![]() |
| Foto: Ketua TP PKK Medan Airin Rico Waas Bermain Bersama Anak PAUD Pada Peringatan Hari Dongeng se-Dunia di Taman Ahmad Yani,Selasa (28/4) |
Suasana semakin meriah usai penampilan dongeng ketika Ketua TP PKK Medan Airin mengajak anak-anak mengikuti kuis sederhana. Pertanyaan pertama tentang nama boneka dalam dongeng dijawab Talita dari TK Azzuhra dengan jawaban “Pino” dan mendapatkan hadiah boneka. Pertanyaan kedua tentang nama pendongeng, yakni “Bunda Wiwik”, dijawab Riziq (6) dari TK Negeri Pembina I yang juga menerima hadiah serupa.
Keceriaan anak-anak semakin terasa saat perwakilan PAUD Annas dan PAUD Yapni menerima buku dongeng. Seluruh murid yang hadir juga mendapatkan goodie bag, menambah suasana gembira sepanjang kegiatan.
Peringatan Hari Dongeng se-dunia digelar di Taman Ahmad Yani,Selasa (28/4) semakin meriah tatkala Airin membagikan boneka dan goodie bag.
Peringatan Hari Dongeng Sedunia yang jatuh setiap 20 Maret berawal dari gagasan para pendongeng di Swedia pada 1991 dan kini telah berkembang menjadi gerakan di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Menurut Airin,dongeng menjadi sarana pembelajaran yang efektif karena mampu membantu anak mengenal huruf, memahami kata, menyusun kalimat, sekaligus mengenal angka, berhitung, dan memahami hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui dongeng, kita belajar banyak hal, baik literasi maupun numerasi. Anak-anak tidak hanya mengenal huruf dan kata, tetapi juga belajar menghitung dan memahami konsep sederhana,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan mendongeng juga membantu anak mengenal waktu, ukuran, serta melatih kemampuan memecahkan masalah sederhana.
“Belajar tidak harus selalu melalui buku pelajaran yang tebal. Cerita yang menyenangkan justru dapat membuat anak lebih mudah memahami pelajaran,” katanya.
Airin menegaskan, Pemerintah Kota Medan memandang peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung sebagai bagian penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang cerdas dan percaya diri.
Karena itu, ia mengajak para orang tua dan pendidik untuk terus membiasakan kegiatan mendongeng, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah.
“Teruslah rajin membaca, rajin belajar, dan rajin mendengarkan cerita. Dari cerita, anak-anak bisa bermimpi, belajar, dan meraih cita-cita,” ungkapnya.
Ia berharap peringatan Hari Dongeng Sedunia ini dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kemampuan membaca dan berhitung anak-anak di Kota Medan, sekaligus membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan penuh semangat.Rumapea/Redaksi
