![]() |
| Foto: Menbud Fadli Zon Diulosi Saat Meninjau Sarkofagus di Cafar Budaya Huta Simarmata,Jumat (7/2) Didampingi Bupati Samosir Vandiko Gultom |
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengaku kagum melihat kondisi perkampungan Huta Simarmata dan keberadaan sarkofagus di Huta Simarmata merupakan anugerah luar biasa.Makanyq kawasan ini sangat layak dan pantas untuk ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional, terlebih dengan keberadaan sarkofagus berukuran besar serta rumah adat berusia ratusan tahun yang masih terawat dan sarat nilai kearifan lokal.
Kekaguman Menteri Kebudayaan tersebut diutarakan saat meninjau Cagar Budaya Huta Simarmata, Desa Hariara Pohan,Kecamatan Harian, Jumat (7/2).Sejumlah objek wisata dan cagar budaya di Kabupaten Samosir, di antaranya Cagar Budaya Huta Simarmata, Museum Pusaka Batak di Kecamatan Pangururan serta Museum Hutabolon di Kecamatan Simanindo.
Di Huta Simarmata,Fadli Zon bersama Bupati Vandiko Gultom dan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk saksikan aktivitas keseharian masyarakat serta kearifan lokal yang masih terjaga hingga saat ini. Huta Simarmata merupakan salah satu cagar budaya di Kabupaten Samosir yang memiliki peninggalan bersejarah berupa sarkofagus atau kuburan batu, sopo, losung, serta parik huta (pagar perkampungan) yang tersusun rapi dari batu.
“Saya baru melihat sarkofagus sebesar ini. Ini termasuk salah satu yang paling bagus dan gagah. Selain itu, terdapat sekitar 10 rumah adat yang berusia ratusan tahun dan masih berfungsi sebagaimana di masa lalu. Kayu-kayunya tidak menggunakan paku dan kondisinya tetap terawat dengan baik,” ungkap Fadli Zon.
Fadly Zon didampingi Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra, Direktur Bina Sumber Daya Manusia, Lembaga, dan Pranata Kebudayaan Irini Dewi Wanti, Direktur Film, Musik, dan Seni Syaifullah, Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan Feri Arlius, Direktur Pengembangan Budaya Digital Andi Syamsu Rijal
" Mudah-mudahan Huta Simarmata dapat ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional karena ini merupakan monumen luar biasa bagi bangsa dan sangat pantas menyandang status tersebut,” ujarnya.
Fadli Zon juga berharap rumah-rumah adat dan cagar budaya lain yang telah berusia ratusan tahun dapat terus dirawat dan dilestarikan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem budaya Batak Toba.
“Kami berharap adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, pemerintah daerah, dan komunitas masyarakat. Kita segerakan penetapan sebagai cagar budaya tingkat provinsi, dan selanjutnya ditetapkan sebagai cagar budaya nasional,” jelasnya.
“Saya telah melihat banyak sarkofagus di berbagai daerah, namun yang diukir dengan sangat indah dan kondisinya masih utuh seperti ini ada di sini,” tambahnya.
Sementara itu,Vandiko menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir mendukung penuh prinsip Menteri Kebudayaan untuk menjadikan Huta Simarmata sebagai Cagar Budaya Nasional.
“Kami akan mempersiapkan seluruh persyaratan. Setelah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat provinsi, kami berharap Huta Simarmata dapat ditetapkan sebagai cagar budaya nasional,” ujarnya.Rumapea/Redaksi
