Fraksi Nasdem DPRD Medan Sarankan Penambahan Kuota PBI

 

Medan,DP News

Fraksi Nasdem DPRD Medan sesalkan Dinas Kesehatan yang tidak memprioritaskan peningkatan anggaran peralatan medis di RS Dr Pirngadi Medan padahal kondisnya sangat memprihatinkan sebab ada peralatan yang usianya 15 sampai 20 tahun dan sudah rusak.

Demikian pendapat Fraksi Partai Nasdem DPRD Medan disampaikan Ketua Fraksi Partai Nasdem Afif Abdillah SE, dalam Paripurna Pendapat Fraksi atas rancangan peraturan daerah Kota Medan tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [R-APBD] Kota Medan Tahun Anggran 2021 di ruang paripurna DPRD Medan, Senin(23/11).

“Fraksi Nasdem sangat menyesalkan Dinas Kesehatan yang tidak bisa memprioritaskan Rumahsakit Pirngadi,” tutur Afif. Dan menurut pandangan Fraksi Nasdem, ada unsur kesengajaan. Akibat pembiaran ini, korbannya masyarakat Kota Medan.

“Kita harus memperhatikan penuh untuk peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Medan. Maka, Fraksi Partai Nasdem mendorong, ke depan APBD Kota Medan fokus untuk pelayanan kesehatan masyarakat Medan,” tukasnya.

Dijelaskannya, untuk anggaran 2021 ada dua persoalan yang harus ditangani serius Pemko Medan yakni penangulangan Covid 19 dan persoalan pemulihan ekonomi Kota Medan.

Dalam hal pemulihan ekonomi Kota Medan, kata Afif Abdillah, harus mampu mengelola keuangan daerah yang lebih realistis dan logis. Penerimaan pendapatan khususnya pajak dan retribusi daerah harus dapat ditingkatkan lagi dari sekarang ini.

Antara lain pajak hotel, pajak penerangan jalan, pajak reklame, pajak pakir, retribusi pelayanan persampahan, retribusi parkir tepi jalan umum, retribusi terminal dan retribusi izin mendirikan bangunan [IMB].

Dari potensi yang ada di lapangan, Fraksi Nasdem sangat berharap dari retribusi izin mendirikan bangunan, yang sangat berpeluang meningkatkan pendapatan asli daerah [PAD] Kota Medan. Untuk itu Pemko Medan harus benar-benar mendudukkan OPD-OPD-nya yang harus benar-benar mampu meningkatkan kinerja secara optimal dibarengi dengan pengawasan.

“Dengan begitu Fraksi Partai Nasdem meminta Pemko Medan melakukan langkah-langkah kongkret dan tegas, terhadap OPD-OPD yang pendapatan pajak dan retribusi daerahnya, serta program kerjanya tidak optimal,” ungkap Afif Abdillah.

Terkait dengan pandemi Covid 19, Fraksi Partai Nasdem berharap agar di Tahun 2021 pandemi Covid 19 berakhir, namun jika pandemi ini masih belum berakhir, Pemko Medan harus benar-benar fokus penanganannya.

Dalam bidang pencegahan Covid -19, Pemko Medan harus lebih memperhatikan Rumahsakit Umum Dr Pirngadi Medan, yang merupakan salah satu rumahsakit rujukan daerah penanganan Covid-19. Baik dari aspek prasarana gedung, tenaga kesehatan maupun peralatannya.

“Sehingga ini dapat menjadi rumahsakit yang eksistensinya bertaraf internasional agar masyarakat Kota Medan mendapatkan layanan kesehatan yang baik,” tukas Afif.

Selain itu Fraksi Partai Nasdem menyayangkan tidak bisanya penambahan kuota untuk peserta penerima bantuan iuran [PBI] dalam RAPBD Tahun 2021 karena ada kenaikan iuran BPJS.

Semoga di P-APBD Tahun 2021 kuota untuk PBI dapat dilakukan, maupun di RAPBD tahun 2022 juga guru madrasah, bilal mayat, nazir masjid, penggali kubur, guru agama, guru honor, kader Pos Yandu untuk bisa menjadi penerima BPJS gratis.(Rd)