Ibunda Pramugari Gloria Sinaga :"Berenang Boru,Kamu Kuat...",Robert Sinaga: Tidak Ada Firasat,Gris Berangkat Dari Rumah Tantenya....

Jakarta,DP News

Peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air menyisakan duka mendalam dan sejumlah kenangan bagi para keluarga korban.Salah satunya  bagi keluarga pramugari Grislend Gloria Natalies Sinaga,warga Tangerang yang lulusan Telkom itu.

Berikut profil Grislend Gloria Natalies, pramugari Sriwijaya Air SJ182 yang hilang kontak sejak Sabtu, 9 Januari 2021 lalu. Hingga kini, belum ada kabar soal keberadaan Grislend.

Grislend Gloria Natalies merupakan seorang pramugari yang bertugas di Sriwijaya Air SJ182.  Ia bertugas bersama 6 awak maskapai Sriwijaya Air SJ182 lainnya.

Hingga kini, belum ada kabar terkait keberadaan Grislend Gloria Natalies. Keluarga pun sangat sedih dan berharap Grislend bisa kembali dan baik-baik saja.    

Makin penasaran dengan sosoknya? Inilah profil Grislend Gloria Natalies yang berhasil dirangkum KUYOU.id.

Nama Lengkap

Salah satu pramugari Sriwijaya Air SJ182 ini memiliki nama lengkap Grislend Gloria Natalies Sinaga. Ia adalah perempuan keturunan Batak dengan marga Sinaga.

Memiliki darah keturunan Manado dan Medan.Seperti diketahui melalui namanya, Grislend Gloria Natalies memiliki darah Medan. Ia juga diketahui punya darah keturunan Manado.

Berumur 25 tahun

Berdaskan penelusuran tim, umur Gloria Natalies kini diduga 25 Tahun. Ia adalah perempuan kelahiran 1995.  Pada usianya yang masih muda, Gloria menjadi kebanggaan keluarganya dengan menjadi pramugari.

Berdomisili tempat tinggal di Tangerang, Banten.Meskipun berasal dari Medan dan punya darah Medan, kini Grislend menetap di Tangerang, Banten.

Keluarga Gloria

Gloria adalah anak pertama dari dua bersaudara. Ia adalah sosok anak yang sangat sayang dengan keluarga dan jadi kebanggaan. Kini keluarganya pun masih menunggu kabar baik soal keberadaan Gloria.

Itulah fakta profil Grislend Gloria Natalies, Pramugari Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di sekitar Kepulauan Seribu. Gloria merupakan sosok penyayang dan jadi banggaan keluarga. Hingga kini, keluarganya pun masih menunggu kabar baik soal Gloria.

Turut Berdukacita

Ucapan turut berduka mengalir kepada keluarga pramugari Sriwijawa SJ 182, Grisland Gloria Natalie Sinaga, menyusul jatuhnya pesawat rute Jakarta-Pontianak pada Sabtu, 9 Januari 2021.

Ucapan duka datang dari pengurus ormas Pemuda Batak Bersatu Batam yang menyampaikannya lewat media sosial Facebook pada Minggu, 10 Januari 2021.

"Kami dari Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Batak Bersatu Kota Batam. Mengucapkan turut berbelasungkawa atas jatuhnya pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182," demikian status milik akun Nathanael Rudolf Sihite.

"Begitu juga dengan pramugari atas nama Grisland Gloria Natalies Sinaga selaku putri dari Bapak Robert Sinaga selaku Penasihat PAC Teluk Naga Kabupaten Tangerang, Banten. Kami meminta dan mensupport Basarnas agar secepatnya korban bisa ditemukan," tulis akun Nathanael.

Di akun tersebut, ditautkan juga sosok Grisland saat bertugas sebagai awak kabin dan saat berada di luar pesawat, yang diambil dari akun TikTok milik Grisland.

Sementara itu,dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sang ibunda tidak kuasa menahan tangis menunggu perkembangan kabar peristiwa nahas di depan televisi.

"Berenang, Nak, berenang boru, mama tahu kau kuat Nak," ucap sang ibunda sambil menatap layar televisi yang menyiarkan kabar terkait jatuhnya pesawat yang ditumpangi anaknya itu.

”Pulang kak, berenang kau,” ratapnya sambil mengamati berita tv. Video tersebut diunggah oleh pemilik akun tiktok grace maria natalia.

Robert Sinaga (57), ayah kandung Grislend Gloria Natalies, pramugari Sriwijaya Air saat di Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Minggu (10/1/2021). SINDOnews/Hasan Kurniawan

Enggak Ada Firasat

Enggak ada firasat. Dia berangkat dari rumah tantenya, di Bekasi," kata Robert Sinaga (57), ayah kandung Grislend Gloria Natalies, kepada MNC Portal, di Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Minggu (10/1).

Percakapan terakhir keluarga dengan Gris juga biasa. Menanyakan gayanya yang santai, membawa koper besar berisi pakaian dinas pramugari. Rencananya, setibanya di Pontianak, Gris akan menggantikan pramugari kru aktif.

"Memang dari rumah juga ngomongnya begitu. Katanya, tante saya yang ekstra kru. Makanya pakaian saya dalam koper semua. Ya, dia pakai pakaian biasa, celana jeans, baju biasa, dan membawa koper besar," sambungnya.

Pengalaman Gris, bekerja sebagai pramugari ternyata cukup panjang. Dia sudah menjadi pramugari di Sriwijaya Air dua tahun. Sebelumnya, dia bekerja sebagai pramugari di Lion air, selama hampir 5 tahun. Padahal, kuliahnya di Telkom.

"Memang dia kalau cari kerjaan begitu. Dia memang senang dengan dunia penerbangan. Sebenarnya latar belakang pendidikan dia, di Telkom, di lulusan Telkom Bandung tahun 2012. Dia pernah di Telkom juga," tambahnya.

Satu hal yang diingat Sinaga terhadap putri pertamanya itu, adalah karakternya yang periang, cerdas, dan sangat tegas.

"Saya berharap cepet ketemu. Dengan petugas Basarnas dan pihak terkait, saya percayakan. Mudah-mudahan mereka bisa menemukan anak saya. Bisa ketemu fisiknya, dalam keadaan apapun, saya siap menerima. Saya ikhlas," tukasnya.(kuyou.id/tagar.id/okzone.id/sindonews).