Notification

×

Iklan

Iklan

Banjir di Griya Satu Martubung, Sudah 4 Hari Anak Anak Tidak Sekolah

23 November 2022
Foto: Sebanyak 33 KK di Jalan Tangguk Utama Blok IV Griya Satu Martubung Kelurahan Besar Sudah 4 Hari Terendam Banjir dan Sampai,Rabu(23/11) Siang Anak Anak Tidak Bersekolah) Maskur

Medan, DP News

Banjir bukan hanya merendam rumah penduduk namun membuat anak anak harus membatalkan pergi ke sekolah.Sudah hampir 4 hari,anak anak di Jl. Tangguk Utama Blok IV Griya Satu Martubung Kelurahan Besar tak salah pernah sekolah karena pemukiman mereka masih terendam banjir. 


Penuturan Ustadz Ridwan yang merupakan salah seorang tokoh masyarakat setempat, sudah 4 hari anak-anak di daerah tersebut tidak bersekolah karena akses keluar dari rumah sulit.


"Kasihan anak sekolah pada gk sekolah dan 4 hari sejak Jumat". ujar Ustadz Ridwan.


Dilaporkan,33 KK di Jl. Tangguk Utama Blok IV Griya Satu Martubung Kelurahan Besar masih terendam banjir. Padahal lingkungan tersebut dekat dengan danau laguna yang kini sedang direnovasi  Pemko Medan.


Dampak luapan air dilaporkan akibat luapan air hujan dari Kawasan Industri MEdan (KIM) di tambah lagi drainase yang buruk (sempit dan banyak yang rusak) mengakibatkan air tidak bisa mengalir ke arah sungai.


"Banjir dua hari aja sudah bisa membuat martubung banjir, apalagi sekarang hampir setiap malam hujan, gawatlah... " ujar Ustadz Ridawan yang terdampak banjir.


Ketinggian air dilaporkan juga bervariatif antara 30-50 centimeter hingga hari ini (23/11).WRga pun tidak bisa berbuat banyak karena luapan air menggenangi pemukiman. 


Camat Medan Labuhan, Indra Utama Ritonga yang di hubungi melalui Whatsapp (WA) mengatakan akan segera mengirimkan lurah untuk meninjau lokasi, sehingga dapat mengetahui langkah yang akan dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.


Ditambahkan  Ustadz Ridwan, banjir di Martubung sejak ada pembangunan perumahan di daerah Sungai Mati, sehingga aliran air terhambat untuk bisa mengalir ke sungai. 


Warga berharap ada bantuan dan solusi yang cerdas dari Pemerintah Kota Medan, agar akses jalan jalan warga kembali terbuka, sehingga anak-anak dapat kembali bersekolah da warga dapat melakukan aktifitas seperti semula.Dolok S/Redaksi























×
Berita Terbaru Update