![]() |
| Foto: Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak Paparkan Persiapan Jelang May Day Dalam Rapat Forkopimda Dipimpin Walikota Medan Rico Waas,Rabu(29/4) |
Medan,DP News
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak paparkan sekitar 1.200 peserta aksi dari 41 serikat pekerja telah terkonfirmasi, dengan estimasi total massa mencapai 2.500 orang. Massa direncanakan berkumpul di sejumlah titik seperti Masjid Raya dan Istana Maimun sebelum bergerak menuju pusat pemerintahan.
Untuk mengantisipasi gangguan ketertiban dan kemacetan, kepolisian menyiapkan pengamanan serta rekayasa lalu lintas di 38 titik zona merah dan 18 titik zona kuning. Selain itu, langkah preventif juga dilakukan melalui komunikasi intensif dengan serikat buruh, termasuk memfasilitasi rencana audiensi dengan Gubsu.
Sementara itu,Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) bukan semata pengamanan, melainkan pelayanan kepada seluruh masyarakat, termasuk serikat buruh.
Menurutnya, seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah sepakat untuk bekerja secara solid, merangkul semua pihak, serta menjalankan tugas secara maksimal demi menjaga stabilitas kota.
“Hari ini kita melaksanakan rapat Forkopimda untuk membicarakan isu-isu terkini ataupun bagaimana sistem pengamanan kota ke depannya, terlebih ada May Day yang menjadi momentum penyampaian aspirasi rekan-rekan buruh,” ujarnya,Rabu (29/4).
Rico memastikan Pemko Medan terus membuka ruang komunikasi dengan serikat pekerja melalui forum tripartit yang melibatkan pemerintah, pengusaha, dan buruh.
“Kami terus berkomunikasi dari waktu ke waktu, termasuk dalam pembahasan dewan pengupahan dan UMK. Semua kita akomodasi melalui komunikasi terbuka,” katanya.
Kesimpulan rapat disampaikan Aspem dan Kesra Pemko Medan M Sofyan selaku moderator menyebutkan, pengawalan May Day akan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif, menempatkan dialog sebagai prioritas, serta memastikan ruang aspirasi buruh tetap terbuka dalam suasana tertib, dengan dukungan langkah teknis terukur guna menjaga kondusivitas Medan.Rumapea/Redaksi
