangkaan U " DITCH menambah enggannya pihak kontraktor memulai pekerjaan dengan pengorekan tanah urug.Hal itu juga menjadi penyebab bertambahnya keterlambatan pengerjaan proyek.

Proyek drainaise kata Renville menghabiskan waktu saat pengorekan tanah urug.Pekerjaan drainase itu standarnya membutuhkan waktu kerja minimal 90 hari kerja ( 3 bulan ).Jika pekerjaan dipaksa di bawah waktu 3 bulan , resiko yang dihadapi antara lain pekerjaan progres 100 hari tidak selesai maka akan menimbulkan Silpa.

Di pihak lainnya katanya jika pekerjaan selesai tapi kualitas tidak dijamin atau bisa saja tidak sesuai dengan RAB,ujar Renville menanggapi kelangkaan U Ditch,Selasa(12/1) malam.

Sebagaimana belakangan ini ramai di beritakan tentang proyek drainase yang menimbulkan masalah akibat tumpukan tanah galian dan pengerjaan yang berlarut-larut disebabkan kelangkaan U Ditch.(TS/rd).

×
Berita Terbaru Update