Notification

×

Iklan

Iklan

'PoTa Ceting': ASI Lancar,Bebas Stunting Berkat Tanaman Bangun-Bangun

22 Januari 2023
Foto: 'PoTa Ceting' Dengan Konsumsi Tanamam Bangun-Bangun Cerah Stunting di Medan Deli, Minggu(22/1)/Syaiful
Medan,DP News

Tanaman bangun-bangun (Coleus amboinicus Lour) merupakan salah satu tanaman pangan yang memiliki fungsi sebagai laktagogum, yaitu dapat meningkatkan sekresi dan produksi air susu ibu.


Di laman Balitbang Kementan disebutkan tanaman Bangun-bangun dapat dijumpai hampir di seluruh wilayah Indonesia dengan nama yang berbeda-beda.Di daerah Sumatra tanaman ini dikenal dengan nama torbangun. Sedangkan di daerah Sunda, daun bangun-bangun dikenal dengan nama anjeran, di daerah jawa dikenal dengan nama daun kucing dan di Bali dikenal dengan nama iwak.


Tanaman bangun-bangun memiliki ciri fisik batang berkayu lunak, beruas-ruas dan berbentuk bulat.Tanaman bangun-bangun tumbuh liar, jarang berbunga, namun mudah sekali dikembangbiakkan dengan stek dan cepat tumbuh akar. 


Secara tradisional,Torbangun ditambahkan ke sup dengan ayam atau ikan yang melambangkan berkah kebahagiaan dan keselamatan bagi orang tua dan bayi baru. Itu dimakan oleh ibu baru segera setelah mereka melahirkan melalui tiga puluh hari pertama pascapersalinan.


Hari ini, sup daun torbangun dibuat dengan santan yang membantu menutupi rasa daun torbangun yang sedikit pahit. Dalam budaya Batak, mengkonsumsi daun bangun-bangun setelah melahirkan bayi dianggap dapat membantu perdarahan postpartum, bertindak sebagai agen pembersih rahim dan menghangatkan tubuh.

'PoTa Ceting'

Selain memperlancar ASI,tanaman bangun bangun juga mampu menurunkan angka stunting.Musalnya,Kecamatan Medan Deli berinovasi dengan menghadirkan Pota Ceting (Pojok Tanaman Cegah Stunting) berupa budidaya tanaman daun bangun-bangun yang mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi ibu menyusui dalam memenuhi kebutuhan air susu ibu (ASI) bagi balitanya. 


Manfaat dari daun bangun-bangun ini dirasakan langsung oleh salah seorang warga Kecamatan Medan Deli Amelia. Dirinya mengaku semenjak rutin mengkonsumsi daun bangun-bangun produksi ASI nya semakin banyak sehingga tumbuh kembang anaknyapun semakin meningkat.


"Banyak manfaat yang saya rasakan semenjak mengkonsumsi daun bangun-bangun ini, ASI saya semakin bertambah dan anak saya juga semakin sehat. Di usia anak saya yang baru empat bulan beratnya sudah mencapai 7.5 kg"kata Amelia.

Foto: Salah Seorang Warga,Amelia Saat Ditanyai Manfaat Mengkonsumsi Tanaman Bangun-Bangun, Minggu(22/1)/Syaiful

Sehari-hari Amelia mengkonsumsi daun bangun-bangun ini dengan cara diolah menjadi gulai, cemilan ataupun direbus. Menurutnya produksi ASI nya terus bertambah sehingga dirinya tidak lagi perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli susu formula untuk balitanya.


"Semenjak lahiran saya sudah rutin mengkonsumsi daun bangun-bangun ini hampir setiap hari diolah menjadi berbagai masakan, hasilnya ASI saya terus bertambah terus menerus, saya tidak perlu lagi membeli susu formula untuk balita saya. Jadi membantu ekonomi saya juga."ujar Amela,Minggu(22/1). 


Untuk itu Amelia mengajak ibu-ibu lainya untuk mengkonsumsi daun bangun-bangun karena sangat berdampak baik bagi kesehatan anak.Mari kita rutin mengkonsumsi daun bangun-bangun untuk meningkatkan ASI kita. Anak manjadi sehat, aktif dan ceria,ajaknya.


Sementara itu Camat Medan Deli Indra Utama menjelaskan bahwa Pota Ceting (Pojok Tanaman Cegah Stunting) ini merupakan inovasi dari Kecamatan Medan Deli sebagai upaya dalam menurunkan angka anak penderita stunting. 


Dengan memanfaatkan lahan seluas 5×40 Meter, Kecamatan Medan Deli berhasil membudidayakan tanaman daun bangun-bangun yang diketahui sangat bermanfaat untuk ibu menyusui dalam memenuhi kebutuhan air susu ibu (ASI) bagi bayinya.Syaiful/Redaksi
























×
Berita Terbaru Update