Jembatan Idano Noyo Jembatan yang rusak sejak tahun 2025 lalu ini selesai dibangun ulang dengan biaya Rp46,7 M.Jembatan tipe A dengan struktur baja, panjang 95 meter, dan lebar 9 meter ini akan menghubungkan Nias Barat dan Nias Selatan yang terputus diterjang banjir pada Maret 2025 lalu.
Jembatan Noyo di Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat diresmikan Gubsu Bobby Nasution Rabu (11/2) malam.
Tidak hanya jembatan, Bobby Nasution juga meningkatkan ruas jalan provinsi dari Gunungsitoli menuju Mandrehe sepanjang sekitar 50 Km. Perbaikan ini mempercepat waktu tempuh dari Gunungsitoli ke Nias Barat menjadi kurang dari satu jam, yang sebelumnya memakan waktu sekitar dua jam.
Total Pemprov Sumut tahun 2025 mengucurkan sekitar Rp250 miliar untuk Kepulauan Nias dan tahun depan Pemprovsu akan mengucurkan anggaran sekitar Rp300 miliar untuk Kepulauan Nias.
Salah seorang pedagang kebutuhan sehari-hari, Christina Gulo, mengaku omzet dagangannya meningkat hingga 50% setelah jalan menuju Mandrehe dan Jembatan Noyo diperbaiki. Selain itu, ia juga merasa sangat terbantu karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan untuk ongkos anak sekolah.
“Makin banyak orang yang lewat sini, meningkatnya sampai 50%, saya, anak saya juga tak perlu bayar uang sampan untuk nyeberang lagi,” kata Christina.
Peresmian jembatan tersebut juga dihadiri Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu, Bupati Nias Yaatulo Gulo, pimpinan DPRD setempat, dan Forkopimda. Hadir pula OPD terkait Pemprov Sumut dan OPD pemerintah daerah setempat, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.Rumapea/Redaksi
