Gerindra Dukung Bobby, Muzani: Syaratnya Wakil Walikota Kader Gerindra....

Foto/dok
Jakarta,DP News
Masa pendaftaran Calon Walikota dan Wakil Walikota Medan tinggal menghitung hari namun sampai saat ini belum ada satu pasangan calonpun yang memastikan diri di Medan.Sesuai tahapan dan jadwal yang disampaikan KPU Medan,pendaftaran pasangan calon 4-6 September nanti.Sejumlah parai politik pengusung masih sebatas ancang-ancang dan belum membuat koalisi permanen.
Seperti dikutip dari CNN Indoneia,Partai Gerindra lebih condong untuk mengusung menantu Joko Widodo di Pilkada MedanBobby Nasution. Namun Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani berharap calon wakil wali kota berasal dari partainya.
"Arahnya agak ke sana [mengusung Bobby], tetapi kita ingin wakilnya Bobby itu Gerindra," kata Muzani di DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (3/8).
Muzani mengatakan kursi Gerindra di DPRD Medan cukup banyak yakni 10 dari 50 kursi. Jumlah ini sama dengan perolehan kursi PDIP di DPRD Medan.Karena itu menurut Muzani wajar jika calon wakil wali kota dari Gerindra.
"Bobby bisa mengambil kader Gerindra untuk menjadi Wakil Wali Kota Medan," ujarnya.
Jika memang tawaran ini diterima, Gerindra mengatakan partainya segera mengajukan Bobby sebagai kandidat orang nomor satu di Medan.
Wakil Ketua MPR itu juga menuturkan, partainya sudah mengajukan nama calon wakil wali kota Medan yang bisa dipasangkan untuk mendampingi Bobby. Namun, ia menolak membeberkan nama tersebut dan mengatakan bahwa hal itu akan diumumkan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Diketahui, Bobby telah menyatakan diri maju dalam Pilkada Serentak 2020 sebagai calon wali kota Medan. Dia juga sudah sowan ke sejumlah petinggi partai.Bobby telah mendapat dukungan dari Golkar dan Nasdem.PAN juga sudah menyatakan dukungan. Meski demikian, PDIP sendiri belum mengumumkan dukungan meski Bobby sudah menjadi kader sejak Maret lalu.
Sementara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat menyiapkan calon petahana Wali Kota Medan, Akhyar Nasution. Mereka sudah bertekad melawan menantu Jokowi di sana.
Akhyar yang sebelumnya kader PDI Perjuangan, juga sudah menyeberang ke Partai Demokrat menjelang Pilwalkot Medan 2020 itu.
"Jadi Pilkada Kota Medan nanti Demokrat-PKS melawan koalisi besar," kata Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Demokrat, Andi Arief beberapa waktu lalu.
Sebagaimana diketahui,sampai saat ini dua nama mencuat bakal bersaing ketat di Medan yakni Bobby Nasution dan Akhyar Nasution.(Rd/CNNIndonesia)