Antonius Pertanyakan Komitmen BPJS Kesehatan, Cahyo: Sudah Dipermudah Lewat JKN Mobile,WA PANDAWA dan Website...

Medan,DP News 

Anggota DPRD Medan Antonius Devolis Tumanggor,SSos kembali mempertanyakan komitmen pihak BPJS Kesehatan Cabang Medan dalam memberikan pelayanan administrasi kepada para peserta BPJS Kesehatan.Masyarakat jangan dibuat bingung hanya untuk mengurus administrasi kepesertaan saja sementara urusan tersebut bisa dipermudah.

Hal itu dikatakan Antonius Tumanggor usai menampung keluhan warga yang merasa kesal karena nomor antrian sudah habis padahal baru pukul 09.00 WIB.

"Kita heran dengan pelayanan yang hanya melayani 100 orang per hari padahal warga sudah datang jauh- jauh di pagi hari"ujar Antonius yang merupakan anggota dewan dari Dapil 1.

Sebagaimana dikeluhkan warga bahwa pukul 09.00 WIB sudah habis antrian,lantas selanjutnya sampai pulang jam kerja di sore hari,apa saja yang dikerjakan pegawai disana.Kenapa tidak dilayani saja warga yang masih antrian,kata Antonius kesal usai mendengar keluhan warga tersebut,Senin(14/12).

Memang kita pun mendukung adanya pembatasan ditengah pandemi Covid-19 tetapi harus dilihat perkembangannya.Khan bisa ditambahi jumlah warga yang dilayani sebagai salah satu upaya mencegah dugaan praktik percaloan dengan meminta imbalan.

Antonius imbau agar pihak BPJS Kesehatan Medan komit membantu warga ditengah pandemi Vivid-19 dengan meningkatkan pelayanan  serta menutup ruang praktik percaloan.

Dalam keluhan itu,warga kesal karena sudah jauh-jauh datang tetapi pukul 09.00 WIB,nomor antrian sudah habis."Jadi,setelah habis yang seratus orang dan masih jam 9 pagi,apa lagi yang mereka  dikerjakan" ujar warga sebagaimana dalam video yang diterima anggota dewan Antonius Tumanggor untuk menambah informasi keluhan warga.

Sudah Dipermudah

-------------------------------

Sementara itu,Bagian Humas BPJS Kesehatan Cabang Medan Cahyo yang dikonfirmasi mengatakan tidak ada upaya mempersulit warga bahkan sebenarnya layanan sudah dipermudah dengan menggunakan layanan digital sehingga warga tidak perlu capek capek datang ke Kantor BPJS di Jalan Karya.

BPJS Kesehatan kata Cahyo memiliki kemudahan  layanan digital melalui Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 1500 400, Whatsapp (PANDAWA) di nomor 08116791003nl dan website aline-kcmedan.com

Diakuinya memang layanan tatap muka langsung dibatasi hingga pukul 09.00 WIB dengan nomor antrian 100 orang ditengah pandemi Covid-19 ini.Dan itupun lebih mengutamakan peserta PBI dan relaksasi,ujar Cahyo. 

Cuma layanan tidaklah berhenti sampai pukul 09.00 WIB tetapi kata Cahyo terus melayani hingga sore hari yang berurusan melalui jaringan digital.Per harinya bisa sampai 300 orang yang dilayani baik melalui JKN Mobile,WA PANDAWA dan Website,katanya

“Semuanya gratis,tidak ada kutipan.Saya pastikan itu"ujarnya seraya menambahkan bahwa jajarannya bekerja sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun diluar itu,kita tidak tahu kalau ada pihak pihak yang berdalih mau membantu dengan imbalan jasa.

Jadi kembali Cahyo mengimbau warga yang mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan gunakan layanan digital dan tidak perlu antrian ke kantor cabang.Silahkan gunakan layanan digital tersebut,paling lama 5 hari sudah tuntas,tambah Cahyo.

Sebelumnya,Antonius menyoroti pelayanan di BPJS Kesehatan Medan yang terkesan mempersulit warga bahkan adanya dugaan praktik percaloan dengan meminta sejumlah imbalan. Bahkan Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Medan yang duduk di Komisi 4 minta Poltabes MS turun tangan mengusut dugaan praktik percaloan dengan minta imbalan tersebut.(rd)