Menhub: Pak Luhut Kumpulkan Orang Batak Bangun Pelabuhan di Danau Toba...

Pemandangan Danau Toba dari Bukit Holbung(kps/dok)

Jakarta,DP News

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah fokus mengembangkan infrastruktur di Danau Toba, Sumatera Utara, sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas atau lima Bali baru.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, salah satu infrastruktur yang akan dibangun untuk menarik minat wisatawan mancanegara adalah pembangunan pelabuhan di 12 lokasi di sekitar Danau Toba.

"Itu karena 7 bupati minta pelabuhan. Jadi ada kewajiban itu," katanya dalam gelaran Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata dan Ekonomi, Jumat (27/11).

Namun, mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) itu mengakui, pemerintah tidak ingin menggelontorkan uang untuk membangun pelabuhan atas permintaan pemerintah daerah tersebut.

"Saya bilang, saya enggak mau bayar lagi," ujarnya.

Oleh karenanya, Budi meminta kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang merupakan warga asli wilayah tersebut, mengumpulkan orang asli Batak untuk membangun pelabuhan.

"Saya minta Pak Luhut kumpulin orang Batak yang kaya-kaya, tapi jangan untuk dimiliki dia, kasih lomba buat itu karena satu pelabuhan lebih dari Rp 50 miliar," tuturnya.

Lebih lanjut, Budi menegaskan, pihaknya siap memberikan fasilitas-fasilitas khusus di kawasan 5 Bali baru untuk menarik minat wisatawan.

Harapannya, hal tersebut dapat memulihkan sektor pariwisata yang terpukul oleh pandemi Covid-19, yang kemudian dapat mendongkrak perekonomian nasional.

"Pendek kata, sektor pariwisata akan menjadi satu sasaran atau upaya kami mendukung upaya pemulihan ekonomi,” ucapnya.(kompas.com/rd)