Antonius Tumanggor Bertanya: Jalan Rusak,Drainase Tumpat .....Kemana Dana Konsultan Bermiliar Miliar Rupiah Itu.....???

Medan,DP New

Pembahasan R-APBD TA 2021 di Komisi D DPRD Medan sempat memanas terutama topik jalan rusak dan drainase yang tidak terkoneksi sehingga banjir di musim penghujan menjadi keluhan utama warga Medan.

Rapat yang dipimpin Paul Mei Simanjuntak,Ketua Komisi 4 DPRD dihadiri langsung Kadis PU Zulfansyah,Selasa (10/11).

Masing-masing anggota komisi mengupas habis anggaran Dinas PU Medan yang membuat jajaran Dinas PU kewalahan menjawab setiap pertanyaan anggota dewan.

Antonius Devolis Tumanggor anggota Komisi D dari Fraksi Nasdem kali ini menyoroti anggaran dana konsultan yang cukup besar.Namun,dana konsultan yang cukup besar itu ternyata tidak efektif karena terbukti banyak jalan yang rusak setelah dibangun dan dranase yang tidak terkoneksi dan tidak berfungsi mengalirkan air.

Untuk apa dana besar,bermiliar miliar rupiah kalau hanya sekedar memberi masukan dan tidak menyelesaikan masalah jalan rusak dan drainase tidak lancar.

Di pihak lain,Komisi D minta kepada Dinas PU agar mengakomodir usulan anggota dewan yang merupakan aspirasi masyarakat seperti perbaikan jalan dan drainase yang ada di Kota Medan yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan dan sepertinya dikerjakan tanpa perencanaan dan tambal sulam. 

Oleh karena itu Komisi D mengharapkan agar Dinas PU serius melihat kondisi jalan dan drainasi yang menjadi kebutuhan masyarakat karena drainase yang sekarang menjadi penyebab utama banjir pada musim hujan.

Masalah dana gelondongan yang lumayan besar sekitar Rp 35 miliar untuk drainase yang diharapkan mampu mengakomidir usulan dewan sesuai e-Pokir untuk perbaikan drainasi yang banyak bermasalah yang menyebabkan banjir. 

Antonius Tumanggor melihat bahwa jalan jalan kota banyak yang sudah menjadi jalan tanah sementara dana konsultan besar tetapi hasilnya tidak maksimal maka kemana dana konsultan yang sebesar itu. 

Banyak jalan jalan Kota Medan tetapi drainasenya tidak ada. Maka ketika musim hujan jalan itu banjir dan menyebabkan cepat rusak.Untuk itu,Dinas PU diharapkan punya perencanaan matang dengan terlebih dahulu membangun drainase sebelum.membangun jalan.

Anggota Komisi D lainnya Dame Dumasari Hutagalung menekan agar  Dinas PUebih memprioritaskan pembangunan drainasi drainasi karena jalan tanpa irigasi tidak ada gunanya. Dimana selama ini Dinas PU membangun jalan tetapi drainasenya tidak ada. Edwin Sugesti Nasution Fraksi PAN menyoroti  proyek swakelola yang tumpang tindih dimana proyeknya sudah dikerjakan tetapi di tahun berikutnya kembali dianggarkan.(hot/Rd)