![]() |
| Foto: Walikota Medan Rico Waas Bertemu Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan, Muhammad Bambang Irawan Hutasuhut,Selasa(8/9) di Kantor Walikota |
Pemko Medan bersama Kementerian Haji dan Umrah RI akan percepat penelusuran 160 jemaah calon haji yang telah memiliki nomor porsi sejak 2010, namun hingga kini belum diketahui secara jelas keberadaannya. Verifikasi akan dilakukan hingga tingkat kewilayahan dengan mencocokkan nomor porsi dengan data kependudukan.
Hal tersebut disampaikan Walikota Medan Rico Waas saat menerima audiensi Kementerian Haji dan Umrah RI di Balai Kota Medan, Selasa (8/9).
Dalam pertemuan itu dibahas perkembangan verifikasi data jemaah, persiapan penyambutan dan pemulangan jemaah di embarkasi, hingga pemeriksaan kesehatan jemaah.
Rico Waas mengatakan, proses verifikasi perlu dilakukan lebih menyeluruh dengan melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta jajaran kewilayahan. Data berdasarkan nomor porsi nantinya dapat dicocokkan dengan NIK dan Kartu Keluarga (KK), sehingga keberadaan jemaah dapat ditelusuri hingga ke keluarganya.
Sebelumnya , Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Medan, Muhammad Bambang Irawan Hutasuhut, menyampaikan untuk pelaksanaan haji 2027, jumlah jemaah Kota Medan diperkirakan 1.939 orang, ditambah 95 jemaah lanjut usia sehingga totalnya menjadi 2.034 jemaah.
Bambang juga menyebutkan percepatan verifikasi menjadi penting, termasuk koordinasi dengan Disdukcapil mengingat sekitar 160 jemaah di Medan hingga kini belum ditemukan keberadaannya. Selain data, aspek kesehatan jemaah juga menjadi perhatian, meski pemeriksaan masih menunggu keterhubungan sistem dari pemerintah pusat.Rumapea/Redaksi
