Jakarta,DP News
Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri berbicara mengenai peran perempuan dari masa perjuangan hingga saat ini. Megawati menyebut tidak ada salahnya Panglima TNI suatu saat dijabat perempuan.
Hal tersebut disampaikan Megawati dalam acara 'Perempuan Hebat untuk Indonesia Maju' di Hotel Ritz-Carlton SCBD, Jakarta, Minggu (22/12/2019). Megawati berkaca dari perjuangan Laksamana Malahayati mengalahkan Cornelis de Houtman di masa penjajahan.
"Ada Laksamana Malahayati, dia itu laksamana benar, bukan embel-embel. Ikut perang dan menang, saya lupa perang apa di Aceh. Gubernur jenderal kalah oleh dia. Apa tidak bangga punya Laksamana Malahayati?" kata Megawati.
Kemudian, Megawati berharap ke depan Panglima TNI juga dijabat seorang perempuan. Megawati mengacu pada saat dia menjabat presiden pertama di Indonesia dari kaum perempuan.
"Suatu saat Panglima TNI, why not kaum perempuan? Lho presiden saja sudah lho, artinya ke bawahnya boleh dong. Betul apa tidak? Kalau betul kok ya lemas (tepuk tangannya)," ujar Megawati.
Acara ini juga dihadiri Menkeu Sri Mulyani, Menko Polhukam Mahfud Md, dan Stafsus Presiden Angkie Yudistia.
 Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri bangga pada akhirnya posisi Ketua DPR dijabat kaum perempuan, Puan Maharani. Sebab, jauh sebelumnya, posisi ini terus dijabat pria.
Puan merupakan putri kandung Megawati. Puan, yang berasal dari PDIP, meraih sekitar 450.000 suara pada Pemilu 2019.
"Mungkin karena saya kebetulan orang tua, saya memang di lingkungan politik terus, putri saya mengikuti hal itu. Sekarang beliau tidak ada di tempat, Ibu Puan akhirnya dari hasilnya saya tidak bisa lagi dibantah oleh kaum laki-laki karena jumlah suara terbesar, suara beliau sekitar 450 ribu," ujar Megawati dalam acara 'Perempuan Hebat untuk Indonesia Maju' di Hotel Ritz-Carlton SCBD, Jakarta, Minggu (22/12).
"Iya. Otomatis tidak lagi ada pilihan, beliau harus jadi Ketua DPR," imbuhnya.
Puan merupakan Ketua DPR ke-23. Pada 22 periode sebelumnya, jabatan ini diisi pria. Inilah yang membuat Megawati jengkel karena dominasi kaum pria.
"Ibu-ibu tahu dari jalannya republik ini, DPR itu, ini adalah ke-23 kali dan pertama seorang ibu yang jadi Ketua DPR. Yang ke-22 kali adalah kaum pria. Kok ditepuktanganin? Orang 22 kali, saya jengkel sekali dominasi pria kuat sekali," kata Megawati.
"Apa kita ini tidak bisa? Sangat bisa. Kenapa saya bisa jadi presiden, wakil presiden, 3 kali saya di DPR, hanya sebagai inspirasi kaum perempuan juga dapat seperti itu," imbuh presiden ke-5 RI ini.(detikcom/Rd)



Share Berita


Medan,DP News                   
Ribuan warga dengan gembira dan penuh antusias mengikuti Bukit Barisan Run 5 K & 10 K di Jalan Pegadilan Medan, persisnya depan Kodim 0201/BS, Minggu (22/12). Lari maraton ini digelar dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD 2019 dengan mengusung tema, “TNI  Adalah Kita”. Sebanyak 30 pelari berlabel  nasional ikut memeriahkan perlombaan lari yang merupakan gawean Kodam I/BB tersebut.
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi ikut mendampingi Pangdam I/BB Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah melepas Bukti Barisan Run 5K dan 10 K bersama Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, beserta sejumlah unsur Forkopimda Sumut lainnya. Perlombaan dengan total hadiah ratusan juta rupiah ini terbuka untuk peserta dari kalangan umum, mahasiswa, pelajar, TNI dan Polri.
Antusiasme masyarakat mengikuti perlombaan lari jarak jauh ini cukup tinggi, sekitar pukul 05.30 WIB, warga telah berdatangan untuk mengikuti Bukti Barisan Run 5K dan 10K.  Sambil melakukan warming up (pemanasan), mereka pun menunggu perlombaan dimulai. Tepat sekitar pukul 07.00 WIB, Pangdam I/BB pun melepas seluruh peserta.
Yang pertama dilepas adalah peserta 10K, selang 15 menit kemudian disusul peserta 5K. Para peserta selanjutnya berlari mengikuti rute yang telah ditetapkan panitia. Seluruh rute medapat penjagaan petugas TNI dan Polri, sehingga para pelari dapat fokus dan konsentrasi  berlari hingga garis finish
Pangdam I/BB Mayjen TNI  M Sabrar Fadhilah mengatakan, Bukit Barisan Run 5K dan 10K digelar, selain memperigati Hari Juang TNI AD yang jatuh 15 Desember, juga memperingati Hari Infantri  (19 Desember) serta Hari Ibu (22 Desember). Pangdam menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung, sehingga Bukit Barisan Run 5K dan !0K dapat berjalan dengan lancar.
“Terima kasih kepada Polda Sumut yang telah membantu pengamanan lalu lintas, begitu juga dengan KONI Sumut, PASI Sumut, Pemprov Sumut serta pihak lainnya yang terlibat  mendukung Bukit Barisan  5K & 10 K. Kita harapkan kegiatan ini tidak hanya sekedar senang-senang,  tetapi juga dapat menghasilkan prestasi,” kata Pangdam I/BB.
Atas dasar itulah, jelas Pangdam I/BB, panitia sengaja mengundang sejumlah pelari nasional untuk mengikuti Bukit Barisan Run 5K & 10 K. Dari undangan yang disampaikan tersebut, tercatat 30 pelari nasional ikut serta, termasuk yang mengikuti SEA GAMES 2019,  diantaranya Agus Prayogo dan pelari kebanggan Sumut Pratu Wilman dari Batalion 121.
“Total warga yang mengikuti Bukit Barisan Run 5K & 10 K sekitar 5.000 orang. Kita mengharapkan event ini merupakan bagian untuk menyehatkan masyarakat dan mengolahragakan masyarakat di Kota Medan serta Sumut,” harapnya.
Usai mendampingi Pangdam I/BB melepas peserta Bukit Barisan 5K & 10K, Plt WaliKota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengucapkan terima kasih atas digelarnya perlombaan lari tersebut. Selain mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk gemar berolahraga, terutama lari, dia pun berharap agar event ini dapat melahirkan pelari-pelari berbakat dan berprestasi dari Sumut, terkhusus Kota Medan sehingga lahir kembali Gurnam Sigh, pelari kenamaan Kota Medan yang pernah didaulat sebagai manusia tercepat Asia untuk lari kategori  5.000 meter dan 10.000 meter.
“Atas nama Pemko Medan, kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh digelarnya Bukit Barisan 5K & 10K ini. Selain mengajak masyarakat untuk gemar berolahraga, tentunya kegiatan ini juga sangat baik untuk mendukung kesehatan. Di samping itu tentunya kita mengharapkan kegiatan ini dapat melahirkan pelari-pelari marathon andal yang nanti dapat mengharumkan nama Sumut, terutama Kota Medan di tingkat nasional maupun internasional,” harap Akhyar. (Rd)


Share Berita


Medan ,DP News           
Dalam rangka menyambut malam pergantian tahun, Pemko Medan  kembali akan menggelar Doa dan Dzikir bersama di Lapangan Merdeka Medan, Selasa (31/12) . Kegiatan ini digelar sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, sebab sepanjang tahun 2019, Kota Medan aman dan kondusif  serta terhindar dari berbagai bencana.
Demikian terungkap dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Pergantian Tahun 2019-2020 di Balai Kota Medan, Kamis (19/12). Rapat dipimpin Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Asisten Pemerintahan (Aspem) Musadad Nasution dihadiri perwakilan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Selain dzikir dan doa bersama, malam pergantian tahun 2019 menjadi 2020 juga akan dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan lainnya, seperti bazar kuliner, tarian multi etnis  serta pertunjukan music dengan menampilkan Sandwich, Saka Motion Band, Albi D’Academy serta Intan Baiduri D’Academy.
Di hadapan perwakilan OPD terkait, diantaranya Dinas Pariwisata, Satpol PP, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran (P2K) serta perwakilan BKD&PSDM dan Kecamatan Medan Barat, Musadad seluruh OPD terkait dapat saling berkoordinasi serta menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan sebaik-baiknya.
“Dengan koordinasi dan sinergitas yang baik diantara OPD terkait, Bapak Plt Wali Kota berharap agar perayaan malam pergantian tahun  dapat berjalan lancar dan masyarakat pun dapat menikmatinya dengan tenang dan nyaman,” kata Musaddad.
Untuk itu, tegas Musaddad, para OPD yang telah menerima uraian tugas dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Jika pun ada kendala, segera dikoordinasikan sehingga Dzikir dan Doa Bersama serta rangkaian hiburan yang digelar untuk warga Kota Medan dapat berjalan dengan lancar seperti yang diharapkan.
“Selain sebagai ungkapan rasa syukur dengan menggelar Dzikir dan Doa Bersama, kita juga ingin memberikan hiburan yang menarik bagi masyarakat dalam menyambut malam pergantian tahun bersama anggota keluarganya. Jadi, ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk mensukseskannya,” ungkapnya.
Kepada DKP, Musadad menginstruksikan agar mempersiapkan petugas kebersihan dan tempat sampah agar lokasi acara tetap bersih serta toilet umum. Kemudian, Satpol PP Kota Medan diminta siaga dan berkoordinasi dengan aparat TNI dan Polri untuk menjaga keamanan lokasi, sehingga pelaksanaan Dzikir dan Doa Bersama, serta pelaksanakan malam hiburan hingga malam pergantian tahun berjalan dengan aman dan lancar.
Selanjutnya kepada Dishub, Musaddad  minta agar menurunkan personel dengan kekuatan penuh, guna mengatur lalu-lintas sehingga masyarakat yang mengikuti Dzikir dan Doa Bersama serta menyaksikan malam pergantian tahun dapat merasa tenang dan nyaman saat menuju lokasi, termasuk ketika pulang. Dalam pengaturan lalulintas, Dishub diminta bersinergi dengan Satlantas Polrestabes Medan.
"Untuk Dinas Kominfo,  segera  persiapkan spanduk dan banner pemberitahuan di beberapa titik strategis terkait dengan pelaksanaan Dzikir dan Bersama, serta rangkaian kegiatan lainnya yang akan digelar  untuk menyambut malam pergantian tahun. Dengan demikian seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sampai kepada masyarakat dan masyarakat pun beramai-ramai menghadirinya. Semoga kerja keras kita membuahkan hasil yang maksimal," harapnya.(Rd)


Share Berita


Medan,DP News                     
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan menggelar Apel Kesiapan Petugas dalam rangka persiapan menyambut Hari Nakal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (21/12). Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSi bertindak sebagai pembina apel yang dihadiri sekitar 1.200 petugas, baik itu apratur sipil negara (ASN) maupun tenaga harian lepas(THL). Di apel itu, Akhyar menegaskan Pemko Medan tahun 2020 akan fokus melakukan penataan lalu lintas.
Sebelum memberikan arahan, Akhyar  didampingi Kadishub Kota Medan Iswar Lubis lebih dulu memeriksa barisan seluruh petugas, termasuk kenderaan bermotor baik roda dua maupun empat yang akan mendukung petugas untuk menata arus lalu lintas sehingga lancar pada saat Hari Natal maupun Tahun Baru 2020. Akhyar berharap agar seluruh petugas menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan layanan yang sebaik-sebaiknya.
Setelah itu Akhyar memberikan Surat Keputusan (SK) Kadis Perhubungan tentang Perpanjangan Kontrak THL Dishub Kota Medan secara simbolis kepada lima orang THL. Diikuti pemberian tumbler sebagai bentuk sosialisasi sekaligus ajakan kepada seluruh jajaran Dishub Kota Medan, agar mendukung upaya Pemko Medan untuk mengurangi penggunaan plastik dan styrofoam dalam kehidupan sehari-hari.
Apel ini untuk melihat kesiapan selutuh petugas, baik tugas sehari-hari maupun menghadapi tugas khusus menghadapi Natal dan Tahun Baru 2020. "Bagi THL yang sudah bekerja dengan baik, kami ucapkan terima kasih. Sebaliknya bagi yang belum baik, kami akan terus awasi dan evaluasi. Jika tidak ada perubahan maka tidak diperpanjang lagi!" tegasnya.
Akhyar mengatakan, tahun 2020, Pemko Medan akan fokus melakukan penataan lalu lintas di Kota Medan. Untuk itu seluruh jajaran Dishub Kota Medan harus bekerja maksimal dan penuh tanggung jawab, sehingga mampu mengatasi kemacetan arus lalu lintas. Selain melakukan evaluasi management traffic, serta penataan parkir sehingga tidak ditemukannya lagi parkir berlapis yang menjadi salah satu biang kemacetan
Mantan anggota DPRD Kota Medan itu selanjutnya menyoroti masalah parkir. "Mulai 1 Januari 2020, seluruh jajaran Dishub Kota Medan harus fokus menata parkir. Ingat, penataan parkir yang dilakukan tidak arogan, lalukan sesuai aturan dan ketentuan berlaku. Saya tidak mau ada lagi parkir berlapis, sebab memicu terjadinya kemacetan. Kemudian mampu menertibkan masyarakat yang megambil badan jalan untuk tempat berjualan. Silahkan masyarakat berjualan, kita sangat mendukungnya, tapi jangan menggunakan badan jalan karena mengganggu ketenangan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan," ungkapnya.
Terkait dengan penataan parkir yang dilakukan, Akhyar pun menegaskan agar juru parkir harus tertib retribusi. Artinya, retribusi yang diperoleh harus disetor setiap harinya dan jangan sampai menunggak . "Bagi juru parkir tidak tertib retribusi akan ditindak tegas. Jadi setorlah retribusi parkir yang diperoleh. Jangan sekali-kali kita menggunakannya untuk kepentingan pribadi," tegasnya.
Guna mendukung kelancaran penataan yang dilakukan tersebut, Akhyar mengatakan, tahun 2020,  sarana dan prasarana akan ditambah sehingga penataan yang dilakukan maksimal sehingga mampu meminimalisir kemacetan yang terjadi. Sebelum menuntaskan arahannya, Akhyar menanyakan kesediaan seluruh petugas Dishub Kota Medan untuk melaksanakan semua tugas yang baru disampaikannya tersebut. Seluruh petugas Dishub pun langsung menjawabnya serempak, "siap pak".
Apel kesiapan turut dihadiri Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan HM Husni, Kadis Lingkungan Hidup Syarif Armansyah Lubis dan Kabag Humasy Arrahman Pane. Sedangkan Kadishub Kota Medan Iswar Lubis mengatakan, pihaknya akan menurunkan personel untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan berlalulintas bagi umat Kristiani saat melaksanaan ibadah Natal di gereja-gereja. Termasuk, tempat-tempat keramaian lainnya, seperti pusat perbelanjaan saat umat Kristiani hendak memenuhi kebutuhan Natal maupum Tahun Baru 2020.
"Tanpa diminta pun kita akan menurunkan personil  untuk memberikan kenyamanan berlalu lintas kepada umat Kristiani  sehingga  tenang dan damai ketika melaksanakan ibadah Natal. Pemberian kenyamanan berlalulintas juga kita lakukan saat menyambut datangnya Tahun Baru 2020," paparnya.
Bagi umat Kristiani yang ingin merayakan Natal dan Tahun Baru 2020 di kampung halaman, jelas Iswar, Dishub akan melakukan pemeriksaan kenderaan (bus) guna memastikan kelayakannya beroperasi, termasuk para supir sehingga perjalanan menuju kampung halaman  maupun saat kembali  dari kampung halaman  berjalan dengan lancar. "Semua ini kita lakukan bekerja sama dengan Dishub Sumut," jelas Iswar.(Rd)


Share Berita


Medan,,DP News                           
Dalam rangka mempersiapkan dan merealisasikan rencana pembangunan strategis wilayah provinsi Sumatera Utara termasuk Kota Medan, Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri pertemuan dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI Suharso Monoarfa di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Sabtu (21/12).
Selain Plt Wali Kota, Kedatangan Menteri PPN RI juga disambut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Wagubsu Musa Rajekshah, Sekda Provsu Sabrina, Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, unsur Forkopimda Sumut, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat di Sumut. Melalui pertemuan ini, diharapkan rencana pembangunan wilayah di Kota Medan dapat segera direalisasikan guna mendukung kelancaran dan meningkatnua berbagai sektor kehidupan masyarakat terutama di bidang ekonomi.
Pertemuan diawali dengan pemaparan video master plan (rencana utama) oleh Gubsu dihadapan Menteri PPN RI. Di sela-sela paparannya,  Gubsu mengutarakan bahwa saat ini Pemprov Sumut sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) untuk pembangunan Light Rapid Transit (LRT) dan Bus Rapid Transit yang meliputi kawasan Medan-Binjai- Deli Serdang- Karo (Mebidangro).
"Rencana pembangunan LRT dan BRT ini menjadi fokus kita. Selain itu juga rencana pembangunan tol dalam Kota Medan yang bertujuan untuk mengurai kemacetan yang terjadi saat ini agar tidak mengganggu aktifitas masyarakat. Oleh karenanya kami sangat bantuan dan dukungan dari Kementerian PPN RI agar rencana ini dapat terealisasi," kata Gubsu.
Selain LRT dan BRT serta tol dalam kota, pengadaan sport center dan Islamic center juga tidak luput dari perhatian dan fokus Pemprovsu. "Kira berharap, Sumut memiliki sarana dan prasaran olahraga yang representatif. Kita akan tata dengan semaksimal mungkin sehingga Sumut dapat benar-benar terwujud menjadi provinsi yang bermartabat," harapnya.
Dukungan pun disampaikan Menteri PPN RI ketika menyampaikan isu strategis proyek prioritas di Sumut. Dirinya mengungkapkan bahwa saat ini master plan yang diajukan telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) termasuk pembangunan tol dalam Kota Medan. Apalagi ungkap Menteri PPN, provinsi Sumut menjadi salah satu mesin pertumbuhan Indonesia sehingga masuk dalam fokus perhatian pemerintah.
"Ada beberapa poin yang disampaikan dan diajukan kepada kita dan semua itu telah masuk dalam RPJMN kita. Terlebih saat ini Peraturan Presiden (Perpres) tengah dipersiapkan untuk percepatan pembagunan daerah-daerah di Sumut. Tentu ini menjadi instrumen penting untuk segera merealisasikan pembangunan yang telah dicanangkan. Untuk Kota Medan, kita akan fokus pada tiga poin yakni transportasi, sanitasi dan penanganan banjir," jelas Menteri PPN.
Di sela-sela sesi tanya jawab, Plt Wali Kota menyampaikan beberapa kendala kepada Menteri PPN, terkait upaya penataan wilayah dan pembangunan kota salah satunya normalisasi sungai yang harus melibatkan relokasi warga yang tinggal di bantaran sungai yang membutuhkan tempat dan pembiayaan yang cukup signifikan.
"Tidak jarang upaya penataa  kota yang kami lakukan dihadapkan dengan beberapa kendala. Aplagi hal ini berkaitan dengan kondisi sosial masyarakat. Kami berharap langkah yang kami lakukan mendapat bantuan dan dukungan sehingga upaya ini dapat terwujud. Kami ingin Kota Medan dapat memiliki wajah sebagai kota metropolitan yang utuh dengan tujuan utama kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata," pungkas Plt Wali Kota.(Rd)






Share Berita


Jakarta,DP News
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Tumpak Panggabean menjadi Ketua Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Apa alasannya?
"Bagaimanapun, beliau memiliki pengalaman yang berkaitan dengan KPK. Saya kira beliau-beliau adalah orang-orang yang bijak, bijaksana," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019).
Jokowi belum merinci arahan khusus darinya untuk para anggota Dewan Pengawas KPK. Menurut Jokowi, lima orang yang ditunjuknya ini adalah kombinasi yang baik untuk menjalankan fungsi kontrol ke KPK.
"Sudah kita sampaikan yang kita pilih ini memang beliau-beliau yang memang baik. Punya pengalaman baik, kapabilitas, memiliki integritas, memiliki kapasitas," ucapnya.
"Memang kita pilih dari sudut-sudut yang berbeda-beda. Ada yang mantan hakim, ada yang hakim aktif, ada yang mantan pimpinan KPK, ada juga akademisi, ada yang hakim konstitusi," sambung Jokowi.
Tumpak merupakan pimpinan KPK Jilid I periode 2003-2007. Pria kelahiran Sanggau, Kalimantan Barat, pada 29 Juli 1943, ini menamatkan pendidikan di bidang hukum pada Universitas Tanjungpura Pontianak. Setelah tamat kuliah, Tumpak berkarir di Kejaksaan Agung pada 1973.Karirnya di Kejaksaan dimulai dari Kajari Pangkalan Bun pada 1991-1993, Asintel Kejati Sulteng pada 1993-1994 hingga Sesjampidsus pada 2001-2003.
Tumpak pernah mendapatkan penghargaan Satya Lencana Karua Satya XX Tahun 1997 dan Satya Lencana Karya Satya XXX 2003. Dia kemudian diusulkan Jaksa Agung RI untuk bertugas di KPK pada 2003.
Lima anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK sudah resmi menjabat. Kelima orang itu telah mengucapkan sumpah di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pengucapan sumpah dilakukan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019). Kelimanya mengucapkan sumpah sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
Kelima orang yang menjadi Dewan Pengawas KPK itu adalah Tumpak Hatorangan Panggabean, Albertina Ho, Artidjo Alkostar, Harjono dan Syamsuddin Haris. Tumpak, yang merupakan mantan Pimpinan KPK jilid 1 menjadi ketua Dewan Pengawas KPK.
Dari kelima orang tersebut, Harjono tercatat memiliki harta paling banyak, yakni Rp 13,8 miliar. Sementara, Artidjo tercatat punya harta paling sedikit, yakni Rp 181 juta. Sementara itu, daftar harta kekayaan Syamsuddin Haris belum ada di situs e-LHKPN KPK mengingat Syamsuddin bukan penyelenggara negara.(detikm/Rd)


Share Berita


Teks Foto : Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto.S.Ik sedang menunjukkan berupa obat terlarang dan Sabu yang didampingi Danrem 033/WT Kepri , Walikota Batam Muhammad Rudi/ Kepala BP Batam , Kepala BNN Kepri dan para pejabat tinggi lainnya turut menusnahkan barang haram di pelataran samping lapangan bola Temenggung Abdul Jamal Batam.( Foto:INDRALIS)
BATAM,DP News
Sabu seberat 14.324 gram dan 3.353 butir ekstasi dimusnahkan Polda Kepri di kawasan samping Lapangan bola Temenggung Abdul Jamal, Batam, Jumat (20/12).
Dalam pemusnahan barang haram hasil ungkap kasus selama November dan Desember 2019 ini,juga terdapat 6.870 botol dan kaleng minuman keras yang digiling menggunakan alat berat. Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto mengatakan, pemusnahan yang dilakukan tersebut merupakan hasil kerja sama yang baik yang terjalin hingga saat ini.
 “Hari ini kita laksanakan pemusnahan barang bukti yang berhasil kita sita. Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik, karena telah membantu mengamankan Kepri,” kata Andap. 
Andap melanjutkan, dari keseluruhan barang sitaan yang dimusnahkan itu, jajaran Polda Kepri juga berhasil mengamankan 17 orang tersangka dari 14 laporan kepolisian. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pihak kepolisian di Provinsi Kepri agar merapatkan barisan guna memberantas peredaran barang haram tersebut.
 “Ini tidak akan pernah berakhir jika kita tidak memiliki rasa tanggung jawab, mari kita sikat dan tiadakan penyalahgunaan narkoba di NKRI tercinta, khususnya di Provinsi Kepri,” Ungkap Irjen Pol Andap Budhi Revianto. 
Hadir dalam pemusnahan Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, Walikota Batam Muhammad Rudi , Danrem 033/WT Brigjen TNI Gabriel Lema. S.Sos , Dandim 0316 Batam Muhammad Daut Siahaan, Kepala BNN Kepri, Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo , Dirlantas Kepri, dan unsur Sekodholder jajaran petinggi Polda Kepri dan para undangan lainnya berjalan dengan sukses. (INDRALIS)

Share Berita


BATAM DP News
Honda Capella selaku Main Dealer Honda di wilayah Kepri akan mengadakan acara Honda Sport Motoshow pertama di tahun 2019. Event tahunan Honda ini, akan diadakan di Mall MB2 'Selasa – Minggu, (17-22 Desember 2019).
 “Pada acara tersebut banyak promo promo menarik yang bisa didapatkan pada saat acara berlangsung, Lomba Mewarnai, Lomba Karaoke dan hiburan dari band lokal,” ujar Syaiful Selaku Sales Manager Honda Kepri.  Menurut Syaiful, Honda Sport Motoshow kali ini, Motor Sport yang akan di display selama acara berlangsung, yaitu Honda CBR250RR, CBR150R, CRF150l, CB150R, CB150 Verza, Sonic150R & Supra GTR150. Di tahun tahun sebelumnya, Honda Sport Motoshow juga sukses digelar di berbagai tempat di Batam.
“Salah satunya di ocarina Batam yang sukses mengundang banyak penggemar motor sport, dan mendengarkan cerita antusiasme mereka terhadap lini motor Sport Honda, serta para pengunjung yang menikmati acara yang kami selenggarakan,” ungkapnya.
Melihat antusiasme pengunjung dan feedback positif dari masyarakat batam terkait event yang membawa tema motor sport, maka kami kembali hadirkan Event Honda Sport Motoshow ini di Mall MB2, Selasa s/d Minggu, 17-22 Desember 2019,” tuturnya.
 “Untuk para pengunjung dan para penggemar Motor Sport, kami juga akan memberikan promo menarik untuk semua tipe Motor Sport selama Honda Sport Motoshow berlangsung,” katanya.
Tak hanya itu sambung dia, dikesempatan kali ini, motor New Honda CBR150R juga diperkenalkan ke pengunjung sebagai motor sport dari Honda yang performa tinggi bermesin DOHC 150cc, dengan pembaruan pada berbagai bagian terutama tampilan baru yang lebih Sporty, serta hadirnya 5 level Adjustable Front and Rear Suspension dan fitur keamanan yang lebih Advance yaitu ABS (Anti Lock Brake System) dan ESS, Emergency Stop Signal,” pungkasnya.(R/WATI.SIAGIAN)

Share Berita


Medan,DP News                     
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri pisah sambut Kapolrestabes Belawan dari AKBP Ikhwan SH MH kepada AKBP Dr Mhd R Dayan SH MH di Hotel Emerald Garden, Jumat (20/12) malam.
Acara pisah sambut Kapolrestabes Belawan yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan ini diisi dengan acara ramah tamah dan makan malam bersama. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kesan pesan dari perwakilan Polrestabes Belawan dan dilanjutkan dengan pemutaran video selama AKBP Ikhwan SH MH bertugas di Polrestabes Belawan.
Dalam kesempatan tersebut Akhyar mengucapkan selamat kepada AKBP Dr Mhd R Dayan SH MH atas jabatan baru yang diemban selaku Kapolres Pelabuhan Belawan yang baru. Selain itu, Akhyar juga mengucapkan terima kasih kepada AKBP Ikhwan SH MH atas sumbangsih pikiran dan tenaga selama melaksanakan tugas sebagai Kapolres Pelabuhan Belawan.
"Kepada bapak AKBP Dr Mhd R Dayan SH MH, saya mangajak mari kita lanjutkan kebersamaan yang sudah terjalin baik selama ini. Tujuan terpenting kita sekarang adalah bagaimana membawa daerah Medan Belawan maju dan berkembang sehingga bisa sejajar dengan kabupaten/kota lainnya," ucap Akhyar.
Untuk mewujudkan itu semua, Akhyar mengungkapkan, Pemerintah Kota Medan tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan dan kerjasama yang baik dari semua pihak, termasuk dari unsur TNI/Polri. Sebagaimana diketahui pergantian kepemimpinan pada dasarnya merupakan hal yang wajar sesuai dengan kebutuhan organisasi.
"Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat kita tentunya selalu siap ditugaskan dimana saja atau ditempatkan sebagai amanah, dan juga pergantian pemimpin di jajaran Polres Belawan ini merupakan proses struktural yang diharapkan tetap dapat memelihara apa-apa yang sudah terbina selama ini, sekaligus dapat menjadi salah satu pilar penegakan hukum yang melindungi masyarakat," ungkap Akhyar.
Diakhir sambutannya Akhyar berharap dengan adanya pergantian kepemimpinan ini dapat memberikan suasana baru di lingkungan Polres Belawan, sehingga dapat lebih bersemangat lagi dalam menjalankan tupoksi sesuai bidang kita masing-masing.
"Pada kesempatan ini saya berharap semoga apa yang sudah dilakukan selama ini dapat dilanjutkan dan akan lebih baik lagi ke depannya," harapnya.
Sebelumnya, AKBP Ikhwan SH MH dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungannya selama ini serta yang telah membantu dirinya dalam menghadapi banyaknya lika liku yang dialami selama bertugas di Polretabes Belawan.
"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan partisipasi seluruh pihak sehingga selama bertugas saya merasa sangat nyaman. Disamping itu juga, apa yang sudah diberikan dapat dilanjutkan oleh Kapolres yang baru sehingga Belawan dapat lebih berjalan dengan baik dan kondusif lagi kedepannya," pesan AKBP Ikhwan.
Sedangkan Kapolrestabes Belawan AKBP Dr Mhd R Dayan SH MH mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang telah menyambut baik kehadirannya. “Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan yang telah menyambut baik saya, dan kepada bapak AKBP Ikhwan SH MH yang telah menjalankan tugasnya dengan baik, dan memberikan kepercayaan kepada saya untuk meneruskan tugas yang telah dijalankan, semoga apa yang nanti saya kerjakan sesuai dengan apa yang rekan-rekan inginkan," sebut AKBP Dayan.(Rd)


Share Berita


Teks Foto : Kapolda Kepri Danrem 033/WP Kepri serta para pejabat sekodhorder sedang melakukan pemeriksaan barisan dalam tugas operasi Lilin Polda Kepri yang mulai hari ini dilaksanakan di seluruh jajaran Kepri dan Batam, (Foto : Indralis)
BATAM,DP News. -
Suasana pengamanan dalam rangka menyambut Hari Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 Polda Kepri tahun ini menggerlar operasi lilin mengamankan 1920 titik rawan selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 mendatang.Seluruh lokasi itu meliputi 419 Gereja, 379 Anjungan Tunai Mandiri (ATM), 116 Money Changer, 171 destinasi wisata dan 77 tempat perayaan pergantian tahun.“Ada 1920 titik lokasi rawan yang harus kita amankan. Untuk itu mari kita bekerja sama, bersinergi mewujudkan kondisi kamtibmas Kepri yang aman,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto memimpin Apel Gelar pasukan di lapangan Temenggung Abdul Jamal, Jumat (20/12). Menurut Andap, ada 12 kerawanan yang harus diantisipasi menjelang dan memasuki perayaan Natal dan Tahun Baru 2020  mendatang.Kerawanan yang Ia maksud seperti terorisme, aksi sweeping ormas, kenaikan harga sembako, konflik sosial, pesta narkoba, kecelakaan lalu lintas, balap liar.“Dan masih banyak lagi potensi kerawanan yang harus diwaspadai masyarakat,” kata Andap. Apel gelar pasukan ini dilaksanakan serentak selama 10 hari yang dimulai dari tanggal 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020. “Giat ini bertujuan untuk mempersiapkan personil, serta menumbuhkan ketenangan kepada masyarakat dalam merayakan Natal dan pergantian tahun,” jelasnya. Andap berpesan kepada seluruh personil yang terlibat agar dapat menyatukan hati dan fikiran serta komitmen dalam menjalankan tugas memberikan pelayan terbaik untuk masyarakat.“Mari kita akhiri tahun ini dengan baik, terutama dalam segi keamanan. Kita satukan hati dan fikiran kita, demi menjaga bumi segantang lada, Kepulauan Riau yang sangat kita cintai,” ajaknya . Apel ini turut dihadiri Wakapolda Kepri, Kepala BNN Kepri, Danrem 033 W/P, Kapolresta Barelang, Dandim 0316, Wali Kota Batam, Pejabat Utama Polda Kepri dan stakeholder lainnya.(INDRALIS)

Share Berita


Medan,DP News             
Pemko Medan menerima Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2019 Kategori Pratama. Sebab, Kota Medan dinilai sebagai kota yang memiliki komitmen dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Penghargaan diberikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kepada Plt Ketua TP PKK Kota Medan Ny Hj Nurul Khairani Akhyar pada Puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) ke 91 Tingkat Provinsi Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu Jalan Pangeran Diponegoro, Jumat (20/12).
Penyerahan penghargaan turut disaksikan Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) RI Hasto Atmojo Suroyo yang turut hadir dalam kesempatan tersebut. Melalui PHI yang mengusung tema nasional "Perempuan Berdaya Indonesia Maju" ini diharapkan dapat menjadi serta memberi semangat para kaum ibu dalam mengemban peran, tugas dan tanggung jawab dalam keluarga, lingkungan sosial serta dalam mengisi perjuangan pembangunan bangsa.
Selain Plt Ketua TP PKK Kota Medan, Wakil Gubsu Musa Rajekshah, Ketua TP PKK Provsu Ny Nawal Edy Rahmayadi, Wakil Ketua TP PKK Provsu Ny Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Bupati/ Wali Kota se-Sumut atau yang mewakili, unsur Forkopimda Sumut serta sejumlah organisasi wanita diantaranya Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) (Persatuan istri Kejaksaan Negeri), Persit Kartika Chandra Kirana (Persatuan istri TNI AD), Jalasenastri (Persatuan istri TNI AL), Pia Ardhya Garini (Persatuan istri TNI AU), Bhayangkari (Persatuan istri Polri), akademisi, tokoh pemuda dan agama juga turut hadir dalam acara yang berlangsung meriah.
Sebelum dimulai, acara terlebih dahulu diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Hari Ibu. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945 dan sejarah Hari Ibu. Di samping itu acara juga diisi berbagai hiburan di antaranya penampilan dari anak-anak penyandang disabilitas, fashion show dan hiburan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provsu Ny Nawal Edi Rahmayadi mengatakan PHI ke 91 menunjukkan makna bahwa kaum wanita dan para ibu memiliki peranan besar dalam mengisi dan mendukung terwujudnya perjuangan dan cita-cita bangsa. Untuk itulah, PHI ini menjadi refleksi dan apresiasi kepada kaum ibu atas dedikasi yang telah diberikan.
 "Peringatan ini hendaknya semakin memberi semangat bagi kita semua arti penting sosok seorang ibu terutama bagi kaum muda. Sebab, di zaman yang semakin maju perempuan dituntut semakin menunjukkan kualitas diri sehingga mampu mewujudkan Indonesia maju lewat pemberdayaan terutama di sektor ekonomi dan kewirausahaan guna menekan angka kemiskinan," kata Ny Nawal.
Usai acara, hal senada juga disampaikan Plt Ketua TP PKK Kota Medan Ny Hj Nurul Khairani Akhyar bahwa perempuan dan ibu masa kini harus jadi sosok tangguh yang berdidikasi dan menginspirasi. Terlebih dengan penghargaan yang diterima semakin menjadi magnet dan semangat untuk lebih memperjuangkan dan melindungi hak-hak perempuan dan anak di Kota Medan.
"Kini perempuan dan ibu dengan segudang talenta yang dimiliki mampu mengikis stigma perempuan sebagai makhluk yang lemah. Sekarang sudah saatnya kita maju, bangkit dan bergerak untuk memberi dan menjadi contoh bagi siapa saja lewat karya dan hal luar biasa yang dimiliki melalui bidang yang ditekuni sehingga memberi manfaat bagi banyak orang," bilang Ny Hj Nurul didampingi Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak & Pemberdayaan Masyarakat (P3A&PM) Kota Medan Chairunisa Mozasa. (Rd) 

Share Berita


Medan,DP News                     
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi meninjau sejumlah pasar yang ada di Kota Medan, Jumat (20/12). Peninjauan pasar ini dilakukan guna memantau ketersediaan bahan pangan pokok dalam menyambut perayaan natal 2019 dan tahun baru 2020.Plt Wali Kota bersama Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan Emilia Lubis, Kadis Perdagangan Kota Medan Damikrot, Plt Kadis Perindustrian Kota Medan Parlindungan Nasution, Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya, Plt Kadis PU Zulfansyah, PD Rumah Potong Hewan, Dinas Pertanian dan Kelautan Kota Medan, Kabag Perekonomian Nasib , Kabag Humas Arrahman Pane, Camat Medan Helvetia Andi Mario Siregar dan Camat Medan Marelan Muhammad Yunus mengecek harga kebutuhan pokok sekaligus mengecek kondisi pasar. Adapun pasar yang dikunjungi Plt Wali Kota yakni Pasar Sei Sikambing dan Pasar Marelan.
Pertama, Akhyar berserta rombongan mengunjungi Pasar Sei Sikambing. Saat memasuki pasar tersebut, Akhyar agak sedikit kecewa melihat kondisi Pasar Sei Sikambing. Pertama kali Akhyar langsung menuju ke lokasi TPS (tempat pembuangan sampah), kemudian Akhyar mengecek kondisi dalam pasar.
"Supplay bahan pangan masih tersedia, harga juga relatif stabil hanya satu atau dua bahan pokok saja yang mengalami kenaikan harga dan itu masih dalam batas wajar. Belanjalah sesuai dengan kebutuhan dan jadilah pembeli yang cerdas," ungkap Akhyar.
Kemudian Akhyar juga berkomunikasi kepada para pedagang terkait masalah kebersihan dan kelancaran para pedagang dalam melakukan kegiatan jual beli. Akhyar langsung menyahuti keluhan pedagang terkait sepinya konsumen yang datang.
Akhyar juga meminta kepada PD Pasar agar lebih memperhatikan kondisi pasar apalagi terkait ventilasi udara yang minim sehingga membuat kurang nyamannya masyarakat yang hendak berbelajanja dikarenakan saat berada di dal sedikit pengap.
"Pasar kita juga harus cantik harus dirawat dengan sebaik-baiknya sehingga masyarakat beramai-ramai datang berbelanja karna nyaman berada di pasar ini. Disamping itu juga fenomena online sedang meranjak naik maka dari itu harus punya kreasi baru sehingga dapat mengundang para konsumen untuk datang," tegas Akhyar.
Selanjutnya, Akhyar beserta rombongan melanjutkan perjalanan ke Pasar Marelan. Saat tiba di Pasar Marelan, Akhyar mendengarkan keluhan dari para pedagang yang tidak mendapatkan kios seperti pedagang lainnya.
"Terkait kios akan kami cek kembali, para pedagang yang telah terdaftar tidak usah khawatir sebab pedagang yang telah terdaftar pasti sudah memilikk kiosnnya sendiri. saya juga minta kerja samanya agar para pedagang mau diletakkan di lantai atas sehingga tidak lagi ada pedagang yang berjualan di badan jalan," jelas Akhyar.
Dari hasil peninjauan yang dilakhkan diketahui harga dari bahan pokok masih relatif stabil diantaranya harga cabe merah bekisar Rp 36.000/kg, cabe rawit Rp 28.000/kg, tempe Rp 5000/papan, ayam Rp 33.000 - Rp 34.000, daging sapi Rp 110.000, dan minyak curah Rp 12.000. Selain itu telur eropa sebelumnya berkisar Rp 1.300/butir menjadi Rp 1.500/butir.(Rd)



Share Berita


Medan,DP News                     

Jelang hari besar keagamaan Natal dan Tahun baru yang tinggal beberapa hari ke depan, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir. H.Akhyar Nasution,M.Si bersama dengan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jendral Idham Azis, meninjau pos pengamanan natal dan tahun baru 2020 di depan Stasiun Kereta Api Medan, Kamis (19/12).

Dalam peninjauan tersebut, Akhyar pun menanyakan tentang kondisi keamanan kepada personel yang bertugas. Setelah itu, Dia memberikan motivasi kepada seluruh petugas agar selalu siaga dan bersemangat dalam menjalankan tugas sehingga memberikan pelayanan dan rasa aman bagi masyarakat.

Selain melihat kesiapan para petugas pengamanan, Panglima TNI bersama Kapolri dan Plt Wali Kota Medan juga menyerahkan bingkisan kepada para petugas jaga. Diharapkan bingkisan yang diserahkan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para petugas yang berjaga.

Usai menyerahkan bingkisan tersebut, Plt Wali Kota Medan yang hadir didampingi Kabag Tapem, Rasyid Ridho Nasution, dan Camat Medan Barat, Rudi Faizal Lubis, mengatakan peninjauan ini untuk melihat kesiapan dari pos pengamanan natal dan tahun baru "Insya allah semuanya berjalan dengan lancar. Masyarakat yang akan merayakan hari Natal dan Tahun Baru harus mendapatkan rasa aman dari negara sehingga dapat menjalankan hari bersarnya dengan penuh rasa khusyuk dan damai."kata Plt Wali Kota Medan.

Plt Wali Kota Medan juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kekondusifan Kota Medan terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Ia juga mengingatkan untuk saling meningkatkan rasa toleransi diantara umat beragama, karena sesungguhnya warga Kota Medan sudah memiliki tingkat toleransi yang tinggi dalam menyikapi keberagaman.

"Rayakanlah Natal dan Tahun Baru ini dengan penuh suka cita, dan tetap jaga kota Medan yang kita cintai ini karena kita semua bersaudara," imbau Plt Wali Kota Medan.(Rd)



Share Berita


Medan,DP News                   
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2019 dalam rangka pengamanan natal 2019 dan tahun 2020 di wilayah Sumatera Utara di Lapangan Benteng, Kamis (19/12).
Apel yang dipimpin Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Idham Azis  diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan penyematan pita tanda Operasi Lilin Toba kepada perserta apel. Apel berjalan dengan penuh khidmat ini diikuti Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Kapolda Sumu, Irjen Martuani Sormin, Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah, Wakajatisu, Sumardi,SH.MH, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, Kodim 02/01 BS Kol Inf Roy J Hansen Sinaga dan Kajari Medan, Dwi Setyo Budi Utomo SH MH serta Unsur Forkompinda Sumut dan Forkompinda Kota Medan.
Kemudian, Panglima TNI dan Kapolri memeriksa kelengkapan setiap peserta apel yang diikuti anggota lintas instansi di antaranya Polri, TNI, Basarnas, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan sejumlah Ormas. Pengecekan ini dilakukan sebagai standarisasi untuk Operasi Lilin Toba 2019 jelang Natal dan Tahun Baru 2020.
Dalam amanatnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan kesiapan yang dibarengi dengan sinergi serta kerjasama dapat menjamin terselenggaraanya natal 2019 dan tahun baru 2020 dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Disamping itu, juga harus dapat memaksimalkan seluruh potensi yang ada dengan bersatunya antara unsur TNI, Polri, pemerintah daerah serta masyarakat Sumut sehingga Indonesia dapat menjadi negara maju.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kesiapan seluruh satuan TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakaat dan instansi lainnya dalam mensukseskan natal 2019 dan tahun baru 2020. Saya juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang tidak lelah dalam melaksanakan tugas melakukan pengamanan serta keterlibatan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan sendiri," ucap Panglima TNI.
Lebih lanjut Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan di era komunikasi yang serba digital sudah selayaknya ikut serta dalam memperkuat sendi kehidupan bernegara. Dengan adanya gotong royong tolenransi tidak hilang karna kemajuan teknologi yang semakin canggih. Kemajuan teknologi seyogyanya ikut andil dalam menjaga kesatuan dan keutuhan NKRI.
"Manfaatkanlah media digital dengan sebaik-baiknya dalam berkomunikasi. Dengan kemajuan teknologi yang kian pesat dapat turut serta menjaga kesatuan dan persatuan di Negara Republik Indonesia ini," jelasnya.
Disamping itu, Marsekal Hadi juga mengajak para generasi muda Indonesia ikut dalam pengamanan natal 2019 dan tahun baru 2020. Semangat yang dimiliki generasi muda Indonesia harus dipupuk mulai dari sekarang sehingga dapat ditularkan kepada masyarakat luas.
"Mari kita tata tahun 2020 dengan penuh optimisme dalam menjaga dan membangun negara dengan demokratis serta menjunjung tinggi kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia ini," tegasnnya.
Sementara itu, usai menghadiri apel tersebut, Plt Wali Kota mengatakan bahwa Pemko Medan siap ikut serta dalam melakukan pengamanan sehingga Kota Medan dapat terhindar dari segala sesuatu yang tidak diinginkan.
"Kita juga ingin operasi ini dapat berjalan dengan lancar maka dari itu Pemko Medan siap bersinergi dalam menjaga keamanan demi kelancaran perayaan natal 2019 dan tahun baru 2020," kata Akhyar.(Rd)

Share Berita


Medan,DP News
Wisata Alam Taman Hutan Raya (Tahura) di Kabupaten Karo, menjadi salah satu destinasi wisata yang akan dibenahi untuk menggenjot kunjungan wisata di Sumatera Utara (Sumut). Ditargetkan awal tahun depan sudah dimulai pengerjaannya.
Perusahaan Daerah (PD) Aneka Industri dan Jasa (AIJ) yang ditunjuk sebagai pengelola diminta fokus menata dan mengerjakan pembangunan Tahura. “Saya minta kalian fokus apa yang dikerjakan, dilihat yang mana dahulu untuk dikerjakan. Urus izin dari sekarang dan lebih detail soal anggaran. Saya minta semua desain untuk dirapikan,” ucap Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah saat memimpin rapat pembahasan masterplan, bisnis dan kajian tentang wisata alam Tahura, di Rumah Dinas Wagub, Jalan Tengku Daud, Medan, Selasa lalu.
Hadir di antaranya, Dirut PD AIJ Renny Maisyarah, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Ernita Bangun, Kepala Dinas Perkebunan Sumut Herawati, mewakili Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Bappeda, Dinas Kehutanan Sumut, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut.
Untuk tahap awal, Wagub meminta perbaikan infrastruktur dan fasilitas umum seperti jalan, tempat parkir dan toilet dapat terlebih dahulu dibenahi. Sehingga para libur Natal dan Tahun Baru sudah bisa dinikmati masyarakat.
Selain itu, Musa Rajekshah berpesan pada Dirut AIJ, untuk melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat dalam pembangunan tersebut. “Mana yang bisa untuk dikerjakan itu yang terlebih dahulu dikerjakan. Program yang dikerjakan juga harus melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat,” katanya.
Sementara Dirut PD AIJ Sumut Renny Maisyarah menyatakan pihaknya saat ini sedang mempersiapkan berbagai hal terkait pembangunan Tahura. “Untuk memulai, segala administrasi yakni Pergub-nya sedang tahap penyusunan, diproses dan dikaji, yang mudah-mudahan di akhir tahun ini sesuai arahan Wagub dapat terlaksana dan awal tahun dapat terbuka untuk umum, yakni dengan memperbaiki area umum yang ada seperti area parkir dan jalan, toilet dan lainnya,” ucap Renny.
Dijelaskan Renny, PD AIJ Sumut selaku pengelola pembangunan wisata alam Tahura, akan membangun skywalk, garden area yang dialokasikan untuk taman bunga, resort and cottage bernuansa kayu, souvenir area yang dikhususkan ada pedagang. Serta glam camping seluas 3 hektare, area bermain dan outbound..(Humas Propsu/Rd)


Share Berita


Medan,DP News

Kinerja Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Deliserdang diduga tidak profesional dan mengecewakan masyarakat yang melakukan pengurusan surat sertifikat tanah di instansi tersebut.

“Kami kecewa berat dengan kinerja BPN Deliserdang,  saat akan mengeluarkan sertifikat tanah warga tidak sesuai dengan luas tanah yang telah diajukan,” jelas Efendi S warga Jalan Pendidikan 1 No 16 Mulyorejo Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang pada wartawan di Medan, Kamis (19/12/2019).

Efendi yang juga tokoh masyarakat di Kabupaten Deliserdang itu menjelaskan, sebelumnya mengurus sertifikat tanah miliknya ke KantorBPN Deliserdang berdasarkan data otentik ukuran tanahnya 13,48 m2x23 m2. Anehnya, ketika selesai proses luas tanahnya berubah menjadi 10x30 m2. 

Melihat kesalahan ukuran itu, jelasnya lagi, dia protes dengan pihak BPN Delierdang yang berkantor di perwakilan Jalan Pancing Medan. Dia, akunya lagi, keberatan karena luas tanahnya berubah dan tidak mau menjadi persoalan hukum karena dengan luas yang dikeluarkan BPN Delierdang itu termasuk tanah milik  tetangganya.

Jawaban dari petugas saat itu, tidak simpatik dan terkesan lepas tangan dengan melaporkan ke Kantor BPN Deliserdang di Lubuk Pakam, katanya kesal.

Tidak itu saja, kesalahan ukuran luas tanah juga terjadi terhadap warga lainnya mislnya ada warga ukuran tanah yang diajukan 8x23 m2, berubah menjadi luas 2000 meter. Demikian juga luas tanah dari ukuran tanahnya 5x23 meter berukurang 3 meter.

Hal ini menandakan tidak profesionalnya kinerja BPN Deliserdang dalam melakukan pengurusan surat tanah warganya dan tidak mendukung suksesnya progam Presiden Joko Widodo di Kabupaten Deliserdang ini. “Begitu banyak kesalahan yang terjadi dan ini diduga tidak tertutup kemungkinan adanya kepentingan pribadi terhadap oknum BPN Deliserdang ini,” imbuhnya kesal.

Agar hal ini tidak menjadi keresahan yang berkepanjangan kepada masyarakat, kita minta BPN Sumut melakukan evaluasi terhadap kinerja BPN Deliserdang termasuk oknum yang terlibat di dalamnya.

“Kalau memang terbukti ada permainan sebaiknya dicopot dan digantikan dengan yang profesional dan kredibel,  kata Efendi. (JP/Ipan)



Share Berita


Jakarta,DP News
Menteri Keuangan Sri Mulyani kumpul bareng dengan para tokoh-tokoh Indonesia. Mereka berkumpul dalam acara Temu Kebangsaan: Merawat Semangat Hidup Berbangsa. Menpolhukam Mahfud MD dan Sekjen Gerakan Suluh Kebansaan Alissa Wahid pun ikut hadir dalam acara ini.
Isu kebangsaan akan menjadi topik diskusi para tokoh-tokoh ini. Dalam acara ini Sri Mulyani menjadi salah satu pembicara kunci, dia diminta menceritakan peran rasa kebangsaan dalam tubuh Kemenkeu. Dalam ceritanya, dia menyebut bahwa ada hal yang lebih melelahkan dibandingkan mengurus keuangan negara.
Awalnya, Sri Mulyani bercerita bahwa kementeriannya dihinggapi banyak gerakan-gerakan religius yang eksklusif. Pegawai Kemenkeu pun mulai terkotak-kotakan.
"Menjelang pemilu kemarin itu saya observasi di Kemenkeu ada di bawah ketegangan. Bawahan saya jadi visible keagamannya, mulai dari appearance menunjukkan identitas. Bahkan untuk beberapa dia mengkotak-kotak ekslusif, dan ada ketegangan," cerita Sri Mulyani, di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019).
Bahkan, dia sempat bercerita sering mendapatkan pesan yang menyebutkan bahwa Kemenkeu mulai dimasuki gerakan radikal keagamaan. Dia menyatakan percakapan antara dia dan bawahannya menjadi kunci untuk memastikan Kemenkeu tetap berbangsa dan terhindar dari gerakan radikalisme.
Percakapan itu dilakukannya lewat sebuah forum rapat pimpinan Kemenkeu. Rapat itu dihadiri eselon I dan II Kemenkeu.
Bagaimana cerita lengkapnya? Lihat di halaman selanjutnya.
"Semenjak saya jadi Menkeu, sering dapat WA, bu tempat ibu ada yang radikal. Orang ngomong gini ada maksudnya kan, apakah fitnah maka harus di-clear-kan. Atau ada asap ada apinya, maka saya cari ada nggak apinya di sini," ucap Sri Mulyani.
"Dalam konteks ini lah kami buat conversation, dalam sebuah rapat pimpinan usai pemilu saya ajak semua bicara," ujarnya.
Dalam rapat pimpinan itu dia berdialog dengan bawahannya mengenai nilai kebangsaan. Dia meminta semua bawahannya bisa netral dalam segala hal, mulai dari sikap politik sampai ke penampilan.
Dalam forum itu pun menurutnya bawahannya banyak bicara dan terbuka perihal apa yang dirasakan mereka. Termasuk yang disebut Sri Mulyani terkena gerakan eksklusif keagaamaan.
"Saya datangi mereka, saya tanya kenapa kamu begini, sampai di Instagram juga memposting hal yang kurang bagus. Ini hak kamu, saya nggak masalah, tapi kamu pejabat bawa nama instansi nggak fit, nggak pas kalau kayak gini. Kita harus netral," kisah Sri Mulyani.
"Akhirnya ya semua terbuka, itu jadi forum terbuka semua boleh bicara, bergantian. Saya juga minta jangan ada rekaman jadi its safe place untuk bercerita," ungkapnya.
Saking panjangnya, pertemuan yang dilakukan berakhir hingga tengah malam dan membuatnya lelah. Di momen itu lah dia bicara mengurus nilai kebangsaan bawahannya lebih berat dibanding mengurus keuangan negara.
"Energi saya terkuras habis, ngurusin hal ini. Capek. Ini lebih susah daripada ngurusin keuangan negara. Sampai jam 12 itu lebih saya buka conversation sama mereka," ucap Sri Mulyani.(detikcom/Rd)


Share Berita


Jakarta,DP News
Kabar bahwa presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dimakzulkan atau kena impeachment langsung bergema di mana-mana. Di media sosial, kejadian itu dibahas oleh banyak netizen.

Buktinya sampai saat ini, tagar Trump berada di posisi pertama daftar trending topic dunia. Sudah ada lebih dari 2,5 juta tweet yang dilontarkan dengan beragam cuitan.

"Politik Amerika dan Trump kena pemakzulan hanya seperti acara reality show bagi negara lain, hal ini cukup lucu," tulis netizen di akun @anything4views.

"Pemakzulan ini akan meningkatkan peluang bagi presiden masa depan agar mereka tidak terlalu bodoh melakukan hal yang sama dan harus kena impeachment," tulis akun @EvanMcMullin
"Malam ini, presiden Trump dimakzulkan oleh Partai Demokrat dengan kejahatan telah mengalahkan Hillary Clinton pada Pilpres 2016," tulis suara yang membela Trump.

"Pemakzulan Trump tidak berarti dia dilengserkan. Voting akan menuju ke Senat, di mana mayoritasnya Republik dan tidak akan melengserkan Trump. Trump masih presiden," tulis netizen lain yang mencoba menjelaskan kejadian ini.

Di Indonesia, kabar pemakzulan Trump juga menggema. Saat ini, tagar Trump di Indonesia menempati posisi 7 di trending topic Twitter Indonesia. (detikcom/Td)


Share Berita


Medan,DP News                 
Pemko Medan sangat berharap dukungan dari seluruh media guna mendukung pembangunan  yang tengah dilakukan saat ini. Dukungan itu bukan untuk pencitraan tetapi mengajak dan mengedukasi masyarakat agar lebih mencintai kota ini, sehingga ikut berpartisipasi mendukung pembangunan. Tanpa dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk media, tentunya sulit bagi Pemko Medan untuk mewujudkan pembangunan tersebut.
Demikian disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi dalam acara  Silaturahmi dan Temu Ramah dengan para jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Unit Pemko Medan di Taman Cadika Pramuka, Jalan Karya Wisata Medan, Rabu (18/12).
Selama ini aau hapir 5 tahun ,acaara teu raah anatara Walikota Medan dengan jajaran Wartawan 'membeku' karena tidak pernah terlaksana dan barulah dicairkan kembali Plt Walikoya Akhyar Nasution.
Selain membangun sinergitas,   melalui acara ini  juga Akhyar berharap agar para wartawan dapat mengajak dan mengedukasi masyarat melalui tulisannya sehingga mendukung program pembangunan yang dijalankan Pemko Medan.
Diungkapkan Akhyar, Pemko Medan dalam beberapa tahun ini sangat agresif dalam memperbaiki jalan dan drainase. Meski demikian masih ada juga beberapa ruas jalan dan drainase yang belum tersentuh perbaikan. Kondisi itu terjadi, jelasnya, bukan karena Pemko Medan pilih kasih dalam melakukan perbaikan melainkan karena sejumlah faktor.
"Semua titik jalan dan drainase yang perlu diperbaiki  sudah didata seluruhnya. Namun ketika Pemko Medan telah mempersiapkan anggaran dan melakukan lelang untuk  pengerjaan namun pemborong yang telah menang lelang tak kunjung mengerjakannya. Bahkan, ada juga pemborong yang lari setelah ambil uang. Faktor inilah yang menyebabkan sejumlah jalan dan drainase itu belum tersentuh perbaikan hingga kini," kata Akhyar.
Belajar dari masalah ini, Akhyar menjelaskan, Pemko Medan akan terus melakukan evaluasi dan melakukan perbaikan agar persoalan seperti itu tak terulang kembali. Sebagai salah satu upaya yang akan dilakukan, pengerjaan akan dipercepat dimulai awal tahun sehingga tidak menumpuk di akhir tahun seperti yang selama ini dilakukan.
"Insya Allah mulai tahun 2020, awal tahun kami mulai melakukan pekerjaan. Selain mencegah pekerjaan menumpuk di akhir tahun, kita harapkan juga masyarakat cepat merasakan pembangunan yang dilakukan di awal tahun. Semua ini kita lakukan sebagai wujud perubahan kinerja yang dilakukan guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkapnya.
Sebagai manusia, tentunya saya beserta seluruh jajaran Pemko Medan masih ada kelemahan sehingga pembangunan yang dilakukan belum sepenuhnya memuaskan masyarakat. Untuk itu saya berharap jangan justru kelemahan ini yang diekspos media, sebab out put yang dihasilkan akan membuat image Kota Medan lemah. Padahal banyak capaian pembangunan yang telah dihasilkan selama ini. Sebaliknya apabila keberhasilan ini yang diekspos media, tentunya image Kota Medan menjadi lebih baik.
Semua itu tentunya berpulang kepada bapak dan ibu wartawan, sisi mana yang mau diekspos. Cuma saya mengingatkan Medan merupakan rumah kita bersama, tentunya harus kita dukung dan jaga bersama," harapnya.Dalam upaya mengatasi kemacetan, Akhyar mengungkapkan, banyak manajemen lalu lintas yang akan dilakukan. Selain itu akan melaksanakan transportasi dengan sistem by the service. Dengan sistem ini tidak ada yang dikorbankan baik supir, pemilik angkutan kota maupun penumpang.  Di samping itu juga merencanakan diberlakukannya Mass  Trapid Transit (MRT) dan Light Right Transit (LRT). "Jika semua ini terwujud, insya Allah kemacetan di Kota Medan dapat teratasi," terangnya.
Selanjutnya kata Akhyar, Medan bagian utara akan menjadi pusat pertumbuhan baru di Kota Medan, banyak investor yang menyatakan kesiapannya untuk berinvestasi di kawasan Medan Utara. Kondisi ini terjadi berkat dukungan penuh seluruh lapisaan masyarakat sehingga Kota Medan tetap aman dan kondusif.   
"Dengan rasa aman dan kondusif ini membuat para investor merasa tenang dan nyaman untuk berinvestasi. Untuk itu atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemko Medan, saya menyampaikan ucapan terima kasih  kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjadikan Medan Rumah Kita aman dan kondusif," terangnya.
Sebagai pilar ke empat demokrasi, kata Ginting, pers memiliki fungsi sebagai sosial control sekaligus penyampai program dan kebijakan yang dilakukan pemerintah sesuai dengan kaidah dan kode etik jurnalistik yang berlaku. Hal ini menjadi bentuk sinergi yang tidak terpisahkan.Oleh karenanya
Di samping itu Ginting juga berharap kepada seluruh jajaran Pemko Medan, agar senantiasa membangun hubungan baik dengan insan pers sebagai sebuah keluarga. Dengan  kerja sama yang dibangun dan lakukan akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa dan berdampak baik bagi masyarakat.(Rd)

   

           



Share Berita


Medan,DP News                     
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi 'keluhkan kepada Komisi II DPR RI bahwa saat ini Pemko Medan mengalami kesulitan blanko E-KTP. Sebagai gantinya, Pemko Medan melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan memberikan surat resi sementara kepada warga Kota Medan.
Hal ini disampaikan Plt Wali Kota saat Komisi II DPR RI mengunjungi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam rangka reses masa persidangan I tahun sidang 2019-2020, di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (18/12).
Kedatangan rombongan Komisi II DPR RI diketuai pimpinan Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, diterima Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan sejumlah perwakilan Kepala Daerah kab/kota lainya di Sumut.
"Pemko Medan saat ini tengah mengalami masalah kekosongan blangko E-KTP. Maka dari itu saya memohon kepada Komisi II DPR RI agar jatah blangko setiap daerah khususnya Kota Medan dapat dipenuhi sehingga masyarakat Kota Medan dapat segera memiliki E-KTP," sebut Akhyar.
Lebih  lanjut Akhyar mengatakan bahwa masyarakat Kota Medan banyak yang membutuhkan E-KTP baru tidak hanya untuk pemilik yang baru namun, penggantian E-KTP yang rusak atau hilang. "Saya mohon kepada Komisi II DPR RI agar jatah blangko e-ktp untuk daerah dapat diperbanyak sehingga memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengurus E-KTP," ungkap Akhyar.
Selain masalah E-KTP, Akhyar juga meminta kepada Komisi II DPR RI agar rencana penghapusan eselon 3 dan 4 tidak diberlakukan di daerah. Sebab untuk Pemko Medan sendiri Lurah sebagai ujung tombak Pemerintah Daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat merupakan eselon 4 sedangkan eselon 3 di Pemko Medan merupakan pegawai yang menjalankan program-program Pemerintah Daerah sehingga apabila kedua eselon ini dihapuskan maka akan mengganggu program kerja dari Pemerintah Daerah.
"Saya berharap eselon 4 dan 3 ini jangan dihapus karena peranannya sangat penting dalam menjalankan program Pemerintah sekaligus juga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," harap Akhyar.
Sebelumnya Pimpinan komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung dalam kunjunganya mengatakan, tujuan dari pertemuan ini ialah untuk menampung aspirasi dari para kepala daerah yang ada di Sumut, hal ini juga sesuai dengan fungsi DPR yaitu sebagai legislasi, budgeting dan pengawasan.
"Jadi kami ingin melihat bagaimana penyelenggaraan pemerintahan di daerah, pelayanannya publiknya seperti apa, dan apa permasalahan kepegawaian yang dihadapi khususnya dalam hal penerimaan cpns tahun ini serta permasalahan mengenai eks honorer yang ada di sumut," jelas Ahmad.
Tidak hanya itu saja, Ahmad juga menyatakan isu lain yang diangkat dalam pertemuan ini juga menyangkut permasalahan mengenai E-KTP, apalagi E-KTP sangat penting khusnya terkait penyelenggaraan pemilu, dan sudah sejauh mana kesiapan Pemerintah Daerah dalam menghadapi penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2020.
"Hasil dari pertemuan ini nantinya akan kami jadikan bahan masukan untuk dibahas di DPR RI," sebutnya.
Sementara itu Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan kehadiran anggota DPR RI ini sangat menguntungkan sekali bagi Pemerintah Daerah dalam pengelolaan Pemerintahan yang lebih baik, untuk itulah pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi antara legislatif dan eksekutif.(Rd)

Share Berita


Jakarta,Kompas.com
Presiden Joko Widodo meninjau lokasi ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019). Titik yang ditinjau Jokowi berada di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Lokasi ini akan dibangun klaster pemerintahan, termasuk Istana Kepresidenan. “Klaster pemerintahan tadi tempatnya kira-kira yang kita lihat tadi di sana,” kata Jokowi seusai meninjau lokasi.
Menurut Jokowi, Istana Kepresidenan akan berada di puncak bukit di wilayah Sepaku. Sementara, kantor berbagai kementerian akan berada di sekitarnya. Wilayah Istana dan kantor-kantor kementerian itu akan berada di areal hutan tanaman industri yang konsesinya dimiliki oleh PT ITCI Hutani Manunggal.
“Di situ, tempat paling tinggi, kemudian Istananya juga di sekitar itu. Kementerian-kementerian juga di sekitar tadi kita berhenti,” kata Jokowi. Baca juga: Survei Roda Tiga: Mayoritas Responden Tak Setuju Ibu Kota Dipindahkan Wilayah yang akan dijadikan sebagai klaster pemerintahan berkontur perbukitan.
Perjalanan meninjau lokasi ibu kota baru pun penuh kesulitan karena harus melalui tanjakan dan turunan berulang kali. Meski demikian, Kepala Negara menilai kontur tersebut justru bagus untuk pembangunan ibu kota baru, khususnya klaster pemerintahan
Bahkan, Jokowi mengklaim para arsitek dan urban planner akan senang ketika mendesain ibu kota baru. “Lihat saja nanti, desainernya pasti akan senang sekali,” kata Jokowi.(KOmpas.com/Rd)

Share Berita


JAKARTA, KOMPAS.com -
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, Indonesia akan melawan gugatan Uni Eropa atas larangan ekspor bijih (ore) nikel. Hal itu diungkapkannya saat melakukan kunjungan kerja ke Tanzania, Afrika Timur. “Selama ini ekspor nikel ore terbesar sebesar 98 persen ke Tiongkok, sedangkan Eropa hanya 2 persen. Jadi bagaimana dibilang saya bela Tiongkok? Jangan pernah negara manapun dikte kebijakan Indonesia,” kata Luhut  dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/12/2019). Baca juga: Mengenal Nikel, Logam yang Disamakan Edhy Prabowo dengan Lobster Luhut menyatakan, pemerintah melibatkan KPK, TNI, serta Dirjen Bea dan Cukai untuk mencegah adaanya ekspor nikel. Ini didasarkan pada laporan terjadinya ekspor nikel dalam jumlah dan kadar melebihi yang telah ditetapkan pemerintah. “Saya ingin menjelaskan langkah kita menghentikan sementara ekspor nickel ore yang seharusnya masih diperbolehkan sampai 1 Januari 2020. Kenapa itu kita lakukan karena dari laporan yang kami terima, (nikel) yang diekspor itu sudah melebihi kuota yang ada dan bahkan tiga kali lipat," ujarnya. "Alasan yang kedua, ternyata yang diekspor itu tidak kadar 1,7 persen ke bawah tapi sudah lebih,” lanjut Luhut. Pernyataannya itu mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Nomor 11 Tahun 2019 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara. Baca juga: Harta Karun di Masa Depan Itu Bernama Nikel Khusus mengenai penjualan nikel ke luar negeri diatur di pasal 62A, dimana kadar yang diperbolehkan adalah di bawah 1,7 persen. Dia juga ingin mendorong kembali Undang-Undang Minerba yang melarang ekspor bahan mentah. (komps.om/Rd)


Share Berita


Foto : Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo saat mengintrogasi satu persatu para penjahat jalanan bertanya tujuan tersangka melakukan aksinya (Foto:Indralis)
BATAM,DPNews
Jajaran kepolisian Polsek Sagulung Polresta Barelang berhasil mengamankan 3 (tiga) kelompok di tiga lokasi di Batam kasus  pencurian dengan modus pecah kaca mobil menggunakan pecahan busi, pencurian masuk kerumah , penjemretan di jalan.  Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmad Purboyo mengatakan ketiga tersangka ini memiliki peran masing-masing, diantaranya berperan sebagai pengawas, selanjutnya berperan sebagai penyembur pecahan busi ke kaca mobil, dan yang satu lagi berperan sebagai pendobrak kaca dan mengambil barang.  "Ketiga tersangka bernama Jamak (JA) berperan sebagai pengawas pelaksanaan kegiatan pencurian, kemudian FA yang berperan sebagai pelempar busi ke kaca, dan tersangka JA berperan sebagai pendobrak kaca dan mengambil tas di dalam mobil,"ucap Prasetyo saat press release di Mapolresta Barelang pada Selasa (17/12) sore.  Tersangka melakukan aksinya di depan pintu masuk PT. Arya Prima Center Kecamatan Batu Aji Kota Batam dan berhasil membawa kabur barang curian. "Saat itu kejadiannya pada siang hari di depan perusahaan PT. Arya Prima Center yang mana saat itu korban sedang masuk kedalam hanya sebentar saja,"ungkapnya. Dari perkara ini pihak kepolisian berhasil menyita banyak barang bukti hasil kejahatannya, yaitu laptop beserta chargernya. Kemudian dua kendaraan roda bermotor merek honda beat dan yamaha mio yang digunakan tersangka sebagai prasarana tersangka.  Atas tindak kejahatan yang dilakukan tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara (INDRALIS)

Share Berita


Medan,DP News                     
Perayaan Natal Keluarga Besar DPRD Kota Medan 2019 yang mengusung tema, "Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang" berlangsung penuh khidmat di Tiara Convention Center Medan, Senin (16/12) malam. Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Kadis Tenaga Kerja Kota Medan Hanalore Simanjuntak berharap,  agar perayaan suka cita Natal ini dapat membawa kebahagian, kedamaian dan semangat baru bagi seluruh anggota DPRD Medan. Di samping itu juga memberikan semangat dan harapan baru sebagai  seluruh wakil rakyat untuk bekerja cerdas dan tuntas dengan  dilandasi iman yang takut akan Tuhan.
Dalam  semangat Natal, Hanalore mengatakan, Plt Wali Kota mengajak segenap umat Kristiani yang hadir dalam perayaan ini, khususnya anggota DPRD Medan untuk senantiasa hidup Kudus, penuh pengharapan , senantiasa berpikir cerdas dan bekerja keras mengupayakan alam ciptaan-Nya menjadi berkat bagi sesama manusia.
 "Sebagai wakil rakyat, saya mengharapkan anggota DPRD Medan yang turut merayakan Natal dapat menjadi garam dan terang dunia. Semoga kita memberi suka cita di tempat kita bekerja. Kemudian bersinar di tengah-tengah masyarakat, terutama memberikan pengabdian bagi masyarakat, guna mewujudkan pemerintahan  yang takut akan Tuhan. Jauh dari tindakan yang tidak disukai Tuhan. Inilah yang harus menjadi pegangan saudara sekalian sebagai anak-anak Tuhan," kata Hanalore membacakan sambutan tertulis Plt Wali Kota.
Selanjutnya Plt Wali Kota, lanjut Hanalore, berharap agar seluruh keluarga besar DPRD Medan baik anggota dewan, aparatur sipil negara (ASN) serta wartawan dapat membangun kebersamaan, saling menghormati dan menghargai perbedaan masing-maaing di tiap lingkungan pekerjaan. Dikatakannya, kemajemukan bangsa harus disikapi dengan penuh rasa syukur.
"Keberagaman  yang dimiliki ini harus kita terima sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Dengan demikian pluralisme pada akhirnya akan mengantar agama-agama untuk  kembali pada panggilan dasarnya, memperjuangkan damai sejahtera Allah agar bumi menjadi tempat yang layak dihidupi bersama dan harus dijaga untuk diselesaikan bersama," ungkapnya.
Sebentar lagi kata Plt Wali Kota, memasuki tahun 2020. Untuk itu semua harus bersiap diri guna melanjutkan pembangunan, khususnya di Kota Medan  yang lebih baik. Diingatkannya, tantangan dan permasalahan  akan datang menghadang. "Menghadapi itu, kita harus kuat dan tegar seraya terus bersatu dan bekerja keras. Ingat, kita harus tetap optimis. Semoga di tahun-tahun mendatang kitavdapat mencapai hasil yang lebih baik," harapnya.
Terakhir, Plt Wali Kota berpesan  apa yang dilaksanakan selama ini menjadi modal untuk kembali kepada-Nya."Jadi teruslah kita  menjadi pribadi yang takut akan Tuhan, berguna bagi sesama manusia dan senantiasa rendah hati menjaga persaudaraan," pesannya.
Sebelumnya,  Ketua DPRD Medan diwakili Edward Hutabarat selaku Ketua Panitia Perayaan Natal Keluarga Besar DPRD Medan Edward Hutabarat dalam laporannya mengungkapkan, tema perayaan Natal mengingatkan semua untuk hidup sebagai sahabat semua orang. Menjadi sahabat semua orang, jelas Edward,  tentunya harus berdampak  dalam merajut kebersamaan berbangsa dan bernegara khususnya di Medan Rumah Kita.
"Kota Medan yang kita cintai ini harus nyaman bagi anak-anak, orang tua maupun penyandang disabilitas. Medan sebagai rumah kita hanya mungkin terwujud jika kita semua mau bersatu untuk mencapai satu jujuan. Bersatu untuk maju bergerak di jalan perubahan serta bersatu dengan penuh optimisme menatap masa depan. Semangat itulah yang harus terus menyala di hati  kita para anggota legislatif," papar Edward
Kemudian Edward menyampaikan, sudah banyak kemajuan di Kota Medan berkat hubungan harmonis legislatif  dengan eksekutif. Ke depan, tegasnya, dukungan legislatif kepada upaya Pemko Medan mereformasi kebijakan atau peraturan daerah tetap diharapkan.
"Kita akan mengambil  dan memutuskan perda ditantang untuk memutuskan tangan peraturan maupun mengusulkan ranperda inisiatif  yang bersahabat dengan rakyat," tegasnya.
Perayaan Natal Keluarga Besar DPRD Medan berlangsung penuh khidmat. Selain ibadah dan renungan Natal yang disampaikan Pdt Victor Tinambunan MST, juga diisi dengan pagelaran dramatisasi puisi beejudul, "Senja di Pelabuhan Kecil" serta koor paduan suara PPK Pemko Medan. Acara dipungkasi dengan hiburan dengan menampilkan penyanyi Arvindo Simatupang dan Omega Trio. (Rd)

Share Berita


MEDAN,DP News

Keberhasilan program pemerintah tidak hanya diukur dari serapan anggaran, tetapi juga dinilai dari manfaatnya terhadap masyarakat. Karena itu, program yang baik adalah yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumatera Utara (Sumut).

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah pada Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) dan penanganan kasus pengaduan masyarakat, di Hotel JW Marriot, Jalan Puteri Hijau, Medan, Senin (16/12). “Dalam penyusunan program capaianya itu harus manfaat pada masyarakat, tidak hanya pada serapan anggaran,” kata Wagub Musa Rajekshah.

Untuk itu, dalam penyusunan program, organisasi perangkat daerah (OPD) diminta tidak hanya sekadar salin dan tempel dari program tahun sebelumnya. Melainkan harus ada inovasi, menyesuaikan program dengan perkembangan zaman.

Selain itu, sistem pemerintahan berbasis elektronik diharapkan sudah berjalan tahun depan di Sumut. “Hal ini harus kita laksanakan, tujuannya membangun Pemprov Sumut menjadi e-Government, serta dapat mengintegrasikan sistem kabupaten dan kota juga,” kata Musa Rajekshah.

Menyerahkan penghargaan
Pada kesempatan tersebut, Wagub juga menyerahkan penghargaan pada kabupaten/kota, organisasi perangkat daerah (OPD), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terbaik, dalam presentase tindak lanjut hasil pemeriksaan Inspektorat Provinsi Sumut dan pencapaian penanganan pengaduan masyarakat.

Untuk pemerintah kabupaten/kota dengan capaian persentase terbaik diraih Kota Tebingtinggi di peringkat pertama, Kabupaten Tapanuli Selatan posisi kedua, dan Kota Binjai peringkat ketiga. Sementara itu, untuk OPD atau BUMD terbaik pada tempat pertama diraih Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumut, PT Perkebunan Sumut di peringkat kedua, dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sumut peringkat ketiga.

BACA JUGA  Genjot Pariwisata Sumut, Rute Penerbangan Baru Dijajaki
Atas hasil tersebut, Wagub mengapresiasi kabupaten/kota, OPD, dan BUMD yang telah meraih prestasi tersebut. Namun Wagub mengharapkan ke depan, seluruh OPD dan BUMD tidak lagi memiliki perentase penyelesaian TLHP Inspektorat di bawah 50 %. Tetapi, seluruh OPD dan BUMD mampu menyelesaikannya hingga 100 %.

“Saya harap, kabupaten/kota, OPD dan BUMD mendapat prestasi tidak berpuas diri, hal ini harus terus dipertahankan, ke depan diharapkan juga seluruh OPD dan BUMD dapat menyelesaikan TLHP Inspektorat hingga 100 %,” kata Wagub.

Inspektur Inspektorat Provinsi Sumut Lasro Marbun menyampaikan, penghargaan tersebut bukan berarti pemerintah kabupaten/kota, OPD dan BUMD harus berpuas diri sampai di situ. Masyarakat adalah tetap yang terpenting.

“Yang harus dijadikan patokan, apakah masyarakat sudah bahagia? Mudah-mudahan masyarakat kita yang 14 juta ini bahagia dengan kerja kita,” kata Lasro.

Turut hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Tapsel Aswin Efendi Siregar, Wakil Walikota Tebingtinggi Oki Doni Siregar, serta perwakilan kabupaten/kota se-Sumut. (Humas Provsu/Rd)


Share Berita


MEDAN,DP News
Wakil Gubernur (Waggub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah menghadiri perayaan Natal Oikoumene Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Wilayah Sumut di Auditorium Unimed, Jalan Williem Iskandar, Medan, Senin (16/12) malam.
Pada kesempatan tersebut Wagub Musa Rajekshah mengungkapkan harapannya agar suasana cinta damai yang sudah lama tercipta di Sumut tetap terjaga. Menurutnya, keamanan dan kenyamanan hal yang sangat penting untuk Sumut yang memiliki beragam suku dan agama.
“Di Sumatera Utara yang punya beragam suka dan budaya kita bisa menjaga suasana cinta damai. Kita bisa menjalin hubungan yang baik antarumat beragama sesuai dengan tema Natal tahun ini, Hiduplah sebagai sahabat dengan semua orang. Kita harus bisa memelihara ini sampai nanti anak cucu kita,” kata Musa Rajekshah, yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumut Binsar Situmorang.
Musa Rajekshah juga menegaskan, dengan dukungan masyarakat untuk menciptakan iklim damai, pemerintah akan lebih mudah untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat. “Dengan kondisi yang aman dan nyaman seperti yang kita rasakan saat ini, kami pemerintah tentu lebih mudah untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang ada di tengah masyarakat kita,” tambahnya.
Ketua PGI Wilayah Sumut Darwis Manurung juga menyampaikan hal senada. Darwis mengingatkan agar masyarakat khususnya masyarakat Sumut tidak mudah diprovokasi. “Hubungan antar umat beragama di Sumut ini sudah terjalin sangat lama, jadi janganlah kita mudah terpancing isu-isu yang memprovokasi. Kedamaian umat beragama harus kita jaga bersama,” katanya.
Ketua Panitia Natal Oikoumene PGI Sumut 2019 mengatakan, PGI Wilayah Sumut yang beranggotakan 36 gereja punya harapan untuk membangun bangsa ini. “Kami sangat berterima kasih mendapat perhatian yang besar dari Pemerintah Provinsi Sumut. Kami PGI juga sangat berharap bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa khususnya Sumatera Utara,” kata Maruli.
Acara Natal Oikoumene PGI sendiri berlangsung khidmat, dengan pengkhotbah Pdt Darwin L Tobing peserta yang berjumlah sekitar 1500 orang mengikuti rangkaian kegiatan dengan seksama. Pesan-pesan perdamaian sangat kental pada acara Natal ini. Dalam khotbahnya, Pdt Darwin menekankan keindahan dan manfaat perbedaan.
“Perbedaan itu kalau kita manfaatkan dengan benar maka hasilnya akan sangat baik. Apa yang kita punya belum tentu dimiliki kelompok lain, begitu juga sebaliknya, tetapi bila bekerja sama maka hasilnya akan luar biasa. Dengan perbedaan ini, bila kita bekerja sama akan memberikan sesuatu yang sangat baik. Misalanya gereja dengan pemerintah, bila gereja menjadi sahabat pemerintah hasilnya akan luar biasa,” terang Darwin.
Sementara itu, Ketua PGI Pusat Gomar Gultom mengingatkan, manusia bukan hanya menjadi sahabat sesama manusia, tetapi juga harus menjadi sahabat alam. “Bukan hanya harus menjadi sahabat sesama manusia, kita juga harus menjadi sahabat alam. Kita sekarang terlalu banyak merusak alam, jadi marilah lebih peduli dengan alam. Dari hal kecil saja, meminimalisir penggunaan plastik,” tegasnya.
Natal Oikoumene PGI Sumut 2019 ini menjadi lebih meriah ketika Maria Simorangkir atau yang lebih dikenal sebagai Maria Idol naik ke panggung untuk menyanyikan lagu-lagu rohani. Seluruh peserta dan undangan yang hadir seakan terhipnotis dan ikut bernyanyi. Selain itu, ada juga pemberian tali asih kepada 25 penyandang disabilitas yang diserahkan oleh Wagub Musa Rajekshah, Ketua PGI Pusat Gomar Gultom, Tokoh Masyarakat RE Nainggolan dan JA Fernandus.HUmas Provsu/Rd)

Share Berita


Jakarta,DP News
Ketua KPK Agus Rahardjo mengaku sudah tahu nama salah satu dari sejumlah kepala daerah yang memiliki rekening kasino di luar negeri. Bahkan Agus berharap temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) itu bisa ditangani KPK.
"Yang saya tahu orangnya satu itu. Kalau yang lain saya belum tahu," kata Agus di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019).
Memang, berdasarkan PPATK, nama kepala daerah yang memiliki rekening kasino itu bukan hanya satu. Namun siapa salah satu kepala daerah itu yang dimaksud Agus tidak dibeberkannya.
Agus Rahardjo: Anak Buah Kepala Daerah Pemilik Rekening Kasino Tersangka KPK
"Ya kita mengetahui itu. Rasanya pemerintah juga sudah kita beritahu ya. Ya semoga nanti ada langkah sinergis lah," ucapnya.
Bahkan, kata Agus, anak buah dari kepala daerah itu sudah berstatus tersangka di KPK. Namun Agus enggan membocorkan siapa anak buah kepala daerah itu, termasuk soal kasusnya.
"Ada kasus yang ditangani. Jadi rasanya, anak buahnya sudah ada yang jadi tersangka," ucap Agus.
Agus pun berharap kasus si anak buah kepala daerah itu berkembang pada soal kepemilikan rekening kasino itu. "Semoga nanti pengembangannya ke sana," imbuhnya.
Sebelumnya, Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin mengungkapkan, jajarannya telah menemukan adanya dugaan kepala daerah melakukan transaksi keuangan di luar negeri yaitu pada rekening kasino. Badaruddin menyebut para kepala daerah itu melakukan transaksi uang dalam bentuk mata uang asing dengan nominal Rp 50 miliar.
Siasat PPATK
Badaruddin mengaku telah melakukan diskusi dengan aparat penegak hukum yang menangani tindak pidana korupsi (tipikor), seperti KPK, Polri, dan kejaksaan, terkait kasus ini. Dia menyebut diskusi yang dilakukan sudah dalam tahap memberikan informasi awal perihal rekening kasino itu.
"Soal ada-tidaknya tindak pidana dalam transaksi yang kami rekam tersebut, itu strategi kami lah dengan penegak hukum. Misalnya kapan dan di mana uang itu disimpan itu nanti akan kita bahas dengan penegak hukum," beber Badaruddin saat ditemui detikcom hari ini.
Malahan Agus menyebut bila anak buah dari salah satu kepala daerah itu sudah berstatus tersangka di KPK."Ada kasus yang ditangani. Jadi rasanya, anak buahnya sudah ada yang jadi tersangka. Semoga nanti pengembangannya ke sana," kata Agus di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019).
Bahkan, para kepala daerah pemilik rekening kasino itu disebut Agus sudah diketahui pemerintah. Dia berharap pemerintah ada langkah pasti menindaklanjuti temuan PPATK itu.
"Rasanya pemerintah juga sudah kita beritahu ya. Ya semoga nanti ada langkah sinergislah," kata Agus.
Sayangnya Agus tidak merinci siapa anak buah kepala daerah yang sudah ditangani KPK itu. Selain itu Agus juga tidak membeberkan siapa kepala daerah yang dimaksudnya itu.
Sebelumnya Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin yang mengungkapkan jajarannya telah menemukan adanya dugaan kepala daerah melakukan transaksi keuangan di luar negeri yaitu pada rekening kasino. Badaruddin menyebut para kepala daerah itu melakukan transaksi uang dalam bentuk mata uang asing dengan nominal Rp 50 miliar.
Badaruddin mengaku telah melakukan diskusi dengan aparat penegak hukum yang menangani tindak pidana korupsi (tipikor) seperti KPK, Polri, dan kejaksaan, terkait kasus ini. Dia menyebut diskusi yang dilakukan sudah dalam tahap memberikan informasi awal perihal rekening kasino itu.
"Soal ada tidaknya tindak pidana dalam transaksi yang kami rekam tersebut itu strategi kami-lah dengan penegak hukum. Misalnya kapan dan di mana uang itu disimpan itu nanti akan kita bahas dengan penegak hukum," beber Badaruddin saat ditemui detikcom hari ini.Dtk.com/Rd)







Share Berita


Batam,DP News
Generasi Penerus bangsa dengan bangga PT. Capella Dinamik Nusantara selaku distributor utama sepeda motor Honda untuk wilayah pemasaran Kepulauan Riau kembali medeklarasi salah satu club varian produknya, yakni Honda CRF Batam pada Minggu (08/12/2019) di pelataran Panbil Mall Batam.  Pendeklarasian Honda CRF Batam dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan hikmat oleh seluruh peserta undangan yang dihadiri oleh seluruh Komunitas Motor Honda yang ada di Batam yang dipimpin oleh Komunitas CRF. Acara yang menggemparkan kawasan Panbil Mall itu kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari perwakilan Komunitas Honda CRF yaitu Bro Toberson selaku Ketua dari Honda CRF Batam.  Menurut Toberson bahwa bukan suatu hal yang mudah untuk mencapai di titik yang seperti ini hingga akhirnya Club CRF pertama di Kepulauan Riau ini resmi di bentuk dan dinaungi oleh PT Capella Dinamik Nusantara. Beliau juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besar kepada pihak-pihak yang telah mendukung keberlangsungan serta pendeklarasian Club CRF ini seperti teman-teman bikers lainnya dari One Heart Community Kepri dan terkhusus kepada PT Capella Dinamik Nusantara.  Syaiful selaku Sales Manager Honda Kepri memberikan kata sambutan dan sekaligus mendeklarasikan Honda CRF Batam secara resmi. “Honda CRF Batam merupakan club Honda CRF pertama dan satu-satunya di wilayah Kepulauan Riau saat ini,” ujar beliau. “Semoga dengan bertambahnya keluarga baru di One Heart Community Kepri ini, semakin brotherhood, keep solid, dan pastinya menjadi panutan di masyarakat sebagai pelopor safety riding di jalan raya” tutupnya.  Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng pertama oleh Ketua Honda CRF Batam, Bro Toberson, yang kemudian diberikan secara simbolis ke pihak management PT Capella Dinamik Nusantara. Acara yang penuh euphoria ini ditutup dengan sesi foto bersama dengan seluruh bikers yang hadir dan pihak management PT Capella Dinamik Nusantara.(r/Wati Siagian)

Share Berita
Diberdayakan oleh Blogger.