Kadis Kesehatan dr. Dina Hutapea memaparkan berdasarkan data aplikasi Satu Sehat Indonesiaku per 22 Juni 2026, kehadiran masyarakat dalam Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis(PKG) di Samosir masih mencapai 36.162 orang dari total sasaran 142.062 orang atau sebesar 28,42 persen.
Untuk mempercepat capaian target, Dinas Kesehatan meluncurkan inovasi JEMPOL PKG (Jemput Bola Pemeriksaan Kesehatan Gratis), yaitu pelayanan kesehatan yang dilakukan langsung oleh tim kesehatan ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau, termasuk membuka layanan PKG pada berbagai kegiatan masyarakat seperti pesta adat maupun kegiatan desa.
Melalui sinergi seluruh pihak, Pemkab Samosir optimistis target capaian PKG 65 persen pada tahun 2026 dapat tercapai, bahkan melampaui target, sehingga masyarakat Samosir semakin sehat dan produktif.
Paparan Dinas Kesehatan tersebut disampaikan dalam Rapat Evaluasi Capaian Pelaksanaan serta Penggalangan Strategi dalam Peningkatan Capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Aula Kantor Bupati Samosir,Selasa (30/06).
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menekankan bahwa target persen capaian PKG Kabupaten Samosir Tahun 2026 harus dapat diwujudkan melalui pelayanan prima kepada seluruh masyarakat.
"Seluruh masyarakat harus mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Diperlukan strategi yang terintegrasi dan kerja sama seluruh elemen, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga pemerintah kecamatan. Tim kesehatan diminta menyusun penjadwalan pelayanan PKG. Pelayanan harus dapat menjangkau seluruh desa bahkan sampai ke dusun, sehingga tidak ada masyarakat yang terlewat memperoleh layanan," tegas Ariston.
Sementara itu, Kepala Baperida Kabupaten Samosir Rajoki Simarmata menjelaskan bahwa dalam RPJMD Kabupaten Samosir, salah satu fokus pembangunan adalah memperkuat sistem kesehatan, termasuk melalui Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis.Rumapea/Redaksi
